Penulis: Sorban Santri

  • Sri Rahayu dan Arteria Dahlan Mundur, Cucu Soekarno Resmi Jadi Anggota DPR

    Sri Rahayu dan Arteria Dahlan Mundur, Cucu Soekarno Resmi Jadi Anggota DPR

    BERITA VIDEO

    Jakarta, 30 September 2024 — Dunia politik Indonesia kembali diwarnai dinamika menarik. Dua politisi PDI Perjuangan, Sri Rahayu dan Arteria Dahlan, resmi mengundurkan diri dari keanggotaan DPR RI. Keputusan mundur ini memberikan jalan bagi Diah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri, cucu dari Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno, untuk mengisi salah satu kursi di Senayan sebagai anggota DPR RI.

    Pengunduran diri Sri Rahayu dan Arteria Dahlan mengejutkan publik, terutama mengingat keduanya memiliki peran penting di partai dan komisi yang mereka tempati. Sri Rahayu, yang menjabat sebagai anggota Komisi VIII DPR RI, dikenal aktif dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan. Sementara itu, Arteria Dahlan, anggota Komisi III DPR RI, kerap mencuri perhatian dengan sikap tegasnya dalam berbagai perdebatan terkait hukum dan politik.

    Dalam pernyataan resminya, PDI Perjuangan mengungkapkan bahwa pengunduran diri keduanya adalah keputusan pribadi yang telah dipertimbangkan matang-matang. Partai menghormati keputusan tersebut dan mendukung langkah berikutnya yang akan diambil oleh kedua politisi tersebut.

    Dengan adanya kekosongan kursi di DPR, PDI Perjuangan kemudian memberikan kepercayaan kepada Puti Guntur Soekarno, cucu dari Presiden Soekarno, untuk menggantikan posisi tersebut. Langkah ini dianggap sebagai bentuk penguatan kembali peran keluarga Soekarno dalam politik Indonesia. Puti Guntur, yang sebelumnya juga pernah aktif di politik dan menjadi calon wakil gubernur Jawa Timur pada Pilkada 2018, kini resmi menjabat sebagai anggota DPR RI.

    Keberadaan Puti di DPR RI diharapkan membawa semangat nasionalisme dan ideologi perjuangan Bung Karno. Sebagai cucu dari tokoh Proklamator, ia dipandang memiliki potensi besar untuk melanjutkan jejak kakeknya dalam memperjuangkan kepentingan rakyat dan menjaga keutuhan bangsa.

    Dengan ini, Puti Guntur Soekarno diharapkan mampu membawa angin segar dalam kancah politik Indonesia, terutama di parlemen. Berbagai isu penting seperti kesejahteraan rakyat, nasionalisme, dan pemerataan pembangunan akan menjadi fokus utamanya sebagai wakil rakyat.

    Perubahan ini menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan politik Indonesia, di mana generasi penerus tokoh besar seperti Bung Karno kembali menempati panggung politik nasional.

    #SriRahayuMundur #ArteriaDahlanMundur #PutiGunturSoekarno #CucuSoekarnoDPR #PDIPerjuangan #PolitikIndonesia

    @beritasorban

    Dua politisi PDI Perjuangan, Sri Rahayu dan Arteria Dahlan, resmi mengundurkan diri dari DPR RI, membuka jalan bagi Puti Guntur Soekarno, cucu dari Bung Karno, untuk masuk ke parlemen. Puti, yang sebelumnya aktif dalam politik, kini kembali dipercaya sebagai wakil rakyat, membawa semangat perjuangan kakeknya ke panggung politik nasional. Pengunduran diri Sri Rahayu dan Arteria ini mengejutkan, namun PDI Perjuangan telah mengisi kekosongan kursi DPR dengan cepat. Diharapkan Puti Guntur Soekarno dapat menjadi simbol nasionalisme dan membela kepentingan rakyat di DPR RI. CucuSoekarnoDPR SriRahayuMundur SriRahayuMundur ArteriaDahlanMundur CucuSoekarnoDPR PutiGunturSoekarno PolitikIndonesia PDIPerjuangan #GenerasiSoekarno #fypage

    ♬ suara asli – Sorban Santri – Sorban Santri
  • Mengapa Soeharto Tidak Diculik dan Dibunuh dalam Peristiwa G30S/PKI?

    Mengapa Soeharto Tidak Diculik dan Dibunuh dalam Peristiwa G30S/PKI?

    BERITA VIDEO

    Peristiwa Gerakan 30 September (G30S) yang terjadi pada tahun 1965 adalah salah satu episode kelam dalam sejarah Indonesia. Pada malam 30 September 1965 hingga dini hari 1 Oktober, sekelompok militer yang terafiliasi dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) melakukan penculikan dan pembunuhan terhadap sejumlah perwira tinggi Angkatan Darat. Namun, menariknya, Mayor Jenderal Soeharto, yang saat itu adalah Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), tidak menjadi salah satu target dalam peristiwa ini.

    Ada beberapa alasan mengapa Soeharto tidak menjadi korban dalam G30S/PKI:

    1. Soeharto Bukan Bagian dari “Dewan Jenderal”
      Salah satu narasi yang dikembangkan oleh kelompok G30S/PKI adalah adanya “Dewan Jenderal,” yang diduga merencanakan kudeta terhadap Presiden Sukarno. Para jenderal yang diculik dan dibunuh pada malam tersebut dianggap sebagai anggota dewan ini. Namun, Soeharto, meskipun memiliki posisi penting dalam militer, tidak dianggap sebagai bagian dari kelompok tersebut. Oleh karena itu, ia tidak dimasukkan dalam daftar target.
    2. Hubungan Soeharto dengan Presiden Sukarno
      Soeharto tidak memiliki hubungan langsung atau yang dianggap mengancam Presiden Sukarno pada saat itu. Meskipun posisinya penting dalam militer, ia tidak terlalu menonjol dalam konflik politik antara kelompok komunis dan kelompok anti-komunis. Hal ini mungkin membuatnya dianggap bukan ancaman langsung oleh PKI, yang saat itu memiliki pengaruh besar di sekitar Sukarno.
    3. Ketidakhadiran Soeharto di Rumahnya
      Pada malam terjadinya peristiwa G30S, Soeharto dilaporkan sedang berada di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) karena anaknya sakit. Kebetulan ini membuat Soeharto sulit dijangkau oleh pasukan G30S, yang mungkin berfokus pada penculikan jenderal-jenderal yang diketahui berada di rumah mereka masing-masing.
    4. Kurangnya Informasi Akurat
      Mungkin juga pasukan G30S/PKI tidak memiliki informasi yang cukup tentang posisi atau pergerakan Soeharto. Informasi yang mereka miliki mungkin tidak mencakup Soeharto secara detail, mengingat fokus utama mereka adalah Dewan Jenderal dan pimpinan militer lain yang dianggap lebih berpotensi melakukan kudeta.
    5. Peran Penting Soeharto Setelah G30S
      Setelah peristiwa G30S terjadi, Soeharto bergerak cepat mengambil alih komando dan memimpin operasi militer untuk menumpas gerakan tersebut. Keputusan ini kemudian mengantarkan Soeharto pada jalan menuju kekuasaan, yang berujung pada jatuhnya Presiden Sukarno dan naiknya Soeharto sebagai Presiden Indonesia.

    Soeharto yang tidak menjadi sasaran penculikan atau pembunuhan dalam peristiwa ini bisa jadi merupakan hasil dari kombinasi antara posisi strategisnya, kebetulan, dan perhitungan politik yang tidak memperhitungkannya sebagai ancaman serius pada saat itu. Pada akhirnya, kejadian ini membuka jalan bagi Soeharto untuk mengambil alih kendali negara dan berkuasa selama lebih dari tiga dekade.

    @beritasorban

    Pada 30 September 1965, Indonesia diguncang peristiwa G30S, yang melibatkan penculikan dan pembunuhan para jenderal Angkatan Darat oleh kelompok yang diduga terkait PKI. Namun, ada satu jenderal penting yang luput dari serangan tersebut: Mayor Jenderal Soeharto. Mengapa Soeharto tidak diculik? Beberapa faktor seperti posisi strategisnya sebagai Panglima Kostrad, ketidakterlibatannya dalam “Dewan Jenderal,” serta kebetulan sedang berada di rumah sakit pada malam itu, membuat Soeharto tidak masuk daftar target. Peristiwa ini justru menjadi titik balik, di mana Soeharto kemudian mengambil alih kekuasaan, yang berujung pada berakhirnya era Presiden Sukarno. G30SPKI SejarahIndonesia G30SPKI SejarahIndonesia Soeharto SejarahKelam Peristiwa1965 DewanJenderal PKI #MiliterIndonesia fyp

    ♬ suara asli – Sorban Santri – Sorban Santri
  • Ketika NU Ilang Ijo e

    Ketika NU Ilang Ijo e

    Peran Warna Hijau dalam Tradisi NU yang Semakin Samar di Tengah Pergeseran Nilai

    Berita Video

    Sorbansantri.com – Salah satu ciri khas yang melekat kuat pada Nahdlatul Ulama (NU) adalah warna hijau, yang selama ini menjadi simbol identitas organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. Warna hijau tidak hanya merepresentasikan keteduhan dan kesejukan, tetapi juga menunjukkan keterikatan NU dengan nilai-nilai Islam tradisional, yang menjunjung tinggi keseimbangan antara keberagamaan dan kemanusiaan.

    Namun, belakangan ini, banyak yang menganggap bahwa simbol hijau NU mulai pudar, baik secara harfiah maupun simbolik. Bendera hijau yang dulu mendominasi acara-acara keagamaan dan sosial masyarakat NU, kini perlahan-lahan bergeser ke arah warna lain, seiring dengan munculnya dinamika baru di dalam organisasi dan masyarakat.

    Pergeseran Makna di Tengah Modernitas

    Sebagian kalangan menilai, pergeseran ini disebabkan oleh semakin kuatnya pengaruh modernitas dan politik dalam tubuh NU. Organisasi ini, yang dahulu dikenal karena kekentalan tradisi pesantren dan kesederhanaan, kini semakin sering dikaitkan dengan manuver politik dan kekuatan ekonomi yang memiliki agenda tersendiri.

    Fenomena ini membuat sebagian warga Nahdliyyin bertanya-tanya, apakah perubahan tersebut mengindikasikan hilangnya nilai-nilai luhur yang dipegang teguh oleh pendiri-pendiri NU? Apakah hijau yang selama ini melambangkan kekuatan spiritual dan identitas Islam tradisional akan hilang seiring dengan perkembangan zaman?

    Hijau: Simbol Keberagamaan yang Terjaga

    Sebagai organisasi yang lahir dari rahim pesantren, warna hijau dalam tradisi NU bukan hanya simbol fisik, melainkan juga melambangkan semangat keberagamaan yang ramah dan penuh toleransi. Hijau adalah warna keteduhan, warna yang selalu diasosiasikan dengan damai dan keberkahan.

    Bagi sebagian Nahdliyyin, hijau juga menjadi simbol penjaga warisan Islam Nusantara, yang bersifat moderat dan toleran. Hilangnya warna ini, bagi sebagian, bisa jadi pertanda bahwa nilai-nilai ini pun ikut memudar. Mereka khawatir, perubahan warna yang terjadi sekarang adalah tanda pergeseran arah NU ke arah yang lebih politis, menggeser nilai-nilai spiritual yang selama ini dipegang teguh.

    Haruskah NU Mengembalikan Identitas Hijau?

    Di tengah kekhawatiran ini, muncul desakan dari beberapa kalangan agar NU kembali pada akar identitasnya. Hijau, dalam pandangan mereka, bukan hanya soal warna, tetapi juga soal konsistensi NU dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai tradisional yang menjadi ciri khasnya. Kembali menghidupkan simbol hijau di berbagai kegiatan NU, bagi mereka, adalah salah satu upaya menjaga kelestarian tradisi dan identitas yang semakin samar.

    Pergeseran identitas ini memang menjadi tantangan tersendiri bagi NU di era modern. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana NU bisa tetap relevan tanpa kehilangan nilai-nilai dasar yang sudah menjadi fondasi organisasi ini selama hampir satu abad.

    Di tengah perdebatan ini, warga Nahdliyyin diharapkan tetap menjaga semangat kebersamaan dan tidak terpecah oleh perbedaan pandangan, sembari terus mengupayakan agar NU tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga keislaman yang damai dan penuh toleransi. (AI Sorban)

    @beritasorban Belakangan ini, warga Nahdliyyin dikejutkan dengan fenomena yang dianggap sebagai pergeseran identitas Nahdlatul Ulama. Warna hijau yang selama ini menjadi simbol kuat NU seolah-olah mulai memudar. Padahal, hijau bukan sekadar warna, tetapi simbol dari tradisi, keteduhan, dan keseimbangan yang dijunjung oleh Islam Nusantara. Banyak yang khawatir, hilangnya 'ijo-e NU' menandakan pergeseran nilai spiritual ke arah yang lebih politis. Di era modern ini, tantangan besar NU adalah menjaga agar tetap relevan tanpa kehilangan esensinya. Jadi, haruskah kita berdiam diri atau mulai bergerak menjaga identitas hijau ini? Yuk, kita kembalikan hijau sebagai identitas NU yang sesungguhnya. #NUHilangIjo #IdentitasNU #TradisiNU #HijauNU #Nahdliyyin #IslamNusantara #SaveTradisiNU #NUKita #WarnaHijau #GerakanNU #f ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Langkah Terbaru Tia Rahmanania Usai Dipecat PDIP

    Langkah Terbaru Tia Rahmanania Usai Dipecat PDIP

    BERITA VIDEO

    Jakarta – Tia Rahmanania, mantan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), akhirnya angkat bicara mengenai langkah-langkah yang akan diambil setelah pemecatannya dari partai. Pemecatan ini menjadi sorotan setelah PDIP secara resmi mengeluarkan Tia dari keanggotaan, diduga karena perbedaan pandangan politik yang cukup tajam.

    Alasan Pemecatan

    PDIP belum merilis secara resmi alasan pemecatan Tia, namun sumber internal partai menyebutkan bahwa langkah ini terkait dengan ketidakpatuhan Tia terhadap garis kebijakan partai dalam sejumlah isu politik penting. Tia Rahmanania dikenal sebagai sosok vokal yang sering kali menyampaikan pandangan berbeda dari arah kebijakan partai, terutama dalam isu-isu tertentu yang bersifat strategis menjelang pemilu.

    Perpecahan antara Tia dan PDIP kabarnya semakin meruncing ketika ia secara terbuka mengkritik keputusan partai terkait koalisi politik di tingkat nasional. Pernyataannya yang dianggap tidak sejalan dengan arah kebijakan partai memicu ketegangan internal yang akhirnya berujung pada pemecatan.

    Tanggapan Tia Rahmanania

    Dalam konferensi pers yang digelar setelah kabar pemecatan itu muncul, Tia Rahmanania menegaskan bahwa dirinya tidak merasa kecewa atau terkejut dengan keputusan tersebut. “Ini adalah risiko dari sebuah perjuangan politik. Saya tetap menghormati PDIP, namun saya akan tetap teguh pada prinsip dan pandangan yang saya yakini benar,” ujarnya.

    Tia mengungkapkan bahwa pemecatan ini justru memberinya ruang yang lebih luas untuk menyuarakan aspirasi tanpa terikat pada batasan partai. Ia juga mengisyaratkan akan melanjutkan kiprah politiknya melalui jalur independen atau bergabung dengan partai lain yang sejalan dengan visi dan misinya.

    Langkah Ke Depan

    Tia Rahmanania dikabarkan sedang mempertimbangkan berbagai opsi, termasuk kemungkinan mendirikan gerakan politik baru atau bergabung dengan partai politik lain. Beberapa partai oposisi sudah mulai mendekati Tia, melihatnya sebagai sosok yang potensial untuk memperkuat basis politik di tengah persiapan pemilu mendatang.

    “Langkah saya ke depan adalah melanjutkan perjuangan politik ini dengan lebih independen dan fokus pada isu-isu yang lebih dekat dengan rakyat. Saya ingin membuktikan bahwa politik bisa dijalankan dengan integritas dan tanpa harus tunduk pada kepentingan segelintir elit,” tegas Tia dalam pernyataannya.

    Langkah terbaru Tia Rahmanania ini tentu akan terus menjadi perhatian, terutama menjelang kontestasi politik 2024. Keberaniannya bersikap kritis terhadap partai besar seperti PDIP menunjukkan bahwa ia siap menghadapi tantangan baru dalam lanskap politik nasional.

    @beritasorban

    “Tia Rahmanania, mantan kader PDIP yang baru saja dipecat, kini berencana mengambil langkah besar dalam karir politiknya. Setelah dikeluarkan dari partai, Tia tidak tinggal diam. Ia menyatakan siap melanjutkan perjuangannya secara independen, tanpa terikat oleh aturan partai. Selain itu, ada opsi untuk bergabung dengan partai lain atau bahkan mendirikan gerakan politik baru yang lebih sesuai dengan visi dan misinya. Keberaniannya bersikap kritis terhadap kebijakan partai dan keberlanjutan perjuangan ini akan menjadi sorotan, terutama menjelang pemilu 2024. Akankah langkah baru ini membawa perubahan bagi lanskap politik Indonesia? Mari kita tunggu!” TiaRahmanania PolitikIndonesia PDIP LangkahTia PemecatanTia PolitikIndependen GerakanBaru #SorbanSantri #fyp

    ♬ suara asli – Sorban Santri – Sorban Santri
  • Sisa Rp 8.461 Triliun, Ini Rekam Jejak Utang Pemerintah Era Jokowi

    Sisa Rp 8.461 Triliun, Ini Rekam Jejak Utang Pemerintah Era Jokowi

    BERITA VIDEO

    Jakarta – Hingga September 2024, utang pemerintah Indonesia tercatat mencapai Rp 8.461 triliun. Angka ini menjadi sorotan publik dan memunculkan diskusi mengenai pengelolaan utang selama masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menjabat sejak 2014. Rekam jejak utang pemerintah selama dua periode kepemimpinan Jokowi memperlihatkan peningkatan signifikan, terutama dalam beberapa tahun terakhir.

    Pertumbuhan Utang Sejak 2014

    Ketika Jokowi pertama kali dilantik pada tahun 2014, utang pemerintah berada di kisaran Rp 2.600 triliun. Kenaikan utang sejak saat itu dinilai sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan memulihkan ekonomi nasional. Beberapa proyek besar seperti pembangunan jalan tol, bandara, pelabuhan, serta pembangkit listrik menjadi fokus utama pemerintah, yang membutuhkan suntikan dana besar.

    Salah satu faktor yang mendorong kenaikan utang dalam beberapa tahun terakhir adalah pandemi COVID-19. Pemerintah harus mengeluarkan anggaran besar untuk memitigasi dampak kesehatan dan ekonomi, sehingga beban utang meningkat. Belanja negara membengkak untuk penanganan krisis, subsidi, serta stimulus ekonomi melalui berbagai program seperti bantuan sosial dan dukungan UMKM.

    Komposisi dan Sumber Utang

    Sebagian besar utang pemerintah berasal dari penerbitan surat berharga negara (SBN), baik dalam mata uang rupiah maupun asing. Selain itu, ada pula utang dari lembaga internasional seperti Bank Dunia dan Asian Development Bank (ADB). Pemerintah menekankan bahwa utang ini digunakan untuk mendanai proyek-proyek produktif yang diharapkan memberikan dampak jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi.

    Dalam laporan terbaru Kementerian Keuangan, rasio utang terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia berada di angka 40%. Meski demikian, sejumlah pihak mengingatkan agar pemerintah berhati-hati dalam menjaga kestabilan fiskal, mengingat rasio utang terus meningkat dari tahun ke tahun.

    Tantangan dan Harapan

    Di tengah meningkatnya beban utang, pemerintah tetap optimis bahwa pengelolaan utang ini masih berada dalam batas aman. Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, utang yang ditarik oleh pemerintah selama ini merupakan instrumen penting dalam memastikan keberlanjutan pembangunan, serta menjaga stabilitas ekonomi di tengah situasi global yang tidak menentu.

    Meski demikian, ada kekhawatiran dari berbagai kalangan bahwa beban utang yang tinggi akan berdampak pada generasi mendatang. Pemerintah diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan utang untuk proyek-proyek produktif, mengurangi ketergantungan pada pembiayaan luar negeri, serta memperkuat basis ekonomi domestik.

    Ke depan, pemerintah harus bekerja keras untuk menyeimbangkan antara kebutuhan pembiayaan pembangunan dan menjaga kesehatan fiskal negara. Dalam situasi ekonomi global yang penuh ketidakpastian, pengelolaan utang yang bijaksana menjadi kunci agar Indonesia tidak terjebak dalam krisis utang di masa depan.

    @beritasorban

    UtangPemerintah EkonomiIndonesia UtangJokowi InfrastrukturJokowi EkonomiNasional FiskalIndonesia #SorbanSantri #fyp

    ♬ suara asli – Sorban Santri – Sorban Santri
  • Dapat Nomor Urut 01 di Pilkada Mojokerto 2024, Ikfina: “1dola Juara Satu”

    Dapat Nomor Urut 01 di Pilkada Mojokerto 2024, Ikfina: “1dola Juara Satu”

    BERITA VIDEO

    Mojokerto, [Tanggal] – Ikfina Fahmawati, calon petahana yang akan bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Mojokerto 2024, mendapat nomor urut 01 dalam pengundian nomor urut pasangan calon. Dalam pernyataan pertamanya setelah pengundian, Ikfina dengan penuh semangat menyampaikan slogan kampanyenya, “1dola Juara Satu”, sebagai simbol keyakinannya untuk kembali memimpin Kabupaten Mojokerto.

    Acara pengundian nomor urut pasangan calon ini digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto di [lokasi acara] pada [tanggal acara]. Seluruh pasangan calon dan tim sukses hadir dalam suasana yang tertib dan penuh harapan, menantikan momen pengundian yang akan menentukan nomor urut masing-masing.

    Ikfina, yang didampingi oleh pasangannya, [nama pasangan], mengaku sangat bersyukur dengan hasil pengundian ini. Menurutnya, nomor urut 01 bukan hanya sekadar angka, tetapi mencerminkan semangat untuk menjadi yang terbaik dalam melayani masyarakat. “Alhamdulillah, nomor 1 ini adalah simbol perjuangan kami untuk terus menjadi nomor satu dalam hal pelayanan kepada masyarakat. Kami yakin, dengan dukungan masyarakat Mojokerto, kita bisa menjadi ‘1dola’ yang membawa perubahan dan kemajuan,” ujar Ikfina.

    Slogan “1dola Juara Satu” yang diusung Ikfina juga mendapat respons positif dari para pendukungnya. Mereka menganggap slogan tersebut sebagai bentuk optimisme dan komitmen Ikfina untuk memberikan yang terbaik bagi Mojokerto.

    Selain itu, Ikfina juga menyampaikan bahwa meski nomor urut adalah simbol penting dalam kampanye, yang lebih penting adalah visi dan program kerja yang akan ditawarkan kepada masyarakat. “Nomor 1 ini kami jadikan motivasi untuk terus berjuang, namun kami juga mengajak masyarakat untuk memilih berdasarkan visi dan program yang kami tawarkan, bukan hanya pada nomor,” tambahnya.

    Dalam Pilkada Mojokerto 2024, Ikfina akan bersaing dengan beberapa calon kuat lainnya, yang juga telah mempersiapkan strategi kampanye masing-masing. Tahapan kampanye resmi akan dimulai dalam waktu dekat, dan masyarakat Mojokerto diharapkan tetap menjaga suasana damai serta memilih dengan bijaksana.

    Dengan semangat “1dola Juara Satu,” Ikfina siap mengarungi kontestasi Pilkada 2024, berusaha merebut kembali hati masyarakat Kabupaten Mojokerto.

    https://www.tiktok.com/@beritasorban/video/7419139796402031889?is_from_webapp=1&sender_device=pc&web_id=7367711534430750215

  • KPU Kabupaten Mojokerto Deklarasikan Kampanye Damai Pilkada 2024

    KPU Kabupaten Mojokerto Deklarasikan Kampanye Damai Pilkada 2024

    BERITA VIDEO

    Mojokerto, [Tanggal] – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto secara resmi mendeklarasikan Kampanye Damai dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Acara yang digelar pada [tanggal acara] ini bertujuan untuk menciptakan suasana kampanye yang kondusif, aman, dan berintegritas di tengah persaingan politik yang kian memanas menjelang hari pemungutan suara.

    Dalam deklarasi yang berlangsung di [lokasi acara], seluruh pasangan calon, partai politik, dan tim sukses yang akan berkompetisi pada Pilkada Kabupaten Mojokerto 2024 hadir dan menandatangani kesepakatan untuk menjaga ketertiban, menghormati peraturan, serta menghindari segala bentuk kampanye hitam dan ujaran kebencian.

    Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, [nama ketua], dalam sambutannya menegaskan pentingnya kampanye damai untuk mewujudkan pesta demokrasi yang berkualitas. “Deklarasi ini menjadi komitmen bersama agar seluruh pihak dapat mengedepankan etika politik yang santun dan berkeadilan. Kami berharap, Pilkada 2024 di Kabupaten Mojokerto dapat berlangsung dengan aman dan damai tanpa ada gesekan yang berpotensi memecah belah masyarakat,” ujarnya.

    Selain itu, [nama ketua] juga mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat untuk turut mengawal proses demokrasi ini. Ia mengajak masyarakat Mojokerto agar tetap kritis namun bijaksana dalam menilai calon kepala daerah serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak berdasar.

    Acara deklarasi Kampanye Damai ini juga dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Mojokerto, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, pihak Kepolisian Resor (Polres) Mojokerto turut memberikan jaminan keamanan selama masa kampanye hingga pemungutan suara selesai. Kapolres Mojokerto, AKBP [nama kapolres], menegaskan bahwa pihaknya siap mengawal jalannya Pilkada 2024 agar berlangsung aman, tertib, dan damai.

    Sebagai penutup acara, seluruh pasangan calon, perwakilan partai politik, dan tamu undangan melakukan pelepasan burung merpati sebagai simbol perdamaian, diiringi dengan doa bersama untuk kesuksesan Pilkada 2024 di Kabupaten Mojokerto.

    Dengan adanya deklarasi ini, diharapkan seluruh tahapan Pilkada 2024 dapat berlangsung secara demokratis dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar diinginkan oleh masyarakat.

    @beritasorban

    Pilkada 2024 semakin dekat, dan KPU Kabupaten Mojokerto telah mengambil langkah besar untuk memastikan jalannya pemilu yang aman dan damai. Hari ini, seluruh pasangan calon, partai politik, dan tim sukses mendeklarasikan komitmen bersama untuk menjalankan kampanye yang bersih, tanpa kampanye hitam, ujaran kebencian, atau hoaks. Dengan dipantau oleh Bawaslu dan didukung penuh oleh Polres Mojokerto, masyarakat diajak berperan aktif menjaga suasana kondusif selama proses kampanye. Ini adalah momen penting bagi Mojokerto untuk memilih pemimpin masa depan yang dapat membawa perubahan. Mari bersama-sama ciptakan Pilkada 2024 yang damai, demokratis, dan penuh integritas. Ingat, satu suara Anda menentukan masa depan Kabupaten Mojokerto KampanyeDamaiMojokerto Pilkada2024Aman PestaDemokrasiDamai MojokertoUntukSemua #PilihanBersih2024 #fyp

    ♬ suara asli – Sorban Santri – Sorban Santri
  • Momen Haru Mbah Chusain Ilyas Beri Doa Restu untuk Ikhfina-Gus Dulloh, Pasangan “IDOLA MOJOKERTO” dengan Nomor Urut 1 di Pilkada Mojokerto 2024

    Momen Haru Mbah Chusain Ilyas Beri Doa Restu untuk Ikhfina-Gus Dulloh, Pasangan “IDOLA MOJOKERTO” dengan Nomor Urut 1 di Pilkada Mojokerto 2024

    Berita Video

    Sorbansantri.com – Momen penuh haru menyelimuti suasana ketika Mbah Chusain Ilyas, ulama kharismatik dan dihormati di Mojokerto, memberikan doa restu kepada pasangan Ikhfina Rahmawati dan Gus Dulloh, yang akan maju sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto di Pilkada 2024. Pasangan yang dikenal dengan sebutan “IDOLA MOJOKERTO” ini mendapatkan nomor urut 1 dalam pengundian yang digelar kemarin, sebuah tanda awal yang menguatkan keyakinan mereka dalam kontestasi politik mendatang.

    Dalam sebuah kunjungan penuh adab dan sopan santun, Ikhfina Rahmawati dan Gus Dulloh sowan ke rumah Mbah Chusain Ilyas untuk meminta doa dan restu sebelum resmi memulai kampanye mereka. Momen ini menjadi sangat emosional, terutama saat Ikhfina dengan penuh hormat menyampaikan, “Bade sowan dateng masyarakat, sak derengipun sowan njenengan rumiyen,” kepada Mbah Chusain, sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua Gus Dulloh dan tokoh yang sangat dihormati oleh masyarakat Mojokerto.

    Dengan penuh ketulusan, Mbah Chusain Ilyas mendoakan agar pasangan ini senantiasa dalam lindungan Allah dan diberi kelancaran dalam setiap langkahnya. “Semoga Ikhfina dan Gus Dulloh selalu mendapat kemudahan, serta diberi kebijaksanaan dalam memimpin dan melayani masyarakat Mojokerto,” ucap beliau dengan penuh harap dan cinta kepada putra tercintanya dan pasangannya.

    Pasangan Ikhfina dan Gus Dulloh yang telah mendapatkan nomor urut 1 dalam Pilkada Kabupaten Mojokerto 2024, semakin percaya diri untuk mengemban amanah besar ini. Nomor urut tersebut dianggap sebagai tanda baik dan semakin memperkuat tekad mereka untuk membawa Mojokerto menuju perubahan yang lebih baik.

    Dikenal sebagai sosok yang memiliki adab dan sopan santun tinggi, Ikhfina dan Gus Dulloh mengedepankan nilai-nilai kultural dalam setiap langkah mereka. Sikap hormat kepada para tokoh masyarakat dan ulama menjadi bagian dari komitmen pasangan ini untuk selalu dekat dengan masyarakat dan menjunjung tinggi etika. Sebelum memulai kampanye dengan masyarakat luas, sowan kepada Mbah Chusain Ilyas menjadi bentuk penghormatan yang utama.

    Dengan latar belakang pengalaman sebagai Bupati Mojokerto, Ikhfina Rahmawati memiliki rekam jejak kepemimpinan yang solid. Sementara itu, Gus Dulloh, yang merupakan putra Mbah Chusain Ilyas, membawa nuansa kepemimpinan yang lebih dekat dengan nilai-nilai keagamaan dan kultural masyarakat Mojokerto.

    Pasangan IDOLA MOJOKERTO ini telah menyusun program-program strategis untuk kesejahteraan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan infrastruktur. Doa restu dari Mbah Chusain Ilyas menjadi bekal spiritual penting yang menguatkan semangat mereka untuk terus melangkah dengan mantap di Pilkada 2024.

    Masyarakat Mojokerto kini menantikan visi dan misi pasangan Ikhfina dan Gus Dulloh, dengan harapan mereka dapat membawa angin segar bagi pembangunan dan kesejahteraan daerah. Restu dari Mbah Chusain Ilyas tidak hanya memberi mereka kekuatan, tetapi juga menjadi simbol dukungan moral dari tokoh ulama terkemuka Mojokerto. (AI Sorban)

    @beritasorban Momen haru terasa saat Mbah Chusain Ilyas, tokoh kharismatik, memberikan doa restu penuh ketulusan kepada putra beliau, Dus Dulloh, dan pasangannya, Ikhfina Rahmawati, untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Mojokerto 2024. Dengan iringan doa dari sang ayah, langkah mereka menuju pengabdian bagi masyarakat menjadi lebih bermakna. #PilkadaMojokerto2024 #IDOLAMojokerto #IkhfinaGusDulloh #DoaRestuMbahChusain #NomorUrut1 #SowanKiai #KepemimpinanBeradab #AdabDanSopanSantun #MojokertoBerubah #AdabDanSopanSantun #fypシ゚ #fyp ♬ suara asli Sorban Santri

  • SKD CPNS 2024 Beda dengan 2023, Begini Aturannya

    SKD CPNS 2024 Beda dengan 2023, Begini Aturannya

    BERITA VIDEO

    Jakarta – Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 mengalami sejumlah perubahan yang signifikan dibandingkan dengan tahun 2023. Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah merilis aturan baru yang akan diterapkan dalam proses seleksi tersebut. Aturan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas rekrutmen dan memastikan calon ASN (Aparatur Sipil Negara) yang lolos seleksi benar-benar kompeten di bidangnya.

    Perubahan pertama terletak pada komposisi soal SKD. Pada tahun 2024, proporsi soal di tiga subtes utama—Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP)—akan mengalami penyesuaian. TWK akan lebih menekankan pemahaman tentang Pancasila dan UUD 1945, serta isu-isu kebangsaan terkini, sementara TKP akan lebih fokus pada kemampuan adaptasi teknologi dan pemecahan masalah di era digital. Hal ini menyesuaikan dengan kebutuhan ASN yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

    Selain itu, ambang batas nilai atau passing grade SKD juga mengalami penyesuaian. BKN menetapkan peningkatan passing grade untuk TKP, mengingat pentingnya keterampilan interpersonal dan pemecahan masalah dalam pelaksanaan tugas ASN. Namun, untuk TWK dan TIU, passing grade tetap berada pada level yang sama seperti tahun 2023.

    Perbedaan lainnya adalah sistem tes berbasis teknologi. SKD CPNS 2024 akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dengan fitur baru yang memungkinkan peserta untuk melakukan simulasi tes online sebelum hari-H. Fitur ini disediakan untuk membantu calon peserta lebih familiar dengan sistem CAT dan meningkatkan kesiapan mereka.

    Salah satu aturan baru yang juga diperkenalkan adalah larangan membawa alat komunikasi atau gadget ke dalam ruang ujian, serta pemeriksaan yang lebih ketat terhadap barang bawaan peserta. Hal ini dilakukan untuk menjaga integritas proses seleksi dan mencegah kecurangan.

    Kepala BKN, Bima Haria Wibisana, menjelaskan bahwa perubahan-perubahan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mencari ASN yang tidak hanya cerdas secara akademis, tapi juga memiliki kecakapan sosial dan kemampuan teknologi yang memadai. “Kami ingin memastikan bahwa ASN yang direkrut mampu menghadapi tantangan masa depan, terutama di era digitalisasi dan pelayanan publik yang semakin kompleks,” ujarnya.

    Dengan aturan baru ini, peserta diharapkan mempersiapkan diri lebih matang, baik dalam hal pengetahuan kebangsaan, kemampuan intelektual, maupun keterampilan sosial. Seleksi CPNS 2024 diharapkan dapat menghasilkan calon ASN yang lebih berkualitas dan siap mengabdi untuk bangsa dan negara.

    @beritasorban

    “Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2024 mengalami beberapa perubahan penting dibandingkan dengan 2023. Tahun ini, proporsi soal untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) lebih menekankan isu kebangsaan terkini, sementara Tes Karakteristik Pribadi (TKP) fokus pada keterampilan adaptasi teknologi. Ambang batas nilai atau passing grade TKP juga dinaikkan, sedangkan TIU dan TWK tetap sama. Selain itu, ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) kini dilengkapi dengan fitur simulasi online untuk mempersiapkan peserta lebih baik. Pemerintah juga memperketat aturan larangan membawa gadget ke ruang ujian guna menjaga integritas seleksi. Semua perubahan ini dirancang agar CPNS yang lolos mampu menghadapi tantangan era digital dan siap melayani publik.” SKDCPNS2024 CPNSBaru2024 AturanBaruCPNS SeleksiCPNS CPNSDigital TesCPNS2024 #AmbangBatasCPNS #fyp

    ♬ suara asli – Sorban Santri – Sorban Santri
  • Bagi Buku-Susu ke Warga Tangerang, Kaesang Pakai Rompi ‘Putra Mulyono’

    Bagi Buku-Susu ke Warga Tangerang, Kaesang Pakai Rompi ‘Putra Mulyono’

    BERITA VIDEO

    Tangerang – Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo, kembali mencuri perhatian dengan aksi sosialnya. Kali ini, Kaesang membagikan buku dan susu kepada warga di Tangerang, dalam sebuah kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan. Uniknya, dalam acara tersebut, Kaesang tampak mengenakan rompi bertuliskan ‘Putra Mulyono’, sebuah simbol yang langsung memicu rasa penasaran publik.

    Acara ini digelar di salah satu sudut kota Tangerang, yang dihadiri oleh ratusan warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Misi kegiatan tersebut jelas: meningkatkan literasi dan memberikan asupan gizi tambahan kepada masyarakat, khususnya anak-anak. Buku-buku yang dibagikan terdiri dari beragam tema, mulai dari buku pendidikan hingga buku cerita untuk anak, sementara susu yang diberikan menjadi tambahan nutrisi yang penting.

    Kaesang, yang dikenal memiliki gaya sederhana namun tegas, tampak berbincang dengan warga sambil terus membagikan paket buku dan susu. Rompi ‘Putra Mulyono’ yang dikenakannya mengundang pertanyaan. Apakah ini sebuah pernyataan simbolik atau sekadar gaya berpakaian? Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi dari pihak Kaesang mengenai makna di balik tulisan tersebut, namun spekulasi muncul bahwa nama ‘Mulyono’ bisa merujuk pada seorang figur penting di masa lalu yang memberikan inspirasi tersendiri bagi Kaesang.

    Di sela-sela kegiatan, Kaesang menyampaikan harapannya agar buku-buku yang dibagikan dapat menjadi jendela bagi anak-anak untuk meraih mimpi mereka. “Pendidikan adalah kunci masa depan, dan kami ingin berkontribusi, sekecil apapun itu, untuk membantu masyarakat mendapatkan akses yang lebih baik,” ujarnya.

    Salah satu warga yang menerima bantuan, Siti (45), mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Anak-anak kami sangat terbantu. Buku ini akan menambah wawasan mereka, dan susu yang diberikan tentu sangat berarti bagi kesehatan,” katanya dengan penuh haru.

    Kegiatan sosial ini bukanlah yang pertama kali dilakukan oleh Kaesang. Sebelumnya, ia kerap terlibat dalam berbagai aksi serupa yang bertujuan untuk membantu masyarakat, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan. Kehadirannya di Tangerang kali ini, selain membagikan bantuan, juga memperkuat citra dirinya sebagai sosok muda yang peduli dan dekat dengan masyarakat.

    Kehangatan interaksi antara Kaesang dan warga Tangerang, ditambah dengan aksi sosialnya yang konsisten, membuat namanya semakin disorot. Kaesang, dengan caranya yang unik, terus memperlihatkan komitmennya untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat Indonesia.

    @beritasorban

    “Kaesang Pangarep kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui aksi sosial di Tangerang. Dalam acara ini, Kaesang membagikan buku dan susu kepada warga, khususnya anak-anak, guna mendukung pendidikan dan kesehatan mereka. Yang menarik, Kaesang tampil mengenakan rompi bertuliskan ‘Putra Mulyono’, memicu penasaran publik tentang makna di balik nama tersebut. Acara ini bertujuan meningkatkan literasi dan gizi anak-anak, dengan harapan mereka bisa meraih masa depan yang lebih cerah. Kaesang berbincang hangat dengan warga, memperlihatkan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Indonesia. Aksi ini sekali lagi membuktikan bahwa Kaesang tak hanya dikenal sebagai figur publik, tapi juga sosok yang peduli terhadap pendidikan dan kesehatan generasi muda.” KaesangBerbagi BukuUntukAnak SusuSehat AksiSosialTangerang PutraMulyono PeduliPendidikan #KaesangInspires #fyp

    ♬ suara asli – Sorban Santri – Sorban Santri