Kategori: Nasional

berita yang mencakup peristiwa dan kejadian yang terjadi di tingkat nasional suatu negara. Berita ini meliputi berbagai topik yang relevan dengan kehidupan masyarakat secara luas, termasuk politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, lingkungan, dan berbagai isu penting lainnya yang memiliki dampak signifikan bagi negara tersebut. Liputan berita nasional bertujuan untuk memberikan informasi yang akurat, terkini, dan relevan kepada masyarakat mengenai berbagai peristiwa dan fenomena yang sedang terjadi di tingkat nasional.

  • Gelombang Demo Soroti Ketimpangan Sosial, Harmoni Pemimpin dan Rakyat Harus Bertumpu pada Kepentingan Bersama

    Gelombang Demo Soroti Ketimpangan Sosial, Harmoni Pemimpin dan Rakyat Harus Bertumpu pada Kepentingan Bersama

    

    Gelombang demonstrasi mahasiswa yang mencuat pada Jumat, 12 Juni 2026, menjadi penanda bahwa kegelisahan publik atas kondisi sosial-ekonomi belum juga reda. Aksi yang berlangsung di Jakarta dan sejumlah daerah membawa pesan yang sama: rakyat ingin kebijakan yang lebih adil, lebih peka, dan lebih berpihak pada kepentingan bersama.

    Di Jakarta, mahasiswa dari BEM UI dan KM IPB turun ke kawasan Bundaran HI dengan membawa tuntutan yang menyoroti pemborosan anggaran, kenaikan harga kebutuhan pokok dan BBM, serta berbagai kebijakan yang dinilai makin menjauh dari kebutuhan riil masyarakat. Di daerah lain, suara serupa juga mengemuka, memperlihatkan bahwa keresahan ini bukan peristiwa yang berdiri sendiri.

    Rangkaian aksi tersebut memperlihatkan bahwa persoalan yang dipersoalkan publik bukan semata satu program atau satu keputusan, melainkan akumulasi ketimpangan sosial yang kian terasa. Ketika biaya hidup naik, kesempatan ekonomi menyempit, dan beban masyarakat kecil makin berat, maka jarak antara pusat kekuasaan dan kenyataan hidup rakyat menjadi semakin terlihat.

    Dalam situasi seperti ini, hubungan harmonis antara pemimpin dan rakyat tidak akan lahir dari pencitraan atau dari laporan yang hanya menyenangkan telinga. Harmoni hanya bisa tumbuh jika kepentingan bersama ditempatkan di atas kepentingan pribadi dan golongan. Pemimpin semestinya mendengarkan suara kebenaran yang lahir dari realitas masyarakat, bukan hanya mendengar segelintir orang di lingkaran kekuasaan.

    Demonstrasi damai harus dibaca sebagai alarm sosial, bukan semata gangguan ketertiban. Aspirasi yang datang dari jalanan, kampus, dan masyarakat sipil adalah bagian dari koreksi publik yang sah dalam demokrasi. Menjawabnya memerlukan kebijakan yang adil, komunikasi yang jujur, dan keberanian untuk mengakui bila ada langkah pemerintah yang belum berpihak sepenuhnya pada rakyat.

    Selama aspirasi disampaikan secara tertib dan konstitusional, negara seharusnya hadir untuk mendengar, bukan sekadar membatasi. Sebab stabilitas yang sejati tidak lahir dari pembungkaman, melainkan dari keadilan yang benar-benar dirasakan bersama. Dari situlah kepercayaan publik dapat dipulihkan, dan hubungan pemimpin dengan rakyat kembali berdiri di atas dasar yang sehat dan bermartabat.

  • O-JEK.COM Segera Hadir, Aplikasi Transportasi Karya Generasi Lokal untuk Perkuat Ekonomi Rakyat

    O-JEK.COM Segera Hadir, Aplikasi Transportasi Karya Generasi Lokal untuk Perkuat Ekonomi Rakyat

    Pacet Mojokerto – Sebuah inovasi baru di sektor transportasi digital akan segera hadir untuk masyarakat Indonesia. Aplikasi O-JEK.COM diperkenalkan sebagai platform transportasi online yang tidak hanya menyediakan layanan perjalanan, tetapi juga membawa misi sosial untuk memperkuat ekonomi masyarakat bawah.

    Dengan tagline “Perkuat Ekonomi Masyarakat Bawah, Karya Generasi Lokal”, O-JEK.COM hadir sebagai solusi transportasi modern yang dikembangkan oleh generasi lokal Indonesia. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan kemudahan mobilitas sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pengemudi lokal di berbagai daerah.

    Transportasi Digital dengan Misi Sosial

    Berbeda dari aplikasi transportasi pada umumnya, O-JEK.COM tidak hanya fokus pada layanan perjalanan. Platform ini juga membawa semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sistem yang mendukung pengemudi lokal.

    Setiap perjalanan yang dilakukan melalui aplikasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi para pengemudi serta membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.

    Menggabungkan Teknologi dan Kearifan Lokal

    O-JEK.COM dikembangkan dengan menggabungkan teknologi digital modern dan nilai-nilai kearifan lokal Indonesia. Konsep ini diharapkan dapat menghadirkan layanan transportasi yang lebih dekat dengan masyarakat serta membangun ekosistem ekonomi yang berbasis gotong royong.

    Selain memberikan kemudahan dalam mobilitas sehari-hari, aplikasi ini juga menjadi simbol kemandirian inovasi teknologi yang lahir dari ide dan kerja keras generasi lokal.

    Buka Dunia Kemudahan Bersama SorBan Naga O-JEK.COM

    Melalui O-JEK.COM, masyarakat dapat terhubung dengan pengemudi terpercaya dan menikmati perjalanan yang aman, cepat, serta nyaman.

    Kehadiran aplikasi ini diharapkan menjadi langkah baru dalam memanfaatkan teknologi untuk memberdayakan masyarakat, sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat bawah.

    Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, SorBan Naga O-JEK.COM siap menjadi bagian dari masa depan transportasi digital Indonesia.

  • Menjaga Khittah Media Nahdliyin: Antara Dakwah dan Arus Berita Umum

    Menjaga Khittah Media Nahdliyin: Antara Dakwah dan Arus Berita Umum

    Di tengah dinamika informasi yang semakin kompleks, media Nahdliyin memiliki peran strategis dalam menghadirkan pemberitaan yang tidak hanya informatif, tetapi juga edukatif dan menyejukkan. Oleh sebab itu, akan lebih bijak apabila media berbasis NU senantiasa menempatkan dakwah, kajian keislaman, dan tradisi pesantren sebagai ruh utama dalam setiap sajian beritanya.

    Pemberitaan politik dan isu nasional memang memiliki nilai informatif tersendiri. Namun, media Nahdliyin memiliki kekhasan yang tidak dimiliki portal berita umum, yakni kedekatannya dengan dunia pesantren, kitab-kitab turats, hukum Islam, serta realitas sosial-ekonomi warga Nahdliyin. Kekhasan inilah yang layak untuk terus diperkuat dan diprioritaskan.

    Dengan memperbanyak konten dakwah Ahlussunnah wal Jama’ah, kajian fiqih, bahtsul masail, serta penguatan ekonomi umat, media Nahdliyin dapat tampil sebagai ruang pencerahan yang relevan dan bermakna bagi pembacanya. Pendekatan ini tidak hanya menjaga khittah media, tetapi juga mempertegas perbedaan antara media khusus Nahdliyin dan portal berita umum.

    Harapannya, redaksi media Nahdliyin dapat terus menyajikan pemberitaan yang proporsional, berimbang, dan berakar kuat pada nilai-nilai ke-NU-an, sehingga media Nahdliyin tetap menjadi rujukan utama warga NU dalam memahami Islam, tradisi, dan kehidupan sosial secara arif dan bijaksana.

  • KONSEP MAJLIS SYURIAH ; SYURIAH YANG LEGITIMIT INSTITUSIONAL

    KONSEP MAJLIS SYURIAH ; SYURIAH YANG LEGITIMIT INSTITUSIONAL

    *Abdus Salam Sohib

    Sejarah berdirinya NU secara isntitusional adalah sejarah keorganisasian keagamaan yang memliki kekuatan ulama sebagai simbol ketokohan yang terlegitimasi baik sikap maupun gagasan. Keutamaan dari setiap dinamika yang terjadi di tubuh NU, Syuriah sebagai tokoh ulama selalu menjadi jalan berkeputusan yang berdasarkan cara pandang jami’iyah sekaligus perpektif jama’ah.

    Hadrotus Syaikh Kyai Hasyim Asy’ari memiliki legacy institusional yang sangat bersejarah, yaitu berkeputusan mengeluarkan fatwa Resolusi Jihad dalam penguatan kemerdekaan yang menjadi keputusan kelembagaan NU saat itu, Kyai Wahab Hasbullah justru lebih di kenal dengan berbagai ide pembaharuan pergerakan ke-NU-an, mulai dari pelopor Komite Hijaz atas restu Kyai Hasyim, Nadhdlatut Tujjar, Taswirul Afkar, Syubbanul Wathon. Kyai Bisri Syansuri saat menjadi rois am sangat melekat sebagai ahli fiqih yang memiliki legacy perancang undang undang pernikahan yang memasukkan ketentuan fiqih sebagai dasar pernikahan di Indonesia, dan juga berkeputusan pancasila sebagai dasar negara yang legitimit berdasarkan fiqih siyasah. Kyai Ali Maksum saat menjadi Rois Am sangat kuat dengan keadaan politik tarik menarik NU dalam kancah politik saat itu, dan Kyai Ali Maksum menjadi penggerak jalan damai bagi persatuan di antara kader NU yang telah terpolarisasi dalam berbagai jalan politik masing masing hingga Kyai Ali Maksum bersama Kyai Ahmad Siddiq melakukan langkah fiqih yang mendasari pancasila sebagai asas tunggal dan kembalinya NU ke Khittah 1926 pada Muktamar Situbondo tahun 1984. Saat Kyai Ahmad Siddiq menjadi Rois Am sangat di kenal sebagai salah satu perumus khittah 1926 sekaligus penjaga khittah 1926 yang konsisten. Dan, yang sangat di kenal dari Kyai Ahmad Siddiq hingga saat ini adalah rumusan trilogi ukhuwah, yaitu ukhuwan islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah basyariah. Kyai Ilyas Ruhiyat saat menjadi Rois Am waktu itu sangat kuat dengan konsistensi sikap dalam menghadapi keadaan politik orde baru yang berjarak dengan NU, dengan konsistensi Kyai Ilyas Ruhiyat, Gusdur yang waktu itu sebagai sebagai Ketua Umum Tanfidziyah justru memiliki penjaga kelembagaan NU yang sangat kokoh, konsisten dan tidak goyah dengan intervensi politik. Hingga Kyai Ilyas Ruhiyat ikut menjadi deklarator berdirinya PKB supaya kelembagaan NU tetap di jalan kelembagaan keagamaan. Kyai Sahal Mahfud saat menjadi Rois Am memiliki legacy keilmuan Fiqih Sosial sebagai metodologi fiqih yang kontekstual dan transformatif, melihat syariat Islam sebagai kerangka untuk menjawab masalah sosial kontemporer seperti kemiskinan, ketidakadilan gender, dan krisis ekologi, bukan hanya hukum ritual. Dan saat Kyai Ma’ruf Amin sebagai Rois Am sangat di kenal dengan konseptor ekonomi syariah Indonesia. Perannya sangat besar dalam memajukan ekonomi syariah nasional, memimpin pengembangan industri keuangan syariah, mempromosikan sertifikasi halal, mendorong sinergi antara ulama dan akademisi, serta menggerakkan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia dengan prinsip keadilan, keumatan, dan kedaulatan. Tentu, sejarah panjang kelembagaan syuriah di NU sangat kental dengan kekuatan figur yang mampu beradaptasi dengan keadaan dan zaman yang sekaligus memiliki karakter sebagai penjaga jam’iyah.

    Saat ini, perkembangan zaman dalam pengelolaan jam’iyah NU sangat dinamis. Keterbukaan akses dan jaringan dari semua pihak menjadi tantangan yang tidak mudah bagi NU. Siapapun bisa menjadi mitra produktifnya NU, baik dari sisi sosial, politik, budaya, bahkan ekonomi. Karena itu NU menjadi kelembagaan yang sangat di incar dari berbagai keinginan untuk memperluas pergerakan semua pihak yang berkepentingan dengan dampaknya kelembagaan NU. Hingga banyak persoalan yang muncul di NU karena akibat dari situasi keterbukaan yang tidak bisa di bendung. Dan berbagai persoalan dan tantangan itu, NU butuh supremasi kelembagaan yang kuat. Maka, mengembalikan fungsi syuriah sebagai institusi yang memiliki ketangguhan konsistensi jam’iyah perlu di rumuskan. Salah satu cara pandang yang menguatkan supremasi syuriah adalah dengan menjadikan kelembagaan syuriah sebagai majlis kolektif para ulama yang secara sikap dan keilmuan memiliki konistensi penjaga jam’iyah.

    MAJLIS SYURIAH

    Istilah yang bisa digambarkan dengan mudah adalah semacam Majlis Permusyawaratan Syuriah. Majlis ini terdiri dari sejumlah ulama yang memimpin NU dalam satu periode secara kolektif dan kepemimpinannya ditunjuk bergiliran setiap tahun hinggab selesai dalam satu periode lima tahun. Majlis Syuriah dapat merumuskan kepemimpinan tanfidziyah dalam satu periode yang di putuskan dalam Muktamar NU. Kenapa ide ini menjadi cara pandang baru dalam keberlangsungan kelembagaan NU. Karena saat ini NU butuh kelembagaan kolektif supaya menjadi lembaga yang tangguh dari berbagai intervensi yang memungkinkan NU di tarik dalam pusaran kepentingan tertentu. Ada beberapa keutamaan yang dapat dijadikan pondasi kekokohan keberlangsungan kelembagaan NU dengan format majlis syuriah :

    1. Indepensi Institusi. NU akan mempunyai struktur yang mengembalikan fungsi syuriah sebagai supremasi institusi yang lebih independen, bisa memilah antara sikap individu dan sikap kelembagaan. Begitupun dengan kebutuhan keputusan syari’ah keagaamaan, akan memiliki kekuatan yang legitimit karena manjadi pendapat yang jumhur.
    2. Kontrol kelembagaan. Majlis Syuriah akan lebih memiliki obyektifitas dalam kontrol kelembagaan NU yang dijalankan oleh tanfidziyah. Tidak ada lagi persoalan individu, tidak ada lagi persoalan suka dan tidak suka kepada pribadi, tidak ada lagi individu yang dominan, tidak ada pihak pihak yang mengataskan pribadi tertentu untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
    3. Konsistensi keberlanjutan. Saat ini, perkembangan NU perlu keberlanjutan tatanan di semua sektor. Ada banyak pengembangan ekonomi di berbagai kelembagaan NU yang telah berjalan dengan sangat produktif, ada banyak rumah sakit atau pelayanan kesehatan yang terus tumbuh, ada banyak lembaga pendidikan dan universitas yang semakin berkembang, ada banyak majlis keagamaan yang menjadi representasi jamaah NU. Semua ini tidak boleh menjadi ajang intervensi personal yang bisa merusak tatanan setiap ada pergantian periode kepengurusan
    4. Penjaga Otorita Institusi. Dengan adanya Majlis Syuriah tidak perlu lagi ada majlis tahkim yang menjadi lembaga pemutus masalah. Karena Majlis Syuriah melalui kepemimpinan yang kolektif bisa melakukan permusyawatan yang dapat memutuskan persoalan antar pihak di internal NU maupun pihak yang melanggar aturan secara kelembagaan maupun secara syariah.
    5. Penjaga Martabat Keilmuan. Majlis Syuriah adalah kumpulan para ulama yang legitimit kealimannya yang bisa mewakili keilmuan ahlussunah waljamaah di dalam forum intelektual islam di Indonesia maupun di berbagai negara.

    Semoga pemikian ini menjadi arah baru bagi NU yang harus tetap istiqomah an-nahdliyah baik sebagai jam’iyah maupun berkhidmat kepada jamaah, bangsa dan negara.

  • Promo Akhir Tahun Warung Digital: Gratis Website 1 Tahun Senilai Rp499 Ribu untuk UMKM

    Promo Akhir Tahun Warung Digital: Gratis Website 1 Tahun Senilai Rp499 Ribu untuk UMKM

    Mojokerto – Warung Digital menghadirkan Promo Akhir Tahun berupa gratis website selama 1 tahun senilai Rp499.000 bagi pelaku usaha warung, kafe, restoran, dan UMKM di Indonesia. Program ini ditujukan untuk membantu percepatan transformasi digital UMKM agar lebih mudah menjangkau pelanggan dan meningkatkan penjualan secara online.

    Melalui promo ini, pelaku usaha dapat memiliki website bisnis profesional dengan berbagai fitur penunjang operasional tanpa dikenakan biaya langganan selama satu tahun. Website Warung Digital dirancang khusus untuk kebutuhan usaha kuliner dan UMKM, mulai dari pengelolaan menu, pemesanan online, hingga sistem pembayaran.

    Fitur Website Lengkap untuk UMKM

    Warung Digital menawarkan fitur website yang komprehensif, di antaranya pengelolaan kategori dan subkategori menu, hingga 150 item produk, dukungan multi bahasa, penyimpanan data 3GB, serta domain khusus dan subdomain. Selain itu, tersedia pula sistem Point of Sales (POS), kupon promo, notifikasi pesanan secara realtime, serta integrasi pemesanan dan notifikasi melalui WhatsApp.

    Fitur lainnya meliputi menu QR, pembuatan QR meja, reservasi hingga 100 meja, panggil pelayan, manajemen staf, blog, halaman khusus, serta layanan pesanan online yang mencakup makan di tempat, ambil sendiri, dan pengiriman ke rumah. Sistem juga dilengkapi perhitungan biaya pengiriman otomatis berdasarkan kode pos serta instalasi Progressive Web App (PWA) sehingga website dapat digunakan layaknya aplikasi di ponsel.

    Cara Daftar dan Metode Pembayaran COD

    Pendaftaran Promo Akhir Tahun Warung Digital dapat dilakukan dengan mudah secara online. Pelaku usaha cukup mengunjungi halaman https://warung.digital/pricing, memilih paket yang tersedia, lalu mengisi data usaha. Warung Digital juga menyediakan metode pembayaran COD (Cash on Delivery) untuk memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM yang belum terbiasa dengan transaksi digital.

    Promo ini berlaku terbatas dan diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing di tengah perkembangan ekonomi digital. Dengan website yang terintegrasi, UMKM diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan efisiensi operasional.

    Informasi lengkap mengenai promo dan layanan Warung Digital dapat diakses melalui situs resmi https://warung.digital.

  • PBNU Klarifikasi Beredarnya Dokumen Risalah Rapat Syuriyah di Media Sosial

    PBNU Klarifikasi Beredarnya Dokumen Risalah Rapat Syuriyah di Media Sosial

    Jakarta — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi mengeluarkan klarifikasi terkait tersebarnya dokumen Risalah Rapat Harian Syuriyah di berbagai platform media sosial sejak 21 November 2025. Klarifikasi tersebut disampaikan melalui surat bernomor 4778/PB.02/A.1.01.47/99/11/2025 yang ditandatangani secara elektronik oleh pimpinan PBNU.

    Dalam penjelasannya, PBNU menegaskan bahwa dokumen risalah yang beredar belum memiliki kekuatan administrasi dan belum dapat dinyatakan sebagai dokumen resmi organisasi.


    Rapat Syuriyah Diikuti 37 Anggota dan Sah Secara Kuorum

    Rapat Harian Syuriyah digelar pada 20 November 2025 di Hotel Aston City Jakarta dan dihadiri 37 dari 53 anggota, sehingga memenuhi ketentuan kuorum sebagaimana diatur dalam Peraturan Perkumpulan NU. Sebanyak 7 anggota absen dengan izin, sementara 9 tidak hadir tanpa keterangan.

    PBNU menegaskan bahwa rapat berjalan sesuai mekanisme organisasi dan pembahasan berlangsung sebagaimana agenda yang ditetapkan.


    Risalah Belum Sah Secara Administratif

    Meski rapat sah, PBNU menegaskan bahwa risalah rapat yang beredar belum melalui prosedur legalisasi administrasi organisasi, sebagaimana diatur dalam:

    • Peraturan Perkumpulan NU Nomor 16 Tahun 2025 tentang Pedoman Administrasi, dan
    • Peraturan Perkumpulan Nomor 10 Tahun 2025 terkait legalisasi dokumen dan pengesahan keputusan.

    Surat tersebut menjelaskan bahwa risalah harus ditandatangani oleh pihak yang berwenang sebelum dinyatakan sah, dan hal itu belum terjadi pada dokumen yang beredar di publik. Karena itu, PBNU menyatakan bahwa risalah tersebut belum bisa dijadikan dasar keputusan atau acuan resmi organisasi.


    Surat Pengantar Belum Ditandatangani

    PBNU juga menyebutkan bahwa surat pengantar risalah rapat seharusnya ditandatangani oleh pejabat organisasi sesuai aturan, namun hingga klarifikasi dipublikasikan, dokumen tersebut belum ditandatangani, sehingga status administratifnya belum terverifikasi.


    Pertemuan Internal dan Penyerahan Kembali Dokumen

    Surat tabayun PBNU juga mengungkap bahwa telah dilakukan pertemuan internal antar pengurus untuk mereview dokumen yang beredar dan menyerahkannya kembali kepada pejabat berwenang untuk proses pengecekan formal sesuai mekanisme.


    Harapan Agar Publik Tidak Keliru Memahami Informasi

    Melalui klarifikasi ini, PBNU berharap masyarakat, pengurus wilayah, dan pengurus cabang tidak keliru memahami status dokumen yang beredar, serta mengimbau agar informasi terkait keputusan organisasi tetap merujuk pada dokumen resmi yang telah melalui tahapan administrasi sesuai ketentuan.

  • ROIS AAM PBNU PUTUSKAN KETUM WAJIB MUNDUR DALAM 3 HARI

    ROIS AAM PBNU PUTUSKAN KETUM WAJIB MUNDUR DALAM 3 HARI

    Jakarta – SorbanSantri.com
    Sebuah dokumen resmi yang diduga berasal dari Rois Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai beredar luas di berbagai grup WhatsApp dan internal NU sejak Kamis (20/11/2025). Dalam surat tersebut, Syuriyah PBNU memutuskan bahwa Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf, diminta mengundurkan diri dalam waktu tiga hari sejak keputusan diterima.

    Surat tersebut ditandatangani oleh Rais Aam PBNU, KH. Miftachul Akhyar, dan memuat dua poin utama keputusan rapat:

    1. KH. Yahya Cholil Staquf diminta mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum PBNU dalam waktu 3 hari.
    2. Jika tidak mengundurkan diri dalam batas waktu tersebut, Rapat Harian Syuriyah PBNU akan memutuskan pemberhentian dari jabatan Ketua Umum.

    Dokumen bertanggal 29 Jumadal Ula 1447 H / 20 November 2025 itu menyebut keputusan berasal dari musyawarah Rais Aam PBNU, sekaligus menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan sikap resmi Syuriyah PBNU sebagai lembaga keagamaan tertinggi dalam struktur organisasi.

    Beredarnya surat itu langsung memicu percakapan hangat di kalangan warganet Nahdliyin, pengurus, hingga simpatisan. Banyak yang mempertanyakan latar belakang keputusan tersebut, sementara sebagian lainnya menunggu klarifikasi resmi dari pihak terkait.

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari KH. Yahya Cholil Staquf maupun konferensi pers dari PBNU mengenai isi surat yang kini ramai tersebar di platform digital tersebut.

    SorbanSantri.com akan terus mengikuti perkembangan dan menyajikan informasi terbaru terkait dinamika internal PBNU.

  • ABABIL DHIA FATHIYA, SANTRI HISNURI PACET YANG BERPRESTASI DAN MELEK DIGITAL

    ABABIL DHIA FATHIYA, SANTRI HISNURI PACET YANG BERPRESTASI DAN MELEK DIGITAL

    Mojokerto, 16 Nov 2025 — SorbanSantri.com

    Ababil Dhia Fathiya, seorang pelajar putri asal Pacet, Mojokerto, kembali menjadi sorotan berkat prestasinya yang gemilang di bidang bahasa Inggris dan kecakapannya dalam menghadapi era digital. Lahir pada 3 Februari 2012, putri pasangan Ainul Yakin Jihadah dan Arik Fitria ini dikenal sebagai sosok disiplin yang menyeimbangkan pendidikan agama, sekolah, dan kemampuan teknologi.

    Ababil merupakan santri aktif HISNURI (Himpunan Santri Nurul Iman), sebuah wadah pembinaan santri di Masjid Nurul Iman Pacet. HISNURI menjalankan pendidikan sederhana berbasis kitab dan Al-Qur’an, tanpa sistem pesantren formal, namun efektif menempa akhlak dan kedisiplinan santri.

    Selain menimba ilmu agama, Ababil menempuh pendidikan formal di MTs Pacet Mojokerto, tempat ia terus mengasah kemampuan akademik, terutama dalam bahasa Inggris.

    Yang menarik, di rumah Ababil juga dibina langsung oleh ayahnya dalam bahasa pemrograman, sebagai bekal menghadapi masa depan yang serba digital. Ayahnya memberikan pendidikan dasar coding agar Ababil mampu mengembangkan aplikasi dan memahami teknologi sejak dini. Langkah ini menjadi fondasi penting untuk mempersiapkannya menghadapi perkembangan digital di tahun-tahun mendatang.

    Pada tahun 2025, Ababil mengukir berbagai prestasi, di antaranya:

    • Medali Perak OSI-SP 2025 Bahasa Inggris Jawa Timur dengan nilai A
    • The Brave Heart Award – SC Battle Level III
    • 2nd Runner-Up Speaking Competition Grade 7, Olimpiade Bahasa Inggris 2025, NU Trate Center Academic

    Prestasi tersebut menunjukkan bahwa Ababil tidak hanya unggul dalam bahasa Inggris, tetapi juga memiliki pondasi kuat dalam agama serta kesiapan menuju dunia digital.

    Pengurus HISNURI, pihak sekolah, dan keluarga menyampaikan kebanggaan atas pencapaian Ababil. Prestasi ini menjadi inspirasi bagi santri-santri dan pelajar lainnya bahwa pendidikan sederhana, disiplin, dan dukungan keluarga dapat melahirkan generasi unggul yang siap bersaing di era modern.

    Dengan torehan prestasi dan bekal kemampuan digitalnya, Ababil Dhia Fathiya menjadi salah satu potret generasi muda Pacet Mojokerto yang berakhlak, cerdas, dan visioner.

    — SorbanSantri.com

  • Tasyakuran Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional untuk Syaikhona Muhammad Kholil, KH. Abdurrahman Wahid, dan Marsinah

    Tasyakuran Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional untuk Syaikhona Muhammad Kholil, KH. Abdurrahman Wahid, dan Marsinah

    Mojokerto, 14 November 2025 – Kabupaten Mojokerto menggelar dua rangkaian tasyakuran untuk merayakan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada tiga tokoh besar bangsa: Syaikhona Muhammad Kholil, KH. Abdurrahman Wahid, dan Marsinah. Acara ini menjadi momentum penting untuk mengenang jasa dan pengabdian mereka bagi kemajuan bangsa.

    Tasyakuran di DPC PKB Kabupaten Mojokerto

    Rangkaian pertama berlangsung pada Kamis, 13 November 2025, bertempat di kantor DPC PKB Kabupaten Mojokerto. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPC PKB Kabupaten Mojokerto, Fraksi PKB DPRD Kabupaten Mojokerto, pengurus DPAC PKB, lembaga dan banom PKB, serta tokoh masyarakat setempat.

    Dalam kesempatan ini, Ketua DPC PKB Kabupaten Mojokerto, Ibu Hj. Ayni Zuroh, S.E., M.M., menyampaikan sambutan penuh makna, menekankan pentingnya meneladani perjuangan para pahlawan nasional dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan KH. Mubayyin Syafi’i, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Mojokerto, memberikan tausiyah yang mengingatkan nilai-nilai kepahlawanan, keikhlasan, dan pengabdian kepada masyarakat.

    Tasyakuran di Gedung DPRD Kabupaten Mojokerto

    Rangkaian kedua digelar Jumat, 14 November 2025, di Gedung DPRD Kabupaten Mojokerto. Acara dihadiri oleh seluruh fraksi PKB di DPRD, pengurus DPC PKB, seluruh pegawai DPRD, serta tokoh-tokoh masyarakat Mojokerto.

    Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Hj. Ayni Zuroh, mengapresiasi jasa para pahlawan nasional dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menghidupkan semangat perjuangan mereka. Acara ditutup dengan Mauidloh Hasanah oleh KH. Mahrus Ali, yang memberikan penguatan spiritual dan motivasi bagi seluruh hadirin.

    Rangkaian tasyakuran ini menjadi bukti nyata penghormatan Kabupaten Mojokerto terhadap para pahlawan nasional dan sebagai pengingat bagi generasi muda akan nilai-nilai keberanian, pengabdian, dan kepedulian sosial.

  • Trans7 Lecehkan Pesantren? Saatnya Kita Bicara Fakta, Bukan Framing Murahan

    Trans7 Lecehkan Pesantren? Saatnya Kita Bicara Fakta, Bukan Framing Murahan

    SorbanSantri.com, 14/10 – Belakangan ini publik santri dibuat geram dengan tayangan Trans7 yang menampilkan kehidupan pesantren secara tidak pantas. Melalui program Xpose Uncensored, mereka menayangkan potongan video yang menggambarkan santri dengan narasi tendensius — seolah kehidupan di pesantren itu penuh aturan aneh, kaku, bahkan menakutkan.

    Mari kita luruskan.
    Pesantren bukan lembaga baru yang bisa disudutkan dengan framing murahan di layar kaca. Pesantren sudah ada ratusan tahun sebelum media televisi lahir. Dari pesantrenlah lahir tokoh-tokoh besar bangsa ini — pejuang kemerdekaan, ulama, pendidik, hingga pemimpin yang menggerakkan rakyat dengan ilmu dan akhlaknya.

    Sistem pendidikan pesantren itu komprehensif dan berimbang. Di sana, santri belajar bukan hanya ilmu agama, tapi juga nilai kehidupan. Mereka diajarkan tanggung jawab, kerja keras, disiplin, keikhlasan, dan — yang paling penting — adab sebelum ilmu.

    Saya sendiri adalah santri masuk ANSOR, BANSER dan LINMAS, bisa mengenal web designer, programer dan developer, itu di Pesantren dan saya hanya lulusan SMA. Tapi sejak kecil saya hidup di pesantren. Dari sanalah saya belajar bahwa kecerdasan tanpa adab hanyalah kesombongan yang dibungkus pengetahuan. ujar Abi Tsani CEO dan Pembuat aplikasi eCommerce SorBanNaga.

    Di pesantren, santri tidak diajari menjadi pengecut. Mental mereka ditempa untuk kuat menghadapi dunia, dan hati mereka dibentuk untuk tunduk kepada Tuhan.

    Jadi ketika Trans7 menayangkan kehidupan pesantren seolah sesuatu yang lucu atau ekstrem, itu bukan hanya keliru — tapi melecehkan warisan pendidikan tertua di Indonesia. Tayangan seperti itu mencederai jutaan santri, kiai, dan alumni pesantren yang selama ini berperan besar menjaga moral dan keutuhan bangsa.

    Kami tidak anti kritik. Tapi kritik harus datang dari pemahaman, bukan dari potongan video yang dipelintir demi sensasi.

    Media boleh bebas, tapi kebebasan tanpa tanggung jawab hanyalah kesemrawutan.

    Trans7 seharusnya belajar tentang etika pemberitaan — sebagaimana santri belajar tentang adab sebelum bicara.
    Karena di pesantren, kami diajari satu hal penting: kalau tidak tahu hakikatnya, jangan berani menilai isinya.