Kategori: Berita Utama

Liputan Sorban Santri mengenai berita terkini dan terpenting baik dari dalam maupun luar negeri

  • Setiap Bidah Sesat?

    Setiap Bidah Sesat?

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI-
    Setiap Bidah Sesat? Ya, karena hadisnya memang berbunyi Kullu bidatin dhalalah. Setiap Bid’ah adalah sesat. Tidak ada Bid’ah Hasanah atau bidah yang dianggap baik. Anda ikut Nabi apa ikut kyai? Kalau ikut Nabi setiap bidah adalah sesat. Hanya para kyai yang membagi ada Bid’ah Hasanah / terpuji dan Bid’ah Sayyiah / tercela.
    Itu menurut mereka. Nyatanya Syekh Bin Baz dan Syekh Ustaimin juga membagi Bid’ah Lughawiyah (secara bahasa) dan Bid’ah ‘Adiyah (secara tradisi). Ada juga yang membagi Bid’ah Diniyah (dalam agama) dan Bid’ah Dunyawiyah (dalam urusan dunia).
    Lho, ternyata mereka menerima pembagian Bid’ah versi ulama mereka dan menolak pembagian ulama kita. Ya kita tanyakan balik: “Ikut Nabi apa ikut para Syekh itu?”
    Kajiannya malam ini ini FB Aswaja Muda. (abi sorban)
    SUMBER KH MA’RUF KHOZIN
  • DIMANAKAH POSISI MUI SAAT INI?

    DIMANAKAH POSISI MUI SAAT INI?

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Kehadiran majelis Ulama Indonesia dirasakan sudah patut dipertanyakan lagi, sebab sudah ada kementrian agama yg menjadi wadah lintas agamanya, sedangkan Ormas2 Islam yg berbeda mazhabnya sudah ada sejak dahulu.
    Sebut saja PBNU dan Muhammadiyah atau Persis dan lain sebagainya, ditengarai sering terjadi salah penafsiran antara MUI dengan induk ormas2 Islam yang ada, maka sebaiknya keberadaannya patut ditinjau ulang dan dipertanyakan lagi, bahwa mereka sesungguhnya mewakili kelompok yang mana, dan dari unsur apa?
    Pada dasarnya, sesuai dengan tugasnya, MUI membantu pemerintah dalam melakukan hal-hal yang menyangkut kemaslahatan umat Islam, seperti mengeluarkan fatwa dalam kehalalan sebuah makanan, penentuan kebenaran sebuah aliran dalam agama Islam, dan hal-hal yang berkaitan dengan hubungan seorang muslim dengan lingkungannya.
    Mantan Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah ini menyatakan tidak semua pihak mendukung keberadaan MUI. Ada juga yang tidak menghendaki MUI berperan penting dalam kehidupan bangsa, termasuk dalam urusan politik.
    “Di negeri ini ada kelompok yang sangat mendukung keberadaan dan kinerja MUI, tetapi ada pula kelompok yang tidak menginginkan MUI eksis,” kata Hajriyanto. Yang pernah dipercaya menjadi Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 1993 – 1998 itu.
    Senada dengan itu, bahkan Almarhum Gus Dur juga pernah berpendapat, organisasi ulama tersebut sudah terbiasa mengeluarkan fatwa secara serampangan, terutama terkait dengan fatwa aliran sesat. “Makanya, MUI bubarin sajalah kalau caranya begini. MUI kan hanya satu dari sekian ormas Islam. Oleh karena itu, jangan gegabah mengeluarkan pendapat. Karena hal itu bisa membuat kesalahpahaman semakin melebar,” katanya. Bagi Gus Dur, sikap MUI semacam itu ikut memicu timbulnya radikalisme dan fundametalisme di Indonesia.
    Bahkan kebijakan MUI sdh tidak lagi sejalan dengan PBNU sbgmn yg disampaikan Ketua Umumnya yaitu KH. Said Aqil Siradj, Sehingga ancaman mundurnya sekjen MUI ini dirasakan bertolak belakang dengan pemberlakuan sertifikasi bagi penceramah yang dikeluarkan kementrian agama, yang tentunya didukung oleh para Ormas islam besar yang ada. Penulis : Andi Salim
  • Layakkah Kita Ikuti Kata-Kata Ulama Gadungan Seperti Tengku Zulkarnain?

    Layakkah Kita Ikuti Kata-Kata Ulama Gadungan Seperti Tengku Zulkarnain?

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Baru-baru ini, wacana mengenai pembubaran Front Pembela Islam (FPI) menguat di masyarakat. Seturut dengan itu, beberapa pihak pun memberikan respon.

    Diantara mereka yang terus menerus membela FPI adalah Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnaen.

    Ia menganggap FPI ini adalah aset bangsa Indonesia, oleh karenanya sudah selayaknya diberikan surat keterangan terdaftar oleh pemerintah.

    Mendengari itu, apakah kita lantas percaya? Mengingat rekam jejak Tengku Zulkarnain sendiri yang banyak cacatnya.

    Bagaimana tidak, meskipun mengaku sebagai ulama, banyak kelakuan Tengku Zulkarnain yang tidak terpuji. Bahkan dia kerap membuat pernyataan kontroversial yang terbukti salah di masyarakat.

    Ada beberapa kasus yang menunjukan Tengku Zulkarnain tak pantas disebut ulama. Diantaranya,

    Pertama, Tengku Zulkarnain memfitnah bahwa pemerintah telah membuat pasal yang akan melegalkan perzinahan. Dalam Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS), Ustadz Tengku mengatakan pemerintah akan menyediakan kondom bagi pemuda atau pelajar yang ingin melakukan zina.

    Hal ini jelas keliru dan fitnah karena dalam RUU tersebut tidak ada pasal sebagaimana diucapkan Ustadz Tengku Dzulkarnain.

    Kedua, Januari lalu, Tengku Zulkarnain menyebarkan hoaks tentang tujuh kontainer surat suara yang telah dicoblos. Fitnah yang disebarkan Ustadz Tengku Dzulkarnain belakangan terbukti tidak benar.

    Setelah diklarifikasi, Ustadz Tengku menyebut cuitannya di twitter sebagai permintaan klarifikasi.

    Ketiga, sering mengungkapkan ujaran kebencian di media sosial. Sebagai wakil dari MUI, seharusnya Tengku Zulkarnain bisa memberikan teladan dengan mengeluarkan perkataan yang baik dan tidak asal bicara.

    Keempat, Tengku Zulkarnain sering salah dalam memberikan pengajian agama. Beberapa kesalahan itu di antaranya, salah mentashrif kata “kafir”.

    Kemudian menyebut bahwa tembakau berasal dari kencing iblis. Setelah dilakukan analisa, ternyata hadis yang digunakan adalah hadis palsu atau hadis tertolak. Sebagai ulama seharusnya, Ustadz Tengku bisa lebih berhati-hati bicara agama.

    Setelah beberapa kasus di atas, sekarang Tengku Zulkarnain membela mati-matian FPI agar lepas dari tuntutan masyarakat agar dibubarkan. Ini mungkin akan menjadi kesalahannya untuk kesekian kali.

    Ia sesumbar mau ikut mendampingi FPI yang jelas-jelas menjadi ormas radikal dan anarkis.

    Wajar saja ia berlaku demikian, karena sejatinya dia menjadi bagian dari kelompok pembenci pemerintahan Presiden Jokowi. Sehingga sangat wajar bila ingin terlihat sebagai pahlawan FPI yang berada di garis terdepan melawan Pemerintah.

    Itulah kelakuan Tengku Zulkarnain, seorang bermulut kasar dan berkelakuan bejat namun mengaku sebagai ulama.(abi sorban)
    (SUMBER KOLAM NALAR)

  • BERIKAN APRESIASI IJTIMA ULAMA KE-IV, PKS TERNYATA MENDUKUNG AGENDA KHILAFAH

    BERIKAN APRESIASI IJTIMA ULAMA KE-IV, PKS TERNYATA MENDUKUNG AGENDA KHILAFAH

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada dasarnya memiliki ideologi yang mirip dengan Persaudaraan Alumni (PA) 212. Mereka sama-sama setuju dengan konsep NKRI Bersyariah, yang notabene implementasi paham khilafah.

    Keyakinan bahwa PKS memiliki agenda yang sama dapat dilihat dari apresiasinya pada rekomendasi Ijtima Ulama ke-IV yang digelar oleh PA 212.

    Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Presiden PKS, Sohibul Iman. Ia menaruh hormat atas terselenggaranya Ijtima Ulama yang ke-IV berikut dengan hasilnya.

    Dengan apresiasi tersebut, PKS sebenarnya sedang mencitrakan dirinya sebagai pendukung setia agenda ‘ulama’ versi mereka. Hal ini agar mereka mendapatkan dukungan suara dari PA 212 dan para kroni-kroninya pada Pemilu mendatang.

    Dengan bergabung, mereka berada di barisan yang sama untuk membenci pemerintahan Presiden Jokowi. PKS jelas ingin merangkul dan bekerja sama dengan para penyelenggara Ijtima Ulama, seperti PA 212, FPI dan HTI.

    Tujuan mereka bergabung itu hanya satu, yaitu demi menjatuhkan pemerintah dan mendirikan agenda mereka untuk menegakkan khilafah di Indonesia.

    Di sisi lain, apresiasi PKS di atas juga merupakan wujud nyata dukungan mereka agar ditegakkannya khilafah. Karena Ijtima Ulama ke-IV lalu sepakat untuk mewujudkan NKRI Bersyariah, atau kata lain, khilafah islamiyah.

    Inilah mengapa kita semakin hilang hormat kepada PKS. Mereka kini telah mengasong agenda khilafah dengan politik menebarkan propaganda, kebencian dan fitnah. (abi sorban)

    Jangan mau tertipu!

  • SATKORCAB BANSER KAB. BANYUMAS AGENDAKAN LATIHAN GABUNGAN DI TIAP-TIAP PAC

    SATKORCAB BANSER KAB. BANYUMAS AGENDAKAN LATIHAN GABUNGAN DI TIAP-TIAP PAC

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Semakin maraknya penyakit moral merupakan BENCANA NON ALAM dan sebagai warga yang cinta akan budaya dan negara maka, SATKORCAB BANSER KAB. BANYUMAS mengadakan Latihan Gabungan antara BANSER HUSADA (BASADA) dan BADAN ANSOR ANTI NARKOBA (BANAAR) dengan harapan akan adanya peningkatan kualitas dan kemampuan dalam menanggapi keadaan sekarang dan masa depan.

    Kegiatan tersebut bisa berjalan dengan sangat baik sampai tingkat PAC karena koordinasi yang baik antara SATKORCAB KAB. BANYUMAS dengan Pemerintahan setempat dalam hal ini KECAMATAN sehingga semua agenda dalam kegiatan LATBER (latihan bersama) sukses di laksanakan.

    SORBANSANTRI.COM
    SMA MAARIF NU 1 KEMRANJEN Desa Sirau Kec Kemranjen Banyumas

    Harapan seluruh anggota yang mewakili dari setiap satkoryon sadar betul degan kondisi pandemi covid 19. Dan untuk BANAAR bisa menyadari bahaya narkoba dan selalu koordinasi degan pihak terkait untuk meminimalisir penyalahgunaan narkoba di masyarakat.

    Untuk masalah lokasi kegiatan, SATKORCAB BANSER KAB. BANYUMAS memilih tempat-tempat pendidikan agar muncul sinergi yang baik antara sekolah dan BANSER, yang mana sekarang ini sudah menjamur sekolah-sekolah yang sudah terpapar faham khilafah dengan tujuan mengganti sistem bernegara.

    Waktu dan pelaksanaan Latihan Gabungan ini sudah teragendakan dengan sistem pembagian zona di satkorcab banser kab. banyumas.

    1. ZONA 1 Ahad, 30 Agustus 2020, untuk PAC/SATKORYON : lumbir, wangon, jatilawang dan rawalo yang bertempatkan SMP Diponegoro 5 Wangon.
    2. ZONA 2 Ahad, 6 September 2020, PAC/SATKORYON : Kebase, Kemranjen, Sumpiuh dan Tambak yang bertempatkan di SMA MA’ARIF NU Kemranjen.
    3. ZONA 3 Ahad, 13 September 2020, PAC/SATKORYON : Somagede, Banyumas, Kalibagor yang bertempatkan di PAC/SATKORYON Kalibagor.
    4. ZONA 4 Ahad, 20 September 2020, PAC/SATKORYON : Sokaraja, Kembaran, Sumbang, Baturaden, yang bertempatkan di PAC/SATKORYON Kembaran.
    5. ZONA 5 Ahad, 27 September 2020, PAC/SATKORYON : pwt utara, pwt timur, pwt selatan, pwt barat, dan Patikraja yang bertempatkan di PAC/SATKORYON Patikraja.
    6. ZONA 6 Ahad, 4 Oktober 2020, PAC/SATKORYON : Kedungbanteng, Karanglewas, Cilongok dan Purwojati yang bertempatkan di MTs MA’ARIF NU 2 CILONGOK.
    7. ZONA 7 Ahad 11 Oktober 2020, PAC?SATKORYON : Ajibarang, pekuncen, dan gumelar yang bertempatkan di SMK MA’ARIF NU 2 AJIBARANG.

    Appresiasi yang sangat bagus buat SATKORCAB BANSER KAB. BANYUMAS, tetap semangat, 1 komando, istiqomah dalam berkhidmat pada Ahlussunnah wal Jama’ah NU setia dan menjaga NKRI. (sholeh)

  • CARAKA MALAM DTD BANSER DI GONDANG MOJOKERTO

    CARAKA MALAM DTD BANSER DI GONDANG MOJOKERTO

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Kali ini PC GP Ansor Kab. Mojokerto mengadakan DTD ( DIKLATSAR + PKD) yang pertamakali diadakan dimasa Pademi covid-19. tepatnya di Dusun Pamotan Desa Bening Kecamatan Gondang Kab. Mojokerto. Sebanyak 77 peserta dan 8 perwakilan banser mojokerto kota yang ikut dalam DTD ( DIKLATSAR + PKD) yang berasal dari berbagai daerah.

    Diklat Ansor Banser yang di mulai Hari Jum’at – Minggu, Tanggal 4 – 6 September 2020 itu menanamkan materi-materi dasar yang ada di kegiatan Ansor dan Banser seperti Keaswajaan, Keansoran, kebanseran, baris berbaris, lalulintas, dan penanganan bencana yang diharapkan jadi bekal awal sebagai Ansor dan Banser.

    Caraka malam yang diadakan di Hari Minggu dini hari itu dimulai pukul 00.00 wib sampai 06.00 wib dengan rute jalan dari Dusun Sukomangu Dusun Wewe Dusun Bening Dusun Urung-urung, dusun Bacem, Dusun Pamotan dan terakhir Balai Desa Bening. Dalam kegiatan caraka malam, fokus berfikir, mental dan kekuatan peserta benar-benar diuji setelah mendapatkan materi dan pelatihan yang dimulai sejak pertamakali dimulai.

    perwakilan satsus BASADA ( banser husada ), BALANTAS (banser lalulintas),BAGANA (banser tanggap bencana) hadir dan siap mengawal dalam acara caraka malam yang diadakan saat DTD gondang. Dengan permulaan Apel dan Intruksi dari Kasatkorcab Banser Mojokerto H. Moh Yunus dan Ketua GP Ansor Kab. Mojokerto Gus Ali Muhammad Nasih, semua personil mendengarkan dengan seksama agar acara caraka malam tersebut bisa dilaksanakan dengan baik. (abi sorban)

  • MILAD DAN TEMU ALUMNI PP. FATCHUL ULUM PACET MOJOKERTO

    MILAD DAN TEMU ALUMNI PP. FATCHUL ULUM PACET MOJOKERTO

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Minggu, 6 September 2020. Pondok Pesantren Fatchul Ulum Pacet Mojokerto mengadakan acara MILAD yang ke 32 dan Temu Alumni ke 24 yang di hadiri oleh Santri dan 1000 lebih Alumni Pondok Pesantren Fatchul Ulum yang berasal dari berbagai berbagai wilayah di Indonesia khususnya Pulau Jawa.

    Dalam acara yang diadakan sejak pukul 07.00 wib sampai 19.00 wib tersebut, mengundang mbah khusen ilyas dari mojokerto dan Hj Nurul Hidayati dari pasuruan. yang dalam mauidhloh khasanah mengedepankan manfaat silaturrokhim.

    Dengan adanya milad yang selalu diadakan oleh Pondok Pesantren Fatchul Ulum Pacet Mojokerto ini diharapkan agar bisa menambah persaudaraan sesama alumni dan berharap semoga wabah pandemi covid-19 ini segera berakhir, kata Gus Lutfi Hakim selaku Ketua Panitia dalam acara tersebut yang tergabung dalam wadah PAFU (Persatuan Alumni Fatchul Ulum) dan Ketua Rijalul Ansor Kab. Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM
    KASATKORYON BANSER PACET, MOH HASAN ASY’ARI DAN KETUA RIJALUL ANSOR GUS LUTFI HAKIM

    Koordinasi Satkoryon Banser Pacet dalam kegiatan pelayanan dan melindungi, kali ini melibatkan Satuan Khusus BALANTAS (banser lalulintas) Kec. Pacet dan menurunkan 12 Personil dalam kegiatan Milad ke 32 dan Temu Alumni ke 24 tersebut. (abi sorban)

  • Rayakan Malam Asyuro, IPNU-IPPNU Kota Surakarta Gandeng Majelis Raudlatul Muhibbin dan Asyiqul Jannah

    Rayakan Malam Asyuro, IPNU-IPPNU Kota Surakarta Gandeng Majelis Raudlatul Muhibbin dan Asyiqul Jannah

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI-
    IPNU dan IPPNU Surakarta di bawah pimpinan Gus Faiz Asykarullah dan Rekanita Siti Al Huda menggandeng beberapa majelis taklim pada 28 Agustus 2020 guna mengadakan Perayaan Asyuro atau 10 Muharram.

    Adapun majelis yang digandeng antara lain Majelis Ta’lim Raudlatul Muhibbin Solo di bawah asuhan Gus Mustain Nasoha Al Hafidz dan Majelis Asyiqul Jannah di bawah Asuhan Maulana Habib Reza bin Muhdor Assegaf. Selain kedua majelis itu, pada perayaan kali ini juga turut hadir perwakilan majelis At Tasnim Solo dan Majelis Dalail Khoirot Sukoharjo.

    Kegiatan yang diadakan di rumah Rekan Rahmad Al Bazar yang merupakan pengurus IPNU Surakarta ini berjalan cukup meriah.

    Acara dimulai dengan Maulid Akbar yang dipimpin oleh Maulana Habib Reza bin Muhdor Assegaf dan Gus Faiz Asykarullah. Setelah itu acara dilanjutkan santunan anak Yatim. Ada sekitar 20 anak yang yatim yang disantuni.

    Setelah acara selesai, dilanjutkan pengajian umum yang diisi oleh Gus Mustain Nasoha.

    Dalam Ceramahnya Gus Mustain Nasoha mengajak hadirin untuk merenungi kejadian-kejadian yang ada pada 10 Muharram.

    1. Tobatnya Nabi Adam ‘alaihissalam kepada Allah SWT atas dosa-dosanya. 

    Nabi Adam a.s. diampuni dan diterima taubatnya setelah memakan buah yang mirip buah khuldi. Karena hal itu, NAbi Adam a.s.dihukum oleh Allah  SAW. dan diturunkan ke muka Bumi. Beliau kemudian menyadari kesalahannya dan bertaubat selama bertahun-tahun lamanya.

    1. Nabi Idris ‘alaihissalam diangkat ke tempat yang lebih tinggi.

    Pada tanggal 10 Muharram, Nabi Idris a.s.memperoleh derajat yang luhur. Beliau dibawa ke langit karena sifatnya yang selalu berbelas kasihan kepada sesamanya.

    1. Nabi Musa ‘alaihissalam dianugerahi Kitab Taurat.

    Saat berada di bukit Thursina (Sinai) dan diselamatkan dari pasukan Fir`aun saat menyeberangi Laut Merah, Nabi Musa a.s.beserta umatnya mendapat kemenangan dan keselamatan dari Allah SWT. Selain itu, Allah juga memberikan anugerah berupa kitab Taurat kepada Nabi Musa.

    1. Nabi Ibrahim ‘alaihissalam sebagai khalilullah atau kekasih Allah SWT

    Pada 10 Muharram, Nabi Ibrahim a.s. dituduh menghancurkan berhala di tempat pemujaan Namrud dan dilemparkan ke dalam api yang menyala dan berkobar. Namun, beliau terhindar dari siksaan raja Namrud atas seizin Allah SWT.

    1. Berlabuhnya kapal Nabi Nuh ‘alaihissalam di Bukit Zuhdi dengan selamat

    Nabi Nuh a.s. turun dari perahu penyelamat bersama umatnya yang beriman, serta terhindar dari air bah dan taufan yang dasyat.

    1. Nabi Yusuf ‘alaihissalam dibebaskan dari penjara mesir karena fitnah

    Saat Nabi Yusuf a.s.remaja, wajahnya yang sangat tampan telah membuat istri majikannya yang bernama Zulaikha terpikat, dan ia lalu membuat rencana untuk memperdaya dan menjerumuskan Nabi Yusuf As. ke dalam perbuatan zina.

    Saat itulah beliau memohon pertolongan kepada Allah dari keburukan dan tipu-daya. Allah SWT pun mengabulkan dengan memberikan pertolongan:

     

    قَالَ رَبِّ السِّجۡنُ اَحَبُّ اِلَىَّ مِمَّا يَدۡعُوۡنَنِىۡۤ اِلَيۡهِ‌ۚ وَاِلَّا تَصۡرِفۡ عَنِّىۡ كَيۡدَهُنَّ اَصۡبُ اِلَيۡهِنَّ وَاَكُنۡ مِّنَ الۡجٰهِلِيۡنَ‏

     

    “Wahai Tuhanku! Penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka. Jika aku tidak Engkau hindarkan dari tipu daya mereka, niscaya aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentu aku termasuk orang yang bodoh.” (QS. Yusuf: 33).

    1. Pertemuan Nabi Yakub ‘alaihissalam dengan putranya Yusuf.

    Berkumpulnya Nabi Yusuf dan Ya’qub setelah berpisah 40 tahun juga terjadi pada 10 Muharram. Pada waktu itu, Nabi Yakub juga mendapat anugerah lainnya, yakni disembuhkan dari kebutaan.

    1. Nabi Yunus ‘alaihissalam selamat dan berhasil keluar dari perut ikan.

    Pada hari Asyura Allah SWT mengabulkan permohonan Nabi Yunus dengan menyelamatkan beliau dari perut ikan nun (jenis ikan yang sangat besar).

    1. Kembalinya kerajaan Nabi Sulaiman ‘alaihissalam.

    Pada 10 Muharram Allah mengembalikan kerajaan Nabi Sulaiman a.s. setelah dintakan hilang.

    Dikisahkan Nabi Sulaiman memerangi raja kafir dan anak perempuan dari raja kafir itu dinikahi. Karena istrinya selalu rindu kepada ayahnya, istrinya memohon kepada Nabi Sulaiman untuk dibuatkan patung yang menyerupai ayahnya.

    Ternyata istri Nabi Sulaiman menyembah patung ayahnya di luar pengetahuan Nabi Sulaiman. Karena itulah istrinya kemudian diikuti oleh setan.

    Suatu ketika pada saat berwudu, Nabi Sulaiman memiliki cincin sakti yang tidak boleh dibawa ke kamar mandi sehingga dititipkan kepada istrinya. ternyata itu bukan istrinya melainkan setan yang menyamar sebagai istri Nabi Sulaiman.

    Oleh karena jimat Nabi Sulaiman adalah cincin, hilanglah sebagian kekuatannya.

     

    1. Nabi Isa ‘alaihissalam diangkat ke langit

    Allah mengangkat Nabi Isa a.s.ke langit pada 10 Muharram di mana Allah telah menukarkan Nabi Isa a.s. dengan Yahuza. Ini merupakan satu penghormatan kepada Nabi Isa a.s. dari kekejaman kaum Bani Israil

     

    Gus Mustain juga menukil dari Kitab Ianatut Thalibin tentang amalan-amalan yang dianjurkan pada 10 Muharram.

    1. Puasa hari ‘Asyura yaitu tanggal 10 Muharram.

    Faedahnya : diampuni dosa-dosanya setahun yang sudah lewat, dan diberi pahala puasa satu tahun.

    Rasulullah ketika ditanyai tentang pahala puasa hari ‘Asyura Beliau menjawab :

     

    ( Menghapus dosa-dosa satu tahun  yang sudah lewat ) يكفر السنة الماضية

     

    فمن صام يوم عاشوراء فكأنما صام الدهر كله، وهو صوم الانبياء

     

    Artinya : Barang siapa yang berpuasa pada hari ‘Asyura, maka pahalanya seperti puasa satu tahun.

     

    Dan disunahkan pula melakukan puasa tasu’a yaitu tanggal 9 Muharram, hal ini supaya tidak sama dengan orang Yahudi yang juga berpuasa pada tanggal 10 Muharram.

     

    Rasulullah bersabda :

     

    صموا التاسع والعاشر ولا تسبهوا باليهودي

     

    Artinya : Berpuasalah kalia semua pada tanggal Sembilan dan sepuluh (muharram) dan janganlah kalian semua menyerupai orang Yahudi.

    1. Membaca   حسبنا الله ونعم الوكيل نعم المول ونعم النصير 70 x setelah itu membaca do’a  Astura’ setelah shalat maghrib .

     

    1. Menghidupkan malam ‘Asyura dengan beribadah

    Rasulullah  SAW. bersabda :

    ومن أحيا ليلة عاشوراء بالعبادة فكأنما عبد الله تعالى مثل عبادة أهل السموات السبع

    Artinya : Barng siapa yang menghidupkan malam ‘Asyura dengan beribadah, maka orang tersebut beribadah seperti ibadahnya ahli langit tujuh (Para Malaikat).

     

    1. Melakukan shalat sunah 4 rakaat, yang faedahnya untuk melebur dosa salama 50 tahun.

    Rasulullah  SAW. bersabda :

    ومن صلى فيه أربع ركعات يقرأ في كل ركعة الحمد لله مرة، وقل هو الله أحد، إحدى وخمسين مرة، غفر الله له ذنوب خمسين عاما

     

    Artinya : Barang siapa shalat didalamnya (‘Asyura) empat rakaat pada tiap-tiap rakaat membaca surat al Fatihah 1x, dan surat al Ikhlas 51x, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya selama 50 tahun.

    1. Mandi pada hari ‘Asyura dengan niat tolak balak untuk mencegah berbagai macam penyakit.

    Rasulullah  SAW. bersabda :

    ومن اغتسل وتطهر يوم عاشوراء لم يمرض في سنته إلا مرض الموت

    Artinya : Barang siapa mandi dan berwudhu’ pada hari ‘Asyura, maka tidak akan sakit pada tahun itu. Kecuali sakit yang mengakibatkan kematian.

    1. Berbuat baik pada anak yatim

    Rasulullah  SAW. bersabda :

    ومن مسح فيه على رأس يتيم أو أحسن إليه فكأنما أحسن إلى أيتام ولد آدم كله

    Artinya : Barng siapa mengusap kepala anak yatim pada hari ‘Asyura atau berbuat baik padanya, maka seperti berbuat baik kepada semua anak yatim.

    1. Bersodaqoh pada hari ‘Asyura

     

    Rasulullah  SAW. bersabda :

    ومن تصدق فيه بصدقة فكأنما لم يرد سائل قط

    Artinya : Barang siapa bersodaqoh pada hari ‘Asyura, maka (pahalanya) seperti tidak menolak orang yang meminta semuanya.

    Masih banyak lagi amalan yang lain kata beliau.

    Kegiatan ditutup doa bersama oleh salah satu pengurus dari Jajaran Syuriyah PCNU Surakarta sekaligus Penasihat Majelis Raudlatul Muhibbin Solo yaitu Kyai Moh. Zainal Abidin, S.Kom.I. ( LBM PCNU Surakarta)

  • TERKENAL DEKAT DENGAN SEMUA GOLONGAN, MANAQIB K.H. ABDUL WAHHAB SIDDIQ PERLU DITELADANI

    TERKENAL DEKAT DENGAN SEMUA GOLONGAN, MANAQIB K.H. ABDUL WAHHAB SIDDIQ PERLU DITELADANI

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- LBM PCNU Surakarta pada Ahad, 30 Agustus 2020 mengadakan Haul K.H. Abdul Wahab Siddiq. Acara tersebut digelar bersamaan dengan rutinan musyawarah Kubro ke-2 LBM pada bulan ini.

    Ulama Solo yang terkenal sebagai Ahli Fikih ini memiliki nama kecil Abdurrahman Ad-Dakhil. Karena sering sakit, orang tuanya menggantinya dengan nama Abdul Wahab Siddiq. Ulama kelahiran Demak inis sejak kecil hidup di tengah Kota Demak. Beliau adalah putra Kiai Muhammad Siddiq yang masyhur sebagai ulama yang sabar.

    Beberapa tetangganya menuturkan bahwa hampir tidak pernah ada pertengkaran dalam keluarga Kiai Muhamad Siddiq. Bahkan, anak-anaknya pun rukun, sabar, dan hampir tidak pernah marah. Maka dari itu, dikatakan oleh seorang kiai di Demak bahwa Kiai Muhammad Siddiq ini adalah salah satu Wali Allah Swt.

    K.H. Abdul Wahhab Siddiq menghabiskan waktu kecilnya belajar kepada K.H. R. Muhammad putra K.H. Mahfudz At Tarmasi, seorang ulama Jawa yang aktif dalam percaturan pemikiran ulama-ulama Timur Tengah pada abad ke-18 Masehi. Waktu kecilnya dihabiskan mengkaji Al-Quran dan Kitab-Kitab salaf di Pondok Pesantren Bustanu ‘Usysyaqil Qur’an (BUQ) di Kota Demak.

    Tidak puas menimba ilmu, Kiai yang kondang dan dikenal sebagai Macan LBM Solo ini melanjutkan pengembaraan ilmunya ke Pondok Pesantren Krapyak di bawah asuhan K.H. Ali Maksum Krapyak. Disanalah beliau banyak mengkaji Kitab-Kitab Besar para Ulama Salaf.

    Di Krapyak, Beliau memperdalam Al-Quran dan Kitab-Kitab Kuning kepada Rais Aam PBNU ini. Mbah Kiai Wahhab selama di Krapyak dijuluki Wahhab Al Khottot karena Ahli Khot atau Kaligrafi. Yang dikemudian hari keahlian Khot ini menurun kepada putra keduanya H. Ahmad Syakir Wahhab. Adapun keahlian Arsitekturnya menurun kepada putra ke 5 nya H. Fattah Wahhab.

    Selama di Krapyak, beliau juga mendalami Ilmu Syariah di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (saat itu PTAIN Yogyakarta ). Salah satu teman akrabnya di Krapyak adalah K.H. Mustofa Bisri (Gus Mus). Maka tidak heran ketika Mbah Wahhab meninggal, Gus Mus mengatakan merasa sangat kehilangan teman akrab yang ahli ilmu dari Kepatihan, Solo ini.

    Masih dalam usia muda beliau menjadi Pegawai Negari di Kementerian Agama. Setelah itu, Tingginya Akhlak, mulianya budi pekerti serta kealiman belaiau, membuat banyak Kyai ingin mengambil menantu. Akhirnya hati beliau memilh Siti Aisyah sebagai pendamping hidup beliau. Ibu Nyai Siti Aisyah adalah putri KH. Abdul Jalal dan Ibu Nyai Siti Marfu’ah yang saat itu merupakan Aktifis Muslimat NU Surakarta.

    Tidak berhenti di sini. Walaupun sudah menikah, hausnya mencari ilmu tidak turun. Beliau melanjutkan mencari ilmu dengan belajar ke Timur Tengah, tepatnya di Fakultas Syariah, Universitas Islam Madinah.

    Oleh karena itu, putra pertamanya, H. Muhammad Aminuddin, lahir di Madinah. Ketika belajar di UIM, beliau merupakan kakak kelas dari K.H. Maftuh Batsumi menteri Agama RI periode 2004-2009.

    Kegemaran beliau membaca Kitab membuat rumahnya penuh dengan Kitab-kitab besar. Rumah beliau bagaikan perpustakaan ilmu yang sangat lengkap.

    Sepulang dari Timur Tengah, beliau berkhidmat di LBM NU Surakarta bersama K.H. Mudzakir, K.H. Abdurrohim, K.H. Daimul Ihsan, dan kiai-kiai yang lain.

    Di akhir masa jabatannya beliau menjabat sebagai Syuriyah dan Mustasyar di PCNU Surakarta. Selain itu, beliau juga berkhidmat menjadi Rektor UNU Surakarta.

    Kiai yang satu ini terkenal dekat dengan berbagai golongan. Beliau akrab dengan Pengurus Muhammadiyah, Syarikat Islam, bahkan nonmuslim. Maka, tidak mengherankan ketika beliau meninggal dunia yang hadir melayat berasal dari berbagai golongan dan agama.

    Semangat beliau mengisi diberbagai Majelis Taklim dan Nahdlatul Ulama di Solo Raya ini, tidak membuatnya lupa berkarya. Beliau menulis beberapa Buku dan Kitab anatara lain Majmu’atu Ayatil Qur’an fil Aqidah ( Berisi Kumpulan Ayat-Ayat Quran tentang Aqidah dan Tauhid ), Majmu’atu Ayatil Qur’an fil Akhlak ( Berisi Kumpulan Ayat-Ayat Quran tentang Akhlak ), dan Kitab kitab lainnya.

    Kyai yang juga juga ahli dibidang Ilmu Falaq ini juga menyusun Jadwal Shalat, Syuruq dan Imsakiyyah tahunan untuk wilayah Solo dan Sekitarnya. Maha karya dalam Ilmu Falak ini masih dipakai sampai sekarang. Beliau juga membuat Kompas arah Kiblat dan uniknya hampir semua desain tempat wudlu yang beliau buat menghadap kearah kiblat.

    Kyai yang hatinya selalu tertambat kepada masjid ini mengampu beberapa masjid di Solo antara lain Masjid Jami’ Al Fatih, Masjid Jami’ Ummu Umar dan Langgar Sawunggaling.

    Kiai dengan 6 anak dan Imam Masjid AL Fatih Kepatihan Wetan Solo ini berpulang ke rahmatullah pada usia 83 tahun karena sakit Ahad, 9 April 2016 pukul 09.05 WIB. Almarhum dimakamkan di Makam Barisan Ulama bersama Ulama lainnya di Soloraya.

    Ketua LBM PCNU Surakarta, Kiai Ahmad Muhamad Mustain Nasoha yang akrab dipanggil Gus Mustain ini berharap agar para pengurus  LBM PCNU Surakarta di masa sekarang bisa meniru semangat beliau menimba ilmu dan berkhidmat di Nahdlatul Ulama. Menurutnya, sikap moderat atau tawasut Shohibul Haul sangat diperlukan di zaman sekarang ini. ( LBM PCNU Surakarta )

  • PCNU CILACAP GALAKKAN KARTANU ( KARTU WARGA NU) TAHAP AWAL

    PCNU CILACAP GALAKKAN KARTANU ( KARTU WARGA NU) TAHAP AWAL

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Sabtu (5/09) Pelaksanaan Bimbingan Teknis sensus NU dan Kartanu tahap pertama yang dilakukan oleh tim sensus PCNU Cilacap.
    Bertempat di sekretariat MWC NU kecamatan Cipari yang dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari pengurus ranting NU dan operator ranting.

    Sosialisasi Sistem informasi sensus NU dan launching pencetakan Kartanu tahap awal di kecamatan Cipari.
    Setelah kegiatan ini selesai, diharapkan masing-masing operator ranting untuk segera melaksanakan tugas dan tanggungjawab nya untuk mendata warga NU dimasing-masing wilayah. (red)

    Ayo..
    Sukseskan Program sensus warga NU dan Kartanu !!
    Pastikan kamu sekeluarga terdaftar sebagai warga NU !!

    Allahumma Sholli ‘ala Sayyidina Muhammad.

    Follow: @nu_cilacap
    Kunjungi: www.pcnucilacap.com

    #kartanu #sensusnu #nucilacap #pcnucilacap #NU #Nahdlatululama #nahdliyin #nahdliyinonline #nahdliyinnusantara #cilacaphits #infocilacap #cilacap #ulamaaswaja #Kiai #Ulama #IslamNusantara #infocilacap #kyainu #infokiyai #ngapak #mutiara #dakwah #dakwahislam #sorbansantri