Kategori: Berita Utama

Liputan Sorban Santri mengenai berita terkini dan terpenting baik dari dalam maupun luar negeri

  • Kyai Muda Juga Perlu Dibekali Keorganisasian

    Kyai Muda Juga Perlu Dibekali Keorganisasian

    SORBANSANTRI.COM

    Pekalongan, wp.sorbansantri.com – Dirosah Ula merupakan kegiatan pengkaderan awal bagi anggota Rijalul Ansor. Kegiatan ini bertujuan sebagai wadah pengenalan awal kader yang bergerak di bidang dakwah.

    Ketua Rijalul Ansor Kota Pekalongan, Sahabat Shdiqul Amin Al Hafidz menerangkan bahwa nantinya peserta yang ikut pengkaderan ini mampu mendalami materi materi yang disampaikan serta memahami gerak Rijalul Ansor.

    “Rijalul ansor itu kader kader muda yang bergeraknya di bidang dakwah. Mereka di antaranya ustadz muda, dan kyai muda. Jadi diadakannya Dirosah Ula ini biar mereka tahu tentang keorganisasian. Tidak hanya mereka bisa mimpin tahlil, bisa baca kitab, tapi juga bisa tahu tentang keorganisasian,” kata Shidqul Amin di Kompleks Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin, Duwet. Kota Pekalongan, Sabtu (18/12/2021). (sorban jateng)

  • Haul Ke XXI Riyanto PC GP Ansor Kota Mojokerto Gelar Apel Kebhinekaan dan Doa Bersama

    Haul Ke XXI Riyanto PC GP Ansor Kota Mojokerto Gelar Apel Kebhinekaan dan Doa Bersama

    Sorbansantri.Com – Haul almarhum sahabat Riyanto adalah agenda rutin tiap tahun yang dilaksanakan oleh Jajaran Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Mojokerto. Tahun 2021 ini memperingati Haul yang ke XXI (ke-21)dilaksanakan pada hari minggu (19/12/2021) di lapangan Prajurit kulon. Dengan tema “Apel Kebhinekaan dan Gelar Pasukan”

    Acara dilaksanakan dari pagi pukul 07.00 dimulai dengan Apel Pasukan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan tabur bunga di makam almarhum Riyanto (Makam umum Prajurit Kulon)

    Dalam pelaksanaan Apel dipimpin langsung oleh Ahmad Saifulloh S.Pd.I (ketua PC GP Ansor Kota Mojokerto) yang akrab dipanggil Gus Ipung, sebagai Komandan Apel sahabat Zaenal Abidin, dengan diikuti kurang lebih 300 Anggota Banser juga dari sahabat Pagar Nusa dan Senkom. Hadir juga tamu undangan dari Polres kota, Kodim, PAC Ansor terdekat,IPNU-IPPNU.

    Dalam sambutanya Gus Ipung mengatakan bahwa “Kita (Ansor Banser) selain harus menjaga marwah organisasi,membentengi para Ulama dan NKRI juga harus bisa menjaga marwah serta membentengi diri sendiri dengan keilmuan, kwalitas dan kapasitas untuk menghadapi dunia luar.”.

    “Ansor Banser harus bisa mewujudkan dan menghidupkan NKRI yang penuh dengan kesejahteraan, keadilan dan kesentosaan dan Ansor Banser harus mampu bersikap adil dan seimbang serta harus mampu menjaga dan membangun toleransi antar kehidupan manusia” Lanjut Gus Ipung.

    “Senjata yang paling ampuh bukanlah senjata yang paling canggih dan besar tapi senjata yang paling ampuh adalah Pesatuan dan Kesatuan”. Pungkas Gus Ipung.
    (Anwar-sorban)

  • TERKUMPUL 40.155.000 UNTUK KORBAN SEMERU DARI PAC MUSLIMAT JETIS MOJOKERTO

    TERKUMPUL 40.155.000 UNTUK KORBAN SEMERU DARI PAC MUSLIMAT JETIS MOJOKERTO

     

    Sorbansantri.com — pengurus PAC Muslimat kecamatan Jetis pada hari sabtu(18/12/2021) di kantor RA. Sabilurrosyad jolotundo melakukan pergitungan pengumpulan donasi yang rencananya akan di salurkan kepada korban erupsi gunung semeru, donasi yang di kumpulkan dari kader kader muslimat se PAC Jetis, baik di jajaran PAC, Ranting maupun Anak Ranting sampai saat ini sudah terkumpul 40.155.000.

    Perhitungan di mulai sekitar pukul 11:00wib, dengan di hadiri oleh pengurus harian yang terdiri dari ketua, sekertaris dan bendahara, sambil menghitung perolehan sementara dari hasil pengumpulan, pengurus juga saling mengutarakan pendapat bagaimana dan kapan dana yang sudah terkumpul untuk di distribusikan.

    Hj. Ninik Winarti S.Pd.I selaku ketua PAC Muslimat Jetis Mojokerto mengungkapkan donasi yang di kumpulkan dari kader kader Muslimat dari jajaran Anak Ranting, Ranting serta PAC akan di berikan kepada korban erupsi gunung semeru, perihal teknis penyalurannya dari pihak pengurus PAC Muslimat masih belum bisa menentukan karena masih berkoordinasi sama beberapa lembaga yang menangani NU Peduli Semeru, antara lain LAZISNU, LPBI NU juga pengurus NU, dengan harapan donasi yang sudah terkumpul bisa sampai ke para korban jangan sampai salah sasaran, oleh karena itu pihak pengurus PAC Muslimat tidak boleh sembrono dan tetap harus melakukan koordinasi.

    Beliau juga mengharapkan donasi yang di himpun semoga bisa meringankan beban para korban, dan memberikan semangat para korban untuk bangkit kembali dan tidak boleh putus asa, karena masih banyak yang peduli dan siap membantu para korban termasuk PAC Muslimat Jetis.

    Hj. Suyatin selaku bendahara menginformasikan bahwa donasi yang terkumpul 40.155.000 ini belum final karena kemugkinan besar masih bisa bertambah karena masih banyak kader yang sudah menginformasikan menyumbang tapi donasinya belum sampai di bendahara PAC Muslimat Jetis. (Dikin sorban)

  • APLIKASI JOURNAL DAN DATABASE ANSOR: PAC GP ANSOR PACET SIAP JADI PATRON ANSOR

    APLIKASI JOURNAL DAN DATABASE ANSOR: PAC GP ANSOR PACET SIAP JADI PATRON ANSOR

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Gus Mahbub selaku dewan penasehat Sorban Santri berikan dorongan serta antusias dengan gerakan yang dilakukan sorban santri terkait segera launchingnya aplikasi Journal beserta Database anggota ansor.

    Proyek ini sudah menjadi wacana Sorban Santri Bulan November kemarin  (11/2021). Dan project sudah mulai dikerjakan ceo Sorban Santri tanggal 4 Desember 2021 bersamaan dengan Harlahnya Tahun ke-2 sorban santri.

    ” membuat aplikasi mulai dari kerangka, tujuan mau diapakan dan dikemanakan project yang saya buat, itu mudah!! karena saya sudah mengerti arah dan gerakan organisasi ansor itu seperti apa.! kan saya juga kader murni ansor?! hahahaha “. kata si pembuat aplikasi ansor. ” Untuk sementara saya buat untuk PAC dan Ranting saja dulu, karena hidupnya Ansor itu dimulai dari bawah “. Lanjutnya.

    Mengingat sekarang ini adalah zaman yang serba digital, memang sudah seharusnya Ansor harus update juga dalam penanganan organisasi. Dan menurut sorban santri PAC Pacet Mojokerto itu layak sebagai PATRON organisasi untuk PAC-PAC lainnya bahkan PC dan PW. Makanya sorban santri merapatkan barisan dengan PAC Pacet dengan membuat aplikasi ansor untuk database dan kegiatan.( abi sorban)

  • DONASI SISWA SDI BIDAYATUL HIDAYAH CANGGU UNTUK KORBAN SEMERU DI SALURKAN MELALUI LAZISNU

    DONASI SISWA SDI BIDAYATUL HIDAYAH CANGGU UNTUK KORBAN SEMERU DI SALURKAN MELALUI LAZISNU

     

    Sorbansantri.com — Para siswa SDI Bidayatul Hidayah desa canggu Kecamatan Jetis Mojokerto mengumpulkan donasi yang rencananya akan di sumbangkan kepada warga korban erupsi gunung semeru di lumajang.

    Penghimpunan donasi di lakukan selama tiga hari dan di serahkan kepada pengurus Jaringan pengelola zakat infaq shodakoh (JPZIS) KOPI GLADAK NU-Care LAZISNU ranting Canggu pada hari kamis(16/12/2021) sebesar 1.430.000.

    Menurut Ustadz Muhammad Hasim S.Pd.I selaku kepala sekolah, gerakan penghimpunan donasi ini selain bertujuan untuk membantu korban erupsi gunung semeru juga melatih para siswa supaya menjadi orang dermawan, yang suka membantu dan menginfaqkan hartanya untuk sesama.

    Beliau juga mendoakan semoga para korban di berikan kesabaran atas musibah yang menimpanya serta bantuan yang di himpun dari siswa SDI Bidayatul Hidayah bisa sedikit meringankan beban mereka.

    Sherin salah satu siswa merasa sangat senang bisa ikut berpartisipasi dengan menyumbangkan donasi seiklasnya sesuai kemampuan untuk korban semeru, sebagai bentuk kepedulian kami kepada para korban, semoga bisa bermanfaat.

    H. Alim Sodikin selaku ketua JPZIS KOPI GLADAK Mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari siswa dan dewan guru SDI Bidayatul Hidayah yang menyalurkan donasinya melalui LAZISNU

    Beliau juga menginformasikan semua donasi yang di terima, akan di jadikan satu di PC LAZISNU Kabupaten Mojokerto dan akan di koordinasikan sama PW LAZISNU Jawa Timur supaya semua bisa sampai pada korban, oleh karena itu untuk semua warga NU yang ingin menyumbangkan hartanya yang di tujukan korban erupsi gunung semeru supaya di serahkan melalui JPZIS LAZISNU, UPZIS LAZISNU yang terdekat. (Dikin sorban)

  • Gunung Semeru Goro-Goro Tanah Jawa Munculnya Ratu Adil

    Gunung Semeru Goro-Goro Tanah Jawa Munculnya Ratu Adil

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com – Dalam kitab kuno Tantu Pagelaran yang ditulis pada abad ke-15, dijelaskan asal usul adanya Gunung Semeru di Pulau Jawa. Sejarah dan mitos Gunung Semeru mengatakan konon dulunya Pulau Jawa sempat terapung dan terombang-ambing tak tentu arah di tengah lautan. Menurut kepercayaan yang beredar, saat itulah Dewa Siwa berusaha untuk “memaku” Pulau Jawa dengan cara memindahkan Gunung Meru ke Pulau Jawa.
    Hyang Siwa memindahkan Gunung Mahameru Bharatawarsa India ke Pulau Jawa dengan bantuan Dewa Wisnu yang menjelma sebagai kura-kura raksasa dan Dewa Brahma yang menjelma sebagai ular sangat panjang.
    Gunung Meru ini ditancapkan di sisi barat barat Pulau Jawa. Namun karena berat sebelah, maka sebagian Gunung Meru ditancapkan di sisi timur Pulau Jawa. Gunung di sisi barat Jawa kini diberi nama Gunung Pananggungan, sedangkan yang di sisi timur Jawa bernama Semeru atau Mahameru.
    Asal-usul nama Mahameru ini konon berasal dari bahasa sanskerta “Meru Agung”. Meru berarti pusat dari alam semesta, baik secara fisik maupun spiritual. Sedangkan Agung berarti sangat besar, atau bisa juga diartikan Maha. Dari sinilah kemudian puncak Gunung Semeru diberi nama Mahameru.
    Sejarah dan mitos Gunung Semeru berkisah bahwa kehadiran Mahameru di timur Jawa melahirkan gunung-gunung lain yang lebih kecil. Beberapa di antaranya Gunung Lawu, Gunung Kelud, Gunung Wilis, Gunung Kawi, Gunung Arjuna dan Gunung Kemukus. Mungkin karena inilah Gunung Semeru dianggap menjadi gunung yang paling agung. Bahkan sejarah dan mitos Gunung Semeru juga menceritakan bahwa gunung ini adalah bapak dari Gunung Agung Bali.
    Terlebih lagi menurut kepercayaan Hindu, pemindahan Gunung Meru India ke Pulau Jawa juga merupakan pemindahan kayangan para dewa dan nilai-nilai luhur dalam agama Hindu. Jauh sebelum Gunung Meru dipindahkan ke Jawa masyarakat Hindu percaya bahwa gunung ini merupakan tempat bersemayamnya para dewa.
    Gelar Gunung Para Dewa pun dilegitimasi oleh cerita Gunung Semeru sebagai area pertapaan Dewa Siwa. Untuk memperindah lokasi pertapaan, Dewa Siwa disebutkan membuat sebuah danau untuk pemandian. Konon, danau tersebut adalah Ranu Kumbolo. Kisah-kisah itu juga diperkuat dengan ditemukannya situs purbakala di sekitar Gunung Semeru. Yang paling dikenal adalah prasasti di Ranu Kumbolo dan Arcapada.
    Bagi para peneliti, gunung ini ibarat laboratorium arkeologi. Banyak situs purbakala di sana. Diidentifikasi ada sebanyak 123 situs purbakala di sana. Dan masih banyak yang lainnya yang belum di temukan.
    Wujud situs–situs tersebut mulai dari punden berundak, candi, petirtaan atau kolam pemandian kerajaan hingga goa pertapaan. Situs–situs itu berdiri berurutan mulai dari kaki hingga pinggang gunung sebelum puncak.
    Pandangan Hindu Siwaistis yang berpengaruh besar di Nusantara, termasuk Bali. Mereka percaya bahwa Dewa Siwa bersemayam di gunung tertinggi. Itu berarti di puncak gunung Mahameru (Himalaya) di India, atau pucak Gunung Semeru di Nusantara. Teks-teks Purana India yang tergolong kitab Upaweda, memang menyuratkan Tuhan Yang Mahatunggal bersemayam di puncak Mahameru dan dikenal pula dengan nama gunung Kailasa atau gunung Himawa, yang bersalju abadi. Di sanalah Siwa menurunkan ajaran-ajaran-Nya kepada sakti-Nya, Dewi Parwati, Sang Dewi Gunung.
    Kisah sejarah dan mitos Gunung Semeru yang masih dipercaya sampai saat ini adalah bahwa gunung ini merupakan gerbang portal terhubungnya bumi, tempat tinggal manusia, dan kayangan, tempat berkumpulnya para dewa.
    …
    Wabah yang seperti saat ini tengah melanda Indonesia, dulu pernah terjadi pada masa peperangan Diponegoro.
    Selama ini belum banyak yang mengetahui bahwa salah satu faktor Perang Diponegoro adalah karena adanya wabah.
    Pada Tahun 1821, empat tahun sebelum perang tersebut dimulai, pelayar dari Malaka datang ke Semarang, ternyata membawa wabah penyakit Kolera.
    Dalam waktu satu minggu, sebanyak 1275 orang meninggal karena wabah tersebut, dan penyakit itu juga bergerak ke Surakarta, Yogyakarta bahkan sampai ke Batavia pada masa itu.
    Wabah itu juga ditambah dengan krisis pangan dan kekeringan, muncul pergolakan sosial, terus sampai tahun berikutnya. Hingga terjadinya gunung api meletus, dan munculnya Pangeran Diponegoro yang dianggap sebagai Ratu Adil pada saat itu.
    Sedangkan saat wabah Virus korona di Indonesia, juga terjadi bersamaan dengan beberapa peristiwa, seperti adanya gunung meletus setelah kedatangan Raja Belanda, William Alexander.
    Banyak kemiripan antara kondisi saat ini dengan sejarah masa lalu, meskipun sejarah tidak bisa berulang, tapi polanya hampir sama.
    Diponegoro melancarkan perang yang sengit untuk sebuah harapan yang radikal seraya tahu bukan dia sang Ratu Adil yang mengatasi waktu. Ia hanya sarananya. Sebuah nujum menyebut, peran itu tak akan lama: sira srananipun/ mapan iku tan dawa…” (engkaulah sarananya/ meskipun hal itu tak akan lama).
    “Sekali berarti, sudah itu mati,” tulis Chairil Anwar dalam sajaknya, Diponegoro. Yang penting bukanlah hidup atau mati, melainkan membuat perjuangan berarti.
    Dengan itulah harapan mendapatkan “daya mesianik”: harapan akan Keadilan itu mampu melebur batas waktu. (sabdo palon)
  • Pegawai SPBU kenakan BANSER di hari Pahlawan 10 November 2020

    Pegawai SPBU kenakan BANSER di hari Pahlawan 10 November 2020

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com – Ada yang unik dihari pahlawan kemarin, disebuah SPBU di kota Kendal terlihat sesosok pegawai SPBU cantik yang mengenakan baju BANSER. Sembari dengan senyum ramah melayani para pembeli SPBU, tanpa canggung ia merasa percaya diri dan gagah mengenakan baju kebanggaan Banser itu .
    Dalam rangka memperingati hari pahlawan SPBU Jambe Arum yang berada di kecamatan Patebon Kendal ini mewajibkan karyawannya untuk memakai atribut pahlawan. Nelisa (22th) pegawai SPBU cantik asal Pekalongan ini lebih memilih memakai seragam kebanggaan Banser, ia menuturkan , hal ini ia lakukan karena ia bangga terhadap Banser yang dari dulu hingga sekarang tetap konsisten menjaga negeri ini.
    “saya nge-fans dengan Banser dan saya bangga dengan Banser” tuturnya sembari melayani para pembeli bahan bakar di tempat kerjanya.
    Tak dapat dipungkiri hal ini membuat para pembeli tertarik dan banyak yang mengajak Selfi denganya.
    Doc.pers (Mahfud.eS)
  • PAC GP Ansor Kemalang Salurkan Donasi ke Korban Erupsi Gunung Semeru

    PAC GP Ansor Kemalang Salurkan Donasi ke Korban Erupsi Gunung Semeru

    SORBANSANTRI.COM
    Klaten, wp.sorbansantri.com – PAC GP Ansor Kemalang Kabupaten Klaten salurkan bantuan erupsi Semeru 35 juta. Bantuan ini dari jajaran anggota Ansor dan masyarakat sekitar Kecamatan Kemalang Kabupaten Klaten.
    Kesadaran berdonasi pada korban erupsi Semeru cukup tinggi di Kecamatan Kemalang, hal ini disebabkan masyarakat menyadari saat mereka mengalami kesusahan akibat erupsi Gunung Merapi.
    “Uluran tangan dan bantuan dari donatur sangat berharga dalam setiap situasi bencana. Apa yang dirasakan oleh saudara-saudara kita di Lumajang saat ini seperti apa yang telah kita rasakan saat erupsi Merapi pada 2010 lalu,” ujar ketua Ketua PAC GP Ansor Kemalang, Faishal Budi saat Apel Akbar Banser Kemalang, di Klaten, Selasa (14/12/2021).
    Faishal juga menyatakan sebagai anggota Ansor Banser memiliki peran penting dalam tiga pilar, yaitu himayatul din, himayatul daulah dan himayatul ummah. Artinya sebagai insan harus berjuang menjaga agama, menjaga negara dari upaya menciderai kesepakatan bernegara dan menjaga kemaslahatan bersama terlebih saat ada masyarakat membutuhkan bantuan maka Banser harus merespon dengan cepat. “Salah satunya memberikan bantuan tenaga atau dalam bentuk lain untuk meringankan beban yang sedang ditimpa kesusahan,” katanya. (Ansor Klaten)
  • Raker II PW GP Ansor Jatim Bahas Ekosistem Digital hingga Pemerataan Ekonomi Ummat

    Raker II PW GP Ansor Jatim Bahas Ekosistem Digital hingga Pemerataan Ekonomi Ummat

    SORBANSANTRI.COM

    MALANG, wp.sorbansantri.com – Rapat kerja (Raker) II Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur yang digelar Selasa (14/12) di Kebun Teh Wonosari, Lawang, Kabupaten Malang, bisa dibilang ‘bertabur bintang’. Bagaimana tidak, dalam acara yang dihadiri pimpinan Pengurus Cabang (PC) dari semua daerah di Jawa Timur itu, dihadiri banyak tokoh penting.

    Hadir secara online Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang juga anggota kehormatan banser Erick Thohir. Selain itu, hadir secara offline Direktur SDM PTPN Holding Seger Budiharjo
    Direktur PTPN 10 Tuhu Bangun, Direktur PTPN 12 Siwi Peni,
    Direktur PT Sinergi Gula Nusantara Aris Toharisman, Kepala Bapeda Jatim Yasin,
    Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kementrian Koordinator Maritim dan Investasi Septian Haryo Septo,

    Ketua PW Ansor Jatim Gus H Syafiq Syauqi dalam sambutannya mengatakan, dalam rapat kerja kedua yang sempat beberapakali ditunda karena pandemi, pihaknya mengambil tema ‘Spirit Baru Ansor Jatim dalam Menyongsong Satu Abad Nahdlatul Ulama.”Tema ini kita ambil sebagai sikap dan langkah gerak kita, menisbahkan diri kita sebagai kader masa depan Nahdlatul Ulama. Kita juga berkewajiban untuk mempersiapkan diri sejak dini terhadap tantangan jam’iyah NU ke depan,” kata Syafiq Syauqi dalam sambutannya.

    Dia menambahkan, dengan kondisi kader yang semakin bertambah dan berkembang, Ansor Jatim tidak boleh menjadi organisasi yang arogan.”Namun, semakin menjadi tantangan buat kita ketika dihadapkan pada pertarungan digital. Kita seperti kedodoran melawan segelinir orang atau kelompok yang massa-nya kecil, tapi mampu mempengaruhi mindset karena menguasai area cyber. Inilah yang disebut cyber war. Dengan demikian, ekosistem digital harus kita bangun,” imbuhnya.

    Karena inilah, Syafiq berharap para kader Ansor bisa semakin aktif dalam menguasai opini media di dunia digital.”Karena siapa yang menguasai opini media cyber hari ini, maka dialah pemenangnya,” imbuhnya.

    Pria yang merupakan keturunan pendiri Ansor KH Wahab Chasbullah, Jombang ini menambahkan, tantangan terberat Ansor saat ini adalah mampu tidaknya organisasi ini mengkonversi kebesaran jumlah anggota, menjadi kekuatan dalam kemandirian ekonomi.”Ini menjadi tantangan kita, karena siapa yang menguasai basis ekonomi, maka dia yang akan menguasai dunia, pemerataan ekonomi juga menjadi tugas kita,” jelasnya. Karena inilah, dalam berbagai kesempatan, Syafiq sering mengundang elemen-elemen dari BUMN untuk memberi wawasan kepada para kader Ansor Jawa Timur.

    Syafiq juga berharap dalam rapat kerja kedua ini, para pimpinan cabang bisa bisa bersinergi dengan program-program yang dimiliki.”Apalagi dalam penataan organisasi ini, kita berada dalam posisi yang semakin dinamis,” pungkasnya. (zulham sorban)

  • Workshop Sekaligus Konsolidasi Media-Cyber PC GP Ansor se Jawa Tengah

    Workshop Sekaligus Konsolidasi Media-Cyber PC GP Ansor se Jawa Tengah

    SORBANSANTRI.COM
    Jateng, wp.sorbansantri.com – Kegiatan diawali dengan ziarah bersama sebelum acara dimulai. Pembukaan dihadiri Wakil Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah yang juga Kasatkorwil Banser Jawa Tengah H Muchtar Ma’mun mewakili Ketua PW GP Ansor Jateng, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jateng H Mustain Ahmad, Ketua Takmir Masjid Agung Demak KH Abdullah Syifa’, Pengurus PCNU Demak KH Yatin, MWCNU Demak Kota.
    Dilanjutkan sejumlah materi yang disampaikan oleh narasumber. Pada malam harinya, di sela workshop juga dilaksanakan Podcast dengan narasumber Kasatkorwil Banser Jateng, mengulas mengenai ‘Pergerakan Banser di Sektor Digital’ yang akan segera tayang di Chanel YouTube ANSOR JATENG.
    Yang membuat istimewa, workshop ini digelar di kompleks Masjid yang didirikan para Walisongo. Ketua Takmir Masjid Agung Demak KH Abdullah Syifa’ menyebut, pada zaman dahulu area masjid juga digunakan untuk bermusyawarah urusan sosial kemasyarakatan, tata negara, sekaligus pengajian. Maka bisa jadi, yang diduduki oleh peserta workshop kali ini pada zaman dahulu menjadi tempat duduk para Wali.
    SORBANSANTRI.COM
    Selain itu, tempat digelarnya workshop juga berjarak sekitar 15 meter dari makam para Sultan Demak, pejuang Islam, yang merupakan peletak pondasi peradaban Islam di Nusantara. Tentunya, terselip harapan adanya transfer energi pada para kader GP Ansor se Jateng yang terlibat dalam kegiatan ini.
    Sabtu pagi, dikejutkan kehadiran Sahabat Ketua PP GP Ansor yang juga Ketua GP Ansor Korwil Jateng-DIY, Mujiburrohman. Setelah berziarah, Gus Mujib langsung memberikan motivasi dan arahan berisi pesan penting untuk dapat diaplikasikan seluruh kader di Jawa Tengah.
    Gus Mujib sangat mengapresiasi adanya kegiatan konsolidasi koordinator Media-Cyber se provinsi yang merupakan pertama dan satu-satunya di Indonesia ini. Ia berharap kedepan, perlu segera adanya sinergi sekaligus kolaborasi intensif antara “Pasukan Udara” dengan “Pasukan Darat” untuk bergerak di sektor digital.
    Rangkain acara dilanjutkan konsolidasi sekaligus evaluasi Media-Cyber PC se Jateng. Terdapat sejumlah catatan penting untuk penataan manajemen ke depan agar upaya maksimalisasi konten rahmah dan koordinasi lintas bidang dapat berjalan dengan baik dan Super Duper.
    Penutupan dihadiri Sekretaris PW GP Ansor Jateng Dr KH Fahsin M Faal serta Kasatkorcab Banser Demak Teguh Ali Irfan mewakili unsur Pimpinan Cabang.
    Koordinasor Media-Cyber PC GP Ansor Banyumas, Ahmad Mufid menyampaikan, agenda kegiatan ini sangat bermanfaat.
    “Kegiatan yang sangat bermanfaat, banyak ilmu yang didapat. Serta bisa lebih meningkatkan kerjasama Tim Media sesama pengurus cabang,” ungkapnya.
    Menurutnya, peran kader GP Ansor sebagai generasi muda sangat penting untuk membuat konten Islam yang Rahmah. Menyebarkan konten positif di dunia maya.
    Koordinator Media-Cyber PC GP Ansor Grobogan, Ali Geyer menyampaikan, di Grobogan baru saja ada regenerasi kepengurusan. Maka adanya konsolidasi ini adalah momentum penting untuk mendapatkan ilmu baru berkaitan dengan manajemen.
    “Workshop media sangat membantu bagi kami para pemula yang ingin berkhidmah melalui sosial media, dengan ilmu yang diberikan akan sangat membantu dalam syiar perjuangan di daerah kami,” ungkapnya.
    Sementara itu, jajaran perwakilan panitia sekaligus pengelola Media PW GP Ansor Jateng, Wijayanto mengungkapkan, pada agenda konsolidasi ini banyak input yang diperoleh. Semisal, Media PC meminta sering digelarnya agenda konsolidasi se Jateng, sering digelarnya workshop untuk peningkatan kompetensi, dan diharap sering adanya arahan hingga instruksi dari PW terkait pergerakan sector digital.
    “Kami mendapat input banyak dari agenda ini. Hasil evaluasi, mayoritas kompetensi sahabat-sahabat di Cabang sudah baik, namun memang butuh bimbingan,” ungkapnya.
    Adapun, Workshop dan Konsolidasi ini dihadiri 31 Ketua /Koordinator Media-Cyber PC GP Ansor se Jateng (atau yang mewakili). Hanya 4 PC yang tidak mengirimkan delegasi dari 35 PC GP Ansor se Jawa Tengah.
    Pihaknya juga mengapresiasi PC GP Ansor Demak yang dengan baik mendukung terselenggaranya kegiatan ini. (Media PW GP Ansor Jateng)