Tag: Ahmad Muhamad Mustain Nasoha

  • UNDANG ULAMA AL-AZHAR, CAIRO, MESIR, PUSKOHIS UIN SURAKARTA ADAKAN SEMINAR NASIONAL TENTANG KONSTITUSI DAN HUKUM ISLAM

    UNDANG ULAMA AL-AZHAR, CAIRO, MESIR, PUSKOHIS UIN SURAKARTA ADAKAN SEMINAR NASIONAL TENTANG KONSTITUSI DAN HUKUM ISLAM

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Sabtu, 28 Mei 2022, Pusat Studi Konstitusi dan Hukum Islam ( PUSKOHIS ) Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan Seminar Nasional tentang Konstitusi dan Hukum Islam bertajuk “Implementasi Tafsir Ayat-Ayat Ahkam Dalam Konstitusi dan Sistem Hukum”. Seminar Nasional ini dihadiri 260 peserta secara Offline dan 716 peserta secara Online di channel Youtube PUSKOHIS UIN Surakarta. Adapun pelaksanaan secara offline dilaksanakan di Aula Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta.

    Acara diawali dengan pembacaan Maulid Al Barzanji oleh Rebana Jam’iyyatul Qurro Wal Huffadz UIN Raden Mas Said Surakarta kemudian dilanjutkan pelaksanaan acara Seminar Nasional. Bertindak sebagai moderator adalah Panji Putra Ariyanto. S.Sos dan Aji Ari Wibowo mendapatkan tugas membacakan ayat-ayat Al-Qur’an.

    Acara diawali dengan sambutan Adhimas Alifian Yuwono, sebagai ketua panitia, mahasiswa Semester 6 ini mengatakan bahwa “Kami menghimbau seluruh peserta untuk memperhatikan dengan baik, serta mencatat poin-poin penting dari materi yang disampaikan karena pembicara yang diundang dalam seminar ini adalah pembicara sudah melalang buwana diseminar naisonal dan internasional. Mudah-mudahan kegiatan ini mendapatkan berkah dari Allah Swt.”

  • KUATKAN KEILMUAN, PONPES AL MUAYYAD MANGKUYUDAN LAUNCING LEMBAGA BAHTSUL MASAIL

    KUATKAN KEILMUAN, PONPES AL MUAYYAD MANGKUYUDAN LAUNCING LEMBAGA BAHTSUL MASAIL

    SORBANSANTRI.COM

    Surakarta, wp.sorbansantri.com – Pondok Pesantren Al Muayyad Mangkuyudan Surakarta gelar kegiatan Launching Lembaga Bahtsul Masail dan Bahtsul Masail Kubro ke-1 pada Ahad, (20/03). Kegiatan ini diselenggarakan di serambi Masjid Al Muayyad, Mangkuyudan, Surakarta.

    Launching lembaga Bahtsul Masail ini diselenggarakan setelah adanya ujian syamil yang diikuti oleh calon pengurus lembaga bahtsul masail sebanyak 27 santri pilihan. Ujian syamil yang diselenggarakan sebelumnya adalah dengan menguji pemahaman calon pengurus terhadap kitab Taqrib dan Tadzhib dalam satu waktu, sehingga melalui tes ini dapat membuktikan seberapa kuat pemahaman calon pengurus di dalam mengelaborasi sebuah masalah dengan keterangan yang ada di dalam kitab-kitab Fiqih.

    Pembina Lembaga Bahtsul Masail Pesantren Al Muayyad yang juga merupakan ketua LBM NU Surakarta, Gus Ahmad Muhamad Mustain Nasoha mengatakan terbentuknya Lembaga Bahtsul Masail di Pesantren Al Muayyad sangat maklum adanya. Hal ini sesuai dengan sejarah Pesantren Al Muayyad yang memiliki pengasuh dan guru-guru yang ‘alim dan pakar dalam bidang Ilmu Fiqih. “Kiai Ali Maksum Krapyak, musohih LBM Pengurus Besar Nahdlatul ‘Ulama dahulu selalu sowan Kiai Umar Abdul Mannan untuk mentashih hasil keputusan dari musyawarah LBM PBNU. Beliau tidak akan menerbitkan hasil musyawarah LBM PBNU jika belum ditashih oleh Kiai Umar,” terang Gus Musta’in dalam sambutannya.
    “Kegiatan LBM ini diadakan atas dawuh Ketua Yayasan Al Muayyad KH. M. Faisol Rozaq. Semoga bisa istiqomah dan sukses.” Pungkasnya.

  • TERPILIH SEBAGAI SMA PENGGERAK DI JAWA TENGAH, SMA N 1 PULOKULON ADAKAN GELAR KARYA SISWA

    TERPILIH SEBAGAI SMA PENGGERAK DI JAWA TENGAH, SMA N 1 PULOKULON ADAKAN GELAR KARYA SISWA

    SORBANSANTRI.COM

    Grobogan, wp.sorbansantri.com – Setelah tepilih menjadi Sekolah Penggerak di Jawa Tengah, SMA N 1 Pulokulon dibawah kepemimpinan Kepala Sekolah Djoko Priyanto melakukan banyak program dan inovasi baru. Perlu diketahui bahwa berdasarkan data dari Referensi Pendidikan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jawa Tengah terdapat 1614 SMA sederajat dan 1594 SMK serta 712 Madrasah Aliyah, dari sekian ribu sekolah tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah melakukan seleksi dan terpilihlah 25 Sekolah terbaik untuk menjadi Sekolah Penggerak di Jawa Tengah dan salah satunya adalah SMA N 1 Pulokulon. Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Sekolah Penggerak adalah sekolah yang bisa menjadi panutan, tempat pelatihan, dan juga inspirasi bagi guru-guru dan kepala sekolah lainnya. Tentu hal ini dikarenakan prestasi dan keunggulan dari SMA Penggerak tersebut.

    SORBANSANTRI.COM

    Salah satu Program inovasi yang lakukan oleh Bapak Djoko Priyanto adalah Kegiatan gelar karya siswa. Kegiatan ini diadakan dalam rangka penguatan profil pelajar Pancasila dengan menggali sumber daya dan kearifan lokal untuk mengembangkan kewirausahaan di SMA negeri 1 Pulokulon, kegiatan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat ini dilaksanakan pada hari Rabu, 12 Januari 2022 ini dihadiri antara lain: Bapak Budi Santoso, S.Pd., M.Pd.,M.Si ( Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah IV ), Bapak Sarwandi, S.Kom ( Kasi SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 4, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ) , Bapak Hery Wuryanto, S.Pd., M.M ( Pengawas SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah ), Bapak Drs.  Rustanto, M.BA ( Pelatih Ahli Kurikulum Paradigma Baru ), Bapak Pradana Setyawan. S, PT. M.T ( Kepala Disperindag Kab. Grobogan ), Bapak Sudarmoyo S.Sos. M.H. ( Camat Pulokulon ), AKP I Ketut Sudiartha S.H ( Kapolsek Pulokulon ), Lettu Inf. Mictachul Huda ( Danramil Pulokulon ), Bapak Sudarsono, S. Kom ( Kepala Desa Sembungharjo ), Komite SMA N 1 Pulokulon dan Ahmad Muhamad Mustain Nasoha, S.H., M.H., M.A. ( Ketua Umum IKA Alumni SMA N 1 Pulokulon ) serta perwakilan Alumni SMA N 1 Pulokulon dari berbagai angkatan dan juga Wali Murid SMA N 1 Pulokulon.

    Acara yang menjadi puncak pameran hasil siswa kelas 10 hingga kelas 12 ini diawali dengan pelepasan balon keangkasa yang menjadi simbul tingginya cita-cita Civitas Academika Keluarga Besar SMA N 1 Pulokulon, acara dilanjutkan dengan  persembahan TIM anti Perundungan yang mana SMA N 1 Pulokulon adalah salah satu SMA percontohan dalam hal SMA anti perundungan, acara berikutnya adalah persebahan dari Guru Penggerak oleh Ibu Puji Rahayu, M.Pd yang menyampaikan puisi maha karyanya tentang semangat pendidikan Ki Hajar Dewantara, acara dilanjutkan persembahan Gamelan Kebo Giro oleh guru-guru, Solo Organ oleh alumni SMA N 1 Pulokulon dan Persembahan Karawitan Laras Kridha Wiyata SMA N 1 Pulokulon.

    SORBANSANTRI.COM

    Acara di lanjutkan dengan lauching SMS ( School Management System ), SMS merupakan sebuah aplikasi modern karya Margiyono, S.Kom. salah satu alumni dan pengurus divisi IT IKA Alumni SMA N 1 Pulokulon, dengan aplikasi ini maka semua kegiatan belajar mengajar telah terintegrasi secara profesional melalui teknologi dan digital. Aplikasi canggih ini pernah dipakai dalam rangka Pemilihan Ketua Umum IKA Alumni beberapa waktu lalu dengan meniru konsep general elections ( pemilihan umum ) Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat yaitu melalui E-Voting.

    Acara berikutnya adalah pemaparan IKA Alumni yang disampaikan Ahmad Muhamad Mustain Nasoha, S.H., M.H., M.A. sebagai Ketua Umumnya, Alumni 2009 yang sekarang menjadi Dosen dan Ahli Hukum ini mengatakan, “49 pengurus IKA Alumni dan 3759 orang anggota IKA Alumni SMA N 1 Pulokulon berkomitmen berada digarda paling depan untuk mendukung semua kegiatan yang ada di SMA N 1 Pulokulon, khususnya Program Sekolah Penggerak.”

    “Kami siap membantu memberikan info tentang perguruan tinggi, info lowongan kerja ( Job Fair ). Begitu juga info beasiswa bagi yang ingin melanjutkan pendidikan didalam maupun luar negeri, silakan brosurnya bisa dilihat di stand kami” Pungkasnya.

    Acara dilanjutkan sambutan dari Bapak Budi Santoso selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 4 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

    “Saya sangat mengapresiasi kegiatan luar biasa ini, kegiatan ini adalah kegiatan pertama kali yang diadakan oleh Sekolah Menengah Atas.” katanya

    “Inovasi dan semangat yang tinggi dari Pak Djoko hendaknya ditiru oleh kepala sekolah lainnya.” Pungkasnya.

    Beliau juga mengajak para lulusan SMA untuk semangat melajutkan keperguruan tinggi.

    Sambutan terakhir dari Kepala SMA N 1 Pulokulon, Guru Fisika ini mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama mensukseskan acara ini,

    “Siswa siswi SMA N 1 Pulokulon kami ajari menjahit, menyablon, menenun kain, berkebun, dan lain sebagainya, sehingga saya berharap lulusan SMA ini bisa mandiri dan memiliki jiwa wirausaha yang tinggi. Khusus kepada disperindag kami berharap hasil karya siswa-siswi kami bisa dilihat, dinilai dan akhirnya bisa juga ditampilkan disupermarket sebagaimana produk lainnya.”

    Dengan rendah hati Kepala Sekolah yang lolos sebagai Kepala Sekolah Penggerak Jawa Tengah ini mengatakan, “Saya bukanlah siapa-siapa tanpa Bapak Ibu guru yang hebat-hebat ini dan juga seluruh keluarga besar SMA N 1 Pulokulon baik siswa maupun alumninya, kegiatan ini dan kegiatan apapun bisa sukses karena kita bersama-sama kompak memajukan dan mencintai SMA N 1 Pulokulon. Sekali lagi bukan karena saya, tapi karena kita bersama.” Pungkasnya.

    Acara terakhir adalah inti acara yaitu pemotongan pita oleh Bapak Budi Santoso sebagai tanda dimulainya pameran, pameran yang berupa stand-stand ini memamerkan hasil karya siswa-siswi SMA N 1 Pulokulon mulai kelas X sampai kelas XII, berupa makanan, minuman, kaos hasil sablon siswa, batik, buket hantaran pernikahan, karya seni, dan lain sebagainya. Ada juga stand khusus alumni yang berisi info beasiswa, perguruan tinggi dan lowongan kerja. Para pengunjung terlihat sangat antusias menghadiri pameran ini, dengan diiringi beberapa group band dan dihadiri beberapa penyanyi menambah kemeriyahan acara.

    Semoga kegiatan baik ini bisa berjalan secara terus menerus setiap tahun.

  • TERKENAL DEKAT DENGAN SEMUA GOLONGAN, MANAQIB K.H. ABDUL WAHHAB SIDDIQ PERLU DITELADANI

    TERKENAL DEKAT DENGAN SEMUA GOLONGAN, MANAQIB K.H. ABDUL WAHHAB SIDDIQ PERLU DITELADANI

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- LBM PCNU Surakarta pada Ahad, 30 Agustus 2020 mengadakan Haul K.H. Abdul Wahab Siddiq. Acara tersebut digelar bersamaan dengan rutinan musyawarah Kubro ke-2 LBM pada bulan ini.

    Ulama Solo yang terkenal sebagai Ahli Fikih ini memiliki nama kecil Abdurrahman Ad-Dakhil. Karena sering sakit, orang tuanya menggantinya dengan nama Abdul Wahab Siddiq. Ulama kelahiran Demak inis sejak kecil hidup di tengah Kota Demak. Beliau adalah putra Kiai Muhammad Siddiq yang masyhur sebagai ulama yang sabar.

    Beberapa tetangganya menuturkan bahwa hampir tidak pernah ada pertengkaran dalam keluarga Kiai Muhamad Siddiq. Bahkan, anak-anaknya pun rukun, sabar, dan hampir tidak pernah marah. Maka dari itu, dikatakan oleh seorang kiai di Demak bahwa Kiai Muhammad Siddiq ini adalah salah satu Wali Allah Swt.

    K.H. Abdul Wahhab Siddiq menghabiskan waktu kecilnya belajar kepada K.H. R. Muhammad putra K.H. Mahfudz At Tarmasi, seorang ulama Jawa yang aktif dalam percaturan pemikiran ulama-ulama Timur Tengah pada abad ke-18 Masehi. Waktu kecilnya dihabiskan mengkaji Al-Quran dan Kitab-Kitab salaf di Pondok Pesantren Bustanu ‘Usysyaqil Qur’an (BUQ) di Kota Demak.

    Tidak puas menimba ilmu, Kiai yang kondang dan dikenal sebagai Macan LBM Solo ini melanjutkan pengembaraan ilmunya ke Pondok Pesantren Krapyak di bawah asuhan K.H. Ali Maksum Krapyak. Disanalah beliau banyak mengkaji Kitab-Kitab Besar para Ulama Salaf.

    Di Krapyak, Beliau memperdalam Al-Quran dan Kitab-Kitab Kuning kepada Rais Aam PBNU ini. Mbah Kiai Wahhab selama di Krapyak dijuluki Wahhab Al Khottot karena Ahli Khot atau Kaligrafi. Yang dikemudian hari keahlian Khot ini menurun kepada putra keduanya H. Ahmad Syakir Wahhab. Adapun keahlian Arsitekturnya menurun kepada putra ke 5 nya H. Fattah Wahhab.

    Selama di Krapyak, beliau juga mendalami Ilmu Syariah di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (saat itu PTAIN Yogyakarta ). Salah satu teman akrabnya di Krapyak adalah K.H. Mustofa Bisri (Gus Mus). Maka tidak heran ketika Mbah Wahhab meninggal, Gus Mus mengatakan merasa sangat kehilangan teman akrab yang ahli ilmu dari Kepatihan, Solo ini.

    Masih dalam usia muda beliau menjadi Pegawai Negari di Kementerian Agama. Setelah itu, Tingginya Akhlak, mulianya budi pekerti serta kealiman belaiau, membuat banyak Kyai ingin mengambil menantu. Akhirnya hati beliau memilh Siti Aisyah sebagai pendamping hidup beliau. Ibu Nyai Siti Aisyah adalah putri KH. Abdul Jalal dan Ibu Nyai Siti Marfu’ah yang saat itu merupakan Aktifis Muslimat NU Surakarta.

    Tidak berhenti di sini. Walaupun sudah menikah, hausnya mencari ilmu tidak turun. Beliau melanjutkan mencari ilmu dengan belajar ke Timur Tengah, tepatnya di Fakultas Syariah, Universitas Islam Madinah.

    Oleh karena itu, putra pertamanya, H. Muhammad Aminuddin, lahir di Madinah. Ketika belajar di UIM, beliau merupakan kakak kelas dari K.H. Maftuh Batsumi menteri Agama RI periode 2004-2009.

    Kegemaran beliau membaca Kitab membuat rumahnya penuh dengan Kitab-kitab besar. Rumah beliau bagaikan perpustakaan ilmu yang sangat lengkap.

    Sepulang dari Timur Tengah, beliau berkhidmat di LBM NU Surakarta bersama K.H. Mudzakir, K.H. Abdurrohim, K.H. Daimul Ihsan, dan kiai-kiai yang lain.

    Di akhir masa jabatannya beliau menjabat sebagai Syuriyah dan Mustasyar di PCNU Surakarta. Selain itu, beliau juga berkhidmat menjadi Rektor UNU Surakarta.

    Kiai yang satu ini terkenal dekat dengan berbagai golongan. Beliau akrab dengan Pengurus Muhammadiyah, Syarikat Islam, bahkan nonmuslim. Maka, tidak mengherankan ketika beliau meninggal dunia yang hadir melayat berasal dari berbagai golongan dan agama.

    Semangat beliau mengisi diberbagai Majelis Taklim dan Nahdlatul Ulama di Solo Raya ini, tidak membuatnya lupa berkarya. Beliau menulis beberapa Buku dan Kitab anatara lain Majmu’atu Ayatil Qur’an fil Aqidah ( Berisi Kumpulan Ayat-Ayat Quran tentang Aqidah dan Tauhid ), Majmu’atu Ayatil Qur’an fil Akhlak ( Berisi Kumpulan Ayat-Ayat Quran tentang Akhlak ), dan Kitab kitab lainnya.

    Kyai yang juga juga ahli dibidang Ilmu Falaq ini juga menyusun Jadwal Shalat, Syuruq dan Imsakiyyah tahunan untuk wilayah Solo dan Sekitarnya. Maha karya dalam Ilmu Falak ini masih dipakai sampai sekarang. Beliau juga membuat Kompas arah Kiblat dan uniknya hampir semua desain tempat wudlu yang beliau buat menghadap kearah kiblat.

    Kyai yang hatinya selalu tertambat kepada masjid ini mengampu beberapa masjid di Solo antara lain Masjid Jami’ Al Fatih, Masjid Jami’ Ummu Umar dan Langgar Sawunggaling.

    Kiai dengan 6 anak dan Imam Masjid AL Fatih Kepatihan Wetan Solo ini berpulang ke rahmatullah pada usia 83 tahun karena sakit Ahad, 9 April 2016 pukul 09.05 WIB. Almarhum dimakamkan di Makam Barisan Ulama bersama Ulama lainnya di Soloraya.

    Ketua LBM PCNU Surakarta, Kiai Ahmad Muhamad Mustain Nasoha yang akrab dipanggil Gus Mustain ini berharap agar para pengurus  LBM PCNU Surakarta di masa sekarang bisa meniru semangat beliau menimba ilmu dan berkhidmat di Nahdlatul Ulama. Menurutnya, sikap moderat atau tawasut Shohibul Haul sangat diperlukan di zaman sekarang ini. ( LBM PCNU Surakarta )