Tag: alim ulama’

  • AL HABIB ABU BAKAR BIN SEGAF ASSEGAF…CUCU DARI AL QUTHUB AL HABIB ABU BAKAR BIN MUHAMMAD ASSEGAF GRESIK

    AL HABIB ABU BAKAR BIN SEGAF ASSEGAF…CUCU DARI AL QUTHUB AL HABIB ABU BAKAR BIN MUHAMMAD ASSEGAF GRESIK

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Beliau adalah wali yang majdub…wali yang sejak usia 7 tahun sudah hafal Al Qur’an dan ribuan hadist beliau hafal…

    Sampai-sampai suatu pondok pesantren di jawa tidak berani menerima beliau menjadi murid di Pondok itu karena saking mulianya Al Habib Abu Bakar bin Segaf bin Abubakar Assegaf.

    Beliau sangat taat dan cinta kepada ALLOH SWT kemudian ALLOH SWT membalas cinta beliau dengan menjadikan majdub yaitu wali yang ALLOH SWT tinggikan derajatnya dan tidak ada lagi keinginan beliau terhadap kenikmatan dunia, beliau tidak bicara lagi sejak itu.

    ALLOH SWT angkat akal Basyariah beliau sangat-sangat suci…suci seperti bayi baru lahir.

    “yang saya sudah pernah mengalami melihat beliau secara langsung dan saya sendiri melihat qaromah beliau…saya berani bersaksi demi Alloh..SWT”beliau adalah orang yang sangat tinggi derajatnya dan sangat mulia jika kalian tidak bertemu cukup memandang photo beliau mudahan kalian semua mendapat keberkahan aamiin …”

    Tetapi hati-hati kepada yang menghina beliau….karena salah satu orang yang pernah menghina beliau…kemudian bermimpi melihat Nabi MUHAMMAD SAW yang dimana didalam mimpinya Nabi mengatakan HABIB ABU BAKAR BIN SEGAF ASSEGAF itu anak cucuku ,,, kemudian Nabi tak memandangnya dan pergi. Naudzubillah…jika tidak syafa’at nabi mau kemana kita mencari jalan keselamatan.”

    اللهم صل وسلم علی سيدنا محمد وعلی آل سيدنا محمد

    (abi tsani)

  • Memajang Foto Para Alim Ulama

    Memajang Foto Para Alim Ulama

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN Infokom – Memajang foto guru mulia dan orang shalih adalah hal mulia, sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam : Maukah kuberitahu orang – orang mulia diantara kalian?, mereka yang jika dipandang wajahnya akan membuat orang ingat pada Allah. (HR. Adabul Mufrad olehImam Bukhari)

    Mengenai larangan memasang lukisan di masa Nabi shallallahu alaihi wasallam, yang para kuffar menggambar para shalihin dan Nabi di masanya dahulu, dilarang oleh Rasululullah shallallahu alaihi wasallam, karena disembah, namun jika justru untuk menambah ketakwaan kita pada Allah Ta’ala maka hal itu baik, dan diriwayatkan oleh Hujjatul islam Al Imam Ibn Hajar Al Asqalaniy bahwa salah seorang istri Nabi shallallahu alaihi wasallam memperlihatkan cermin kecil, ketika Ibn Abbas radliyallahu anhu melihatnya maka cermin itu tak menampakkan wajahnya, tapi menampakkan wajah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, Rasul shallallahu alaihi wasallam pernah berkaca dengan cermin itu, maka cermin itu merekam wajah Sang Nabi shallallahu alaihi wasallam dan tak hilang selamanya (Fathul Baari Bisyarah Shahih Bukhari). (red.abi)