Tag: amplop

  • Miris! Gaji Guru Honorer Hanya 150 Ribu Per Bulan, Setimpalkah?

    Miris! Gaji Guru Honorer Hanya 150 Ribu Per Bulan, Setimpalkah?

    wp.sorbansantri.comGuru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang membentuk masa depan generasi muda. Namun, di balik dedikasi mereka, terdapat kisah-kisah yang memprihatinkan. Salah satunya adalah gaji guru honorer yang hanya mencapai Rp150 ribu per bulan. Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam tentang situasi ini dan mengapa perubahan diperlukan.

    Guru Honorer: Pekerjaan yang Tidak Dihargai
    Guru honorer adalah mereka yang mengajar tanpa memiliki status pegawai negeri atau kontrak tetap. Mereka sering mengajar di sekolah-sekolah swasta atau daerah terpencil. Meskipun berperan penting dalam pendidikan, gaji mereka jauh dari layak.

    Kisah Dina Fatma: Gaji Rp150 Ribuan
    Sebuah video viral di media sosial menampilkan Dina Fatma, seorang guru honorer, membuka amplop berisi gaji pertamanya. Dengan wajah terkejut, dia menemukan hanya satu lembar uang Rp100 ribu dan satu lembar uang Rp50 ribu. Padahal, jam kerjanya adalah lima jam pelajaran per hari, dengan bayaran Rp30 ribu per jam. Jika dihitung, gajinya seharusnya Rp600 ribu per minggu. Namun, kenyataannya sangat berbeda.

    Minimnya Penghargaan untuk Jasa Guru Honorer
    Dina bukanlah satu-satunya guru honorer yang menghadapi situasi ini. Banyak dari mereka merasa tidak dihargai dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Gaji yang minim membuat mereka bertahan dengan susah payah.

    Tuntutan Perubahan
    Kita perlu mengubah paradigma tentang gaji guru honorer. Berikut beberapa langkah yang bisa diambil:
    Peningkatan Gaji: Pemerintah dan lembaga pendidikan harus meningkatkan gaji guru honorer agar sesuai dengan beban kerja dan tanggung jawab mereka.
    Perlindungan Hukum: Guru honorer perlu mendapatkan perlindungan hukum yang memastikan hak-hak mereka terpenuhi.
    Transparansi: Sekolah harus transparan mengenai sistem penggajian dan memastikan gaji sesuai dengan jam kerja yang sebenarnya.

    Kesimpulan
    Gaji guru honorer yang hanya Rp150 ribu per bulan adalah cermin ketidakadilan. Mari bersama-sama berjuang agar para pahlawan tanpa tanda jasa ini mendapatkan penghargaan yang setimpal. Semoga perubahan segera terjadi demi masa depan pendidikan di Indonesia. 🙏

    Ada beberapa cara kita bisa mendukung guru honorer secara langsung:

    1.     Donasi Langsung: Berkontribusi dengan memberikan donasi langsung kepada guru honorer. Ini bisa berupa uang tunai, sembako, atau kebutuhan lain yang mereka butuhkan.
    2.     Bantuan Pendidikan: Jika Anda memiliki keterampilan atau pengetahuan tertentu, Anda bisa membantu guru honorer dengan memberikan pelatihan atau bimbingan kepada mereka. Misalnya, mengajari mereka teknik pengajaran yang lebih efektif.
    3.     Aktivisme: Berpartisipasi dalam kampanye atau aksi yang memperjuangkan hak-hak guru honorer. Dengan meningkatkan kesadaran masyarakat, kita bisa mendorong perubahan kebijakan yang lebih baik.
    4.     Beli Karya Mereka: Jika guru honorer memiliki karya seni atau produk lain, belilah dari mereka. Ini bisa membantu meningkatkan pendapatan mereka.
    5.     Bergabung dengan Komunitas: Bergabung dengan komunitas yang peduli dengan pendidikan dan guru honorer. Bersama-sama, kita bisa mencari solusi dan memberikan dukungan.
    Ingatlah bahwa setiap tindakan kecil pun bisa berarti banyak bagi guru honorer. Mari bersama-sama berkontribusi untuk memperbaiki situasi mereka. 🙏 (red)

  • Hukum Menghadiri Undangan Tak Punya Uang

    Hukum Menghadiri Undangan Tak Punya Uang

    SORBANSANTRI.COM

    بسم الله الرحمن الرحيم

    SORBAN SANTRI- Menghadiri Undangan hajatan hukumnya wajib, terkadang sehari sampe 3 tempat, sedangkan uang tak punya,
    1) apa boleh hadir tanpa bawa uang amplop?
    2) apakah uang hasil sumbangan hajatan harus dikembalikan dikemudian hari (ketika sipolan pesta?)

    Jawaban
    1) wajib hadir walaupun tdk punya uang, dan boleh tidak membawa uang amplop.
    ☝️ Syarat wajib menhadiri :
    ¹ hubungan tetangga ² teman ³ kerabat ⁴ ke-ilmu-an,kebaikan dll.
    Kalo tak kenal, boleh tdk hadir.

    2) uang amplop tidak wajib dikembalikan, krn bukan hutang, melainkan Hibah(pemberian).
    Kecuali sudah ada kesepakatan untuk dikembalikan.

    Dalil ( liat poto > h.qulyubi\i.tholibin \h.jamal))
    Maknanya
    “Pendapat Yg lebih tampak harta² yg ditradisikan dlm pesta² adalah hibah bukan piutang meskipun ditradisikan dimasyarakat untuk dikembalikan.”

    di kitab at-Tuhfah
    “Pendapat Yang lebih tampak harta-harta yang ditradisikan dalam pesta² adalah hibah dan tidak berpengaruh kebiasaan yang berlaku dimasyarakat selama tidak terdapati pernyataan semacam ‘ambillah…!!
    (ia niati menghutangkan dan disepakati oleh pemilik pesta atau ahli warisnya)

    Kesimpulan :
    sebesar apapun sumbangan hajatan yg diterima, itu adalah hibah\ pemberian,Bukan hutang,

    Wallohu a’lam bisshowab
    Walhamdulillah