Tag: ansor banser

  • BANSER jalan kaki madiun banyuwangi memperingati hari pahlawan, hari santri nasional

    BANSER jalan kaki madiun banyuwangi memperingati hari pahlawan, hari santri nasional

    SORBAN SANTRI ~ Kalau pada hari pahlawan warga masyarakat banyak yang melakukan upacara untuk memperingati hari bersejarah itu, ada seorang BANSER dari madiun jawa timur untuk mengenang dan memperingati hari pahlawan dia melakukan napak tilas dengan berjalan kaki seorang diri dari kota madiun menuju srono banyuwangi tempat deklarator ANSOR pertama kali, BANSER tersebut bernama EKO HADI memulai perjalannya hari selasa(10/11/2020) sekitar jam 11, Meskipun usia sudah 54th dan sudah mempunyai dua cucu dari kedua anaknya tapi semangatnya bagaikan usia 17 tahun

    SORBANSANTRI.COM

    Sahabat EKO HADI BANSER MADIUN sambil membawa bendera BANSER saat milintas di mojokerto

    Madiun banyuwangi memang satu propinsi tapi satu di wilayah barat jawa timur dan yang satunya di wilayah timur jawa timur dengan jarak kurang lebih 420km dan bila di tempuh dengan jalan kaki bisa 4 atau 5 hari tanpa istirahat namun sahabat EKO HADI seorang BANSER ini dengan semangat yang tinggi mengerakan langkahnya untuk mengenang jasa jasa para pahlawan yang mungkin akan lebih dari satu minggu karena di perjalanannya dia juga singgah ke makam para kyai dan ulama yang di liwati jadi jarak tempuh bisa mencapai 600km

    Saat melintas di mojokerto team SORBAN sempat mewawancarainya dan bercerita bahwa BELIAU sempat mampir ziarah ke makam para kyai yang di liwati, antara lain KH WAHAB HISBULLOH , MBAH SAYIT SULAIMAN, bahkan mampir juga ke makam RIYANTO BANSER pahlawan kemanusian dengan di dampingi beberapa peesonil banser kota mojokerto, saat memasuki wilayah bangsal mojokerto kehadirannya di sambut 20 personil BANSER SATKORYON BANGSAL dan pengurus PAC GP ANSOR BANGSAL

    SORBANSANTRI.COM

    Saat ziarah ke makam BANSER RIYANTO pahlawan kemanusiaan

    SORBANSANTRI.COM

    Sambutan BANSER SATKORYON BANSAL kepada sahabat EKO HADI

    BELIAU melakukan napak tilas ini selain memperingati hari pahlawan juga hari santri nasianol serta sumpah pemuda dengan harapan bisa mengugah para kader ansor dan pemuda pemuda agar lebih semangat dan termotifasi lagi dalam berorganisasi di ANSOR BANSER guna mengisi kemerdekaan yang di raih oleh para kyai dan pahlawan

    Salah satu pengurus PAC GP ANSOR BANSAL Gus MUHAMMAD KHOIRUL ANAM yang ikut menyambut kehadiran sahabat EKO mengatakan ” Ini salah satu pelajaran yang di berikan oleh sahabat EKO HADI dari Madiun karena dengan usia 54 BELIAU tetap semangat berorganisasi dan loyalitas yang tinggi untuk organisasi, kita yang masih muda muda ini harus bisa meniru semangat beliau, dan semoga perjalanan BELIAU lancar tidak ada halangan apapun”

    SORBANSANTRI.COM

    Gus MUHAMMAD KHOIRUL ANAM pengurus PAC GP ANSOR BANGSAL

    Setelah istirahat sebentar dengan minum teh hangat yang di sajikan oleh sahabat sahabat BANSER bangsal beliau langsung meneruskan perjalanan ke mojosari dan di mojosaripun sudah menunggu beberapa personil BANSER

    by: sodikin sorban

  • MALAM RENUNGAN SANTRI DIPERINGATAN HARI SANTRI 2020

    MALAM RENUNGAN SANTRI DIPERINGATAN HARI SANTRI 2020

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Ditengah maraknya perang ideologi yang ada di Negara Indonesia ini dirasakan sangat mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara. Apalagi sudah banyak pemikiran yang sudah masuk dalam tubuh organisasi NU itu sendiri. Mengingat NU adalah organisasi yang besar maka, banyak pula permasahalan – permasalahan kecil yang berpotensi merusak marwah NU.

    Dalam peringatan hari santri 22 Oktober 2020, semua banom NU yang ada di Kecamatan Pacet Mojokerto seperti Fatayat, muslimat,IPNU,IPPNU,Pagar Nusa, Ansor Banser dll, berpumpul menjadi satu dengan tekat 1 komando Dalam Menjaga Ideologi Aswaja Annahdliyah. Sebagai penggerak kader, tentunya Ansor dan Banser kec.pacet mojokerto sangat bersemangat menyatukan semua kader NU sebagai perwujudan benteng yang kokoh dengan maraknya perang ideologi yang ada di Negara Indonesia khususnya kawasan Pacet Mojokerto dan sekitarnya.

    Selasa, 21 Oktober 2020, semua kader berkumpul di Gedung Ghara MWC NU Pacet untuk mengikuti acara peringatan hari santri 2020. Dimulai dari pengurus dan para kader berkumpul ± 200 kader yang menghadiri kegiatan tersebut. Acara dimulai dari pukul 18.30 wib dan selesai dini hari pukul 00.00 wib. Semuanya kompak dan semangat dalam mengikuti setiap tahapan acara seperti Pembacaan kitab Tarqiyatul Mujarrob Bilwaliyil Muqorrob, Makhallul Qiyam, dan Pembicara yang bertemakan PERAN KADER DALAM MENJAGA IDEOLOGI ASWAJA ANNAHDLIYAH.

    Harapan dari kegiatan ini adalah, menjaga marwah NU, memperkokoh Ideologi NU khususnya warga dan kader NU dikecamatan Pacet Mojokerto agar tidak mudah diporak porandakan oleh semua yang mengancam organisasi NU. Selain itu juga, kegiatan ini bermaksud untuk meluruskan lagi saudara-saudara kader NU yang lalai dalam berjuang dan berkhidmat di NU, sehingga benar-benar di akui menjadi santri oleh mbah hasyim asy’ari selaku pendiri organisasi terbesar di Dunia, yaitu Nahdlotul Ulama’.

    Alhamdulillah, kegiatan ini sudah berjalan ke 11 kali belum genap 1 bulan, yang dilaksanakan secara bergilir dari desa ke desa se Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto. dan diharapkan bisa istiqomah dalam Giat Rutin Kader Penggerak NU. (abi sorban)

  • HTI MELAKUKAN PERGERAKAN MEREKA DARI PERUMAHAN PERUMAHAN YANG MEREKA BUAT SENDIRI

    HTI MELAKUKAN PERGERAKAN MEREKA DARI PERUMAHAN PERUMAHAN YANG MEREKA BUAT SENDIRI

    SORBANSANTRI.COM

    oleh : UBK (Ustadz Brama Kumbara)

    SORBAN SANTRI – Tahukah anda dana oprasional dan pergerakan “HATEISME” yang masif itu dananya dari mana??
    Diantaranya Yang paling besar adalah Dunia Property,

    Mereka bahu membahu bekerja sama membeli lahan kita untuk dijadikan perumahan perumahan,
    Lalu mereka membangun mesjid sebagai sarana untuk menyampaikan pemahamannya dibuatlah pengajian pengajian dan pasti ustadz ustadznya pun dari kelompok mereka..

    Mereka tahu bahwa orang Yang membeli perumahan baru itu “biasanya” orang Yang baru berumah tangga Yang awam dan haus akan ilmu agama sebagai bekal rumah tangganya,

    Disitulah kesempatan mereka mencari mangsa untuk mencecoki paham paham “HATEISME”

    Dan kita sudah terlambat untuk mengambil alih mesjid tersebut
    tidak berdaya karena mesjid itu mereka sendiri Yang membangun dan dalam lingkungan penguasaan mereka,..

    Itulah real nyata Yang terjadi saat ini dilapangan…

    Sementara kita hanya meratapi tanah kita diambil dan mereka dengan leluasanya pula menghasud orang lain dengan ideologi ideologi mereka..

    Dan kita tak berdaya…

    Oleh karena itu sudah seharusnya kita warga NU terkhusus
    harus bisa menguasai lahan lahan atau setidaknya bisa mempertahankan diri dari cara cara main mereka..

    Karena ketika tanah sudah diambil dan dimiliki mereka kita tidak bisa berbuat apa apa…

    NKRI harga mati dan hubbul wathon minal iman slogan dan teriak dibibir saja tetapi, dalam kenyataan,
    Tanah sudah dikuasai dan dimiliki mereka mungkin anak cucu kita nanti yang akan sangat merasakan imbasnya .

    Sukabumi 20 Juli 2020

    “UBK”

    (abi SORBAN)