Tag: bandung

  • VR Simulator 5D Kisah Rasulullah Hadir di Masjid Raya Al Jabar Bandung

    VR Simulator 5D Kisah Rasulullah Hadir di Masjid Raya Al Jabar Bandung

    wp.sorbansantri.com – Kabar gembira bagi umat Islam di Bandung dan sekitarnya. Masjid Raya Al Jabar kini menghadirkan inovasi baru berupa VR Simulator 5D yang menyajikan lima kisah inspiratif tentang Rasulullah. Pengunjung bisa merasakan pengalaman mendalam melalui kisah Hijrah, Isro’ Mi’raj, Mecca, Moses, dan Maulid, yang dihadirkan secara nyata melalui teknologi VR.

    VR Simulator 5D ini terletak di lantai bawah galeri Rasulullah dan dibuka setiap hari mulai pukul 10.00. Untuk setiap kisah, pengunjung dikenakan biaya tiket sebesar Rp100.000. Dalam salah satu kisah yang menarik, yaitu Hijrah, pengunjung dapat merasakan perjuangan Rasulullah ketika dikepung oleh kafir Quraisy hingga harus bersembunyi di Gua Tsur. Efek visual yang realistis seperti sarang laba-laba dan burung merpati yang diperintahkan oleh Allah untuk menolong Rasulullah menambah pengalaman yang mendalam dan nyata.

    Salah satu pengunjung, Shintanae, berbagi pengalamannya yang sangat menyentuh saat menonton kisah terakhir yang membawa penonton ke Roudoh. “Seumur hidup ingin sekali melihat makam Rasulullah. Di sini, saya bisa membayangkan makam Rasulullah yang berdekatan dengan makam sahabat, dan itu terlihat sangat nyata,” ujarnya sambil menangis. Ia juga berharap Allah segera mengundangnya ke tanah suci.

    Dengan hadirnya VR Simulator 5D ini, diharapkan bisa memberikan pengalaman religius yang mendalam dan memperkuat kecintaan umat Islam kepada Rasulullah. Jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan pengalaman yang luar biasa ini di Masjid Raya Al Jabar, Bandung. (AI Sorban)

    @beritasorban Vr Simulator 5D kisah Rosululloh sekarang ada di bandung tepatnya di Masjid raua al jabar, untuk tepatnya di lantai bawah galeri rosululloh bukanya jam 10.00. ada 5 kisah, yaiku Hijrah, Isro' mi'roj, mecca, moses dan maulid. #VRSimulator5D #KisahRasulullah #MasjidRayaAlJabar #Hijrah #IsroMikraj #Mecca #fypシ゚viral ♬ suara asli Sorban Santri
  • Perundungan Live: ‘Om Aing Jenderal’ Ungkap Pelaku.

    Perundungan Live: ‘Om Aing Jenderal’ Ungkap Pelaku.

    wp.sorbansantri.com – Masyarakat di Bandung dikejutkan dengan sebuah kejadian perundungan yang disiarkan secara langsung di media sosial. Insiden ini menjadi sorotan publik setelah dua video menunjukkan aksi perundungan terhadap seorang individu di bawah umur. Kapolsek Bojongloa Kidul, Ari Purwantono, membenarkan kejadian tersebut pada hari Minggu, 28 April 2024, sambil menegaskan bahwa korban masih dalam usia remaja dan proses penyelidikan terus berlangsung.

    Dalam video pertama yang tersebar, terlihat dua orang melakukan perundungan secara langsung terhadap korban. Sedangkan dalam video kedua, pelaku yang diduga menyatakan hubungan kekeluargaannya dengan seorang jenderal, mengungkapkan ketidakpedulian terhadap konsekuensi hukum atas perbuatannya.

    “Sok searching di Google (coba cari di Google), Mayjen Rifki Nawawi,” ujarnya bersama rekan-rekannya dalam video, menambahkan dimensi kekebalan yang ia anggap dimilikinya.

    Perundungan adalah tindakan kekerasan yang merugikan, tidak hanya secara fisik tapi juga secara mental bagi korban. Penggunaan media sosial dalam kasus ini menyoroti potensi negatifnya sebagai alat untuk menyebarkan kekerasan.

    Dalam konteks ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam tindakan perundungan atau menyebarkan konten yang berisi kekerasan. Pentingnya pengawasan dan pemantauan terhadap konten media sosial pun menjadi sorotan dalam upaya mencegah penyebaran aksi kekerasan.

    Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari perundungan. Dengan bersama-sama mengutuk tindakan kekerasan ini, mari kita berkomitmen untuk mendukung kesejahteraan dan keamanan di lingkungan sekolah dan masyarakat kita. (AI Sorban)

  • H. Erwin SE Dipilih Secara Aklamasi Jadi Ketua PC Pagar Nusa Kota Bandung

    H. Erwin SE Dipilih Secara Aklamasi Jadi Ketua PC Pagar Nusa Kota Bandung

    InfokomBanserNU- Para pengurus PAC Pagar Nusa se-Kota Bandung melakukan Konfercab di gedung PAC Jalan Sancang nomor 8 Bandung, Minggu, 23/2/2020.

    Suatu kehormatan dalam Konfercab tersebut dihadiri Ketua DPP Pagar Nusa Pusat, H. Edy Junaedi, DPW Pagar Nusa Jawa Barat, Haji Asep Saeful Millah, para pengurus dan PAC Pagar serta para pendekar Nusa se-Kota Bandung serta memenuhi kourum dimana 22 pengurus PAC yang hadir dari 30 PAC yang ada di Kota Bandung.

    Konfercab ini diadakan untuk menentukan ketua PC dan pengurus baru PC Pagar Nusa Kota Bandung.

    Seperti biasa Konfercab dengan susunan round down acara yang dimulai dengan pembukaan, doa, lagu Kebangsaan Indonesia Raya, sambutan-sambutan, pemilihan ketua baru PC Pagar Nusa Kota Bandung, pidato ketua PC terpilih, Kepengurusan dan ditutup doa.

    “Alhamdulillah yang hadir sudah memenuhi kourum terlaksananya Konfercab dari 30 PAC se-Kota Bandung yang hadir melebihi 50 persen yaitu 22 PAC yang hadir” ungkap H. Edy Junaedi.

    “Siapapun yang jadi ketua dan pengurus baru yang terpilih adalah kesepakatan bersama dan harus didukung bersama dan tetap solid dan kompak, semoga Pagar Nusa Kota Bandung lebih baik dan maju lagi dalam memperjuangkan para ulama serta budaya kita yaitu pencak silat” tambah H. Edy.

    Apresiasi terpilihnya H. Erwin SE datang dari ketua PW Pagar Nusa Jawa Barat, H. Asep Saeful Millah mengatakan bahwa harapan besar terpilihnya H. Erwin SE secara aklamasi menunjukan adanya kekompakan yang luar biasa mempercayakan satu yang semuanya pengurus PAC Pagar Nusa se-Kota Bandung memilih H. Erwin SE.

    “Semoga kerja dan kinerja antara ketua PC dan pengurus serta seluruh ranting dan para pendekar dibawahnya semakin kompak, bersinergi, solid secara internal dan semakin sinergiritas bekerja sama dengan pihak terkait lainnya di Kota Bandung” tukas H. Asep Saeful Millah.

    H. Erwin SE memaparkan bahwa pada Desember 1985, dibentuklah tim persiapan pendirian pencak silat NU dan tepat pada 3 januari 1986 di pondok pesantren Lirboyo, lahirlah Ikatan Pencak Silat NU PAGAR NUSA. PAGAR NUSA bukan nama sembarangan, tapi diciptakan oleh Kyai besar NU yaitu KH Mujib Ridwan, beliau adalah putra KH Ridwan Abdullah yang menciptakan lambang NAHDLATUL Ulama.
    Kita sebagai para pendekar Pagar Nusa, harus mempunyai jati diri Pagar Nusa. Memperkuat ukhuwwah pagar nusa, dengan tidak membedakan aliran dan perguruan silat di Pagar Nusa, tidak membedakan latar belakang sosial dan politik, yang mana kesemuanya itu harus tetap kita jaga keharmonisannya. Ketika kita masuk dan bergabung d pagar nusa baik sebagai pengurus, santri, warga pagar nusa, maka saat itu pula kita tekadkan niat kita untuk mengabdi di Nahdlatul Ulama, mengabdi pada kyai, menjaga NKRI, dan terutama dengan berharap kita diakui menjadi santrinya hadrotusyeh KH Hasyim Asyarie. Resiko yang akan kita hadapi tentu akan sangat besar, kesiapan lahir dan bathin kita harus kita latih mulai sekarang, karena pagar nusa merupakan bentengnya NU dan Bangsa, benteng nya para kyai, penjaga NKRI.

    “Saya, selaku ketua PC Pagar Nusa Kota Bandung terpilih tentunya bukan yang terbaik dari kalian, tapi saya akan bersama – sama dengan kalian para pengurus PAC, pengurus ranting, dan seluruh pendekar pagar nusa Kota Bandung untuk merapatkan barisan dalam memperkokoh ukhuwwah wathoniyyah, basyariah, islamiyyah, memperkuat faham ahlisunnah waljamaah annahdiyyah, dan mengembangkan pencak silat NU pagar nusa d Kota Bandung ini” pungkas H Erwin SE pada konferensi pers.(iwnaruna)

    sumber