Tag: BOM

  • Kenapa Negara Maju, Tidak Religius?

    Kenapa Negara Maju, Tidak Religius?

    wp.sorbansantri.com –Negara maju dalam dunia modern saat ini terkesan tidak religius, namun sebaliknya negara yang religius masih banyak yang statusnya masih negara berkembang atau tidak maju.

    Tentu menimbulkan banyak pertanyaan kenapa Amerika, Jepang, Korea, Swiss, Norwegia dan negara-negara maju yang lainnya itu seperti tidak peduli dengan religi?

    Negara maju yang dimaksud bukan hanya maju ipteknya dan finansial, tapi juga maju secara moral. Tapi, negara yang religius malah mendapati kemunduran moral, contoh India sebagai negara religius tapi kasus pemerkosaannya cukup tinggi, KDRT, bunuh diri, intimidasi, bullying dan sebagainya sering terjadi.

    Atau contoh lain adalah Amerika Latin, dimana negaranya cukup religius tapi kasus pembunuhannya paling tinggi. Bahkan negara timur tengah, negara yang cukup religius sering kali membuka sarana untuk perang. Kita tahu perang itu seperti apa, siapa yang mati dan menjadi korban? Wanita dan anak-anak sering menjadi korban perang.

    Nah, kenapa bisa seperti itu?

  • Pancasila Selaras dengan Syari’at

    Pancasila Selaras dengan Syari’at

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Jika ada yang membenturkan Pancasila dengan Islam maka jelas ia tidak paham Pancasila dan Islam. Jika ada yang mempermasalahkan agama dan nasionalisme bahkan menganggap nasionalisme tidak ada dalilnya maka jelas ia tidak memahami inti sari ajaran agamanya walau berkedok ahli agama. Yang teriak NKRI kafir, thaghut, mengatakan Pancasila simbol berhala maka perlu ngaji lagi.

    Pancasila itu sangat selaras dengan syari’at bahkan Pancasila itu perwujudan dari syari’at. Pancasila itu ajaran langit yang sudah membumi. Perwujudan dari ajaran Islam rahmatan lil ‘alamin ‘ala Nusantara. Dengan Pancasila, syari’at Islam bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari tak sebatas hanya pesan yang menggantung dilangit.

    Coba, mana butirnya yang bertentangan dengan Islam? Sila keberapa yang bermasalah dan menabrak syari’at Islam? Dari sisi mananya sehingga mengatakan Pancasila itu simbol kekufuran? Pancasila itu bukan agama tapi menyatukan antar pemeluk agama. Jika setia mengamalkan nilai-nilai Pancasila bukan berarti menandingi ajaran agama. Tidak tepat jika membandingkan norma Pancasila dengan norma agama. Tidak tepat jika memberikan pilihan untuk memilih Pancasila ataukah Islam. Ini pilihan yang jungkir balik sebab Pancasila itu berisi poin-poin ajaran Islam.

  • 5 Orang Menjadi Korban, Ledakan Bom Bunuh Diri Terjadi di 2021

    5 Orang Menjadi Korban, Ledakan Bom Bunuh Diri Terjadi di 2021

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Sebuah ledakan terjadi di depan Gereja Katedral Makassar. Ada korban akibat kejadian ini.

    Tampak kobaran api akibat ledakan masih menyala di sekitar lokasi. Selain itu, tampak potongan tubuh manusia di sekitar lokasi kejadian.

    Saat ledakan terjadi, sejumlah jemaat gereja tengah beribadah di lokasi. Selain potongan tubuh manusia, di lokasi kejadian saat ini tampak sejumlah korban luka dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit.

    Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan menilai jelang pilpres 2024 eskalasi teror akan semakin tinggi.

    Menurut Ken, radikalis juga marah karena saat ini sumber dana mereka dibekukan oleh PPATK sehingga pergerakan mereka sedikit terbatasi.

    Tapi hal ini tidak menyurutkan langkah mereka untuk mencari dana, sekarang mereka aktif menyebarkan penggalangan bantuan lewat media sosial sepeeti whatsapp, facebook, instagram, twitter dll.

    Biasanya lewat group group mereka langsung chat pribadi dan menawarkan proposal dan profil organisasi mereka.

    Mereka juga berani pasang iklan jor joran di media sosial untuk penggalangan dana sosial untuk kepentingan kelompok mereka walaupun dengan dalih pembangunan dan sumbagan tempat ibadah di nasional dan negara di timur tengah, bahkan mereka siap jemput bola ke rempat para donatur.

    Ken berharap msyarakat lebih baik langsung menyerahkan bantuan kepada yang berhak dan membutuhkan agar dapat meminimalisir bantuan kepada kelompok radikal, jangan sampai kita malah ikut membantu jaringan radikal menjadi besar.

    Sumber

  • HAUL KE 19 RIYANTO & MASA DEPAN BHINNEKA TUNGGAL IKA

    HAUL KE 19 RIYANTO & MASA DEPAN BHINNEKA TUNGGAL IKA

    Infokom Banser MJK-19 tahun silam, tepatnya Desember tahun 2000, Sahabat Riyanto seorang Anggota Banser Kota Mojokerto mendedikasikan hidupnya demi menyelamatkan saudara-saudara umat Kristiani dalam Perayaan Misa Natal di Gereja Eben Haezer. Beliau meninggal akibat meledaknya bom yang diterorkan digereja tsb.
    Apa yang dilakukan Alm. Riyanto merupakan tauladan bagi kita semua, bahwa kita adalah umat beragama yang hidup di Indonesia. Bhinneka Tunggal Ika adalah kita, tidak boleh ada sekat hanya atas nama agama, suku, ras, dsb. Yang ada adalah INDONESIA.

    https://www.youtube.com/watch?v=6tyVB14OtYo

    Hari ini yang harus dilakukan tidak boleh hanya sekedar refleksi dan perenungan, akan tetapi aksi nyata untuk terus menghidupkan semangat Bhinneka Tungggal Ika ditengah-tengah upaya segelintir oknum yang menggerogoti dan mendistorsi kemajemukan yang menjadi identitas Indonesia.
    Sebagai Kader Ansor khususnya, ini adalah amanah & tanggung jawab utama kita untuk mengejawantahkan cita-cita organisasi dalam dinamika ke-Indonesia-an. Apapun resiko, situasi, dan kondisinya kita tidak boleh mundur sedikitpun demi masa depan BHINNEKA TUNGGAL IKA.

    ( GUS IPUNG )

  • Ledakan Bom Tak Kenal Etika Kemanusiaan

    Ledakan Bom Tak Kenal Etika Kemanusiaan

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Saya dari dulu mengikuti pilihan para kyai NU yang selalu menjaga perdamaian, tidak memilih opsi perang. Mengapa? Sebab perang di zaman Nabi berbeda dengan zaman sekarang. Dulu di zaman Nabi perang memiliki etika. Sekarang sama sekali tidak ada etikanya karena alat perangnya membabi-buta dan meluluhlantakkan apapun.

    Memangnya apa etika perang yang diajarkan oleh Nabi? Berikut adalah sabda mulia Nabi kita:

    عن ﺃﻧﺲ ﺑﻦ ﻣﺎﻟﻚ، ﺃﻥ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺎﻝ: «اﻧﻄﻠﻘﻮا ﺑﺎﺳﻢ اﻟﻠﻪ ﻭﺑﺎﻟﻠﻪ ﻭﻋﻠﻰ ﻣﻠﺔ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ، ﻭﻻ ﺗﻘﺘﻠﻮا ﺷﻴﺨﺎ ﻓﺎﻧﻴﺎ ﻭﻻ ﻃﻔﻼ ﻭﻻ ﺻﻐﻴﺮا ﻭﻻ اﻣﺮﺃﺓ، ﻭﻻ ﺗﻐﻠﻮا، ﻭﺿﻤﻮا ﻏﻨﺎﺋﻤﻜﻢ، ﻭﺃﺻﻠﺤﻮا ﻭﺃﺣﺴﻨﻮا ﺇﻥ اﻟﻠﻪ ﻳﺤﺐ اﻟﻤﺤﺴﻨﻴﻦ»

    Dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda (kepada para pasukan yang akan berangkat perang) : “Berangkatlah dengan nama Allah, karena Allah dan ikut Agama Rasulullah. Jangan bunuh orang tua renta, jangan bunuh bayi, jangan bunuh anak kecil dan jangan bunuh wanita. Jangan berkhianat. Kumpulkan harta rampasan perang. Lakukan islah (rekonsiliasi) dan berbuatlah baik. Sebab Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan” (HR Abu Dawud)

    Dalam riwayat lain:

    ” ﻭﻻ ﺗﻘﺘﻠﻮا اﻟﻮﻟﺪاﻥ، ﻭﻻ ﺃﺻﺤﺎﺏ اﻟﺼﻮاﻣﻊ ”

    “Jangan bunuh anak-anak dan para pendeta” (HR Ahmad)

    Sabda Nabi yang lain:

    ﻭﻻ ﺗﺨﺮﺑﻮا ﻋﻤﺮاﻧﺎ، ﻭﻻ ﺗﻘﻄﻌﻮا ﺷﺠﺮﺓ ﺇﻻ ﻟﻨﻔﻊ، ﻭﻻ ﺗﻌﻘﺮﻥ ﺑﻬﻴﻤﺔ ﺇﻻ ﻟﻨﻔﻊ، ﻭﻻ ﺗﺤﺮﻗﻦ ﻧﺨﻼ، ﻭﻻ ﺗﻐﺮﻗﻨﻪ، ﻭﻻ ﺗﻐﺪﺭ، ﻭﻻ ﺗﻤﺜﻞ

    “Jangan hancurkan bangunan, jangan tebang pohon kecuali diperlukan, jangan bunuh hewan kecuali diperlukan, jangan bakar pohon kurma, jangan tenggelamkan, jangan rusak perjanjian dan jangan membunuh dengan mutilasi” (HR Al-Baihaqi)

    Ini etika perang yang diperintah oleh Nabi ketika perang fi Sabilillah. Lalu kalau perang sesama Muslim apalagi sesama anak negeri? Semoga NKRI tetap aman dan damai.

    •] Tulisan ini tidak secara khusus mengomentari peristiwa di Lebanon, namun menyampaikan secara umum bahaya perang. Jazakumullah Khoiron katsiron. (POST  KH. MA’RUF KHOZIN)

  • KETUA PC GP ANSOR HADIRI DTD BANSER

    KETUA PC GP ANSOR HADIRI DTD BANSER

    Mojokerto. cyberaswaja.online– Pengkaderan Banser yang terus dilakukan sebagai salah satu bentuk Perjuagan GP Ansor dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab terus dilakukan di bumi mojopahit.

    Dihadiri dari beberapa Unsur undangan, Diantaranya terlihat Ketua PC NU Kab.Mojokerto, KH. Adzim, DPRD dari Fraksi PKB ibu IKA, Muspika dan tamu undangan dari Banom Banom NU. (20/12)

    SORBANSANTRI.COM
    Doc.Ketua PC GP Ansor Kab.Mojokerto Gus Ali

    Ketua PC GP Ansor memberikan sambutan sekaligus arahan yang jelas berkaitan pentingnya agenda DTD Banser di wilayahnya.

    “Kita Hari ini tidak berhenti dalam kaderisasi, totalitas dan loyalitas kepada Organisasi menjaga Marwah Nama Organisasi serta tetap Taat pada Kyai, sikap kita harus jelas, bendera kita harus jelas dalam perjuangan dan kaderisasi ke depan”, ungkap Gus Ali Nasikh selaku ketua PC GP Ansor Kab.Mojokerto

    SORBANSANTRI.COM
    Doc.Ketua PC.GP.Ansor Kab.Mojokerto

    Diklat Terpadu Dasar di Desa Sumber Agung Kec.Jatirejo ini diikuti sebanyak 90 peserta yang prosesi pelaksanaanya sampai 3 (tiga) hari 2(dua) malam.