Tag: cinta

  • Keajaiban Ibu: Kekuatan Tak Terbantahkan di Balik Kasih Sayang Tanpa Batas

    Keajaiban Ibu: Kekuatan Tak Terbantahkan di Balik Kasih Sayang Tanpa Batas

    wp.sorbansantri.com – Ibu adalah sosok yang luar biasa dalam kehidupan setiap orang, dan di balik kasih sayangnya yang tak terhingga terdapat keajaiban-keajaiban yang jarang terungkap. Berikut adalah lima keajaiban ibu yang menginspirasi dan memukau:

    @beritasorban

    wp.sorbansantri.com – Ibu adalah sosok yang luar biasa dalam kehidupan setiap orang, dan di balik kasih sayangnya yang tak terhingga terdapat keajaiban-keajaiban yang jarang terungkap. Berikut adalah lima keajaiban ibu yang menginspirasi dan memukau:

    ♬ suara asli – Sorban Santri – Sorban Santri
    Ikuti Sorban Santri di TikTok
    1. Konseling Emosional yang Tak Tertandingi: Duduk disamping ibu selama setengah jam bisa memiliki dampak yang sama dengan menghadiri 6 sesi konseling dengan psikolog. Kehadirannya yang penuh perhatian dan pengertian mampu memberikan ketenangan dan pemahaman yang dalam.
    2. Firasat yang Mengagumkan: Ibu memiliki firasat terkuat di dunia. Jadi, jangan heran jika ia melarangmu dalam hal-hal kecil. Intuisinya yang tajam seringkali melindungi kita dari bahaya yang tidak terlihat.
    3. Sentuhan Penyembuh: Secara ilmiah dan psikologis, sentuhan ibu ke bagian tubuh yang sakit dapat mengurangi rasa sakit bahkan membantu proses penyembuhan. Kelembutan tangan ibu memberikan ketenangan dan peredaan yang luar biasa.
    4. Cinta Tanpa Syarat: Ibu adalah figur cinta tanpa syarat. Dia rela mengorbankan hidupnya untukmu, tanpa mengharapkan imbalan sebaliknya. Kasih sayangnya begitu murni dan tulus.
    5. Kekuatan Doa: Doa ibu memiliki kekuatan yang mengubah haluan hidup. Cobalah minta doanya dalam hal-hal kecil, dan kamu akan merasakan keajaiban yang tersembunyi di balik setiap doa yang ia panjatkan.

    Keajaiban-keajaiban ini menjadi pengingat betapa berharga dan luar biasanya peran seorang ibu dalam kehidupan kita. Meskipun seringkali dianggap hal yang biasa, namun kekuatan dan kasih sayang seorang ibu adalah hal yang luar biasa dan layak untuk dihargai setiap saat. (AI Sorban)

  • Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Uzbekistan di Semifinal Piala Asia U-23

    Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Uzbekistan di Semifinal Piala Asia U-23

    wp.sorbansantri.com – Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi tantangan besar saat bertemu dengan Uzbekistan di babak semifinal Piala Asia U-23. Pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi kedua tim untuk memperebutkan tempat di final turnamen bergengsi ini.

    Uzbekistan mencapai babak semifinal setelah mengalahkan Arab Saudi dengan skor 2-0 di Stadion Internasional Khalifa, Doha, pada Jumat (26/4) malam WIB. Mereka menunjukkan dominasi yang impresif selama turnamen ini dengan mencatatkan rekor tanpa kebobolan dan menjadi tim paling produktif dengan 12 gol.

    Sementara itu, Timnas Indonesia U-23 berhasil memastikan tempat di babak semifinal setelah melalui pertarungan dramatis melawan Korea Selatan dalam adu penalti dengan skor akhir 11-10. Mereka finis sebagai runner-up Grup A setelah mengalahkan Australia 1-0 dan Yordania 4-1, menunjukkan performa yang menjanjikan di turnamen ini.

    Timnas Indonesia U-23, yang debut di Piala Asia U-23, berhasil menonjol berkat bimbingan Shin Tae-yong. Mereka akan menjadi satu-satunya wakil ASEAN setelah Vietnam kalah dari Irak di perempat final.

    Pemain Indonesia seperti Rizky Ridho, Justin Hubner, Komang Teguh, Jeam Kelly Sroyer, dan Ivar Jenner telah mendapatkan pemutihan kartu kuning sehingga dapat tampil tanpa hukuman kartu di semifinal ini.

    Prediksi dari Hard Gumay mengenai pertandingan ini memberikan optimisme bagi Timnas Indonesia, dengan harapan bahwa mereka akan melaju ke final Piala Asia U-23 2024. Antusiasme dan dukungan dari masyarakat Indonesia juga menjadi faktor penting dalam menginspirasi para pemain untuk meraih kemenangan di lapangan.

    Pertandingan antara Timnas Indonesia U-23 dan Uzbekistan U-23 di babak semifinal akan menjadi sorotan utama bagi pecinta sepak bola Indonesia. Semoga Timnas Indonesia dapat memberikan performa terbaik dan meraih hasil positif untuk mencapai final yang membanggakan. (AI Sorban)

  • Gamer Lokal Dikeroyok karena Kesetiaan pada Hero Nana

    Gamer Lokal Dikeroyok karena Kesetiaan pada Hero Nana

    wp.sorbansantri.com – Seorang gamer lokal yang hanya ingin dikenal sebagai “Nana Master 69” telah menjadi sensasi internet setelah dikeroyok oleh teman-temannya karena hanya bisa memainkan Nana di Mobile Legends. Insiden yang menggelikan ini terjadi ketika teman-temannya kehilangan kesabaran setelah kekalahan beruntun dalam pertandingan.

    Menurut saksi mata, “Nana Master 69” tetap kukuh dengan pilihan hero-nya meskipun dihadapkan pada ancaman “dikeroyok”. “Saya tidak peduli,” katanya dengan berani, “Nana adalah cinta sejati saya, dan saya akan memainkannya sampai akhir zaman!”

    Teman-temannya, yang sudah muak dengan ‘Nana-only’ gameplay, memutuskan untuk mengambil tindakan. “Kami sudah memberi tahu dia, main hero lain atau kami akan main-main dengan kamu,” kata salah satu temannya sambil tertawa. “Dan kami menepati janji kami!”

    Kejadian itu dengan cepat menjadi viral di media sosial, dengan banyak netizen menunjukkan dukungan mereka kepada “Nana Master 69”. Hashtag #JusticeForNanaMaster dan #NanaOrNothing menjadi trending topic di Twitter.

    Dalam sebuah wawancara eksklusif, “Nana Master 69” mengatakan, “Saya mungkin tidak bisa memainkan hero lain, tapi setidaknya saya setia. Dan hey, setidaknya saya mendapatkan banyak ‘like’ di media sosial!”

    Mobile Legends sendiri belum memberikan komentar resmi, tetapi rumor mengatakan bahwa mereka mempertimbangkan untuk membuat skin eksklusif untuk Nana yang diberi nama “Nana Master”.(AI Sorban)

  • Pengantin Baru Memasuki Babak Baru dalam Kehidupan

    Pengantin Baru Memasuki Babak Baru dalam Kehidupan

    wp.sorbansantri.com – Pernikahan adalah momen istimewa yang menggambarkan awal dari petualangan baru dalam kehidupan. Bagi pasangan pengantin baru, langkah pertama menuju kehidupan selanjutnya penuh dengan harapan, mimpi, dan tantangan yang menarik.

    Setelah melewati prosesi pernikahan yang indah dan penuh makna, kini saatnya bagi pengantin baru untuk memasuki babak baru dalam kehidupan mereka. Ini adalah saat di mana cinta mereka diuji melalui berbagai pengalaman dan perjalanan bersama.

    Dalam perjalanan menuju kehidupan selanjutnya, pengantin baru sering dihadapkan dengan banyak keputusan penting, seperti memilih tempat tinggal, merencanakan keuangan keluarga, dan menetapkan tujuan bersama. Semua ini menjadi landasan yang kuat untuk membangun hubungan yang harmonis dan langgeng.

    Tidak hanya itu, pengantin baru juga harus mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai perubahan dan tantangan yang mungkin muncul di sepanjang jalan. Komunikasi yang baik, kerjasama, dan dukungan satu sama lain menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai situasi yang dapat menguji hubungan mereka.

    Meskipun ada tantangan, pengantin baru juga dipenuhi dengan harapan dan optimisme akan masa depan yang cerah bersama. Bersama-sama, mereka berkomitmen untuk saling mendukung, tumbuh bersama, dan menciptakan kenangan indah dalam setiap langkah perjalanan mereka.

    Sebagai simbol pengabdian dan cinta yang mendalam, perjalanan pengantin baru menuju kehidupan selanjutnya bukan hanya tentang merayakan cinta, tetapi juga tentang membangun fondasi yang kokoh untuk masa depan yang bahagia dan penuh makna. (AI sorban)

  • Khalid bin Walid: Dari Sejarah ke Layar Game Mobile Legends

    Khalid bin Walid: Dari Sejarah ke Layar Game Mobile Legends

    wp.sorbansantri.com – Game Mobile Legend sering membuat karakter game mereka dengan inspirasi tokoh pahlawan atau pun mitos suatu daerah. Salah satunya Khaleed. Menurut cerita fiktif yang disematkan, Khaleed adalah pangeran dari Artha Clan, yang mencintai petualangan. Dia sangat menginginkan keagungan dari budaya Emerald Road, bermimpi bahwa suatu hari dia dapat mengunjungi Agelta Drylands yang luas dan menyaksikan kemakmurannya.

    Terlepas dari cerita fiktif yang ada, visualisasi tokoh Khaleed dalam game tersebut sangat menunjukkan representasi dari salah satu pejuang Muslim sekaligus sahabat Rasulullah SAW yang harus umat Muslim muliakan, yaitu Khalid Ibn Walid.

    Rasulullah SAW bersabda;

    اَللهُ اَللهُ فِيْ أَصْحَابِيْ لَا تَتَّخِذُوْهُمْ غَرْضًا بَعْدِيْ فَمَنْ أَحَبَّهُمْ فَبِحُبِّيْ أَحَبَّهُمْ وَمَنْ أَبْغَضَهُمْ فَبِبُغْضِيْ أَبْغَضَهُمْ وَمَنْ آَذَاهُمْ فَقَدْ آَذَانِيْ وَمَنْ آَذَانِيْ فَقَدْ آَذَى اللهَ وَمَنْ آذَى اللهَ يُوْشِكُ أَنْ يُأخَذَ

    “Bertakwalah kalian kepada Allah, bertakwalah kalian kepada Allah terhadap hak-hak para sahabatku, janganlah kalian menjadikan mereka sebagai sasaran (dalam cacian dan cercaan) sepeninggalku, barangsiapa yang mencintai mereka, maka dengan kecintaanku, aku pun mencintai mereka, dan barangsiapa membenci mereka, maka dengan kebencianku, aku pun membenci mereka (yang membenci sahabat), barangsiapa menyakiti mereka, sungguh ia telah menyakitiku, barangsiapa menyakitiku, berarti ia telah menyakiti Allah, barangsiapa menyakiti Allah, hampir saja Allah menyiksanya.“

    Dalam Takmilah al-Majmu’ disebutkan, salah satu bentuk penghinaan terhadap objek tertentu adalah menjadikannya mainan. Berikut keterangannya;

    وَاِذَا كَانَ هُنَاكَ نَوْعٌ مِنَ التَّمَاثِيْلِ لَا يَظْهَرُ فِيْهِ قَصْدُ التَّعْظِيْمِ وَلَا التَّرَفِ وَلَا يَلْزَمُ مِنْهُ شَيْءٌ مِنَ الْمَحْظُوْرَاتِ السَّابِقَةِ فَالْاِسْلَامُ لَا يُضَيِّقُ بِهِ صَدْرًا وَلَا يَرَى بِهِ بَأْسًا . وَذَلِكَ كَلَعْبِ الْأَوْلَادِ الصِّغَارِ الَّتِيْ تُصْنَعُ عَلَى شَكْلِ عَرَائِسِ أَوْ قَطَّطٍ. أَوْ غَيْرِ ذَلِكَ مِنَ السِّبَاعِ وَالْحَيَوَانَاتِ لِأَنَّ هَذِهِ الصُّوَرَ تُمْتَهَنُ بَاللَّعْبِ وَعَبْثِ الْأَوْلَادِ بِهَا

    Jika ada jenis patung di mana maksud pemuliaan atau kemewahan tidak tampak, dan tidak ada larangan-larangan yang telah disebutkan sebelumnya, maka Islam tidak menyempitkan dadanya, dan Islam tidak melihat ada yang salah dengan itu. Demikian seperti mainan anak laki-laki yang dibuat dalam bentuk boneka atau kucing, atau binatang buas dan hewan lainnya, karena gambar-gambar ini dipermalukan dengan dijadikan objek bermain anak-anak.”

  • TUNTUTLAH ILMU SAMPAI KE MILAN

    TUNTUTLAH ILMU SAMPAI KE MILAN

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Scudeto ke-19 akhirnya direngkuh oleh AC. Milan. Tim yang lahir pada 1899 M –sama dengan kelahiran pondok pesantren Tebuireng, Jombang– memastikan juara liga italia pada pekan terakhir Serie A (22 Mei 2022) dengan mengalahkan Sossuolo 3 – 0. Status Juara yang di dapat secara dramatis setelah 11 tahun Rossoneri puasa gelar. Terakhir, tim ini juara pada 2011 saat masih dilatih oleh Maximiliano Allegri, pelatih Juventus saat ini.

    Kesuksesan tim berjuluk il Diavolo Rosso ini tidaklah datang dengan tiba-tiba. Momentum kebangkitan justru  terjadi saat tim ini berada pada titik nadir dalam sejarah klub. Pada awal musim 2018-2019 Tim ini mengalami krisis Finansial  akut, Li Yonghong, investor Cina pemilik klub kala itu, tak bisa menebus cicilan pertamanya sebesar 32 juta euro kepada Elliot Management (EM).Total utangnya mencapai 303 juta euro untuk tambahan modal membeli klub dari tangan Silvio Berlusconi. Total duit yang dikeluarkan oleh Li untuk menebus AC Milan adalah 740 juta euro, termasuk buat menghapus utang sebesar 220 juta euro. Pada Juli 2018, AC. Milan berpindah tangan secara resmi dari Li Yonghong pada Elliot Management.

  • UNDANG ULAMA AL-AZHAR, CAIRO, MESIR, PUSKOHIS UIN SURAKARTA ADAKAN SEMINAR NASIONAL TENTANG KONSTITUSI DAN HUKUM ISLAM

    UNDANG ULAMA AL-AZHAR, CAIRO, MESIR, PUSKOHIS UIN SURAKARTA ADAKAN SEMINAR NASIONAL TENTANG KONSTITUSI DAN HUKUM ISLAM

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Sabtu, 28 Mei 2022, Pusat Studi Konstitusi dan Hukum Islam ( PUSKOHIS ) Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan Seminar Nasional tentang Konstitusi dan Hukum Islam bertajuk “Implementasi Tafsir Ayat-Ayat Ahkam Dalam Konstitusi dan Sistem Hukum”. Seminar Nasional ini dihadiri 260 peserta secara Offline dan 716 peserta secara Online di channel Youtube PUSKOHIS UIN Surakarta. Adapun pelaksanaan secara offline dilaksanakan di Aula Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta.

    Acara diawali dengan pembacaan Maulid Al Barzanji oleh Rebana Jam’iyyatul Qurro Wal Huffadz UIN Raden Mas Said Surakarta kemudian dilanjutkan pelaksanaan acara Seminar Nasional. Bertindak sebagai moderator adalah Panji Putra Ariyanto. S.Sos dan Aji Ari Wibowo mendapatkan tugas membacakan ayat-ayat Al-Qur’an.

    Acara diawali dengan sambutan Adhimas Alifian Yuwono, sebagai ketua panitia, mahasiswa Semester 6 ini mengatakan bahwa “Kami menghimbau seluruh peserta untuk memperhatikan dengan baik, serta mencatat poin-poin penting dari materi yang disampaikan karena pembicara yang diundang dalam seminar ini adalah pembicara sudah melalang buwana diseminar naisonal dan internasional. Mudah-mudahan kegiatan ini mendapatkan berkah dari Allah Swt.”

  • Kenapa Negara Maju, Tidak Religius?

    Kenapa Negara Maju, Tidak Religius?

    wp.sorbansantri.com –Negara maju dalam dunia modern saat ini terkesan tidak religius, namun sebaliknya negara yang religius masih banyak yang statusnya masih negara berkembang atau tidak maju.

    Tentu menimbulkan banyak pertanyaan kenapa Amerika, Jepang, Korea, Swiss, Norwegia dan negara-negara maju yang lainnya itu seperti tidak peduli dengan religi?

    Negara maju yang dimaksud bukan hanya maju ipteknya dan finansial, tapi juga maju secara moral. Tapi, negara yang religius malah mendapati kemunduran moral, contoh India sebagai negara religius tapi kasus pemerkosaannya cukup tinggi, KDRT, bunuh diri, intimidasi, bullying dan sebagainya sering terjadi.

    Atau contoh lain adalah Amerika Latin, dimana negaranya cukup religius tapi kasus pembunuhannya paling tinggi. Bahkan negara timur tengah, negara yang cukup religius sering kali membuka sarana untuk perang. Kita tahu perang itu seperti apa, siapa yang mati dan menjadi korban? Wanita dan anak-anak sering menjadi korban perang.

    Nah, kenapa bisa seperti itu?

  • PCINU Jepang, Kenalkan Islam Melalui Puisi dan Seni Musik Hadrah Berbahasa Jepang, pada Festival Seni Internasional di Tokyo

    PCINU Jepang, Kenalkan Islam Melalui Puisi dan Seni Musik Hadrah Berbahasa Jepang, pada Festival Seni Internasional di Tokyo

    Sorbansantri.com – Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi), Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jepang bekerjasama dengan tim Hadrah Nusantara menampilkan Seni Musik Hadrah dan Puisi berbahasa Jepang, dalam acara Festival Seni Internasional, Design Festa Volume 55, di Tokyo Big Sight, Minggu (22/5).

    Design Festa, merupakan salah satu festival seni internasional terbesar di Asia, yang mengumpulkan ribuan seniman yang tertarik dengan kreativitas dan ekspresi artistik dari seluruh Jepang dan berbagai negara lainnya.

    Wakil Ketua I Tanfidziyah PCINU Jepang, K.A Arianto, mengatakan bahwa keikutsertaan Lesbumi PCINU Jepang di festival tersebut, merupakan suatu keistimewaan, karena mengenalkan seni Indonesia sekaligus berdakwah dengan Bahasa Jepang melalui puisi dan hadrah. “ Suatu kebanggaan Diaspora Nahdliyyin dapat tampil di depan ribuan pengunjung, yang mayoritas merupakan kaum muda mudi pecinta seni di Jepang“, kata Arianto yang hadir mendampingi tim Hadrah.

    Ketua Lesbumi PCINU Jepang, Yuliana Nur Arifin memaparkan bahwa festival seni tersebut memfasilitasi misi Lesbumi PCINU Jepang yang ingin mengenalkan dan mensyiarkan Islam dengan indah melalui seni seperti Walisongo. “Harapannya, warga Jepang ataupun pengunjung lainnya yang masih awam tentang Islam dapat mengenal Islam melalui hadrah, selain itu sebagai bukti bahwa hadrah juga siap bersaing dalam permusikan internasional“, sahut Yuliana Nur Arifin yang juga merupakan salah satu vokalis tim Hadrah.

    Pada festival tersebut, tim hadrah menampilkan shalawat dan puisi berbahasa Jepang berjudul “Anata ni Aitai “, yang berkisah tentang Nabi Muhammad SAW, lirik lagu dan puisi diterjemahkan langsung oleh Masae San, anggota PCINU Jepang yang merupakan warga asli Jepang. Menurut Ketua tim Hadrah Nusantara, Irwan Setiawan, melalui puisi dan shalawat tersebut, tim hadrah berharap dapat mengenalkan islam dan mengenalkan betapa spesialnya Nabi Muhammad SAW.Sejumlah pengunjung dari berbagai negara seperti Jepang, Italia, Brazil, Malaysia, termasuk warga Indonesia yang berdomisili di Jepang merasa terkesan, menikmati pertunjukan tim hadrah nusantara, bahkan meminta foto bersama dengan tim hadrah Nusantara. Ako San, yang merupakan warga asli Jepang mengatakan bahwa ia sangat terkesan dengan penampilan tim hadrah nusantara. “Saya suka Indonesia, sayang sekali selama pandemi ini tidak bisa wisata ke lndonesia, setelah mendengar Hadroh, saya terhibur sekali seperti wisata ke indonesia secara virtual“, kata Ako San.

    Kontributor lapangan : Masae San dan Avin , Dokumentasi PCINU Jepang

    #Anwar Sorban

  • MENGHORMATI DAN BUKAN MINTA DIHORMATI.MENGHORMATI DAN BUKAN MINTA DIHORMATI.

    MENGHORMATI DAN BUKAN MINTA DIHORMATI.MENGHORMATI DAN BUKAN MINTA DIHORMATI.

    Sorbansantri. Com – Minta dihormati akan dinilai jahat.
    Menghormati akan dinilai terhormat.

    Minta dihormati akan dinilai keangkuhan beragama.
    Menghormati akan dinilai kemuliaan agama.

    Minta dihormati itulah cermin lemahnya iman.
    Menghormati itulah cermin kuatnya iman.

    Minta dihormati itulah cermin busuknya hati.
    Menghormati itulah cermin bagusnya budi pekerti.

    Minta dihormati adalah ciri kesombongan hati.
    Menghormati adalah ciri kerendahan hati.

    Minta dihormati adalah ciri gagalnya toleransi beragama.
    Menghormati adalah suksesnya toleransi beragama.

    Minta dihormati akan dinilai gila hormat, moral rusak.
    Menghormati akan dinilai sangat bijak.

    Minta dihormati malah dibalas tidak akan dihormati.
    Menghormati malah dibalas akan semakin dihormati.

    Minta dihormati akan merusak kemanusiaan.
    Menghormati akan berkasih sayang didalam kemanusiaan.

    Minta dihormati adalah ciri hampa hakikat agama.
    Menghormati adalah ciri suksesnya hakikat agama.

    Minta dihormati dgn mematikan rezeki, apalagi rezeki orang kecil, diancam penjara dan denda puluhan juta, yang satunya bilang warung makan hanya boleh buka malam dan yang satunya lagi bilang boleh buka tapi jangan pamer makanan, lalu berteriak hormatilah kami, itulah bentuk zalimnya seseorang beragama.
    Menghormati dan malah menolong orang kecil dalam mencari rezeki, itulah bentuk kemuliaan seseorang beragama.

    Minta dihormati itulah yg dibenci Tuhan.
    Menghormati itulah yg menjadi kekasih Tuhan.

    Saling menghargai, saling bertoleransi, saling menghormati dan ciptakanlah agama cinta.
    Lupakan perselisihan, lupakan perbedaan, mari kita bergandengan tangan didalam agama cinta.
    Tidak ada yg lebih indah dari pada cinta.

    SALAM DAMAI….
    BHINNEKA TUNGGAL IKA…🇲🇨🇲🇨🇲🇨

    Anwar-Sorban