Tag: debat

  • Menggali Hikmah dari Sidang Cerai, Teuku Ryan dan Ria Ricis: Menyuarakan Perlindungan Anak di Era Konten Digital

    Menggali Hikmah dari Sidang Cerai, Teuku Ryan dan Ria Ricis: Menyuarakan Perlindungan Anak di Era Konten Digital

    wp.sorbansantri.com – Ketegangan antara Teuku Ryan dan Ria Ricis telah memunculkan sorotan baru dalam ranah hiburan Indonesia, menyoroti isu sensitif tentang penggunaan anak dalam konten media sosial. Konflik ini, yang awalnya terjadi karena perbedaan pandangan tentang batasan penggunaan anak dalam konten, akhirnya mengakibatkan retaknya rumah tangga mereka. Namun, di balik drama perceraian ini, terselip hikmah yang mengingatkan kita akan pentingnya perlindungan anak di era digital.

    Perdebatan antara Teuku Ryan dan Ria Ricis mencerminkan dilema yang lebih besar dalam industri konten digital, di mana penggunaan anak dalam konten media sosial seringkali menjadi kontroversi. Ryan, yang dikenal sebagai advokat anak, menegaskan pentingnya menghormati hak anak untuk privasi dan perlindungan dari eksploitasi. Sementara itu, Ricis cenderung melihat anak sebagai alat untuk popularitas dan pendapatan.

    Laman: 1 2

  • Cak Imin Tur Indonesia, PKB Terima Masukan terkait Prabowo-Gibran

    Cak Imin Tur Indonesia, PKB Terima Masukan terkait Prabowo-Gibran

    wp.sorbansantri.com – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, sedang menjalankan serangkaian kunjungan ke berbagai daerah di Indonesia. Tujuan utama dari kunjungan ini adalah mendengarkan masukan dan pandangan dari para sesepuh serta tokoh masyarakat terkait sikap PKB pasca Pilpres 2024.

    Dalam diskusi daring “Demokrasi Tanpa Oposisi” yang diselenggarakan oleh Polemik Trijaya dan disiarkan di kanal YouTube Trijaya FM pada Sabtu (4/5/2024), Ketua DPP PKB, Daniel Johan, mengungkapkan bahwa Cak Imin sedang aktif berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk memperoleh pemahaman yang lebih luas.

    “Belum ada perdebatan, justru itu yang harus kami cari yang terbaik,” ujar Daniel, merujuk pada posisi PKB yang belum memutuskan sikap terkait kemungkinan merapat ke dalam pemerintahan Prabowo-Gibran.

    Menurut Daniel, masukan yang diterima dari berbagai elemen masyarakat akan disambut dengan baik dan menjadi pertimbangan serius bagi PKB. Dia menekankan bahwa PKB memahami bahwa baik berada di dalam maupun di luar pemerintahan memiliki konsekuensi yang perlu diperhitungkan secara matang.

    Dengan kunjungan ini, PKB berharap dapat memperoleh perspektif yang lebih komprehensif dalam menyusun strategi politiknya ke depan, terutama mengenai keterlibatan partai dalam pemerintahan Prabowo-Gibran. (AI Sorban)

  • Perpaduan Partai: Nasdem Resmi Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran untuk Masa Depan Indonesia yang Cerah

    Perpaduan Partai: Nasdem Resmi Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran untuk Masa Depan Indonesia yang Cerah

    wp.sorbansantri.com – Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, telah mengumumkan bahwa partainya akan memberikan dukungan kepada pemerintahan Prabowo-Gibran. Deklarasi ini dilakukan setelah pertemuan tertutup antara Paloh dan Prabowo Subianto, presiden terpilih, di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra di Jakarta Selatan pada Kamis (25/4/2024).

    “Dengan ini, Nasdem mengkonfirmasi dukungannya untuk pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto dan Mas Gibran,” ujar Paloh dalam konferensi pers bersama Prabowo.

    Ia juga menambahkan, “Kita ingin mengakhiri perdebatan seputar pemilihan umum. Sekarang, fokus kita adalah bagaimana kita bersama-sama membangun negara ini ke depannya.”

    Paloh dan Prabowo, bersama dengan anggota elite dari Partai Nasdem dan Gerindra, bertemu selama sekitar satu jam pada Kamis sore. Paloh menjelaskan bahwa pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana yang terbuka, hangat, dan tanpa batas, mengingat hubungan persahabatan yang sudah terjalin antara dirinya dan Prabowo selama bertahun-tahun.

    Meskipun selama pemilihan berlangsung persaingan ketat, Paloh menekankan bahwa semua peserta pemilu tetaplah bagian dari satu keluarga besar Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa saat ini adalah waktu untuk bersatu kembali, baik bagi para elite maupun kontestan Pilpres 2024.

    Prabowo juga menyoroti pentingnya persatuan dalam menjawab tuntutan masyarakat. Baginya, bersatu bisa dilakukan baik dalam struktur pemerintahan maupun dalam peran oposisi.

    “Kita harus bersatu, baik dalam pemerintahan maupun di luar pemerintahan, demi kebaikan rakyat Indonesia,” ujar Prabowo.

    Ia juga menegaskan bahwa untuk mencapai kemakmuran dan kesejahteraan bagi Indonesia, seluruh elite harus bekerja sama dan meninggalkan perbedaan serta halangan yang menghalangi kerjasama.

    “Persatuan elite adalah kunci bagi kemakmuran negara ini. Mari kita bersama-sama tinggalkan perbedaan dan rasa yang menghalangi kerjasama kita,” pungkas Prabowo. (AI Sorban)

  • Analisis Petarungan Pilbub Kabupaten Mojokerto: Ikfina vs. Gus Barra dalam Konteks Peta Politik

    Analisis Petarungan Pilbub Kabupaten Mojokerto: Ikfina vs. Gus Barra dalam Konteks Peta Politik

    wp.sorbansantri.com – Pemilihan Bupati (Pilbub) Kabupaten Mojokerto menghadirkan pertarungan politik yang menarik antara Ikfina dan Gus Bara, dua figur yang mewakili latar belakang politik dan sosial yang berbeda. Dalam menganalisis dinamika petarungan ini, penting untuk melihatnya dalam konteks peta politik dan dinamika kekuatan politik di Kabupaten Mojokerto.

    1. Latar Belakang Politik Ikfina: Ikfina merupakan politisi yang telah lama berkecimpung dalam dunia politik lokal. Dia memiliki jaringan politik yang kuat di tingkat daerah dan telah mengukir reputasi sebagai pemimpin yang fokus pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi daerah. Dukungan dari partai politik lokal dan nasional menjadi salah satu kekuatan utama Ikfina dalam Pilbub ini.
    2. Latar Belakang Politik Gus Bara: Gus Bara, di sisi lain, merupakan figur yang lebih dikenal dalam ranah keagamaan dan sosial. Meskipun tidak memiliki pengalaman politik yang panjang, namun dukungannya dari kelompok-kelompok keagamaan dan sosial di Kabupaten Mojokerto membuatnya menjadi kandidat yang memiliki basis massa yang kuat. Isu-isu keadilan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil, dan pendekatan partisipatif menjadi fokus utama kampanye Gus Bara.
    3. Dinamika Peta Politik di Kabupaten Mojokerto: Kabupaten Mojokerto memiliki lanskap politik yang beragam, dengan berbagai kepentingan dan dinamika yang perlu diperhatikan. Di satu sisi, terdapat basis pendukung tradisional yang cenderung memilih berdasarkan afiliasi politik dan jaringan yang telah terjalin. Di sisi lain, terdapat pemilih yang lebih terbuka terhadap isu-isu keadilan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.
    4. Strategi Kampanye dan Isu-isu Utama: Dalam menghadapi Pilbub, Ikfina lebih menekankan pencapaian infrastruktur dan pembangunan ekonomi sebagai basis kampanyenya. Sementara Gus Bara lebih menonjolkan isu-isu sosial, keadilan, dan partisipasi masyarakat sebagai strategi untuk memperoleh dukungan dari segmen pemilih yang lebih responsif terhadap isu-isu tersebut.
    5. Dinamika Debat dan Perkembangan Terkini: Debat publik antara kedua kandidat menjadi ajang penting dalam menyoroti perbedaan visi dan misi mereka. Isu-isu seperti pengelolaan sumber daya alam, pendidikan, kesehatan, dan akses layanan publik menjadi titik-titik perdebatan yang menarik perhatian masyarakat.

    Dengan demikian, Pilbub Kabupaten Mojokerto tidak hanya menjadi ajang pertarungan antara individu, tetapi juga merupakan cerminan dari dinamika politik dan kepentingan masyarakat di tingkat lokal. Analisis peta politik ini menjadi penting bagi pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana dinamika kekuatan politik memengaruhi hasil Pilbub dan arah pembangunan di masa depan.(AI Sorban)

  • Putri Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Lepas Hijab: Kontroversi dan Pesan Kemanusiaan dari Buku “Sapiens”

    Putri Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Lepas Hijab: Kontroversi dan Pesan Kemanusiaan dari Buku “Sapiens”

    wp.sorbansantri.com- Kabar mengenai putri dari mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang memutuskan untuk melepas hijabnya telah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Keputusan ini memicu beragam reaksi dan perdebatan terkait dengan isu agama, identitas, serta kebebasan berpakaian. Namun, di balik kontroversi ini, ada pesan kemanusiaan yang muncul dari sebuah buku yang disebut-sebut memengaruhi keputusan tersebut, yaitu “Sapiens” karya penulis asal Israel, Yuval Noah Harari.

    Keputusan tersebut diumumkan oleh Zara melalui pesan panjang di akun Instagram pribadinya pada tanggal 5 April 20241. Dalam pesannya, Zara menyebut bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui pertimbangan yang mendalam1.
    Setelah pengumuman tersebut, netizen mulai menyoroti buku bacaan Zara. Salah satu buku yang menjadi sorotan adalah “Sapiens and Homo Deus” karya Yuval Noah Harari1. Harari, penulis buku tersebut, dikenal sebagai pendukung zionis1.

  • Mengenal Asal Mula Istilah ASWAJA

    Mengenal Asal Mula Istilah ASWAJA

    SORBANSANTRI.COM

    1.Masa Rasulullah

    Pada masa itu umat Islam adalah umat yang satu dan tidak ada perselisihan dalam aqidah dan amalan. Hal ini karena masih adanya wahyu (Al-quran) dan nabi masih ada sebagai sumber hukum langsung dapat ditanyakan kepada beliau.

    2.Masa khulafaur rosyidin

    Ketika Rasulullah wafat, terjadi perselisihan diantara umat Islam untuk menentukan pemimpin baru. Calon dari golongan Anshor Sa’ad bin Ubadah, dari golongan muhajirin adalah abu bakar Ash Siddiq,dan dari golongan bani hasyim adalah Ali bin Abi Thalib. Melalui perdebatan yang panjang akhirnya Abu Bakar Ash Siddiq terpilih menjadi khalifah pertama. Inilah awal perselisihan diantara umat Islam.

    Pada zaman khalifah kedua, Umar bin Khattab,tidak nampak perselisihan dan perpecahan kecuali perselisihan dari orang-orang yang tidak diakui kebenarannya karena tidak berstandar dalil-dalil yang shohih.

    Pada zaman khalifah Usman bin Affan mulai bermunculan perbedaan pendapat karena sistem pemerintahan mengunakan sistem famili,walaupun masih tetap mempertimbangkan skill dan profesionalisme baik dalam bidang agama maupun pemerintahan. Setelah Usman meninggal terjadilah kekacauan di Madinah sehingga Abdullah bin Saba’ (pemimpin Mesir) menunjuk Ali bin Abi Thalib sebagai Khalifah keempat.

    Pada masa Ali bin Abi Thalib, umat Islam pecah menjadi beberapa golongan. Hal ini disebabkan karena faktor semakin banyaknya umat Islam dan semakin banyaknya pemahaman di dalam mengartikan dan menafsirkan Al-quran dan Hadist Nabi.

    3.Masa Tabi’in

    Pada masa ini muncul reaksi terhadap ajaran Mu’tazilah dan Jabariyah. Pemikiran baru yang dikemukakan oleh Imam Asy’ari yang disempurnakan oleh Al Maturidi inilah yang menjadi pijakan umat islam yang disebut dengan ASWAJA. Pendapat – pendapat inilah yang menjadi rumusan kalau dalam bidang :

    a.Fiqih mengikuti salah satu madzab 4 (empat)

    b.Tauhid mengikuti salah satu Imam AL- Asy’ari dan AL Maturidi.

    c.Tasawwuf mengikuti rumusan imam Al – Junaidi.

    4. Akhir Abad ke 7 H

    Pada tahun 671 lahir seorang tokoh bernama Ibnu Taimiyyah yang mengajarkan pendapat – pendapat yang menyimpang diantaranya :

    a. Ziarah ke Makam Nabi adalah Ma’siyat.

    b. Menyatakan talak / cerai sekaligus tiga kali tidak jadi talak tiga.

    Ibnu Taimiyyah akhirnya dipenjara dan meninggal dipenjara tahun 728 M, namun ajarannya secara diamdiam diajarkan oleh para pengikutnya.

    5. Pertengahan Abad 12 H

    Pada tahun 111 M lahir seorang tokoh Wahabby yaitu Muhammad bin Abdul Wahab. Dia menganut ajaran Ibnu Taimiyah bahkan ditambah dengan pendapat-pendapatnya sendiri antara lain :

    a. Menetapkan anggota tubuh bagi Allah.

    b. Allah berada pada ruang dan gerak.

    c. Tidak boleh taqid kepada madzab 4.

    d. Mengharamkan tawasul dan mengharamkan ziarah kubur.

    6. Masa Wali Songo (Abad 14 – 16) Pada Tahun 1404 M datang seorang Ulama bernama Syekh Maulana Malik Ibrohim / Syekh Maghribi yang berasal dari Turki (riwayat lain dari Gujarat) menyebarkan Islam ditanah Jawa tepatnya di Gresik. Setelah mempunyai pengikut cukup banyak beliau mendirikan pondok pesantren dan masjid.
    Konon kabarnya beliau mendapat bantuan dari raja cermain dalam membangun dan mendirikan Pon.Pes di Gresik. S. Maulana Malik Ibrohim (S. Gresik) itu tidak hanya ahli dalam bidang agama saja, beliau juga ahli dalam bidang perekonomian. Ini terbukti peningkatan ekonomi pertanian sangat maju di Gresik.
    Pada tahun 1401 M lahir seorang putra bernama R. Rahmatullah (Sunan Ampel) dinegeri Cempa.

    (Iqlilahdini sorban)

  • CUKUP ANAK SANTRI MELAWAN KAUM SALAFI WAHABI PORO KYAI DUDUK MANIS

    CUKUP ANAK SANTRI MELAWAN KAUM SALAFI WAHABI PORO KYAI DUDUK MANIS

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- 
    Ikhwan Salafi lagi di Private Santri NU

    RANGKUMAN ALUR DISKUSI ANTARA
    Nurul Lailatirrahmah DENGAN Putra Mandala Wangi

    TEMA DISKUSI : “TAHLILAN”

    Nurul Lailatirrahmah
    THREAD KHUSUS AKU SEDIAKAN

    UNTUK AKHY Putra Mandala Wangi

    Dalam salah satu postingannya akhy Putra Mandala Wangi menuliskan sebagaimana yg aku copy paste berikut ini :

    Putra Mandala Wangi
    Kemarin ada yg memberitau ana, katanya admin di group ini suka menantang debat ikhwan Salafi.

    Bila info tsb mmg bnr, ana mau mencoba melayaninya.

    Merespon postingan tersebut melalui thread ini aku bermaksud mengajak akhy Putra Mandala Wangi untuk berdiskusi di sini
    INGAT…..!!!
    Ajakan aku adalah untuk BERDISKUSI, bukan untuk BERDEBAT.

    SELANJUTNYA Kepada Akhy Putra Mandala Wangi aku persilahkan utk memilih dan menentukan terlebih dahulu , apa kira kira TEMA yg mau didiskusikan.

    CATATAN :
    Khusus utk akhy Putra Mandala Wangi. Selama berdiskusi dilarang keras menuliskan komentar di sub kolom .

    Untuk selain dari Akhy Putra Mandala Wangi, dimohon dengan sangat agar cukup untuk menyimak saja .

    Putra Mandala Wangi
    Kenapa ukhty arena dikusinya kok tidak di lapak yg tadi ana buat, kenapa kok harus dipindahkan di sini?

    Suka Balas · 8 jam

    Nurul Lailatirrahmah
    Alhamdulillah , akhy Putra Mandala Wangi sudah hadir.
    Soal kenapa kok thread diskusinya dipindahkan di sini dan tidak di threat yg akhy buat ???
    ALASANNYA :
    Berdasarkan pengalaman yg sudah sudah , WAHABI kalau kalah adu orgumentasi dalam suatu diskusi, biasanya postingan diskusi yg dibuatnya langsung dihapus.
    Nah utk menghindari agar lapak diskusinya tidak dihapus, maka aku pindahkan di sini
    Demikian klarifikasi .
    Ngomong ngomong apakah akhy Putra Mandala Wangi sudah siap utk memulai diskusinya???

    Suka Balas · 8 jam

    Putra Mandala Wangi
    Afwan ukhty, ana skrg masih sibu

    Suka Balas · 8 jam

    Nurul Lailatirrahmah
    Lantas siapnya kapan ya akhy Putra Mandala Wangi?

    Suka Balas · 8 jam

    Putra Mandala Wangi
    Nanti biar ana kabari

    Suka Balas · 8 jam

    Putra Mandala Wangi
    Ukhty Nurul Lailatirrahmah, skrg ana sudah siap utk berdiskusi.
    Apakah ukhty masih punya nyali berdiskusi dg ana?

    Suka· Balas · 7 jam

    Nurul Lailatirrahmah
    Alhamdulillah kalau akhy Putra Mandala Wangi sudah siap utk berdiskusi.
    Sekarang silahkan tentukan tema yg mau didiskusikan akhy …

    Suka Balas · 7 jam

    Putra Mandala Wangi
    Ketahuilah ukhty Nurul Lailatirrahmah, Bahwa Jarir bin Abdullah Al Bajaliy, ia berkata :

    كُنَّا نَرَى (وفِى رِوَايَةٍ : كُنَا نَعُدُّ) اْلاِجْتِمَاع اِلَى أَهلِ الْمَيِّتِ وَصَنْعَةَ الطَّعَامِ (بَعْدَ دَفْنِهِ) مِنَ الْنِّيَاحَةِ

    Apakah ukhty mengingkari perkataan Jarir bin Abdullah Al Bajaliy tersebut??
    Suka Balas · 7 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Aku sama sekali tidak mengingkari Qoulnya Jarir bin Abdullah Al Bajaliy tersebut.
    Lantas apa masalahnya ya akhy Putra Mandala Wangi???
    Suka· Balas · 7 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Klu memang tidak menginkari mengapa ukhty kok masih melanggarnya dengan melakukan TAHLILAN???
    Suka Balas · 7 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Akhy Putra Mandala Wangi, dalam Qoul yg akhy kutip tersebut tidak ada satu katapun yg menyebut tentang TAHLILAN .
    Lantas atas dasar apa akhy kok membelokkan qoul tsb ke masalah TAHLILAN?
    Suka Balas · 7 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Sbnrnya ukhty Nurul Lailatirrahmah paham atau tidak terhadap maksud dari Qoul Jarir bin Abdullah Al Bajaliy tersebut??
    Suka Balas · 7 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Aku sangat paham akhy .
    Jarir bin Abdullah Al Bajaliy mengatakan bahwa para shahabat Beliau memandang/menganggap bahwa berkumpul-kumpul di tempat ahli mayit dan membuatkan makanan sesudah ditanamnya mayit termasuk dari bagian meratap”
    PERTANYAANKU:
    Dari Qoul tsb klu mnrt akhy Putra Mandala Wangi di bagian mana yg membahas soal TAHLILAN???
    Suka Balas · 7 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Bukankah TAHLILAN itu tempat kumpul kumpul dan makan makan yaa ukhty Nurul Lailatirrahmah???
    Jadi kalau berdasarkan Qoul tsb jelas TAHLILAN itu dilarang , karena bagian dari NIYAAHAH.
    Suka Balas · 7 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Nah ….. di situlah letak kesalahan fatal akhy Putra Mandala Wangi dalam memahami dan memaknai Qoul tsb
    Selain itu kelihatannya akhy belum bisa membedakan antara TAHLILAN dengan MA’TAM.
    TAHLILAN bukanlah tempat kumpul kumpul dan makan makan sebagaimana yg akhy sangkakan. Tahlilan adalah tempat orang untuk mengamalkan perintah Rosululloh Saw yg isinya :
    1. Utk Bershodaqoh atas nama diri sendiri dan atas nama org yg telah meninggal dunia.
    2. Membacakan beberapa ayat AlQur’an .
    3. Membacakan beberapa kalimatut thoyyibah, seperti Sholawat Nabi , Tasbih, Tahmid. Istighfar , Tahlil
    4. Mendoakan dengan memohonkan rohmat dan ampunan Alloh terhadap orang yg telah meninggal dunia
    Adapun MA’TAM adalah tempat berkumpulnya beberapa orang utk melakukan NIYAAHAH.
    Jadi antara TAHLILAN dengan MA’TAM dan NIYAAHAH itu beda jauh makna dan pengertiannya akhy …
    Suka Balas · 7 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    ‘Afwan Ukhty Nurul Lailatirrahmah, dalam komentar ukhty di atas mengatakan bahwa TAHLILAN adalah tempat orang untuk mengamalkan perintah Rosululloh Saw.
    Mana ada Rosulullah Saw memerintahkan tahglilan???
    Jangan mengada ada lah ukhty …
    Suka· Balas · 7 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Ada akhy ….
    Berikut ini aku kutipkan hadits Nabi yg memerintahkan TAHLILAN:

    ﻗﺎﻝ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻣﻦ ﺃﻋﺎﻥ ﻋﻠﻰ ﻣﻴﺖﺑﻘﺮﺍﺀﺓ ﻭﺫﻛﺮﺍﺳﺘﻮﺟﺐﺍﻟﻠﻪ ﻟﻪ ﺍﻟﺠﻨﺔ

    ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺪﺍﺭﻣﻰ ﻭﺍﻟﻨﺴﺎﺉ ﻋﻦ ﺍﺑﻦ ﻋﺒﺎﺱ))

    ﻭﻋﻦ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺃﻧﻪ ﻗﺎﻝ ﺗﺼﺪﻗﻮﺍﻋﻠﻰ ﺃﻧﻔﺴﻜﻢ ﻭﻋﻠﻰ ﺃﻣﻮﺍﺗﻜﻢ ﻭﻋﻠﻰ ﺃﻣﻮﺍﺗﻜﻢ ﻭﻟﻮﺑﺸﺮﺑﺔ ماﺀﻓﺎﻥ ﻟﻢ ﺗﻘﺪﺭﻭﺍ ﻋﻠﻰ ﺫﻟﻚ ﻓﺒﺄﻳﺔ ﻣﻦ ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻓﺎﻥ ﻟﻢ ﺗﻌﻠﻤﻮﺍﺷﻴﺌﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﻘﺮﺀﺍﻥ ﻓﺎﺩﻋﻮ ﻟﻬﻢ ﺑﺎﻟﻤﻐﻔﺮﺓ ﻭﺍﻟﺮﺣﻤﺔ ﺍﻓﺈﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻋﺪﻛﻢ ﺍﻹﺟﺎﺑﺔ

    PERTANYAANKU :
    Akhy Putra Mandala Wangi kira kira mengimani hadits tersebut ataukah ju8stru akan mengingkarinya????
    Suka Balas · 7 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    ‘Afwan ukhty Nurul Lailatirrahmah, bisakah ukhty tuliskan terjemah dari hadits yg ukhty kuti itu??
    Suka Balas · 7 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Lhooo…… sebenarnya akhy Putra Mandala Wangi ini mau kembali kepada Al-Qur’an Hadits atau kembali ke TERJEMAH sih ?
    Suka· Balas · 7 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    ‘Afwan Ukhty, berhubung ana ada keperluan, ana ijin of dulu .
    Nanti disambung lagi .
    Suka Balas · 7 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Nurul Lailatirrahmah Yg akhy maksudkan sbg “NANTI” tersebut kira kira kapan yaa akhy Putra Mandala Wangi???
    Satu jam lagikah ?
    Satu hari lagi kah?
    Satu minggu lagi kah ?
    Satu bulan lagi kah?
    Satu tahun lagi kah??
    Atau kapn????
    Coba lebih dipertegas lagi akhy ….
    Suka Balas · 7 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Baiklah Ukhty Nurul Lailatirrahmah. Ana sdh berhasil menterjemahkan hadits yg ukhty kutip di atas.
    “Barang siapa menolong mayyit dengan membacakan ayat-ayat Al-Qur’an dan dzikir, maka Alloh memastikan surga baginya.”
    “Bersedekahlah kalian untuk diri kalian dan orang-orang yang telah mati dari keluarga kalian walau hanya air seteguk. Jika kalian tak mampu dengan itu, bersedekahlah dengan ayat-ayat Al-Qur’an. Jika kalian tidak mengerti Al-Qur’an, berdo’alah untuk mereka dengan memintakan ampunan dan rahmat. Sungguh, ﺗﻌﺎﻟﻰ الله telah berjanji akan mengabulkan do’a kalian.”
    Dari hadits tersebut bukankah juga tidak ada perintah dari Nabi utk mengadakan tahlilan ya ukhty???
    Suka Balas · 6 jam ·
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Nurul Lailatirrahmah Bener banget akhy Putra Mandala Wangi, dalam hadits tersebut memang tidak ada yg tertulis secara tekstual perintah mengadakan TAHLILAN .
    Tetapi perlu akhy pahami bahwa dalam TAHLILAN isinya adalah semua yg diperintahkan dalam hadits tsb .
    PERTANYAANKU:
    Akhy Putra Mandala Wangi kira kira mengimani hadits tersebut ataukah ju8stru akan mengingkarinya????
    Suka Balas · 6 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Tetapi Ukhty Nurul Lailatirrahmah , bukankah yg namanya ibadah itu bersifat TAUQIF, yaitu terikat oleh Syarat, Rukun, Jumlah, Tempat, Waktu dan Tata caranya???
    Sementara yg namanya tahlilan itu lain daerah kan beda cara pelaksanaannya, lantas di mana letak sifat Tauqifnya?
    Suka Balas · 6 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Aku sepakat dengan akhy Putra Mandala Wangi, bahwa yg namanya ibadah itu bersifat TAUQIF, yaitu sdh terikat segala sesuatunya .
    Yang jadi persolan sekarang :
    Sifat TAUQIF tersebut berlaku dalam ranah ibadah yg bagaimana dulu.
    Ini yg perlu kita paham
    Suk Balas · 6 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Yang namanya ibadah itu ya ibadah ukhty…….
    Jadi tidak perlu ditanyakan lagi tentang ranah ibadah yg mananya…..
    Suka Balas · 6 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    He he he …….. Kelihatannya akhy Putra Mandala Wangi masih belum memahami bahwa yg namanya ibadah itu sangat banyak sekali jenisnya.
    Suka Balas · 6 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Tdk usah sok pinter lah ukhty ……..
    Yg namanya ibadah itu adalah segala bentuk penghambaan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala, jadi gk usah dibagi bagi
    Suka Balas · 6 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Bagini lho akhy Putra Mandala Wangi.
    Ibadah dalam Islam itu terbagi menjadi beberapa bagian , di antaranya:
    1. Ibadah MAHDHOH
    2. Ibadah GHOIRU MAHDHOH
    Ibadah MAHDHOH dibagi lagi menjadi dua, yaitu:
    a. Ibadah Mahdhoh Muqoyyat
    b. Ibadah Mahdhoh Muthlaqoh .
    Ibadah Mahdhoh Muqoyyat adalah jenis ibadah yg murni hubungannya antara seorang hamba dg Alloh Swt. yang
    dalam pelaksanaannya terikat oleh :
    = Adanya dalil qoth’i yg memerintahkannya
    = Adanya contoh dari Rosululloh Saw
    = Terikat oleh syarat, rukun , jumlah , tempat, waktu dan tata caranya .
    CONTOHNYA :
    Sholat, Puasa Romadlo, Zakat , Haji DLL…….
    Kemudian Ibadah Mahdhoh Muthlaqoh adalah jenis ibadah yg murni hubungannya antara seorang hamba dg Alloh Swt. Yang dalam pelaksanaannya :
    = Terikat oleh Adanya dalil ‘Am yg memerintahkannya
    = Tidak terikat oleh Adanya contoh dari Rosululloh Saw
    = Tidak Terikat oleh syarat, rukun , jumlah , tempat, waktu dan tata caranya .
    CONTOHNYA :
    Berdzikir, Berdo’a, Bersholawat, Membaca Al-Qur’an, Membaca Kalimatut Thoyyibah , DLL…….
    Adapun TAHLILAN masuk ke dalam ranah Ibadah Mahdhoh Muthlaqoh. Jadi Sifat Tauqifnya ibadah tersebut tdk berlaku dalam ibadah Mahdhoh Muthlaqoh…
    Suka Balas · 6 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Ana kok tambah bingung ya ukhty Nurul Lailatirrahmah.
    Untuk sementara waktu tolong beri ana ruang utk berfikir dulu .
    Suka Balas · 6 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Silahkan akhy ….
    Tapi ngomong ngomong jeda waktu ruang utk berfikirnya berapa lama satau sampai kapan yaaa????
    Mohon kejelasannya akhy
    Suka Balas · 6 jam ·
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Ukhty Nurul Lailatirrahmah, masih bolehkah ana mengajukan beberapa pertanyaan yg msh mengganjal di pikiran ana?
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Silahkan akhy Putra Mandala Wangi.
    Mengajukan pertanyaan yg tidak mengganjalpun juga boleh kok
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

    .Berdasarkan hadits tersebut , apakah tdk sia sia doa dari org lain ???
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Begini akhy Putra Mandala Wangi , dalam hadits yg akhy kutip tsb kalimat وَلَدٍ صَالِحٍsangat begitu jelas menggunakan kalimat ISIM NAKIROH, yaitu suatu kalimat yg menunjukkan pada sesuatu secara kesatuan yang tidak ditentukan atau sesuatu yg bersifat umum.
    Dengan penggunaan kalimat Isim Nakiroh pada kalimat WALADIN SHOOLIHIN tsb maka dapat ditarik satu kesimpulan bahwa ANAK SHOLIH yg dimaksud dalam hadits di atas tidak terbatas hanya ANAK KANDUNG SAJA tapi bi ma’na bisa anak didik, anak buah atau anak bani Adam yg muslim dan muslimah.
    Sesuai dengan Firman Alloh swt berikut ini:

    رَبَّنَا اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ يَوْمَ يَقُوْمُ الْحِسَابِ.

    “Ya Tuhan kami! Berilah keampunan kepadaku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (Hari Kiamat).”
    Q.S: IBRAHIM, 14:41.

    وَالَّذِيْنَ جَاءُ وْا مِنْ بَعْدِهِمْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا اغْفِرْلَنَا وَلاِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالاِيْمَانِ.

    “Dan orang-orang yang datang sesudah mereka itu akan berkata: Wahai Tuhan kami! Ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman sebelum kami”. AL-HASYR, 59:10
    Dengan demikian penolakan terhadap amaliah TAHLILAN dengan dalih bahwa doa yg sampai hanya doa dari anak kandungnya yg sholih sj telah gugur dengan sendirinya.
    Demikian sekelumit penjelasan tentang WALADIN SHOOLIHIN YAD’ULAHU .dari hadits yg akhy ajukan
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Tetapi dalam Surat An-Najm ayat 38-39 Alloh berfirman sebagai berikut:.‎

    أَلَّا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَى (38) وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِ إِلَّا مَا سَعَى (39)

    Apakah tidak sia sia belaka walaupun dikirimin pahala sebesar gunung dari orang lain , ???
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Menanggapi Al-Qur’an Surat An-Najm ayat 38-39 yg akhy Putra Mandala Wangi ajukan, berikut ini aku kutipkan penafsiran Dr. Muhammad Bakar Ismail, seorang ahli fiqh kontemporer dari Mesir. Beliau menjelaskan sebagai berikut :

    وَلَا يَتَنَافَى هَذَا مَعَ قَوْلِهِ تَعَالَى فِى سُوْرَةِ النَّجْمِ وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِ إِلاَّمَاسَعَى فَإِنَّ هَذَا التَّطَوُّعَ يُعَدُّ مِنْ قَبِيْلِ سَعْيِهِ فَلَوْلَا أَنَّهُ كَانَ بَارًا بِهِمْ فِى حَيَاتِهِ مَا تَرَحَّمُوْا عَلَيْهَ وَلَاتَطَوَّعُوْا مِنْ أَجْلِهِ فَهُوَ فِى الْحَقِيْقَةِ ثَمْرَةٌ مِنْ ثِمَارِ بِرِّهِ وَإِحْسَانِهِ (الفقه الوضح,ج: ١,ص: ٤٤٩)

    Suka· Balas · 5 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Putra Mandala Wangi Bisakah diberikan artinya ya Ukhty Nurul Lailatirrahmah?
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Jelas bisa doooong …….
    Ini arti dari tafsiran r. Muhammad Bakar Ismail yg aku kutipkan di atas:
    “Menghadiah pahala kepada orang yang telah mati itu tidak bertentangan dengan ayat وان ليس للإنسا الإماسعىkarena pada hakikatnya pahala yang dikirimkan kepada ahli kubur dimaksud merupakan bagian dari usahanya sendiri.
    Seandainya ia tidak berbuat baik ketika masih hidup, tentu tidak akan ada orang yang mengasihi dan menghadiahkan pahala untuknya. Karena itu sejatinya, apa yang dilakukan orang lain untuk orang yang telah meninggal dunia tersebut merupakan buah dari perbuatan baik yang dilakukan si mayit semasa hidupnya.”
    Demikian akhy Putra Mandala Wangi.
    Apa masih ada pertanyaan lagi akhy ?
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Tafsiran yg ukhty tulis itu hanya sekedar akal akalan ukhty saja ataukah memang ada Kitab yg menuliskannya ya Ukhty?
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Tafsir dari Dr. Muhammad Bakar Ismail tersebut termaktub dalam Kitab Al-Fiqh Al-Wadlih akhy ……
    Silahkan dibuka saja kalau punya Kitabnya dan bisa membacanya.
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Di Juz berapa dan halaman berapa ya Ukhty ???
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Di juz I, halaman 449 Akhy …….
    (Gayanya nanya Juz dan halaman segala )
    Apa masih ada yg mau ditanyakan lagi akhy Putra Mandala Wangi?
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Ada Ukhty , dan ini pertanyaan terakhir.:
    Kalau memang tahlilan itu disebut sbg sunnah Nabi , apakah ada satu saja riwayat kalau Nabi Saw mengadakan tahlilan ketika para istri , anak anaknya dan para sahabatnya meninggal dunia ?
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Akhy Putra Mandala Wangi, akhy harus paham bahwa yang namanya SUNNAH Rosululloh Saw tidak hanya sebatas yg pernah dikerjakan oleh Kanjeng Nabi Muhammad Saw saja .
    Menurut ahli hadis, sunnah adalah:
    “Segala yang bersumber dari Nabi Muhammad Saw., baik berupa perkataan, perbuatan, taqrir, tabiat, budi pekerti, maupun perjalanan hidupnya, baik sebelum beliau diangkat menjadi Rasul Saw maupun sesudahnya.”
    Menurut ahli usul fikih, sunnah adalah:
    “Segala sesuatu yang bersumber dari Nabi Muhammad Saw. selain al-Qur’an baik berupa perkataan, perbuatan, maupun taqrirnya yang pantas untuk dijadikan dalil bagi penetapan hukum syara’ (hukum agama).”
    Berikut ini beberapa macam Sunnah :
    1. Sunnah Qauliyah.
    Sunnah Qauliyah adalah bentuk perkataan atau ucapan yang disandarkan kepada Nabi Muhammad Saw.
    Dengan kata lain Sunnah Qauliyah yaitu sunnah Nabi Saw. yang hanya berupa ucapannya saja baik dalam bentuk pernyataan, anjuran, perintah cegahan maupun larangan.
    Contoh sunnah qauliyah:
    Hadits tentang TAHLILAN sebagaimana yg sudah aku kutipkan jauh di atas.
    2. Kemudian Sunnah Fi’liyah.
    Sunnah fi’liyah adalah segala perbuatan yang disandarkan kepada Nabi Muhammad Saw. Kualitas sunnah fi’liyah menduduki tingkat kedua setelah sunnah qauliyah. Sunnah fi’liyah juga dapat maknakan sunnah Nabi Saw. yang berupa perbuatan Nabi yang diberitakan oleh para sahabat.
    3. Kemudian Sunnah Taqririyah.
    Taqrir, yaitu keadaan Rosululloh Saw mendiamkan, tidak memberikan sanggahan terhadap suatu perkara yang dilakukan oleh sahabat berupa perkataan atau perbuatan, baik hal itu dilakukan di hadapan beliau atau tidak, namun beritanya sampai kepada beliau.
    PERTANYAANNYA:
    Jikalau yg disebut sbg SUNNAH NABI itu hanya sebatas yg dilakukan oleh Nabi Saw saja , lantas akan akhy buang ke mana SUNNAH QOULIYAHNYA dan SUNNAH TAQRIRIYAHNYA Kanjeng Nabi Muhammad Saw???
    Silahkan dijawab akhy .
    Suka Balas · 4 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Maaf Ukhty Nurul Lailatirrahmah, berhubung waktu sdh larut malam ana mohon ijin utk istirahat dulu.
    Wassalaam .
    Suka Balas · 4 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Akhy Mandala ini gimana sih …….
    Bukannya ngasih jawaban lha kok malah WASSALAAM .
    Wa’alaikumus salaam wr wb
    Suka Balas · 4 jam
    ===========
    Nurul Lailatirrahmah
    Dari alur diskusi di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa:

    1. Amaliyah TAHLILAN murni perintah Al-Qur’an maupun Al-Hadits.

    2. Barang siapa yg membid’ah dlolalahkan amaliyah TAHLILAN , sesungguhnya merekalah pelaku BID’AH DLOLALAH yg sebenar benarnya , karena telah mengingkari perintah Alloh dan Rosululloh Saw.

    DISKUSI AKU NYATAKAN SELESAI
    Suka Balas · 4 jam
    ==========
    SELESAI

    Alamat Link Diskusinya

     

  • MUKIDI DAN PARDI, BAHAYA BICARA AGAMA TANPA ILMU

    MUKIDI DAN PARDI, BAHAYA BICARA AGAMA TANPA ILMU

    SORBANSANTRI.COM

    Assalamualaikum, cyberaswaja.online

    بِـسْــــــــــــــــمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِـيْـــــــــــــــــمِ
    BAHAYA BICARA AGAMA TANPA ILMU
    monggo disimak,sambil sarapan

    ☝️mukidi :kang.. di fesbuk, sekarang banyak orang bicara agama kayak sudah ahlinya aja..
    pardi :ya bagus dong

    ☝️mukidi :tapi pemahamannya itu menurut pikirannya sendiri,
    apa boleh kayak gitu kang?
    pardi :ya nggak boleh, ngawur itu.. termasuk bohong tentang ilmu Alloh

    ☝️mukidi:ancaman-nya apa kang
    pardi. : Berat.. siksa neraka di, Perhatikan ayat ini :
    وَلاَ تَقُولُوا لِمَا تَصِفُ أَلْسِنَتُكُمُ الْكَذِبَ
    janganlah kamu mengatakan tentang apa² dg lidahmu secara dusta
    هَذَا حَلاَلٌ وَهَذَا حَرَامٌ لِّتَفْتَرُوا عَلَى اللهِ الْكَذِبَ
    “ini halal dan ini haram”, untuk mengada-ada kebohongan terhadap Alloh.
    إِنَّ الَّذِينَ يَفْتَرُونَ عَلَى اللهِ الْكَذِبَ لاَ يُفْلِحُونَ
    ” Sesungguhnya orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Alloh tiada beruntung”

    ☝️mukidi :
    Berarti Berbicara agama tanpa ilmu itu dosa ya kang ?
    pardi : ya iya.., nih ayatnya
    وَلاَ تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ
    jangan kamu mengikuti apa² yg kamu tdk mempunyai ilmu-nya
    إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ
    Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati,
    كُلُّ أُوْلاَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولاً
    semuanya akan dimintai tanggung jawab”

    ☝️mukidi :ada hadits nabi kang?
    Pardi. :ada.. nih denger ya..
    Rosululloh ﷺ bersabda : ”Barangsiapa yang berkata mengenai Al-Qur’an tanpa ilmu maka ia menyediakan tempatnya sendiri di dalam neraka” (Tirmidzi).

    Ngerri ini di… Gak main² Emangnya ngomong tentang apaan sih di ?

    ☝️mukidi :tentang virus corona, yg dihubung²kan dg surat al-ahzab 33
    pardi : lhoo… al ahzab 33 itu kan tentang perintah kpd istri² nabi supaya berdiam dirumah dan tidak berhias seperti wanita² jahiliyah, bukannya tentang wabah corona.., memang ada lafadz “qorn” tapi maknanya bukan wabah qorona, ngawur itu…
    Lafadz “qorn” di ayat 33 itu asalnya dari ” القرار ” atau ” اقررن ” atau ” قررت ” ( 👉yang artinya tetap di tempat tinggal bagi istri² nabi )
    Sama sekali tidak ada hubungan dg corona virus, coba cek di tafsir jalalain.
    Apalagi yg rame di fesbuk di?

    ☝️mukidi: penutupan masjid² kang.. Orang² pada bantah²an
    pardi : lho..wong itu perintah Rosululloh ketika ada wabah, hadits-nya shohih itu,
    orang² yg membantah itu sama saja membantah Rosul.
    👉Kita ini ummat nabi, harus taat pada beliau,
    Di perintah kemasjid, berangkaat
    Di perintah dirumah ya taat

    Sahabat umar saja ketika ada wabah, beliau menghindar,
    bukanya malah menantang wabah kayak status orang² di fesbuk : “aku hanya takut kpd Alloh, aku tidak takut corona”

    inilah contoh orang² bodoh bicara agama tanpa ilmu, sampe²
    hadis nabi-pun dibantah-nya
    ayat qur’an di plesetkan maknanya… Hadeeeehh..

    👉 ingat
    و هل يقب الناس فى النار على وجوههم الا حصءد السنات هم
    Kebanyakan manusia terjungkal kedalam neraka ,karna hasil dari lisan-nya

    Jangan bicara agama tanpa ilmu
    ▶️bicara-lah sesuai bidang yg kau kuasai

    Naudzu billahi min dzalik
    Wallohu a’lam bisshowab

    (abi sorban)