Tag: evakuasi

  • Jumlah Korban Meninggal Dunia Diperkirakan Meningkat di Shujayea saat Tim Penyelamat Gali Puing-puing

    Jumlah Korban Meninggal Dunia Diperkirakan Meningkat di Shujayea saat Tim Penyelamat Gali Puing-puing

    Berita Video

    Gaza, Sorbansantri.com – Tim penyelamat masih berupaya menggali puing-puing untuk mencari korban selamat setelah serangan pasukan Israel di lingkungan Shujayea, Kota Gaza utara. Puluhan orang dilaporkan terluka dan beberapa tewas, termasuk empat anak-anak.

    Badan pertahanan sipil Gaza menyatakan bahwa tim mereka mengalami kesulitan menjangkau beberapa korban karena tembakan Israel yang terus berlangsung. Warga sekitar melaporkan bahwa mereka terkejut dengan serangan mendadak dari tank-tank Israel dan serangan drone pada siang hari.

    “Kedengarannya seolah-olah perang dimulai kembali, serangkaian pemboman yang menghancurkan beberapa rumah di daerah kami dan mengguncang bangunan,” kata Mohammad Jamal, 25, seorang warga setempat.

    Kota Gaza telah mengalami pemboman besar-besaran sejak minggu-minggu awal perang. Israel memerintahkan evakuasi seluruh Gaza utara, tetapi ratusan ribu orang tetap tinggal di wilayah tersebut meskipun dikepung oleh pasukan Israel. (AI Sorban)

    @beritasorban Tim penyelamat masih menggali puing-puing di Shujayea, Kota Gaza utara, setelah serangan Israel yang menewaskan beberapa orang, termasuk empat anak-anak. Badan pertahanan sipil Gaza mengatakan timnya kesulitan menjangkau korban karena tembakan Israel yang terus berlangsung. Warga melaporkan tank dan drone menyerang pada siang hari, menghancurkan rumah-rumah dan mengguncang bangunan. "Kedengarannya seperti perang dimulai kembali," kata seorang warga. Meski Israel memerintahkan evakuasi Gaza utara, ratusan ribu orang tetap tinggal, dikepung oleh pasukan Israel. #GazaUnderAttack #Shujayea #RescueOperations #HumanitarianCrisis #IsraelPalestineConflict #CivilianCasualties #fyp #fouryou #foryoupage ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Evakuasi Sarang Lebah Vespa di Desa Warugunung oleh Relawan LPBI-NU bersama Banser Tanggap Bencana (Bagana) Kab. Mojokerto

    Evakuasi Sarang Lebah Vespa di Desa Warugunung oleh Relawan LPBI-NU bersama Banser Tanggap Bencana (Bagana) Kab. Mojokerto

    InfokomBanserNU- Sabtu, 11 Januari 2020 Pukul : 23.00 WIB. Relawan LPBI-NU bersama Banser Tanggap Bencana (Bagana) Kab. Mojokerto, Evakuasi Sarang Lebah di Dusun Wonokerto Desa Warugunung Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto. Berdasar informasi dari warga setempat tentang adanya sarang lebah yang diduga jenis tawon vespa ( nama lokalnya Tawon Ndas ). Keberadaan lebah tersebut dinilai meresahkan warga sekitar.

    Dengan menggunakan alat tradisional, Relawan LPBI-NU Kab. Mojokerto bersama Banser Tanggap Bencana (Bagana) Kab. Mojokerto melakukan evakuasi sarang lebah. Alhamdulillah proses evakuasi tersebut berjalan lancar dan tidak ada KERUGIAN Jiwa Material. KONDISI MUTAKHIR Sarang lebah sudah berhasil dievakuasi dengan PETUGAS DI LAPANGAN 

    1. LPBI-NU Kabupaten Mojokerto.
    2. Banser Tanggap Bencana (Bagana) Kabupaten Mojokerto.
    3. Warga setempat.

    Aslinya, tawon ini punya habitat di hutan dataran rendah. Namun hutan makin berkurang karena pembangunan oleh manusia. Akibatnya tawon Vespa membuat sarang di atap rumah-rumah dan hidup terlalu dekat dengan manusia. Risiko disengat pun menjadi meningkat. Karena hewan sosial, tawon Vespa juga bisa menyerang berkelompok.

    “Sarangnya banyak di bangunan permukiman. Penyebabnya, habitat aslinya hutan dataran rendah terus berkurang karena pembangunan. Kemampuan bertahan dengan berbagai jenis makanan memungkinkan tawon Vespa bisa memiliki habitat baru membuat sarang di bangunan-bangunan,” kata warga. 

    Sengatan tawon Vespa menimbulkan bengkak. Jika terjadi sengatan dalam jumlah banyak akan menimbulkan anafilaksis, organ bisa rusak dalam hitungan hari. Racun tawon vespa itu racunnya bisa mematikan jika tidak cepat ditangani dengan metode yang tepat. Yang fatal adalah jika menyerang limpa dan ginjal.

    SORBANSANTRI.COM
    Rumah Tawon Vespa

    “Apabila dua organ itu sudah kena racun, tidak akan berfungsi dengan baik menyaring racun dalam tubuh. Akibatnya, daya tahan tubuh lemah dan, jika racun yang masuk dalam jumlah banyak, bisa menyebabkan kematian korbannya. Jika disengat, segera periksakan diri ke puskesmas, RS, atau dokter terdekat untuk memastikan tidak berbahaya,” kata dokter.

    Untuk pencegahan dan antisipasi, warga harus membersihkan sampah di sekitar pemukiman mereka, jika tidak akan menjadi sumber makanan dan perkembangbiakan tawon Vespa. Tawon Vespa bisa hidup dengan makan serangga dan bangkai di sampah warga. 

    (red. kasiyanto-infokombansernu)

  • BANSER BAGANA, PAC GP ANSOR PACET DAN LPBI NU MOJOKERTO SIAGA DI GUNUNG PENANGGUNGAN PADA PERAYAAN HUT RI KE-75 PENGIBARAN MERAH PUTIH PANJANG 1000 METER

    BANSER BAGANA, PAC GP ANSOR PACET DAN LPBI NU MOJOKERTO SIAGA DI GUNUNG PENANGGUNGAN PADA PERAYAAN HUT RI KE-75 PENGIBARAN MERAH PUTIH PANJANG 1000 METER

     

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Lokasi titik rawan bantuan dan bencana Antara Bukit Bayangan dan Puncak Lereng Penanggungan yang sudah di isi oleh BAGANA (Banser Tanggap Bencana) SATKORCAB Mojokerto, PAC GP Ansor Pacet  dan LPBI NU Mojokerto serta relawan Lainnya.

    SORBANSANTRI.COM
    BANSER TANGGAP BENCANA DAN LPBI NU MOJOKERTO SIAGA DI LERENG PENAGGUNGAN

    Mengingat di Lokasi Lereng Gunung Penanggunan banyak sekali bebatuan yang rawan jatuh di Jalur pendakian menuju puncak penanggungan. Dan pada tanggal 17 Agustus 2020 ada momen pengibaran bendera sepanjang 1000 Meter dari puncak Penaggungan. Gelapnya malam dan Suhu Udara yang dingin berpotensi akan adanya Pendaki yang membutuhkan Bantuan dan Pertolongan pada Tim BANSER BAGANA dan relawan lainnya.

    SORBANSANTRI.COM
    SIAGA DI 20 METER MENUJU BUKIT BAYANGAN PENANGGUNGAN

    BAGANA (BANSER TANGGAP BENCANA) DAN LPBI MOJOKERTO siaga dan memberikan pertolongan pada para pendaki dengan cara evakuasi korban luka dan memberikan pengobatan, serta selalu memberikan himbauan pada para pendaki yang kebetulan pada saat itu sangat ramai pendaki. Diperkirakan pengunjung yang datang antara Tanggal 14-17 Agustus 2020 sudah mencapai 10.000 pendaki.

    Tercatat sampai pada tanggal 17 Agustus 2020 sudah ada 2 korban longsoran bebatuan dari atas akibat pijakan yang kurang kuat sehingga batu mengarah dan meluncur kebawah mengenai pendaki lainnya. Korban 1 Remaja Wanita bernama HUSNIA dari Kepanjen Malang yang mengalami Luka di lengan dan Bahu kiri, sehingga harus di gendong oleh BANSER BAGANA dalam pengevakuasian menuju titik Pos Pelayanan. Dan Korban yang kedua M. Feriyanto dari Wedoro Waru Sidoarjo yang mengalami Luka Pada Wajah indikasi adanya benturan dan harus ditandu oleh LPBI NU menuju UGD.

    Mudah-mudahan sahabat Banser dan relawan lainnya selalu diberi Kesehatan untuk mengawal pendaki dan siap dalam bencana. Tenaga dan pengorbanan para BANSER sangat luar biasa, dan kami sangat berterima kasih akan adanya BANSER dab LPBI NU Mojokerto dalam momen seperti ini. Ungkap salahsatu Pendaki yang berasal dari Malang. (abi SORBAN)