Tag: facebook

  • CUKUP ANAK SANTRI MELAWAN KAUM SALAFI WAHABI PORO KYAI DUDUK MANIS

    CUKUP ANAK SANTRI MELAWAN KAUM SALAFI WAHABI PORO KYAI DUDUK MANIS

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- 
    Ikhwan Salafi lagi di Private Santri NU

    RANGKUMAN ALUR DISKUSI ANTARA
    Nurul Lailatirrahmah DENGAN Putra Mandala Wangi

    TEMA DISKUSI : “TAHLILAN”

    Nurul Lailatirrahmah
    THREAD KHUSUS AKU SEDIAKAN

    UNTUK AKHY Putra Mandala Wangi

    Dalam salah satu postingannya akhy Putra Mandala Wangi menuliskan sebagaimana yg aku copy paste berikut ini :

    Putra Mandala Wangi
    Kemarin ada yg memberitau ana, katanya admin di group ini suka menantang debat ikhwan Salafi.

    Bila info tsb mmg bnr, ana mau mencoba melayaninya.

    Merespon postingan tersebut melalui thread ini aku bermaksud mengajak akhy Putra Mandala Wangi untuk berdiskusi di sini
    INGAT…..!!!
    Ajakan aku adalah untuk BERDISKUSI, bukan untuk BERDEBAT.

    SELANJUTNYA Kepada Akhy Putra Mandala Wangi aku persilahkan utk memilih dan menentukan terlebih dahulu , apa kira kira TEMA yg mau didiskusikan.

    CATATAN :
    Khusus utk akhy Putra Mandala Wangi. Selama berdiskusi dilarang keras menuliskan komentar di sub kolom .

    Untuk selain dari Akhy Putra Mandala Wangi, dimohon dengan sangat agar cukup untuk menyimak saja .

    Putra Mandala Wangi
    Kenapa ukhty arena dikusinya kok tidak di lapak yg tadi ana buat, kenapa kok harus dipindahkan di sini?

    Suka Balas · 8 jam

    Nurul Lailatirrahmah
    Alhamdulillah , akhy Putra Mandala Wangi sudah hadir.
    Soal kenapa kok thread diskusinya dipindahkan di sini dan tidak di threat yg akhy buat ???
    ALASANNYA :
    Berdasarkan pengalaman yg sudah sudah , WAHABI kalau kalah adu orgumentasi dalam suatu diskusi, biasanya postingan diskusi yg dibuatnya langsung dihapus.
    Nah utk menghindari agar lapak diskusinya tidak dihapus, maka aku pindahkan di sini
    Demikian klarifikasi .
    Ngomong ngomong apakah akhy Putra Mandala Wangi sudah siap utk memulai diskusinya???

    Suka Balas · 8 jam

    Putra Mandala Wangi
    Afwan ukhty, ana skrg masih sibu

    Suka Balas · 8 jam

    Nurul Lailatirrahmah
    Lantas siapnya kapan ya akhy Putra Mandala Wangi?

    Suka Balas · 8 jam

    Putra Mandala Wangi
    Nanti biar ana kabari

    Suka Balas · 8 jam

    Putra Mandala Wangi
    Ukhty Nurul Lailatirrahmah, skrg ana sudah siap utk berdiskusi.
    Apakah ukhty masih punya nyali berdiskusi dg ana?

    Suka· Balas · 7 jam

    Nurul Lailatirrahmah
    Alhamdulillah kalau akhy Putra Mandala Wangi sudah siap utk berdiskusi.
    Sekarang silahkan tentukan tema yg mau didiskusikan akhy …

    Suka Balas · 7 jam

    Putra Mandala Wangi
    Ketahuilah ukhty Nurul Lailatirrahmah, Bahwa Jarir bin Abdullah Al Bajaliy, ia berkata :

    كُنَّا نَرَى (وفِى رِوَايَةٍ : كُنَا نَعُدُّ) اْلاِجْتِمَاع اِلَى أَهلِ الْمَيِّتِ وَصَنْعَةَ الطَّعَامِ (بَعْدَ دَفْنِهِ) مِنَ الْنِّيَاحَةِ

    Apakah ukhty mengingkari perkataan Jarir bin Abdullah Al Bajaliy tersebut??
    Suka Balas · 7 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Aku sama sekali tidak mengingkari Qoulnya Jarir bin Abdullah Al Bajaliy tersebut.
    Lantas apa masalahnya ya akhy Putra Mandala Wangi???
    Suka· Balas · 7 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Klu memang tidak menginkari mengapa ukhty kok masih melanggarnya dengan melakukan TAHLILAN???
    Suka Balas · 7 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Akhy Putra Mandala Wangi, dalam Qoul yg akhy kutip tersebut tidak ada satu katapun yg menyebut tentang TAHLILAN .
    Lantas atas dasar apa akhy kok membelokkan qoul tsb ke masalah TAHLILAN?
    Suka Balas · 7 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Sbnrnya ukhty Nurul Lailatirrahmah paham atau tidak terhadap maksud dari Qoul Jarir bin Abdullah Al Bajaliy tersebut??
    Suka Balas · 7 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Aku sangat paham akhy .
    Jarir bin Abdullah Al Bajaliy mengatakan bahwa para shahabat Beliau memandang/menganggap bahwa berkumpul-kumpul di tempat ahli mayit dan membuatkan makanan sesudah ditanamnya mayit termasuk dari bagian meratap”
    PERTANYAANKU:
    Dari Qoul tsb klu mnrt akhy Putra Mandala Wangi di bagian mana yg membahas soal TAHLILAN???
    Suka Balas · 7 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Bukankah TAHLILAN itu tempat kumpul kumpul dan makan makan yaa ukhty Nurul Lailatirrahmah???
    Jadi kalau berdasarkan Qoul tsb jelas TAHLILAN itu dilarang , karena bagian dari NIYAAHAH.
    Suka Balas · 7 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Nah ….. di situlah letak kesalahan fatal akhy Putra Mandala Wangi dalam memahami dan memaknai Qoul tsb
    Selain itu kelihatannya akhy belum bisa membedakan antara TAHLILAN dengan MA’TAM.
    TAHLILAN bukanlah tempat kumpul kumpul dan makan makan sebagaimana yg akhy sangkakan. Tahlilan adalah tempat orang untuk mengamalkan perintah Rosululloh Saw yg isinya :
    1. Utk Bershodaqoh atas nama diri sendiri dan atas nama org yg telah meninggal dunia.
    2. Membacakan beberapa ayat AlQur’an .
    3. Membacakan beberapa kalimatut thoyyibah, seperti Sholawat Nabi , Tasbih, Tahmid. Istighfar , Tahlil
    4. Mendoakan dengan memohonkan rohmat dan ampunan Alloh terhadap orang yg telah meninggal dunia
    Adapun MA’TAM adalah tempat berkumpulnya beberapa orang utk melakukan NIYAAHAH.
    Jadi antara TAHLILAN dengan MA’TAM dan NIYAAHAH itu beda jauh makna dan pengertiannya akhy …
    Suka Balas · 7 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    ‘Afwan Ukhty Nurul Lailatirrahmah, dalam komentar ukhty di atas mengatakan bahwa TAHLILAN adalah tempat orang untuk mengamalkan perintah Rosululloh Saw.
    Mana ada Rosulullah Saw memerintahkan tahglilan???
    Jangan mengada ada lah ukhty …
    Suka· Balas · 7 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Ada akhy ….
    Berikut ini aku kutipkan hadits Nabi yg memerintahkan TAHLILAN:

    ﻗﺎﻝ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻣﻦ ﺃﻋﺎﻥ ﻋﻠﻰ ﻣﻴﺖﺑﻘﺮﺍﺀﺓ ﻭﺫﻛﺮﺍﺳﺘﻮﺟﺐﺍﻟﻠﻪ ﻟﻪ ﺍﻟﺠﻨﺔ

    ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺪﺍﺭﻣﻰ ﻭﺍﻟﻨﺴﺎﺉ ﻋﻦ ﺍﺑﻦ ﻋﺒﺎﺱ))

    ﻭﻋﻦ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺃﻧﻪ ﻗﺎﻝ ﺗﺼﺪﻗﻮﺍﻋﻠﻰ ﺃﻧﻔﺴﻜﻢ ﻭﻋﻠﻰ ﺃﻣﻮﺍﺗﻜﻢ ﻭﻋﻠﻰ ﺃﻣﻮﺍﺗﻜﻢ ﻭﻟﻮﺑﺸﺮﺑﺔ ماﺀﻓﺎﻥ ﻟﻢ ﺗﻘﺪﺭﻭﺍ ﻋﻠﻰ ﺫﻟﻚ ﻓﺒﺄﻳﺔ ﻣﻦ ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻓﺎﻥ ﻟﻢ ﺗﻌﻠﻤﻮﺍﺷﻴﺌﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﻘﺮﺀﺍﻥ ﻓﺎﺩﻋﻮ ﻟﻬﻢ ﺑﺎﻟﻤﻐﻔﺮﺓ ﻭﺍﻟﺮﺣﻤﺔ ﺍﻓﺈﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻋﺪﻛﻢ ﺍﻹﺟﺎﺑﺔ

    PERTANYAANKU :
    Akhy Putra Mandala Wangi kira kira mengimani hadits tersebut ataukah ju8stru akan mengingkarinya????
    Suka Balas · 7 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    ‘Afwan ukhty Nurul Lailatirrahmah, bisakah ukhty tuliskan terjemah dari hadits yg ukhty kuti itu??
    Suka Balas · 7 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Lhooo…… sebenarnya akhy Putra Mandala Wangi ini mau kembali kepada Al-Qur’an Hadits atau kembali ke TERJEMAH sih ?
    Suka· Balas · 7 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    ‘Afwan Ukhty, berhubung ana ada keperluan, ana ijin of dulu .
    Nanti disambung lagi .
    Suka Balas · 7 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Nurul Lailatirrahmah Yg akhy maksudkan sbg “NANTI” tersebut kira kira kapan yaa akhy Putra Mandala Wangi???
    Satu jam lagikah ?
    Satu hari lagi kah?
    Satu minggu lagi kah ?
    Satu bulan lagi kah?
    Satu tahun lagi kah??
    Atau kapn????
    Coba lebih dipertegas lagi akhy ….
    Suka Balas · 7 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Baiklah Ukhty Nurul Lailatirrahmah. Ana sdh berhasil menterjemahkan hadits yg ukhty kutip di atas.
    “Barang siapa menolong mayyit dengan membacakan ayat-ayat Al-Qur’an dan dzikir, maka Alloh memastikan surga baginya.”
    “Bersedekahlah kalian untuk diri kalian dan orang-orang yang telah mati dari keluarga kalian walau hanya air seteguk. Jika kalian tak mampu dengan itu, bersedekahlah dengan ayat-ayat Al-Qur’an. Jika kalian tidak mengerti Al-Qur’an, berdo’alah untuk mereka dengan memintakan ampunan dan rahmat. Sungguh, ﺗﻌﺎﻟﻰ الله telah berjanji akan mengabulkan do’a kalian.”
    Dari hadits tersebut bukankah juga tidak ada perintah dari Nabi utk mengadakan tahlilan ya ukhty???
    Suka Balas · 6 jam ·
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Nurul Lailatirrahmah Bener banget akhy Putra Mandala Wangi, dalam hadits tersebut memang tidak ada yg tertulis secara tekstual perintah mengadakan TAHLILAN .
    Tetapi perlu akhy pahami bahwa dalam TAHLILAN isinya adalah semua yg diperintahkan dalam hadits tsb .
    PERTANYAANKU:
    Akhy Putra Mandala Wangi kira kira mengimani hadits tersebut ataukah ju8stru akan mengingkarinya????
    Suka Balas · 6 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Tetapi Ukhty Nurul Lailatirrahmah , bukankah yg namanya ibadah itu bersifat TAUQIF, yaitu terikat oleh Syarat, Rukun, Jumlah, Tempat, Waktu dan Tata caranya???
    Sementara yg namanya tahlilan itu lain daerah kan beda cara pelaksanaannya, lantas di mana letak sifat Tauqifnya?
    Suka Balas · 6 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Aku sepakat dengan akhy Putra Mandala Wangi, bahwa yg namanya ibadah itu bersifat TAUQIF, yaitu sdh terikat segala sesuatunya .
    Yang jadi persolan sekarang :
    Sifat TAUQIF tersebut berlaku dalam ranah ibadah yg bagaimana dulu.
    Ini yg perlu kita paham
    Suk Balas · 6 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Yang namanya ibadah itu ya ibadah ukhty…….
    Jadi tidak perlu ditanyakan lagi tentang ranah ibadah yg mananya…..
    Suka Balas · 6 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    He he he …….. Kelihatannya akhy Putra Mandala Wangi masih belum memahami bahwa yg namanya ibadah itu sangat banyak sekali jenisnya.
    Suka Balas · 6 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Tdk usah sok pinter lah ukhty ……..
    Yg namanya ibadah itu adalah segala bentuk penghambaan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala, jadi gk usah dibagi bagi
    Suka Balas · 6 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Bagini lho akhy Putra Mandala Wangi.
    Ibadah dalam Islam itu terbagi menjadi beberapa bagian , di antaranya:
    1. Ibadah MAHDHOH
    2. Ibadah GHOIRU MAHDHOH
    Ibadah MAHDHOH dibagi lagi menjadi dua, yaitu:
    a. Ibadah Mahdhoh Muqoyyat
    b. Ibadah Mahdhoh Muthlaqoh .
    Ibadah Mahdhoh Muqoyyat adalah jenis ibadah yg murni hubungannya antara seorang hamba dg Alloh Swt. yang
    dalam pelaksanaannya terikat oleh :
    = Adanya dalil qoth’i yg memerintahkannya
    = Adanya contoh dari Rosululloh Saw
    = Terikat oleh syarat, rukun , jumlah , tempat, waktu dan tata caranya .
    CONTOHNYA :
    Sholat, Puasa Romadlo, Zakat , Haji DLL…….
    Kemudian Ibadah Mahdhoh Muthlaqoh adalah jenis ibadah yg murni hubungannya antara seorang hamba dg Alloh Swt. Yang dalam pelaksanaannya :
    = Terikat oleh Adanya dalil ‘Am yg memerintahkannya
    = Tidak terikat oleh Adanya contoh dari Rosululloh Saw
    = Tidak Terikat oleh syarat, rukun , jumlah , tempat, waktu dan tata caranya .
    CONTOHNYA :
    Berdzikir, Berdo’a, Bersholawat, Membaca Al-Qur’an, Membaca Kalimatut Thoyyibah , DLL…….
    Adapun TAHLILAN masuk ke dalam ranah Ibadah Mahdhoh Muthlaqoh. Jadi Sifat Tauqifnya ibadah tersebut tdk berlaku dalam ibadah Mahdhoh Muthlaqoh…
    Suka Balas · 6 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Ana kok tambah bingung ya ukhty Nurul Lailatirrahmah.
    Untuk sementara waktu tolong beri ana ruang utk berfikir dulu .
    Suka Balas · 6 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Silahkan akhy ….
    Tapi ngomong ngomong jeda waktu ruang utk berfikirnya berapa lama satau sampai kapan yaaa????
    Mohon kejelasannya akhy
    Suka Balas · 6 jam ·
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Ukhty Nurul Lailatirrahmah, masih bolehkah ana mengajukan beberapa pertanyaan yg msh mengganjal di pikiran ana?
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Silahkan akhy Putra Mandala Wangi.
    Mengajukan pertanyaan yg tidak mengganjalpun juga boleh kok
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

    .Berdasarkan hadits tersebut , apakah tdk sia sia doa dari org lain ???
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Begini akhy Putra Mandala Wangi , dalam hadits yg akhy kutip tsb kalimat وَلَدٍ صَالِحٍsangat begitu jelas menggunakan kalimat ISIM NAKIROH, yaitu suatu kalimat yg menunjukkan pada sesuatu secara kesatuan yang tidak ditentukan atau sesuatu yg bersifat umum.
    Dengan penggunaan kalimat Isim Nakiroh pada kalimat WALADIN SHOOLIHIN tsb maka dapat ditarik satu kesimpulan bahwa ANAK SHOLIH yg dimaksud dalam hadits di atas tidak terbatas hanya ANAK KANDUNG SAJA tapi bi ma’na bisa anak didik, anak buah atau anak bani Adam yg muslim dan muslimah.
    Sesuai dengan Firman Alloh swt berikut ini:

    رَبَّنَا اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ يَوْمَ يَقُوْمُ الْحِسَابِ.

    “Ya Tuhan kami! Berilah keampunan kepadaku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (Hari Kiamat).”
    Q.S: IBRAHIM, 14:41.

    وَالَّذِيْنَ جَاءُ وْا مِنْ بَعْدِهِمْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا اغْفِرْلَنَا وَلاِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالاِيْمَانِ.

    “Dan orang-orang yang datang sesudah mereka itu akan berkata: Wahai Tuhan kami! Ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman sebelum kami”. AL-HASYR, 59:10
    Dengan demikian penolakan terhadap amaliah TAHLILAN dengan dalih bahwa doa yg sampai hanya doa dari anak kandungnya yg sholih sj telah gugur dengan sendirinya.
    Demikian sekelumit penjelasan tentang WALADIN SHOOLIHIN YAD’ULAHU .dari hadits yg akhy ajukan
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Tetapi dalam Surat An-Najm ayat 38-39 Alloh berfirman sebagai berikut:.‎

    أَلَّا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَى (38) وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِ إِلَّا مَا سَعَى (39)

    Apakah tidak sia sia belaka walaupun dikirimin pahala sebesar gunung dari orang lain , ???
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Menanggapi Al-Qur’an Surat An-Najm ayat 38-39 yg akhy Putra Mandala Wangi ajukan, berikut ini aku kutipkan penafsiran Dr. Muhammad Bakar Ismail, seorang ahli fiqh kontemporer dari Mesir. Beliau menjelaskan sebagai berikut :

    وَلَا يَتَنَافَى هَذَا مَعَ قَوْلِهِ تَعَالَى فِى سُوْرَةِ النَّجْمِ وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِ إِلاَّمَاسَعَى فَإِنَّ هَذَا التَّطَوُّعَ يُعَدُّ مِنْ قَبِيْلِ سَعْيِهِ فَلَوْلَا أَنَّهُ كَانَ بَارًا بِهِمْ فِى حَيَاتِهِ مَا تَرَحَّمُوْا عَلَيْهَ وَلَاتَطَوَّعُوْا مِنْ أَجْلِهِ فَهُوَ فِى الْحَقِيْقَةِ ثَمْرَةٌ مِنْ ثِمَارِ بِرِّهِ وَإِحْسَانِهِ (الفقه الوضح,ج: ١,ص: ٤٤٩)

    Suka· Balas · 5 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Putra Mandala Wangi Bisakah diberikan artinya ya Ukhty Nurul Lailatirrahmah?
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Jelas bisa doooong …….
    Ini arti dari tafsiran r. Muhammad Bakar Ismail yg aku kutipkan di atas:
    “Menghadiah pahala kepada orang yang telah mati itu tidak bertentangan dengan ayat وان ليس للإنسا الإماسعىkarena pada hakikatnya pahala yang dikirimkan kepada ahli kubur dimaksud merupakan bagian dari usahanya sendiri.
    Seandainya ia tidak berbuat baik ketika masih hidup, tentu tidak akan ada orang yang mengasihi dan menghadiahkan pahala untuknya. Karena itu sejatinya, apa yang dilakukan orang lain untuk orang yang telah meninggal dunia tersebut merupakan buah dari perbuatan baik yang dilakukan si mayit semasa hidupnya.”
    Demikian akhy Putra Mandala Wangi.
    Apa masih ada pertanyaan lagi akhy ?
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Tafsiran yg ukhty tulis itu hanya sekedar akal akalan ukhty saja ataukah memang ada Kitab yg menuliskannya ya Ukhty?
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Tafsir dari Dr. Muhammad Bakar Ismail tersebut termaktub dalam Kitab Al-Fiqh Al-Wadlih akhy ……
    Silahkan dibuka saja kalau punya Kitabnya dan bisa membacanya.
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Di Juz berapa dan halaman berapa ya Ukhty ???
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Di juz I, halaman 449 Akhy …….
    (Gayanya nanya Juz dan halaman segala )
    Apa masih ada yg mau ditanyakan lagi akhy Putra Mandala Wangi?
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Ada Ukhty , dan ini pertanyaan terakhir.:
    Kalau memang tahlilan itu disebut sbg sunnah Nabi , apakah ada satu saja riwayat kalau Nabi Saw mengadakan tahlilan ketika para istri , anak anaknya dan para sahabatnya meninggal dunia ?
    Suka Balas · 5 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Akhy Putra Mandala Wangi, akhy harus paham bahwa yang namanya SUNNAH Rosululloh Saw tidak hanya sebatas yg pernah dikerjakan oleh Kanjeng Nabi Muhammad Saw saja .
    Menurut ahli hadis, sunnah adalah:
    “Segala yang bersumber dari Nabi Muhammad Saw., baik berupa perkataan, perbuatan, taqrir, tabiat, budi pekerti, maupun perjalanan hidupnya, baik sebelum beliau diangkat menjadi Rasul Saw maupun sesudahnya.”
    Menurut ahli usul fikih, sunnah adalah:
    “Segala sesuatu yang bersumber dari Nabi Muhammad Saw. selain al-Qur’an baik berupa perkataan, perbuatan, maupun taqrirnya yang pantas untuk dijadikan dalil bagi penetapan hukum syara’ (hukum agama).”
    Berikut ini beberapa macam Sunnah :
    1. Sunnah Qauliyah.
    Sunnah Qauliyah adalah bentuk perkataan atau ucapan yang disandarkan kepada Nabi Muhammad Saw.
    Dengan kata lain Sunnah Qauliyah yaitu sunnah Nabi Saw. yang hanya berupa ucapannya saja baik dalam bentuk pernyataan, anjuran, perintah cegahan maupun larangan.
    Contoh sunnah qauliyah:
    Hadits tentang TAHLILAN sebagaimana yg sudah aku kutipkan jauh di atas.
    2. Kemudian Sunnah Fi’liyah.
    Sunnah fi’liyah adalah segala perbuatan yang disandarkan kepada Nabi Muhammad Saw. Kualitas sunnah fi’liyah menduduki tingkat kedua setelah sunnah qauliyah. Sunnah fi’liyah juga dapat maknakan sunnah Nabi Saw. yang berupa perbuatan Nabi yang diberitakan oleh para sahabat.
    3. Kemudian Sunnah Taqririyah.
    Taqrir, yaitu keadaan Rosululloh Saw mendiamkan, tidak memberikan sanggahan terhadap suatu perkara yang dilakukan oleh sahabat berupa perkataan atau perbuatan, baik hal itu dilakukan di hadapan beliau atau tidak, namun beritanya sampai kepada beliau.
    PERTANYAANNYA:
    Jikalau yg disebut sbg SUNNAH NABI itu hanya sebatas yg dilakukan oleh Nabi Saw saja , lantas akan akhy buang ke mana SUNNAH QOULIYAHNYA dan SUNNAH TAQRIRIYAHNYA Kanjeng Nabi Muhammad Saw???
    Silahkan dijawab akhy .
    Suka Balas · 4 jam
    ==========
    Putra Mandala Wangi
    Maaf Ukhty Nurul Lailatirrahmah, berhubung waktu sdh larut malam ana mohon ijin utk istirahat dulu.
    Wassalaam .
    Suka Balas · 4 jam
    ==========
    Nurul Lailatirrahmah
    Akhy Mandala ini gimana sih …….
    Bukannya ngasih jawaban lha kok malah WASSALAAM .
    Wa’alaikumus salaam wr wb
    Suka Balas · 4 jam
    ===========
    Nurul Lailatirrahmah
    Dari alur diskusi di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa:

    1. Amaliyah TAHLILAN murni perintah Al-Qur’an maupun Al-Hadits.

    2. Barang siapa yg membid’ah dlolalahkan amaliyah TAHLILAN , sesungguhnya merekalah pelaku BID’AH DLOLALAH yg sebenar benarnya , karena telah mengingkari perintah Alloh dan Rosululloh Saw.

    DISKUSI AKU NYATAKAN SELESAI
    Suka Balas · 4 jam
    ==========
    SELESAI

    Alamat Link Diskusinya

     

  • KETUA ANSOR SERUKAN KADER JANGAN PILIH BUPATI YANG DI USUNG DARI PARTAI PKS

    KETUA ANSOR SERUKAN KADER JANGAN PILIH BUPATI YANG DI USUNG DARI PARTAI PKS

    Mojokerto.Cyberaswaja.online – Pertarungan pilihan Bupati dan wakil bupati serentak di Indonesia sebentar lagi berlangsung. Memasuki Memasuki tahun politik 2020, memberikan sikap dan arahan tegas Ketua Ansor Cabang kepada Kadernya yang tersebar di wilayah kabupaten Mojokerto. Bertepatan pelaksanaan DTD (Diklat Terpadu Dasar) Banser (Barisan Ansor Serbaguna), dihadiri Tokoh Undangan, KH. Adzim Alwy (Ketua PC NU Kab.Mojokerto), KH.Manshur (Ketua MWC NU Jatirejo), Muspika Jatirejo, Bapak Kepala Desa Sumberagung, serta Banom NU Se Kec.Jatirejo. Dengan seksama mengikuti Pembukaan Acara terebut. 20/12/19.
    SORBANSANTRI.COM
    Doc.Ketua PC GP Ansor Pimpin Apel
    Pada sambutan sekaligus Pembukaan DTD Banser Di Kecamatan Jatirejo, Panglima Tertinggi Banser Kab.Mojokerto tersebut, menyampaikan dihadapan Puluhan Kader Kader Militan GP Ansor, BANSER, Tamu Undangan VIP serta tokoh tokoh NU, Toko Masyatakat beserta Banom Banom NU yang respon dengan tepuk tangan begitu meriah. “Salam Satu Komando Sahabatku, Pengkaderan di Ansor Banser terus menerus dilakukan, Hal ini adalah salah satunya membentengi NKRI, khususnya berkaitan menjelang tahun Politik 2020, Kader Ansor Jangan Pilih Pasangan Yang di Usung dari Partai PKS. Mereka secara ideologi berbeda dan berlawanan dengan Kita Ansor dan Nahdlatul Ulama (NU), oleh karena itu sikap harus tegas, membentengi NKRI dan NU, manut Kyai ne NU, bila perlu tahun politik 2020 kita Tengelamkan PKS. Apakah Sahabat2 siap…!! (Siap!!!/jawab PesertaApel) Salam Satu Komando”. Tegas Ketua PC GP Ansor Kab. Mojokerto, Gus Moh. Ali Nasikh.
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: tiga dari kiri jas hijau ketua PC NU
    SORBANSANTRI.COM
    Doc. Tamu Undangan VIP
    SORBANSANTRI.COM
    Doc. DTD Banser Kec.Jatirejo
    SORBANSANTRI.COM
  • Cara menghadapi tanggapan buruk mengenai status di sosmed

    Cara menghadapi tanggapan buruk mengenai status di sosmed

    InfokomBanserNU-Jangan mudah terprovokasi dengan tanggapan diinternet seperti gambar ini. karena hal seperti ini bisa terindex mesin pencarian, akibatnya bisa terindex jelek di internet.
    Kita manfaatin hastag (#) untuk identifikasi dan memasukkan mereka pada database hastag tersebut.

    SORBANSANTRI.COM
    salah satu contoh tanggapan buruk tentang banser


    Tujuannya jika ada orang yang terkena hastag, akan lebih mudah pengelompokan data buat zona hastag tersebut.
    catatan : BUKANKAH TAG ADALAH YANG PALING PENTING BUAT SEO AGAR MUDAH DI IDENTIFIKASI MESIN PENCARIAN? CONTOHNYA GOOGLE