Tag: gus bara

  • Analisis Petarungan Pilbub Kabupaten Mojokerto: Ikfina vs. Gus Barra dalam Konteks Peta Politik

    Analisis Petarungan Pilbub Kabupaten Mojokerto: Ikfina vs. Gus Barra dalam Konteks Peta Politik

    wp.sorbansantri.com – Pemilihan Bupati (Pilbub) Kabupaten Mojokerto menghadirkan pertarungan politik yang menarik antara Ikfina dan Gus Bara, dua figur yang mewakili latar belakang politik dan sosial yang berbeda. Dalam menganalisis dinamika petarungan ini, penting untuk melihatnya dalam konteks peta politik dan dinamika kekuatan politik di Kabupaten Mojokerto.

    1. Latar Belakang Politik Ikfina: Ikfina merupakan politisi yang telah lama berkecimpung dalam dunia politik lokal. Dia memiliki jaringan politik yang kuat di tingkat daerah dan telah mengukir reputasi sebagai pemimpin yang fokus pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi daerah. Dukungan dari partai politik lokal dan nasional menjadi salah satu kekuatan utama Ikfina dalam Pilbub ini.
    2. Latar Belakang Politik Gus Bara: Gus Bara, di sisi lain, merupakan figur yang lebih dikenal dalam ranah keagamaan dan sosial. Meskipun tidak memiliki pengalaman politik yang panjang, namun dukungannya dari kelompok-kelompok keagamaan dan sosial di Kabupaten Mojokerto membuatnya menjadi kandidat yang memiliki basis massa yang kuat. Isu-isu keadilan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil, dan pendekatan partisipatif menjadi fokus utama kampanye Gus Bara.
    3. Dinamika Peta Politik di Kabupaten Mojokerto: Kabupaten Mojokerto memiliki lanskap politik yang beragam, dengan berbagai kepentingan dan dinamika yang perlu diperhatikan. Di satu sisi, terdapat basis pendukung tradisional yang cenderung memilih berdasarkan afiliasi politik dan jaringan yang telah terjalin. Di sisi lain, terdapat pemilih yang lebih terbuka terhadap isu-isu keadilan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.
    4. Strategi Kampanye dan Isu-isu Utama: Dalam menghadapi Pilbub, Ikfina lebih menekankan pencapaian infrastruktur dan pembangunan ekonomi sebagai basis kampanyenya. Sementara Gus Bara lebih menonjolkan isu-isu sosial, keadilan, dan partisipasi masyarakat sebagai strategi untuk memperoleh dukungan dari segmen pemilih yang lebih responsif terhadap isu-isu tersebut.
    5. Dinamika Debat dan Perkembangan Terkini: Debat publik antara kedua kandidat menjadi ajang penting dalam menyoroti perbedaan visi dan misi mereka. Isu-isu seperti pengelolaan sumber daya alam, pendidikan, kesehatan, dan akses layanan publik menjadi titik-titik perdebatan yang menarik perhatian masyarakat.

    Dengan demikian, Pilbub Kabupaten Mojokerto tidak hanya menjadi ajang pertarungan antara individu, tetapi juga merupakan cerminan dari dinamika politik dan kepentingan masyarakat di tingkat lokal. Analisis peta politik ini menjadi penting bagi pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana dinamika kekuatan politik memengaruhi hasil Pilbub dan arah pembangunan di masa depan.(AI Sorban)

  • Apel pembukaan PKL (Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan) PC GP ANSOR Kabupaten Mojokerto 2021

    Apel pembukaan PKL (Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan) PC GP ANSOR Kabupaten Mojokerto 2021

    Mojokerto, wp.sorbansantri.com – 11 Nopember 2021. Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan ( PKL ) PC. GP. Ansor Kabupaten Mojokerto difungsikan untuk mempersiapkan kader berkualitas yang nantinya dipersiapkan untuk melanjutkan perjuangan organisasi.
    “tanpa kaderisasi rasanya sangat sulit dibayangkan sebuah organisasi dapat bergerak dan melakukan tugas-tugas keorganisasiannya dengan baik dan dinamis“. kata Gus Ali Mohammad Nasih ( Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Mojokerto)

    Kegiatan yang diadakan di SMP Teknologi Informasi Al Hidayah, Kutorejo, Kabupaten Mojokerto ini diikuti oleh 42 peserta yang telah lolos seleksi serta pilihan dari perwakilan seluruh PAC Ansor.

    SORBANSANTRI.COM
    Penyematan Tanda Peserta PKL PC Ansor Kab. Mojokerto 2021

    Untuk itu Ketua panitia PKL PC GP Ansor 2021 sahabat Ahnu Afandi, sangat optimis akan sukses dan tercapainya maksud dan tujuan pengkaderan ini.

    Melalui koordinasi yang baik antara panitia, pemateri dan peserta, diharapkan semua agenda kegiatan yang dilakukan selama 4 hari mulai tanggal 11-14 Nopember 2021, bisa dilaksanakan dengan maksimal. Pelaksaan PKL ini sudah dipersiapkan beberapa bulan sebelum kegiatan dan merupakan agenda yang wajib dilaksanakan oleh PC GP Ansor setiap 1 kali masa kepemimpinan.

    Ada yang special pada pelaksanaan PKL ditahun 2021 ini, yaitu ikutnya H. Muhammad Albarra, L.C., M. Hum (Gus Bara) Wakil Bupati kabupaten Mojokerto periode 2021-2025.

    Dan kebetulan di Tanggal 11 Nopember adalah Hari Ulang Tahun beliau sehingga menambah semarak acara pada waktu apel pembukaan PKL PC GP Ansor Kab. Mojokerto 2021.(abi sorban)

  • ANTISIPASI WARGA NU MOJOKERTO MENGHADAPI STRATEGI TIPU MENJELANG PILBUB 2020 periode 2021-2024

    ANTISIPASI WARGA NU MOJOKERTO MENGHADAPI STRATEGI TIPU MENJELANG PILBUB 2020 periode 2021-2024

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Pasangan CABUB dan CAWABUB akan ada interaksi dengan masyarakat baik langsung maupun tidak langsung. Seperti pemasangan Baliho berukuran besar, sosialisasi menyampaikan Visi dan Misi Dll.

    Hal tersebut memang sangat efektif dalam memperoleh suara dalam pemilihan nanti. Ironisnya bahkan dalam usaha untuk memperoleh dukungan dan perolehan suara, ternyata masih banyak dilakukan cara-cara licik dan
    samar (abu-abu), walaupun sebenarnya bertentangan dengan hati nurani.

    Pepatah mengatakan “maling teriak maling atau srigala berbulu domba” serta berusaha menyamakan langkah dan berbaur dengan masyarakat. Seperti mengatakan “kami ini saudara mu dalam berorganisasi, maka pilihlah kami”
    kira-kira seperti itu bahasa sederhananya.

    [irp posts=”5841″ name=”UJIAN NYATA PKPNU DILAKSANAKAN MENJELANG PILBUB 2020″]

    Pendekatan seperti ini akan semakin banyak dilakukan kebeberapa organisasi-organisasi sebagai ujian yang pernah ikut dalam Pengkaderan terlebih-lebih warga NU, bahkan pendekatan ini akan masuk sampai tingkat rumah-rumah.

    Seperti kita ketahui NU adalah organisasi terbesar yang pastinya tidak luput dari sasaran pendekatan tersebut, baik itu Lembaga ataupun BANOM, semuanya tidak akan luput dari Rayuan, Tabiat Licik, Tipu Muslihat, dsb. Walaupun juga ada yang benar-benar memperjuangkan dan mewakili masyarakat.

    [irp posts=”6040″ name=”BERIKAN APRESIASI IJTIMA ULAMA KE-IV, PKS TERNYATA MENDUKUNG AGENDA KHILAFAH”]

    Mojokerto bisa dikatakan pusat centralnya organisasi NU, hal ini bisa diketahui karena banyak dan hidupnya kegiatan pada Lembaga dan Banom yang secara rutin diadakan sampai pada tingkat Anak Ranting. Dan bisa dikatakan pula kekuatan NU yang ada di Dunia ini pusatnya ada di Mojokerto yang dulunya adalah Pusat pemerintahan kerajaan Majapahit. Dimana Adab, Tata krama serta budaya timur masih melekat bersama Masyarakat yang rata-rata warganya adalah NU.

    Untuk itu redaksi SORBAN SANTRI berharap agar semua Lembaga dan Banom untuk memperkuat Gerakan sebagai Pagar Baja benteng NU, agar mengenali para calon yang akan bertarung dan yang terpenting adalah Partai yang mendukung, yang mengusung.

    • Mana yang sesuai dengan Aqidah Aswaja NU.
    • Mana Partai yang jelas-jelas berseberangan atau bertentangan denganĀ  Aqidah Aswaja NU.
    • Mana Partai yang orang-orangnya mendukung khilafah.
    • Mana Kelompok yang ingin mengganti IDEOLOGI.

    [irp posts=”4331″ name=”ALASAN IKUT HTI, MENGAPA DUKUNG KHILAFAH?”]

    Oleh karena itu, redaksi SORBAN SANTRI akan membagikan 3 cara bagaimana memilih pemimpin yang akan bertarung diPILBUB 2020 periode 2021-2024:

    1. Kenali Profilnya
    2. Ketahui Partai Pengusung dan Pendukungnya
    3. Jangan tertipu label NU

    Semoga bangsa kita selalu diberkahi… dijauhkan dari kelompok yang ingin menghancurkan negeri dan menjadi negara yang ‘Baldatun Thoyyibatun Wa Rabbun Ghafur’ Aamiin Ya Robbal’alamiin.. (red. abi SORBAN)

    [irp posts=”1494″ name=”KETUA ANSOR SERUKAN KADER JANGAN PILIH BUPATI YANG DI USUNG DARI PARTAI PKS”]