Tag: haikal hasan

  • Kebanggaan Monaslimin 212 mengatakan ALLOH BINGUNG

    Kebanggaan Monaslimin 212 mengatakan ALLOH BINGUNG

    cyberaswaja.online– Haikal Hasan yg katanya ustad kebanggan 212 mengatakan bahwa “ALLOH BINGUNG” terhadap org2 yg lbh milih urusan dunia dg mengesampingkan ahirat.
    Diakeluarkan dalil ارضيتم بالحيوة الدنيا من الأخرة sbg pembenaran atas ucapanya.

    Ayat yg sebenarnya adalah menjelaskan murka Alloh terhadap org2 yg enggan berangkat perang Tabuk, namun sang ustad mengartikan secara sembarangan bahwa “Alloh bingung” bla bla bla…..

    Jika Alloh bingung, maka Alloh tdk layak menyandang sifat ‘ILMUN & ‘ALIMAN, yg artinya Alloh itu JAHLUN & KAUNUHU JAHILAN. Dg demikian Alloh mempunyai kelemahan.
    #Naudzubillah

    Mana suaranya pembela Islam….???
    sumber (ahmad rifqi)

  • JNE adalah jasa ekspedisi yang terbesar di Indonesia

    JNE adalah jasa ekspedisi yang terbesar di Indonesia

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com – Ramai di media sosial kampanye untuk boikot JNE karena saat ulang tahun JNE ada ucapan selamat dari beberapa tokoh dan juga influencer. Salah satu influencer yang ikut ucapkan adalah Haikal Hasan yang terafiliasi gerakan 212 dan sejenisnya.
    Sontak penolakan dari netizen menjadi trending topic penolakan, karena memakai Haikal Hasan, JNE dianggap mendukung pemecah belah bangsa dengan menayangkan ucapan tersebut, meskipun akhirnya postingan Haikal Hasan dihapus.
    Eskalasi penolakan makin menjadi, rating JNE di playstore juga drop. Tentu saja banyak catatan terkait hal ini, tapi yang paling utama untuk dipikirkan adalah ekses dari aksi boikot ini kedepan.
    Jangan tutup mata juga bahwa JNE adalah jasa ekspedisi yang terbesar di Indonesia, ribuan rakyat kecil bergantung untuk mencari rejeki disana. Tentunya akan jadi dzolim jika hal ini mempengaruhi urusan dapur orang yang tidak tahu menahu keramaian di media sosial.
    GP Ansor sebagi organisasi yang dibesarkan nilai-nilai Islam jelas tidak bisa sepakat dengan aksi boikot ini jika mengorbankan rakyat kecil. Tidak ada kultur dan ajaran untuk mematikan rejeki masyarakat kecil dari Kyai-kyai pendiri NU.
    Untuk itu mari kita bijak sejenak dan berfikir lebih kedepan untuk menggunakan jemari kita di media sosial. Jangan sampai jemari kita mematikan rejeki sesama anak bangsa.
    Terkait hal tersebut dari Managemen JNE bertemu dengan Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Gus Yaqut untuk Silaturahmi dan tabayyun terkait isu terkini.
    Manajemen JNE diwakili Direktur Utama JNE Pak Muhammad Feriadi, Direktur JNE Pak Edi Santoso dan VP Marketing JNE Pak Eri Palgunadi melakukan pertemuan agar publik bijak menyikapi hal yang sedang dialami JNE. (GP Ansor)