Tag: i

  • Sekolah Kok Mbayar? Mencerdaskan Kehidupan Bangsa: Tanggung Jawab Negara atau Individu?

    Sekolah Kok Mbayar? Mencerdaskan Kehidupan Bangsa: Tanggung Jawab Negara atau Individu?

    wp.sorbansantri.com – Pendidikan merupakan salah satu fondasi utama dalam membangun sebuah bangsa. Di Indonesia, konsep mencerdaskan kehidupan bangsa telah lama menjadi semangat dan visi bersama. Namun, seringkali muncul pertanyaan yang menggelitik: mengapa sekolah kok harus membayar? Bukankah mencerdaskan kehidupan bangsa adalah tanggung jawab negara?

    Pertanyaan ini menjadi sorotan karena fenomena biaya pendidikan yang terus meningkat, terutama di tingkat pendidikan lanjutan seperti perguruan tinggi. Banyak orang tua dan mahasiswa merasa tertekan dengan beban biaya pendidikan yang semakin berat, bahkan mengakibatkan adanya kelompok masyarakat yang sulit mengakses pendidikan tinggi.

    Sebenarnya, konsep “mencerdaskan kehidupan bangsa” yang merupakan salah satu asas dalam Undang-Undang Dasar 1945, memang menempatkan negara sebagai pelaku utama dalam penyediaan pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun, realitasnya menunjukkan bahwa keterbatasan sumber daya dan berbagai faktor lainnya membuat biaya pendidikan tidak sepenuhnya ditanggung oleh negara.

  • Permasalahan dan Kolaborasi: PCNU Kabupaten Mojokerto dan RS Sakinah

    Permasalahan dan Kolaborasi: PCNU Kabupaten Mojokerto dan RS Sakinah

    wp.sorbansantri.com – Kabupaten Mojokerto menjadi saksi dari kolaborasi menarik antara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mojokerto dengan Rumah Sakit Sakinah (RS Sakinah) dalam mengatasi permasalahan kesehatan dan sosial yang tengah mengemuka. Ini adalah langkah nyata dalam memanfaatkan potensi lokal untuk memberikan solusi terhadap tantangan yang dihadapi masyarakat.

    Salah satu permasalahan yang menjadi fokus utama adalah aksesibilitas terhadap layanan kesehatan yang berkualitas. RS Sakinah, sebagai lembaga kesehatan yang berkomitmen pada pelayanan yang humanis dan bertanggung jawab, bersama PCNU Kabupaten Mojokerto berupaya untuk memberikan layanan yang lebih merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

  • Pencuri Kendaraan Motor Terkejar hingga Ditangkap di RW 5 Kelud, Wates – Magersari

    Pencuri Kendaraan Motor Terkejar hingga Ditangkap di RW 5 Kelud, Wates – Magersari

    wp.sorbansantri.com – Pada Hari Kamis, tanggal 18 April 2024, kejadian mencuri motor merek Honda Vario 125 CC menghebohkan RW 5 Kelud, Wates – Magersari, Kota. Pencuri berhasil ditangkap setelah dikejar oleh warga dan petugas keamanan setempat.

    Peristiwa dimulai ketika pemilik motor melaporkan bahwa kendaraannya hilang dari tempat parkirnya di sekitar wilayah RW 5 Kelud. Tanpa ragu, warga segera membentuk tim untuk memburu pencuri tersebut.

  • Analisis Petarungan Pilbub Kabupaten Mojokerto: Ikfina vs. Gus Barra dalam Konteks Peta Politik

    Analisis Petarungan Pilbub Kabupaten Mojokerto: Ikfina vs. Gus Barra dalam Konteks Peta Politik

    wp.sorbansantri.com – Pemilihan Bupati (Pilbub) Kabupaten Mojokerto menghadirkan pertarungan politik yang menarik antara Ikfina dan Gus Bara, dua figur yang mewakili latar belakang politik dan sosial yang berbeda. Dalam menganalisis dinamika petarungan ini, penting untuk melihatnya dalam konteks peta politik dan dinamika kekuatan politik di Kabupaten Mojokerto.

    1. Latar Belakang Politik Ikfina: Ikfina merupakan politisi yang telah lama berkecimpung dalam dunia politik lokal. Dia memiliki jaringan politik yang kuat di tingkat daerah dan telah mengukir reputasi sebagai pemimpin yang fokus pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi daerah. Dukungan dari partai politik lokal dan nasional menjadi salah satu kekuatan utama Ikfina dalam Pilbub ini.
    2. Latar Belakang Politik Gus Bara: Gus Bara, di sisi lain, merupakan figur yang lebih dikenal dalam ranah keagamaan dan sosial. Meskipun tidak memiliki pengalaman politik yang panjang, namun dukungannya dari kelompok-kelompok keagamaan dan sosial di Kabupaten Mojokerto membuatnya menjadi kandidat yang memiliki basis massa yang kuat. Isu-isu keadilan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil, dan pendekatan partisipatif menjadi fokus utama kampanye Gus Bara.
    3. Dinamika Peta Politik di Kabupaten Mojokerto: Kabupaten Mojokerto memiliki lanskap politik yang beragam, dengan berbagai kepentingan dan dinamika yang perlu diperhatikan. Di satu sisi, terdapat basis pendukung tradisional yang cenderung memilih berdasarkan afiliasi politik dan jaringan yang telah terjalin. Di sisi lain, terdapat pemilih yang lebih terbuka terhadap isu-isu keadilan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.
    4. Strategi Kampanye dan Isu-isu Utama: Dalam menghadapi Pilbub, Ikfina lebih menekankan pencapaian infrastruktur dan pembangunan ekonomi sebagai basis kampanyenya. Sementara Gus Bara lebih menonjolkan isu-isu sosial, keadilan, dan partisipasi masyarakat sebagai strategi untuk memperoleh dukungan dari segmen pemilih yang lebih responsif terhadap isu-isu tersebut.
    5. Dinamika Debat dan Perkembangan Terkini: Debat publik antara kedua kandidat menjadi ajang penting dalam menyoroti perbedaan visi dan misi mereka. Isu-isu seperti pengelolaan sumber daya alam, pendidikan, kesehatan, dan akses layanan publik menjadi titik-titik perdebatan yang menarik perhatian masyarakat.

    Dengan demikian, Pilbub Kabupaten Mojokerto tidak hanya menjadi ajang pertarungan antara individu, tetapi juga merupakan cerminan dari dinamika politik dan kepentingan masyarakat di tingkat lokal. Analisis peta politik ini menjadi penting bagi pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana dinamika kekuatan politik memengaruhi hasil Pilbub dan arah pembangunan di masa depan.(AI Sorban)

  • Kontroversi Wasit Nasrullo Kabirov dalam Laga Timnas U-23 Indonesia Vs Qatar Memunculkan Gelombang Meme

    Kontroversi Wasit Nasrullo Kabirov dalam Laga Timnas U-23 Indonesia Vs Qatar Memunculkan Gelombang Meme

    wp.sorbansantri.com – Pertandingan sengit antara Timnas U-23 Indonesia dan Qatar di Stadion Jassim bin Hamad, Doha, pada Senin (15/4/2024), telah berakhir dengan skor 0-2 untuk Qatar. Namun, keputusan wasit Nasrullo Kabirov menjadi sorotan utama setelah banyak yang menganggapnya bermain tidak adil, memengaruhi hasil akhir pertandingan.

  • Gebrakan Luar Biasa: Sekolah Muhammadiyah Menyebar ke Luar Negeri, Warganet Kaget!

    Gebrakan Luar Biasa: Sekolah Muhammadiyah Menyebar ke Luar Negeri, Warganet Kaget!

    wp.sorbansantri.com – Sebuah unggahan warganet kaget baru mengetahui sekolah Muhammadiyah ada di luar negeri, viral dan mencuri perhatian warganet.

    Masyarakat Indonesia mungkin tidak asing dengan instansi pendidikan yang didirikan Muhammadiyah. Namun, kini warganet dikejutkan karena Muhammadiyah juga mendirikan sekolah di luar negeri.

    Seperti baru-baru ini, seorang warganet membagikan foto sekolah yang didirikan Muhammadiyah di Australia. Unggahan itu viral usai dibagikan akun media sosial X atau Twitter @mengerami pada Senin (15/4/2024).

    Dalam fotonya, tampak papan sekolah bertuliskan Muhammadiyah Australia College dengan moto “Accomplishment Through Faith and Knowledge” atau “Pencapaian Melalui Iman dan Pengetahuan”.

    Anakmu sekolah mana? Muhammadiyah aja sih. Muhammadiyah yang dimaksud:,” tulis pengunggah. Sekolah Muhammadiyah di luar negeri. Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Bambang Setiaji membenarkan bahwa Muhammadiyah mendirikan sekolah dan universitas di luar Indonesia.

    “Di luar negeri, Malaysia (ada) Universitas Muhammadiyah Malaysia. Lokasi di Kota Perlis. Di Narre Warren, Australia, Victoria State (ada) sekolah dasar,” ungkapnya saat dihubungi Kompas.com, Selasa (16/4/2024).

  • Khalid bin Walid: Dari Sejarah ke Layar Game Mobile Legends

    Khalid bin Walid: Dari Sejarah ke Layar Game Mobile Legends

    wp.sorbansantri.com – Game Mobile Legend sering membuat karakter game mereka dengan inspirasi tokoh pahlawan atau pun mitos suatu daerah. Salah satunya Khaleed. Menurut cerita fiktif yang disematkan, Khaleed adalah pangeran dari Artha Clan, yang mencintai petualangan. Dia sangat menginginkan keagungan dari budaya Emerald Road, bermimpi bahwa suatu hari dia dapat mengunjungi Agelta Drylands yang luas dan menyaksikan kemakmurannya.

    Terlepas dari cerita fiktif yang ada, visualisasi tokoh Khaleed dalam game tersebut sangat menunjukkan representasi dari salah satu pejuang Muslim sekaligus sahabat Rasulullah SAW yang harus umat Muslim muliakan, yaitu Khalid Ibn Walid.

    Rasulullah SAW bersabda;

    اَللهُ اَللهُ فِيْ أَصْحَابِيْ لَا تَتَّخِذُوْهُمْ غَرْضًا بَعْدِيْ فَمَنْ أَحَبَّهُمْ فَبِحُبِّيْ أَحَبَّهُمْ وَمَنْ أَبْغَضَهُمْ فَبِبُغْضِيْ أَبْغَضَهُمْ وَمَنْ آَذَاهُمْ فَقَدْ آَذَانِيْ وَمَنْ آَذَانِيْ فَقَدْ آَذَى اللهَ وَمَنْ آذَى اللهَ يُوْشِكُ أَنْ يُأخَذَ

    “Bertakwalah kalian kepada Allah, bertakwalah kalian kepada Allah terhadap hak-hak para sahabatku, janganlah kalian menjadikan mereka sebagai sasaran (dalam cacian dan cercaan) sepeninggalku, barangsiapa yang mencintai mereka, maka dengan kecintaanku, aku pun mencintai mereka, dan barangsiapa membenci mereka, maka dengan kebencianku, aku pun membenci mereka (yang membenci sahabat), barangsiapa menyakiti mereka, sungguh ia telah menyakitiku, barangsiapa menyakitiku, berarti ia telah menyakiti Allah, barangsiapa menyakiti Allah, hampir saja Allah menyiksanya.“

    Dalam Takmilah al-Majmu’ disebutkan, salah satu bentuk penghinaan terhadap objek tertentu adalah menjadikannya mainan. Berikut keterangannya;

    وَاِذَا كَانَ هُنَاكَ نَوْعٌ مِنَ التَّمَاثِيْلِ لَا يَظْهَرُ فِيْهِ قَصْدُ التَّعْظِيْمِ وَلَا التَّرَفِ وَلَا يَلْزَمُ مِنْهُ شَيْءٌ مِنَ الْمَحْظُوْرَاتِ السَّابِقَةِ فَالْاِسْلَامُ لَا يُضَيِّقُ بِهِ صَدْرًا وَلَا يَرَى بِهِ بَأْسًا . وَذَلِكَ كَلَعْبِ الْأَوْلَادِ الصِّغَارِ الَّتِيْ تُصْنَعُ عَلَى شَكْلِ عَرَائِسِ أَوْ قَطَّطٍ. أَوْ غَيْرِ ذَلِكَ مِنَ السِّبَاعِ وَالْحَيَوَانَاتِ لِأَنَّ هَذِهِ الصُّوَرَ تُمْتَهَنُ بَاللَّعْبِ وَعَبْثِ الْأَوْلَادِ بِهَا

    Jika ada jenis patung di mana maksud pemuliaan atau kemewahan tidak tampak, dan tidak ada larangan-larangan yang telah disebutkan sebelumnya, maka Islam tidak menyempitkan dadanya, dan Islam tidak melihat ada yang salah dengan itu. Demikian seperti mainan anak laki-laki yang dibuat dalam bentuk boneka atau kucing, atau binatang buas dan hewan lainnya, karena gambar-gambar ini dipermalukan dengan dijadikan objek bermain anak-anak.”

  • Nyata! Ramalan Robert T. Kiyosaki: Bitcoin, Emas, dan Perak Masa Depan Investasi

    Nyata! Ramalan Robert T. Kiyosaki: Bitcoin, Emas, dan Perak Masa Depan Investasi

    wp.sorbansantri.com – Penulis buku Rich Dad Poor Dad Robert Kiyosaki ternyata sempat memberikan peringatan tentang potensi krisis perbankan, perang, dan mata uang digital bank sentral (CBDC).

    “Tolong hati-hati. Krisis perbankan semakin parah. Ancaman perang semakin besar. Bank sentral akan mendorong CBDC, Mata Uang Digital Bank Sentral, untuk memata-matai kita,” ujar Kiyosaki di platform media sosial X pada hari Minggu, (25/2/2024).
    Baca: Asing Terciduk Belanja Saham Energi & Tambang di RI, Ini Datanya

    “Saya membeli lebih banyak bitcoin dan koin perak. Tawaran perak terbesar. Saya akan menggunakan perak sebagai uang, bukan dolar AS palsu,” tambahnya.

    Dikutip dari bitcoin.com, setelah Silicon Valley Bank dan Signature Bank bangkrut pada bulan Maret tahun lalu, Kiyosaki memperingatkan akan memburuknya krisis keuangan global, dengan adanya “penipuan, pengkhianatan, dan kolusi” di bank, Wall Street, dan pemerintah.

  • Gerakan Sorban Santri Mengungkap Peran Transformasi AI di Dunia Kerja

    Gerakan Sorban Santri Mengungkap Peran Transformasi AI di Dunia Kerja

    wp.sorbansantri.com – Gerakan Sorban Santri, yang dikenal sebagai platform untuk mempromosikan nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan, turut mengungkapkan peran transformasi Artificial Intelligence (AI) di dunia kerja modern. Dalam konferensi yang diselenggarakan oleh Gerakan Sorban Santri, para pemimpin dan akademisi menyampaikan bagaimana AI telah menjadi kekuatan revolusioner yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia kerja.

    Inovasi Teknologi AI: Para pembicara dalam konferensi tersebut menyoroti inovasi teknologi AI yang telah membawa perubahan besar dalam cara kerja dan bisnis. AI tidak hanya meningkatkan efisiensi dan produktivitas, tetapi juga menghadirkan solusi yang lebih cerdas dan adaptif dalam menanggapi tantangan kompleks di lingkungan kerja.

  • Pendeta tenar, Gilbert Lumoindong, bikin gaduh saat libur lebaran ini.

    Pendeta tenar, Gilbert Lumoindong, bikin gaduh saat libur lebaran ini.

    wp.sorbansantri.com – Tokoh agama protestan yang memiliki banyak pengikut ini memang kerap berulah lewat pernyataannya. Gilber Lumoindong merasa diri paling benar dan semua salah, pandangan ini yang selalu dipegangnya.

    “Sebelum sembahyang (salat) Islam diwajibkan cuci semuanya, saya bilang lu itu dua setengah. Gua 10 persen, bukan berarti gua jorok, tapi sudah disucikan oleh darah Yesus,” katanya disambut tawa jemaat Protestan. Tak hanya itu, Gilbert Lumoindong juga menyindir salat yang dianggap lebih sulit dibanding ibadah dalam agamanya.

    Menurut Gilbert, jika saat hendak beribadah umat agamanya hanya sepekan sekali membersihkan diri, tidak seperti agama Islam yang setiap beribadah selalu membersihkan diri. Gerakan ibadah dalam agamanya juga tidak membuat capek karena hanya berdiri, bernyanyi, dan bertepuk tangan. “Lah kita kan bayar 10 persen, makanya kebaktian kita hanya berdiri, tepuk tangan ya santai, tidak seperti,” ujarnya.
    Sementara dalam Islam disebut ibadahnya setengah mati.