Tag: Ikfina Fahmawati

  • Ikfina – Gus Dulloh Silaturahmi ke Pondok Pesantren Ploso, Kediri, Temui Gus Kaustar

    Ikfina – Gus Dulloh Silaturahmi ke Pondok Pesantren Ploso, Kediri, Temui Gus Kaustar

    BERITA VIDEO

    Kediri, 1 November 2024, Sorbansantri.com – Dalam rangka mempererat hubungan dengan kalangan pesantren, calon Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan pasangannya, calon Wakil Bupati Sa’dulloh Syarofi (Gus Dulloh), melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Ploso di Kediri. Keduanya disambut langsung oleh pengasuh pesantren, Gus Kaustar, dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.

    Silaturahmi ini menjadi ajang penting bagi Ikfina dan Gus Dulloh untuk bertukar pandangan mengenai berbagai isu sosial, pendidikan, dan keagamaan. Dalam pertemuan yang berlangsung akrab tersebut, mereka mendiskusikan tantangan-tantangan yang dihadapi masyarakat Mojokerto, serta bagaimana peran pesantren bisa semakin diperkuat dalam pembangunan daerah.

    “Kami ingin membangun Mojokerto yang lebih baik, dan tentu saja aspirasi dari pesantren seperti Ploso sangat penting bagi kami,” ujar Ikfina saat menyampaikan sambutannya. Ia juga menambahkan bahwa dukungan moral dan spiritual dari para kiai dan pengasuh pesantren akan menjadi landasan penting dalam perjuangannya memimpin Mojokerto.

    Gus Dulloh juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pesantren untuk mewujudkan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan. “Pesantren memiliki peran besar dalam membentuk karakter masyarakat, dan kami berkomitmen untuk selalu mendengar aspirasi dari para kiai demi kemajuan bersama,” kata Gus Dulloh.

    Kunjungan ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga memperlihatkan komitmen Ikfina dan Gus Dulloh dalam merangkul berbagai elemen masyarakat. Silaturahmi ke Pondok Pesantren Ploso diharapkan dapat memperkuat dukungan dari komunitas pesantren dan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih intens dalam membangun Mojokerto ke depan.

    Gus Kaustar menyambut baik kunjungan ini dan berharap bahwa aspirasi serta nasihat dari kalangan pesantren dapat memberikan inspirasi bagi pasangan calon pemimpin ini dalam melaksanakan tugas dan amanah mereka ke depan. (AI Sorban)

    @beritasorban Kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Ploso, Kediri untuk bertemu dengan Gus Kaustar menjadi ajang bertukar pandangan mengenai langkah-langkah pembangunan di Mojokerto. Selengkapnya https://shorturl.at/5qQyM #IkfinaGusDulloh2024 #PilbupMojokerto #fypシ゚viral🖤tiktok #fyppp @idolarakyat @sorbankiblatkulon @dpwpkbjatim @ayni_zuroh ♬ original sound Sorban Santri
  • Gus Dulloh Menjelma Sebagai IDOLA Bagi Kader Ansor Kab. Mojokerto

    Gus Dulloh Menjelma Sebagai IDOLA Bagi Kader Ansor Kab. Mojokerto

    Berita Video

    Mojokerto, Jawa Timur – Pada Senin, 24 Juni 2024, di ndaleman Sooko, Mojokerto, para mantan pengurus Ansor dan Banser mengadakan pertemuan penting. Acara ini dihadiri oleh Gus Dulloh, atau Sya’dulloh Syarofi, yang saat ini digadang-gadang sebagai calon Wakil Bupati Mojokerto 2024 berpasangan dengan Ikfina Fahmawati. Kehadirannya semakin memperkuat dukungan dari para kader Ansor Kabupaten Mojokerto.

    Gus Dulloh telah lama dikenal sebagai figur yang militan dan khidmat dalam Nahdlatul Ulama (NU). Dedikasinya terhadap organisasi ini menjadikan dia sosok yang di IDOLA kan oleh kader Ansor. Dalam pertemuan tersebut, Gus Dulloh memberikan pesan kuat kepada para hadirin, “Kalau sudah mempercayakan amanah kepada saya, ya harus mau bertanggung jawab juga menjaga amanah tersebut, jangan setelah terwujud malah ditinggal tidak diawasi.”

    Para mantan pengurus Ansor dan Banser yang hadir di acara tersebut mengadakan diskusi dan rembukan yang membuahkan hasil dengan nama “Ansor Banser Ngiblat Ngulon”. Inisiatif ini menegaskan arah perjuangan dan visi mereka yang didasari semangat Gus Dulloh.

    Para peserta pertemuan merasa optimis bahwa Gus Dulloh akan membawa perubahan positif. Mereka percaya bahwa pengalaman dan militansi Gus Dulloh akan menjadi modal berharga dalam memimpin dan membangun Kabupaten Mojokerto menuju masa depan yang lebih baik.

    Dengan dukungan yang kuat dari para kader Ansor, Gus Dulloh diharapkan dapat mewujudkan visi dan misinya untuk Mojokerto. Kepercayaan yang diberikan oleh para kader menunjukkan bahwa Gus Dulloh tidak hanya dilihat sebagai seorang pemimpin, tetapi juga sebagai inspirasi bagi generasi muda yang ingin melihat Mojokerto berkembang dan berprestasi. (AI Sorban)

    @beritasorban "Kalau sudah mempercayakan amanah kepada saya, ya harus mau bertanggung jawab juga menjaga amanah tersebut, jangan setelah terwujud malah ditinggal tidak diawasi," kata Gus Dulloh. Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan "Ansor Mojokerto Ngiblat Kulon," yang menegaskan arah perjuangan mereka. Dukungan kuat dari kader Ansor diharapkan dapat membantu Gus Dulloh dan Ikfina Fahmawati membawa kemajuan dan keberkahan bagi Kabupaten Mojokerto. #IDOLA #GusDulloh #IkfinaDulloh #AnsorMojokerto #MojokertoBerkah #PemimpinMilitan #NU #NgiblatKulon #KaderAnsor #fyp #fypシ゚viral #fyyyyyyyyyyyyyyyy ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Bersama Ikfina dan Gus Dulloh: Melangkah Menuju Kemajuan Mojokerto

    Bersama Ikfina dan Gus Dulloh: Melangkah Menuju Kemajuan Mojokerto

    Berita Video

    Mojokerto, SorbanSantri.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi mengusung pasangan Ikfina Fahmawati dan Sa’dulloh Syarofi atau Gus Dulloh sebagai calon bupati dan wakil bupati Mojokerto dalam Pilkada Mojokerto 2024. Dilansir dari Mojokerto.disway.id, deklarasi dan pemberian rekomendasi tersebut berlangsung di Warung Selo Adji, Dusun Jatisumber, Desa Watesumpak, Trowulan, Mojokerto, pada Rabu (5/6/2024).

    Sekretaris DPW PKB Jawa Timur, Anik Maslachah, mengungkapkan bahwa surat keputusan DPP PKB mengenai pencalonan ini bertanggal 3 Juni 2024 dengan nomor 29668/DPP/01/VI/2024. “Surat tersebut ditandatangani oleh Sekjen DPP PKB dan Ketua Umum DPP PKB, yang mengesahkan keduanya untuk melanjutkan perjuangan dan melakukan komunikasi politik,” ujarnya.

    Prestasi Ikfina dalam Kepemimpinan

    Anik menjelaskan bahwa PKB memilih pasangan ini berdasarkan kaidah fiqih, dengan tujuan memberikan kemajuan, kesejahteraan, dan manfaat bagi masyarakat. Dalam 3,5 tahun masa kepemimpinannya, Ikfina telah membawa Mojokerto maju dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 2,44 persen, melebihi rata-rata nasional dan Jawa Timur. “Itu angka yang sangat signifikan, di mana IPM merupakan variabel penting dalam kesuksesan pembangunan,” jelas Anik.

    Selain itu, Ikfina juga berhasil meningkatkan pelayanan sosial dasar seperti kesejahteraan, kesehatan, dan pendidikan, meskipun pertumbuhan ekonomi sempat minus 1,11 persen akibat pandemi COVID-19. “Ikfina mampu membalikkan keadaan dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,41 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional dan Jawa Timur. Hari ini nasional 5,2 dan Jatim 4,82 tetapi Mojokerto mampu menghadirkan 6 persen lebih,” tambahnya.

    Anik menambahkan bahwa angka kemiskinan di Mojokerto turun dari 10 persen menjadi 9,8 persen dalam kurun waktu 3 tahun, lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional dan Jawa Timur. “Ada penurunan 0,77 persen dalam kurun 3 tahun. Ini juga di bawah nasional berada di angka 10, Jatim 11,9 persen, Mojokerto mampu di bawah 10 persen. Oleh karena itu, PKB memilih Ikfina sebagai calon bupati untuk melanjutkan pembangunan di Mojokerto,” imbuhnya.

    Dukungan dan Harapan

    Ketua Desk Pilkada DPP PKB, Abdul Halim Iskandar, menjelaskan bahwa rekomendasi dari DPP PKB ada dua tahap, satu penetapan tahap pertama ditandatangani Desk Pilkada, dan yang kedua final ditandatangani ketum dan sekjen. “Untuk yang Trowulan sudah ditandatangani ketum maupun sekjen dan sudah final,” jelasnya.

    PKB juga berharap partai lain ikut mendukung pasangan Ikfina dan Gus Dulloh. Sejauh ini, sudah ada komunikasi dengan Golkar, PDIP, Perindo, dan PKS. Alasan mengusung Ikfina adalah karena kepemimpinan sebelumnya belum mencapai lima tahun penuh akibat pandemi COVID-19, sehingga banyak visi misi yang belum terwujud.

    “Dengan percepatan pada 2024-2029, kami harapkan visi misi yang belum terpenuhi itu bisa terwujud,” tandas Abdul Halim.

    Dengan demikian, PKB berharap pasangan Ikfina dan Gus Dulloh dapat membawa perubahan positif dan melanjutkan pembangunan di Mojokerto, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

    Tetaplah bersama SorbanSantri.com untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Pilkada Mojokerto dan perkembangan politik lainnya. ( AI Sorban )

    @beritasorban Dalam Pilkada Mojokerto 2024, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi mengusung Ikfina Fahmawati dan Gus Dulloh sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati. Dengan rekomendasi dari DPP PKB, Ikfina dan Gus Dulloh siap menjalani perjuangan politik. Mereka menerima deklarasi dan rekomendasi di Warung Selo Adji, Mojokerto, dalam sebuah acara yang dihadiri oleh banyak pihak. Keputusan ini didasari oleh kinerja Ikfina yang dinilai berhasil membawa Mojokerto lebih maju, meskipun dihadapkan pada tantangan pandemi COVID-19. PKB berharap pasangan ini dapat melanjutkan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mojokerto. Ikuti terus SorbanSantri.com untuk update terkini seputar Pilkada Mojokerto dan perkembangan politik lokal lainnya. #PKB #PilkadaMojokerto #IkfinaFahmawati #GusDulloh #Mojokerto #Pemilu2024 #SorbanSantri #foryoupage #fypage #breakingnews ♬ suara asli Sorban Santri
  • PKB Umumkan Ikfina – Gus Dulloh Masuk Daftar 35 Nama untuk Pilkada 2024

    PKB Umumkan Ikfina – Gus Dulloh Masuk Daftar 35 Nama untuk Pilkada 2024

    Berita Video

    SorbanSantri.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah menetapkan 35 nama calon untuk diusung dalam Pilkada 2024, baik untuk Pemilihan Bupati maupun Wali Kota. Nama-nama ini termasuk Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya saat ini, dan Eva Dwiana, Wali Kota Bandar Lampung.

    “Sampai detik ini, sudah kita verifikasi dan finalkan 35 nama untuk Kabupaten/Kota se-Indonesia. Tinggal menunggu format KPU,” kata Ketua Desk Pilkada PKB, Abdul Halim Iskandar, dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Senin (3/6/2024).

    Halim juga menyebutkan bahwa dari 288 calon kepala daerah yang menjalani uji kelayakan dan kepatutan (UKK), belum ada satu nama pun yang diputuskan untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub). Saat ini, proses pendalaman masih berlangsung.

    Berikut adalah 35 nama yang diusung PKB untuk Pilkada 2024:

    1. Nanda Indira Bastian (Pesawaran, Lampung)
    2. Eva Dwiana (Kota Bandar Lampung, Lampung)
    3. Nuruddin Amin (Jepara, Jawa Tengah)
    4. Fadia Arafiq (Pekalongan, Jawa Tengah)
    5. Ony Anwar Harsono (Ngawi, Jawa Timur)
    6. Eri Cahyadi (Kota Surabaya, Jawa Timur)
    7. Ikfina Fahmawati (Mojokerto, Jawa Timur)
    8. Nanik Endang R. (Magetan, Jawa Timur)
    9. Anna Mu’awanah (Bojonegoro, Jawa Timur)
    10. Rini Syarifah (Blitar, Jawa Timur)
    11. Raden Bagus Fattah Jasin (Pamekasan, Jawa Timur)
    12. Warsubi (Jombang, Jawa Timur)
    13. Thoriqul Haq (Lumajang, Jawa Timur)
    14. Habib Hadi Zainal Abidin (Kota Probolinggo, Jawa Timur)
    15. Louise Lucky Taolin (Malaka, NTT)
    16. Umbu Lili Pekuwali (Sumba Timur, NTT)
    17. Simeon Thobias Pally (Alor, NTT)
    18. Frederick Edwin (Kutai Barat, Kalimantan Timur)
    19. Madri Pani (Berau, Kalimantan Timur)
    20. Karolin Margaret Natasa (Landak, Kalimantan Barat)
    21. Iman Suramenggala (Bulungan, Kalimantan Utara)
    22. Andi M. Akbar Mattawang Djuarzah (Nunukan, Kalimantan Utara)
    23. Wempi W. Mawa (Malinau, Kalimantan Utara)
    24. Khairul (Kota Tarakan, Kalimantan Utara)
    25. Chaidir Syam (Maros, Sulawesi Selatan)
    26. Darmawangsyah Muin (Gowa, Sulawesi Selatan)
    27. Ady Ansar (Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan)
    28. Hadianto Rasyid (Kota Palu, Sulawesi Tengah)
    29. Sulianti Murad (Banggai, Sulawesi Tengah)
    30. Timotius Kaidel (Kepulauan Aru, Maluku)
    31. Ikram Umasugi (Buru, Maluku)
    32. Ruben Yason Rumboisano (Waropen, Papua)
    33. Maximus Tipagau (Mimika, Papua Tengah)
    34. Kristosimus Yohanes Agawemu (Mappi, Papua Selatan)
    35. Untung Tamsil (Fakfak, Papua Barat)

    Pengumuman ini menunjukkan komitmen PKB dalam memastikan calon-calon terbaik untuk Pilkada 2024. (AI Sorban)

    @beritasorban Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan 35 calon untuk Pilkada 2024, termasuk Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, dan Eva Dwiana, Wali Kota Bandar Lampung. "Sampai detik ini, sudah kita verifikasi dan finalkan 35 nama untuk Kabupaten/Kota se-Indonesia. Tinggal menunggu format KPU," kata Abdul Halim Iskandar, Ketua Desk Pilkada PKB. Di Mojokerto, Jawa Timur, Ikfina Fahmawati akan berpasangan dengan Sa’dulloh Syarofie, putra KH Chusaini Ilyas. Halim juga menyebut belum ada satu nama pun yang diputuskan untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub). Nama lain yang diusung termasuk Nanda Indira Bastian (Pesawaran, Lampung), Nuruddin Amin (Jepara, Jawa Tengah), dan Louise Lucky Taolin (Malaka, NTT). PKB menunjukkan komitmennya dalam memastikan calon terbaik untuk Pilkada 2024. #Pilkada2024 #PKB #Ikfina Fahmawati #Gus Dulloh #PilkadaMojokerto #PilkadaJatim #PilkadaLampung #PilkadaNTT #PilkadaKalimantan #PilkadaSulawesi #PilkadaPapua #fyp #foryoupage #fypシ゚viral ♬ suara asli Sorban Santri
  • Tok! Gus Dulloh Maju Pilkada Mojokerto Bersama Ikfina Fahmawati

    Tok! Gus Dulloh Maju Pilkada Mojokerto Bersama Ikfina Fahmawati

    Berita Video

    wp.sorbansantri.com – Sering mengenakan atribut banser!! Beliau adalah Sa’dulloh Syarofi, atau Gus Dulloh, putra dari KH Husein Ilyas, pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Al Mishbar di Mojokerto, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Wakil Bupati Mojokerto mendampingi Ikfina Fahmawati. Keputusan ini didorong oleh perintah para sesepuh. “Saya mendapat perintah dari para sesepuh. Maju atau tidak, kalau ada keputusan running, saya running,” ujarnya pada Kamis (30/5).

    Gus Dulloh menjelaskan bahwa restu dari sesepuh telah diterima, meski belum ada deklarasi resmi. Keputusan ini adalah titah dari ayahandanya, Kiai Husein Ilyas, yang baru kali ini memberikan izin kepadanya setelah dua tawaran sebelumnya. Ia menegaskan bahwa negosiasi antar sesepuh bukan soal materi, tetapi komitmen untuk kemaslahatan masyarakat Mojokerto.

    Sementara itu, Ikfina Fahmawati menyatakan bahwa deklarasi masih menunggu petunjuk dari para kiai. “Untuk deklarasi, kami tunggu petunjuk dari para kiai. Mohon doanya, yang penting progres berjalan pelan tapi pasti,” tambahnya. (red)

    @beritasorban Gus Dulloh menjelaskan bahwa restu dari sesepuh telah diterima, meski belum ada deklarasi resmi. Keputusan ini adalah titah dari ayahandanya, Kiai Husein Ilyas, yang baru kali ini memberikan izin kepadanya setelah dua tawaran sebelumnya. Ia menegaskan bahwa negosiasi antar sesepuh bukan soal materi, tetapi komitmen untuk kemaslahatan masyarakat Mojokerto. #GusDulloh #IkfinaFahmawati #PilkadaMojokerto #SesepuhNU #PesantrenAlMishbar #KemaslahatanMasyarakat #MojokertoBerduet #KiaiHuseinIlyas #foryou ♬ suara asli Sorban Santri