Tag: infokom ansor banser nu mojokerto

  • Tradisi NU Menjadi Perekat Perdamaian Bangsa

    Tradisi NU Menjadi Perekat Perdamaian Bangsa

    InfokomBanserNU- Tradisi yang ada di kalangan warga Nahdlatul Ulama (NU) sebetulnya memiliki andil besar dalam menjaga perdamaian di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Salah satu di antaranya adalah Muludan yang di dalamnya terdapat beberapa hikmah sosial, seperti gotong royong, urunan, dan silaturahim antarmasyarakat. Demikian disampaikan Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kiai Jampang Muda saat mengisi ceramah agama dalam kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad, Kamis (29/11). kegiatan berlangsung di Dusun Kareo, Desa Caracas, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang. “Alhamdulillah dengan adanya kegiatan Muludan ini kita bisa saling silaturahim satu sama lain karena terkadang masalah itu muncul disebabkan oleh kurangnya silaturahim kita dengan yang lain sehingga menimbulkan sikap saling curiga,” ujarnya di hapan ratusan jamaah yang memadati lokasi acara.

    Kiai Jampang menambahkan, begitu juga dengan kegiatan tahlilan yang digelar sampai tujuh hari berturut-turut, tradisi ini mempunyai hikmah tersendiri untuk orang yang masih hidup, di antaranya adalah silaturahim antarmasyarakat akan tetap terjaga. Belum lagi kegiatan istighotsah, manakiban, rajaban, dan tradisi NU lainnya. “Dengan adanya kegiatan-kegiatan itu masyarakat akan saling menyapa dan berkomunikasi dengan obrolan yang positif karena tidak mungkin dalam kegiatan keagamaan semacam itu akan berbicara hal yang tidak senonoh,” tambahnya. Oleh karena itu, lanjutnya, keberadaan organisasi kemasyarakatan (Ormas) berperan penting dalam menjaga perdamaian dalam negeri.

    Sebut saja salah satunya NU. Organisasi kemasyarakatan dan keagamaan terbesar di Indonesia ini hingga kini menjunjung tinggi nilai-nilai perdamaian. Ia kemudian mencontohkan, di beberapa negara Islam yang ada di wilayah Arab seolah kehilangan arah karena dilanda konflik saudara yang berkepanjangan dan tak kunjung usai. Sementara di Indonesia terlihat masih kondusif walaupun ada konflik horizontal namun hal itu masih bisa diatasi dengan baik. “Muassis NU, Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari pernah dawuh: Hubbul wathan minal iman, cinta tanah air sebagian dari iman, dawuh ini menjadi pegangan kita dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di bumi pertiwi Indonesia,” tegasnya. Ditambahkan, dengan adanya rasa cinta kepada tanah air dan tumpah darah Indonesia akan mengesampingkan ego atau kepentingan pribadi maupun kelompok, karena tentu akan melihat kepentingan yang lebih luas, yaitu perdamaian dan kemasalahatan Indonesia.

    Hal ini menurut dia adalah karakter bangsa Indonesia yang sebenarnya yang jarang dimiliki oleh warga di negara lain. “Di sana memang ada nasionalisme, tapi nasionalismenya itu masih nasionalisme sekuler yang tidak dibalut dengan nilai-nilai keislaman,” ucapnya. Oleh karena itu, lanjutnya, ia meyakini bahwa ketika tidak menentunya perdamaian yang menimpa masyarakat Muslim di beberapa negara, maka NU diyakini akan menjadi ikon perdamaian dunia, indikatornya bisa dilihat dari banyaknya masyarakat dunia yang berkunjung ke PBNU untuk meminta pandangan dan arahan sesuai dengan prinsip yang dipegang oleh NU. “Saat ini sudah ada ratusan Pengurus Cabang Istimewa NU yang ada di belahan dunia, bahkan pengurus NU Afghanistan semuanya diisi oleh penduduk pribumi, para pengurus di ini tentu saja akan menyampaikan pesan damai kepada masyarakat dunia,” pungkasnya.

  • DIROSAH KADER ULA PAC GP ANSOR NGORO MOJOKERTO

    DIROSAH KADER ULA PAC GP ANSOR NGORO MOJOKERTO

    Cyberaswaja.online|Ngoro, Kaderisasi dilaksanakan terus menerus oleh PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto. pada LEMBAGA MAJLIS DZIKIR DAN SHOLAWAT RIJALUL ANSOR (LMDS RA) Pendidikan Kader kali ini dilakukan untuk mencetak kader kader Muda khususnya Wilayah Keagamaan.

    Tepat Dusun Watusari Desa Jedong Kecamatan Ngoro kegiatan ini dilaksanakan, lokasi tepat di Lereng Gunung Penanggungan ini berdiri Pondok Pesantren Sabilillah, ditempat ini yang kemudian terlaksana kegiatan Dirosah Kader Ula Angkatan ke-2. (24/01/2020).

    Dirosah Kader Ula ini dilaksanakan selama Tiga hari Dua malam, peserta yang berasal dari utusan masing masing kecamatan se kabupaten mojokerto, ini menginap untuk meneri materi yang telah disiapkan.

    “DIROSAH KADER ULA ANGKATAN KE-2 INI bertujuan mencetak Da’i Da’i Muda Milenial, karena Ansor Hari ini adalah NU masa depan”. Tegas Gus Ali Nasikh, Selaku Ketua PC GP Ansor Kab.Mojokerto

  • Permulaan Mendapat Hidayah – KITAB BIDAYATUL HIDAYAH

    Permulaan Mendapat Hidayah – KITAB BIDAYATUL HIDAYAH

    Ngaji, Infokom Banser NU – بسم الله الرحمن الرحيم  Segala puji bagi Allah. Salawat dan salam atas makhluk-Nya termulia, Muhammad, Rasul dan hamba-Nya, serta atas keluarga dan sahabat beliau.

    Ketahuilah wahai manusia yang ingin mendapat curahan ilmu, yang betul-betul berharap dan sangat haus kepadanya, bahwa jika engkau menuntut ilmu guna bersaing, berbangga, mengalahkan teman sejawat, meraih simpati orang, dan mengharap dunia, maka sesungguhnya engkau sedang berusaha menghancurkan agamamu, membinasakan dirimu, dan menjual akhirat dengan dunia. Dengan demikian, engkau mengalami kegagalan, perdaganganmu merugi, dan gurumu telah membantumu dalam berbuat maksiat serta menjadi sekutumu dalam kerugian tersebut. Gurumu itu seperti orang yang menjual pedang bagi perompak jalanan, sebagaimana Rasul saw. bersabda, “Siapa yang membantu terwujudnya perbuatan maksiat walaupun hanya dengan sepenggal kata, ia sudah menjadi sekutu baginya dalam perbuatan tersebut. ”

    Jika niat dan maksudmu dalam menuntut ilmu untuk mendapat hidayah, bukan sekadar mengetahui riwayat, maka bergembiralah. Sesungguhnya para malaikat membentangkan sayapnya untukmu saat engkau berjalan dan ikan-ikan paus di laut memintakan ampunan bagimu manakala engkau berusaha. Tapi, engkau harus tahu sebelumnya bahwa hidayah merupakan buah dari ilmu engetahuan. Hidayah memiliki permulaan dan akhir serta aspek lahir dan batin. Untuk mencapai titik akhir tersebut, permulaannya harus tersusun rapi. Begitu pula, untuk menyingkap aspek batinnya, harus diketahui terlebih dahulu aspek lahirnya.

    Oleh karena itu, di sini akan aku tunjukkan padamu permulaan dari sebuah hidayah agar engkau bisa mencoba dirimu dan menguji hatimu. Apabila engkau mendapati hatimu condong pada hidayah tersebut lalu dirimu berusaha untuk menggapainya, maka setelah itu engkau bisa melihat perjalanan akhir darinya yang melaju dalam lautan ilmu. Sebaliknya, jika engkau mendapati hatimu berat dan lengah dalam mengamalkan apa yang menjadi konsekuensinya, ketahuilah bahwa jiwa yang mendorongmu untuk menuntut ilmu tersebut adalah jiwa al-ammaarah bi as-su’ (yang memerintahkan pada keburukan). Jiwa tersebut bangkit karena taat kepada setan terkutuk untuk dijerat dengan tali tipuannya. Ia terus memberikan tipudayanya kepadamu sampai engkau betul-betul binasa. Ia ingin agar engkau memperbanyak kejahatan dalam bentuk kebaikan sehingga ia bisa memasukkanmu dalam kelompok orang yang merugi dalam amalnya. Yaitu, mereka yang sesat di dunia ini, yang mengira bahwa mereka telah melakukan suatu perbuatan baik.

    Saat itu setan menceritakan padamu tentang keutamaan ilmu, derajat para ulama, serta berbagai riwayat di seputarnya. Namun, setan tersebut membuatmu lalai dari sabda Nabi saw., “Siapa yang bertambah ilmu, tapi tidak bertambah hidayah, ia hanya bertambah jauh dari Allah. ” Juga dari sabda Nabi saw. yang berbunyi, “Orang yang paling keras siksanya dihari kiamat, adalah orang alim yang ilmunya tak Allah berikan manfaat padanya. ”

    Nabi saw. berdoa:

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لَا تَشْبَعُ وَمِنْ دُعَاءٍ لَا يُسْمَعُ
    Allahumma innii a’udzubika min ‘ilmi laa yanfa’u wa qalbin laa yakhsya’ wa ‘ amalin laa y urf a’ u w a du’ain laa yusma’u

    “Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari ilmu yang tak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyuk, dari amal yang tak diterima, dan dari doa yang tak didengar. ”

    Sabda Nabi saw., “Di malam aku melakukan Israk, aku melewati sekelompok kaum yang bibir mereka digunting dengan gunting api neraka. Lalu aku bertanya, ‘Siapa kalian? ’ Mereka menjawab, ‘Kami adalah orang-orang yang memerintahkan kebaikan tapi tidak melakukannya, dan mencegah keburukan tapi kami sendiri mengerjakannya! ”

    Oleh karena itu, jangan engkau serahkan dirimu untuk – diperdaya oleh jerat tipuannya. Celaka sekali bagi orang bodoh, karena ia tidak belajar. Tapi celaka seribu bagi orang alim yang tak mengamalkan ilmunya!

    IMAM AL GHAZALI RH | BIDAYATUL HIDAYAH

  • INTRUKSI SEMUA WARGA NU KUASAI INDEX MEDSOS

    INTRUKSI SEMUA WARGA NU KUASAI INDEX MEDSOS

    Viralkan

    Perintah Langsung dari KETUA
    UMUM PBNU Prof.Dr.KH Said Aqil Siradj MA.

    Generasi Muda NU mari
    bersama-sama Kita Rapatkan
    Barisan Merebut Medan Tempur Medsos.
    kalau kita tidak kuasai Medan Tempur Medsos, ” KITA KALAH”

    Sudah Saatnya NU
    Berdiri Tegak Melawan Badai..

    Sudah Saatnya NU
    Jadi Barometer Perpolitikan Nasional…

    Sudah Saatnya NU
    Bergerak Selaras Seperti alam..

    Sudah Saatnya NU
    Beranjak Dari Pertapakannya…

    →Diam Tak Selamanya Emas!

    Kalau Bukan Kita Siapa Lagi…
    Kalau Tidak Sekarang Kapan Lagi..

    Wong NU Tunjukanlah Warna Hijaumu,
    Rawe Rawe Rantas, Malang Malang Tuntas…!!!


    Banyak yang tidak paham apa itu Cyber War, sehingga ketika kita berusaha melawan upaya serangan dari kelompok Radikal yang ingin mengganti Ideologi Pancasila, dan memecah belah bangsa dengan penggiringan opini betapa buruknya kebijakan pemerintah kita, dan berusaha melawan mereka yang berusaha menggembosi NU dengan segala macam fitnahnya dan pembusukan dari dalam melalui orang yang merasa paling NU se Nusantara.

    Kita acapkali mendapat
    Nyinyiran dan sindiran dari
    kelompok yang sok bijak dengan mengatakan,
    Mana akhlaq NUmu, mana Akhlaq Aswajamu.

    Perlu kalian ketahui,
    kami tidak usah diajari bagaimana tentang Akhlaq yang baik, dan bagaimana Akhlaq yang buruk.

    Karena kami tidak sedang berkomunikasi dengan seorang Guru, Ulama dan Ustadz,

    Tapi kami sedang berhadapandengan segerombolan preman bayaranyang sengaja dibentuk untuk menyerang via Media sosial yang mempunyai visi & misi merusak dan menghancurkan Negara ini.

    SORBANSANTRI.COM

    SEBARKAN…

    Sampaikan kepadaWarga Nahdliyyin yang lainnya.

    Sumber :Abi Bilqis

    #InfokomMojokerto

  • RIJALUL ANSOR RAJA’I BADAN BANSER

    RIJALUL ANSOR RAJA’I BADAN BANSER

    Mojokerto, CyberAswaja.online – Pimpinan Anak Cabang Kecamatan Jatirejo Kab.Mojokerto Punya Gawe berupa DTD (Diklat Terpadu Dasar) Banser (Barisan Ansor Serbaguna), kader muda dan baru yang masuk menjadi BANSER sebagai Garda Terdepan Menjaga NKRI. 21/12/19
    SORBANSANTRI.COM
    Foto:tengah Ketua LMDSA RA Gus Lutfi bersama Pengurus
    Ciri khas Jas Warna Putih selaku Wakil ke-2 (dua) dari GP Ansor, bernama LMDSA (Lembaga Majlis Dzikir dan Sholawat) RIJALUL Ansor cabang ini melakukan Gemblengan kepada Peserta DTD Banser yang akan melaksanakan Caraka Malam, salah satu tahapan pelaksanaan DTD BANSER. “Penulisan Raja ini fungsi salah satu agar BANSER kebal secara Kanuragan, peka Kondisi dan Siap sewaktu-waktu” ujar ketua LMDSA RA, Gus Lutfi Hakim.
    SORBANSANTRI.COM
    Berserta jajaran pengurus RIJALUL ANSOR mereka pun dibagi tugas pelaksanaan yang kemudian peserta melaksanakan Caraka Malam sampai pagi. (WakGenk/Infokom)
  • PERAN PENTING INSTRUKTUR BANSER MOJOKERTO

    PERAN PENTING INSTRUKTUR BANSER MOJOKERTO

    Mojokerto, cyberaswaja.online – Menjadi BANSER harus lulus mengikuti Diklatsar (Pendidikan Latihan Dasar) Banser, Pentingnya Peran Instruktur Banser di Jajaran SATKORCAB (SATUAN KORDINATOR CABANG) BANSER Kab.Mojokerto untuk pelaksanaa Kaderisasi Banser Di wilayahnya. Kordinasi dan Konsolidasi INSTRUKTUR dalam pelaksanaan pelatihan untuk Kaderisasi ini memerlukan waktu ekstra yang luar biasa, penyusunan konsep kordinasi dengan pihak terkait dan lain sebagainya. Kunci sukses pelatihan Banser ini, salah satunya tergantung Tim Instruktur, meluangkan waktu sampai meninggalkan rumah, merupakan konsekuensi mereka yang diberikan tugas dan tanggung jawab menjalankan roda organisasi. Kaderisasi di wilayah kabupaten Mojokerto terus dilakukan terus menerus oleh GP Ansor, mencetak kader kader yang militan, serta menjaga Marwah nama baik organisasi merupakan ketegasan dalam bingkai “Satu Komando” Semoga kita semua yang berkhidmah kepada NU melalui BANOMnya nantinya diakui serta diakhirat bersama sama KH. Hasyim Asy’ari memasuki Surga. Amin
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Kordinasi tim instruktur dan bayangan caraka malam
    SORBANSANTRI.COM
    Foto:Konsolidasi TIM Instruktur Caraka Malam
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: intruktur penetuan rute caraka malam

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Penelusuran Rute caraka malam
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: kordinasi Intruktur pada Peta Caraka Malam
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: evaluasi oleh Pemateri tiap Pos caraka malam
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Peran Penting Provost di DTD Banser Jatirejo
  • KETUA ANSOR SERUKAN KADER JANGAN PILIH BUPATI YANG DI USUNG DARI PARTAI PKS

    KETUA ANSOR SERUKAN KADER JANGAN PILIH BUPATI YANG DI USUNG DARI PARTAI PKS

    Mojokerto.Cyberaswaja.online – Pertarungan pilihan Bupati dan wakil bupati serentak di Indonesia sebentar lagi berlangsung. Memasuki Memasuki tahun politik 2020, memberikan sikap dan arahan tegas Ketua Ansor Cabang kepada Kadernya yang tersebar di wilayah kabupaten Mojokerto. Bertepatan pelaksanaan DTD (Diklat Terpadu Dasar) Banser (Barisan Ansor Serbaguna), dihadiri Tokoh Undangan, KH. Adzim Alwy (Ketua PC NU Kab.Mojokerto), KH.Manshur (Ketua MWC NU Jatirejo), Muspika Jatirejo, Bapak Kepala Desa Sumberagung, serta Banom NU Se Kec.Jatirejo. Dengan seksama mengikuti Pembukaan Acara terebut. 20/12/19.
    SORBANSANTRI.COM
    Doc.Ketua PC GP Ansor Pimpin Apel
    Pada sambutan sekaligus Pembukaan DTD Banser Di Kecamatan Jatirejo, Panglima Tertinggi Banser Kab.Mojokerto tersebut, menyampaikan dihadapan Puluhan Kader Kader Militan GP Ansor, BANSER, Tamu Undangan VIP serta tokoh tokoh NU, Toko Masyatakat beserta Banom Banom NU yang respon dengan tepuk tangan begitu meriah. “Salam Satu Komando Sahabatku, Pengkaderan di Ansor Banser terus menerus dilakukan, Hal ini adalah salah satunya membentengi NKRI, khususnya berkaitan menjelang tahun Politik 2020, Kader Ansor Jangan Pilih Pasangan Yang di Usung dari Partai PKS. Mereka secara ideologi berbeda dan berlawanan dengan Kita Ansor dan Nahdlatul Ulama (NU), oleh karena itu sikap harus tegas, membentengi NKRI dan NU, manut Kyai ne NU, bila perlu tahun politik 2020 kita Tengelamkan PKS. Apakah Sahabat2 siap…!! (Siap!!!/jawab PesertaApel) Salam Satu Komando”. Tegas Ketua PC GP Ansor Kab. Mojokerto, Gus Moh. Ali Nasikh.
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: tiga dari kiri jas hijau ketua PC NU
    SORBANSANTRI.COM
    Doc. Tamu Undangan VIP
    SORBANSANTRI.COM
    Doc. DTD Banser Kec.Jatirejo
    SORBANSANTRI.COM
  • [KLARIFIKASI] Penjelasan terkait foto-foto yang diklaim sebagai perlakuan kejam pemerintah China di kamp konsentrasi Muslim Uighur

    [KLARIFIKASI] Penjelasan terkait foto-foto yang diklaim sebagai perlakuan kejam pemerintah China di kamp konsentrasi Muslim Uighur


    .
    Tidak ada satupun foto yang diunggah oleh sumber adalah kejadian yang benar-benar perlakuan pemerintah Cina di kamp konsentrasi muslim Uighur .
    .
    Penjelasan ada disetiap foto. Artikel panjang, baca sampai selesai, dan sikapi dengan bijaksana!
    .

    Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI

    Kategori : KLARIFIKASI

    Belakangan ini kembali viral foto-foto yang diklaim sebagai bentuk kekejaman pemerintah China terhadap komunitas muslim di kamp konsentrasi di Uighur.

    Sumber : https://perma.cc/A6ZB-QECU , https://perma.cc/BY5B-9GUM , https://perma.cc/XDH2-FVD9 (Arsip)

    =============================================

    PENJELASAN

    Pemeriksaan fakta terkait klaim dan foto-foto yang diunggah oleh sumber klaim tersebut dilakukan oleh Tim CekFakta Tempo.

    1. Pria yang ditangkap oleh dalam foto ini adalah Huang Hu, kepala sebuah taman kanak-kanak di Cina. Ia dibawa oleh petugas untuk dieksekusi dalam rapat umum di Zhanjiang, sebuah kota di provinsi Guangdong, Cina, yang berbatasan langsung dengan Laut Cina Selatan. Huang dieksekusi karena telah meracuni 70 anak di sekolah saingannya. Foto ini diambil pada 3 Januari 2003 oleh Agence France-Presse (AFP).

    Sumber : https://s.id/97cij ; https://imgur.com/UqMGI8l

    1. Foto ini diambil pada 25 Juli 2011 dalam sebuah sidang yang menghukum Lai Changxing, pendiri Yuanhua Group, terkait skandal penyelundupan pada 2000.

    Sumber : https://s.id/97g6O ; https://imgur.com/G7S2C64

    1. Foto ini memperlihatkan polisi anti huru-hara Cina yang menghadang seorang wanita beretnis Uighur yang berunjuk rasa di Urumqi, Xinjiang, Cina, pada 7 Juli 2009. Protes tersebut dilakukan setelah petani di Xinjiang ditahan karena berjuang untuk mendapatkan kembali tanahnya yang disita.

    Sumber : https://s.id/97moZ ; https://imgur.com/WyZLTpv


    1. Foto ini memperlihatkan salah satu aksi teatrikal oleh para praktisi Prancis di salah satu distrik terbesar di Cina pada 17 Juli 2004. Aksi teatrikal itu digelar untuk mendemonstrasikan penganiayaan terhadap pengikut Falun Gong yang dilakukan oleh kelompok Jiang. Rezim Jiang menyiksa pengikut Falun Gong agar mereka melepaskan keyakinannya. Metode penyiksaan seperti yang diperagakan dalam foto ini disebut “tiger bench”.

    Sumber : https://s.id/97nSt ; https://imgur.com/AAcG0n3


    1. Foto ini memperlihatkan dua pencuri anjing yang babak belur dipukuli massa di bagian barat daya Provinsi Guizhou, Cina, pada November 2015.

    Sumber : https://s.id/97p39 ; https://imgur.com/K9D22KI


    1. Foto ini memperlihatkan Zheng Shoujun, salah satu penganut Falun Gong, yang sedang memperagakan penyiksaan yang dialaminya pada 2004. Penyiksaan itu terjadi saat Shoujun berada di kamp kerja paksa Zhangshi di Kota Shenyang, Cina. Penganut Falun Gong mengalami penyiksaan setelah dilarang oleh oleh pemerintah Cina. Metode penyiksaan seperti yang ditunjukkan dalam foto ini disebut “chicken with a twisted neck.”

    Sumber : https://s.id/97qGh ; https://imgur.com/SUt2wms


    1. Foto ini adalah foto aksi protes pengungsi asal Iran di Inggris, Abas Amini, pada 27 Mei 2003. Amini yang merupakan seorang penyair politik ini melakukan aksi protes tersebut karena pemerintah Inggris akan mengembalikannya ke Iran. Dia pun mengklaim akan dieksekusi jika dikembalikan ke negaranya. Sebelumnya, dia telah menghabiskan waktu enam tahun di dalam penjara serta disiksa.

    Sumber : https://s.id/97wfO ; https://imgur.com/ACHQBBy


    1. Foto ini memperlihatkan tindakan represi oleh otoritas Cina terhadap Wang Shuangyan, seorang penganut Kristen Protestan, yang menjadi salah satu delegasi Kongres Dunia ke-3 tentang Evangelisasi di Cape Town, Afrika Selatan, pada Oktober 2010. Partisipasi para delegasi itu dilarang oleh polisi Cina.

    Sumber : https://s.id/97yDe ; https://imgur.com/gp1RBHD


    1. Foto ini memperlihatkan polisi Cina yang mendorong para wanita Uighur yang melakukan protes di sebuah jalan di Urumqi, Xinjiang, Cina, pada 7 Juli 2009. Ratusan warga Uighur berunjuk rasa setelah kerabat mereka ditahan oleh pihak berwenang.

    Sumber : https://s.id/97zPZ ; https://imgur.com/wHWovo4


    1. Foto ini adalah foto aksi teatrikal seorang wanita yang memperlihatkan penganiayaan terhadap para pengikut Falun Gong di Cina. Aksi itu dilakukan di Lapangan Xinyi dekat Taipei 101, Taiwan, pada 20 Juli 2008.

    Sumber : https://s.id/97BfY ; https://imgur.com/aK1lBUz


    1. Foto ini diambil pada 20 April 2001 ketika seorang tahanan wanita dibawa oleh petugas untuk dieksekusi. Sebelumnya, wanita tersebut dijatuhi hukuman mati dalam rapat umum di Beijing, Cina.

    Sumber : https://s.id/97CMZ ; https://imgur.com/hG7tXgu


    1. Foto ini adalah foto Presiden Cina, Xi Jinping, ketika memeriksa senjata yang digunakan oleh petugas anti huru-hara dalam kunjungan ke kantor polisi di Kashgar, Xinjiang, Cina, pada 28 April 2014.

    Sumber : https://s.id/99-uT ; https://imgur.com/ZzWWNNf


    1. Foto ini merupakan foto penangkapan seorang pria yang membawa pisau di jalanan di Guangdong, Cina, pada 24 Mei 2012. Pria itu menggunakan pisau yang dibawanya untuk melukai dirinya sendiri. Dia juga mengejar orang-orang yang lewat. Pria itu diduga memiliki gangguan mental.

    Sumber : https://s.id/97Ox6 ; https://imgur.com/5Eivo8e


    Kesimpulan: Berdasarkan pemeriksaan fakta ini, narasi yang menyertai foto-foto di atas, bahwa foto-foto itu adalah foto-foto perlakuan pemerintah Cina di kamp muslim Uighur, merupakan narasi yang menyesatkan.

    REFERENSI
    https://cekfakta.tempo.co/fakta/528/fakta-atau-hoaks-benarkah-ini-foto-foto-perlakuan-pemerintah-cina-di-kamp-muslim-uighur
    https://turnbackhoax.id/?s=uighur
    https://imgur.com/a/0KBNw2Y

  • SIMBOL DAN MAKNA LOGO PAGAR NUSA

    SIMBOL DAN MAKNA LOGO PAGAR NUSA

    Infokom Ansor Banser NU-Simbol IPS NU Pagar Nusa berupa gambar Pita bertulisan :
    LAA GHAALIBA ILLA BILLAH
    Artinya tidak ada yang menang ( mengalahkan ) kecuali dengan pertolongan Allah

    Yang melingkupi bola dunia di dalam kurva segi lima dengan beberapa atribut dan perincian sebagai berikut :
    Kurva segi lima merupakan simbolisasi dari Syariat Islam yang mempunyai lima rukun dan merupakan simbolisasi pada adanya rasa kecintaan kepada bangsa dan negara yang berpancasila.

    Simbolisasi ini berangkat dari dasar pengertian rukun Islam yang Nabi SAW sampaikan :
    Islam itu didirika atas lima : Bersaksi bahwa sesungguhnya tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah, mendirikan sholat, menunaikan zakat, berhaji ke baitullah bagi yang mampu, dan puasa Ramadhan ( HR Bukhory )

    Tiga garis tepi yang sejajar dengan garis kurva merupakan lambang dari tiga pola utama yang berjalan bersama dalam cara hidup warga Nahdlatul Ulama yaitu Iman, Islam, Ihsan sebagaimana Hadits Nabi SAWÂ ketika ditanya oleh Malakat Jibril.

    Bintang sudut lima sebanyak sembilan buah dengan pola melingkar di atas bola bumi dan pada bagian paling atas bintangnya tampak lebih besar ini merupakan ekspresi dari pola kepemimpinan wali songo dan juga idealisasi dari suatu cita-cita yang bersifat maksimal karena selain bintang merupakan simbol kemuliaan juga jumlah sembilan merupakan angka tertinggi. Ini sesuai dengan mimpi Nabi Yusuf tentang bintang sebagai isyarat akan mencapai kemuliaan.

    Firman Allah SWT :
    Ketika Yusuf berkata kepada ayahnya : Wahai ayahku sesungguhnya aku bemimpi melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan ; kulihat semuanya sujud kepadaku. ( QS.Yusuf : 4)
    Bintang terbesar mengisyaratkan adanya pola kepemimpinan yang dalam Islam merupakan suatu keharusan.
    Gambar cabang / trisula terletak ditengah bola dunia bagian atas tepat dibawah bintang terbesar merupakan manifestasi kenyataan historis bahwa senjata jenis inilah yang tertua dan lebih luas penyebarannya di bumi nusantara. Sebagai kelompok beladiri pencak silat anggota Ikatan Pencak Silat Indonesia ( IPSI ), Pagar Nusa memasukkan simbol tersebut supaya tidak tercerabut dari identitas persatuan beladiri asli Indonesia. Sebagaimana kita maklumi bersama :
    Barang siapa memisahkan diri dari kelompok dimakan srigala

    Bola Dunia / gambar bumi tepat di tengah merupakan ciri khas dari organisasi underbow Nahdlatul Ulama yang simbol utamanya berupa bumi dan tampar sebagaimana di lukiskan oleh tangan pertamanya KH. RIDWAN ABDULLAH berdasar Istikharahnya.

    Pita melingkupi bumi dengan tulisan LAA GHAALIBA ILLAA BILLAH

    Yang berarti tidak ada yang menang ( mengalahkan ) kecuali dengan pertolongan Allah merupakan tata nilai beladiri khas Pagar Nusa. Kalimat ini pada awal pembentukannya berbunyi
    LAA GHAALIBA ILLALLAH kemudian oleh K.H. Sansuri Badawi dianjurkan untuk diberi tambahan ba sehingga berbunyi seperti sekarang. Hal ini sesuai dengan pola kalimat pada kalimat LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAH yang bekonotasi umum ( am ) bagi segala bidang kehidupan.

    Sedangkan secara khusus ( khas ) dengan mengambil tibar bahwa dalam Al-Quran kegiatan-kegiatan yang melibatkan beladiri secara fisik maupun non fisik banyak disebut dengan menggunakan kalimat yang berasal dari akar kata ghalaba, maka Pagar Nusa menggunakan kalimat sebagaimana tercantum dalam simbol

    Firman Allah : Jika Allah menolong kamu, maka tak ada orang yang dapat mengalahkanmu ( QS. Ali Imron : 160 )
    Orang orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah berkata : berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah ( QS. Al-Baqarah : 249 )
    Dan barang siapa mengambil Allah, Rasul-Nya, dan orang -orang yang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya pengikut ( agama ) Allah itulah yang pasti menang. ( QS. Al-Maa-idah : 56 ).

    Warna Hijau dan putih merupakan dua warna yang secara universal mengandung makna baik. Sebab segala yang bersih dan suci baik secara materiil ( fisik ) maupun immateriil ( non fisik ) dapat disimbolkan dengan warna putih. Sedangkan hal-hal yang bersifat sejuk, subur, makmur, tenang, enak dipandang dan lain-lain yang membahagiakan selalu dapat disimbolkan dengan warna hijau.

    Warna Putih merupakan warna wajah cerah bagi orang-orang yang memperoleh kebahagiaan di akhirat.
    Warna hijau merupakan warna ahli sorga yang merupakan tempat kebahagiaan manusia, sebagaimana digambarkan oleh Allah SWT. :

    Mereka itulah bagi mereka surga , megalir sungai-sungai di bawahnya; dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang emas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah. ( QS.Kahfi : 31).

    Dengan demikian kombinasi warna itu merupakan kombinasi warna yang mengidolakan pemandangan di Surga kelak.
    Mereka memakai pakaian sutra halus yang hijau dan sutra tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih. ( QS Al-Insan 21 )

  • Tidak ada kebijakan diskriminatif terhadap muslim Uighur

    Tidak ada kebijakan diskriminatif terhadap muslim Uighur

    Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian menegaskan sesungguhnya isu Uighur bukan soal agama tetapi separatisme.

    “Tidak ada kebijakan diskriminatif terhadap muslim,” katanya dalam wawancara dalam program Blak-blakan detikcom, akhir pekan lalu. “Memang di suku Uighur ada segelintir orang yang berkeinginan untuk memisahkan Xinjiang dari China dan mendirikan satu negara merdeka bernama Turkistan Timur.” Tindakan ini, kata dia, tidak dapat diterima pemerintah dan masyarakat China. Apalagi kelompok separatis terkadang melakukan aksi terorisme.

    Ia pun menyayangkan publikasi dokumen internal China yang dilakukan media AS, New York Times, beberapa waktu lalu. Dokumen itu diartikan media tersebut sebagai sebuah upaya penganiayaan pada kaum Uighur.

    Ditegaskannya upaya yang dilakukan China pada dasarnya adalah kebijakan deradikalisasi. Para pemuda pun mendapat pendidikan dan pelatihan. “Tapi dari mata dunia barat, mereka menceritakan ini sebagai bentuk represi bagi para muslim,” katanya lagi. “Setelah mereka berkunjung, mereka mendapat pemahaman yang berbeda.” .

    Yg mendukung mereka adalah kelompok yg ingin mendirikan khilafah dinegara ini, paham ya…. silahkan berpikir.
    .
    #matakitabersama
    #tolakkhilafah
    #tolakradikalisme
    #nkrihargamati #Pancasila
    #bhinnekatunggalika