Tag: jawa tengah

  • Ansor Tegal Gelar Workshop Media di Enam Korwil

    SORBANSANTRI.COM

    sorban santri.com – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tegal bakal menggelar Workshop Media dan Jurnalistik. Pelatihan akan digelar 19 Februari – 13 Maret 2022 di enam Koordinator Wilayah (Korwil) se Kabupaten Tegal.

    Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tegal Nurfanani melalui Wakil Ketua Bidang Media Abdul Muhni mengatakan, Workshop yang akan diikuti perwakilan dari Anak cabang dan Ranting GP Ansor yang ada di kabupaten Tegal itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas kader dalam membuat konten di media digital maupun media sosial.

    “Workshop juga dimaksudkan sebagai sarana konsolidasi Media Ansor dari level Cabang, Anak Cabang hingga ranting,” katanya.

    Selain itu, kata Muhni, Workshop bertujuan untuk menggugah semangat kader Ansor disemua tingkatan dalam meningkatkan kemampuan media dan literasi.

    “Peran media ini sangat penting bagi organisasi. Apalagi peran Gerakan Pemuda Ansor di era teknologi informasi, era medsos,” tandasnya.

    Kepala Lembaga Media dan Jurnalistik PC GP Ansor Kabupaten Tegal Nurkhasan, menambahkan, Workshop akan digelar di enam Korwil se Kabupaten Tegal. Dimana setiap Korwil akan diikuti 3 PAC dan PR diwilayah Korwil tersebut.

    “Pelatihan ini menjadi ajang evaluasi dan monitoring oleh Ansor Media Tegal terhadap masing-masing Anak cabang dan ranting dalam mengelola dan memproduksi konten di media sosial maupun platform media lainnya,” kata Hasan.

    Dalam Workshop ini juga akan diberikan sejumlah materi penting diantaranya Jurnalistik Dasar, Tehnik Fotografi, Desain Grafis, Pengenalan Website dan Pengelolaan Media Sosial.

    “Diharapkan peserta dari lembaga media anak cabang dan ranting GP Ansor bisa memanfaatkan dengan baik pelatihan ini,” harapnya. (Team Ansor Media).

  • GP Ansor Karangawen Gelar Kelas Media dan Jurnalistik

    GP Ansor Karangawen Gelar Kelas Media dan Jurnalistik

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak menggelar Kelas Media dan Pelatihan Jurnalistik Dasar pada Rabu (26/1/2022) malam.
    Kegiatan yang digelar di lantai dua Gedung MWC NU Kecamatan Karangawen ini diikuti sejumlah 40 orang yang merupakan utusan dari tiap ranting atau kelurahan di kecamatan tersebut.
    Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Karangawen, Fahri Lathif mengatakan, kelas ini bertujuan memperlebar sayap perjuangan sampai ke dunia maya.
    Kegiatan ini juga merupakan program kerja yang telah direncanakan oleh Bidang Informasi, Komunikasi dan Kajian Strategis dari PAC GP Ansor Kecamatan Karangawen Demak.
    “Peserta kita bekali tentang pengetahuan jurnalistik dasar dan pengelolaan media sosial yang baik dan benar,” kata Fahri.
  • TERPILIH SEBAGAI SMA PENGGERAK DI JAWA TENGAH, SMA N 1 PULOKULON ADAKAN GELAR KARYA SISWA

    TERPILIH SEBAGAI SMA PENGGERAK DI JAWA TENGAH, SMA N 1 PULOKULON ADAKAN GELAR KARYA SISWA

    SORBANSANTRI.COM

    Grobogan, wp.sorbansantri.com – Setelah tepilih menjadi Sekolah Penggerak di Jawa Tengah, SMA N 1 Pulokulon dibawah kepemimpinan Kepala Sekolah Djoko Priyanto melakukan banyak program dan inovasi baru. Perlu diketahui bahwa berdasarkan data dari Referensi Pendidikan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jawa Tengah terdapat 1614 SMA sederajat dan 1594 SMK serta 712 Madrasah Aliyah, dari sekian ribu sekolah tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah melakukan seleksi dan terpilihlah 25 Sekolah terbaik untuk menjadi Sekolah Penggerak di Jawa Tengah dan salah satunya adalah SMA N 1 Pulokulon. Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Sekolah Penggerak adalah sekolah yang bisa menjadi panutan, tempat pelatihan, dan juga inspirasi bagi guru-guru dan kepala sekolah lainnya. Tentu hal ini dikarenakan prestasi dan keunggulan dari SMA Penggerak tersebut.

    SORBANSANTRI.COM

    Salah satu Program inovasi yang lakukan oleh Bapak Djoko Priyanto adalah Kegiatan gelar karya siswa. Kegiatan ini diadakan dalam rangka penguatan profil pelajar Pancasila dengan menggali sumber daya dan kearifan lokal untuk mengembangkan kewirausahaan di SMA negeri 1 Pulokulon, kegiatan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat ini dilaksanakan pada hari Rabu, 12 Januari 2022 ini dihadiri antara lain: Bapak Budi Santoso, S.Pd., M.Pd.,M.Si ( Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah IV ), Bapak Sarwandi, S.Kom ( Kasi SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 4, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ) , Bapak Hery Wuryanto, S.Pd., M.M ( Pengawas SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah ), Bapak Drs.  Rustanto, M.BA ( Pelatih Ahli Kurikulum Paradigma Baru ), Bapak Pradana Setyawan. S, PT. M.T ( Kepala Disperindag Kab. Grobogan ), Bapak Sudarmoyo S.Sos. M.H. ( Camat Pulokulon ), AKP I Ketut Sudiartha S.H ( Kapolsek Pulokulon ), Lettu Inf. Mictachul Huda ( Danramil Pulokulon ), Bapak Sudarsono, S. Kom ( Kepala Desa Sembungharjo ), Komite SMA N 1 Pulokulon dan Ahmad Muhamad Mustain Nasoha, S.H., M.H., M.A. ( Ketua Umum IKA Alumni SMA N 1 Pulokulon ) serta perwakilan Alumni SMA N 1 Pulokulon dari berbagai angkatan dan juga Wali Murid SMA N 1 Pulokulon.

    Acara yang menjadi puncak pameran hasil siswa kelas 10 hingga kelas 12 ini diawali dengan pelepasan balon keangkasa yang menjadi simbul tingginya cita-cita Civitas Academika Keluarga Besar SMA N 1 Pulokulon, acara dilanjutkan dengan  persembahan TIM anti Perundungan yang mana SMA N 1 Pulokulon adalah salah satu SMA percontohan dalam hal SMA anti perundungan, acara berikutnya adalah persebahan dari Guru Penggerak oleh Ibu Puji Rahayu, M.Pd yang menyampaikan puisi maha karyanya tentang semangat pendidikan Ki Hajar Dewantara, acara dilanjutkan persembahan Gamelan Kebo Giro oleh guru-guru, Solo Organ oleh alumni SMA N 1 Pulokulon dan Persembahan Karawitan Laras Kridha Wiyata SMA N 1 Pulokulon.

    SORBANSANTRI.COM

    Acara di lanjutkan dengan lauching SMS ( School Management System ), SMS merupakan sebuah aplikasi modern karya Margiyono, S.Kom. salah satu alumni dan pengurus divisi IT IKA Alumni SMA N 1 Pulokulon, dengan aplikasi ini maka semua kegiatan belajar mengajar telah terintegrasi secara profesional melalui teknologi dan digital. Aplikasi canggih ini pernah dipakai dalam rangka Pemilihan Ketua Umum IKA Alumni beberapa waktu lalu dengan meniru konsep general elections ( pemilihan umum ) Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat yaitu melalui E-Voting.

    Acara berikutnya adalah pemaparan IKA Alumni yang disampaikan Ahmad Muhamad Mustain Nasoha, S.H., M.H., M.A. sebagai Ketua Umumnya, Alumni 2009 yang sekarang menjadi Dosen dan Ahli Hukum ini mengatakan, “49 pengurus IKA Alumni dan 3759 orang anggota IKA Alumni SMA N 1 Pulokulon berkomitmen berada digarda paling depan untuk mendukung semua kegiatan yang ada di SMA N 1 Pulokulon, khususnya Program Sekolah Penggerak.”

    “Kami siap membantu memberikan info tentang perguruan tinggi, info lowongan kerja ( Job Fair ). Begitu juga info beasiswa bagi yang ingin melanjutkan pendidikan didalam maupun luar negeri, silakan brosurnya bisa dilihat di stand kami” Pungkasnya.

    Acara dilanjutkan sambutan dari Bapak Budi Santoso selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 4 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

    “Saya sangat mengapresiasi kegiatan luar biasa ini, kegiatan ini adalah kegiatan pertama kali yang diadakan oleh Sekolah Menengah Atas.” katanya

    “Inovasi dan semangat yang tinggi dari Pak Djoko hendaknya ditiru oleh kepala sekolah lainnya.” Pungkasnya.

    Beliau juga mengajak para lulusan SMA untuk semangat melajutkan keperguruan tinggi.

    Sambutan terakhir dari Kepala SMA N 1 Pulokulon, Guru Fisika ini mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama mensukseskan acara ini,

    “Siswa siswi SMA N 1 Pulokulon kami ajari menjahit, menyablon, menenun kain, berkebun, dan lain sebagainya, sehingga saya berharap lulusan SMA ini bisa mandiri dan memiliki jiwa wirausaha yang tinggi. Khusus kepada disperindag kami berharap hasil karya siswa-siswi kami bisa dilihat, dinilai dan akhirnya bisa juga ditampilkan disupermarket sebagaimana produk lainnya.”

    Dengan rendah hati Kepala Sekolah yang lolos sebagai Kepala Sekolah Penggerak Jawa Tengah ini mengatakan, “Saya bukanlah siapa-siapa tanpa Bapak Ibu guru yang hebat-hebat ini dan juga seluruh keluarga besar SMA N 1 Pulokulon baik siswa maupun alumninya, kegiatan ini dan kegiatan apapun bisa sukses karena kita bersama-sama kompak memajukan dan mencintai SMA N 1 Pulokulon. Sekali lagi bukan karena saya, tapi karena kita bersama.” Pungkasnya.

    Acara terakhir adalah inti acara yaitu pemotongan pita oleh Bapak Budi Santoso sebagai tanda dimulainya pameran, pameran yang berupa stand-stand ini memamerkan hasil karya siswa-siswi SMA N 1 Pulokulon mulai kelas X sampai kelas XII, berupa makanan, minuman, kaos hasil sablon siswa, batik, buket hantaran pernikahan, karya seni, dan lain sebagainya. Ada juga stand khusus alumni yang berisi info beasiswa, perguruan tinggi dan lowongan kerja. Para pengunjung terlihat sangat antusias menghadiri pameran ini, dengan diiringi beberapa group band dan dihadiri beberapa penyanyi menambah kemeriyahan acara.

    Semoga kegiatan baik ini bisa berjalan secara terus menerus setiap tahun.

  • Kyai Muda Juga Perlu Dibekali Keorganisasian

    Kyai Muda Juga Perlu Dibekali Keorganisasian

    SORBANSANTRI.COM

    Pekalongan, wp.sorbansantri.com – Dirosah Ula merupakan kegiatan pengkaderan awal bagi anggota Rijalul Ansor. Kegiatan ini bertujuan sebagai wadah pengenalan awal kader yang bergerak di bidang dakwah.

    Ketua Rijalul Ansor Kota Pekalongan, Sahabat Shdiqul Amin Al Hafidz menerangkan bahwa nantinya peserta yang ikut pengkaderan ini mampu mendalami materi materi yang disampaikan serta memahami gerak Rijalul Ansor.

    “Rijalul ansor itu kader kader muda yang bergeraknya di bidang dakwah. Mereka di antaranya ustadz muda, dan kyai muda. Jadi diadakannya Dirosah Ula ini biar mereka tahu tentang keorganisasian. Tidak hanya mereka bisa mimpin tahlil, bisa baca kitab, tapi juga bisa tahu tentang keorganisasian,” kata Shidqul Amin di Kompleks Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin, Duwet. Kota Pekalongan, Sabtu (18/12/2021). (sorban jateng)

  • akun fb atas nama Aris Arisyiu Putra telah  Menghina Ansor Banser dengan kata-kata kotor

    akun fb atas nama Aris Arisyiu Putra telah Menghina Ansor Banser dengan kata-kata kotor

    Infokom Ansor Banser – Sebuah akun dengan nama Aris Arisyiu Putra => https://www.facebook.com/aris.arisyiuputra telah melecehkan Ansor Banser dengan kata-kata kotor, yang diduga telah melanggar Pasal 45A ayat 2, pasal ini mengatur soal sebaran informasi yang bernada kebencian pada individu atau kelompok tertentu berdasarkan SARA. Pasal ini berbunyi:

    Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

    SORBANSANTRI.COM
    Ujaran Kebencian oleh pengguna Facebook

    akun tersebut benar-benar menantang dengan kata-kata Choirul Anwar,kcm,grobokan,masuk dari pertigaan gendingan desa boloh 100 mtr lewat rel sepur,OKE bos banser?

    Diharapkan kepada seluruh Ansor Banser untuk segera klarifikasi dan tanggap dengan kejadian tersebut.

    Record data sudah sebagian kami simpan. Beberapa cuplikan ujaran kebencian dapat dilihat di Fans Page Infokom Ansor Banser

  • MENGENAL KH. MIFTAHUL AKHYAR ( Ketua Umum MUI Periode 2020 – 2025 ) DAN KH. AFIFUDDIN MUHAJIR (Ketua Dewan Pimpinan MUI Pusat periode 2020 – 2025 )

    MENGENAL KH. MIFTAHUL AKHYAR ( Ketua Umum MUI Periode 2020 – 2025 ) DAN KH. AFIFUDDIN MUHAJIR (Ketua Dewan Pimpinan MUI Pusat periode 2020 – 2025 )

    SORBANSANTRI.COM

    KH Miftachul Akhyar

    ( Ketua Umum MUI Periode 2020 – 2025 )

    wp.sorbansantri.com- KH Miftachul Akhyar tentu saja bukan nama baru di kalangan NU. Terutama Nahdliyin dan kalangan pesantren Jawa Timur. Ia lahir dari tradisi dan melakukan pengabdian di NU sejak usia muda. Tak heran kemudian hari ini mengemban puncak kepemimpinan NU, sebagai Penjabat Rais Aam.  

    Kiai Miftah adalah Pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah Surabaya. Ia adalah putra Pengasuh Pondok Pesantren Tahsinul Akhlaq Rangkah KH Abdul Ghoni. Ia lahir tahun 1953, anak kesembilan dari 13 bersaudara.

      Di NU ia pernah menjabat sebagai :

    – Rais Syuriyah PCNU Surabaya 2000-2005,

    – Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur 2007-2013, 2013-2018 dan

    – Wakil Rais Aam PBNU 2015-2020 yang selanjutnya didaulat sebagai

    – Pj. Rais Aam PBNU 2018-2020, di Gedung PBNU, Sabtu (22/9).

    Menurut catatan PW LTNNU Jatim Ahmad Karomi, genealogi keilmuan KH Miftachul Akhyar tidak diragukan lagi. Ia tercatat pernah nyantri di :

    – Pondok Pesantren Tambak Beras,

    –  Pondok Pesantren Sidogiri (Jawa Timur),

    –   Pondok Pesantren Lasem Jawa Tengah, dan

    – mengikuti Majelis Ta’lim Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Makki Al- Maliki di Malang, tepatnya ketika Sayyid Muhammad masih mengajar di Indonesia.

    Masih menurut Karomi, penguasaan ilmu agama KH Miftachul Akhyar ini membuat kagum Syekh Masduki Lasem sehingga ia diambil menantu oleh oleh kiai yang terhitung sebagai mutakharrijin (alumnus) istimewa di Pondok Pesantren Tremas.

    Kemudian KH Miftachul Akhyar mendirikan Pondok Miftachus Sunnah di Kedung Tarukan mulai dari nol. Awalnya ia hanya berniat mendiami rumah sang kakek, tetapi setelah melihat fenomena pentingnya “nilai religius” di tengah masyarakat setempat, maka mulailah beliau membuka pengajian. Apa sebab? “Konon, kampung Kedung Tarukan terkenal sejak lama menjadi daerah yang tidak ramah pada dakwah para ulama. Namun berkat akhlak dan ketinggian ilmu yang dimiliki KH Miftachul Akhyar, beliau berhasil mengubah kesan negatif itu sehingga kampung yang “gelap” menjadi “terang dan sejuk” seperti saat ini dalam waktu yang relatif singkat,” tulis Karomi.

    Kesederhanaan KH. Miftachul Akhyar, menurut Karomi, yang terekam dengan jelas adalah bentuk penghormatan terhadap tamu. Kiai Miftah tidak segan-segan menuangkan wedang dan menyajikan cemilan kepada tamunya.

    “Akhlak ini beliau dapat dari ayahandanya, KH Abdul Ghoni,” lanjut Karomi.

      Karomi mengutip penuturan Gus Tajul Mafakhir, bahwa ayah KH Miftachul Akhyar  merupakan karib KH M. Usman al-Ishaqi Sawahpulo saat sama-sama nyantri kepada Kiai Romli di Rejoso, Jombang.

      Terlebih lagi saat sang ayah nyantri kepada Kiai Dahlan Ahyad Kebondalem sang pendiri MIAI dan Taswirul Afkar. “Tepatlah kiranya pepatah mengatakan: “buah jatuh tidak jauh dari pohonnya”.

      KH Abd Ghoni dalam pandangan Abah Thoyib Krian merupakan salah satu kiai ampuh yang ditutupi oleh keindahan akhlak. Acapkali KH Abd Ghoni mengadukkan wedang, menyuguhkan dan mempersilahkan kepada tamunya. Nah, “lelaku sae” inilah yang oleh KH Miftachul Akhyar tetap dilestarikan,” tulis Karomi. (Abdullah Alawi)

    Biografi KH. Afifuddin Muhajir

    ( Ketua Dewan Pimpinan MUI Pusat, Periode 2020 – 2025 )

    KELAHIRAN

    1. Afifuddin Muhajir lahir pada tanggal 20 Mei 1955, di Jerengoan Sampang Madura Jawa Timur. Beliau merupakan putra dari pasangan KH. Muhajir dan Nyai Zuhriyah. Beliau dikenal juga sebagai keturunan Bani Ahmad, tokoh Jerengoan Sampang .

    PENDIDIKAN

    1. Afifuddin Muhajir memulai pendidikannya dengan belajar di Sukorejo, dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah sampai Strata I, Fakultas Syariah di Institut Agama Islam Ibrahimy (IAII), di bawah naungan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo. Menempuh magister di Universitas Islam Malang (Unisma).

    Selain itu, KH. Afifuddin Muhajir belajar ke beberapa kiai Jawa Timur. Guru-guru beliau diantaranya:

    1. R. As’ad Syamsul Arifin
    2. Ghazali Ahmadi
    3. Qasdussabil Syukur

    MENGASUH PESANTREN

    1. Afifuddin Muhajir adalah wakil pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Asembagus Situbondo.

    KIPRAH DI NU

    1. Afifuddin Muhajir sering diundang menjadi nasumber diskusi ilmiah berskala regional, nasional dan internasional. Dalam forum Bahtsul Masail tingkat PBNU beliau dikenal sebagai muṣhaḥiḥ. Selian itu beliau pernah menjabat sebagai :

    – Katib Syuriah PBNU 2010-2015, dan menjadi

    – Rais syuriyah PBNU antar waktu 2019 – 2020.

    TELADAN

    1. Afifuddin Muhajir adalah sosok kiai yang berpenampilan sederhana. Suaranya lembut dan terkesan hemat bicara. Intonasinya datar. Pembawaan dirinya tak mengecoh orang untuk segera memperhatikannya. Namun, ketika ia tampil sebagai pembicara di forum-forum seminar, audiens tak bisa mengabaikannya. Ia tampak powerfull.

    KARYA-KARYA

    – Fungsionalisasi Uṣūl Fiqh dalam Bahtsul Masail NU, Judul buku: Kritik Nalar Fikih NU, Penerbit: Lakpesdam.

    – Fikih Anti Korupsi, Judul Buku: Korupsi kaum Beragama, Penerbit: P3M.

    – Fikih Menggugat Pemilihan Langsung, Penerbit: Pena Salsabila.

    – Kitab Fatḥul Mujīb Al-Qarīb Syaraḥ at-Taqrīb li Abī Syuja’, Penerbit: Maktabah As’adiyah.

    – Al-Luqmah As-Sā’igah, Penerbit: Maktabah As’adiyah.

    – Metodologi Kajian Fikih, Penerbit: Ibrahimy Press.

    – Maslaḥah sebagai Cita Pembentukan Hukum Islam, Penerbit: Ibrahimy Press.

    Sumber : laduni.id

    #HubbulWathonMinalIman

  • SILATUROHIM KADER PENGGERAK NU ANGKATAN Ke-46 di PP. AL HASANIYAH KEDAWON

    SILATUROHIM KADER PENGGERAK NU ANGKATAN Ke-46 di PP. AL HASANIYAH KEDAWON

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Tak ada hentinya ihtiyar para kader militan Brebes untuk lebih tajam lagi dalam pergerakan dalam bingkai khidmah kepada Bangsa & jam’iyyah tercinta NU.
    Dengan tema “Penguatan Militansi KADER PENGGERAK NAHDLATUL ULAMA” acara pada hari ahad 25 oktober-pun diselenggarakan.
    Nampak perwakilan dari PWNU Jateng yaitu Gus Hudalloh & Gus Sholah beserta rombongan didampingi oleh KH. M. Aqsho selaku ketua tanfidziyyah PCNU Brebes, KH. Aminuddin Masyhudi selaku Rois Syuriyyah PCNU Brebes besert para pengurus PCNU yang lain.
    Ragam sambutan dari pengurus PWNU & PCNU lebih menitik beratkan pada pentingnya niat dalam berkhidmah kepada para masyayih NU, selalu berbuat kemaslahatan untuk ummat dan menekankan pentingnya ber-kartanu, sensus warga NU dengan sistem SISNU. (PC NU BREBES)
  • Sunan Kudus Ja’far Sadiq

    Sunan Kudus Ja’far Sadiq

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Sunan Kudus menyiarkan agama Islam di daerah Kudus dan sekitarnya. Beliau memiliki keahlian khusus dalam bidang agama, terutama dalam ilmu fikih, tauhid, hadits, tafsir serta logika. Karena itulah di antara walisongo hanya ia yang mendapat julukan wali al-‘ilm (wali yang luas ilmunya), dank arena keluasan ilmunya ia didatangi oleh banyak penuntut ilmu dari berbagai daerah di Nusantara.

    Ada cerita yang mengatakan bahwa Sunan Kudus pernah belajar di Baitul Maqdis, Palestina, dan pernah berjasa memberantas penyakit yang menelan banyak korban di Palestina. Atas jasanya itu, oleh pemerintah Palestina ia diberi ijazah wilayah (daerah kekuasaan) di Palestina, namun Sunan Kudus mengharapkan hadiah tersebut dipindahkan ke Pulau Jawa, dan oleh Amir (penguasa setempat) permintaan itu dikabulkan. Sekembalinya ke Jawa ia mendirikan masjid di daerah Loran tahun 1549, masjid itu diberi nama Masjid Al-Aqsa atau Al-Manar (Masjid Menara Kudus) dan daerah sekitarnya diganti dengan nama Kudus, diambil dari nama sebuah kota di Palestina, al-Quds.

    Dalam melaksanakan dakwah dengan pendekatan kultural, Sunan Kudus menciptakan berbagai cerita keagamaan. Yang paling terkenal adalah Gending Makumambang dan Mijil. Cara-cara berdakwah Sunan Kudus adalah sebagai berikut:
    a.    Strategi pendekatan kepada masa dengan jalan

    1. Membiarkan adat istiadat lama yang sulit diubah
    2. Menghindarkan konfrontasi secara langsung dalam menyiarkan agama islam
    3. Tut Wuri Handayani
    4. Bagian adat istiadat yang tidak sesuai dengan mudah diubah langsung diubah.

    b.    Merangkul masyarakat Hindu seperti larangan menyembelih sapi karena dalam agama Hindu sapi adalah binatang suci dan keramat.
    c.    Merangkul masyarakat Budha
    Setelah masjid, terus Sunan Kudus mendirikan padasan tempat wudlu denga pancuran yang berjumlah delapan, diatas pancuran diberi arca kepala Kebo Gumarang diatasnya hal ini disesuaikan dengan ajaran Budha “ Jalan berlipat delapan atau asta sunghika marga”.
    d.   Selamatan Mitoni, biasanya sebelum acara selamatan diadakan membacakan sejarah Nabi.
    Sunan Kudus wafat pada tahun 1550 M dan dimakamkan di Kudus. Di pintu makan Kanjeng Sunan Kudus terukir kalimat asmaul husna yang berangka tahun 1296 H atau 1878 M. (ABI SORBAN)

  • MWC NU WANAREJA CILACAP SIAP PUNYA KARTANU

    MWC NU WANAREJA CILACAP SIAP PUNYA KARTANU

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Sedikitnya ± 1500 yang hadir dalam acara sosialisasi bimbingan teknis sensus NU dan Kartanu MWCNU Kecamatan Wanareja – Cilacap. Antusias dan kecintaan warga Wanareja pada NU sangat besar sehingga dapat dilaksanakan dengan sukses. Lembaga dan Banom NU seperti IPNU IPPNU Ansor Banser turut hadir dalam kegiatan tersebut karena bersamaan dengan terpilihnya KH Farid Muksin sebagai syuriyah dan ky Muhtar sebagai tanfidz MWC NU Wanareja masa bakti 2020 -2025.

    Uniknya dalam kegiatan ini mempunyai slogan atau yel-yel dalam sosialisasi KARTANU, yel-tel tersebut berbunyi

    Siapa kita? NU….!!  Apa Buktinya? KARTANU…..!!

    Pengurus Besar Nahdlatul Ulama tengah menyiapkan sistem pendataan secara nasional melalui integrasi sistem Kartu Tanda Anggota NU (KARTANU). Program Kartanu secara nasional resmi digulirkan mulai 27 Juni 2020. “Alhamdulillah cita-cita one identity number of NU members atau satu identitas warga NU mulai diberlakukan secara nasional,” terang Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini di gedung PBNU.

    Meski pada tahap awal baru mengagendakan pilot project di 43 PCNU saja, antusiasme warga NU di daerah dirasakan begitu besar. “Target dalam setahun pertama minimal 1 juta warga NU.Tahun 2026 tepat satu abad NU nanti minimal 100 juta warga NU berkartanu, sedikitnya ada sembilan fungsi dan manfaat miliki Kartanu yaitu:

    1. Kartanu berfungsi sebagai kartu identitas warga NU.
    2. Kartanu berfungsi sebagai kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
    3. Kartanu menjadi basis database warga NU.
    4. Sebagai tabungan syari’ah dan difungsikan sebagai tabungan Haji dan Umroh.
    5. Sebagai alat pembayaran melalui aplikasi e-Kartanu.
    6. Manfaat warga NU pemegang Kartanu bisa mendapatkan fasilitas diskon di beberapa gerai belanja.
    7. Diskon yang sama bisa juga diperoleh saat berhubungan dengan PTNU dan RSNU di semua daerah.
    8. Kartanu berfungsi sebagai asuransi.
    9. Kartanu juga sekanligus available untuk tabungan masa depan. Di siapkan ada Tazak (tabungan zakat), Takur (tabungan kurban), Tawaf (tabungan wakaf infaq dan sodaqoh), dan Kolam (kotak amal masjid dan musholla)

    Mengingat betapa pentingnya KARTANU, dengan jumlah warga NU di Kecamatan Wanareja, menjadi tantangan tersendiri dan menjadi semangat dalam ber NU. (abi SORBAN)

  • NGALAP BAROKAH JALAN KAKI DARI SAMPANG KE PEKALONGAN

    NGALAP BAROKAH JALAN KAKI DARI SAMPANG KE PEKALONGAN

    SORBANSANTRI.COM
    Sholat Jum’at di Masjid Al-Ihsan Taman Sepanjang dan bersilaturrakhim dengan sahabat banser taman sepanjang

    SORBAN SANTRI – Abdul hafid asal tambelangan Sampang adalah Sesosok banser dari Satkorcab Kabupaten Sampang yang sedang melaksanakan perjalanan dari Sampang Madura ke Pekalongan Jawa Tengah.

    Peristiwa ini diawali karena sahabat Abdul Hafid sebelumnya pernah bermimpi bertemu dengan Habib Muhammad Lutfi bin Ali bin yahya, dan beliau berpesan untuk sowan ke Pekalongan dengan berjalan kaki.

    Atas dasar kecintaan sahabat Abdul Hafid kepada Habib Muhammad Lutfi bin Ali bin yahya, sahabat Abdul Hafid bergegas melaksanakan perjalanannya pada hari Kamis, 24 September 2020.

    SORBANSANTRI.COM

    Info terupdate, Sahabat Abdul Hafid tadi melaksanakan sholat Jum’at di Masjid Al Ihsan Taman Sidoarjo dan dilanjutkan perjalanannya ke jombang. Mudah- mudahan beliau diberikan kesehatan dan kekuatan sampai pada tujuan yaitu sowan kepada Habib Muhammad Lutfi bin Ali bin yahya.

    Mudah-mudahan dalam perjalanan dari Sampang sampai tujuan, banyak bertemu sahabat ansor banser lainnya, sebagai sarana silaturrokhim dan memperkuat persaudaraan dalam menjaga aqidah Ahlussunnah wal jama’ah. Aamiin Ya Robbal’alamiin. (abi SORBAN)