Tag: kebiasaan

  • 9 Manfaat Membakar Dupa di Rumah: Membersihkan Energi Negatif hingga Melawan Gejala Depres

    9 Manfaat Membakar Dupa di Rumah: Membersihkan Energi Negatif hingga Melawan Gejala Depres

    wp.sorbansantri.com – Membakar dupa di rumah bukan sekadar tradisi, tapi juga membawa manfaat yang signifikan bagi kesejahteraan spiritual dan kesehatan. Dupa, yang telah digunakan dalam berbagai tradisi keagamaan dan praktik spiritual selama berabad-abad, memiliki beragam manfaat yang penting bagi kehidupan sehari-hari.

    1. Membersihkan Energi Negatif: Salah satu manfaat utama dari membakar dupa di rumah adalah kemampuannya untuk membersihkan energi negatif. Praktik ini dipandang sebagai ritual pemurnian yang membantu menghilangkan aura negatif dan menciptakan lingkungan yang lebih positif.
    2. Spiritualitas: Dupa juga berfungsi sebagai pintu gerbang menuju spiritualitas. Saat membakar dupa, doa yang dipanjatkan menjadi lebih khusyuk dan terhubung dengan alam spiritual, menciptakan suasana yang lebih hening dan sakral.
    3. Menenangkan: Aroma dari dupa dapat meningkatkan ketenangan dan fokus. Hal ini telah didukung oleh berbagai penelitian yang menunjukkan bahwa aromaterapi dupa dapat merangsang sistem saraf dalam otak untuk memproduksi hormon serotonin, yang membantu memperbaiki suasana hati.
    4. Mengurangi Stres dan Kecemasan: Selain itu, membakar dupa juga dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan. Beberapa jenis dupa, seperti yang mengandung minyak lavender, telah terbukti efektif dalam meredakan kecemasan.
    5. Merangsang Kreativitas: Praktik membakar dupa juga dapat meningkatkan kreativitas. Aroma yang dihasilkan dapat memengaruhi fungsi kognitif, termasuk memori, atensi, dan eksekutif, yang pada gilirannya membantu meningkatkan focus dan kreativitas.
    6. Membersihkan Ruangan: Tak hanya bermanfaat secara spiritual dan emosional, membakar dupa juga memiliki manfaat fisik. Dupa memiliki sifat antibakteri yang dapat membersihkan udara dan ruangan, serta menghilangkan bau yang tak sedap.
    7. Menyeimbangkan Elemen: Dalam tradisi tertentu seperti ayurveda dan pengobatan tradisional Tiongkok, pentingnya menyeimbangkan elemen alami di rumah diakui. Dupa, sebagai elemen api, dapat membantu menyeimbangkan unsur-unsur lainnya seperti air dan tanah.
    8. Mengusir Nyamuk dan Serangga: Tidak hanya itu, aroma dari dupa juga dapat mengusir nyamuk dan serangga. Beberapa jenis dupa memiliki aroma yang tidak disukai oleh serangga, membuatnya menjadi pengusir alami yang efektif.
    9. Melawan Gejala Depresi: Terakhir, tetapi tak kalah pentingnya, membakar dupa juga dapat membantu melawan gejala depresi. Aromaterapi dari dupa telah terbukti dapat meningkatkan suasana hati dan meredakan gejala-gejala seperti kelelahan, perasaan sedih, dan gangguan tidur.

    Dengan begitu banyak manfaat yang ditawarkan, membakar dupa di rumah tidak hanya menjadi kebiasaan spiritual, tapi juga menjadi investasi bagi kesejahteraan fisik dan mental. Mulailah hari Anda dengan aroma yang menenangkan dan manfaat yang mendalam dari praktik yang telah dikenal luas ini. (AI Sorban)

  • Warung Madura: Menjadi Warung yang Tak Pernah Tutup, Ini Rahasianya!

    Warung Madura: Menjadi Warung yang Tak Pernah Tutup, Ini Rahasianya!

    Warung sebagai Pusat Kehidupan Komunitas

    Warung Madura bukan hanya tempat untuk membeli makanan dan minuman, tetapi juga menjadi pusat kehidupan sosial di komunitas-komunitas tempat mereka berada. Masyarakat sering kali berkumpul di warung, bertukar cerita, berdiskusi tentang berita terbaru, atau sekadar menikmati kebersamaan. Inilah yang membuat warung Madura begitu penting bagi kehidupan sosial di Indonesia.

    Tradisi Tak Pernah Tutup

    Salah satu hal yang membedakan warung Madura dari warung lainnya adalah kebiasaan mereka untuk tetap buka sepanjang hari dan malam. Meskipun warung lain mungkin tutup pada larut malam atau saat hari libur, warung Madura tetap setia melayani pelanggan mereka. Ini menjadi fenomena yang menarik dan unik dalam budaya kuliner Indonesia.

    Faktor-faktor Penentu

    Beberapa faktor dapat menjelaskan mengapa warung Madura memiliki kebiasaan untuk tidak pernah tutup. Pertama, ini mungkin karena kebutuhan ekonomi. Banyak pemilik warung Madura bergantung pada pendapatan harian dari penjualan makanan dan minuman mereka. Menutup warung untuk sehari saja bisa berarti kehilangan penghasilan yang signifikan.

    Selain itu, ada juga faktor budaya dan tradisi. Di beberapa daerah, warung Madura telah menjadi bagian dari warisan budaya yang dilestarikan dari generasi ke generasi. Keterbukaan mereka sepanjang waktu dapat dilihat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai tradisional yang dijunjung tinggi.

    Tantangan dan Keunggulan

    Tentu saja, menjaga warung tetap buka sepanjang waktu juga memiliki tantangan tersendiri. Pemilik warung harus siap untuk bekerja secara terus-menerus, kadang-kadang tanpa istirahat yang cukup. Namun, hal ini juga memberikan keunggulan kompetitif bagi warung Madura. Mereka menjadi pilihan utama bagi pelanggan yang mencari tempat untuk makan atau minum di tengah malam atau pada jam-jam sibuk lainnya.

    Kesimpulan

    Warung Madura adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Kehadiran mereka yang konstan, baik siang maupun malam, tidak hanya memberikan akses kepada makanan lezat, tetapi juga menjadi simbol kehangatan dan kebersamaan dalam komunitas. Fenomena warung Madura yang tidak pernah tutup adalah contoh nyata dari keuletan, ketahanan, dan nilai-nilai budaya yang kental dalam masyarakat Indonesia. (AI Sorban)

  • Bingung Keluarga! Bang Toyib Terjebak di Angkasa, Dak Pulang-pulang

    Bingung Keluarga! Bang Toyib Terjebak di Angkasa, Dak Pulang-pulang

    wp.sorbansantri.com – Ini bukanlah cerita fiksi. Ini adalah kisah nyata dari keluarga Bang Toyib yang terjebak di dunia fantasi angkasa. Ya, Anda tidak salah dengar. Bang Toyib, yang terkenal dengan kebiasaan tidak pulang-pulangnya, kali ini benar-benar terjebak di angkasa.

    Semua dimulai ketika Bang Toyib, yang sedang bersemangat memperbaiki atap rumahnya yang bocor, tanpa sengaja menginjak bola voli tetangganya yang lalu terbang hingga mengenai sebuah peti rahasia di sudut halaman. Kebetulan, peti rahasia itu berisi serangkaian alat ajaib yang menawarkan kesempatan terbang ke angkasa. Dan tentu saja, Bang Toyib tidak mau melewatkan kesempatan itu.

    Dengan semangat petualangannya, Bang Toyib naik ke angkasa dan tidak terlihat kembali ke bumi selama beberapa hari. Keluarga dan tetangga yang awalnya khawatir, akhirnya terpingkal-pingkal ketika menerima pesan dari Bang Toyib yang mengaku terjebak di antara bintang-bintang.

    “Minggu ini saya berteman dengan alien dan belajar cara membuat roti isi meteorit! Tidak sabar untuk berbagi resepnya dengan kalian semua,” tulis Bang Toyib dalam pesan singkatnya yang membuat keluarga bingung dan tertawa.

    Sementara itu, di rumah, keluarga Bang Toyib mulai merasa kehilangan. “Biasanya dia tidak pulang karena ngumpet di warung kopi, tapi kali ini… oh, Bang Toyib memang selalu punya cara unik untuk membuat kita tertawa,” kata Bu Lina, istri Bang Toyib yang setia menunggu di bumi.

    Di tengah kebingungan dan tawa yang mengalir, Bang Toyib terus melanjutkan petualangannya di angkasa. Siapa yang tahu apa lagi yang akan dia temukan di sana? Mungkin saja dia menemukan planet baru yang penuh dengan kejutan lucu dan misterius!

    Dengan cerita yang mengundang tawa dan keheranan, Bang Toyib dan keluarganya memang tidak pernah kehabisan drama yang unik dan menghibur. Mungkin saja, di antara bintang-bintang, Bang Toyib akan menemukan inspirasi baru untuk lagu-lagu kocak yang akan membuat semua orang tersenyum. (AI Sorban)

  • Merangkai bacaan ayat-ayat  Al-Qur’an, Shalawat, Tahlil, Dll

    Merangkai bacaan ayat-ayat Al-Qur’an, Shalawat, Tahlil, Dll

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Diantar amalan amalan yang sering dilakukan oleh warga Nahdhiyyin adalah amalan yang berupa membaca tahlil. Redaksi Tahlil sering digugat oleh orang orang Wahhabi, karena dianggap mencampur  bacaan ayat ayat al Qur an dengan dzikir dzikir yang lain.

    Apakah  bisa dibenarkan mencampur ayat ayat alQur an dengan dzikir yang lain ?

    Mari kita lihat keterangan dibawah ini.

    عَنْ أَنَسٍ عَنِ النَّبِيِ قَالَ: إِنَّ لِلهِ سَيَّارَةً مِنَ الْمَلَائِكَةِ يَطْلُبُوْنَ حِلَقَ الذِّكْرِ فَإِذَا أَتَوْا عَلَيْهِمْ وَحَفُّوْا بِهِمْ ثُمَّ بَعَثُوْا رَائِدَهُمْ إِلَى السَّمَاءِ إِلَى رَبِّ الْعِزَّةِ تَبَارَكَ اللهُ تَعَالَى فَيَقُوْلُوْنَ: رَبَّنَا أَتَيْنَا عَلَى عِبَادٍ مِنْ عِبَادِكَ يُعَظِّمُوْنَ آلاَءَكَ وَيَتْلُوْنَ كِتَابَكَ وَيُصَلُّوْنَ عَلَى نَبِيِّكَ مَحَمَّدٍ وَيَسْأَلُوْنَكَ لِآخِرَتِهِمْ وَدُنْيَاهُمْ فَيَقُوْلُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى: غَشُّوْهُمْ بِرَحْمَتِي فَيَقُوْلُوْنَ يَارَبِّ إِنَّ فِيْهِمْ فُلَانًا الْخَطَّاءَ إِنَّمَا اعْتَنَقَهُمْ اِعْتِنَاقًا فَيَقُوْلُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى غَشُّوْهُمْ رَحْمَتِي فَهُمُ الْجُلَسَاءُ لَا يَشْقَى بِهِمْ جَلِيْسُهُم

    (رواه البزار قال الحافظ الهيثمي في مجمع الزوائد: إسناده حسن, والحديث صحيح أو حسن عند الحافظ ابن حجر, كما ذكره في فتح الباري 11/212)

     

    Artinya : Dari Anas  Nabi  bersabda: sesungguhnya Allah memiliki para malaikat yang selalu mengadakan perjalanan mencari majelis-majelis dzikir. Apabila para malaikat itu mendatangi orang-orang yang sedang berdzikir dan mengelilingi mereka, maka mereka mengutus pemimpin mereka ke langit menuju Tuhan Maha Agung – Yang Maha Suci dan Maha Luhur. Para malaikat itu berkata: wahai tuhan kami, kami telah mendatangi hamba-hamba-Mu yang mengagungkan nikmat-nikmat-Mu, membaca kitab-Mu, bershalawat kepada Nabi-Mu Muhammad  dan memohon kepada-Mu akhirat dan dunia mereka. Lalu Allah menjawab:  Naungi mereka dengan rahmat-Ku, Para Malaikat berkata :  Wahai Tuhan kami, diantara mereka terdapat orang yang banyak sekali kesalahan kesalahannya,maka Allah menjawab : Naungi mereka dengan rahmatku,mereka adalah kaum yang tidak akan sengsara karena orang itu ikut duduk bersama mereka.

    (HR. Al-Bazar. Al-Hafizh al-Haitsami berkata dalam Majma al-Zawaid [16769, juz 10, hal 77]: “Sanad hadits ini hasan”. Menurut al-Hafizh Ibn Hajar, “Hadits ini shahih dan hasan”).

    Kesimpulan.

     Hadist diatas membolehkan merangkai bacaan ayat ayat al Qur an dengan dzikir2 yang lain, sebagaimana yang ada dalam susunan Tahlil.

     

    Syekh Ibnu Taimiyyah ( ideolog pertama kaum Wahhabi ), ditanya tentang susunan dzikir semacam Tahli, beliau menjawab :

    وَسُئِلَ: عَنْ رَجُلٍ يُنْكِرُ عَلَى اَهْلِ الذِّكْرِ يَقُوْلُ لَهُمْ: هَذَا الذِّكْرُ بِدْعَةٌ وَجَهْرُكُمْ فِي الذِّكْرِ بِدْعَةٌ وَهُمْ يَفْتَتِحُوْنَ بِالْقُرْآنِ وَيَخْتَتِمُوْنَ ثُمَّ يَدْعُوْنَ لِلْمُسْلِمِيْنَ الْأَحْيَاءِ وَالْأَمْوَاتِ وَيَجْمَعُوْنَ التَّسْبِيْحَ وَالتَّحْمِيْدَ وَالتَّهْلِيْلَ وَالتَّكْبِيْرَ وَالْحَوْقَلَةَ وَيُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ ؟ فَأَجَابَ: الاِجْتِمَاعُ لذِّكْرِ اللهِ وَاسْتِمَاعِ كِتَابِهِ وَالدُّعَاءِ عَمَلٌ صَالِحٌ وَهُوَ مِنْ أَفْضَلِ الْقُرُبَاتِ وَالْعِبَادَاتِ فِي الْاَوْقَاتِ فَفِي الصَّحِيْحِ عَن النَّبِيِّ  أَنَّهُ

    قَالَ: (إِنَّ لِلهِ مَلَائِكَةً سَيَّاحِيْنَ فِي الْأَرْضِ فَإِذَا مُرُّوا بِقَوْمِ يَذْكُرُوْنَ اللهَ تَنَادَوْا هَلُمُّوْا إِلَى حَاجَتِكُمْ) وَذَكَرَ الْحَدِيْثَ وَفِيْهِ (وَجَدْنَاهُمْ يُسَبِّحُوْنَكَ وَيَحْمَدُوْنَكَ)… وَأَمَّا مُحَافَظَةُ الْإِنْسَانِ عَلَى أَوْرَادٍ لَهُ مِنَ الصَّلَاةِ أَوِ الْقِرَاءَةِ أَوْ الذِّكْرِ أَوْ الدُّعَاءِ طَرَفَي النَّهَارِ وَزُلَفًا مِنَ اللَّيْلِ وَغَيْرُ ذَلِكَ: فَهَذَا سُنَّةُ رَسُوْلِ اللهِ  وَالصَّالِحِيْنَ مِنْ عِبَادِ اللهِ قَدِيْمًا وَحَدِيْثًا. (مجموع فتاوى ابن تيمية, 22/520).

     

    Artinya : Ibn Taimiyah ditanya tentang seseorang yang memprotes ahli dzikir (berjamaah) dengan berkata kepada mereka “Dzikir kalian ini bid’ah, mengeraskan suara yang kalian lakukan juga bid’ah. Mereka memulai dan menutup dzikiirnya dengan al-Qur’an, lalu mendoakan kaum muslimin yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Mereka mengumpulkan antara tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir, hauqalah (laa haula wa laa quwwata illa billaah) dan bershalawat kepada Nabi  ?” Lalu Ibnu Taimiyah menjawab: berjamaah dalam berdzikir, mendengarkan al-Qur’an dan berdoa adalah amal soleh, termasuk qurban dan ibadah yang paling utama dalam setiap waktu. Dalam Shahih al-Bukhari, Nabi  bersabda, “Sesungguhnya Allah memiliki banyak malaikat yang selalu bepergian di muka bumi. Apabila mereka bertemu dengan sekumpulan orang yang berdzikir kepada Allah, maka mereka memanggil, “Silahkan sampaikan hajat kalian”, lanjutan hadits tersebut terdapat redaksi, “Kami menemukan mereka bertashbih dan bertahmid kepada-Mu” …Adapun memelihara rutinitas aurad (bacaan wirid) seperti shalat, membaca al-Qur’an, berdzikir atau berdoa, setiap pagi dan sore serta sebagian waktu malam dan lain-lain, hal ini merupakan tradisi Rasulullah  dan hamba-hamba Allah yang shaleh, zaman dulu dan sekarang.” (Majmu’ Fatawa Ibn Taimiyah, Juz 22, hal 520).

     

    Dengan demikian, maka kita kaum nahdhiyyin jangan pernah ragu, dalam mengamalkan amalan amalan yang telah diwariskan oleh para ulama ulama kita terdahulu, karena semua mempunyai dasar baik dari al Qur an,hadist Nabi,Atsar Sahabat,Maqalah Ulama,dll.

    (asnuter pacet)

  • CARA MUDAH MENGENALI WAHABI

    CARA MUDAH MENGENALI WAHABI

    SORBANSANTRI.COM

    1. Muhammad bin Abdul Wahhab
      (Pendiri dan pelopor gerakan Wahabi/Salafi)
    2. Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, terkenal dengan sebutan SYEKH BIN BAZ
    3. Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, terkenal dengan sebutan SYEKH UTSAIMIN. Al Utsaimin adalah ahli fiqih-nya Wahabi Salafi. Banyak persoalan hukum baru nyeleneh yg difatwakan olehnya.
    4. Muhammad Nashiruddin Al-Albani, terkenal dengan sebutan ALBANI. Dia pelopor wahabi di bidang hadist.
    5. Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan atau dikenal denga nama AL FAUZAN.
    6. Abdullah bin Abdurrahman bin Jibrin atau dikenal dengan sebutan SYEKH JIBRIN.

    Memang ilmu bisa diambil dari mana & siapa saja, tapi untuk ilmu agama wajib mengetahui dari mana & dari siapa ilmu itu diambil. Karena nanti ada tanggung jawab di akhirat.

    Wajib kita mengshare yg ulama” kalangan kita sendiri yakni:
    Dari para ulama’ ahlus sunnah kita baik ulama yang habaib atau bukan.

    ■ Materi yang selalu di bahas oleh wahabi :

    1. KEMBALI pada Al Qur’an & Sunnah.
      =》Artinya ANTI Madzhab/TIDAK bermadzhab.
      Padahal mereka selalu mengambil pendapat dari ulama madzhab, khususnya madzhab Hambali, cuman mereka malu malu untuk mengakuinya.
    2. Menyuarakan kata SYIRIK & BID’AH. Kalimat ini hanya berdasar satu hadist nabi saja.
    3. Akan selalu mengambil pendapat dari 6 TOKOH yg sudah disebutkan di atas.
    4. Anti Maulid.
    5. Anti Tahlil.
    6. Anti bermacam² sholawat. (Hanya mau sholawat Ibrohimiyah saja)
    7. Anti Tasawwuf.
    8. Menyebut orang yg ziaroh kubur dengan menyembah kuburan.
    9. Selalu menggunakan [ 2 ] kalimat dibawah ini untuk menjatuhkan argumen² orang yg berlawanan dengan mereka:

    a. MANA DALIL NYA?

    b. TIDAK ADA KEBAIKAN kecuali PASTI akan dilakukan oleh sahabat nabi, sedangkan sahabat tidak melakukannya.

    (Post Endang Hariati)