Tag: kendal

  • Kecanduan Game Online: Kakak Beradik di Jember Terjebak dalam Labirin Gangguan Jiwa

    Kecanduan Game Online: Kakak Beradik di Jember Terjebak dalam Labirin Gangguan Jiwa

    wp.sorbansantri.com – Dua kakak beradik dari Jember, Erna (17) dan Syahrul (15), mengalami nasib tragis setelah terjerat dalam lingkaran kecanduan game online yang menghantui. Kedua remaja tersebut, yang dulunya penuh semangat dan keceriaan, kini terjerat dalam kondisi yang memprihatinkan, terkena gangguan jiwa yang mengubah hidup mereka secara drastis.

    Kecanduan game online telah menyebabkan Erna dan Syahrul terperangkap dalam pola perilaku yang merugikan, di mana mereka menghabiskan waktu berjam-jam tanpa henti di depan layar hape, mengabaikan segala hal yang seharusnya lebih penting dalam kehidupan mereka. Bahkan, kecanduan ini telah mengakibatkan mereka kehilangan identitas diri, tidak lagi mengenali keluarga dan lingkungan sekitarnya.

    Kondisi kesehatan mental keduanya semakin memburuk, dengan gejala depresi berat yang menghantui setiap langkah mereka. Sang ibu, Komariah, merasakan kepedihan yang mendalam melihat anak-anaknya mengalami penderitaan ini. “Sudah gak kenal saya. Dia bilang siapa kamu? Saya Ibu mu, dia bilang gak punya Ibu. Ke bapaknya juga gitu, dia udah tidak kenal,” ujarnya dengan kesedihan yang mendalam.

    Laman: 1 2 3

  • Tantangan Ekonomi Indonesia di Masa Kemerdekaan dan Demokrasi

    Tantangan Ekonomi Indonesia di Masa Kemerdekaan dan Demokrasi

    Cerita dari Moh. Habib Asyhad (intisari online)

    sorbansantricom – Moh. Habib Asyhad memaparkan beberapa faktor yang menyebabkan buruknya perekonomian Indonesia pada masa kemerdekaan, masa demokrasi parlementer, dan masa demokrasi terpimpin.

    1. Pembangunan Proyek Politis: Salah satu penyebab buruknya ekonomi adalah penggunaan dana APBN untuk proyek-proyek mercusuar yang lebih bersifat politis, mengabaikan pembangunan ekonomi yang substansial.
    2. Intervensi Asing: Selain itu, intervensi ekonomi dari pihak asing juga berkontribusi terhadap kemerosotan ekonomi Indonesia.
    3. Kondisi Ekonomi di Masa Demokrasi Terpimpin: Pada masa ini, kondisi ekonomi Indonesia mencapai titik terendah. Ekspor dan investasi merosot, cadangan devisa menipis, dan inflasi melonjak.
    4. Ekonomi Terpimpin: Sistem ekonomi terpimpin yang dianut pada masa itu juga menjadi kendala. Dalam sistem ini, semua aktivitas ekonomi dipusatkan di pemerintah pusat, menghambat pertumbuhan ekonomi daerah.
    5. Pengeluaran Tidak Produktif: Pengeluaran pemerintah yang tidak produktif untuk proyek politik mercusuar seperti Ganefo dan Conefo juga memperburuk keadaan ekonomi.
    6. Defisit Anggaran dan Inflasi: Defisit anggaran yang meningkat drastis dan tingginya tingkat inflasi semakin memperparah kondisi ekonomi.
    7. Pengeluaran Tak Terkendali: Soekarno mengalokasikan dana yang besar untuk menunjukkan kehebatan Indonesia, namun pengeluaran tersebut tidak diarahkan pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
    8. Penolakan Bantuan Asing: Penolakan bantuan asing, seperti yang dilakukan Soekarno terhadap bantuan dari IMF, juga menghambat upaya pemulihan ekonomi.
    9. Krisis Moneter: Situasi moneter yang memburuk ditandai dengan tingginya tingkat inflasi dan penurunan pendapatan per kapita.

    Dengan mengungkap faktor-faktor ini, Moh. Habib Asyhad memberikan wawasan mendalam tentang kompleksitas dan tantangan yang dihadapi dalam upaya membangun ekonomi Indonesia pada masa-masa awal kemerdekaan. (AI Sorban)

  • Dalam Bayang Judi Online: Kisah Mengerikan Pelaku Mutilasi di Ciamis

    Dalam Bayang Judi Online: Kisah Mengerikan Pelaku Mutilasi di Ciamis

    wp.sorbansantri.com – Kabar tentang kasus mutilasi yang viral di jagad maya melalui akun Twitter @Heraloebss mengejutkan publik dengan fakta baru terkait motif pelaku. Pada Jumat, 3 Mei 2024, terungkap bahwa pelaku tega melakukan tindakan mengerikan tersebut karena terjerat dalam dunia judi online.

    Pelaku, Tarsum (50 tahun), diketahui terlibat dalam hutang besar akibat perjudian online yang mencapai 150 juta rupiah. Kondisi ini membuatnya terjebak dalam tekanan finansial yang berat, terutama karena usahanya sebagai bandar sapi dan kambing sedang mengalami kebangkrutan.

    Menurut laporan, pelaku mengaku mendapat bisikan gaib untuk melakukan pesugihan dengan tujuan menjadi kaya raya, sebuah tindakan yang justru membawanya pada kejahatan dan tragedi. Hal ini menjadi peringatan serius tentang dampak buruk dari keterlibatan dalam praktik judi online yang tidak terkendali.

    Kejadian ini juga menggambarkan betapa pentingnya edukasi dan pengawasan terhadap perjudian online di masyarakat, serta perlunya dukungan sosial dan penanganan yang lebih serius terhadap masalah kecanduan judi yang dapat mengakibatkan dampak psikologis yang serius seperti depresi, kekerasan, dan tindakan kriminal lainnya.

    Ketika diamankan oleh aparat, pelaku menunjukkan tanda-tanda kegilaan dan melakukan perlawanan, mengakibatkan kelelahan bagi warga dan aparat yang terlibat dalam penangkapan. Kasus ini juga mempertegas perlunya kesadaran akan kesehatan mental dan pencegahan terhadap faktor-faktor pemicu kejahatan di masyarakat. (AI Sorban)

  • Kenapa Negara Maju, Tidak Religius?

    Kenapa Negara Maju, Tidak Religius?

    wp.sorbansantri.com –Negara maju dalam dunia modern saat ini terkesan tidak religius, namun sebaliknya negara yang religius masih banyak yang statusnya masih negara berkembang atau tidak maju.

    Tentu menimbulkan banyak pertanyaan kenapa Amerika, Jepang, Korea, Swiss, Norwegia dan negara-negara maju yang lainnya itu seperti tidak peduli dengan religi?

    Negara maju yang dimaksud bukan hanya maju ipteknya dan finansial, tapi juga maju secara moral. Tapi, negara yang religius malah mendapati kemunduran moral, contoh India sebagai negara religius tapi kasus pemerkosaannya cukup tinggi, KDRT, bunuh diri, intimidasi, bullying dan sebagainya sering terjadi.

    Atau contoh lain adalah Amerika Latin, dimana negaranya cukup religius tapi kasus pembunuhannya paling tinggi. Bahkan negara timur tengah, negara yang cukup religius sering kali membuka sarana untuk perang. Kita tahu perang itu seperti apa, siapa yang mati dan menjadi korban? Wanita dan anak-anak sering menjadi korban perang.

    Nah, kenapa bisa seperti itu?

  • Puasa Ramadanmu InsyaAllah Lancar dan Sukses! Lakukan 5 Cara Ini Sekarang

    Puasa Ramadanmu InsyaAllah Lancar dan Sukses! Lakukan 5 Cara Ini Sekarang

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.comSebagai umat Muslim yang taat dan patuh pada perintah Tuhannya, Allah SWT, menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan adalah salah satu bukti kita beriman, sanggup melakukan, dan mengamalkan perbuatan baik dengan iklash dan tawakal.

    Ramadan tinggal menghitung hari, bulan penuh berkah dimana ibadah atau perbuatan baik sekecil apapun akan mendapat ganjaran pahala berkalilipat dari bulan-bulan lainnya. Begitu istimewanya bulan Ramadan dosa-dosa kita akan dihapus 10 hari terakhir berpuasa. Maka kita seharusnya berlomba mengerjakan ibadah wajib lebih khusu’, perbanyak berbuat kebaikan, beramal, membaca Al Quran, perbanyak shalat sunnah, dan perbanyak dzikir.

    Ummat Muslim sejati tentu akan menyambut antusias kedatangan bulan Ramadan ini. Untuk itu saya akan bagikan tips buat kamu yang mungkin masih menghadapi kendala ketika menjalankan ibadah puasa. Tentu saja puasanya orang dewasa berbeda dengan cara berpuasanya anak-anak. Lapar, haus, sabar, dan menahan nafsu keduniawian baru dasar dalam tingkatan berpuasa yang lebih tinggi.
    Jadi, mari kita mulai pemanasannya dari sekarang.

    Nah, supaya puasamu bisa lancar dan tidak ‘bolong’ di tengah jalan alangkah lebih baik kita mulai membiasakan diri dari sekarang seperti melakukan ibadah shalat tepat waktu, yang tadinya shalat dilakukan diujung waktu mulai sekarang lakukanlah tepat waktu dimasjid terutama bagi kaum laki-laki.

    “Sebaik-baiknya melaksanakan sholat adalah di awal waktu. Atau ketika mendengar kumandang adzan atau pun menyadari telah masuk waktu sholat”.

  • Wallahul Muwaffiq, Bukan Sekedar Kalimat Penutup

    Wallahul Muwaffiq, Bukan Sekedar Kalimat Penutup

    abdul-hamidcyberaswaja.online- Setiap aktifis NU maupun badan otonom selalu menutup pidato dan surat resmi dengan kalimat “wallahul muwaffiq ila aqwamit-thariiq” sebelum salam. Apa dan siapa pencipta salam kebanggan yang terkesan sulit diucapkan tersebut? Bacaan penutup salam tersebut memang selama ini dikenal khas diucapkan oleh kalangan NU. sementara biasanya Muhammadiyah kerap menggunakan kata penutup “wabillahi taufiq wal hidayah”

    Setiap aktifis NU maupun badan otonom selalu menutup pidato dan surat resmi dengan kalimat “wallahul muwaffiq ila aqwamit-thariiq” sebelum salam. Apa dan siapa pencipta salam kebanggan yang terkesan sulit diucapkan tersebut?

    Bacaan penutup salam tersebut memang selama ini dikenal khas diucapkan oleh kalangan NU. sementara biasanya Muhammadiyah kerap menggunakan kata penutup “wabillahi taufiq wal hidayah” atau “nasrum minallahi wa fathun qariib.”

    Seperti diketahui, wallahul muwaffiq ila aqwamit-thariiq merupakan kalimat penutup pidato dan surat-menyurat khas warga NU sebelum salam penutupan. Arti harfiahnya kurang lebih “Allah adalah Dzat yang memberi petunjuk ke jalan yang selurus-lurusnya”. Istilah ini diciptakan oleh KH Ahmad Abdul Hamid dari Kendal, Jawa Tengah.

    Sebelum menciptakan kalimat wallahul muwaffiq ila aqwamit-thariiq, Kiai Ahmad telah menciptakan istilah “Billahit taufiq wal-hidayah”. Namun karena kalimat tersebut kemudian digunakan oleh hampir semua kalangan umat Islam, maka beliau merasa kekhasan untuk orang NU tidak ada lagi. Untuk itu diciptakan istilah baru, yakni wallahul muwaffiq ila aqwamit thariiq yang dirasakan cukup sulit ditirukan oleh orang non-NU.

    KH Ahmad Abdul Hamid adalah salah satu ulama kharismatik di Jawa Tengah. Ia merupakan pengasuh Pondok Pesantren al-Hidayah dan Imam Masjid Besar Kendal. Karena peran dan ketokohannya, masyarakat Kendal menyebutnya sebagai “Bapak Kabupaten Kendal”. (red)