Tag: kerusuhan

  • MUNARMAN AMIEN RAIS KAMI BAKALAN DICIDUK POLISI JIKA NEKAD DEMO 1812!

    MUNARMAN AMIEN RAIS KAMI BAKALAN DICIDUK POLISI JIKA NEKAD DEMO 1812!

    wp.sorbansantri.com – Benar! Amien Rais dan Munarman mendukung demo 1812. Habis rapat di Pulau Dua. Munarman dan para pentolan 212 tentu akan diciduk. Ketegasan menegakkan hukum berlaku sekarang. Now or Never. Itu komitmen Polda Metro Jaya dan Pangdam Jaya. Presiden Jokowi pun 100 persen mendukung.

    FPI dan ormas radikal lain sengaja melanggar larangan berkumpul di masa Pandemi Covid-19. PSBB. Kasihan para pengikut demo bisa terpapar Covid 19. Lalu menularkan ke keluarga di rumah. Ibu Bapak Kakek Nenek yang rentan tertular dari kerumuman.

    Munarman adalah otak semua aktivitas bisnis FPI. Bisnis mengatasnamakan agama. Untuk kemewahan seperti yang ditunjukkan Muhammad Rizieq Shihab (MRS). Munarman tinggal menunggu waktu akan ditangkap. Munarman pula yang membuat berita bohong terkait tewasnya 6 laskar FPI yang menyerang polisi.

    Demo 1812 ini bertujuan menciptakan chaos. Kerusuhan. Untuk upaya makar. Buktinya aparat menangkap perusuh FPI di Cicalengka yang membawa senjata. Untuk kerusuhan di Jakarta. Juga di Dhamawangsa ditangkap pendukung FPI membawa pisau untuk kerusuhan demo 1812.

    Tujuan demo dan FPI adalah melawan hukum. Membangkang. MRS dan tewasnya penyerang polisi hanyalah dalih untuk menciptakan kekacauan. Lalu menuntut Jokowi turun. Persis seperti rangkaian demo 411 dan 212.

    Tidak ada unsur bela agama. Agama hanya dijadikan kedok oleh ormas 37 orang anggota FPI terlibat terorisme. Membom. Membunuh. Menyembunyikan teroris Noordin M Top. Merampok toko emas untuk kepentingan terorisme.

    Kapolda Metro Jaya pun tidak mengeluarkan izin. Namun karena Munarman dan Amien Rais menginginkan ricuh, kerusuhan, dan chaos, maka mereka mendukung demo. Mereka menciptakan kerusuhan. Trigger alias alat pemicu yang dipakai adalah tewasnya penyerang polisi di Jalan Tol.

    Karena selama 10 tahun dimanjakan SBY, ditambah kekuatan dana Cikeas, Cendana, dan Chaplin, FPI sampai saat ini masih membangkang. Meskipun bohir sudah mulai mundur. Marwan Batubara dari KAMI pun ciut. Secara organisasi tidak ikut. Karena takut diciduk seperti pentolan KAMI yang lain. Pengecut.

    Namun, para pengikut ormas yang banyak terlibat aksi teroris FPI di bawah masih tidak paham. Elite mengelabuhi publik. Atas nama agama. Bahkan beli seragam pun nyicil. Lantas duit bernilai ratusan miliar dari para bohir koruptor Orba ke mana? Kantong elite.

    Maka dalam demo 1812 kali ini, yang akan muncul adalah skenario 411. Demo 1812 dijadikan alat testing the water. Tujuannya untuk meyakinkan bohir, pendana demo, bahwa untuk biaya selanjutnya ditentukan pada hari ini. Jika berhasil mendatangkan massa dan berbuat onar, chaos, maka akan ada kelanjutan pembiayaan.

    Publik awam tidak pernah tahu aksi demo bayaran 1812 ini. Padahal besar nilainya. Namun semua mengalir ke para pentolan 212, FPI, FUI dan sebagainya. Bukan untuk para pendemo. Pendemo cukup nasi bungkus. Nasbung. Plus jargon janji masuk surga bertemu 72 bidadari.

    Publik harus paham. Jangan biarkan anak-anak tewas seperti 21-22 Mei 2019. Jangan biarkan anak bangsa mati konyol karena Covid. Atau menulari orang tua, keluarga di rumah karena terpapar Covid-19. Kasihan memang orang yang tak paham. Maka menjadi sahih kalau Munarman dan pentolan KAMI selanjutnya akan ditangkap, karena terbukti berniat membuat chaos di Jakarta. Bahkan membawa senjata. Melanggar aturan PSBB. (Penulis: Ninoy Karundeng).(predator 1alfa xiii-11c5w)

  • PENDAPAT SEBAGAIAN ULAMA’ TENTANG DEMO

    PENDAPAT SEBAGAIAN ULAMA’ TENTANG DEMO

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Tidak banyak ulama yang berani menyoroti hukumnya berdemonstrasi dalam islam. Sebab sebagian ulama ada yg sudah menganggap aksi demo itu ‘jihad’. Mungkin juga beberapa dari mereka takut dituduh fanatik anti-demokrasi karena melarang demo.

    Tapi hey, aksi demo itu cuma atribut demokrasi lhoo…bukan demokrasi itu sendiri. Banyak cara dalam sistem demokrasi untuk menyampaikan pendapat selain aksi demo. Bahkan di banyak negara eropa warganya jarang demo, kecuali para simpatisan partai berhaluan kiri atau komunis-marxis (yg memang aksi demo itu adalah modulnya) di Eropa.

    Pertimbangan para ulama yg melarang demo tak lain adalah MUDHARAT atau dampak negatif yg ‘mendompleng’ aksi demo itu sendiri seperti ditunggangi kelompok dg niat terselubung, dibonceng kelompok2 anarkis yg ingin mengail untung di dalam kerusuhan massal bakar2an, jatuhnya korban nyawa dsb

    Masih mau demo ?

    Hmm belajar aja deh yaa. Biar otak, akal dan lisan kamu tajam dan tidak tumpul seperti orasi mu atau mati seperti spanduk aksi mu

    “.. dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya.” (QS Yunus : 100)
    (abi-sorban)