Tag: Ketupat

  • Lebaran 2024: Beragam Kegiatan Menarik untuk Memeriahkan Liburan Idul Fitri

    Lebaran 2024: Beragam Kegiatan Menarik untuk Memeriahkan Liburan Idul Fitri

    wp.sorbansantri.com – Dengan datangnya bulan suci Ramadan, umat Muslim di seluruh dunia bersiap-siap menyambut hari raya Idul Fitri. Selain momen keagamaan yang penuh makna, Liburan Musim Lebaran juga menjadi waktu yang ditunggu-tunggu untuk bersantai dan menikmati momen bersama keluarga serta teman-teman. Untuk memeriahkan liburan tersebut, berbagai kegiatan menarik bisa menjadi pilihan untuk dinikmati bersama.

    Di berbagai belahan dunia, mulai dari Asia, Timur Tengah, hingga Eropa, tradisi-tradisi yang khas turut menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Lebaran. Berikut beberapa kegiatan yang banyak diminati untuk merayakan liburan Idul Fitri:

    1. Pulang Kampung dan Mudik: Ribuan orang di Indonesia dan negara-negara dengan mayoritas Muslim lainnya bersiap-siap untuk melakukan perjalanan pulang kampung atau mudik. Ini adalah momen langka di mana keluarga-keluarga berkumpul dari berbagai belahan kota dan negara untuk merayakan bersama.
    2. Shalat Idul Fitri: Shalat Idul Fitri di pagi hari menjadi pusat perhatian umat Islam. Masjid dan lapangan-lapangan di seluruh dunia dipenuhi oleh jamaah yang berkumpul untuk melaksanakan shalat bersama.
    3. Berkumpul dan Bersilaturahmi: Liburan Lebaran adalah momen untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga besar. Momen ini sering kali diisi dengan acara saling bermaaf-maafan, bercerita, dan bertukar cerita.
    4. Makanan Khas Lebaran: Tak lengkap rasanya liburan Idul Fitri tanpa hidangan khas Lebaran. Mulai dari ketupat, opor ayam, rendang, hingga aneka kue kering menjadi sajian utama yang dinikmati bersama keluarga.
    5. Rekreasi dan Aktivitas Luar Ruangan: Banyak yang memanfaatkan liburan ini untuk berlibur atau melakukan aktivitas rekreasi bersama keluarga. Mulai dari piknik di taman, berkemah, hingga menikmati keindahan alam di pantai atau pegunungan.
    6. Kegiatan Sosial dan Kemanusiaan: Ada juga yang memanfaatkan momen liburan Lebaran untuk melakukan kegiatan sosial dan kemanusiaan, seperti memberikan sedekah kepada yang membutuhkan atau berpartisipasi dalam program-program amal.

    Dengan berbagai kegiatan menarik yang bisa dipilih, Liburan Musim Lebaran menjadi waktu yang berharga untuk merayakan kebersamaan dan memperkuat hubungan antar sesama. Semoga liburan Idul Fitri tahun ini memberikan kebahagiaan dan kedamaian bagi semua umat Muslim di seluruh dunia.(abiSorban)

  • SEJARAH Ketupat LEBARAN

    SEJARAH Ketupat LEBARAN

    SORBANSANTRI.COMSORBAN SANTRI – Adalah Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan pada masyarakat Jawa.
    Sunan Kalijaga membudayakan 2 kali BAKDA, yaitu bakda Lebaran dan bakda Kupat yang dimulai seminggu sesudah Lebaran.
    Arti Kata Ketupat.
    Dalam filosofi Jawa, ketupat memiliki makna khusus. Ketupat atau KUPAT merupakan kependekan dari Ngaku Lepat dan Laku Papat.
    Ngaku lepat artinya mengakui
    kesalahan.
    Laku papat artinya empat tindakan.
    Ngaku Lepat.
    Tradisi sungkeman menjadi
    implementasi ngaku lepat (mengakui
    kesalahan) bagi orang jawa.
    Sungkeman mengajarkan pentingnya menghormati orang tua, bersikap rendah hati, memohon keikhlasan dan ampunan
    dari orang lain.
    Laku Papat.
    1. Lebaran.
    2. Luberan.
    3. Leburan.
    4. Laburan.
    Lebaran.
    Sudah usai, menandakan berakhirnya waktu puasa.
    Luberan.
    Meluber atau melimpah, ajakan
    bersedekah untuk kaum miskin.
    Pengeluaran zakat fitrah.
    Leburan.
    Sudah habis dan lebur. Maksudnya dosa dan kesalahan akan melebur habis karena setiap umat islam dituntut untuk saling memaafkan satu sama lain.
    Laburan.
    Berasal dari kata labur, dengan kapur
    yang biasa digunakan untuk penjernih air maupun pemutih dinding.
    Maksudnya supaya manusia selalu
    menjaga kesucian lahir dan batinnya.
    FILOSOFI KUPAT – LEPET
    KUPAT
    Kenapa mesti dibungkus janur?
    Janur, diambil dari bahasa Arab ” Ja’a nur ” (telah datang cahaya ).
    Bentuk fisik kupat yang segi empat
    ibarat hati manusia.
    Saat orang sudah mengakui
    kesalahannya maka hatinya seperti
    kupat yang dibelah, pasti isinya putih
    bersih, hati yang tanpa iri dan dengki.
    Kenapa? karena hatinya sudah
    dibungkus cahaya (ja’a nur).
    LEPET
    Lepet = silep kang rapet.
    Mangga dipun silep ingkang rapet, mari kita kubur/tutup yang rapat.
    Jadi setelah ngaku lepat, meminta maaf, menutup kesalahan yang sudah dimaafkan, jangan diulang lagi, agar persaudaraan semakin erat seperti lengketnya ketan dalam lepet.
    Betapa besar peran para wali dalam
    memperkenalkan agama Islam. Umat muslim sudah seharusnya memuliakan budaya atau ajaran yang telah disampaikan para wali di Indonesia ini.(Generasi Muda NU)