Tag: khilafah

  • KELEMAHAN DEFINISI KHILAFAH MENURUT AN-NABHANI

    KELEMAHAN DEFINISI KHILAFAH MENURUT AN-NABHANI

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Definisi sangat penting dan menentukan posisi suatu konsep dalam semesta ilmu pengetahuan. Definisi yang membuat suatu konsep “mengada” dan “berbeda” dengan konsep yang lain. Karena definisi memberi batas-batas bagi suatu konsep.

    Suatu definisi sejatinya hasil konstruksi pemikiran seseorang atas suatu realitas. Oleh sebab itu, suatu definisi tidak bisa “menyalahkan” definisi yang lain. Meski demikian, suatu definisi bisa dan boleh dikritisi keakuratannya.

    Karena suatu definisi merupakan hasil “ijtihad”, maka definisi bernilai syar’i sepanjang menggunakan metode aqliyah dalam perumusahnnya.

    Terkait definisi khilafah, ada puluhan definisi yang sudah dibuat oleh para ulama. Semua definisi tersebut mengerucut kepada satu makna yakni imamah. Khilafah = imamah adalah satu kepemimpinan tunggal yang mengganti kepemimpinan Nabi saw dalam urusan dunia dan menjaga agama dalam satu negara.

    Jika kita mencermati realitas kepemimpinan Nabi saw, Muhammad saw adalah pemimpin agama dan politik. Kepemimpinan agama Nabi saw bersifat universal tanpa dibatasi ruang, waktu dan batas-batas negara bagi siapapun yang mau mengimaninya. Secara eksklusif, kepemimpinan spiritual Nabi saw khusus untuk umat Islam.

    Sedangkan kepemimpinan politik Nabi saw, dibatasi oleh ruang, waktu dan batas-batas negara. Kepemimpinam politik Nabi saw meliputi kota Madinah dan kabilah-kabilah yang menerima konstitusi negara (Piagam Madinah), tanpa memandang agama. Muslim dan non muslim warga negara Madinah tercakup ke dalam kepemimpinan politik Nabi saw.

    Adapun kaum muslim yang bukan warga negara Madinah, tidak termasuk ke dalam kepemimpinan politik Nabi saw. Mereka hanya masuk dalam kepemimpinan keagamaan Nabi saw. Misalnya umat Islam yang berada di Mekkah dan kabilah-kabilah Arab yang tidak ikut hijrah ke Madinah. Uwais al-Qorni (umat Islam di Yaman). Dan umat Islam yang berada di Habasyah serta umat Islam di berbagai tempat di luar negara Madinah.

    Kepemimpinan agama Nabi saw berakhir setelah Beliau saw wafat. Tidak ada penggantinya. Akan tetapi kepemimpinan politik Nabi saw diteruskan oleh para khalifah yang jumlahnya banyak. Karena khalifah adalah pemimpin politik, maka kepemimpinannya terbatas dalam lingkup wilayah negara. Dan meliputi semua warga negara, muslim dan non muslim.

    Demikian juga faktanya, sepanjang sejarah umat Islam, kepemimpinan khalifah dibatasi oleh batas-batas negara. Tidak ada khalifah yang memimpin umat manusia umumnya dan umat islam khususnya di seluruh dunia.

    Dari realitas ini kita bisa menganalisa dan menilai kelemahan definisi khilafah menurut Taqiyuddin an-Nabhani. Definisi Khilafah menurut Taqiyuddin An Nabhani adalah sebagai berikut :

    اَلْخِلاَفَةُ هِيَ رِئَاسَةٌ عَامَّةٌ لِلْمُسْلِمِيْنَ جَمِيْعاً فِي الدُّنْيَا لإِقَامَةِ أَحْكَامِ الشَّرْعِ الإِسْلاَمِيِّ، وَحَمْلِ الدَّعْوَةِ الإِسْلاَمِيَّةِ إِلَى الْعَالَمِ

    “Khilafah adalah kepemimpinan umum bagi kaum muslimin seluruhnya di dunia untuk menegakkan hukum-hukum Syariah Islam dan mengemban dakwah Islam ke seluruh dunia.” (Taqiyuddin An Nabhani. 2003. As Syakhshiyah Al Islamiyah. Beirut : Darul Ummah 2003, Juz 2 hlm.)

    Definisi ini, definisi baru yang tidak dikenal oleh umat Islam sebelum adanya Hizbut Tahrir. Kelemahan dari definisi khilafah ini antara lain:

    Taqiyuddin an-Nabhani mengatakan

    َلْخِلاَفَةُ هِيَ رِئَاسَةٌ عَامَّةٌ لِلْمُسْلِمِيْنَ جَمِيْعاً فِي الدُّنْيَا

    “khilafah adalah kepemimpinan umum untuk kaum muslim di seluruh dunia”.

    Definisi ini lemah, karena seorang khalifah sebagai pengganti Nabi saw dalam kepemimpinan politik (mengatur urusan umat), seharusnya bukan hanya sebagai kepemimpinan bagi umat Islam, melainkan juga bagi non muslim yang menjadi warga negaranya. Sebagaima fakta kepemimpinan politik Rasulullah saw di Madinah.

    Definisi ini menurut juga lemah karena tidak membatasi objek kepemimpinan dalam suatu batas-batas wilayah negara. Justru suatu negara, ada/wujud/eksis, karena ada batas-batasnya yang membedakannya dengan negara lain. Memimpin “umat Islam di seluruh dunia” tanpa batas wilayah negara tidak bisa dibayangkan wujudnya di dalam benak seseorang dan tidak ada realitasnya. Sulit dibayangkan oleh akal sehat, dunia seluas ini punya satu negara saja.

    Dalam definisinya juga Taqiyuddin an-Nabhani mengatakan:

    إِقَامَةِ أَحْكَامِ الشَّرْعِ الإِسْلاَمِيِّ، وَحَمْلِ الدَّعْوَةِ الإِسْلاَمِيَّةِ إِلَى الْعَالَمِ

    Sebagaimana yang telah kita ketahui, khilafah yang dimaksud Hizbut Tahrir adalah institusi/sistem (nizhamiyah), bukan individu (imamah). Oleh karena itu, definisi ini lemah karena bertentangan dengan realitas bahwa yang menjadi subjek dan objek hukum syara’ serta yang menjadi subjek dan objek dakwah adalah individu bukan institusi/sistem, karena seruan Allah swt dan Rasul-Nya saw semuanya ditujukan kepada individu bukan institusi/sistem.

    Pun dalam konteks sistem pemerintahan, yang menjadi subjek dan objek syariah adalah individu kepala pemerintahannnya. Individu khalifah yang akan dihisab di akhirat, bukan institusi/sistem. Individu khalifah yang akan masuk surga atau neraka bukan institusi/sistem.

    Hal ini diperkuat oleh definisi hukum syara’ termasuk menurut Taqiyuddin an-Nabhani sendiri. Dalam pengertian syar‘i, para ulama ushul mendefinisikan syariah (syarî‘ah) sebagai perintah Asy-Syâri‘ (Pembuat hukum) yang berhubungan dengan perbuatan-perbuatan hamba dan berkaitan dengan iqtidhâ‘ (ketetapan), takhyîr (pilihan), atau wadh‘i (kondisi) (khithâb asy-Syâri‘ al-muta‘allaq bi af‘âl al-‘ibâd bi al-iqtidhâ‘ aw al-takhyîr, aw al-wadl‘i).

    Walhasil, definisi khilafah yang kuat adalah definisi yang dibuat oleh para ulama sebelum Taqiyuddin an-Nabhani, yaitu khilafah adalah imamah. Khilafah bukan nizhamiyah. Khilafah adalah pemimpin tertinggi dalam suatu negara seperti dalam kitabnya Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu, Wahbah Az-Zuhaili menyatakan:

    الإمامة العظمى أو الخلافة أو إمارة المؤمنين كلها تؤدي معنى واحداً، وتدل على وظيفة واحدة هي السلطة الحكومية العليا

    Imâmah ‘udzma atau Khilafah atau Imâratul Mu’minîn semua mengantarkan pada satu makna, dan menunjukkan posisi yang satu, yakni otoritas pemerintahan yang tertinggi.

    Apapun bentuk negara dan bagaimanapun sistem pemerintahannya, maka pemimpin tertinggi negara dan pemerintahan tersebut tercakup ke dalam makna khilafah, meski pejabatnya disebut Presiden. (Abi SORBAN)
    Oleh Ayik Heriansyah
    Pengurus LD PWNU Jabar
    Ketua Divisi Riset DPP Petanesia

  • HTI SANGAT INGIN MENGHANCURKAN NU WALAU DENGAN BADAI FITNAH DAN KEBOHONGAN SEKALIPUN

    HTI SANGAT INGIN MENGHANCURKAN NU WALAU DENGAN BADAI FITNAH DAN KEBOHONGAN SEKALIPUN

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Setelah dibubarkannya HTI (Benalu Negara) oleh Pemerintah,
    exs exs pemuja Khilafah Palsu itu pun merasa di injak kehormatannya, mereka kelojotan,
    Perjuangan dari pertengahan tahun 80 an datang ke Indonesia menyelinap menyebarkan paham khilafah palsu ke kampus2 dan anak2 muda labil Yang kosong bekal agama,
    hancur begitu sama oleh Penguasa,
    Mereka marah, mereka dendam dan bertekad menghancurkan Pemerintah atau siapa saja Yang didekati Pemerintah sah,

    Maka dibidiknya NU (Nahdlatul Ulama) NU difitnah, dihina,dicaci,dibusukkan namanya,
    Ulama ulama NU dihasud dituduh syiah, liberal tanpa bukti, dibusukan namanya pula dll.
    semua cara dihalalkan walau dengan cara cara iblis sekalipun,propaganda dimainkan
    Karena mereka tahu jika NU hancur mudah bagi mereka menghancurkan Indonesia dan menggantikannya dengan Khilafah Tahririyah khayalan mereka,

    Mereka lupa bahwa Nahdlatul Ulama itu sudah sering berhadapan dengan Musuh dari dulu, mulai PKI,MASYUMI,DI,NII dll dan 32 tahun di kucilkan oleh Order Baru,tapi tetap berdiri kokoh sampai sekarang,.

    Mereka lupa juga bahwa NU adalah Organisasi pendidikan, sosial, budaya Yang telah diakui seluruh dunia bahkan mengibarkan bendera NU dinegara mana saja tidak ada Yang melarang, karena NU mengajarkan kebaikan,kedamaiam bagi siapa saja dan di negara mana saja,

    Berbeda dengan HTI Yang dilarang dimana mana dengan berbagai alasan :

    Berikut negara negara yang melarang Hizbut Tahrir:

    1. Mesir
      Dibubarkan: 1974
      Alasan: Terlibat upaya kudeta

    2. Suriah
      Dibubarkan: 1998
      Alasan: Dilarang melalui jalur ekstra yudisial

    3. Turki
      Dibubarkan: 2004
      Alasan: Organisasi teroris

    4. Rusia
      Dibubarkan: 2003
      Alasan: Organisasi teroris

    5. Jerman
      Dibubarkan: 2003
      Alasan: Penyebar propraganda kekerasan dan anti semit Yahudi

    6. Malaysia
      Dibubarkan: 2015
      Alasan: Dianggap kelompok menyimpang

    7. Yordania
      Dibubarkan: 1953
      Alasan: Mengancam kedaulatan negara

    8. Arab Saudi
      Dibubarkan: Era Abdulaziz
      Alasan: Ancaman negara

    9. Libya
      Dibubarkan: Era Moamar Khadafi
      Alasan: Organisasi yang menimbulkan keresahan

    10. Pakistan
      Dibubarkan: 2016
      Alasan: Dianggap ancaman negara

    11. Uzbekistan
      Dibubarkan: 1999
      Alasan: Menjadi dalang pengeboman di Tashkent

    12. Kirgistan
      Dibubarkan: 2004
      Alasan: Kelompok ekstrem

    13. Tajikistan
      Dibubarkan: 2005
      Alasan: Terlibat aktivitas terorisme

    14. Kazakhstan
      Dibubarkan: 2005
      Alasan: Terlibat terorisme

    15. China
      Dibubarkan: 2006
      Alasan: Melakukan kegiatan teror

    16. Bangladesh
      Dibubarkan: 2009
      Alasan: Terlibat aktivitas militan dan mengancam kedamaian

    17. Perancis
      Dibubarkan: –
      Alasan: Organisasi ilegal

    18. Spanyol
      Dibubarkan: 2008
      Alasan: Organisasi ilegal

    19. Tajikistan
      Dibubarkan: 2001
      Alasan: Sejumlah anggotanya dipenjara

    20. Tunisia
      Dibubarkan: –
      Alasan: Merusak ketertiban umum

    21. Indonesia
      Dibubarkan: 2017
      Alasan: Bertentangan dengan Pancasila dan konstitusi, mengancam ketertiban masyarakat, dan membahayakan keutuhan negara.

    Jelas sudah bahwa mereka memang sangat berbahaya, mengancam keamanan negara,
    Memakai tameng Kalimat dan Asma Tuhan,
    Agama dijadikan benteng,
    karena mereka paham betul kalimat
    “JIKA KEPENTINGAN POLITIK DIBUNGKUS AGAMA,MAKA JIKA ADA YANG MELAWAN PASTI DITUDUH MELAWAN AGAMA”

    Oleh karena itu kita harus cerdas menyikapi kelicikan kelicikan,kebohongan kebohongan serta propaganda mereka…

    “UBK” (Ustadz Brama Kumbara)

  • KESULTANAN DI NUSANTARA BUKAN KHILAFAH

    KESULTANAN DI NUSANTARA BUKAN KHILAFAH

    SORBANSANTRI.COM

    CYBERASWAJA.ONLINE – Film Jejak Khilafah di Nusantara yang diluncurkan oleh Hizbut Tahrir di Indonesia (HTI) pada 1 Muharram nanti, barang lama yang dikemas ulang. Narasinya tidak jauh beda dengan 11 tahun silam, ketika HTI menyelenggarakan kampanye serentak di seluruh Indonesia tentang Jejak Syariah dan Khilafah di Indonesia dengan mengadakan diskusi publik dan pembagian booklet.

    Maksud dan tujuan dari film tersebut, melancarkan serangan halus kepada eksistensi Indonesia dengan memanfaatkan emosi keislaman dan sejarah umat melalui momentum peringatan tahun baru hijriyah. Dengan harapan, timbul ketidakpercayaan publik terhadap legalitas Indonesia secara agama dan sejarah. Sambil mengalihkan perhatian dan kepercayaan umat kepada mereka yang sedang memperjuangkan khilafah tahririyah.

    Modus mem-frame momen-momen hari besar keagamaan, modus lama yang diulang-ulang HTI. Modus ini kurang efektif, dilihat dari minimnya dukungan umat kepada mereka. Buktinya, tidak satu pun tokoh, pejabat, dan ormas Islam yang membela mereka ketika pemerintah mencabut badan hukum HTI. Umat membiarkan HTI berjuang sendiri, menjadi bulan-bulanan pemerintah karena kegiatan makar mereka.

    Kegagalan HTI meraih dukungan umat melalui framing momen-momen hari besar keagamaan disebabkan oleh lemahnya frame yang mereka buat. HTI seringkali membuat isu yang tidak ada fakta dan realitasnya., sehingga tidak melekat di alam sadar masyarakat. Isu-isu yang dilontarkan HTI, bersifat imajinatif dan imitatif. Khayalan dan kepalsuan. Bertentangan dengan akal sehat dan sejarah. Tidak jarang, bertentangan dengan ide dan metode yang mereka yakini.

    Tema Jejak Khilafah di Nusantara, masih sangat umum dan terlalu jauh kalau mau digiring untuk melegitimasi perjuangan HTI mendirikan khilafah tahririyah. Jejak adalah tanda atau bekas yang ditinggalkan oleh sesuatu yang pernah lewat. Jejak unta menunjukkan pernah ada unta yang lewat. Untanya sudah tidak ada di tempat. Jejak unta bukan unta itu sendiri. Antara jejak unta dengan unta dua hal yang berbeda.

    Jejak khilafah yang dimaksud oleh HTI adalah tanda atau bekas hubungan diplomatik antara khilafah umayyah, abbasiyah dan utsmaniyah dengan kesultanan-kesultanan di Nusantara. Artinya kesultanan-kesultanan di Nusantara bukan khilafah itu sendiri dan bukan bagian dari khilafah. Proses berdirinya kesultanan-kesultanan di Nusantara berawal dari perpindahan agama raja hindu/budha ke Islam. Kesultanan-kesultanan di Nusantara bukan daerah taklukan (kharajiyah) dari ke-khilafah-an dan bukan bentukan dari ke-khilafah-an.

    Dalam perspektif fiqih siyasah HTI, bentuk pemerintahan yang sah satu-satunya adalah khilafah. Suatu negara/pemerintahan yang dipimpin oleh seorang kepala negara/pemerintahan yang bai’at oleh umat setelah dilakukan proses pemilihan secara bebas tanpa paksaan. Sedangkan para sultan di Nusantara, menjadi kepala negara/pemerintahan melalui sistem pewarisan dari orang tuanya. Sistem putra mahkota, yang menurut fiqih siyasah HTI, tidak sah.

    Keberadaan lebih dari satu orang kepala negara/pemerintahan (sultan) di Nusantara bertentangan dengan prinsip negara khilafah yaitu satu khalifah yang wajib dibai’at untuk seluruh kaum muslimin. Oleh karena itu, menurut fiqih siyasah HTI, kesultanan-kesultanan di Nusantara semuanya tidak termasuk daulah Islamiyah, sistem pemerintahannya bukan sistem Islam, hukum-hukum diterapkan tidak bias dianggap sebagai hukum Islam.

    Tapi, dari perspektif fiqih siyasah Syafi’iyah yang dianut oleh mayoritas ulama di Nusantara, kesultanan-kesultanan tersebut absah. Suatu negara boleh menggunakan sistem putra mahkota dan umat Islam absah memiliki lebih dari satu orang kepala negara/pemerintahan (khalifah/sultan) pada waktu bersamaan. Maknanya umat Islam boleh hidup, beribadah dan beramal di beberapa negara yang berbeda, dengan kepala negara/pemerintahan yang berbeda pula.

    Mengangkat dua khalifah boleh jika di antara dua Khalifah jika jaraknya berjauhan dan terdapat pemisah alami (haajiz thabi’iy) seperti laut, atau ada musuh di antara keduanya, yang tidak mampu dikalahkan oleh salah satu dari keduanya. Ini pendapat Imam Haramain, Al-Ghazali, Abdul Qahir Al Baghdadi. (Mahmud Abdul Majid Al Khalidi, Qawa’id Nizham Al Hukm fil Islam, hlm. 313; Jamal Ahmad Sayyid Jaad Al Marakbi, Al Khilafah Al Islamiyyah Bayna Nuzhum Al Hukm Al Mu’ashirah, hlm. 65-67).

    Melihat kondisi geografis Nusantara yang terpisah-pisah, rasanya sulit menerapkan fiqih siyasah HTI. Untung HTI hadir di Indonesia pada abad ke-20. Seandainya HTI sudah ada di Nusantara pada abad 13 – 17, pasti kesultanan-kesultanan itu di-kufur-kufur-kan oleh syabab HTI dan para sultan-nya di-bully. (Oleh Ayik Heriansyah)

  • Foto Presiden RI di corat coret, Yayasan di Rembang Diluruk Banser

    Foto Presiden RI di corat coret, Yayasan di Rembang Diluruk Banser

    SORBANSANTRI.COM
    Rembang (WartaBromo.com) –
     Sebuah yayasan pendidikan di Desa Kalisat, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, diluruk Banser, Kamis (20/08/2020) pagi.

    Aksi tersebut dipicu dugaan penyebaran ideologi khilafah oleh yayasan tersebut. Selain itu, lembaga tersebut diduga menjadi bagian dari organisasi terlarang, HTI (Hizbut Tahrir Indonesia).

    Pantauan WartaBromo.com, puluhan anggota Banser itu berangkat beriringan dari Kecamatan Bangil dengan mengendarai sepeda motor.

    Sebelum ke Kalisat, rombongan yang dipimpin Ketua PC GP Anshor Bangil, Sa’ad Muafi lebih dulu mendatangi kediaman AH, di Rembang.

    Menurut Muafi, kedatangannya ke rumah AH itu terkait unggahannya di facebook. “Kami ingin bertabayun atas unggahannya di medos menjelek-jelekkan Habib Luthfi,” kata Muafi saat tiba di lokasi.

    Di rumah AH, Banser menemukan sejumlah simbol-simbol berupa bendera, poster, majalah, yang dicurigai mengarah ke ideologi khilafah.

    “Kami tabayyun dan dia mengaku bahwa di sini menjadi tempat penyebaran ideologi khilafah (HTI),” ujar Muafi.

    Setelah dari kediaman AH, Banser kemudian bergeser ke tempat yang diduga menjadi penyebaran ideologi khilafah. Yakni, sebuah yayasan pendidikan di Desa Kalisat.

    Di sana, Banser menemukan foto presiden Joko Widodo dicoret-coret, kemudian tidak memiliki bendera merah putih, dan foto wakil presiden masih belum diganti.

    Bahkan, saat ditanya siapa nama wakil presiden, kepala sekolah bersangkutan pun tak hafal.

    Beberapa barang bukti itu pun langsung diamankan oleh polisi. Muafi juga telah melaporkan 2 orang ke polisi yang diduga menjadi aktor penyebaran ideologi khilafah di wilayah Kecamatan Rembang.

    “Yang kedua, saya nanti juga akan mengirim surat resmi ke Kemenag untuk mencabut izin sekolah. Karena mereka menyebarkan ideologi khilafah dengan berlindung di balik lembaga pendidikan,” tegas Muafi.

    Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan sudah menerima laporan dari Banser. Rofiq memastikan setelah ini polisi akan langsung memproses laporan tersebut.

    “Kami akan melakukan pemanggilan saksi-saksi awal dulu,” kata Rofiq. (tof/asd)

  • Khalifah Mana Yang Berhak Memerintah Untuk Memotong Leher?

    Khalifah Mana Yang Berhak Memerintah Untuk Memotong Leher?

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Saya tidak sedang berhadapan dengan oknum di gambar ini. Saya tidak pernah mengukur sebuah organisasi dengan oknum yang tidak mengerti sebuah dalil hukum. Tapi saya menghadapi pemikiran, yang dianggapnya seorang Khalifah boleh memerintah untuk memenggal leher, menghukum mati, semaunya sendiri.

    Larangan Membunuh

    Allah berfirman:

    وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ ۗ

    (Al-‘Isrā’: 33) “Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar…”

    Apa alasan yang dibenarkan? Dijelaskan dalam banyak hadis:

    ﻋﻦ ﻋﺒﺪ اﻟﻠﻪ، ﻗﺎﻝ: ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ: ” ﻻ ﻳﺤﻞ ﺩﻡ اﻣﺮﺉ ﻣﺴﻠﻢ، ﻳﺸﻬﺪ ﺃﻥ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ اﻟﻠﻪ ﻭﺃﻧﻲ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ، ﺇﻻ ﺑﺈﺣﺪﻯ ﺛﻼﺙ: اﻟﻨﻔﺲ ﺑﺎﻟﻨﻔﺲ، ﻭاﻟﺜﻴﺐ اﻟﺰاﻧﻲ، ﻭاﻟﻤﺎﺭﻕ ﻣﻦ اﻟﺪﻳﻦ اﻟﺘﺎﺭﻙ ﻟﻠﺠﻤﺎﻋﺔ ”

    Dari Ibnu Mas’ud bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda: Tidaklah halal darah orang Islam yang bersaksi bahwa Tiada Tuhan selain Allah dan Aku adalah utusan Allah, kecuali karena 3 hal. Membunuh, sudah menikah lalu berzina dan keluar dari Islam -murtad/disersi- (HR Bukhari 6878)

    Lalu Khalifah mana yang berhak membunuh? Naudzu Billah. Belum berdiri saja sudah mengancam akan membunuh orang yang tidak berhak dibunuh.

    Kapan Khilafah Berdiri?

    Sekarang saja sudah ada, khilafah ISIS, khilafah Boko Haram, khilafatul muslimin di Lampung pimpinan Ust Abdul Qadir Baraja dan sebagainya. Maka benar sabda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam:

    «ﻛﺎﻧﺖ ﺑﻨﻮ ﺇﺳﺮاﺋﻴﻞ ﺗﺴﻮﺳﻬﻢ اﻷﻧﺒﻴﺎء، ﻛﻠﻤﺎ ﻫﻠﻚ ﻧﺒﻲ ﺧﻠﻔﻪ ﻧﺒﻲ، ﻭﺇﻧﻪ ﻻ ﻧﺒﻲ ﺑﻌﺪﻱ، ﻭﺳﻴﻜﻮﻥ ﺧﻠﻔﺎء ﻓﻴﻜﺜﺮﻭﻥ» ﻗﺎﻟﻮا: ﻓﻤﺎ ﺗﺄﻣﺮﻧﺎ؟ ﻗﺎﻝ: «ﻓﻮا ﺑﺒﻴﻌﺔ اﻷﻭﻝ ﻓﺎﻷﻭﻝ، ﺃﻋﻄﻮﻫﻢ ﺣﻘﻬﻢ، ﻓﺈﻥ اﻟﻠﻪ ﺳﺎﺋﻠﻬﻢ ﻋﻤﺎ اﺳﺘﺮﻋﺎﻫﻢ»

    “Bani Israi terus-menerus diutus Nabi kepada mereka. Jika ada Nabi yang meninggal maka diganti oleh Nabi lainnya. Sungguh tidak ada Nabi lagi setelahku. Dan akan ada para Khalifah. Lalu Khalifah jadi banyak”. Mereka bertanya: “Apa perintahmu kepada kami?” Nabi bersabda: “Penuhilah dengan baiat Khalifah yang pertama dan seterusnya. Berikah hak mereka. Sebab Allah akan bertanya tentang apa yang mereka pimpin” (HR Bukhari 3455)

    Apa bisa lusa Khilafah berdiri? Belum bisa. Sebab khilafahnya ISIS, khilafah Boko Haram dan khilafatul muslimin belum selesai.(post kh ma’ruf khozin)

  • ADEKKU SAYANG CALON EKSTRIMIS

    ADEKKU SAYANG CALON EKSTRIMIS

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online- Adekku sayang..

    Abang kasihan sama kalian. Teganya orangtua kalian mendoktrin kalian seperti ini. Hilang masa kecil kalian yang seharusnya berwarna. Kalian sejak kecil hanya tahu dua warna, kalau tidak hitam ya putih aja.

    Tau gak dek. Masa kecil abang dulu sangat bahagia. Abang main kejar2an, main layang2. Abang dulu kecil penuh dgn permainan. Ada petak umpet, main gundu, galah asin dan boy2an. Teman abang yang cewek main karet gelang, main congklak, wuih nikmatnya masa kecil kami.

    Dan karena kami kaya dengan semua permainan itu, abang tumbuh jadi orang yang kreatif, bergaul dgn semua orang tanpa kenal dia siapa, agamanya apa, dari suku mana. Bagi abang dulu semua sama, kami anak kecil yang bahagia yang kadang jotakan, tapi cepat baikan.

    Indah, kan dek ?

    Dan lihatlah diri kalian sekarang. Coba pandangi foto kalian. Menyedihkan, bukan ? Sibuk dengan bendera2 yg kalian juga gak tau artinya apa. Sibuk dgn simbol2 yg kalian jg gak tau maknanya. Wajah kalian kusam, ga ada cahaya kegembiraan seperti anak kecil umumnya.

    Abang kasihan sama kalian. Lebih kasihan lagi sama orang tua kalian, yang dengan teganya mengumpankan kalian kepada ustad2 jahil, bodoh, goblok, dan terkadang jadi predator. Orangtua kalian yang tanpa sadar menjadikan kalian mesin penghancur, tanpa perasaan, eksklusif, fanatik dan sudah pasti bodoh dan tidak mudah bergaul dgn siapa saja.

    Mereka yang merasa bangga, bukan kalian. Kalian hanya korban, adek2ku sayang. Korban dari kebodohan orangtua kalian, yang dulu waktu kecil sebenarnya kaya dgn permainan anak2. Tapi mereka mungkin selalu jadi pecundang, sehingga tidak punya kebanggaan diri dan mencari eksistensi lewat simbol2 kebanggaan semu yang miskin arti.

    Kelak ketika kalian dewasa dan tumbuh jadi pribadi mengerikan yang ingin merusak ketahanan negeri ini, maafkan abang dek. Anak2 abang sudah dilatih untuk melawan kalian. Anak2 abang sudah abang didik untuk mencintai negeri ini dan siap membelanya sampai titik penghabisan.

    Mungkin kelak kalian akan berhadapan dgn anak2 abang. Dan itu bisa jadi takdir kalian bertemu di simpang jalan. Bukan, bukan abang jahat. Tapi supaya ideologi kalian tidak berkembang dan merusak semua tatanan yg dibangun pendiri bangsa ini untuk hidup damai dalam keragaman.

    Cium sayang abang untukmu, dek. Abang doakan kalian ketika dewasa, melawan semua doktrin yang sekarang dipaksakan kepada kalian. (abi sorban)

  • DPRD CIREBON DIMASUKI TERORIS

    DPRD CIREBON DIMASUKI TERORIS

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online- Berikut Postingan dari Aoki Vera Kurniawati terkait Ucap sumpah Anggota DPRD CIREBON terkait khilafah.

    Indonesia SOS
    Pelajaran PMP, penataran P4, pelajaran Budiperkerti. Dan saya ngak akan berhenti menyuarakan ini.

    Bukan bercanda mereka terus mengakar..
    Segala usia dan segala bidang mereka susupkan..

    Makanya gW marah banget saat pak Andhika terima anak pembawa bendera Khilafah masuk TNI.!!!

    Ngak segampang itu melebur warna hitam di atas warna putih.
    Butuh waktu yg lama…
    Sedangkan merrka butuh waktu sebentar untuk menjadikannnya semua berwarna hitam.

    [su_youtube url=”https://www.youtube.com/watch?v=z7B_ZxzzHO0″]

    @kemendagri
    Harus ada tindakan tegas.
    @mohmahfudmd
    @nadiem_makarim__
    Ayo gerak cepat pak🙇‍♀️🙇‍♀️🙇‍♀️🙇‍♀️🙇‍♀️🙇‍♀️

    @prabowo puaskah anda mengacak acak tanah air anda sendiri..??
    Anda yg mengandalkan kekuatan mereka.. menjadikan kader2 anda gila khilafah.!!
    Tidak ada tersisa sedikitpun sumpah prajurit anda sepertinya..
    Apa karena hidup yg berpindah pindah..?
    Atau karena pernah di pecat dari angkatan..?
    Sekarang anda liat efeknya..

    TERORIS NGAK BISA DI AJAK DAMAI

    TIDAK ADA TEMPAT DIMANAPUN DI ATAS BUMI IBU PERTIWI UNTUK TERORIS.!!!

    DPRD CIREBON DIMASUKI TERORIS

    (abi sorban)

  • BELAJAR DARI NEGERI TETANGGA (MALAYSIA)

    BELAJAR DARI NEGERI TETANGGA (MALAYSIA)

    SORBANSANTRI.COM

    Oleh : UBK

    Kring kring kring….
    Suara Handphone berbunyi panggilan dari seorang kawan +60 yang hampir mau 5 bulan kita tidak bertemu dan berkomunikasi,
    sebelum Corona terjadi hampir kita selalu bertemu seminggu sekali di Kuala Lumpur..
    Beliau menanyakan kabar dll

    Ada yang unik,
    Singkat cerita beliau menceritakan tetangganya yang di tangkap Polisi Diraja Malaysia karena menyebarkan paham HT ( Hizbu Tahrir ) dia kaget bukan kepalang Bendera berAsmakan Alloh SWT hitam dan putih yang ia sering lihat ketika bertetangga itu adalah Organisasi Terlarang (mungkin tidak terlalu mengikuti berita) dia berpikir bahwa bendara itu baik baik saja karena bertuliskan Kalimat Tauhid, tapi ternyata…

    Saya pun jelaskan kondisi diIndonesia tentang bendera dan Organisasi terlarang itu bahwa disini sudah dibekukan izinnya tapi arwahnya masih bergentayangan karena Tidak dibubarkan oleh Tap MPR seperti layaknya PKI,
    karena jika dibubarkan oleh Tap MPR maka HTI tidak boleh membuat atribut dan menyebarkan pahamnya.

    Sedangkan di Malaysia tanggal 17 September 2015 melalui Komite Fatwa Negara Bagian Selangor, Malaysia menyatakan Hizbut Tahrir (HT) sebagai kelompok yang menyimpang.
    Malaysia menegaskan bagi siapapun yang mengikuti gerakan Pro-Khilafah dan menyebarkannya maka akan menghadapi hukum.

    Keputusan Komite Fatwa Malaysia itu seharusnya dijadikan pelajaran berharga untuk kita, mereka dengan sigap melakukan pencegahan penyebaran ajaran menyimpang itu karena memang sangat berpotensi mengganggu keamanan Nasional,

    Oleh mereka Asma Alloh SWT dijadikan tameng politik,
    Nama Tuhan dijadikan kamuflase ambisinya,
    Kecintaan kita terhadap agama dimanfaatkan betul oleh mereka,
    Padahal hakikatnya keberadaan mereka mengancam kita semua…

    Tetap kita selalu waspada..
    Jaga keluarga kita dari gerakan gerakan mereka,
    Pelajari ambisi mereka dan tanyakan kenapa mereka dilarang dimana mana..????

    Sukabumi, 9 Juli 2020

  • BARANGKALI AMERIKA DAN PALESTINA BUTUH PANCASILA

    BARANGKALI AMERIKA DAN PALESTINA BUTUH PANCASILA

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja- Belum selesai dihantam virus COVID-19, Amerika dilanda kerusuhan rasial. Rasialisme menjadi aib demokrasi terbesar di patung Liberty tersebut.

    Menurut Aljazeera, jumlah orang yang ditangkap paling sedikit sudah 5.600 orang berbagai di kota seluruh Amerika Serikat. Sejak demonstrasi meletus memprotes kematian George Floyd. Selain itu, korban jiwa juga sudah berjatuhan di berbagai tempat. https://wartakota.tribunnews.com/2020/06/02/).

    Amerika adidaya dunia yang mulai goyah. Krisis ekonomi dan politik kali ini, menjadi masalah domestik yang tidak berimbas kepada situasi global, menunjukkan pengaruh Amerika semakin melemah. Konstelasi politik global menuju titik kesetimbangan yang hampir sempurna.

    Indonesia diprediksi menjadi kekuatan global baru sebagai penyeimbang salah satu indikasinya, permintaan Hamas kepada Presiden Jokowi. Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah secara khusus meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membantu menggagalkan rencana Israel menganeksasi wilayah Palestina di Tepi Barat. Permintaan itu disampaikan pemimpin Hamas itu melalui surat dikirim ke Jokowi selasa lalu. Dalam surat bertanggal 5 Juni 2020 yang diterima redaksi albalad.co. (https://albalad.co/palestina/2020A9968/).

    Ideologi Pancasila sebenarnya yang menjadi rahasia di balik kekokohan Indonesia di tengah ancaman krisis domestik, regional dan global sampai Hamas minta tolong ke Indonesia, bukan negara-negara Arab. Karena isi 5 sila itu adalah manifestasi tertinggi dari ajaran agama-agama di Indonesia.

    Pancasila menjadi titik temu, titik kumpul dan titik simpul dari puncak-puncak ajaran agama di Indonesia. Artinya seorang penganut agama belum mencapai maqam tertinggi jika belum menjadi insan Pancasila seutuhnya.

    Karena puncak ajaran agama-agama di Indonesia merupakan bagian integral dari Pancasila membuat Pancasila menjadi ideologi yang kental dengan aura spiritualitasnya dan juga sangat primordial bagi penganut agama-agama di Indonesia.

    Agama dan Pancasila satu ruh, satu jiwa, bersenyawa. Inilah yang membedakan ideologi Pancasila dengan ideologi Kapitalisme dan Komunisme. Di dalam ideologi Kapitalisme dan komunisme, agama bagian luar dari ideologi, sedang di dalam Pancasila, agama built in dan include.

    Khilafah tidak mungkin bisa mengganti posisi Pancasila, karena khilafah bukan puncak ajaran agama-agama di Indonesia. Khilafah hanya fiqih ranting kecil dari ajaran agama Islam. Khilafah terlalu kecil dan lemah untuk bisa mempertemukan puncak-puncak dari ajaran agama di Indonesia.

    Kecuali dengan sistem paksa di bawah todongan senjata. Akan tetapi itu hanya teori di atas kertas. Pada kenyataannya sistem paksa di bawah todongan senjata memicu perlawanan bersenjata juga. Melahirkan konflik kekerasan tak berujung. Walhasil khilafah menjadi sumber konflik. Bandung, 13 Juni 2020. (post)

    Oleh Ayik Heriansyah
    Pengurus LD PWNU Jabar

     

  • ALASAN IKUT HTI, MENGAPA DUKUNG KHILAFAH?

    ALASAN IKUT HTI, MENGAPA DUKUNG KHILAFAH?

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online- Ternyata ada saja alasan orang yang mengajak kepada teman atau sahabatnya untuk masuk ke dalam Hizbut Tahrir. Mereka ini ngikut HTI karena disarankan oleh seorang ustadz.

    A : Ayo kita dukung khilafah..!!
    B : Siapa yang nyuruh mas, mbak?
    A : Seorang ustadz.
    B : Kiai Said Aqil?
    A : Bukan
    B : Gus Mus?
    A : Bukan
    B : Habib Qurays Shihab?
    A : Bukanlah
    B : Habib Luthfi?
    A : Ah, bukanlah
    B : Kiai Ma’ruf?
    A : Bukan juga
    B : Lalu siapa, Habib Umar Muthohhar?
    A : Bukanlah
    B : Gus Muwafiq Jogja?
    A : Bukan juga
    B : Habib Syech?
    A : Bukanlah
    B : Cak Nun?
    A : Bukan juga
    B : Kiai Anwar Lirboyo?
    A : Bukanlah, ah kamu
    B : Kiai Maimoen?
    A : Bukan juga
    B : Kiai Muhtadi Dimyati?
    A : Bukanlah
    B : Habib Taufiq Pasuruan?
    A : Bukan juga
    B : Kiai Marzuki Malang?
    A : Bukan juga
    B : Lalu siapa sih??
    A : Ustadz Felix
    B : Siapa dia?
    A : Dia muallaf yang langsung jadi ustadz
    B : Ohhhh, Anda langsung ikut?
    A : Iya lah..
    B : Apa alasannya?
    A : Aku suka pria berkepala plontos
    B : Hahahahaha……..

    Humor ini berdasarkan dialog imajiner yang disampaikan oleh satu anggota HTI yang tobat mengampanyekan khilafah karena mengaku saat itu dia bodoh. Lha masak suka HTI karena kepala plonthos, ngacau kan? Hahaha.