Tag: konflik Palestina

  • Senjata AS Digunakan dalam Serangan Mematikan di Sekolah Gaza

    Senjata AS Digunakan dalam Serangan Mematikan di Sekolah Gaza

    Berita Video

    Gaza, Sorbansantri.com – Serangan mematikan di sebuah sekolah di Gaza yang dikelola oleh PBB kembali menyulut kontroversi global setelah terungkap bahwa senjata buatan Amerika Serikat digunakan dalam serangan tersebut. Bukti eksklusif yang diperoleh Al Jazeera menunjukkan bahwa bagian dari senjata yang digunakan dapat dilacak ke Honeywell, perusahaan profil tinggi berbasis di AS.

    Rincian Serangan

    Sekolah tersebut, yang berfungsi sebagai tempat penampungan bagi warga sipil yang terlantar akibat konflik, menjadi sasaran serangan udara oleh pasukan Israel. Serangan ini mengakibatkan puluhan korban jiwa, termasuk anak-anak dan wanita. Banyaknya korban sipil menambah deretan panjang tragedi kemanusiaan di wilayah tersebut.

    Bukti Eksklusif

    Tim investigasi Al Jazeera menemukan puing-puing senjata di lokasi kejadian dan berhasil melacak komponen senjata tersebut kembali ke Honeywell. Penemuan ini menunjukkan keterlibatan teknologi dan persenjataan AS dalam konflik Gaza, menimbulkan pertanyaan serius tentang peran Amerika Serikat dalam konflik yang sedang berlangsung.

    Reaksi Internasional

    Penemuan ini memicu kecaman internasional, dengan banyak negara dan organisasi hak asasi manusia menyerukan penyelidikan lebih lanjut dan peninjauan kembali kebijakan ekspor senjata AS. “Penggunaan senjata AS dalam serangan yang menargetkan sekolah dan warga sipil tidak dapat diterima. Ini adalah pelanggaran serius terhadap hukum internasional,” kata seorang juru bicara dari Human Rights Watch.

    Tanggapan Honeywell dan Pemerintah AS

    Honeywell, dalam pernyataan resminya, menyatakan keprihatinan mendalam atas penggunaan produk mereka dalam serangan ini. Perusahaan tersebut menegaskan komitmen mereka terhadap kepatuhan hukum internasional dan menekankan bahwa produk mereka dijual melalui saluran resmi yang mematuhi regulasi pemerintah.

    Sementara itu, pemerintah AS belum memberikan komentar resmi terkait temuan ini. Namun, tekanan dari komunitas internasional semakin meningkat agar Washington mengevaluasi kembali kebijakan penjualan senjatanya, khususnya ke wilayah konflik.

    Dampak pada Konflik Gaza

    Serangan ini semakin memperburuk situasi kemanusiaan di Gaza. Sekolah-sekolah yang dikelola oleh PBB seringkali menjadi satu-satunya tempat perlindungan bagi warga sipil yang terlantar. Serangan terhadap fasilitas ini tidak hanya mengakibatkan korban jiwa, tetapi juga mengganggu akses terhadap pendidikan dan perlindungan dasar bagi anak-anak di wilayah tersebut.

    Penutup

    Penemuan senjata buatan AS dalam serangan mematikan di Gaza menambah kompleksitas konflik yang sudah lama berlangsung. Hal ini menggarisbawahi perlunya penyelesaian damai dan tanggung jawab internasional dalam meminimalkan dampak konflik terhadap warga sipil. Dunia menantikan tanggapan yang tepat dari pihak-pihak terkait untuk mencegah tragedi serupa di masa mendatang. (AI Sorban)

    @beritasorban Serangan mematikan di sebuah sekolah Gaza yang dikelola oleh PBB mengungkap penggunaan senjata buatan Amerika Serikat. Bukti eksklusif Al Jazeera menunjukkan bahwa bagian dari senjata tersebut berasal dari Honeywell, perusahaan Amerika Serikat. Serangan ini mengakibatkan puluhan korban jiwa, termasuk anak-anak. Temuan ini memicu kecaman internasional dan menimbulkan pertanyaan serius tentang peran Amerika Serikat dalam konflik Gaza. Honeywell menyatakan keprihatinannya, sementara pemerintah Amerika Serikat belum berkomentar. Dunia kini mendesak penyelidikan lebih lanjut dan peninjauan kebijakan ekspor senjata Amerika Serikat untuk mencegah tragedi serupa di masa mendatang. #SeranganGaza #SenjataAmerikaSerikat #Honeywell #TragediGaza #KonflikIsraelPalestina #SekolahPBB #HakAsasiManusia #AlJazeera #BeritaInternasional #fypシ゚viral #fyppppppppppppppppppppppp #breakingnews ♬ suara asli – Sorban Santri
  • WHO: Layanan Kesehatan Lumpuh di Rafah!

    WHO: Layanan Kesehatan Lumpuh di Rafah!

    Berita Video

    wp.sorbansantri.com Rafah, Palestina – Layanan kesehatan di kota Rafah telah lumpuh total setelah rumah sakit terakhir yang berfungsi, Al-Helal Al-Emirati, berhenti beroperasi sejak 30 Mei. Menurut laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di wilayah Palestina yang diduduki, situasi kesehatan di Rafah semakin kritis.

    Dua rumah sakit utama lainnya di Rafah, yaitu rumah sakit Al-Najjar dan Kuwait, sudah lebih dulu berhenti berfungsi masing-masing pada 7 Mei dan 28 Mei. Hal ini membuat hampir tidak ada layanan kesehatan yang tersedia di kota tersebut. WHO mengungkapkan bahwa hanya satu rumah sakit lapangan yang masih berfungsi sebagian, namun akses menuju rumah sakit tersebut terhalang oleh konflik yang sedang berlangsung, sehingga hanya mampu memberikan layanan dasar kepada pasien yang sudah berada di dalamnya.

    Selain itu, dua rumah sakit lapangan yang beroperasi di daerah pesisir Rafah, yaitu Al-Mawasi, mengalami kelebihan beban karena tingginya kebutuhan medis. WHO mendesak adanya gencatan senjata untuk memulihkan layanan kesehatan di Rafah dan mengurangi penderitaan warga yang tidak dapat memperoleh perawatan medis.

    “Dengan meningkatnya permusuhan karena operasi militer yang sedang berlangsung, kurangnya perawatan kesehatan akan menyebabkan peningkatan kematian dan penderitaan yang tidak perlu,” tegas WHO dalam sebuah pernyataan di platform media sosial X. Organisasi tersebut menekankan perlunya tindakan segera untuk memastikan akses terhadap layanan kesehatan di daerah konflik tersebut. (AI Sorban)

    @beritasorban

    Layanan kesehatan di kota Rafah, Gaza, hampir lumpuh total setelah rumah sakit terakhir yang berfungsi, Al-Helal Al-Emirati, dievakuasi pada 30 Mei. WHO melaporkan bahwa dua rumah sakit utama lainnya, Al-Najjar dan Kuwait, telah berhenti beroperasi sejak awal Mei. #KrisisKesehatanRafah #GazaUnderAttack #WHO #GencatanSenjata #Palestina #LayananKesehatan #fyp #fypp

    ♬ suara asli – Sorban Santri