Tag: korban

  • Serangan Udara Israel Menargetkan Aitaroun di Lebanon Selatan

    Serangan Udara Israel Menargetkan Aitaroun di Lebanon Selatan

    Berita Video

    Sorbansantri.com , Lebanon – Israel dilaporkan telah melakukan serangan udara di desa Aitaroun, yang terletak di provinsi Nabatieh di Lebanon selatan. Menurut laporan dari media setempat, serangan ini menambah ketegangan di wilayah yang sudah lama menjadi pusat konflik antara kedua negara.

    Sebuah foto yang dibagikan oleh surat kabar online Bint Jbeil menunjukkan asap tebal membubung di latar belakang daerah perumahan yang terletak di antara dua bukit. Foto lainnya mendokumentasikan tumpukan puing-puing besar, yang diduga merupakan sisa-sisa sebuah rumah yang hancur akibat serangan tersebut.

    Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau luka-luka akibat serangan ini. Pihak berwenang di Lebanon masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dampak penuh dari serangan udara ini dan langkah-langkah yang akan diambil selanjutnya.

    Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah perbatasan Israel-Lebanon, yang sering menjadi tempat bentrokan dan aksi militer. Masyarakat internasional terus mengamati perkembangan situasi ini dengan penuh perhatian, berharap untuk solusi damai bagi konflik yang berkepanjangan. (AI Sorban)

    @beritasorban Israel kembali melakukan serangan udara, kali ini menargetkan desa Aitaroun di provinsi Nabatieh, Lebanon selatan. Media setempat melaporkan bahwa serangan ini menyebabkan kepulan asap tebal membubung di atas daerah perumahan di antara dua bukit. Foto yang dibagikan surat kabar Bint Jbeil menunjukkan tumpukan puing-puing besar, diduga sisa rumah yang rata dengan tanah akibat serangan tersebut. Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau luka-luka. Pihak berwenang di Lebanon masih menyelidiki dampak serangan ini. Serangan ini menambah ketegangan di wilayah perbatasan Israel-Lebanon, yang sering menjadi titik konflik. Masyarakat internasional terus mengamati situasi ini dengan harapan adanya solusi damai. #SeranganUdaraIsrael #AitarounLebanon #Nabatieh #KonflikIsraelLebanon #BeritaTerkini #fyp #foryoupage❤️❤️ ♬ suara asli Sorban Santri
  • Persekusi Terhadap Mahasiswa Beribadah di Tangerang, Netizen Geram

    Persekusi Terhadap Mahasiswa Beribadah di Tangerang, Netizen Geram

    wp.sorbansantri.com – Sebuah video yang menampilkan aksi pelarangan ibadah dan kekerasan terhadap sejumlah mahasiswa di kawasan Babakan, Cisauk, Tangerang, telah menyita perhatian publik di platform media sosial. Dalam rekaman viral tersebut, suasana ricuh dan suara teriakan ketakutan dari para mahasiswa terdengar jelas saat sejumlah warga menggeruduk tempat kost mereka.

    Video yang diunggah oleh beberapa akun media sosial, termasuk akun Permadi Arya, menampilkan suasana mencekam di kawasan tersebut ketika sejumlah warga diduga melakukan aksi kekerasan dan melarang para mahasiswa untuk melaksanakan ibadah di dalam kos-kosan mereka.

    https://www.instagram.com/reel/C6m9PeNStSN/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading

    Permadi Arya dalam narasi video yang diunggahnya menyebutkan bahwa ada mahasiswa yang mengalami luka akibat bacokan dalam insiden tersebut. Para korban berasal dari Universitas Pamulang (Unpam).

    Lebih lanjut, Permadi Arya juga menyebutkan bahwa insiden ini berawal dari provokasi oleh oknum RT setempat yang bernama Diding. “Mahasiswa/siswi katolik univ. Pamulang Viktor dipukuli, dibacok cuma karena mereka BERDOA, berawal dari RT bernama Diding yang memprovokasi warga,” tulis Permadi seperti dikutip pada Senin (6/5).

    Peristiwa persekusi terhadap mahasiswa ini diketahui terjadi pada Minggu, 5 Mei 2024, seperti yang diunggah oleh akun @infotangerangkota.

    Menyikapi kasus ini, Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alvino, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana tersebut. “(Kasus) perkara dugaan tindak pidana sedang kami tindak lanjuti dan saat ini dalam proses penyelidikan,” ungkapnya kepada awak media.

    Peristiwa ini telah menimbulkan kecaman dari masyarakat luas di media sosial, dengan banyak netizen mengecam tindakan kekerasan tersebut dan menuntut agar pihak berwenang bertindak tegas dalam menangani kasus ini. Keamanan dan kebebasan beribadah adalah hak asasi yang harus dijamin bagi semua warga negara. (AI Sorban)

  • Amerika Syaratkan Normalisasi Hubungan Israel-Arab Saudi untuk Perjanjian Pertahanan

    Amerika Syaratkan Normalisasi Hubungan Israel-Arab Saudi untuk Perjanjian Pertahanan

    wp.sorbansantri.com – Amerika Serikat (AS) telah menetapkan syarat yang tegas bagi Arab Saudi dalam upaya untuk mendapatkan perjanjian pertahanan dengan AS. Instruksi ini datang dari Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan, yang menegaskan bahwa Arab Saudi harus melakukan normalisasi hubungan dengan Israel sebagai syarat wajib.

    Sullivan menegaskan bahwa AS tidak akan menandatangani perjanjian pertahanan apapun dengan Arab Saudi jika normalisasi hubungan dengan Israel tidak terjadi. Langkah ini ditegaskan sebagai bagian dari visi terpadu AS untuk menciptakan kawasan yang lebih aman dan damai.

    Dalam pernyataannya, Sullivan menekankan bahwa normalisasi hubungan antara Arab Saudi dan Israel serta kemerdekaan Palestina merupakan prasyarat utama untuk mencapai perjanjian pertahanan antara Arab Saudi dan AS.

    Keputusan ini merupakan hasil dari berbulan-bulan upaya diplomasi AS dalam mendorong dialog antara Arab Saudi dan Israel. Namun, dalam konteks yang sama, konflik di Jalur Gaza terus berlanjut, menimbulkan korban jiwa yang terus bertambah di kedua belah pihak.

    Upaya normalisasi hubungan antara Arab Saudi dan Israel menjadi fokus perhatian internasional, sementara korban konflik di wilayah tersebut terus meningkat, menciptakan tekanan tambahan bagi kedua belah pihak untuk mencapai kesepakatan yang berkelanjutan. (AI Sorban)

  • Perundungan Live: ‘Om Aing Jenderal’ Ungkap Pelaku.

    Perundungan Live: ‘Om Aing Jenderal’ Ungkap Pelaku.

    wp.sorbansantri.com – Masyarakat di Bandung dikejutkan dengan sebuah kejadian perundungan yang disiarkan secara langsung di media sosial. Insiden ini menjadi sorotan publik setelah dua video menunjukkan aksi perundungan terhadap seorang individu di bawah umur. Kapolsek Bojongloa Kidul, Ari Purwantono, membenarkan kejadian tersebut pada hari Minggu, 28 April 2024, sambil menegaskan bahwa korban masih dalam usia remaja dan proses penyelidikan terus berlangsung.

    Dalam video pertama yang tersebar, terlihat dua orang melakukan perundungan secara langsung terhadap korban. Sedangkan dalam video kedua, pelaku yang diduga menyatakan hubungan kekeluargaannya dengan seorang jenderal, mengungkapkan ketidakpedulian terhadap konsekuensi hukum atas perbuatannya.

    “Sok searching di Google (coba cari di Google), Mayjen Rifki Nawawi,” ujarnya bersama rekan-rekannya dalam video, menambahkan dimensi kekebalan yang ia anggap dimilikinya.

    Perundungan adalah tindakan kekerasan yang merugikan, tidak hanya secara fisik tapi juga secara mental bagi korban. Penggunaan media sosial dalam kasus ini menyoroti potensi negatifnya sebagai alat untuk menyebarkan kekerasan.

    Dalam konteks ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam tindakan perundungan atau menyebarkan konten yang berisi kekerasan. Pentingnya pengawasan dan pemantauan terhadap konten media sosial pun menjadi sorotan dalam upaya mencegah penyebaran aksi kekerasan.

    Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari perundungan. Dengan bersama-sama mengutuk tindakan kekerasan ini, mari kita berkomitmen untuk mendukung kesejahteraan dan keamanan di lingkungan sekolah dan masyarakat kita. (AI Sorban)

  • Pendeta tenar, Gilbert Lumoindong, bikin gaduh saat libur lebaran ini.

    Pendeta tenar, Gilbert Lumoindong, bikin gaduh saat libur lebaran ini.

    wp.sorbansantri.com – Tokoh agama protestan yang memiliki banyak pengikut ini memang kerap berulah lewat pernyataannya. Gilber Lumoindong merasa diri paling benar dan semua salah, pandangan ini yang selalu dipegangnya.

    “Sebelum sembahyang (salat) Islam diwajibkan cuci semuanya, saya bilang lu itu dua setengah. Gua 10 persen, bukan berarti gua jorok, tapi sudah disucikan oleh darah Yesus,” katanya disambut tawa jemaat Protestan. Tak hanya itu, Gilbert Lumoindong juga menyindir salat yang dianggap lebih sulit dibanding ibadah dalam agamanya.

    Menurut Gilbert, jika saat hendak beribadah umat agamanya hanya sepekan sekali membersihkan diri, tidak seperti agama Islam yang setiap beribadah selalu membersihkan diri. Gerakan ibadah dalam agamanya juga tidak membuat capek karena hanya berdiri, bernyanyi, dan bertepuk tangan. “Lah kita kan bayar 10 persen, makanya kebaktian kita hanya berdiri, tepuk tangan ya santai, tidak seperti,” ujarnya.
    Sementara dalam Islam disebut ibadahnya setengah mati.

  • Kenapa Negara Maju, Tidak Religius?

    Kenapa Negara Maju, Tidak Religius?

    wp.sorbansantri.com –Negara maju dalam dunia modern saat ini terkesan tidak religius, namun sebaliknya negara yang religius masih banyak yang statusnya masih negara berkembang atau tidak maju.

    Tentu menimbulkan banyak pertanyaan kenapa Amerika, Jepang, Korea, Swiss, Norwegia dan negara-negara maju yang lainnya itu seperti tidak peduli dengan religi?

    Negara maju yang dimaksud bukan hanya maju ipteknya dan finansial, tapi juga maju secara moral. Tapi, negara yang religius malah mendapati kemunduran moral, contoh India sebagai negara religius tapi kasus pemerkosaannya cukup tinggi, KDRT, bunuh diri, intimidasi, bullying dan sebagainya sering terjadi.

    Atau contoh lain adalah Amerika Latin, dimana negaranya cukup religius tapi kasus pembunuhannya paling tinggi. Bahkan negara timur tengah, negara yang cukup religius sering kali membuka sarana untuk perang. Kita tahu perang itu seperti apa, siapa yang mati dan menjadi korban? Wanita dan anak-anak sering menjadi korban perang.

    Nah, kenapa bisa seperti itu?

  • Satkoryon banser  ngoro gelar apel upacara di pantai gemah tulungagung dalam rangka harlah NU KE 96

    Satkoryon banser ngoro gelar apel upacara di pantai gemah tulungagung dalam rangka harlah NU KE 96

    Organisasi atau jam’iyah nahdlatul ulama’ (NU) di dirikan pada tanggal 31 januari 1926, saat ini usianya sudah memasuki ke 96 tahun, Banser  merupakan pasukan yang bertugas mengawal dan menjaga para kyai dan ulama’ serta berperan penting menjaga kesatuan NKRI kususnya kepada warga Nahdiyin, Harlah NU yang ke 96 kali mengambil tema “ KEMANDIRIAN DALAM BERKHIDMAT UNTUK PERADABAN DUNIA”

     

    Satkoryon BANSER kecamatan ngoro kabupaten Mojokerto pada hari minggu (30/01/2022) mengadakan apel upacara dalam rangka memperingati harlah NU ke 96 tahun di pantai gemah tulungagung, pada upacara kali ini yang menjadi inspektur upacara adalah ketua PAC GP ANSOR kecamatan ngoro.

     

    Sahabat Saufi selaku ketua PAC GP ANSOR  kecamatan ngoro selaku inspektur upacara mengatakan di hadapan para kader Ansor Banser yang ikut apel ‘ kita sebagai pasukan yang bertugas menjaga dan boleh di bilang sebagai benteng ulama’, kita harus rela berkorban apa saja demi menjaga warwah NU, kekompakan dan kesolitan kita adalah kuncinya, kita sebagai anggota Ansor Banser harus siap bila mendapatkan tugas dari para kyai dan ulama’ lebih lebih kepada jam’iyah Nahdlatul ulama’

     

    Di akhir sambutannya beliau menegaskan Satkoryon Banser  kecamatan ngoro adalah pusat basisnya banser se kabupaten mojokerto dan sudah banyak yang menjadi perwira maka sudah selayaknya bisa menjadi contoh tauladan kepada anggota banser yang dari daerah lain,

     

    ” jiwa loyalitas dan militansi mari kita tanamkan dan kita tunjukkan kepada masyarakat kalau Banser itu ada dan siap di butuhkan kapanpun dan di manapun” ucapnya dengan tegas sambil mengepalkan tangan kanannya.

     

    Acara berlangsung kurang lebih selama 1 jam di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia raya, mars ansor, maes banser dan yang terakhir di tutup doa oleh H, edi selaku pengurus Rijalul Ansor kecamatan ngoro, semoga kita semua di akui santrinya hadrotussyeh Hasyim Asyari selaku pendiri jam’iyah nahdlatul ulama’, dan semua bisa khusnul khotimah.

     

     

    hasan sorban

  • KECELAKAAN TUNGGAL DI REST AREA JALUR PACET BATU

    KECELAKAAN TUNGGAL DI REST AREA JALUR PACET BATU

    Pacet, InfokomBanserNU- Selasa, 31 Desember 2019. Telah terjadi kecelakaan tunggal di Rest area jalur Pacet – Batu Pukul 11.15 wib. Korban bernama Didik Eko Wahyu Wiranto alamat Dsn Serut DS Sukorame Kec. Sukorame Kab. Lamongan dan Ani Nur Safitri alamat Dsn Boworejo DS Cangkring Kec Bluluk Kab Lamongan.

    Pengendara mengalami rem blong dari jalur atas, kemudian banting kiri menuju rest area. Korban hanya mendapat luka ringan pd wajah dan 1 Unit motor matic rusak ringan. Korban saat ini di bawa ke RS Sumber Glagah dan motor korban kita serahkan pada pos polisi, kata petugas di Lapangan.

    Terimakasih buat anggota relawan Banser Tanggap Bencana ( BAGANA ) KAB Mojokerto, Welirang Komuniti Rescue dan LPBI-NU Kab. Mojokerto, yang telah tanggap dan siaga dalam antisipasinya mengenai kejadian tersebut.

    Demikian berita yang bisa disampaikan, perkembangan dan kabar selanjutnya akan diliput kembali.

    (kasiyanto.infokomBanserNU)

  • CUCU RASULULLAH MUHAMMAD SAW ADALAH SALAH SATU KORBAN RADIKALISASI ATAS NAMA AGAMA

    CUCU RASULULLAH MUHAMMAD SAW ADALAH SALAH SATU KORBAN RADIKALISASI ATAS NAMA AGAMA

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Setelah peristiwa berdarah di Karbala, ‘Ubaidillah bin Ziyad mengirim kepala Imam Husain ke Syam bersama para tawanan perempuan dan anak-anak dari Ahlul Bait as. Mereka ditempatkan di atas pelana-pelana, dengan wajah dan rambut mereka tersingkap.

    Singkat cerita, perjalanan kepala suci itu berhenti di suatu daerah yang terdapat biara milik seorang pendeta.Setiap kali berhenti untuk istirahat, para pengawal mengeluarkan kepala Imam Husain as dari peti dan menancapkannya di ujung tombak.
    Tombak itu lalu disandarkan pada biara.

    Lanjutan peristiwa pilu tersebut dicatat ulama hadits, Ibnu Hibban (w. 354 H)di kitab as-Sirah an-Nabawiyyah wa Akhbar al-Khulafa’, halaman 560-561 (bagian kitab ats-Tsiqat) berikut:

    فرأى الديراني بالليل نورا ساطعا من ديره إلى السماء، فأشرف على القوم وقال لهم: من أنتم؟ قالوا: نحن أهل الشام، قال:
    هذا رأس من هو؟ قالوا: رأس الحسين بن علي، قال: بئس القوم أنتم! والله لو كان لعيسى ولد لأدخلناه أحداقنا!

    Pendeta Nasrani itu menyaksikan cahaya terang di malam hari memancar ke langit dari biaranya. Ia lalu mendekati para pengawal seraya bertanya,
    “Siapakah kalian?” Jawab mereka, “Kami penduduk Syam”.
    Tanya pendeta, “Kepala ini, siapakah dia?” Jawab mereka, “Kepala Husain bin ‘Ali”.

    “Seburuk-buruk kaum adalah kalian”, kata sang pendeta. “Demi Allah, andai Isa mempunyai putra pasti kami masukkan ke laman-laman kami”.

    ثم قال: يا قوم! عندي عشرة آلاف دينار ورثتها من أبي وأبي من أبيه، فهل لكم أن تعطوني هذا الرأس ليكون عندي الليلة وأعطيكم هذه العشرة آلاف دينار؟ قالوا: بلى

    Kemudian ia berkata, “Wahai kaum, aku mempunyai 10.000 dinar yang aku warisi dari ayahku. Ayahku juga mewarisinya dari ayahnya.
    Maukah kalian berikan kepala ini kepadaku untuk satu malam ia bersamaku, dan untuk itu aku berikan pada kalian 10.000 dinar?
    ” Mereka jawab, “Iya”.

    فأحدر إليهم الدنانير، فجاءوا بالنقاد، ووزنت الدنانير ونقدت، ثم جعلت في جراب وختم عليه، ثم أدخل الصندوق

    Sang pendeta memberikan mereka dinar-dinar itu.Mereka mengupah tukang emas,maka dinar-dinar itu ditimbang dan diperiksa kemurnian/keasliannya.Kemudian dinar-dinar itu dimasukkan ke dalam kantong,diberi materai,dan dimasukkan ke dalam peti.

    وشالوا إليه الرأس، فغسله الديراني ووضعه على فخذه وجعل يبكي الليل كله عليه، فلما أن أسفر عليه الصبح قال: يا رأس! لا أملك إلا نفسي، وأنا أشهد أن لا إله إلا الله وأن جدك رسول الله، فأسلم النصراني وصار مولى للحسين

    Kemudian,mereka mengangkat kepala itu dan menyerahkannya kepada sang pendeta. Pendeta itu membersihkan kepala itu dan kemudian meletakkannya di atas ribaannya.Ia lebur dalam tangisan sepanjang malam.

    Menjelang Subuh, pendeta itu berkata,
    “Duhai kepala,tidak ada yang kumiliki melainkan diriku. Aku (dengan ini) bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan bahwa datukmu adalah utusan Allah”.
    Maka, pendeta Nasrani itu telah memeluk Islam dan menjadi pembantu Imam Husain as.

    Sesuai janji sang pendeta hanya satu malam, kepala penuh berkah itu lalu kembali diserahkan kepada para pengawal Yazid. Mereka menempatkan kepala Imam Husian as semula ke dalam peti. Setelah istirahat mereka beranjak pergi dari biara.
    Ibnu Hibban di halaman 561 melanjutkan:

    فلما قربوا من دمشق قالوا: نحب أن نقسم تلك الدنانير، لأن يزيد إن رآها أخذها منا،

    Saat mereka sudah dekat dari Damaskus, mereka berkata, “Kami ingin membagi-bagi dinar-dinar itu. Karena andai Yazid melihatnya, ia pasti mengambilnya dari kita”.

    ففتحوا الصندوق وأخرجوا الجراب بختمه وفتحوه، فإذا الدنانير كلها قد تحولت خزفا، وإذا على جانب من الجانبين من السكة مكتوب وَلا تَحْسَبَنَّ اللَّهَ غافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظَّالِمُونَ وعلى الجانب الآخر سَيَعْلَمُ الَّذِينَ ظَلَمُوا أَيَّ مُنْقَلَبٍ يَنْقَلِبُونَ

    Mereka membuka peti dan mengeluarkan kantong yang masih bermaterai itu lalu membukanya. Mereka mendapati seluruh kepingan dinar berubah menjadi serpihan keramik. Di salah satu sisi lorong yang mereka jejaki tertulis:

    وَلَا تَحْسَبَنَّ اللَّـهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظَّالِمُونَ

    “Dan janganlah sekali-kali kamu mengira Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim” (QS. Ibrahim [14]:awal ayat 42)

    Di sisi lain lorong tertulis:

    سَيَعْلَمُ الَّذِينَ ظَلَمُوا أَيَّ مُنقَلَبٍ يَنقَلِبُونَ

    “Orang-orang yang zalim itu kelak mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali” (QS. Asy-Syu‘ara’[26]:akhir ayat 227)

    قالوا: قد افتضحنا والله! ثم رموها في بردى نهر لهم، فمنهم من تاب من ذلك الفعل لما رأى، ومنهم من بقي على إصراره، وكان رئيس من بقي على ذلك الإصرار سنان بن أنس النخعي.

    Mereka berkata, “Demi Allah, kita sudah ketahuan”. Kemudian mereka melemparkan serpihan-serpihan keramik ke sungai Barada. Melihat keajaiban itu, sebagian mereka bertaubat dari apa yang mereka lakukan. Sebagian yang lain tetap mendesak. Kelompok ini dikepalai oleh Sinan bin Anas an-Nakha‘i.

    ثم أركب الأسارى من أهل بيت رسول الله صلى الله عليه وسلم من النساء والصبيان أقتابا يابسة مكشفات الشعور، وأدخلوا دمشق كذلك، فلما وضع الرأس بين يدي يزيد بن معاوية جعل ينقر ثنيته بقضيب كان في يده ويقول: ما أحسن ثناياه

    Para tawanan dari Ahlul Bait Rasulullah Saww yang terdiri dari perempuan dan anak-anak itu ditempatkan di atas pelana-pelana yang keras, rambut-rambut mereka tersingkap.
    Seperti itulah mereka digiring masuk ke Damaskus.
    Saat dipersembahkan kepala Imam Husain as di hadapan Yazid, ia mematuk gigi depan Imam Husain as dengan tongkat di tangannya seraya berkata, “Bagus nih gigi-giginya”.

    Referensi kitab:

    📕Muhammad bin Hibban bin Ahmad Abi Hatim al-Tamimi al-Basti, al-Tsiqat, juz 2 hal. 312-313, tahqiq: Muhammad ‘Abd al-Mu‘id Khan, cet. 1 (penerbit Dairah al-Ma‘arif al-‘Utsmaniyyah, 1393 H/1973 M)

    📕Abi Hatim Muhammad bin Ahmad at-Tamimi al-Basti, al-Sirah al-Nabawiyyah wa Akhbar al-Khulafa’, hal. 560-561, tashhih: Sayyid ’Aziz Bik dan kelompok ulama’, cet. 1 (Beirut: Muassasah al-Kutub al-Tsaqafiyyah, 1407 H/1987 M)~ Rahib/Pendeta Nasrani nan mulia… 🥺😢

    Seorang Pendeta Nasrani Syria yang shalih tertegun dan shock di depan gerejanya saat menyaksikan Kepala Imam Hussayn as diantara puluhan Kepala para Syuhaddah Karbala yang tertancap diujung-ujung tombaknya para pasukan terkutuk Yazid La yang baru datang dari padang Karbala-Iraq paska pertempuran yang sangat tak seimbang itu menuju Damaskus…

    Hamba Allah budiman tsb mengambil perbendaharaan gereja demi membayar dan menebus sejenak Kepala Imam Hussayn as agar bisa membersihkan Kepala Suci Imam Hussayn as berlumuran darah yang telah mengering bercampur dengan debu dan pasir di dalam gerejanya.
    Sambil tenggelam dalam isak tangisnya, Pendeta alim tsb memandikan dan membersihkan semua bagian dari Kepala Suci Al Hussayn as serta memberikan wangi-wangian diatas kepala nan Agung tsb sambil mengucapkan puji-pujian beserta syair duka mendalam atas musibah yang menimpa pelanjut estapet Pengorbanannya Ruhullah Isal as (Lord Jesus Christ) as…

    Setelah menyelesaikan pekerjaan mulianya yang menguras seluruh perasaan dan pikirannya, beliau telah menaruh Kepala Sucinya Imam Hussein as di dalam semacam box/kotak Indah yang berbau wangi dan menyerahkan kembali kepada komandan pasukan terkutuk tsb sambil berucap…

    “Demi Tuhan Penguasa semesta… Sekiranya kami kaum Nasrani mengetauhi adanya keledai keturunan dari seekor kedelai yang biasa ditunggangi oleh Ruhullah Isa/Lord Jesus saat menyiarkan Injil, maka kami akan menjaga dan mengasuh ya keturunan keledai tsb dengan sebaik-baiknya pemeliharaan dari kami dengan penuh Cinta Kasih!!!…” (Abi SORBAN) 

    Karena keadilan dan proses pertimbangan juga menjadi hal utama dalam berbagai sistem, platform seperti www.casinoscdn.com mengulas mekanisme transparan pada penawaran kasino berlisensi.

  • BANSER BAGANA, PAC GP ANSOR PACET DAN LPBI NU MOJOKERTO SIAGA DI GUNUNG PENANGGUNGAN PADA PERAYAAN HUT RI KE-75 PENGIBARAN MERAH PUTIH PANJANG 1000 METER

    BANSER BAGANA, PAC GP ANSOR PACET DAN LPBI NU MOJOKERTO SIAGA DI GUNUNG PENANGGUNGAN PADA PERAYAAN HUT RI KE-75 PENGIBARAN MERAH PUTIH PANJANG 1000 METER

     

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Lokasi titik rawan bantuan dan bencana Antara Bukit Bayangan dan Puncak Lereng Penanggungan yang sudah di isi oleh BAGANA (Banser Tanggap Bencana) SATKORCAB Mojokerto, PAC GP Ansor Pacet  dan LPBI NU Mojokerto serta relawan Lainnya.

    SORBANSANTRI.COM
    BANSER TANGGAP BENCANA DAN LPBI NU MOJOKERTO SIAGA DI LERENG PENAGGUNGAN

    Mengingat di Lokasi Lereng Gunung Penanggunan banyak sekali bebatuan yang rawan jatuh di Jalur pendakian menuju puncak penanggungan. Dan pada tanggal 17 Agustus 2020 ada momen pengibaran bendera sepanjang 1000 Meter dari puncak Penaggungan. Gelapnya malam dan Suhu Udara yang dingin berpotensi akan adanya Pendaki yang membutuhkan Bantuan dan Pertolongan pada Tim BANSER BAGANA dan relawan lainnya.

    SORBANSANTRI.COM
    SIAGA DI 20 METER MENUJU BUKIT BAYANGAN PENANGGUNGAN

    BAGANA (BANSER TANGGAP BENCANA) DAN LPBI MOJOKERTO siaga dan memberikan pertolongan pada para pendaki dengan cara evakuasi korban luka dan memberikan pengobatan, serta selalu memberikan himbauan pada para pendaki yang kebetulan pada saat itu sangat ramai pendaki. Diperkirakan pengunjung yang datang antara Tanggal 14-17 Agustus 2020 sudah mencapai 10.000 pendaki.

    Tercatat sampai pada tanggal 17 Agustus 2020 sudah ada 2 korban longsoran bebatuan dari atas akibat pijakan yang kurang kuat sehingga batu mengarah dan meluncur kebawah mengenai pendaki lainnya. Korban 1 Remaja Wanita bernama HUSNIA dari Kepanjen Malang yang mengalami Luka di lengan dan Bahu kiri, sehingga harus di gendong oleh BANSER BAGANA dalam pengevakuasian menuju titik Pos Pelayanan. Dan Korban yang kedua M. Feriyanto dari Wedoro Waru Sidoarjo yang mengalami Luka Pada Wajah indikasi adanya benturan dan harus ditandu oleh LPBI NU menuju UGD.

    Mudah-mudahan sahabat Banser dan relawan lainnya selalu diberi Kesehatan untuk mengawal pendaki dan siap dalam bencana. Tenaga dan pengorbanan para BANSER sangat luar biasa, dan kami sangat berterima kasih akan adanya BANSER dab LPBI NU Mojokerto dalam momen seperti ini. Ungkap salahsatu Pendaki yang berasal dari Malang. (abi SORBAN)