Tag: latin

  • Kenapa Negara Maju, Tidak Religius?

    Kenapa Negara Maju, Tidak Religius?

    wp.sorbansantri.com –Negara maju dalam dunia modern saat ini terkesan tidak religius, namun sebaliknya negara yang religius masih banyak yang statusnya masih negara berkembang atau tidak maju.

    Tentu menimbulkan banyak pertanyaan kenapa Amerika, Jepang, Korea, Swiss, Norwegia dan negara-negara maju yang lainnya itu seperti tidak peduli dengan religi?

    Negara maju yang dimaksud bukan hanya maju ipteknya dan finansial, tapi juga maju secara moral. Tapi, negara yang religius malah mendapati kemunduran moral, contoh India sebagai negara religius tapi kasus pemerkosaannya cukup tinggi, KDRT, bunuh diri, intimidasi, bullying dan sebagainya sering terjadi.

    Atau contoh lain adalah Amerika Latin, dimana negaranya cukup religius tapi kasus pembunuhannya paling tinggi. Bahkan negara timur tengah, negara yang cukup religius sering kali membuka sarana untuk perang. Kita tahu perang itu seperti apa, siapa yang mati dan menjadi korban? Wanita dan anak-anak sering menjadi korban perang.

    Nah, kenapa bisa seperti itu?

  • Ayo Jadi Beradab Saat Bertamu, Perhatikan Beberapa Adabnya!

    Ayo Jadi Beradab Saat Bertamu, Perhatikan Beberapa Adabnya!

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Islam adalah agama terlengkap dan semua teratur, termasuk dalam bertamu. Rasulullah SAW telah mengajarkan umatnya adab bertamu dalam kehidupan sehari-hari. Adab tersebut telah tertulis jelas dalam hadits-hadits, lalu diajarkan pada tiap generasi muslimin.

    Berikut adab bertamu berdasar hadits Rasulullah SAW, itu artinya begitulah Rasulullah mengajarkannya kepada kita:

    1. Tidak Berdiri Tepat di Depan Pintu

    Seorang tamu hendaknya berdiri di sisi kanan pintu, bukan tepat di depannya. Mengapa demikian? Karena jika pintu telah dibuka oleh tuan rumah, maka tamu tidak dapat melihat seluruh isi rumah. Selain itu, tamu tidak akan dapat melihat hal-hal yang tidak dibenarkan untuk dilihat.

    Adab ini tertulis dalam hadits berikut:

    كان رسول الله إذا أتى باب قوم لم يستقبل الباب من تلقاء و جهه و لكن ركنها الأيمن أو الأيسر و يقول السلام عليكم السلام عليكم

    Artinya: Adalah Rasulullah SAW apabila mendatangi pintu suatu kaum, beliau tidak menghadapkan wajahnya di depan pintu, tetapi berada di sebelah kanan atau kirinya dan mengucapkan assalamu’alaikum… assalamu’alaikum…”

  • Lafadz dan bacaan Adzan Arab, latin, artinya

    Lafadz dan bacaan Adzan Arab, latin, artinya

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com- Adzan merupakan panggilan bagi umat muslim sebagai penanda waktunya untuk menunaikan kewajiban salat fardu. adzan dikumandangkan oleh seorang muadzin setiap salat lima waktu.

    Ketika seorang muslim mendengarkan adzan maka disunahkan untuk menjawab adzan tersebut sebagaimana yang diucapkan oleh muazin, kecuali apabila muazin mengucapkan: “Hayya alash-shalah”, “Hayya alal-falah”, dan “Ashsalatu khairum minan-naum”.

    Di Indonesia sendiri hampir setiap tempat hanya berjarak beberapa kilometer sudah ada masjid atau mushola, bahkan adzan bisa dikumandangkan secara bersamaan.

    Ada hal yang menarik di Indonesia mengenai adzan, dimana, adzan adalah sebuah kumandang yang tidak akan pernah berhenti. Setiap daerah memiliki waktu adzan yang berbeda-beda. Sehingga suara ini akan terus berderu selama 24 jam tanpa henti.

    “Wa anum minallhi wa raslih ilan-nsi yaumal-ajjil-akbari annallha bar`um minal-musyrikna wa rasluh, fa in tubtum fa huwa khairul lakum, wa in tawallaitum fa’lam annakum gairu mu’jizillh, wa basysyirillana kafar bi’abin alm.”

    Artinya: “Dan (inilah) suatu permakluman daripada Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia pada hari haji akbar bahwa sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya berlepas diri dari orang-orang musyrikin.

    Kemudian jika kamu (kaum musyrikin) bertobat, maka bertaubat itu lebih baik bagimu; dan jika kamu berpaling, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu tidak dapat melemahkan Allah.

    Dan beritakanlah kepada orang-orang kafir (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih.”

    Berikut ini lafadz adzan:

    Arab:

    (٢x) اَللهُ اَكْبَرُ،اَللهُ اَكْبَرُ

    (٢x) أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّااللهُ

    (٢x) اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

    (٢x) حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ

    (٢x) حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ

    (١x) اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ

    (١x) لَا إِلَهَ إِلَّااللهُ

     

    Latin:

    Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (2x)

    Asyhadu allaa illaaha illallaah. (2x)

    Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah. (2x)

    Hayya ‘alashshalaah (2x)

    Hayya ‘alalfalaah. (2x)

    Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (1x)

    Laa ilaaha illallaah (1x)

    Artinya :

    Allah Maha Besar, Allah Maha Besar

    Aku menyaksikan bahwa tiada Tuhan selain Allah

    Aku menyaksikan bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah

    Marilah Sholat

    Marilah menuju kepada kejayaan

    Allah Maha Besar, Allah Maha Besar

    Tiada Tuhan selain Allah

    Kemudian, untuk lafadz adzan subuh ada kalimat yang ditambahkan, yakni

    Arab: اَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ

    Latin: Ash-shalaatu khairum minan-nauum

    Artinya: Sholat itu lebih baik dari pada tidur

    dan dibaca 2x setelah lafadz Hayya ‘alalfalaah

    (abi sorban)