Tag: LBMNU

Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama

  • LBMNU Mojokerto Gelar Bahsul Masail Membahas Modal Usaha Dengan Cara Berhutang

    Sorbansantri.com –Sooko– Malam (31/3) ba’da isya’ bertempat di Masjid Al Ikhsan dalam lingkungan Pondok Pesantren Al Ikhsan Brangkal, sekitar 100 Kiai muda dan Kiai sepuh se-Kabupaten Mojokerto hadir di Majlis diskusi Bahsul Masail Diniyyah LBMNU Kabupaten Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM

    Mereka berkumpul untuk membahas berbagai macam persoalan agama yang sedang musykil dan terjadi di tengah2 umat. Sehingga memerlukan pedoman untuk melangkah agar tetap berada dalam syariat agama islam dan tidak terjerumus ke dalam maksiat secara dhohir maupun batin, langsung ataupun tidak langsung. Agar mendapatkan hidayah dan ridlo Alloh SWT.

    Ada beberapa pertanyaan yang rencananya akan dibahas saat itu bagaimana hukum dan solusinya, akan tetapi sampai larut malam, bahkan satu persoalanpun baru usai dijawab, dengan sidang yang sangat kritis dan tajam. Pertanyaan pertama datang dari perwakilan LBMNU Kecamatan Sooko. “Deskripsi Masalah : Seorang pengusaha home industri sandal/sepatu menerima banyak pesanan, tapi modal kurang untuk memenuhi bahan baku. Untuk memenuhi kekurangan modal tersebut dia berhutang kepada salah satu pihak penyuplai bahan baku yang sebagian berupa bahan baku dan sebagian berupa uang untuk gaji karyawan. Kalau di total keseluruhan dari modal yang disiapkan bisa mencapai ratusan juta rupiah. Pertanyaan ; a. Apakah pengusaha tersebut wajib mengeluarkan zakat? Sedang dia punya banyak hutang. b. Jika wajib, maka termasuk jenis apa zakatnya? dan bagaimana cara menghitungnya ? (ranting Karangkedawang)”.

    Para musyawwirin yang dimoderatori oleh Gus Athoillah dari Jatirejo, dan sebagai Tim Perumus Gus Muhammad Rodli, Dr.HM.Nizar, Gus Abdul Ghoffar, Gus M.Ihsan, Gus Abdul Rozzaq. Dan selaku Musahhih adalah KH.Jamzuri, KH.Makmun AR dan KH. Mubayyin Syafi’i. dan anggota Musyawwirin terdiri dari delegasi MWCNU se Kabupaten Mojokerto, juga utusan dari berbagai Pondok Pesantren yang ada di Mojokerto. Nampak hadir pula para Kiai khas dari Mojokerto diantaranya KH. Masrikhan Asy’ary, Gus Taufiq, Gus Ahmad Syaifulloh, dll. Mereka berdiskusi ilmiah mengutarakan pendapatnya masing2 dengan berpijakan pada literatur Kitab2 Kuning sebagai rujukan. Tidak boleh ada pendapat tanpa menyertakan rujukan.

    SORBANSANTRI.COM

    Diskusi yang terjadi sangat kritis dan tajam karna masing2 musyawwirin meyakini pendapatnya masing2 yang mengacu pada literatur kitab yang mu’tabar, namun pada akhirnya mereka sepakat bahwa “bila barang tersebut telah diproses menjadi barang dagangan maka wajib mengeluarkan zakatnya namun bila pengusaha tersebut mempunyai hutang yang apabila dibayar tidak mencapai satu nishob, maka terjadi khilaf pendapat”.

    Ghiroh diskusi agama yang bersemangat, sampai melupakan waktu, tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 23.30 WIB, akhirnya acara pun ditutup dengan do’a. (red.slamet)

  • BANSER Adalah Menjaga Kedamaian NKRI

    BANSER Adalah Menjaga Kedamaian NKRI

    Nabi Muhammad Shollallahu Alaihi Wasallam bersabda : Mata-mata yang nanti tidak menangis di hari kiamat adalah mata yang tidak tidur karena menjaga keamanan.

    Doc.PC GP Ansor Sidoarjo

    SIDOARJO — Barisan Ansor Serbaguna (Banser) sedang berkumpul di Sidoarjo. Tepatnya, dengan titel acara Banser Bersholawat Bersama TNI-Polri untuk Kedamaian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di GOR Sidoarjo, Sabtu 14 Desember 2019, malam ini.

    “Mencintai Indonesia lahir batin, menyejukkan dengan Sholawat Nabi,” tulis akun resmi Banser Jawa Timur.

    Banser sebagai elemen penting dalam Gerakan Pemuda Ansor belakangan cukup banyak mendapat tantangan. Namun, dinamika eksistensi Banser di tengah masyarakat selalu mendapat perhatian.

    Bahkan, Habib Ali Al Jufri berpesan khsusu kepada Banser NU: “Kalian Sekarang Sedang Jihad di Jalan Allah”.

    Habib Ali Al-Jufri dalam ceramahnya pada acara Ramah Tamah dan Bedah Buku “‘Al-Insaniyyah Qabla Tadayun’ karya Habib Ali Zainal Abidin bin Abdurrahman Al Jufri, di UIN Walisongo Semarang, menyampaiakan rasa terima kasih kepada Banser NU yang telah menjaga keamamanan.

    Habib Ali Al Jufri, ulama asal Uni Emirat Arab ini, menyampaikan:

    “Terima kasih yang menjaga keamanan, yang berdiri di sini (Banser NU). Ini bukan cuma basa-basi saja. Apa yang niatnya jujur dari hati, yang kalian niatkan di dalam hati kalian, dan Allah mengetahui apa yang di hati. Di dalam pekerjaan yang kalian lagi lakukan sekarang ini, (yaitu) mengamankan manusia, menjaga bangsa dan negara, mencari ridhonya Allah, maka kalau niat seperti itu kamu sekarang sedang jihad di jalan Allah”.

    Nabi Muhammad Shollallahu Alaihi Wasallam bersabda : Mata-mata yang nanti tidak menangis di hari kiamat adalah mata yang tidak tidur karena menjaga keamanan.

    Maka semakin tinggi ketaqwaan, maka Allah akan mendidik kalian untuk menjaga yang lain. (Red) Sumber: https://pwnujatim.or.id/banser-bersholawat-di-gor-sidoarjo-bersama-tni-polri-untuk-kedamaian-nkri/

  • KETUA ANSOR SERUKAN KADER JANGAN PILIH BUPATI YANG DI USUNG DARI PARTAI PKS

    KETUA ANSOR SERUKAN KADER JANGAN PILIH BUPATI YANG DI USUNG DARI PARTAI PKS

    Mojokerto.Cyberaswaja.online – Pertarungan pilihan Bupati dan wakil bupati serentak di Indonesia sebentar lagi berlangsung. Memasuki Memasuki tahun politik 2020, memberikan sikap dan arahan tegas Ketua Ansor Cabang kepada Kadernya yang tersebar di wilayah kabupaten Mojokerto. Bertepatan pelaksanaan DTD (Diklat Terpadu Dasar) Banser (Barisan Ansor Serbaguna), dihadiri Tokoh Undangan, KH. Adzim Alwy (Ketua PC NU Kab.Mojokerto), KH.Manshur (Ketua MWC NU Jatirejo), Muspika Jatirejo, Bapak Kepala Desa Sumberagung, serta Banom NU Se Kec.Jatirejo. Dengan seksama mengikuti Pembukaan Acara terebut. 20/12/19.
    SORBANSANTRI.COM
    Doc.Ketua PC GP Ansor Pimpin Apel
    Pada sambutan sekaligus Pembukaan DTD Banser Di Kecamatan Jatirejo, Panglima Tertinggi Banser Kab.Mojokerto tersebut, menyampaikan dihadapan Puluhan Kader Kader Militan GP Ansor, BANSER, Tamu Undangan VIP serta tokoh tokoh NU, Toko Masyatakat beserta Banom Banom NU yang respon dengan tepuk tangan begitu meriah. “Salam Satu Komando Sahabatku, Pengkaderan di Ansor Banser terus menerus dilakukan, Hal ini adalah salah satunya membentengi NKRI, khususnya berkaitan menjelang tahun Politik 2020, Kader Ansor Jangan Pilih Pasangan Yang di Usung dari Partai PKS. Mereka secara ideologi berbeda dan berlawanan dengan Kita Ansor dan Nahdlatul Ulama (NU), oleh karena itu sikap harus tegas, membentengi NKRI dan NU, manut Kyai ne NU, bila perlu tahun politik 2020 kita Tengelamkan PKS. Apakah Sahabat2 siap…!! (Siap!!!/jawab PesertaApel) Salam Satu Komando”. Tegas Ketua PC GP Ansor Kab. Mojokerto, Gus Moh. Ali Nasikh.
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: tiga dari kiri jas hijau ketua PC NU
    SORBANSANTRI.COM
    Doc. Tamu Undangan VIP
    SORBANSANTRI.COM
    Doc. DTD Banser Kec.Jatirejo
    SORBANSANTRI.COM
  • KETUA PC GP ANSOR HADIRI DTD BANSER

    KETUA PC GP ANSOR HADIRI DTD BANSER

    Mojokerto. cyberaswaja.online– Pengkaderan Banser yang terus dilakukan sebagai salah satu bentuk Perjuagan GP Ansor dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab terus dilakukan di bumi mojopahit.

    Dihadiri dari beberapa Unsur undangan, Diantaranya terlihat Ketua PC NU Kab.Mojokerto, KH. Adzim, DPRD dari Fraksi PKB ibu IKA, Muspika dan tamu undangan dari Banom Banom NU. (20/12)

    SORBANSANTRI.COM
    Doc.Ketua PC GP Ansor Kab.Mojokerto Gus Ali

    Ketua PC GP Ansor memberikan sambutan sekaligus arahan yang jelas berkaitan pentingnya agenda DTD Banser di wilayahnya.

    “Kita Hari ini tidak berhenti dalam kaderisasi, totalitas dan loyalitas kepada Organisasi menjaga Marwah Nama Organisasi serta tetap Taat pada Kyai, sikap kita harus jelas, bendera kita harus jelas dalam perjuangan dan kaderisasi ke depan”, ungkap Gus Ali Nasikh selaku ketua PC GP Ansor Kab.Mojokerto

    SORBANSANTRI.COM
    Doc.Ketua PC.GP.Ansor Kab.Mojokerto

    Diklat Terpadu Dasar di Desa Sumber Agung Kec.Jatirejo ini diikuti sebanyak 90 peserta yang prosesi pelaksanaanya sampai 3 (tiga) hari 2(dua) malam.