Ngoro, wp.sorbansantri.com – Diera milinial seperti saat ini banyak pengaruh luar yang menyebabkan kita jauh dari peradaban apalagi mendekatkan diri kepada tuhan sang pencipta, kita yang awam apabila tanpa di dasari ilmu agama yang kuat pasti kita akan terbawa arus jaman bahkan tertindas oleh keadaan yang bisa menjerumuskan.
Maka untuk menyikapi problematika lingkungan warga sekitar biar tidak terpengaruh oleh budaya dunia luar pimpinan ranting Nahdlatul Ulama’ ranting kunjorowesi kususnya lembaga da’wah nahdlatul ulama’ (LDNU) mengadakan ngaji rutinan setiap hari selasa wage malam setelah mahrib sampai setelah isya’ yang bertempat di aula kantor sekretariat nu ranting kunjorowesi atau rumah abah suhadi.
wp.sorbansantri.com – Majlis wakil cabang nahdlatul ulama’ (MWCNU) kecamatan ngoro pada hari jum’at (18-02-2022) mengadakan kegiatan rutin jum’at paing yakni lailatul ijtima’ yang di bawah naungan lembaga da’wah nahdlatul ulama’ (LDNU) dimasjid BAITURROHMAH dusun perjito desa candiharjo kecamatan ngoro.
Dalam acara ini yang dihadiri oleh seluruh banom NU yang ada di kecamatan ngoro, baik di tingkatan ranting maupun ditingkatan PAC, para pejabat jajaran pemerintahan desa candiharjo, namun kali ini jajaran pengurus ranting NU candiharjo merasa kehilangan atas meninggalnya kader NU sekaligus selaku kepala dusun beliau adalah bapak anang sujiono.
wp.sorbansantri.com – Pada dasarnya semua mahluk hidup pasti akan mengalami kematian, termasuk manusia itu sendiri, namun manusia meninggal dunia berbeda dengan mahkuk lainnya, manusia meninggal dunia dengan bermacam macam sebab, ada yang karena bencana alam, kecelakaan, sakit, dan lain sebagainya.
Maka untuk menyikapi problematika tentang tata cara untuk menangani jenazah, Pimpinan ranting nahdlatul ulama’ (PRNU) kunjorowesi pada hari minggu (20-02-2022) mengadakan pelatihan pemulasaran jenazah yang bertempat di aula TPQ AL ANWAR dusun kandangan desa kunjorowesi kecamatan ngoro, acara ini yang di gagas oleh lembaga da’wah nahdlatul ulama’ (LDNU) ranting kunjorowesi.
Adapun maksud dan tujuan diadakannya pelatihan ini adalah agar supaya warga nahdliyin tau dan mengerti tentang hukum-hukum memandikan, mengkafani, mensholati dan mengubur jenazah, dan agar supaya warga nahdliyin mau mengerjakan atau mau merawat jenazah tidak canggung lagi, betul betul mengerti ilmu yang sebenarnya, bukan Cuma sekedar “katanya”
Sorbansantri.com — Pengurus MWCNU Ngoro Mojokerto yang di gerakan oleh Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama Ngoro untuk melestarikan budaya dan amaliyah Annahdliyah khususnya ngaji kitab kuning rutin tiap hari selasa yang bertempat di gedung MWCNU Ngoro.
Rutinan kali ini selasa(30/11/2021) di mulai seperti biasanya yaitu ba’da sholat isya’ yang di ikuti oleh pengurus MWCNU, LDNU, serta lembaga dan banom banom NU yang ada di Ngoro.
Gus Abdun Nafi’ selaku ketua LDNU Ngoro menginformasikan bahwa kegiatan ngaji rutin ini selain untuk menambah ilmu tentang keagamaan juga sebagai ajang silaturohim antar pengurus dari semua kader NU yang ada di ngoro.
Selain itu beliau juga menegaskan rutinan ini juga sebagai sarana kirim doa kepada para muassis NU dan keluarga para jamaah yang hadir serta mengajak jamaah untuk menjaga supaya rutinan ini bisa istiqomah sampai generasi anak cucu dan mudah mudahan sampai akhir jaman.
“acara rutinan ini selain untuk silaturrahmi mari kita gunakan untuk bermunajat kepada allah karena di dalam rutinan ini kita tidak ngaji kitab saja akan tetapi kita isi dengan istighosah dan kirim doa buat para muassis NU dan kususnya keluarga kita, beliau juga berharab mudah mudahan acara rutinan ini bisa langgeng dan istiqomah sampai generasi anak cucu kita lebih lebih ila yaumil qiyamah” tegas beliau
Kali ini yang mengisi kajian kitab Lubabul Hadist adalah KH Jawawi Anwar, di bab ke 39 membahas tentang rintihan dan jeritan para ahli kubur ketika di alam barzah.
Para jamaah dengan tekun dan khusu’ mendengarkan kajian kitab kuning ini sampai tepat pukul 21:00wib di tutup dengan doa.(hasan sorban,)
Ahad, 12 Januari 2020 telah dilaksanakan Pengajian Rutin oleh LDNU PCNU Kabupaten Mojokerto bekerjasama dengan LDNU MWCNU Kecamatan Pacet. Pengajian yang bertempat di Masjid Al Ikhlas Desa Petak Kecamatan Pacet ini dihadiri kurang lebih 2000 jamaah dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, Pengurus LDNU tiap-tiap Kecamatan, Pengurus MWCNU Pacet, Bapak Camat Pacet, Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor dan IPNU-IPPNU dan jamaah rutin dari berbagai Kecamatan di wilayah Kabupaten Mojokerto.
Sebelum acara dimulai dibuka dengan Khotmil Qur’an oleh PAC JQH (Jam’iyyatul Qurra wal Huffaz) Kecamatan Pacet dan Pembacaan Sholawat Nabi oleh PAC ISHARI Kecamatan Pacet.
Kesuksesan itu tidak luput dari koordinasi yang baik antara pengurus NU dan masyarakat khususnya warga Desa Petak sebagai tuan rumah. Pengurus MWCNU Pacet dan LDNU-nya jauh-jauh hari telah mempersiapkan dan berkoordinasi dengan Banom-banom, Takmir Masjid dan pihak keamanan.
Mengingat masjid Al Ikhlas lokasinya tepat ditepi jalan raya utama Mojosari – Pacet Maka tidaklah heran kalau urusan keamanan Lalu lintas dibackup oleh Satkoryon Banser Kecamatan Pacet dan juga dibantu Linmas setempat, pastinya tak luput dari pantauan Polsek Pacet.
Nabi Muhammad Shollallahu Alaihi Wasallam bersabda : Mata-mata yang nanti tidak menangis di hari kiamat adalah mata yang tidak tidur karena menjaga keamanan.
Doc.PC GP Ansor Sidoarjo
SIDOARJO — Barisan Ansor Serbaguna (Banser) sedang berkumpul di Sidoarjo. Tepatnya, dengan titel acara Banser Bersholawat Bersama TNI-Polri untuk Kedamaian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di GOR Sidoarjo, Sabtu 14 Desember 2019, malam ini.
“Mencintai Indonesia lahir batin, menyejukkan dengan Sholawat Nabi,” tulis akun resmi Banser Jawa Timur.
Banser sebagai elemen penting dalam Gerakan Pemuda Ansor belakangan cukup banyak mendapat tantangan. Namun, dinamika eksistensi Banser di tengah masyarakat selalu mendapat perhatian.
Bahkan, Habib Ali Al Jufri berpesan khsusu kepada Banser NU: “Kalian Sekarang Sedang Jihad di Jalan Allah”.
Habib Ali Al-Jufri dalam ceramahnya pada acara Ramah Tamah dan Bedah Buku “‘Al-Insaniyyah Qabla Tadayun’ karya Habib Ali Zainal Abidin bin Abdurrahman Al Jufri, di UIN Walisongo Semarang, menyampaiakan rasa terima kasih kepada Banser NU yang telah menjaga keamamanan.
Habib Ali Al Jufri, ulama asal Uni Emirat Arab ini, menyampaikan:
“Terima kasih yang menjaga keamanan, yang berdiri di sini (Banser NU). Ini bukan cuma basa-basi saja. Apa yang niatnya jujur dari hati, yang kalian niatkan di dalam hati kalian, dan Allah mengetahui apa yang di hati. Di dalam pekerjaan yang kalian lagi lakukan sekarang ini, (yaitu) mengamankan manusia, menjaga bangsa dan negara, mencari ridhonya Allah, maka kalau niat seperti itu kamu sekarang sedang jihad di jalan Allah”.
Nabi Muhammad Shollallahu Alaihi Wasallam bersabda : Mata-mata yang nanti tidak menangis di hari kiamat adalah mata yang tidak tidur karena menjaga keamanan.
SORBAN SANTRI- Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama’ yang berperan sebagai pelaksana kebijakan Nahdlatul Ulama’khususnya yang berkaitan dengan bidang dakwah yang menganut faham ahlussunnah wal jamaah Kab. Mojokerto, menyelenggarakan acara JIHAD (ngaJIaHADan) di Masjid “Riyadlus Sholikhin” Dusun Paras Desa Kembang Belor Kec. Pacet Kab. Mojokerto.
Acara JIHAD tersebut dihadiri 1600 Jama’ah serta tamu Undangan yang berasal dari Kabupaten Mojokerto. Satkoryon Banser Pacet menurunkan 20 an BALANTAS dalam acara yang digelar di Masjid “Riyadlus Sholikhin” Paras Kembang Belor.
Pelaksanaan apel satkoryon Banser Pacet sebelum kegiatan pelayanan dan pengamanan
Adapun kajian yang diperoleh dalam acara pengajian ahadan (JIHAD) adalah:
Ibadah adalah merupakan buahnya ilmu dan faedahnya umur.
Ibadah tampa dengan ilmu mardudun ( di tolak) sedangkan umur tampa di gunakan untuk ibadah tidak ada manfaatnya.
Ibadah merupakan sarana seseorang menjadi kekasihnya Allah.
Ciri seseorang yg mulia dan agung di sisi Allah adalah rajin beribadah
Hidup yang selalu pasrah kepada Allah akan senantiasa tenang.
Sebagai manusia syariatnya tetap berusaha dan ihtiyar walaupun pada hakekatnya semua kehendak Allah. Contoh orang yg sakit tetap berusaha berobat untuk sembuh tapi ingat bukan obat atau dokder yg membuat sembuh melaikan Allah swt.
Tidak semua doa yg kita panjatkan di kabulkan Allah di dunia , tapi yakin semua akan di tetimakan kelak di akhetat. Seandainya semua doa manusia di ijabah sekaligus yakin kehidupan manusia akan rusak dan hancur.
Semoga kegiatan LDNU dalam acara Ngaji Ahadan (JIHAD) dapat istiqomah dan menjadi sumber ilmu serta silaturrokhim antar jama’ah dan kiai di Kabupaten Mojokerto. Aamiin Ya Robbal’alamiin… (abi SORBAN)
cyberaswaja.online- Ada hikmah dibalik Allah memberikan bala-cobaan, diantaranya adalah makin ditinggikannya derajat seseorang yang telah berhasil melalui ragam cobaan.
Yah kira-kita begitulah kondisi PCNU Brebes saat ini, setelah kian lama melakukan ikhtiyar penataan kembali sel-sel yang telah lama tertidur dengan ragam pengkaderan, pengaktifan kembali lembaga-lembaga dibawah naugannya hingga penataan MWC sampai tingkat rantingnya, dibawah kepemimpinan Bapak KH. M. Aqsho, kini mulailah nampak betapa PCNU Brebes makin kelihatan kinerjanya, berwibawa dan amat dirasa nampak sumbangsihnya kepada masyarakat Brebes khususnya.
Hampir semua lembaga dibawah kendali beliau bekerja dengan sungguh-sungguh dengan semangat baru melalui proses panjang, diantaranya LBM, LP Ma’arif, RMI, LDNU, PC NUcare LAZISNU, Aswaja Center NU dan ragam lembaga lainnya.
Foto dibawah adalah gambaran petapa penataan manajemen PC NUcare LAZISNU Brebes dibawah kendali Bapak H. M. Wahib Isma sudah sesuai dengan amanah yang diberikan pada lembaga yang dipimpinnya.
Walau nilainya tak begitu banyak, semoga sedikit sumbangan yang disalurkan kepada para korban ROB AIR LAUT Desa Randusanga Brebes bisa menjadi tauladan bagi yang lain untuk saling “fastabiqul khoiroot”.
Tak ketinggalan pula PAC Muslimat Bulakamba ikut andil dalam penggalangan donasi tersebut. Semoga kegiatan kemanusiaan yang dilaksanakan dihari sabtu 13 Juni 2020 pukul 10.00 benar-benar diterima oleh Allah Ta’ala dan bisa bermanfaat bagi para korban, dan semoga para pemberi shodaqoh semoga makin diberkahi dan ditambah rizqinya oleh Allah Ta’ala أمين. (PCNU BREBES)
Mojokerto.Cyberaswaja.online – Pertarungan pilihan Bupati dan wakil bupati serentak di Indonesia sebentar lagi berlangsung. Memasuki Memasuki tahun politik 2020, memberikan sikap dan arahan tegas Ketua Ansor Cabang kepada Kadernya yang tersebar di wilayah kabupaten Mojokerto.
Bertepatan pelaksanaan DTD (Diklat Terpadu Dasar) Banser (Barisan Ansor Serbaguna), dihadiri Tokoh Undangan, KH. Adzim Alwy (Ketua PC NU Kab.Mojokerto), KH.Manshur (Ketua MWC NU Jatirejo), Muspika Jatirejo, Bapak Kepala Desa Sumberagung, serta Banom NU Se Kec.Jatirejo. Dengan seksama mengikuti Pembukaan Acara terebut. 20/12/19.
Doc.Ketua PC GP Ansor Pimpin Apel
Pada sambutan sekaligus Pembukaan DTD Banser Di Kecamatan Jatirejo, Panglima Tertinggi Banser Kab.Mojokerto tersebut, menyampaikan dihadapan Puluhan Kader Kader Militan GP Ansor, BANSER, Tamu Undangan VIP serta tokoh tokoh NU, Toko Masyatakat beserta Banom Banom NU yang respon dengan tepuk tangan begitu meriah.
“Salam Satu Komando Sahabatku, Pengkaderan di Ansor Banser terus menerus dilakukan, Hal ini adalah salah satunya membentengi NKRI, khususnya berkaitan menjelang tahun Politik 2020, Kader Ansor Jangan Pilih Pasangan Yang di Usung dari Partai PKS. Mereka secara ideologi berbeda dan berlawanan dengan Kita Ansor dan Nahdlatul Ulama (NU), oleh karena itu sikap harus tegas, membentengi NKRI dan NU, manut Kyai ne NU, bila perlu tahun politik 2020 kita Tengelamkan PKS. Apakah Sahabat2 siap…!! (Siap!!!/jawab PesertaApel) Salam Satu Komando”. Tegas Ketua PC GP Ansor Kab. Mojokerto, Gus Moh. Ali Nasikh.
Foto: tiga dari kiri jas hijau ketua PC NUDoc. Tamu Undangan VIPDoc. DTD Banser Kec.Jatirejo
Mojokerto. cyberaswaja.online– Pengkaderan Banser yang terus dilakukan sebagai salah satu bentuk Perjuagan GP Ansor dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab terus dilakukan di bumi mojopahit.
Dihadiri dari beberapa Unsur undangan, Diantaranya terlihat Ketua PC NU Kab.Mojokerto, KH. Adzim, DPRD dari Fraksi PKB ibu IKA, Muspika dan tamu undangan dari Banom Banom NU. (20/12)
Doc.Ketua PC GP Ansor Kab.Mojokerto Gus Ali
Ketua PC GP Ansor memberikan sambutan sekaligus arahan yang jelas berkaitan pentingnya agenda DTD Banser di wilayahnya.
“Kita Hari ini tidak berhenti dalam kaderisasi, totalitas dan loyalitas kepada Organisasi menjaga Marwah Nama Organisasi serta tetap Taat pada Kyai, sikap kita harus jelas, bendera kita harus jelas dalam perjuangan dan kaderisasi ke depan”, ungkap Gus Ali Nasikh selaku ketua PC GP Ansor Kab.Mojokerto
Doc.Ketua PC.GP.Ansor Kab.Mojokerto
Diklat Terpadu Dasar di Desa Sumber Agung Kec.Jatirejo ini diikuti sebanyak 90 peserta yang prosesi pelaksanaanya sampai 3 (tiga) hari 2(dua) malam.