Tag: masjid

  • KEGIATAN SANTUNAN YATIM DAN DHUAFA OLEH MASJID NURUL IMAN PACET MOJOKERTO

    KEGIATAN SANTUNAN YATIM DAN DHUAFA OLEH MASJID NURUL IMAN PACET MOJOKERTO

    cyberaswaja.online- NUZULUL QUR’AN DI MASJID NURUL IMAN PACET MOJOKERTO kali ini sudah diadakan dari tahun 80 an dari statusnya masih musholla sampai jadi masjid dan sampai sekarang. Semua pengurus TA’MIR MASJID NURUL IMAN PACET UTARA ( PACET NGGAPUK ) beserta santri dan remas HISNURI ( Himpunan Santri Nurul Iman ) saling bersinergi dan bekerjasama dalam kegiatan tersebut.

    Acara Nuzulul Qur’an ini bertempat di Masjid Nurul Iman yang dihadiri semua jama’ah masjid, persiapan sudah dimulai sebelum datangnya bulan suci ramadhan 1441 H dan mulai terlihat aktivitasnya sejak pagi (Sabtu, 09 Mei 2020). Kegiatan ini adalah rutinan yang selalu diadakan di masjid Nurul Iman tiap tahun di bulan ramadhan.

    Dalam acara tersebut, memang lain dari tahun-tahun sebelumnya dikarenakan pandemi corona covid-19. Untuk itu panitia menghimbau kepada jama’ah utuk menjaga jarak dan mewajibkan membawa masker serta sajadah sendiri-sendiri. yang tahun-tahun kemarin bisa makan bersama, sekarang sudah dipersiapkan panitia bungkusan yang berisi snack dan nasinya.

    Tujuan dari diadakannya acara tersebut adalah syiar agama Alloh yaitu Dinnul Islam. dalam kegiatan tersebut juga selalu disisipkan kiriman do’a untuk jama’ah dan tokoh-tokoh yang sudah meninggal yang aktif berperan dalam menegakkan syiar agama di daerah pacet khususnya Jama’ah seperti KH. Abdul Muin (alm).

    Kegiatan ini diharapkan agar bisa istiqomah dan menjadi tradisi budaya syiar agama islam, untuk itu pengurus ta’mir melakukan pembinaan keagamaan terus menerus kepada generasi berikutnya apalagi kawasan tersebut adalah jantungnya tempat persinggahan dan persewaan villa. (hisnuri)

  • MEWABAH KE RANTING PACET, TIM GUGUS COVID-19 PCNU KAB. MOJOKERTO

    MEWABAH KE RANTING PACET, TIM GUGUS COVID-19 PCNU KAB. MOJOKERTO

    SORBAN Infokom- TIM GUGUS COVID-19 PCNU KAB. MOJOKERTO tanggal 16 April 2020 mulai acara Pembagian sembako. Kegiatan ini melibatkan semua elemen dari yang paling atas di jajaran organisasi NU dari lembaga dan BANOM NU. Dalam hari ini dari tingkat Kabupaten sampai dengan tingkat yang paling bawah yaitu anak ranting. Semua bergerak untuk memberikan rasa nyaman dan rasa aman kepada masyarakat yang tengah menghadapi wabah covid 19.

    Ada beberapa hal yang melatar belakangi diadakannya kegiatan tersebut, yaitu amanah dari PBNU untuk memastikan kesehatan dan juga masalah yang paling penting dalam hal ini adalah masalah pangan,kesehatan dan lain sebagainya di tengah wabah covid 19 ini. Tentu sangat berat bagi masyarakat terkait dengan ekonominya, ketahanan pangan, ini yang paling penting!.Ungkap Gus Zamroni Umar selaku pengurus TIM GUGUS COVID-19 PCNU KAB. Mojokerto Beliau juga mengajak bersama-sama bergerak serentak tanpa memandang dari lembaga atau organisasi lain.

    SORBANSANTRI.COM
    Gus Zamroni Umar selaku pengurus TIM GUGUS COVID-19 PCNU KAB. Mojokerto

    Kegiatan yang diadakan oleh TIM Gugus Covid-19 PCNU Kab.Mojokerto ini berlangsung selama 5 hari, mulai tanggal 16 April 2020 dan berakhir di tanggal 23 April 2020,sabtu dan minggu libur karena ada kegiatan yang lain. Tapi ini hanya sebagai pematik awal dan berharap masing-masing Majlis Wakil Cabang dan Ranting bergerak secara mandiri untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada semua masyarakat mulai dari tingkat yang paling bawah.

    Sasaran wilayah itu 18 MWCNU yang ada di kab. Mojokerto ini maka, pada tahap pertama ini TIM Gugus COVID-19 membagikan 4000 sembako di 200 ranting. Dan ini adalah Sinergi dari semua elemen baik Lembaga dan Banom NU. Alhamdulillah TIM Gugus COVID-19 sudah melakukan pembagian 5.000 masker dan penyemprotan disinfektan yang laksanakan secara masif oleh BANSER, ANSOR, LPBI, IPNU, FATAYAT dan dari semua elemen dibawah naungan NU, sudah ada sekitar 1000 masjid dan tempat ibadah yang secara rutin sudah dilakukan jadwal penyemprotan.

    Dan harapan diadakan kegiatan seperti ini, Negara hadir ditengah-tengah masyarakat menghadapi wabah covid-19 serta lebih bijaksana agar masyarakat dapat jaminan ketahanan dan pangan jaminan kesehatan. Apalagi di Mojokerto yang sudah masuk zona merah mulai tanggal 14 April 2020 kemarin,tentu harus kita hadapi dan menjadi tugas yang berat bagi semua lapisan masyarakat. Pemerintah harus bertindak nyata bergerak secara cepat dan tepat. (red. abi)

  • LAZISNU MWC NU PACET BAGIKAN HAND SANITIZER

    LAZISNU MWC NU PACET BAGIKAN HAND SANITIZER

    SORBAN Infokom – Ditengah maraknya pemberitaan dan kabar tentang virus Corona ( covid-19) Sahabat Anas Atas nama perwakilan Lazisnu MWC pacet dan Sahabat Yusril sebagai perwakilan IPNU/IPPNU Pacet, ikut berpartisipasi dalam pembagian hand sanitiser.Acara pembagian sanitizer ke masjid-masjid dimulai pukul 13.00 wib ( selesai sholat jum’at) sampai pukul 17.00 wib. (Jum’at, 27 Maret 2020)
    kegiatan tersebut dimulai dari berkumpulnnya tim di graha NU pacet ke timur sampai Desa Cembor, ke utara Desa Pandan, terakhir ke selatan Desa Pacet.

    Sasaran tujuan utama adalah masjid tiap-tiap jalur yang disebutkan tadi dan yang diutamakan masjid jalur raya yang sering didatangi jama’ah dari luar kota.
    Adapun agenda yang dilakukan adalah untuk mendukung progam NU PEDULI dalam hal tanggap covid-19 agar dapat meminimalisir penyebaran virus corona khususnya di Kawasan Pacet. Sahabat Anas berharap LAZIZNU MWC Pacet bisa berperan aktif dalam mencegah penyebaran virus covid-19 dan tentunya wabah corona segera berakhir. ( red. abi SorBan Infokom )

  • KETIKA VIRUS CORONA MEMBUNGKAM WAHABI

    KETIKA VIRUS CORONA MEMBUNGKAM WAHABI

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN Infokom |

    Oleh Ayik Heriansyah

    Setelah menyaksikan pemerintah Arab Saudi memerintahkan agar masjid-masjid di Arab Saudi dikosongkan, kecuali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, masihkah kaum Wahabi di Indonesia menuduh NU sebagai kelompok ahlul bid’ah?! Setelah menyaksikan pemerintah Arab Saudi melarang umrah, thawaf dan sa’i, masihkah kaum Wahabi di Indonesia menuduh NU sebagai kelompok ahlul bid’ah?!

    Lalu setelah mendengar Menteri Urusan Agama Islam Arab Saudi memerintahkan shalat jenazah di kuburan, masihkah kaum Wahabi di Indonesia menuduh NU sebagai kelompok ahlul bid’ah?! Setelah negara Qatar dan Uni Emirat Arab menutup semua masjid, masihkah kaum Wahabi di Indonesia menuduh NU sebagai kelompok ahlul bid’ah?!

    Bukankah menutup masjid, melarang umrah, thawaf, sa’i dan menshalatkan jenazah di kuburan itu, bid’ah?! Bukankah Nabi saw, sahabat dan generasi salafus shalih tidak pernah melakukan hal yang demikian?! Mengapa kaum Wahabi di Indonesia diam seribu bahasa menyaksikan bid’ah terbesar yang dilakukan oleh negara-negara “sunnah” di Arab?! Atau Apakah kaum Wahabi di Indonesia tidak punya istilah syar’i untuk membenarkan bid’ah-bid’ah tersebut?

    Kemudian ketika mendengar Hai’ah Kibaril Ulama Arab Saudi, Ulama senior Al Azhar, lembaga fatwa Qatar, Kuwait, UEA, dan MUI, mengeluarkan fatwa agar mengganti shalat jum’at dengan shalat zhuhur, menghimbau agar masjid-masjid tidak menyelenggarakan shalat berjama’ah. Merenggangkan shaf shalat dengan jarak 1 – 4 meter. Membawa sajadah sendiri-sendiri. Membasuh tangan dengan cairan sanitizer setelah wudlu, masihkah kaum Wahabi mengatakan NU organisasinya ulama-ulama liberal?!

    Bukankah mengganti shalat jum’at dengan shalat zhuhur karena alasan kemashlahatan, menghimbau masjid-masjid tidak menyelenggarakan shalat berjama’ah, merenggangkan shaf shalat, membawa sajadah sendiri-sendiri dan membasuh tangan dengan cairan sanitizer setelah wudlu, itu semua pemikiran liberal?!

    Setelah pemerintah Italia mengerahkan daya upayanya melawan virus corona. Setelah Perdana Menteri Italia mengatakan semua langkah duniawi sudah dilakukan, dan berharap kepada langit untuk menghentikan wabah corona, masihkah kaum Wahabi di Indonesia mengatakan tradisi istighatsah, shalawatan dan tahlil yang diamalkan warga NU untuk mengetuk pintu langit, sebagai amalannya ahlul bid’ah?!

    Kaum Wahabi di Indonesia, diam seribu bahasa. Seolah-olah membenarkan bid’ah yang dilakukan negara Arab Saudi yang sebenarnya bid’ah hasanah karena mereka tidak mau mengakui kebenaran dan keberadaan bid’ah hasanah. Bid’ah yang sudah ada sejak zaman Nabi, sahabat dan salafus shalih.

    Al-Hafidh Ibnu Hajar al-Asqalani (w. 852 H) mengatakan dalam kitab Fathul Bari :
    والتحقيق أنها أن كانت مما تندرج تحت مستحسن في الشرع فهي حسنة وأن كانت مما تندرج تحت مستقبح في الشرع فهي مستقبحة وإلا فهي منقسم المباح وقد تنقسم إلى الأحكام الخمسة
    Dan yang pasti bid’ah itu jika masuk di bawah yang dianggap baik dalam syara` maka ia adalah hasanah dan jika masuk di bawah yang dianggap buruk dalam syara maka ia adalah buruk dan jika tidak (tidak masuk dalam keduanya) maka ia bagian dari hal mubah dan bid’ah itu terbagi kepada hukum yang lima.

    Bahwa bid’ah hasanah itu ada dan syar’i. Tanpa disadari kaum Wahabi sendiri sudah mengamalkannya. Diakui atau tidak.

    Bandung, 20 Maret 2020

    (LDNU Banjar)

  • Puisi Riyanto Sosok Pemuda Banser NU yang Jadi Pahlawan Orang-Orang Kristen

    Puisi Riyanto Sosok Pemuda Banser NU yang Jadi Pahlawan Orang-Orang Kristen

    cyberaswaja.online– Sedih. ..

    Kamu terbunuh bukan di masjid kawan..
    Tapi di gereja..
    Bukan untuk muslim..
    Tapi untuk kristian..
    Bukan dg panji teriakan takbir
    Tapi menjaga penggema lagu lagu gereja

    Sedih..
    Karna jarang yg sepertimu..
    Kenapa kamu memilih jalan itu?
    Bagaimana kamu ini..

    Kamu di caci..
    Tapi tak peduli..
    Kamu di benci.. kematianmu jadi ledekan..
    Bagaimana kamu ini..

    Tapi..kawan..

    😓
    Jalan mu yg berbedalah yg membuat perubahan
    Tanpa teriakan, tanpa picingan mata, tanpa rasa takut
    Kamu merdeka untuk menjadikan islammu sbg agama kemanusiaan
    Tanpa belenggu..

    Andai kamu tahu kawan..
    Banyak yg lebih berani darimu, tapi bukan di jalanmu
    Keberanianmu beda, tanpa rantai belenggu pembodohan..

    Darimu aku belajar..
    Agama diciptakan untuk manusia..
    Tak mungkin manusia diciptakan untuk agama..
    Agar sepertimu
    Menjadikan agamamu, sarana untuk memanusiakan saudaramu

    Ahk.. kawan..
    Aku tak melihatmu dari sisi dunia
    Semoga tenang kau disana..
    Selamanya..

    Allahumma..firlahu.. warhamhu..wa afihi..wafu’anhu.
    Amin…  

    (red.rijalul aswaja NU)

    #HubbuWatonMinal_iman
    #RiyantoBanser
    #NahdlatulUlama

  • Takmir Masjid se-Kecamatan Pacet “NGAJI BARENG”.

    Takmir Masjid se-Kecamatan Pacet “NGAJI BARENG”.

    SORBANSANTRI.COM15 Desember 2019. Giat Rutin Koordinasi Masjid dibawah naungan Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul ulama (LTMNU) MWCNU Pacet dihadiri oleh Pengurus Takmir Masjid, Takmir Musholla se-Kecamatan Pacet dan juga dihadiri jajaran Syuriah dan Tanfidziyah MWCNU Pacet yang bertempat di Masjid Sabilul Muttaqin Desa Pandanarum.SORBANSANTRI.COMKegiatan tersebut dilaksanakan setiap Ahad Wage, adapun rangkaian acara tidak hanya diisi dengan membaca istighosah dan Tahlil, tapi juga di isi dengan Ngaji Kitab Taqrib dan Ngaji Fiqih Kemasyarakatan bertujuan untuk menambah wawasan para Takmir.SORBANSANTRI.COMTak seperti biasanya, Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bapak bupati yang di wakili Asisten 3 memberikan bantuan untuk Adminitrasi Koordinasi Masjid. Semua atas izin Alloh SWT.SORBANSANTRI.COMSahabat-Sahabat Banser dari Satuan Koordinasi Rayon Banser Kecamatan Pacet juga terlihat di sekeliling Masjid untuk pengamanan Lalu lintas.

    sepi ing pamrih rame ing gawe