Tag: masyhur

  • KEALIMAN SAYYIDATUNA AISYAH

    KEALIMAN SAYYIDATUNA AISYAH

    SORBANSANTRI.COM

    sorbansatri.com – Sejak munculnya lirik lagu tentang istri Baginda Rasulullah , Sayyidah Aisyah, banyak orang kemudian mencari sosoknya. Mereka menemukan berbagai tulisan antara yang mengkritik dan yang memuji kehidupan Sayyidah.

    Beliau memang sosok yang banyak ditulis dalam berbagai kitab. Penulis temukan misalnya, Ad-Durru al-Stamin min Sirah Sayyidah ‘Aisyah Umm al-Mu’minin Radhiallah ‘Anha, dari Markaz Buhust wa Dirasat. As-Sirah al-Mu’atharah fi Manaqib Ummi al-Mu’minin Aisyah, karya Turki bin Hasan. Qoshirah al-Waidh al-Andalusi fi Manaqib umm al-Mu’minin Al-Ashdiqah al-Aisyah, karya Abi Imran Musa. Dan banyak sekali kitab yang menceritakan beliau.

    Beberapa tahun yang lalu saya membaca buku yang ditulis oleh seorang al-mustasyriq (orientalis), saya lupa judul bukunya. Ia banyak tuduhan yang kurang baik, bahkan sangat tidak pantas kepada Nabiyuna dan Ummahatul Mu’minin, terutama kepada Sayyidah Aisyah, terkait dengan umur pernikahannya, umur Nabi dan lainnya. Mengapa anggapan ini muncul, karena penulis ini, membaca dan membandingkan dengan perempuan zamannya (modern, zaman ini), tidak melihat bagaimana kondisi perempuan pada masa Sayyidah Aisyah lahir, juga perempuan sebelum kelahiran beliau, dan juga mungkin beberapa tahun setelah beliau tiada.

  • Kita Lebih Keren Daripada Malaikat, Itu Mahsyur!

    Kita Lebih Keren Daripada Malaikat, Itu Mahsyur!

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com – Nabi pernah bersabda, “Nanti pada zaman akhir itu orang-orangnya pada top-top. Bahkan aku rindu dengan umatku yang ada di akhir zaman.”
    Perkataan dari Nabi SAW tersebut pun mengundang tanya dari para sahabat. Para sahabat bertanya, “Bukankah itu adalah malaikat..?”
    Nabi menjawab, “Malaikat beriman itu wajar, sebab dia berada disamping Allah, kalau tidak beriman sangat keterlaluan.”
    “Kalau begitu para Nabi..?”
    Lalu Nabi pun menjawab, “Kalau Nabi sangat wajar kalau beriman, sebab mereka dapat wahyu dan pernah melihat Malaikat Jibril.”
    Dan para sahabat pun bertanya kembali yang ketiga kalinya kepada Nabi.
    “Kalau begitu para sahabat..?”
    Nabi pun kembali menjawab, “Kalian beriman itu karena saya yang mendidik.”
    “Lalu yang Anda maksud siapa..?”, tanya Sahabat
    Gus Baha’ menjelaskan bahwa Nabi begitu bangga dengan umat akhir zaman. Nabi Muhammad SAW mengatakan kepada para sahabat, “Umatku yang hidup di akhir zaman. Dia itu orang yang tidak pernah melihatku, tapi tetap beriman denganku. Tidak pernah melihat surga tapi meminta surga. Tidak pernah melihat neraka tapi ternyata takut dengannya.”
    Ternyata satu hal saja yang membuat umat akhir zaman menjadi lebih hebat dari para malaikat dan Nabi itu adalah mempunyai kepercayaan pada Nabi SAW yang tidak se-zaman dengan mereka.
    “Jadi, hanya modal percaya/yakin saja. Jadi, itu malah keren sebab hanya modal percaya atau yakin saja. Ngono lho khin…” pungkas Gus Baha’
    اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ۞ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ ۞ وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ والنَّاصِرِ الحَقِّ بِالحَقِّ ۞ وَالهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ المُسْتَقِيمِ ۞ وَعَلَى آلِهِ وَاَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيمِ ۩
    (pengajian gus baha’)