Tag: memilih

  • Pengantin Baru Memasuki Babak Baru dalam Kehidupan

    Pengantin Baru Memasuki Babak Baru dalam Kehidupan

    wp.sorbansantri.com – Pernikahan adalah momen istimewa yang menggambarkan awal dari petualangan baru dalam kehidupan. Bagi pasangan pengantin baru, langkah pertama menuju kehidupan selanjutnya penuh dengan harapan, mimpi, dan tantangan yang menarik.

    Setelah melewati prosesi pernikahan yang indah dan penuh makna, kini saatnya bagi pengantin baru untuk memasuki babak baru dalam kehidupan mereka. Ini adalah saat di mana cinta mereka diuji melalui berbagai pengalaman dan perjalanan bersama.

    Dalam perjalanan menuju kehidupan selanjutnya, pengantin baru sering dihadapkan dengan banyak keputusan penting, seperti memilih tempat tinggal, merencanakan keuangan keluarga, dan menetapkan tujuan bersama. Semua ini menjadi landasan yang kuat untuk membangun hubungan yang harmonis dan langgeng.

    Tidak hanya itu, pengantin baru juga harus mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai perubahan dan tantangan yang mungkin muncul di sepanjang jalan. Komunikasi yang baik, kerjasama, dan dukungan satu sama lain menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai situasi yang dapat menguji hubungan mereka.

    Meskipun ada tantangan, pengantin baru juga dipenuhi dengan harapan dan optimisme akan masa depan yang cerah bersama. Bersama-sama, mereka berkomitmen untuk saling mendukung, tumbuh bersama, dan menciptakan kenangan indah dalam setiap langkah perjalanan mereka.

    Sebagai simbol pengabdian dan cinta yang mendalam, perjalanan pengantin baru menuju kehidupan selanjutnya bukan hanya tentang merayakan cinta, tetapi juga tentang membangun fondasi yang kokoh untuk masa depan yang bahagia dan penuh makna. (AI sorban)

  • Analisis Petarungan Pilbub Kabupaten Mojokerto: Ikfina vs. Gus Barra dalam Konteks Peta Politik

    Analisis Petarungan Pilbub Kabupaten Mojokerto: Ikfina vs. Gus Barra dalam Konteks Peta Politik

    wp.sorbansantri.com – Pemilihan Bupati (Pilbub) Kabupaten Mojokerto menghadirkan pertarungan politik yang menarik antara Ikfina dan Gus Bara, dua figur yang mewakili latar belakang politik dan sosial yang berbeda. Dalam menganalisis dinamika petarungan ini, penting untuk melihatnya dalam konteks peta politik dan dinamika kekuatan politik di Kabupaten Mojokerto.

    1. Latar Belakang Politik Ikfina: Ikfina merupakan politisi yang telah lama berkecimpung dalam dunia politik lokal. Dia memiliki jaringan politik yang kuat di tingkat daerah dan telah mengukir reputasi sebagai pemimpin yang fokus pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi daerah. Dukungan dari partai politik lokal dan nasional menjadi salah satu kekuatan utama Ikfina dalam Pilbub ini.
    2. Latar Belakang Politik Gus Bara: Gus Bara, di sisi lain, merupakan figur yang lebih dikenal dalam ranah keagamaan dan sosial. Meskipun tidak memiliki pengalaman politik yang panjang, namun dukungannya dari kelompok-kelompok keagamaan dan sosial di Kabupaten Mojokerto membuatnya menjadi kandidat yang memiliki basis massa yang kuat. Isu-isu keadilan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil, dan pendekatan partisipatif menjadi fokus utama kampanye Gus Bara.
    3. Dinamika Peta Politik di Kabupaten Mojokerto: Kabupaten Mojokerto memiliki lanskap politik yang beragam, dengan berbagai kepentingan dan dinamika yang perlu diperhatikan. Di satu sisi, terdapat basis pendukung tradisional yang cenderung memilih berdasarkan afiliasi politik dan jaringan yang telah terjalin. Di sisi lain, terdapat pemilih yang lebih terbuka terhadap isu-isu keadilan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.
    4. Strategi Kampanye dan Isu-isu Utama: Dalam menghadapi Pilbub, Ikfina lebih menekankan pencapaian infrastruktur dan pembangunan ekonomi sebagai basis kampanyenya. Sementara Gus Bara lebih menonjolkan isu-isu sosial, keadilan, dan partisipasi masyarakat sebagai strategi untuk memperoleh dukungan dari segmen pemilih yang lebih responsif terhadap isu-isu tersebut.
    5. Dinamika Debat dan Perkembangan Terkini: Debat publik antara kedua kandidat menjadi ajang penting dalam menyoroti perbedaan visi dan misi mereka. Isu-isu seperti pengelolaan sumber daya alam, pendidikan, kesehatan, dan akses layanan publik menjadi titik-titik perdebatan yang menarik perhatian masyarakat.

    Dengan demikian, Pilbub Kabupaten Mojokerto tidak hanya menjadi ajang pertarungan antara individu, tetapi juga merupakan cerminan dari dinamika politik dan kepentingan masyarakat di tingkat lokal. Analisis peta politik ini menjadi penting bagi pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana dinamika kekuatan politik memengaruhi hasil Pilbub dan arah pembangunan di masa depan.(AI Sorban)

  • KEALIMAN SAYYIDATUNA AISYAH

    KEALIMAN SAYYIDATUNA AISYAH

    SORBANSANTRI.COM

    sorbansatri.com – Sejak munculnya lirik lagu tentang istri Baginda Rasulullah , Sayyidah Aisyah, banyak orang kemudian mencari sosoknya. Mereka menemukan berbagai tulisan antara yang mengkritik dan yang memuji kehidupan Sayyidah.

    Beliau memang sosok yang banyak ditulis dalam berbagai kitab. Penulis temukan misalnya, Ad-Durru al-Stamin min Sirah Sayyidah ‘Aisyah Umm al-Mu’minin Radhiallah ‘Anha, dari Markaz Buhust wa Dirasat. As-Sirah al-Mu’atharah fi Manaqib Ummi al-Mu’minin Aisyah, karya Turki bin Hasan. Qoshirah al-Waidh al-Andalusi fi Manaqib umm al-Mu’minin Al-Ashdiqah al-Aisyah, karya Abi Imran Musa. Dan banyak sekali kitab yang menceritakan beliau.

    Beberapa tahun yang lalu saya membaca buku yang ditulis oleh seorang al-mustasyriq (orientalis), saya lupa judul bukunya. Ia banyak tuduhan yang kurang baik, bahkan sangat tidak pantas kepada Nabiyuna dan Ummahatul Mu’minin, terutama kepada Sayyidah Aisyah, terkait dengan umur pernikahannya, umur Nabi dan lainnya. Mengapa anggapan ini muncul, karena penulis ini, membaca dan membandingkan dengan perempuan zamannya (modern, zaman ini), tidak melihat bagaimana kondisi perempuan pada masa Sayyidah Aisyah lahir, juga perempuan sebelum kelahiran beliau, dan juga mungkin beberapa tahun setelah beliau tiada.

  • Pancasila Selaras dengan Syari’at

    Pancasila Selaras dengan Syari’at

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Jika ada yang membenturkan Pancasila dengan Islam maka jelas ia tidak paham Pancasila dan Islam. Jika ada yang mempermasalahkan agama dan nasionalisme bahkan menganggap nasionalisme tidak ada dalilnya maka jelas ia tidak memahami inti sari ajaran agamanya walau berkedok ahli agama. Yang teriak NKRI kafir, thaghut, mengatakan Pancasila simbol berhala maka perlu ngaji lagi.

    Pancasila itu sangat selaras dengan syari’at bahkan Pancasila itu perwujudan dari syari’at. Pancasila itu ajaran langit yang sudah membumi. Perwujudan dari ajaran Islam rahmatan lil ‘alamin ‘ala Nusantara. Dengan Pancasila, syari’at Islam bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari tak sebatas hanya pesan yang menggantung dilangit.

    Coba, mana butirnya yang bertentangan dengan Islam? Sila keberapa yang bermasalah dan menabrak syari’at Islam? Dari sisi mananya sehingga mengatakan Pancasila itu simbol kekufuran? Pancasila itu bukan agama tapi menyatukan antar pemeluk agama. Jika setia mengamalkan nilai-nilai Pancasila bukan berarti menandingi ajaran agama. Tidak tepat jika membandingkan norma Pancasila dengan norma agama. Tidak tepat jika memberikan pilihan untuk memilih Pancasila ataukah Islam. Ini pilihan yang jungkir balik sebab Pancasila itu berisi poin-poin ajaran Islam.

  • ANTISIPASI WARGA NU MOJOKERTO MENGHADAPI STRATEGI TIPU MENJELANG PILBUB 2020 periode 2021-2024

    ANTISIPASI WARGA NU MOJOKERTO MENGHADAPI STRATEGI TIPU MENJELANG PILBUB 2020 periode 2021-2024

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Pasangan CABUB dan CAWABUB akan ada interaksi dengan masyarakat baik langsung maupun tidak langsung. Seperti pemasangan Baliho berukuran besar, sosialisasi menyampaikan Visi dan Misi Dll.

    Hal tersebut memang sangat efektif dalam memperoleh suara dalam pemilihan nanti. Ironisnya bahkan dalam usaha untuk memperoleh dukungan dan perolehan suara, ternyata masih banyak dilakukan cara-cara licik dan
    samar (abu-abu), walaupun sebenarnya bertentangan dengan hati nurani.

    Pepatah mengatakan “maling teriak maling atau srigala berbulu domba” serta berusaha menyamakan langkah dan berbaur dengan masyarakat. Seperti mengatakan “kami ini saudara mu dalam berorganisasi, maka pilihlah kami”
    kira-kira seperti itu bahasa sederhananya.

    [irp posts=”5841″ name=”UJIAN NYATA PKPNU DILAKSANAKAN MENJELANG PILBUB 2020″]

    Pendekatan seperti ini akan semakin banyak dilakukan kebeberapa organisasi-organisasi sebagai ujian yang pernah ikut dalam Pengkaderan terlebih-lebih warga NU, bahkan pendekatan ini akan masuk sampai tingkat rumah-rumah.

    Seperti kita ketahui NU adalah organisasi terbesar yang pastinya tidak luput dari sasaran pendekatan tersebut, baik itu Lembaga ataupun BANOM, semuanya tidak akan luput dari Rayuan, Tabiat Licik, Tipu Muslihat, dsb. Walaupun juga ada yang benar-benar memperjuangkan dan mewakili masyarakat.

    [irp posts=”6040″ name=”BERIKAN APRESIASI IJTIMA ULAMA KE-IV, PKS TERNYATA MENDUKUNG AGENDA KHILAFAH”]

    Mojokerto bisa dikatakan pusat centralnya organisasi NU, hal ini bisa diketahui karena banyak dan hidupnya kegiatan pada Lembaga dan Banom yang secara rutin diadakan sampai pada tingkat Anak Ranting. Dan bisa dikatakan pula kekuatan NU yang ada di Dunia ini pusatnya ada di Mojokerto yang dulunya adalah Pusat pemerintahan kerajaan Majapahit. Dimana Adab, Tata krama serta budaya timur masih melekat bersama Masyarakat yang rata-rata warganya adalah NU.

    Untuk itu redaksi SORBAN SANTRI berharap agar semua Lembaga dan Banom untuk memperkuat Gerakan sebagai Pagar Baja benteng NU, agar mengenali para calon yang akan bertarung dan yang terpenting adalah Partai yang mendukung, yang mengusung.

    • Mana yang sesuai dengan Aqidah Aswaja NU.
    • Mana Partai yang jelas-jelas berseberangan atau bertentangan dengan  Aqidah Aswaja NU.
    • Mana Partai yang orang-orangnya mendukung khilafah.
    • Mana Kelompok yang ingin mengganti IDEOLOGI.

    [irp posts=”4331″ name=”ALASAN IKUT HTI, MENGAPA DUKUNG KHILAFAH?”]

    Oleh karena itu, redaksi SORBAN SANTRI akan membagikan 3 cara bagaimana memilih pemimpin yang akan bertarung diPILBUB 2020 periode 2021-2024:

    1. Kenali Profilnya
    2. Ketahui Partai Pengusung dan Pendukungnya
    3. Jangan tertipu label NU

    Semoga bangsa kita selalu diberkahi… dijauhkan dari kelompok yang ingin menghancurkan negeri dan menjadi negara yang ‘Baldatun Thoyyibatun Wa Rabbun Ghafur’ Aamiin Ya Robbal’alamiin.. (red. abi SORBAN)

    [irp posts=”1494″ name=”KETUA ANSOR SERUKAN KADER JANGAN PILIH BUPATI YANG DI USUNG DARI PARTAI PKS”]