Tag: menghormati

  • Menggali Hikmah dari Sidang Cerai, Teuku Ryan dan Ria Ricis: Menyuarakan Perlindungan Anak di Era Konten Digital

    Menggali Hikmah dari Sidang Cerai, Teuku Ryan dan Ria Ricis: Menyuarakan Perlindungan Anak di Era Konten Digital

    wp.sorbansantri.com – Ketegangan antara Teuku Ryan dan Ria Ricis telah memunculkan sorotan baru dalam ranah hiburan Indonesia, menyoroti isu sensitif tentang penggunaan anak dalam konten media sosial. Konflik ini, yang awalnya terjadi karena perbedaan pandangan tentang batasan penggunaan anak dalam konten, akhirnya mengakibatkan retaknya rumah tangga mereka. Namun, di balik drama perceraian ini, terselip hikmah yang mengingatkan kita akan pentingnya perlindungan anak di era digital.

    Perdebatan antara Teuku Ryan dan Ria Ricis mencerminkan dilema yang lebih besar dalam industri konten digital, di mana penggunaan anak dalam konten media sosial seringkali menjadi kontroversi. Ryan, yang dikenal sebagai advokat anak, menegaskan pentingnya menghormati hak anak untuk privasi dan perlindungan dari eksploitasi. Sementara itu, Ricis cenderung melihat anak sebagai alat untuk popularitas dan pendapatan.

    Laman: 1 2

  • Contoh penulisan KODE ETIK dalam website

    Contoh penulisan KODE ETIK dalam website

    Berikut contoh pembuatan Kode Etik dalam website

    Kode Etik Website-Anda.com

    Selamat datang di Website-Anda.com. Sebagai platform yang berkomitmen untuk menyajikan konten yang bermanfaat dan berintegritas kepada pengguna kami, kami memiliki Kode Etik yang kami pegang teguh. Kode Etik ini membimbing perilaku dan praktik kami dalam menyediakan layanan kepada pengguna kami. Berikut adalah prinsip-prinsip utama dari Kode Etik kami:

    1. Kualitas Konten:

    • Kami berkomitmen untuk menyajikan konten yang akurat, informatif, dan bermanfaat kepada pengguna kami.
    • Setiap konten yang kami publikasikan melalui website kami akan melalui proses editorial yang cermat dan teliti.

    2. Keberagaman dan Inklusivitas:

    • Kami menghargai keberagaman pendapat dan perspektif. Kami akan menciptakan lingkungan yang inklusif di mana semua orang merasa didengar dan dihormati.
    • Kami akan berupaya untuk merefleksikan keragaman masyarakat dalam konten kami dan mempromosikan pengertian yang lebih baik antara berbagai kelompok.

    3. Keterbukaan dan Transparansi:

    • Kami akan beroperasi dengan keterbukaan dan transparansi yang tinggi. Informasi tentang proses editorial, sumber informasi, dan kepentingan apa pun yang mempengaruhi konten kami akan diberikan dengan jelas kepada pengguna kami.
    • Kami akan merespons dengan cepat atas masukan, saran, dan keluhan dari pengguna kami.

    4. Keamanan Data:

    • Kami akan melindungi informasi pribadi pengguna kami dengan menggunakan praktik keamanan data terbaik.
    • Kami akan menghormati privasi pengguna kami dan tidak akan menyebarkan informasi pribadi tanpa izin mereka.

    5. Ketertanggungjawaban:

    • Kami akan bertanggung jawab atas setiap konten yang kami publikasikan dan akan mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki setiap kesalahan yang kami buat.
    • Kami akan mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku serta menjunjung tinggi etika jurnalisme dalam setiap kegiatan kami.

    6. Netralitas dan Keterlepasan:

    • Kami akan tetap netral dan independen dalam melaporkan berita dan menyajikan opini. Kami tidak akan memihak kepada pihak manapun dan akan berusaha untuk menghindari konflik kepentingan.

    7. Komunitas dan Partisipasi:

    • Kami akan membangun dan memelihara komunitas yang sehat di sekitar website kami, mendorong diskusi yang beradab dan konstruktif.
    • Kami akan memberikan kesempatan bagi pengguna kami untuk berpartisipasi aktif dalam konten kami melalui fitur komentar, forum, atau platform interaktif lainnya.

    Dengan mematuhi Kode Etik ini, kami berharap dapat menjaga kepercayaan pengguna kami dan terus menyediakan layanan yang bernilai bagi komunitas kami. Terima kasih atas dukungan Anda dan kesediaan untuk menjadi bagian dari website-anda.com.

  • Ayo Jadi Beradab Saat Bertamu, Perhatikan Beberapa Adabnya!

    Ayo Jadi Beradab Saat Bertamu, Perhatikan Beberapa Adabnya!

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Islam adalah agama terlengkap dan semua teratur, termasuk dalam bertamu. Rasulullah SAW telah mengajarkan umatnya adab bertamu dalam kehidupan sehari-hari. Adab tersebut telah tertulis jelas dalam hadits-hadits, lalu diajarkan pada tiap generasi muslimin.

    Berikut adab bertamu berdasar hadits Rasulullah SAW, itu artinya begitulah Rasulullah mengajarkannya kepada kita:

    1. Tidak Berdiri Tepat di Depan Pintu

    Seorang tamu hendaknya berdiri di sisi kanan pintu, bukan tepat di depannya. Mengapa demikian? Karena jika pintu telah dibuka oleh tuan rumah, maka tamu tidak dapat melihat seluruh isi rumah. Selain itu, tamu tidak akan dapat melihat hal-hal yang tidak dibenarkan untuk dilihat.

    Adab ini tertulis dalam hadits berikut:

    كان رسول الله إذا أتى باب قوم لم يستقبل الباب من تلقاء و جهه و لكن ركنها الأيمن أو الأيسر و يقول السلام عليكم السلام عليكم

    Artinya: Adalah Rasulullah SAW apabila mendatangi pintu suatu kaum, beliau tidak menghadapkan wajahnya di depan pintu, tetapi berada di sebelah kanan atau kirinya dan mengucapkan assalamu’alaikum… assalamu’alaikum…”

  • MENGHORMATI DAN BUKAN MINTA DIHORMATI.MENGHORMATI DAN BUKAN MINTA DIHORMATI.

    MENGHORMATI DAN BUKAN MINTA DIHORMATI.MENGHORMATI DAN BUKAN MINTA DIHORMATI.

    Sorbansantri. Com – Minta dihormati akan dinilai jahat.
    Menghormati akan dinilai terhormat.

    Minta dihormati akan dinilai keangkuhan beragama.
    Menghormati akan dinilai kemuliaan agama.

    Minta dihormati itulah cermin lemahnya iman.
    Menghormati itulah cermin kuatnya iman.

    Minta dihormati itulah cermin busuknya hati.
    Menghormati itulah cermin bagusnya budi pekerti.

    Minta dihormati adalah ciri kesombongan hati.
    Menghormati adalah ciri kerendahan hati.

    Minta dihormati adalah ciri gagalnya toleransi beragama.
    Menghormati adalah suksesnya toleransi beragama.

    Minta dihormati akan dinilai gila hormat, moral rusak.
    Menghormati akan dinilai sangat bijak.

    Minta dihormati malah dibalas tidak akan dihormati.
    Menghormati malah dibalas akan semakin dihormati.

    Minta dihormati akan merusak kemanusiaan.
    Menghormati akan berkasih sayang didalam kemanusiaan.

    Minta dihormati adalah ciri hampa hakikat agama.
    Menghormati adalah ciri suksesnya hakikat agama.

    Minta dihormati dgn mematikan rezeki, apalagi rezeki orang kecil, diancam penjara dan denda puluhan juta, yang satunya bilang warung makan hanya boleh buka malam dan yang satunya lagi bilang boleh buka tapi jangan pamer makanan, lalu berteriak hormatilah kami, itulah bentuk zalimnya seseorang beragama.
    Menghormati dan malah menolong orang kecil dalam mencari rezeki, itulah bentuk kemuliaan seseorang beragama.

    Minta dihormati itulah yg dibenci Tuhan.
    Menghormati itulah yg menjadi kekasih Tuhan.

    Saling menghargai, saling bertoleransi, saling menghormati dan ciptakanlah agama cinta.
    Lupakan perselisihan, lupakan perbedaan, mari kita bergandengan tangan didalam agama cinta.
    Tidak ada yg lebih indah dari pada cinta.

    SALAM DAMAI….
    BHINNEKA TUNGGAL IKA…🇲🇨🇲🇨🇲🇨

    Anwar-Sorban

  • BAB AHLUS SUNNAH WALJAMA’AH

    BAB AHLUS SUNNAH WALJAMA’AH

    wp.sorbansantri.com – Kita sering mendengar kta Ahlus Sunnah Waljamaah (Aswaja) tp tak jarang tdk mengerti apa artinya..

    Mari kita bahas perkataan ttg Aswaja.

    1. Ahlu: keluarga, golongan atau pengikut.
    2. Sunnah: sesuatu yang bersumber dari Rasulullah baik ucapan, tindakan maupun pengakuan dari Rasulullah.

    Knp kita hrs berpegang teguh pada alquran dan AS sunnah… Inilah jawabannya:

    لقد تركت فيكم امرين لن تضلوا ما ان تمسكتم بهما كتاب الله وسنة رسوله (رواه مالك)

    ” Sesungguhnya aku telah tinggalkan 2 perkara utkmu kamu tdk akan sesat selama kamu semua berpegang teguh kepada keduanya yakni al Quran dan AS sunnah”

    1. WA: huruf athof yg py makna ma’iyah atau yg biasa disebut wawu ma’iyah yg artinya beserta atau bersama.
    2. Al jama’ah: kumpulan atau kelompok para sahabat nabi, tabi’in dan tabi’in tabi’in.

    Kenapa kita hrs berkelompok atau berjamaah.. Tentu dalil ini sbg jwbn orang2 yg koar2 g usah NU²an yg penting Islam

    Sabda Nabi:

    من اراد بحبوحة الجنة فيلزم الجماعة (رواه الترمذي)

    ” Barangsiapa yg ingin mendapatkan kehidupan yg Damai di surfa, maka hendaklah ia mengikuti al jamaah (kelompok yg menjaga kebersamaan dan menebar kasih sayang)”.

    Jadi bila digabung semuanya maka Aswaja artinya adalah orang² atau golongan yang selalu setia mengikuti & berpegang teguh pada sunnah Rasulullah SAW sbgmn yg dipraktekkan, di laksanakan dan diajarin para sahabat, para tabi’in dan tabi’it tabi’in.

     

    Aswaja itu dalam hal aqidah, fiqih dan tasawuf mengikuti ulama salaf yakni salafussalih bukan ulama selfi apalagi ulama saleb.

     

    NU didirikan oleh para ulama atau kyai yang basicnya adalah jebolan pondok pesantren. Pondok Pesantren adalah tradisi warisan wali 9 dan tradisi wali 9 adalah tradisi ahlusSunnah waljamaah.

     

    Jadi jagan heran bila NU itu sangat menghormati tradisi/kearifan lokal negeri ini, krn NU menganggap bahwa adat/tradisi suatu negeri sbg ciri khas /pengenal sebuah negeri.

     

    Faham Aswaja yg di motori oleh NU dan Muhammadiyah pada awalnya adalah menangkal masuknya gerakan pembaharuan dalam Islam yg tak segan2 mengatakan musyrik, bid’ah sesat pd tradisi kita dan tidak segan² pl mengkafirkan orang yang tidak sepaham dengan golongannya..

     

    Siapa mereka…???

    Jawabnya Wahabi…

    Faham Wahabi sebelum lahirnya NU dan MD sangat mempengaruhi kehidupan bangsa ini, faham tersebut didengungkan oleh pendiri SI (syarikat Islam) yaitu HOS Cokroaminoto dg dibantu oleh leluhur salah satu gubernur di negeri ini.

     

    Kalau orang benci NU atau MD serta memiliki ciri2 anti adat budaya negeri ini serta mudah mengkafirkan orang lain maka dpt dipastikan org, golongan atau kelompok trsbt adalah Wahabi atau Wahabi KW.. Yang sedang berkamuflase…

    Org yg peduli dg NU dan mau mengurusi NU maka akan dianggap santrinya mbah Hasyim dan akn didoakan supaya bs masuk syurga..

    Klo yg doain itu waliyullah… Knp kita tdk bersemangat utk berjuang melalui panji NU…???? (abi sorban)

    Siapa kita???

    Aswaja

    Pancasila???

    Jaya

    NKRI???

    Harga mati

  • Menghormati Ulama Apa Syirik?

    Menghormati Ulama Apa Syirik?

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online- Lagi-lagi untuk yang kesekian kali mereka menghukumi Muslim yang tidak berbuat syirik dituduh syirik.

    Mari kita pelajari hadisnya lebih dalam bersama dengan analisanya, tentu analisa dari ahli hadis dan ulama Fikih:

    ﻋَﻦْ ﺃَﻧَﺲِ ﺑْﻦِ ﻣَﺎﻟِﻚٍ، ﻗَﺎﻝَ: ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺟُﻞٌ: ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ اﻟﻠَّﻪِ اﻟﺮَّﺟُﻞُ ﻣِﻨَّﺎ ﻳَﻠْﻘَﻰ ﺃَﺧَﺎﻩُ ﺃَﻭْ ﺻَﺪِﻳﻘَﻪُ ﺃﻳﻨﺤﻨﻲ ﻟَﻪُ؟ ﻗَﺎﻝَ: «ﻻَ»، ﻗَﺎﻝَ: ﺃَﻓَﻴَﻠْﺘَﺰِﻣُﻪُ ﻭَﻳُﻘَﺒِّﻠُﻪُ؟ ﻗَﺎﻝَ: «ﻻَ»، ﻗَﺎﻝَ: ﺃَﻓَﻴَﺄْﺧُﺬُ ﺑِﻴَﺪِﻩِ ﻭَﻳُﺼَﺎﻓِﺤُﻪُ؟ ﻗَﺎﻝَ: «ﻧَﻌَﻢْ»

    Dari Anas bin Malik bahwa ada seseorang yang berkata: “Wahai Rasulullah, jika diantara kami bertemu dengan saudaranya atau kawannya apakah membungkuk?” Nabi menjawab: “Jangan!”. Ia bertanya: “Apakah berdiri dan mencium?” Nabi menjawab: “Jangan!”. Ia bertanya apakah bersalaman?” Nabi menjawab: “Ya” (HR Tirmidzi).

    Dari hadis ini ulama Syafi’iyah tidak ada yang menghukumi syirik. Maksimal makruh dan ada sisi dibolehkan:

    (ﻗَﻮْﻟُﻪُ: ﻭﺣﻨﻲ اﻟﻈَّﻬْﺮِ ﻣَﻜْﺮُﻭﻩٌ) ﻗَﺎﻝَ اﻟﺸَّﻴْﺦُ ﻋِﺰُّ اﻟﺪِّﻳﻦِ ﺑْﻦُ ﻋَﺒْﺪِ اﻟﺴَّﻼَﻡِ ﺗَﻨْﻜِﻴﺲُ اﻟﺮُّءُﻭﺱِ ﺇﻥْ اﻧْﺘَﻬَﻰ ﺇﻟَﻰ ﺣَﺪِّ اﻟﺮُّﻛُﻮﻉِ ﻓَﻼَ ﻳُﻔْﻌَﻞُ ﻛَﺎﻟﺴُّﺠُﻮﺩِ ﻭَﻻَ ﺑَﺄْﺱَ ﺑِﻤَﺎ ﻳَﻨْﻘُﺺُ ﻋَﻦْ ﺣَﺪِّ اﻟﺮُّﻛُﻮﻉِ ﻟِﻤَﻦْ ﻳُﻜْﺮِﻡُ ﻣِﻦْ اﻟْﻤُﺴْﻠِﻤِﻴﻦَ

    Membungkukkan punggung adalah makruh. Syekh Izzuddin bin Abdussalam berkata: “Merendahkan kepala jika sampai batas ruku’ (lurus kepala, leher, pundak dan bokong) maka tidak boleh dilakukan, seperti sujud. Jika membungkuk tidak sampai batas ruku’ (seperti gambar santri di bawah) maka tidak apa-apa bagi orang yang memuliakan kalangan Muslimin” (Syekh Syaubari, Hamisy Asna Al-Mathalib, 4/186)

    •] Gambar di bawah yang diklaim Syirik adalah para sahabat kami Santri Lirboyo yang sedang menyambut KH Anwar Mansur untuk dijadikan pegangan karena usia beliau sudah sepuh (semoga Allah memberikan kesehatan dan panjang umur untuk beliau). Sebenarnya semua pesantren melakukan hal itu semua. Lihatlah apakah mereka sampai ruku’? Sekali lagi amati dengan jelas!!! Tidak sampai ruku’ karena posisi kepala lebih tinggi dari pada punggung. Anehnya pada gambar orang Saudi yang sama-sama membungkuk kepada raja-raja dan ulama mereka, kok tidak dihukumi Syirik?!(KH. Ma’ruf khozin)