Tag: Mojokerto

  • Haul Ke-9 Nyai Mahmudah di Mojokerto: Pentingnya Menyambung Ilmu dan Rasa kepada Wali Allah

    Haul Ke-9 Nyai Mahmudah di Mojokerto: Pentingnya Menyambung Ilmu dan Rasa kepada Wali Allah

    MOJOKERTO – Ratusan jamaah dari berbagai wilayah memadati lokasi haul tahunan Nyai Hj. Mahmudah binti Syarif Hidayatullah (almh) atau yang akrab disapa Nyai Arum Pandansari. Acara yang digelar di dekat kompleks makam almarhumah, tepatnya di Dusun Jogodayoh, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, berlangsung khidmat pada Kamis malam (14/5).

    Acara pengajian dan haul ini diselenggarakan oleh panitia setempat dengan harapan dapat terus berlangsung setiap tahun secara istiqomah. Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Desa Jabon, Khoirul Rozikin, Dandim Mojokerto beserta jajaran, serta perwakilan dari forum musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) Mojoanyar.

    Selain itu, acara juga dihadiri oleh para ulama dari Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Mojoanyar dan NU Desa Jabon, tokoh masyarakat, serta kaum muslimin dan muslimat dari berbagai daerah sekitar.

    Sorotan Utama: Menyambung Ilmu dan Rasa kepada Wali Allah

    Acara inti pengajian disampaikan oleh KH. Muslikhuddin Abbas, yang merupakan anggota Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Mojokerto. Dikenal dengan sapaan akrab Abah Lik, penceramah ini dinilai oleh panitia sebagai sosok yang ahli dalam hal “pernasaban” (penelusuran garis keturunan) para ulama dan kiai.

    Sebelum memulai ceramah, MC Ali Isti’adi menyampaikan bahwa pihak panitia sengaja menghadirkan Abah Lik untuk menjelaskan secara rinci nasab Nyai Mahmudah, baik dari sisi keilmuan maupun garis keturunan.

    Dalam ceramahnya, Abah Lik lebih menyoroti pentingnya menyambung ilmu kepada para ulama, terutama kepada wali Allah. Menurutnya, cara yang utama untuk bisa “nyambung” dengan para wali Allah adalah dengan menghormati fatikhah melalui ruh mutafarriqoh.

    Lebih lanjut, Abah Lik menegaskan bahwa menyambung jiwa (nyowo) dengan ruh roso (rasa batin) jauh lebih penting daripada hal-hal lainnya. Maksudnya, para jamaah diharapkan dapat menerima rasa yang sama dengan apa yang dirasakan almarhumah Nyai Mahmudah semasa hidupnya. Sepanjang ceramah, para jamaah (sami’in) terlihat antusias dan khusyuk mengikuti setiap pesan yang disampaikan.

    Apresiasi Pemerintah Desa: Wujud Hormat kepada Ulama

    Kepala Desa Jabon, Khoirul Rozikin, yang hadir sejak awal hingga akhir acara, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat keagamaan yang tinggi di wilayah yang dipimpinnya. Beliau juga menyoroti pentingnya menjaga dan menjalin kerukunan antarwarga di Dusun Jogodayoh dan sekitarnya.

    “Kehadiran saya di sini adalah sebagai bentuk hormat dan takzim kepada para ulama NU, khususnya dalam rangka mengenang almarhumah Nyai Mahmudah,” ujar Khoirul Rozikin.

    Sementara itu, perwakilan panitia, Hendro, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar acara haul tahunan ini senantiasa dapat digelar dengan baik dan lancar setiap tahunnya.

    Doa Bersama dan Penutup

    Rangkaian acara haul ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua Tanfidz Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Mojoanyar. Suasana haru dan khusyuk menyelimuti para jamaah yang hadir, menandakan selesainya rangkaian peringatan haul ke-9 Nyai Mahmudah dengan penuh makna.

  • Al Mudzakaroh MUI Kabupaten Mojokerto Digelar di RS Mawaddah, Hadirkan Nuansa Berbeda

    Al Mudzakaroh MUI Kabupaten Mojokerto Digelar di RS Mawaddah, Hadirkan Nuansa Berbeda

    Mojokerto – Kegiatan Al Mudzakaroh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mojokerto kali ini berlangsung dengan nuansa yang berbeda dari biasanya. Jika sebelumnya rutin dilaksanakan di masjid, Al Mudzakaroh kali ini digelar di Aula RS Mawaddah, Jasem, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Senin (awal Januari 2026).

    RS Mawaddah sendiri dikenal sebagai salah satu rumah sakit terbesar di Kabupaten Mojokerto. Lokasi ini bukanlah hal baru bagi MUI, mengingat sebelumnya aula RS Mawaddah juga pernah digunakan sebagai tempat pelantikan pengurus MUI Kecamatan Ngoro, dengan restu pimpinan rumah sakit setempat.

    Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars MUI. Selanjutnya, sambutan tuan rumah disampaikan oleh Direktur RS Mawaddah, dr. Sihwati Wilujeng. Sambutan tersebut disambut antusias oleh para hadirin, terlebih saat beliau menyampaikan kekhawatirannya terkait jumlah peserta yang hadir melebihi perkiraan sehingga hidangan yang disiapkan dikhawatirkan tidak mencukupi.

    Lebih jauh, dr. Sihwati juga menyoroti laporan Pemerintah Arab Saudi terkait meningkatnya jumlah jamaah haji asal Indonesia yang meninggal dunia setiap tahunnya. Menurutnya, faktor kesehatan jamaah perlu mendapat perhatian yang lebih serius sejak sebelum keberangkatan. Dalam konteks ini, MUI dinilai memiliki peran strategis sebagai institusi keagamaan resmi negara dalam memberikan edukasi dan perhatian terhadap kesiapan kesehatan jamaah haji.

    Hal tersebut ditanggapi dengan gaya ringan oleh Ketua MUI Kabupaten Mojokerto, KH Cholil Arphaphy, MM. Dalam sambutannya, beliau berseloroh agar RS Mawaddah bisa memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi para pengurus MUI Kabupaten Mojokerto. Candaan tersebut sontak mencairkan suasana dan disambut gelak tawa serta tepuk tangan para jamaah yang memenuhi aula.

    Kegiatan Al Mudzakaroh ini dihadiri lengkap oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Bupati Mojokerto diwakili oleh Wakil Bupati Bapak Reza, Kapolres Mojokerto AKBP Irham beserta jajaran, Camat Ngoro, serta Kepala KUA Kecamatan Ngoro.

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Reza menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh hadirin. Ia juga mengingatkan bahwa tahun 2026 kemungkinan akan membawa tantangan yang berbeda dibandingkan tahun 2025, sehingga diperlukan kesiapan, kebersamaan, dan sinergi seluruh elemen masyarakat.

    Sementara itu, Kapolres Mojokerto AKBP Irham mengenang masa kecilnya di rumah kelahirannya di Muntilan, Magelang. Ia menuturkan bahwa suasana Al Mudzakaroh tersebut mengingatkannya pada tradisi pengajian yang dahulu sering diikuti bersama kakeknya. Dalam kesempatan itu, beliau juga menyampaikan bahwa masa tugasnya sebagai Kapolres Mojokerto merupakan amanah yang berat namun dijalani dengan penuh kesabaran dan tanggung jawab. Menjelang kepindahan tugasnya ke Tulungagung, AKBP Irham pun berpamitan serta memohon doa restu dan maaf kepada seluruh hadirin.

    Sebagai puncak acara, pengajian disampaikan oleh KH Masrihan Asy’ari. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya pengendalian hawa nafsu. Ia menyampaikan bahwa orang alim yang menuruti hawa nafsunya justru lebih buruk, sementara orang awam yang mampu menahan hawa nafsunya lebih baik dibandingkan orang alim yang kalah oleh nafsu. KH Masrihan juga mengingatkan agar berhati-hati dalam memilih pergaulan, khususnya dengan orang-orang yang selalu menuruti hawa nafsu.

    Tausiyah tersebut disampaikan dengan gaya komunikatif, penuh sindiran halus dan humor segar, sehingga suasana pengajian berlangsung hidup dan disambut riuh tepuk tangan para jamaah.

  • Tasyakuran Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional untuk Syaikhona Muhammad Kholil, KH. Abdurrahman Wahid, dan Marsinah

    Tasyakuran Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional untuk Syaikhona Muhammad Kholil, KH. Abdurrahman Wahid, dan Marsinah

    Mojokerto, 14 November 2025 – Kabupaten Mojokerto menggelar dua rangkaian tasyakuran untuk merayakan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada tiga tokoh besar bangsa: Syaikhona Muhammad Kholil, KH. Abdurrahman Wahid, dan Marsinah. Acara ini menjadi momentum penting untuk mengenang jasa dan pengabdian mereka bagi kemajuan bangsa.

    Tasyakuran di DPC PKB Kabupaten Mojokerto

    Rangkaian pertama berlangsung pada Kamis, 13 November 2025, bertempat di kantor DPC PKB Kabupaten Mojokerto. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPC PKB Kabupaten Mojokerto, Fraksi PKB DPRD Kabupaten Mojokerto, pengurus DPAC PKB, lembaga dan banom PKB, serta tokoh masyarakat setempat.

    Dalam kesempatan ini, Ketua DPC PKB Kabupaten Mojokerto, Ibu Hj. Ayni Zuroh, S.E., M.M., menyampaikan sambutan penuh makna, menekankan pentingnya meneladani perjuangan para pahlawan nasional dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan KH. Mubayyin Syafi’i, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Mojokerto, memberikan tausiyah yang mengingatkan nilai-nilai kepahlawanan, keikhlasan, dan pengabdian kepada masyarakat.

    Tasyakuran di Gedung DPRD Kabupaten Mojokerto

    Rangkaian kedua digelar Jumat, 14 November 2025, di Gedung DPRD Kabupaten Mojokerto. Acara dihadiri oleh seluruh fraksi PKB di DPRD, pengurus DPC PKB, seluruh pegawai DPRD, serta tokoh-tokoh masyarakat Mojokerto.

    Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Hj. Ayni Zuroh, mengapresiasi jasa para pahlawan nasional dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menghidupkan semangat perjuangan mereka. Acara ditutup dengan Mauidloh Hasanah oleh KH. Mahrus Ali, yang memberikan penguatan spiritual dan motivasi bagi seluruh hadirin.

    Rangkaian tasyakuran ini menjadi bukti nyata penghormatan Kabupaten Mojokerto terhadap para pahlawan nasional dan sebagai pengingat bagi generasi muda akan nilai-nilai keberanian, pengabdian, dan kepedulian sosial.

  • Doa Bersama untuk Keselamatan NKRI, Wujud Kepedulian DPC PKB Kab. Mojokerto dalam Menjaga Keutuhan Bangsa

    Doa Bersama untuk Keselamatan NKRI, Wujud Kepedulian DPC PKB Kab. Mojokerto dalam Menjaga Keutuhan Bangsa

    Mojokerto, 30 Agustus 2025 – Di tengah situasi yang penuh dinamika dan berbagai isu yang berkembang, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mojokerto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendoakan keselamatan dan kedamaian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kegiatan doa bersama ini digelar sebagai upaya mempererat rasa persatuan dan kesatuan, serta menyejukkan situasi di tengah banyaknya unjuk rasa yang belakangan ini terjadi.

    Acara doa bersama yang digagas oleh DPC PKB Kabupaten Mojokerto ini dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu, 30 Agustus 2025, pukul 18.00 WIB bertempat di Kantor DPC PKB Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, baik anggota partai, simpatisan, maupun warga sekitar.

    Ketua DPC PKB Kabupaten Mojokerto, Hj. Ayni Zuroh, S.E., M.M., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa doa bersama ini menjadi momen penting untuk memperkuat tekad bersama dalam menjaga keutuhan NKRI, sekaligus sebagai langkah untuk menciptakan kedamaian di Kabupaten Mojokerto.

    “Doa bersama ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap keselamatan bangsa dan negara. Kami ingin masyarakat merasakan kedamaian, dan kita semua sebagai warga negara harus mendukung terwujudnya kehidupan yang harmonis, baik antara pemerintah maupun rakyat,” ujar Hj. Ayni Zuroh.

    Senada dengan itu, Sekretaris DPC PKB Kabupaten Mojokerto, Masduqi Hasan, S.T., juga menambahkan bahwa kegiatan doa bersama ini merupakan langkah untuk menyejukkan hati rakyat, sekaligus mempererat silaturahmi antar warga dan pihak pemerintah.

    “Kami ingin menunjukkan bahwa dalam setiap perbedaan, yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga kedamaian dan saling mendukung satu sama lain. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan berdoa bersama demi kebaikan dan keselamatan bangsa ini,” ungkap Masduqi Hasan.

    Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi ruang untuk dialog yang damai, mengedepankan kepentingan bangsa dan negara di atas segalanya. Di tengah ketegangan yang mungkin timbul, penting bagi setiap pihak untuk mengingat bahwa hanya dengan bersama-sama, baik melalui doa maupun tindakan nyata, kita dapat mengatasi segala permasalahan yang ada.

    Tertib dan Damai Menjadi Harapan Bersama

    Dalam situasi apapun, DPC PKB Kabupaten Mojokerto mengajak semua pihak untuk tetap mengedepankan dialog yang konstruktif dan penuh rasa hormat. Tidak ada yang lebih penting daripada menjaga kedamaian, keamanan, dan keutuhan NKRI.

    Acara ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah kecil namun penuh makna untuk menyejukkan hati masyarakat Mojokerto, serta menunjukkan bahwa dalam kebersamaan kita bisa mengatasi berbagai tantangan yang ada. Semoga melalui doa bersama ini, kedamaian dan keharmonisan di Mojokerto tetap terjaga.

    Mari Bersama-sama Berdoa untuk NKRI!
    (Red SorBan)

  • Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus MUI Kecamatan se-Kabupaten Mojokerto

    Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus MUI Kecamatan se-Kabupaten Mojokerto

    Mojokerto, Sorbansantri.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mojokerto mengadakan pelantikan dan pengukuhan pengurus MUI di tingkat kecamatan untuk masa khidmat 2025-2029. Pelantikan ini dilaksanakan secara bergilir di masing-masing kecamatan mulai tanggal 3 hingga 29 Desember 2024. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Mojokerto, Drs. KH. Cholil Arphaphy, MM, beserta jajaran pengurus harian MUI Kabupaten Mojokerto.

    Lokasi dan Kehadiran Aparat Setempat

    Pelantikan dilaksanakan di pendopo kecamatan masing-masing dengan dihadiri oleh para camat, Kapolsek, dan Dandim. Kehadiran mereka sebagai Dewan Pertimbangan MUI Kecamatan menegaskan sinergi antara ulama dan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) setempat. Kegiatan ini juga melibatkan tokoh-tokoh masyarakat dan mendapatkan sambutan yang hangat dari berbagai pihak.

    Drs. KH. Cholil Arphaphy, MM, menyampaikan pentingnya pelantikan ini sebagai langkah awal dalam memperkuat peran ulama di tingkat kecamatan. “Kita berharap pengurus MUI kecamatan yang baru dilantik dapat menjalankan amanahnya dengan penuh tanggung jawab, membawa manfaat bagi umat, dan terus bersinergi dengan Muspika untuk kemaslahatan masyarakat Mojokerto,” ujar beliau.

    Antusiasme yang Tinggi

    Pelantikan di setiap kecamatan berlangsung dengan antusiasme yang tinggi dari para peserta. Keikutsertaan ulama dan Muspika setempat menciptakan suasana kebersamaan yang harmonis. Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar juga menjadi bukti dukungan terhadap program MUI.

    Agenda Selanjutnya

    Setelah prosesi pelantikan selesai, agenda berikutnya adalah rapat kerja (raker) yang akan dilaksanakan di masing-masing kecamatan. Raker ini bertujuan untuk merumuskan program kerja MUI di tingkat kecamatan guna mendukung visi dan misi organisasi selama masa khidmat 2025-2029.

    Pelantikan pengurus MUI kecamatan ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat peran ulama di Mojokerto, sekaligus mempererat sinergi antara elemen keagamaan dan pemerintahan di tingkat kecamatan. Semoga kepengurusan yang baru dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan masyarakat Mojokerto yang religius, harmonis, dan sejahtera. (AI Sorban)

    @beritasorban Pelantikan dan pengukuhan pengurus MUI kecamatan se-Kabupaten Mojokerto untuk masa khidmat 2025-2029 berlangsung sukses. Acara bergilir di pendopo kecamatan sejak 3 hingga 29 Desember 2024 ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Mojokerto, Drs. KH. Cholil Arphaphy, MM. Kegiatan ini dihadiri oleh camat, Kapolsek, Dandim, serta ulama setempat, mencerminkan sinergi kuat antara ulama dan Muspika. Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, acara ini menjadi momen penting untuk memperkuat peran ulama dalam membawa Mojokerto menjadi lebih religius dan harmonis. Agenda berikutnya adalah rapat kerja di masing-masing kecamatan untuk merancang program kerja ke depan. MUI Mojokerto siap melangkah maju, bersinergi, dan berkontribusi nyata bagi umat! #PelantikanMUIMojokerto #UlamaBersinergi #MUI2025_2029 #MojokertoReligius #HarmoniUlamaMuspika #foryoupage ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Laporan Terkini: Pohon Tumbang Akibat Hujan di Mojokerto

    Laporan Terkini: Pohon Tumbang Akibat Hujan di Mojokerto

    Sorbansantri.com, Sabtu, 21 Desember 2024 – Hujan deras yang mengguyur Mojokerto sejak pukul 15.30 WIB mengakibatkan tiga pohon tumbang di lokasi berbeda. Redaksi Sorban Santri menerima laporan dari tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) mengenai situasi tersebut. Hingga saat ini, belum ada personil BTB yang tiba di lokasi untuk penanganan langsung.

    Lokasi Pohon Tumbang:

    1. Pos Taman Mojosari
    2. Karang Diyeng, Kutorejo
    3. Stadion Gajah Mada

    Peristiwa ini menyebabkan gangguan akses jalan dan berpotensi menimbulkan bahaya, terutama bagi pengguna jalan. Tim BTB terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi untuk memastikan langkah penanganan segera dilakukan.

    Kondisi Cuaca Terkini: Hingga pukul 17.00 WIB, kawasan Pacet dilaporkan masih diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Kondisi ini diperkirakan dapat memicu kejadian serupa, termasuk banjir dan longsor di daerah rawan.

    Himbauan untuk Warga Mojokerto:

    • Hindari berlalu lintas di area rawan pohon tumbang saat hujan lebat.
    • Tetap berada di tempat yang aman dan jauhi area yang berpotensi berbahaya.
    • Laporkan segera kejadian darurat ke pihak berwenang atau tim tanggap bencana setempat.

    Tetap waspada dan prioritaskan keselamatan! SorbanSantri.com akan terus memberikan informasi terbaru terkait situasi ini. Mari bersama menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan kita. (AI Sorban)

    @beritasorban Hari ini, Sabtu, 21 Desember 2024, hujan deras yang mengguyur Mojokerto sejak pukul 15.30 WIB menyebabkan tiga pohon tumbang di lokasi berbeda, yaitu Pos Taman Mojosari, Karang Diyeng Kutorejo, dan Stadion Gajah Mada. Kejadian ini menimbulkan gangguan akses jalan dan risiko bahaya bagi pengguna jalan. Hingga pukul 17.00 WIB, kawasan Pacet dilaporkan masih diguyur hujan lebat. Redaksi SorbanSantri.com mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menghindari area rawan pohon tumbang, dan segera melaporkan kondisi darurat ke pihak berwenang. Mari bersama menjaga keselamatan dan terus pantau informasi terbaru hanya di SorbanSantri.com. #HujanDerasMojokerto #PohonTumbang #KewaspadaanBencana #CuacaEkstrem #sorbansantri #foryoupage❤️❤️ ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Relawan Baznas Tanggap Bencana Ciptakan Produk Kerajinan Berkelas dengan Sentuhan Teknologi

    Relawan Baznas Tanggap Bencana Ciptakan Produk Kerajinan Berkelas dengan Sentuhan Teknologi

    Sorbansantri.com – Relawan Baznas Tanggap Bencana yang tergabung dalam SANIRANG PRODUCTION terus berinovasi dalam menciptakan produk kerajinan tangan berbahan dasar alami seperti bambu. Dengan memadukan bahan alam ini dengan teknologi cetak terbaru, mereka berhasil menghasilkan produk berkualitas tinggi, tahan lama, dan berkelas.

    Produk-produk yang dihasilkan telah melalui pengujian ketahanan terhadap sabun, bensin, alkohol, hingga api, sebagaimana diuji oleh Tim Sorban Santri. Hasilnya menunjukkan bahwa produk ini tidak hanya estetis tetapi juga tangguh dan fungsional, menjadikannya cocok untuk berbagai kebutuhan seperti koleksi pribadi, dekorasi hotel, hingga pelengkap rumah tangga.

    SANIRANG PRODUCTION melayani pesanan ke seluruh wilayah Indonesia dengan kualitas yang terjamin dan harga bersaing. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi +62 857-3955-1926 (PP Al Falah Pacet).

    Produk-produk ini menjadi pilihan tepat bagi Anda yang menghargai nilai seni, keunikan bahan alami, serta kualitas yang tak tertandingi.

    @beritasorban Relawan Baznas Tanggap Bencana yang tergabung dalam SANIRANG PRODUCTION menghadirkan kerajinan tangan berbahan dasar bambu dengan sentuhan teknologi modern. Produk ini memadukan keindahan alami dan inovasi, sehingga menghasilkan kualitas yang luar biasa—tahan sabun, bensin, alkohol, bahkan api. Didesain dengan presisi, produk-produk SANIRANG PRODUCTION cocok untuk kolektor, dekorasi hotel, hingga pelengkap rumah Anda. Dengan keunggulan daya tahan dan estetika, kerajinan ini tidak hanya berkelas, tapi juga fungsional. Kami melayani pengiriman ke seluruh Indonesia. Hubungi +62 857-3955-1926 (PP. Al Falah Pacet) untuk informasi lebih lanjut tentang kualitas dan harga. Pilih kerajinan yang mendukung keberlanjutan alam dan nikmati produk yang istimewa ini sekarang juga! #KerajinanBambu #SANIRANGProduction #ProdukAlami #KerajinanUnik #DekorasiBerkelas #BambuIndonesia #ProdukTahanApi #TeknologiCetakModern #KerajinanHotel #BambuBerkualitas #KerajinanIndonesia #ProdukBerdayaTahan #foryou ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Ikfina – Gus Dulloh Silaturahmi ke Pondok Pesantren Ploso, Kediri, Temui Gus Kaustar

    Ikfina – Gus Dulloh Silaturahmi ke Pondok Pesantren Ploso, Kediri, Temui Gus Kaustar

    BERITA VIDEO

    Kediri, 1 November 2024, Sorbansantri.com – Dalam rangka mempererat hubungan dengan kalangan pesantren, calon Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan pasangannya, calon Wakil Bupati Sa’dulloh Syarofi (Gus Dulloh), melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Ploso di Kediri. Keduanya disambut langsung oleh pengasuh pesantren, Gus Kaustar, dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.

    Silaturahmi ini menjadi ajang penting bagi Ikfina dan Gus Dulloh untuk bertukar pandangan mengenai berbagai isu sosial, pendidikan, dan keagamaan. Dalam pertemuan yang berlangsung akrab tersebut, mereka mendiskusikan tantangan-tantangan yang dihadapi masyarakat Mojokerto, serta bagaimana peran pesantren bisa semakin diperkuat dalam pembangunan daerah.

    “Kami ingin membangun Mojokerto yang lebih baik, dan tentu saja aspirasi dari pesantren seperti Ploso sangat penting bagi kami,” ujar Ikfina saat menyampaikan sambutannya. Ia juga menambahkan bahwa dukungan moral dan spiritual dari para kiai dan pengasuh pesantren akan menjadi landasan penting dalam perjuangannya memimpin Mojokerto.

    Gus Dulloh juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pesantren untuk mewujudkan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan. “Pesantren memiliki peran besar dalam membentuk karakter masyarakat, dan kami berkomitmen untuk selalu mendengar aspirasi dari para kiai demi kemajuan bersama,” kata Gus Dulloh.

    Kunjungan ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga memperlihatkan komitmen Ikfina dan Gus Dulloh dalam merangkul berbagai elemen masyarakat. Silaturahmi ke Pondok Pesantren Ploso diharapkan dapat memperkuat dukungan dari komunitas pesantren dan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih intens dalam membangun Mojokerto ke depan.

    Gus Kaustar menyambut baik kunjungan ini dan berharap bahwa aspirasi serta nasihat dari kalangan pesantren dapat memberikan inspirasi bagi pasangan calon pemimpin ini dalam melaksanakan tugas dan amanah mereka ke depan. (AI Sorban)

    @beritasorban Kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Ploso, Kediri untuk bertemu dengan Gus Kaustar menjadi ajang bertukar pandangan mengenai langkah-langkah pembangunan di Mojokerto. Selengkapnya https://shorturl.at/5qQyM #IkfinaGusDulloh2024 #PilbupMojokerto #fypシ゚viral🖤tiktok #fyppp @idolarakyat @sorbankiblatkulon @dpwpkbjatim @ayni_zuroh ♬ original sound Sorban Santri
  • MWC NU Pacet Pimpin Gerakan Penyelamatan Lingkungan: Langkah Konkret Hadapi Ancaman Ekosistem

    MWC NU Pacet Pimpin Gerakan Penyelamatan Lingkungan: Langkah Konkret Hadapi Ancaman Ekosistem

    Berita Video

    Pacet, Mojokerto – Aktivitas manusia yang tidak terkendali mengancam keseimbangan lingkungan di Kecamatan Pacet. Pembuangan sampah sembarangan, perburuan satwa liar, dan perubahan fungsi lahan menjadi ancaman nyata yang merusak ekosistem di wilayah ini. Kondisi ini membuat banyak satwa yang dulunya mudah ditemui, kini tinggal cerita.

    Dalam kurun waktu 10-20 tahun terakhir, berbagai jenis satwa seperti serangga, burung, ikan, dan mamalia kecil semakin sulit ditemukan. Aktivitas memancing yang dulunya bisa dilakukan di sungai-sungai kini hanya bisa dilakukan di kolam komersial, karena sungai-sungai miskin satwa. Anak-anak yang mencoba bermain di sungai pun hanya menemukan onggokan sampah, membuat mereka lebih memilih bermain dengan perangkat android mereka.

    Polusi udara, tanah, dan air semakin menjadi pemandangan sehari-hari akibat rendahnya kesadaran akan pentingnya menjaga daya dukung lingkungan. Perburuan liar dengan jaring, senapan, perangkap kimia, fisik, serta alat listrik untuk perburuan ikan semakin memperparah keadaan. Metode ini tidak hanya merusak ekosistem tetapi juga membunuh satwa air secara massal.

    Ketidakseimbangan lingkungan ini berbahaya dan mengancam kehidupan manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Udara yang tercemar dan air yang kotor merupakan ancaman langsung bagi kesehatan masyarakat. Sementara itu, hilangnya rantai makanan alami menyebabkan ledakan populasi serangga yang dapat merusak tanaman. Hilangnya predator alami seperti burung dan ular mengakibatkan penurunan kualitas produk pertanian dan meningkatkan risiko gagal panen.

    Langkah Konkret MWC NU Pacet

    Menyikapi situasi ini, MWC NU Pacet mengeluarkan rekomendasi konkret untuk mengatasi ancaman tersebut. Mereka mendorong desa-desa di Kecamatan Pacet untuk mengambil langkah-langkah berikut:

    1. Pengelolaan Sampah yang Lebih Baik: Mengadakan program sosialisasi dan pelatihan kepada warga mengenai pentingnya membuang sampah pada tempatnya serta mendaur ulang sampah.
    2. Pengawasan Ketat Terhadap Perburuan Liar: Melibatkan masyarakat dalam pengawasan dan pelaporan aktivitas perburuan liar serta bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menindak pelaku.
    3. Pelestarian Fungsi Lahan: Menghentikan alih fungsi lahan di kawasan konservasi serta melakukan reboisasi dan penghijauan kembali pada lahan-lahan yang rusak.
    4. Pendidikan Lingkungan: Mengedukasi masyarakat, terutama generasi muda, tentang pentingnya menjaga lingkungan melalui program-program sekolah dan kegiatan komunitas.

    MWC NU Pacet berharap rekomendasi ini tidak hanya diimplementasikan di Kecamatan Pacet, tetapi juga diadopsi oleh desa-desa lain di Kabupaten Mojokerto untuk menjaga keseimbangan lingkungan demi masa depan yang lebih baik.

    Penulis: Imron Rosyadi

    @beritasorban MWC NU Pacet mengambil langkah tegas untuk menyelamatkan lingkungan di Kecamatan Pacet dari ancaman kerusakan. Dengan polusi, perburuan liar, dan perubahan fungsi lahan yang merusak ekosistem, MWC NU Pacet mengeluarkan rekomendasi konkret untuk desa-desa di wilayah ini. Mereka menggalakkan pengelolaan sampah yang lebih baik, pengawasan ketat terhadap perburuan liar, pelestarian fungsi lahan, dan pendidikan lingkungan bagi masyarakat. Upaya ini bertujuan untuk mengembalikan keseimbangan ekosistem, menjaga kualitas hidup, dan melindungi kesehatan masyarakat. Bergabunglah dengan gerakan ini untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. #MWCNUPacet #LingkunganHidup #PelestarianAlam #PacetHijau #EkosistemSeimbang #GerakanHijau #StopPerburuanLiar #SelamatkanPacet #fyp #foryoupageofficiall #fypdongggggggg ♬ suara asli Sorban Santri
  • Virus IDOLA Kian Menyebar di Kab. Mojokerto: Ikfina dan Sya’dulloh Syahrofi Dijagokan Masyarakat untuk Pilkada 2024

    Virus IDOLA Kian Menyebar di Kab. Mojokerto: Ikfina dan Sya’dulloh Syahrofi Dijagokan Masyarakat untuk Pilkada 2024

    Berita Video

    Mojokerto, Sorbansantri.com – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, fenomena politik yang disebut sebagai “Virus IDOLA” semakin menyebar di Kabupaten Mojokerto. Fenomena ini merujuk pada popularitas dua tokoh, Ikfina dan Sya’dulloh Syahrofi, yang semakin kuat di kalangan warga masyarakat dan Nahdliyin setempat.

    Ikfina, yang dikenal sebagai sosok dengan pengalaman dan integritas tinggi, dan Sya’dulloh Syahrofi, yang memiliki dukungan kuat dari kalangan Nahdliyin, dianggap sebagai pasangan ideal untuk memimpin Mojokerto ke depan. Keduanya mendapatkan banyak dukungan dari berbagai lapisan masyarakat yang menginginkan perubahan positif dan kemajuan di kabupaten ini.

    Dalam berbagai kesempatan, warga Mojokerto mengungkapkan harapan mereka agar Ikfina dan Sya’dulloh dapat membawa angin segar dalam pemerintahan lokal. “Kami percaya mereka bisa membawa perubahan nyata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar salah satu warga yang ditemui di kegiatan jagongan politik .

    Selain itu, banyak yang berpendapat bahwa kombinasi pengalaman Ikfina dan dukungan basis Nahdliyin yang dimiliki Sya’dulloh Syahrofi merupakan kekuatan besar yang mampu mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi Kabupaten Mojokerto.

    Dengan semakin dekatnya Pilkada 2024, antusiasme masyarakat terhadap pasangan Ikfina dan Sya’dulloh Syahrofi terus meningkat. Mereka berharap pasangan ini dapat memenangkan hati pemilih dan membawa perubahan yang diharapkan di Kabupaten Mojokerto. (AI Sorban)

    @beritasorban Menjelang Pilkada 2024, Virus IDOLA semakin merebak di Kabupaten Mojokerto. Fenomena ini menggambarkan popularitas Ikfina dan Sya'dulloh Syahrofi yang terus meningkat di kalangan warga dan Nahdliyin setempat. Ikfina, dikenal dengan integritas dan pengalamannya, serta Sya'dulloh Syahrofi yang memiliki dukungan kuat dari Nahdliyin, dijagokan sebagai pasangan ideal untuk memimpin Mojokerto ke depan. Dukungan luas dari berbagai lapisan masyarakat menggarisbawahi harapan besar mereka untuk perubahan positif dan kemajuan. Dengan semakin dekatnya Pilkada, antusiasme terhadap pasangan ini terus memuncak, mencerminkan keinginan masyarakat untuk pemerintahan yang lebih baik. #Pilkada2024 #Mojokerto #Ikfina #SyadullohSyahrofi #VirusIDOLA #MojokertoBersatu #NahdliyinMojokerto #fyp #fypdong #foryoupage ♬ suara asli – Sorban Santri