Tag: ngeyel

  • PKD PACET 2021 BERHARAP TEMUKAN KADER NGEYEL

    PKD PACET 2021 BERHARAP TEMUKAN KADER NGEYEL

    Pacet, wp.sorbansantri.com – Sudah 2 kali PAC GP Ansor Pacet Mojokerto melaksanakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dari Tahun 2015 – 2021. Dan sudah tidak diragukan lagi  pemuda Ansor dari lereng gunung Welirang ini selalu memberikan nuansa istimewa dalam setiap kegiatan. Hal ini tidak luput dari slogan ” Gerakan 1 Komando dan 1 Komandan ” serta selalu tampil cantik dan terorganisir untuk semua hal dalam berorganisasi.

    Untuk peserta yang ikut dalam pengkaderan Ansor tahun 2021 ini sebanyak 73 orang yang berasal dari 18 Ranting di Kec. Pacet. Jumlah tersebut termasuk paling banyak dibanding PAC lain di Kab. Mojokerto yang kebetulan pelaksanaan PKD 2021 bersamaan dengan Kutorejo dan Pungging. Banyaknya peserta kali ini menjadi jawaban akan suksesnya turba dan giat rutin GBS ( Gerakan Bathiniah Spiritual ) yang rutin diadakan setiap ranting, sebagai sarana penjaringan kader. Sehingga dilakukan pergantian penjagaan 4 shift oleh Kepala Balantas ( Banser Lalu Lintas ) Satkoryon Pacet Sahabat Syafi’il Anam, yang saat itu hadir dengan 8 personal anak buahnya.

    Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) yang dilaksanakan di PP. AlFalah Pacet Mojokerto diawali dari apel pembukaan Pukul 13.30 wib sampai pukul 08.30 wib (11/7/2021). Semua peserta PKD masih semangat dan antusias mengikuti tiap-tiap materi kegiatan yang harus diikuti. ” rata-rata kelelahan dan sakit kepala ringan dialami Panitia dan Peserta dikarenakan kurang istirahat “ kata sahabat Ismaul Ma’arif, yang berperan sebagai BASADA ( Banser Husada ) dalam kegiatan PKD Ansor 2021 di kec. Pacet Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM
    Sahabat Abas Ketua Pelaksanaan PKD Ansor 2021 sedang memantau jalannya kegiatan

    Kegiatan kali ini adalah hasil raker GP Ansor dan merupakan pendidikan wajib di GP ANSOR. “Sedangkan persiapan untuk diadakannya PKD 2021 PAC GP Ansor kec. Pacet Mojokerto kali ini dimulai 25 Hari sebelum pelaksanaan dan diharapkan outputnya menciptakan kader yang ngeyel, bandel dalam berorganisasi serta bermanfaat di masing-masing ranting “ ungkap Sahabat Abbas yang saat ini menjadi Ketua Pelaksanaan PKD 2021 Ansor Pacet Mojokerto. (abi sorban).

  • BERDIAM DIRUMAH KETIKA ADA WABAH ADALAH PERINTAH NABI

    BERDIAM DIRUMAH KETIKA ADA WABAH ADALAH PERINTAH NABI

    SORBANSANTRI.COM

    بِـسْــــــــــــــــمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِـيْـــــــــــــــــمِ

    ☝️Ada wabah korona kok malah jum’atan libur, pengajian libur , sholat jama’ah libur
    ☝️Kok pada menjauhi masjid krn takut wabah?, masjid sepi dong, kok menjauh dari Alloh ?
    malah Disuruh berdiam diri dirumah.
    📢Yang BENAR itu takut kepada Alloh… Bukan pada virus
    Rata rata Begitulah komentar ummat ini, terutama yg jarang² ke masjid 

    Bagaimana ajaran nabi kita, ketika ada wabah virus ??
    #penjelasan ROSULULLOH

    من جلس في بيته
    siapa saja yg berdiam diri di rumah-nya

    في وقت وقوع الطاعون
    Pada waktu ada wabah tho’un ( virus )

    فله أجر الشهيد وإن لم يمت
    maka baginya mendapat pahala orang yg mati syahid, meskipun dia tidak mati
    ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
    عن عائشة أم المؤمنين رضي الله عنها قالت
    Diceritakan dari A’isyah r.a

    سألتُ رسولَ اللهِ ﷺ عن الطاعونِ
    Aku bertanya kpd Rosululloh saw tentang wabah tha’un.

    ، فأخبَرَني رسولُ اللهِ ﷺ:
    Lalu Beliau menjawab:

    أنَّه كان عَذابًا يَبعَثُه اللهُ على مَن يَشاءُ،
    Sebenarnya tho’un itu adzab (peringatan) Alloh bagi siapa saja yang Dia kehendaki

    فجعَلَه رَحمةً للمُؤمِنينَ،
    dan jadi rohmat bagi orang-orang beriman

    فليس مِن رَجُلٍ يَقَعَ الطاعونُ فيَمكُثُ في بَيتِه صابرًا
    Tiada orang yg pada saat terjadi wabah tho’un, dan dia berdiam diri dirumah-nya dg sabar

    مُحتَسِبًا يَعلَمُ أنَّه لا يُصيبُه إلّا ما كَتَبَ اللهُ له
    Yang sekiranya dia tau, dg berdiam diri akan terhindar dari wabah tho’un,
    kecuali Allah menaqdirkan-nya

    إلّا كان له مِثلُ أجْرِ الشَّهيدِ.
    maka bagi-nya pahala bagaikan orang mati syahid”
    إسناده صحيح على شرط البخاري
    ( Sanadnya shohih bukhori )
    ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ

    “Penyakit Tho’un ini adalah adzab atau suatu peringatan, atau sisa dari Adzab yang dengannya Alloh menyiksa sekelompok umat sebelum kalian. Maka apabila kamu mendengar wabah itu berjangkit di suatu negeri, dan kamu berada di dalamnya, janganlah kamu keluar darinya. Dan apabila wabah itu berjangkit di suatu negeri, maka janganlah kalian mendatanginya.”
    (Rowahu ahmad )

    Rasulullah SAW memerintahkan mu`adzin untuk adzan mengucapkan :
    “shalatlah di rumah masing2”
    ketika terjadi hujan deras dll, demi menjaga keselamatan umat dari penyakit atau pun hal yang membahayakan
    Apalagi ada wabah seperti saat ini..??

    ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
    ▶️Para ulama salaf sudah menyebutkan kejadian WABAH zaman dulu
    anjuran ulama agar “jangan berinteraksi”
    tapi begitulah ada saja yang terbawa emosi & mengajak doa bersama dsb, penyakit pun makin tersebar, itulah sunnatulloh (aturan Alloh), doa seakan tidak berhasil.

    ▶️Para ulama pun menuliskan pengalaman ketika ada wabah, bahwa :
    banyak orang yang bersih & bertakwa, berkumpul untuk berdo`a tapi tidak dikabulkan, kenapa? Karena mereka tidak mengikuti sunnah nabi

    ▶️Sebagian orang mengajak untuk shalat & berdoa bersama. Orang itu bodoh, seperti yang disebutkan Ibn Hajar :
    " mereka itu menyalahi sunnah, karena kita diperintahkan untuk mengisolasi diri saat perkumpulan membahayakan meskipun itu untuk shalat, do
    a, umrah, haji dsb ”

    KETIKA WABAH MAKIN MENGGANAS
    ▶️Kemudian mereka diperintahkan untuk mengisolasi diri di rumah masing-masing.
    ( Gubernur amr bin ash kala itu memerintahkan warga untuk berpencar ke gunung² dan hutan² untuk memutus penyebaran wabah)

    ▶️Kenapa? Karena mereka memperhatikan secara teliti bahwa perkumpulan menyebabkan penyebaran, meskipun perkumpulan itu untuk shalat jama’ah & berdo’a bersama

    Ketika perkumpulan bisa menyebabkan tersebarkan wabah, maka ” meng-isolasi diri adalah cara menghalangi wabah.

    👉Hal itu disebutkan banyak kitab. Dan terakhir yang menulis setelah kejadian wabah ini sekitar 300 tahun adalah Syekh Abdul-Ghani an-Nabulsi rahimahullah dalam kitab “Luzum al-Buyut”.

    JADI… !!
    ingat..! Berdiam diri dirumah ketika wabah melanda adalah perintah Rosululloh
    Jangan sok sok-an merasa paling takut kpd Alloh,
    ikuti anjuran Nabi-mu dan
    JANGAN NGEYEL

    (abi sorban)