Tag: PA 212

  • BERIKAN APRESIASI IJTIMA ULAMA KE-IV, PKS TERNYATA MENDUKUNG AGENDA KHILAFAH

    BERIKAN APRESIASI IJTIMA ULAMA KE-IV, PKS TERNYATA MENDUKUNG AGENDA KHILAFAH

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada dasarnya memiliki ideologi yang mirip dengan Persaudaraan Alumni (PA) 212. Mereka sama-sama setuju dengan konsep NKRI Bersyariah, yang notabene implementasi paham khilafah.

    Keyakinan bahwa PKS memiliki agenda yang sama dapat dilihat dari apresiasinya pada rekomendasi Ijtima Ulama ke-IV yang digelar oleh PA 212.

    Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Presiden PKS, Sohibul Iman. Ia menaruh hormat atas terselenggaranya Ijtima Ulama yang ke-IV berikut dengan hasilnya.

    Dengan apresiasi tersebut, PKS sebenarnya sedang mencitrakan dirinya sebagai pendukung setia agenda ‘ulama’ versi mereka. Hal ini agar mereka mendapatkan dukungan suara dari PA 212 dan para kroni-kroninya pada Pemilu mendatang.

    Dengan bergabung, mereka berada di barisan yang sama untuk membenci pemerintahan Presiden Jokowi. PKS jelas ingin merangkul dan bekerja sama dengan para penyelenggara Ijtima Ulama, seperti PA 212, FPI dan HTI.

    Tujuan mereka bergabung itu hanya satu, yaitu demi menjatuhkan pemerintah dan mendirikan agenda mereka untuk menegakkan khilafah di Indonesia.

    Di sisi lain, apresiasi PKS di atas juga merupakan wujud nyata dukungan mereka agar ditegakkannya khilafah. Karena Ijtima Ulama ke-IV lalu sepakat untuk mewujudkan NKRI Bersyariah, atau kata lain, khilafah islamiyah.

    Inilah mengapa kita semakin hilang hormat kepada PKS. Mereka kini telah mengasong agenda khilafah dengan politik menebarkan propaganda, kebencian dan fitnah. (abi sorban)

    Jangan mau tertipu!

  • MenjadiOrator Aksi Bela Pancasila Tak Hafal Sila ke 4, Eko: Dsrnya Khilafah Ya Khilafah Saja

    MenjadiOrator Aksi Bela Pancasila Tak Hafal Sila ke 4, Eko: Dsrnya Khilafah Ya Khilafah Saja

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Unjuk rasa Aliansi Nasional Anti-Komunis (ANAK) NKRI menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) pada Rabu (24/6/2020) lalu, masih menjadi perbincangan hangat di media sosial.

    Aliansi yang terdiri dari gabungan sejumlah ormas Islam seperti FPI, PA 212 dan GNPF-U itu ramai dibicarakan menyusul beredarnya foto dan video pembakaran bendera PKI dan PDIP.

    Selain pembakaran bendera, salah satu video yang juga tak luput dari perhatian netizen dari aksi bertajuk ‘Selamatkan NKRI dan Pancasila dari Komunisme’ itu adalah video salah satu orator aksi yang tidak hafal sila keempat Pancasila.

    Dalam video berdurasi 44 detik yang beredar luas di media sosial, sang orator yang berada di atas panggung mengajak massa aksi untuk bersama-sama mengucapkan Pancasila.

    Menggunakan pengeras suara, pria bergamis putih itu menyebut sila pertama hingga ketiga dengan lantang dan diikuti massa aksi.

    Namun, saat menyebut sila keempat Pancasila yang seharusnya berbunyi ‘Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan,’ orator itu justru salah menyebut.

    “Permusyawaratan yang dipimpin oleh hikmat, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat (berhenti sejenak)… kebijaksanaan permusyawaratan dan perwakilan,” ujar sang orator.

    Menariknya, kesalahan itu itu juga diikuti oleh sejumlah peserta aksi. dengan mengulang apa yang disampaikan oleh si orator aksi.

    Sontak, hal tersebut membuat si perekam video pun ikut tertawa dan mencoba mengoreksi dari kejauhan.

    Video tersebut juga dibagikan oleh pegiat media sosial yang juga penulis Eko Kuntadhi di akun Twitternya pada Rabu (24/6/2020).

    “Para pembela Pancasila yang gak hapal sila-silanya. Kalau emang dasarnya khilafah. Ya, khilafah aja. Gak usah ngaku-ngaku pembela Pancasila!” sindir @eko_kuntadhi pada unggahan video itu. (SUMBER)