Tag: pcnu brebes

  • Membangun Soliditas NU Brebes Pasca Muktamar Lampung

    Membangun Soliditas NU Brebes Pasca Muktamar Lampung

    SORBANSANTRI.COM
    Oleh : H.M. Muhyidin,MH
    wp.sorbansantri.com – Perhelatan Akbar Muktamar NU ke 34 di Lampung paling dinanti oleh NU Brebes. Hajat besar nasional oleh PBNU bagi warga NU Brebes akan bisa menjawab bagaimana NU Brebes yang sebenarnya ? Tentu ukuran benar dan salah atau aspek legal standing suatu organisasi yang secara normatif harus dibuktikan dg SK. Kendatipun SK sudah diterbitkan oleh PBNU namun banyak anggapan yang muncul di masyarakat bawah (grass roots) ,bahwa SK itu bodong, palsu , tanda tangan scan dll.
    Sebagian besar masyarakat menunggu jawaban yang pasti adalah siapa yang akan menjadi peserta sah dalam Muktamar NU di Lampung. Peserta Muktamar NU di Lampung dari PCNU Brebes adalah H.Samsul Ma’arif selaku Ketua Tanfidziah, KH Labib Shodik selaku Rois Syuriah dan KH Nubkhatul Fikri mewakili Kyai Kultural NU Brebes. Beliau bertiga sebesar resmi sebagai peserta Muktamar delegasi dari PCNU Brebes.
    Karena itu Muktamar sebagai bukti dan fakta realita bahwa kekuatan SK sebagai legalstanding organisasi PCNU BREBES tidak bisa dianulir oleh surat keterangan ( Suket PWNU ) atau sebatas rekomendasi.
    Oleh karena itu, sesuai dengan instruksi dari PBNU yg mengharuskan NU dimanapun tempatnya dibutuhkan soliditas organisasi. NU sebagai ormas sosial keagamaan mengedepankan persatuan ummat dan ukhuwah nahdliyah sebagaimana termaktub dalam Qonun Asasi NU ( Mukodimah AD ART NU ) .
    PCNU BREBES sudah sah dan meyakinkan dengan kekuatan hukum formal serta bukti sebagai peserta Muktamar NU di Lampung Karena itu hembusan issue yang tidak bertanggung jawab yg menyatakan bahwa SK itu palsu dan bodong mestinya tidak diganti dengan isu lain yang kurang sehat.
    Mukhtamar ke 34 di Lampung adalah bukti kongkrit yang tidak bisa terbantahkan oleh alasan apapun sebgai jawaban yang meyakinkan bahwa kepemimpinan NU Brebes adalah sesuai SK PBNU.
    Oleh karena itu, Pasca Muktamar menjadi tanggung jawab organisasi utk mensolidkan seluruh MWC NU di seluruh Brebes dengan proses yg elegan sesuai dengan aturan organisasi. Adapun mekanisme Secara formal, PCNU BREBES bisa berkirim surat kepada seluruh MWC NU untuk mematuhi peraturan PBNU dan kembali membangun NU BREBES dengan remojong bahu mambahu dan apabila masih ada yg mbalelo dan tidak patuh terhadap keputusan PBNU, maka langkah yang dilakukan harus sesuai dengan AD/ART dan PO organisasi dan peraturan organisasi wajib di jalankan dengan sebelumnya melakukan langkah-langkah komunikatif. Tahapan berikutnya dengan surat peringatan sampai dengan pembekuan MWC utk dibentuk carateker dan harus melakukan konferensi MWC utk membentuk kepengurusan yg sah dan sesuai AD/ART.
    Hal ini harus kita lakukan, sebagai bagian dari konsolidasi organisasi.
    NU itu Jam’iyah ( organisasi ) bukan hanya jamaah ( kumpulan ), maka sistem, mekanisme dan prosedur organisasi sesuai dengan aspek yuridis organisasi kita jalankan dengan etika organisasi.
    Mari berkhidmah untuk NU Brebes, hilangkan fitnah untuk menjadikan NU berkah. Mari berorganisasi dengan tulus hati tidak dengan emosi agar mendapatkan ridlo Ilahi. (red)
  • OLAH RAGA YANG BERNILAI PAHALA

    OLAH RAGA YANG BERNILAI PAHALA

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Ibnu al-Mubarak -rahimahullah- menyatakan:
    “Sungguh banyak suatu perbuatan baik yang (terlihat) kecil (pahalanya) yang (dengan) niat (mengharap ridha Allah) dapat membuat besar pahalanya. Dan sungguh banyak perbuatan baik (yang terlihat) besar (pahalanya) yang (dengan) niat (kurang ikhlas) dapat membuat kecil pahalanya.”
    Ketahuilah bahwa perbuatan baik itu harus disertai niat agar mendapatkan pahala.
    Jika tidak ada niat, maka perbuatan baik tersebut tidak mendapatkan pahala.
    Letak niat berada di hati.
    Contohnya:
    – Niat wudhu ketika awal membasuh wajah.
    – Niat shalat ketika takbiratul ihram, yaitu ketika mengucapkan lafazh Allaahu akbar.
    – Niat puasa (fardhu) ketika terbenam matahari sampai terbit fajar.
    Sedangkan perbuatan buruk tidak membutuhkan niat.
    – Orang yang mencuri mendapatkan dosa, meskipun dia tidak niat mencuri.
    – Orang yang membuka aib orang lain tanpa hak mendapatkan dosa, meskipun dia tidak niat ghibah.
    – Orang yang memukul orang lain dengan sengaja tanpa hak mendapatkan dosa, meskipun dia tidak niat memukul.
    Sedangkan perbuatan mubah akan mendapatkan pahala, jika diniatkan untuk ketaatan.
    – Orang yang makan akan mendapatkan pahala, jika diniatkan untuk ibadah.
    – Orang yang tidur akan mendapatkan pahala, jika diniatkan agar kuat beribadah.
    – Orang yang berolah raga akan mendapatkan pahala, jika diniatkan untuk menjaga kesehatan sehingga mudah beribadah.
    Semoga Allaah senantiasa memudahkan kita untuk menghadirkan niat ketika melakukan perbuatan baik, aamiin (PC NU BREBES)
  • Nama-Nama Dan Sifat-Sifat Allah Adalah Tawqifiyyah

    Nama-Nama Dan Sifat-Sifat Allah Adalah Tawqifiyyah

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Para ulama Ahlussunnah sepakat bahwa nama-nama dan sifat-sifat Allah adalah tawqifiyyah.

    Artinya bahwa nama-nama dan sifat-sifat Allah hanya ditetapkan oleh Syara’.

    Yaitu ditetapkan oleh Allah dalam Al-Qur’an dan oleh Rasulullah dalam Hadits-Hadits yang sahih. Tidak ditetapkan dengan jalan Ijtihad. Pendapat ini banyak diungkapkan oleh para ulama kita.

    Diantaranya oleh Syekh Ibrahim al-Laqqani dalam Jawharah at-Tawhid;

    واختير أن اسماه توقيفية

    كذا الصفات فاحفظ السمعية

    “Dan pendapat yang dipilih adalah bahwa Nama-Nama Allah adalah Tauqifiyyah.

    Demikian pula Sifat-Sifat-Nya. Maka hafalkan olehmu apa yang datang secara sam’i (datang dalam ketetapan Syara’)”.

    Para ulama kita mengatakan bahwa dalam menetapkan sifat-sifat bagi Allah adalah hanya dengan apa yang telah ditetapkan oleh Allah dalam Al-Qur’an dan oleh Rasulullah dalam Hadits-Hadits yang sahih.

    Ini artinya; lafazh-lafazh yang disandarkan kepada Allah yang berlaku dalam makna idhafat (penyandaran) saja maka itu semua tidak boleh ditetapkan sebagai Sifat-Sifat bagi-Nya. Al-Hafizh Ibnul Jawzi dalam bantahan terhadap kaum Musyabbihah Mujassimah berkata:

    أنهم سموا الأخبار أخبار صفات، وإنما هي إضافات، وليس كل مضاف صفة، فإنه قال سبحانه وتعالى: ونفخت فيه من روحي (سورة الحجر: 29) وليس لله صفة تسمى روحا، فقد ابتدع من سمى المضاف صفة. اهـ (1)

    ”Mereka selalu menamakan setiap teks yang memberitakan tentang Allah sebagai sifat-sifat-Nya. Padahal tujuan teks-teks tersebut hanya untuk mengungkapkan penyandaran saja (al-Idlafah).

    [Artinya penyandaran sesuatu kepada nama Allah untuk menunjukan bahwa Allah memuliakan perkara tersebut].

    Padahal tidak setiap bentuk Idlafah itu dalam pengertian sifat. Contoh, firman Allah tentang Nabi Isa:

    وَنَفَخْتُ فيْه مِنْ رُوْحِي (سورة الحجر: 29)

    Kata “من روحي” dalam ayat ini tidak boleh dipahami bahwa Allah memiliki sifat yang disebut dengan “ruh” [lalu sebagian ruh tersebut adalah bagian dari Nabi Isa yang ditiupkan kepadanya].

    (Tetapi yang dimaksud adalah bahwa ruh tersebut adalah ruh yang dimuliakan oleh Allah). Barangsiapa memahami bahwa setiap Idlafah itu sebagai sifat maka dia seorang yang telah sesat dan ahli bid’ah”.

    Dengan demikian dapat kita pahami bahwa tidak setiap segala yang disandarkan kepada Allah, baik dalam teks-teks Al-Qur’an atau Hadits-Hadits Nabi dapat disebut sebagai sifat Bagi-Nya.

    Kesimpulan ini harus dipahami dengan benar.

    Karena jika tidak maka seseorang akan menetapkan segala apapun bagi Allah dengan dalih ada penyebutannya dalam Al-Qur’an dan Hadits, walaupun itu sifat-sifat benda, seperti gerak, turun, naik, bentuk, ukuran, tempat, arah, anggota-anggota badan, dan lainnya. Na’udzu Billah.(abi SORBAN)

  • Isi Kitab Karya Mbah Hasyim Asy’ari Yang Di Temukan Di Jagalempeni Wanasari Brebes

    Isi Kitab Karya Mbah Hasyim Asy’ari Yang Di Temukan Di Jagalempeni Wanasari Brebes

    SORBANSANTRI.COM
    Foto Gus Sholah dalam acara sambutan diacara LBM PCNU Brebes yang ke-2 Di Rubath Al Musyarraf Al Musyarrof Penggarutan Bumiayu
    SORBAN SANTRI- Yah itulah kitab beliau yang berjudul RISALAH AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH, diantara isinya adalah:
    (kitab bisa dilihat di sini [irp posts=”2133″ name=”PERPUSTAKAAN”]
    Di antara penyebab muncul dan terjadinya penyimpangan-penyimpangan dalam Islam menurut KH Muhammad Hasyim Asy’ari adalah:
    1. Tidak menguasai seluk beluk bahasa Arab yang sesuai dengan zaman turunnya wahyu dan juga tidak menguasai berbagai gaya bahasa (Asälïb) dalam bahasa Arab. Mbah Hasyim Asy^ari menegaskan bahwa sekian banyak orang tersesat dari jalan yang benar (aqidah & pemikirannya sesat) dikarenakan mengikuti pemahaman orang-orang yang tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang berbagai gaya bahasa dalam bahasa arab.  Beliau menyatakan: “Al Ashmu^i meriwayatkan dari al Khalïl dari Abü ^Amr ibn al ^Ala-‘, ia berkata: “أَكْثَرُ مَنْ تَزَنْدَقَ بِالعِرَاقِ لِجَهْلِهِمْ بِالعَرَبِـيَّةِ”. “Kebanyakan orang yang menjadi kafir zindik di Irak disebabkan kebodohan mereka tentang bahasa Arab.”
    2. Tidak Memiliki Perangkat Keilmuan yang Cukup Ketika menjelaskan kewajiban bermadzhab bagi orang awam, Mbah Häsyim Asy^ari menjelaskan bahwa pemahaman orang awam tidak diperhitungkan sama sekali, selama tidak sesuai dengan pemahaman para ulama yang mu’tabar (Ahlul Haqq al Akäbir al Akhyär).

    [irp]

    Karena sesungguhnya timbulnya masalah bukan berada pada teks-teks al Qur’an ataupun hadits-hadits yang shahih, melainkan terletak pada pemahaman yang keliru (bodoh bergaya mampu) terhadap teks-teks tersebut.
    Oleh karenanya, setiap ahli bid^ah dan orang yang tersesat-pun mengaku memahami ajaran-ajaran mereka yang batil dari al Kitab dan as-Sunnah.
    Demikian penting kaedah ini untuk diikuti dan diamalkan, sehingga Mbah Hasyim Asy’ari menegaskan bahwa seseorang yang bukan mujtahid mutlak diharuskan bertaklid (mengikuti) kepada salah satu madzhab empat dan tidak boleh memahami sendiri dan beristidläl (mengambil hukum) langsung dari ayat-ayat al Qur’an dan hadits-hadits Nabi.
    [irp]
    Oleh karenanya, mari warga NU berhati-hatilah dalam memilih guru, ketahuilah kebenaran (carilah ilmu) dari guru yang tsiqoh, mumpuni (pemahamannya sohih) dan bersanad jelas, terlebih dalam mengaji tentang aqidah.
    Tiadalah kegiatan yang lebih mulia dibanding dengan mengaji, mengaji dan mengaji.
    (KH. Muhammad Häsyim Asy^ari –rohimahuLlöh–, Risälah Ahl as-Sunnah wa al-Jamä^ah fi Hadïts al-Mawtä wa Asyräth as-Sä^ah wa Bayän Mafhüm as-Sunnah wa al-Bid^ah, hlm. 13) (pcnu brebes)
  • Makna Azaliy dan Abadiy

    Makna Azaliy dan Abadiy


    SORBAN SANTRI-
    Kajian Aqidah Aswaja

    • Azaliy itu semakna dengan al qodiim / al Qidam yang bermakna tak bermula atau tak memiliki permulaan, hanya Allah-lah yang azaliy alias qodiim
    • Azaliy bukan bermakna zaman azaliy sebagaimana banyak orang keliru memaknainya
    • Abadiy itu semakna dengan dengan al Baqo’ yang bermakna kekal abadi tak mengalami rusak, berubah dan tak mengalami sirna, Allah Tuhan kita bersifat abadiy/ al baqo’
    • Kalau dikatakan surga dan neraka itu kekal abadiy maka jawablah bahwa keduanya kekal abadiy karena dikehendaki kekal oleh Allah ta’ala dan keduanya mesti memiliki permulaan dudalam wujudnya (tidak azaliy)
    • Dan kita ummat manusia tak lah memiliki sifat azaliy/ al qodiim tak juga memiliki sifat abadiy / al baqo’
    Allah berfirman:
    منها خلقناكم وفيها نعيدكم ومنها نخرجكم تارة أخرى
    Maknanya:
    Saking bumi kami menciptakan kalian, lan ing bumi kami kembalikan kalian lan saking bumi kami keluarkan kalian sekali lagi (hari kebangkitan)
    Q.S. Toha 55
    Foto atas Ketua Tanfidziyyah dan Rois Syuriyyah PCNU Brebes beserta rombongan men-sholati KH. Nasrudin Tarsyudi Pengasuh PONPES AL FALAH MODERN Jatirokeh Brebes  (PC NU Brebes)
    Semoga khusnul khootimah, lahul faatihah…
  • NU CARE LAZISNU BREBES SANTUNI ANAK YATIM PIATU DAN SERAHKAN KALENG KOIN NU KE EMPAT MWC

    NU CARE LAZISNU BREBES SANTUNI ANAK YATIM PIATU DAN SERAHKAN KALENG KOIN NU KE EMPAT MWC

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – PC NU CARE-LAZISNU Kabupaten Brebes, setelah mendapatkan legalitas dari Pengurus Wilayah NU Jawa Tengah dan Pengurus Pusat NU CARE-LAZISNU, langsung dan gencar melaksanakan sosialisasi mengenai penggalangan dana Koin NU maupun Infaq dan Shodaqoh dari tingkat MWC NU (Kecamatan), sampai ke tingkat Ranting NU (Desa).

    SORBANSANTRI.COM

    Setelah Kecamatan Tanjung, Banjarharjo, Kersana dan Bulakamba serta Ranting-ranting di dalamnya, NU CARE-LAZISNU Kabupaten Brebes mensosialisasikan Program-program dan materi administrasi pengelolaan dana NU CARE-LAZISNU.

    Melalui acara diawali dg dibacakan tahlil dilanjutkan pembacaan kitab Mafahim yang digelar di gedung MWC Bumiayu dihadiri oleh MWC Tonjong, Bumiayu, Sirampog dan Paguyangan, H. Wahib Isma menyampaikan bahwa dengan adanya koin NU, yang dikelola dan dengan kerjasama yang kuat serta maksimal melalui NU CARE-LAZISNU dari tingkat kabupaten sampai ranting, InsyaAllah warga NU mampu mandiri.

    SORBANSANTRI.COM

    NU CARE-LAZISNU yang memiliki komitmen MANTAP (Modern, Akuntable, Transparan, Amanah dan Profesional), selalu melaksanakan tugas-tugasnya sebaik mungkin dan dengan gerakan yang cepat.

    Apalagi, saat ini kita sedang dilanda pandemi Covid19, khususnya di Kabupaten Brebes juga sedang dilanda siklus Rob tahunan di sebagian besar pantai pesisir Pulau Jawa. Alhamdulillah, NU CARE-LAZISNU selalu turut membantu dalam setiap kejadian bencana dan masyarakat yg terkena musibah.

    SORBANSANTRI.COM

    Bukan berarti pamer, namun saat ini peran NU dianggap perlu untuk ditampilkan sebagai pembuktian komitmen MANTAP. Tidak ada niat dalam hati kita untuk pamer apa lagi ria.

    Selain dihadiri oleh syuriyah dan tanfidz empat MWC di atas, acara tersebut juga dihadiri oleh Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Brebes, yaitu KH. Amin Masyhudi dan H. M. Aqsho selaku Ketua PCNU Kabupaten Brebes.

    Sebelum acara sosialisasi dimulai, dilakukan pentashorufan kepada anak yatim piatu, dan penyerahan Kaleng Koin NU ke masing-masing MWC. Rois Syuriyah KH Amin Mashudi dan Ketua PCNU Brebes H. Aqsho terlihat kompak menghimbau dan menyemangati warga Nahdliyin khususnya yang hadir dalam acara tersebut, untuk turut menyukseskan program Koin NU; dan keduanya juga mengisi ke kaleng Koin NU di tiap MWC yang sudah diserahkan.

    SORBANSANTRI.COM

    Tidak ketinggalan, Gus Sholah yang selaku jajaran Syuriyah PWNU Jawa Tengah juga hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan pesan kepada warga NU yang hadir agar selalu semangat dalam berkhidmat pada Nahdlatul ulama sesuai dengan bidangnya masing masing untuk mewujudkan kemandirian Nahdlatul Ulama.

    Semoga gerak langka PC NU CARE LAZISNU Kab Brebes senantiasa mendapat petunjuk dan Ridlo Allah Subhanahu wataala. Kegiatan ditutup dg doa yg dipimpin oleh Rois Syuriyah PCNU Kab Brebes Romo Kyai Haji Aminudin Mashudi.(PC NU kab. Brebes)

  • Ketua Tanfidziyyah PCNU Brebes, Serahkan Bantuan Untuk Korban ROB AIR LAUT

    Ketua Tanfidziyyah PCNU Brebes, Serahkan Bantuan Untuk Korban ROB AIR LAUT

    SORBANSANTRI.COM

     

    cyberaswaja.online- Ada hikmah dibalik Allah memberikan bala-cobaan, diantaranya adalah makin ditinggikannya derajat seseorang yang telah berhasil melalui ragam cobaan.

    Yah kira-kita begitulah kondisi PCNU Brebes saat ini, setelah kian lama melakukan ikhtiyar penataan kembali sel-sel yang telah lama tertidur dengan ragam pengkaderan, pengaktifan kembali lembaga-lembaga dibawah naugannya hingga penataan MWC sampai tingkat rantingnya, dibawah kepemimpinan Bapak KH. M. Aqsho, kini mulailah nampak betapa PCNU Brebes makin kelihatan kinerjanya, berwibawa dan amat dirasa nampak sumbangsihnya kepada masyarakat Brebes khususnya.

    Hampir semua lembaga dibawah kendali beliau bekerja dengan sungguh-sungguh dengan semangat baru melalui proses panjang, diantaranya LBM, LP Ma’arif, RMI, LDNU, PC NUcare LAZISNU, Aswaja Center NU dan ragam lembaga lainnya.

    Foto dibawah adalah gambaran petapa penataan manajemen PC NUcare LAZISNU Brebes dibawah kendali Bapak H. M. Wahib Isma sudah sesuai dengan amanah yang diberikan pada lembaga yang dipimpinnya.

     

    Walau nilainya tak begitu banyak, semoga sedikit sumbangan yang disalurkan kepada para korban ROB AIR LAUT Desa Randusanga Brebes bisa menjadi tauladan bagi yang lain untuk saling “fastabiqul khoiroot”.

    Tak ketinggalan pula PAC Muslimat Bulakamba ikut andil dalam penggalangan donasi tersebut. Semoga kegiatan kemanusiaan yang dilaksanakan dihari sabtu 13 Juni 2020 pukul 10.00 benar-benar diterima oleh Allah Ta’ala dan bisa bermanfaat bagi para korban, dan semoga para pemberi shodaqoh semoga makin diberkahi dan ditambah rizqinya oleh Allah Ta’ala أمين. (PCNU BREBES)