Tag: peduli

  • Perundungan Live: ‘Om Aing Jenderal’ Ungkap Pelaku.

    Perundungan Live: ‘Om Aing Jenderal’ Ungkap Pelaku.

    wp.sorbansantri.com – Masyarakat di Bandung dikejutkan dengan sebuah kejadian perundungan yang disiarkan secara langsung di media sosial. Insiden ini menjadi sorotan publik setelah dua video menunjukkan aksi perundungan terhadap seorang individu di bawah umur. Kapolsek Bojongloa Kidul, Ari Purwantono, membenarkan kejadian tersebut pada hari Minggu, 28 April 2024, sambil menegaskan bahwa korban masih dalam usia remaja dan proses penyelidikan terus berlangsung.

    Dalam video pertama yang tersebar, terlihat dua orang melakukan perundungan secara langsung terhadap korban. Sedangkan dalam video kedua, pelaku yang diduga menyatakan hubungan kekeluargaannya dengan seorang jenderal, mengungkapkan ketidakpedulian terhadap konsekuensi hukum atas perbuatannya.

    “Sok searching di Google (coba cari di Google), Mayjen Rifki Nawawi,” ujarnya bersama rekan-rekannya dalam video, menambahkan dimensi kekebalan yang ia anggap dimilikinya.

    Perundungan adalah tindakan kekerasan yang merugikan, tidak hanya secara fisik tapi juga secara mental bagi korban. Penggunaan media sosial dalam kasus ini menyoroti potensi negatifnya sebagai alat untuk menyebarkan kekerasan.

    Dalam konteks ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam tindakan perundungan atau menyebarkan konten yang berisi kekerasan. Pentingnya pengawasan dan pemantauan terhadap konten media sosial pun menjadi sorotan dalam upaya mencegah penyebaran aksi kekerasan.

    Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari perundungan. Dengan bersama-sama mengutuk tindakan kekerasan ini, mari kita berkomitmen untuk mendukung kesejahteraan dan keamanan di lingkungan sekolah dan masyarakat kita. (AI Sorban)

  • Gamer Lokal Dikeroyok karena Kesetiaan pada Hero Nana

    Gamer Lokal Dikeroyok karena Kesetiaan pada Hero Nana

    wp.sorbansantri.com – Seorang gamer lokal yang hanya ingin dikenal sebagai “Nana Master 69” telah menjadi sensasi internet setelah dikeroyok oleh teman-temannya karena hanya bisa memainkan Nana di Mobile Legends. Insiden yang menggelikan ini terjadi ketika teman-temannya kehilangan kesabaran setelah kekalahan beruntun dalam pertandingan.

    Menurut saksi mata, “Nana Master 69” tetap kukuh dengan pilihan hero-nya meskipun dihadapkan pada ancaman “dikeroyok”. “Saya tidak peduli,” katanya dengan berani, “Nana adalah cinta sejati saya, dan saya akan memainkannya sampai akhir zaman!”

    Teman-temannya, yang sudah muak dengan ‘Nana-only’ gameplay, memutuskan untuk mengambil tindakan. “Kami sudah memberi tahu dia, main hero lain atau kami akan main-main dengan kamu,” kata salah satu temannya sambil tertawa. “Dan kami menepati janji kami!”

    Kejadian itu dengan cepat menjadi viral di media sosial, dengan banyak netizen menunjukkan dukungan mereka kepada “Nana Master 69”. Hashtag #JusticeForNanaMaster dan #NanaOrNothing menjadi trending topic di Twitter.

    Dalam sebuah wawancara eksklusif, “Nana Master 69” mengatakan, “Saya mungkin tidak bisa memainkan hero lain, tapi setidaknya saya setia. Dan hey, setidaknya saya mendapatkan banyak ‘like’ di media sosial!”

    Mobile Legends sendiri belum memberikan komentar resmi, tetapi rumor mengatakan bahwa mereka mempertimbangkan untuk membuat skin eksklusif untuk Nana yang diberi nama “Nana Master”.(AI Sorban)

  • Miris! Gaji Guru Honorer Hanya 150 Ribu Per Bulan, Setimpalkah?

    Miris! Gaji Guru Honorer Hanya 150 Ribu Per Bulan, Setimpalkah?

    wp.sorbansantri.comGuru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang membentuk masa depan generasi muda. Namun, di balik dedikasi mereka, terdapat kisah-kisah yang memprihatinkan. Salah satunya adalah gaji guru honorer yang hanya mencapai Rp150 ribu per bulan. Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam tentang situasi ini dan mengapa perubahan diperlukan.

    Guru Honorer: Pekerjaan yang Tidak Dihargai
    Guru honorer adalah mereka yang mengajar tanpa memiliki status pegawai negeri atau kontrak tetap. Mereka sering mengajar di sekolah-sekolah swasta atau daerah terpencil. Meskipun berperan penting dalam pendidikan, gaji mereka jauh dari layak.

    Kisah Dina Fatma: Gaji Rp150 Ribuan
    Sebuah video viral di media sosial menampilkan Dina Fatma, seorang guru honorer, membuka amplop berisi gaji pertamanya. Dengan wajah terkejut, dia menemukan hanya satu lembar uang Rp100 ribu dan satu lembar uang Rp50 ribu. Padahal, jam kerjanya adalah lima jam pelajaran per hari, dengan bayaran Rp30 ribu per jam. Jika dihitung, gajinya seharusnya Rp600 ribu per minggu. Namun, kenyataannya sangat berbeda.

    Minimnya Penghargaan untuk Jasa Guru Honorer
    Dina bukanlah satu-satunya guru honorer yang menghadapi situasi ini. Banyak dari mereka merasa tidak dihargai dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Gaji yang minim membuat mereka bertahan dengan susah payah.

    Tuntutan Perubahan
    Kita perlu mengubah paradigma tentang gaji guru honorer. Berikut beberapa langkah yang bisa diambil:
    Peningkatan Gaji: Pemerintah dan lembaga pendidikan harus meningkatkan gaji guru honorer agar sesuai dengan beban kerja dan tanggung jawab mereka.
    Perlindungan Hukum: Guru honorer perlu mendapatkan perlindungan hukum yang memastikan hak-hak mereka terpenuhi.
    Transparansi: Sekolah harus transparan mengenai sistem penggajian dan memastikan gaji sesuai dengan jam kerja yang sebenarnya.

    Kesimpulan
    Gaji guru honorer yang hanya Rp150 ribu per bulan adalah cermin ketidakadilan. Mari bersama-sama berjuang agar para pahlawan tanpa tanda jasa ini mendapatkan penghargaan yang setimpal. Semoga perubahan segera terjadi demi masa depan pendidikan di Indonesia. 🙏

    Ada beberapa cara kita bisa mendukung guru honorer secara langsung:

    1.     Donasi Langsung: Berkontribusi dengan memberikan donasi langsung kepada guru honorer. Ini bisa berupa uang tunai, sembako, atau kebutuhan lain yang mereka butuhkan.
    2.     Bantuan Pendidikan: Jika Anda memiliki keterampilan atau pengetahuan tertentu, Anda bisa membantu guru honorer dengan memberikan pelatihan atau bimbingan kepada mereka. Misalnya, mengajari mereka teknik pengajaran yang lebih efektif.
    3.     Aktivisme: Berpartisipasi dalam kampanye atau aksi yang memperjuangkan hak-hak guru honorer. Dengan meningkatkan kesadaran masyarakat, kita bisa mendorong perubahan kebijakan yang lebih baik.
    4.     Beli Karya Mereka: Jika guru honorer memiliki karya seni atau produk lain, belilah dari mereka. Ini bisa membantu meningkatkan pendapatan mereka.
    5.     Bergabung dengan Komunitas: Bergabung dengan komunitas yang peduli dengan pendidikan dan guru honorer. Bersama-sama, kita bisa mencari solusi dan memberikan dukungan.
    Ingatlah bahwa setiap tindakan kecil pun bisa berarti banyak bagi guru honorer. Mari bersama-sama berkontribusi untuk memperbaiki situasi mereka. 🙏 (red)

  • Kenapa Negara Maju, Tidak Religius?

    Kenapa Negara Maju, Tidak Religius?

    wp.sorbansantri.com –Negara maju dalam dunia modern saat ini terkesan tidak religius, namun sebaliknya negara yang religius masih banyak yang statusnya masih negara berkembang atau tidak maju.

    Tentu menimbulkan banyak pertanyaan kenapa Amerika, Jepang, Korea, Swiss, Norwegia dan negara-negara maju yang lainnya itu seperti tidak peduli dengan religi?

    Negara maju yang dimaksud bukan hanya maju ipteknya dan finansial, tapi juga maju secara moral. Tapi, negara yang religius malah mendapati kemunduran moral, contoh India sebagai negara religius tapi kasus pemerkosaannya cukup tinggi, KDRT, bunuh diri, intimidasi, bullying dan sebagainya sering terjadi.

    Atau contoh lain adalah Amerika Latin, dimana negaranya cukup religius tapi kasus pembunuhannya paling tinggi. Bahkan negara timur tengah, negara yang cukup religius sering kali membuka sarana untuk perang. Kita tahu perang itu seperti apa, siapa yang mati dan menjadi korban? Wanita dan anak-anak sering menjadi korban perang.

    Nah, kenapa bisa seperti itu?

  • ISN Informasi Seputar Ngoro PEDULI_DHUAFA’

    ISN Informasi Seputar Ngoro PEDULI_DHUAFA’

    Sorbansantri.com –  Alhamdulillah pada hari  minggu tgl 10-1-2021 kita dari tim relawan ISN (Informasi Seputar Ngoro) menyalurkan bantuan paket sembako (beras 5kg,minyak goreng 2lt,1 doz mie instan) serta uang tunai Rp.300.000 yang diberikan oleh ketua ISN Hasan Bisri kepada Bapak Tumiran dari dusun Glatik RT 02 RW 05 dan  Bapak Sabar dari dusun Krikilan Watesnegoro kec.Ngoro Mojokerto juga di dampingi ketudengan yang di sampaikan ketua RT setempat “Saya menyambut dengan sukacita & berharap agar ISN bisa menjadi ladang motifasi buat komunitas lain untuk saling berbagi kepada para dhuafa’ se-kec Ngoro” , pak RT jg mendoakan agar PROGRAM ISN bisa istiqomah ila yaumil qiyamah serta bisa bermanfaat kepada masyarakat Ngoro khususnya dan warga lain umumnya,    Teriring doa Jazakumullah khoiron katsiro kepada para donatur tetap ISN yang senantiasa selalu mensuport program program kami sehingga bisa terlaksana sampai saat ini, semoga para donatur di beri kelancaran dalam usahanya dan selalu di beri kesehatan , Amiin…  Hasan-Choirul Biro Infokoma RT masing masing.

     

    Dalam program ISN_PEDULI_DHUAFA’ kali ini bertujuan agar bisa membahagiakan juga membantu meringankan beban hidup mereka, apalagi di masa pandemi saat ini mereka sangat membutuhkan sekali bekal untuk bertahan hidup sehari hari,apalagi mereka termasuk orang yang tidak mampu dalam segi materi,karena keterbatasan fisik mereka tidak bisa bekerja keras untuk mencari nafkah,kadang juga masih bisa bekerja secara serabutan,

    Alhamdulillah mereka merasa senang serta mengucapkan banyak terima kasih kepada kita semua (ISN) senada dengan yang di sampaikan ketua RT setempat “Saya menyambut dengan sukacita & berharap agar ISN bisa menjadi ladang motifasi buat komunitas lain untuk saling berbagi kepada para dhuafa’ se-kec Ngoro” , pak RT jg mendoakan agar PROGRAM ISN bisa istiqomah ila yaumil qiyamah serta bisa bermanfaat kepada masyarakat Ngoro khususnya dan warga lain umumnya,

    Teriring doa Jazakumullah khoiron katsiro kepada para donatur tetap ISN yang senantiasa selalu mensuport program program kami sehingga bisa terlaksana sampai saat ini, semoga para donatur di beri kelancaran dalam usahanya dan selalu di beri kesehatan , Amiin… (Hasan-Choirul Biro Infokom)