Tag: pemuda

  • Ramai Beredar! Daftar 61 Nama Calon Menteri Kabinet Prabowo-Gibran

    Ramai Beredar! Daftar 61 Nama Calon Menteri Kabinet Prabowo-Gibran

    wp.sorbansantri.com – Daftar 61 nama calon menteri untuk kabinet Prabowo-Gibran telah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Berikut adalah susunan nama-nama yang menjadi sorotan:

    1. Menko Bidang Perekonomian: Airlangga Hartarto
    2. Menko Bidang Pangan, Gizi & Pembangunan Manusia: Erick Thohir
    3. Menko Bidang Energi, Investasi dan Lingkungan Hidup: Hatta Rajasa
    4. Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan: Tito Karnavian
    5. Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin
    6. Wakil Menteri Pertahanan: M. Herindra
    7. Menteri Sekretaris Negara: Ahmad Muzani
    8. Wakil Menteri Sekretaris Negara: Nezar Patria
    9. Menteri Sekretaris Kabinet: Rosan Roeslani
    10. Menteri Dalam Negeri: Sufmi Dasco
    11. Menteri Luar Negeri: Fadli Zon
    12. Wakil Menteri Luar Negeri: Teuku Riefky Harsya
    13. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Joko Santoso
    14. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Helmi Yahya
    15. Menteri Agama: Yaqut Cholil Qoumas
    16. Wakil Menteri Agama: Asep Saepudin Jahar
    17. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Yusril Ihza Mahendra
    18. Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Hotman Paris Hutapea
    19. Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Teknologi: Arif Satria
    20. Wakil Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Teknologi: Ace Hasan Syadzily
    21. Menteri Kesehatan dan Badan Gizi: Terawan
    22. Wakil Menteri Kesehatan dan Badan Gizi: Benny Oktavianus
    23. Menteri Sosial, Kesejahteraan, Perempuan dan Anak: Rahayu Saraswati
    24. Wakil Menteri Sosial, Kesejahteraan, Perempuan dan Anak: Grace Natalie
    25. Menteri Riset & Kepala BRIN: Dudung Abdurachman
    26. Menteri Ketenagakerjaan: Ahmad Doli Kurnia Tanjung
    27. Wakil Menteri Ketenagakerjaan: Agus Jabo
    28. Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita
    29. Wakil Menteri Perindustrian: Haris Rusly Moti
    30. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Rauf Purnama
    31. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Oki Muraza
    32. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Ridwan Kamil
    33. Menteri Perhubungan: Ignasius Jonan
    34. Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas: Sri Mulyani Indrawati
    35. Wakil Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas: Kartika Wirjoatmodjo
    36. Menteri Investasi: Bahlil Lahadalia
    37. Menteri Komunikasi, Informatika dan Digital: Budi Arie Setiadi
    38. Wakil Menteri Komunikasi, Informatika dan Digital: Kailani
    39. Menteri Perdagangan: Zulkifli Hasan
    40. Menteri Pertanian: Andi Amran Sulaiman
    41. Menteri Lingkungan Hidup: Budisatrio Djiwandono
    42. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi: Bambang Eko S.
    43. Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Habiburokhman
    44. Menteri Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Budiman Sudjatmiko
    45. Wakil Menteri Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Dedy Permadi
    46. Menteri Tata Ruang, BPN dan Kehutanan: Agus Harimurti Yudhoyono
    47. Wakil Menteri Tata Ruang, BPN dan Kehutanan: Raja Juli Antoni
    48. Menteri BUMN: Sakti Wahyu Trenggono
    49. Wakil Menteri BUMN: T. Helmi
    50. Menteri Kelautan dan Perikanan: TB Heru Rahayu
    51. Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan: M. Riza Damanik
    52. Menteri Pemuda dan Olahraga: Dito Ariotedjo
    53. Wakil Menteri Muda Pemuda dan Olahraga: Arief Rosyid Hasan
    54. Menteri Koperasi, UMKM dan Pasar Tradisional: Maruarar Sirait
    55. Wakil Menteri Koperasi, UMKM dan Pasar Tradisional: Sudaryono
    56. Menteri Sekretaris Pengendalian Pembangunan: Roberto Lumban Gaol
    57. Kepala BIN: I Nyoman Cantiasa
    58. Kepala Badan Pangan Nasional: Arief Prasetyo Adi
    59. Kepala Badan Gizi Nasional: Dadan Hindayana
    60. Kepala Badan Penerimaan Negara: Bambang Brodjonegoro
    61. Kepala Staf Kepresidenan: Nusron Wahid

    Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menjelaskan bahwa daftar tersebut merupakan aspirasi dan masukan dari berbagai pihak, namun belum ada pembicaraan resmi atau penggodokan kabinet yang final. Kubu Prabowo-Gibran sendiri menegaskan bahwa daftar yang beredar merupakan hoaks, dan formasi resmi kabinet akan diumumkan setelah pelantikan presiden terpilih. (AI Sorban)

  • PP GP Ansor Keluarkan Instruksi Jelang Tahun Politik 2024

    PP GP Ansor Keluarkan Instruksi Jelang Tahun Politik 2024

    wp.sorbansantri.com – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (PP GP) Ansor mengeluarkan instruksi kepada seluruh kader dan pengurus di berbagai tingkatan sebagai upaya untuk mengantisipasi eskalasi politik yang makin meningkat jelang tahun politik 2024. Surat instruksi tersebut, yang ditandatangani oleh Ketua Umum PP GP Ansor H Yaqut Cholil Qoumas dan Sekretaris Jenderal Abdul Rochman, tertanggal 8 September 2023, menekankan pentingnya memegang teguh Khittah dan pedoman berpolitik warga NU.

    @beritasorban

    PP GP Ansor Keluarkan Instruksi Jelang Tahun Politik 2024 Baca selengkapnya https://wp.sorbansantri.com/pp-gp-ansor-keluarkan-instruksi-jelang-tahun-politik-2024/ #gpansor #politiktiktok

    ♬ suara asli – Sorban Santri – Sorban Santri

    Dalam surat instruksi tersebut, PP GP Ansor mengingatkan seluruh kader dan pengurus untuk mematuhi sembilan pedoman berpolitik warga NU. Pedoman tersebut bertujuan agar kader Ansor menjadi teladan dalam menjalankan politik, dengan norma dan etika selalu dikedepankan.

    Berikut adalah empat poin instruksi yang dikeluarkan PP GP Ansor untuk seluruh kadernya:

    1. Dilarang Penggunaan Aset GP Ansor untuk Keperluan Politik:
      • Kader Ansor dilarang menggunakan lambang, lagu, seragam, dan atribut lainnya, serta aset dan kantor GP Ansor untuk kepentingan politik praktis atau kampanye calon presiden, calon wakil presiden, calon anggota legislatif, calon kepala daerah, dan partai politik apapun.
    2. Dilarang Mengatasnamakan GP Ansor dalam Pernyataan Dukungan Politik:
      • Kader Ansor dilarang membuat pernyataan dan/atau surat dukungan kepada calon presiden, calon wakil presiden, calon anggota legislatif, calon kepala daerah, dan partai politik apapun dengan mengatasnamakan GP Ansor.
    3. Memegang Teguh Khittah NU dan Pedoman Berpolitik:
      • Kader Ansor diinstruksikan untuk tetap memegang teguh Khittah NU 1926 dan 9 Pedoman Berpolitik Bagi Warga NU sesuai Keputusan Muktamar NU Ke-28 tahun 1989 di Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta.
    4. Menjaga Kondusivitas, Ketertiban, dan Keamanan di Wilayah Masing-Masing:
      • Kader Ansor diminta untuk menjaga kondusivitas, ketertiban, dan keamanan di wilayah masing-masing sebagai bagian dari tanggung jawabnya.

    Instruksi ini dikeluarkan sebagai respons terhadap meningkatnya situasi politik menjelang tahun politik 2024. PP GP Ansor berharap dengan mengikuti instruksi ini, kader Ansor dapat berperan sebagai agen perubahan yang menjunjung tinggi norma dan etika dalam berpolitik, serta menjaga keutuhan dan kedamaian bangsa. (AI Sorban)

  • Gak nyangka abangkuh!! Kisah masa lalu Shin Tae-yong yang tidak banyak diketahui

    Gak nyangka abangkuh!! Kisah masa lalu Shin Tae-yong yang tidak banyak diketahui

    wp.sorbansantri.com – Tahun 1991. Shin Tae-yong, pemuda berusia 20 tahun, melangkah ke lapangan hijau dengan penuh semangat. Ia mengenakan jersey Timnas Korea Selatan U-23, siap bertanding melawan Timnas Indonesia U-23 di sebuah laga uji coba.

    Pertandingan baru berjalan 5 menit ketika Shin Tae-yong menggetarkan gawang Indonesia. Golnya menjadi awal dari kekalahan telak 5-0 Timnas Indonesia U-23. Momen ini menjadi luka kelam bagi Shin Tae-yong muda, sekaligus menjadi catatan kelam bagi sejarah pertemuan kedua tim.
    Bertahun-tahun kemudian, Shin Tae-yong menjelma menjadi pelatih sepak bola yang disegani. Ia membawa Timnas Korea Selatan U-23 meraih medali emas Asian Games 2018, sebuah pencapaian yang fantastis.

    Kesuksesan itu mengantarkan Shin Tae-yong ke kursi pelatih Timnas Indonesia. Awalnya, banyak yang meragukan kemampuannya. Namun, Shin Tae-yong perlahan menunjukkan sihirnya.Di bawah asuhannya, Timnas Indonesia U-23 menjelma menjadi tim yang kuat dan penuh semangat. Mereka lolos ke Piala Asia U-23 2024 untuk pertama kalinya, dan bahkan melaju ke babak perempatfinal.

    Perjalanan Timnas Indonesia U-23 belum berakhir. Di babak perempatfinal, mereka akan menghadapi lawan terberat: Timnas Korea Selatan U-23, negara asal Shin Tae-yong. Laga ini bukan hanya tentang sepak bola, tetapi juga tentang balas dendam. Shin Tae-yong ingin membawa Garuda Muda mengalahkan negaranya sendiri, dan menghapus luka kelam di tahun 1991.

    Pertandingan Timnas Indonesia U-23 vs Timnas Korea Selatan U-23 diprediksi akan berlangsung sengit. Kedua tim memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing. Namun, Shin Tae-yong yakin dengan kemampuan anak asuhnya. Ia telah menanamkan semangat juang dan pantang menyerah dalam diri para pemain Garuda Muda.

    Akankah Timnas Indonesia U-23 mampu mengalahkan Korea Selatan U-23 dan melaju ke babak semifinal? Dukungan penuh dari seluruh rakyat Indonesia akan menjadi kekuatan tambahan bagi Garuda Muda. (AI Sorban)

  • Dr. Fahrudin Faiz M,Ag : “ORANG JAWA NENEK MOYANG KITA !!” Saat mengisi Materi Ngaji Filsafat Mojokerto

    Dr. Fahrudin Faiz M,Ag : “ORANG JAWA NENEK MOYANG KITA !!” Saat mengisi Materi Ngaji Filsafat Mojokerto

    SORBANSANTRI.COM

    Mojokerto, wp.sorbansantri.com – Gerakan Pemuda ansor (GP Ansor) Kota Mojokerto menggelar kegiatan ngaji filsafat pada tanggal 6 Mei 2002 Kabupaten Mojokerto Yang menghadirkan Pemateri Dr. Fahrudin Faiz M.Ag, yang merupakan Intelektual Muslim dan Dosen UIN Sunan Kali Jaga Yogyakarta Menjadi Motivator di Sosial Media.

    Dalam kegiatan ini melibatkan kurang lebih 200 partisipan yang terdiri dari organisasi Gerakan Pemuda ansor pengurus cabang Kota Mojokerto, pelajar se-kabupaten Mojokerto, kaum muslimin di Kabupaten Mojokerto, dan para penggemar Ustadz Fachrudin di sosial media, Selain itu kegiatan ngaji filsafat ini juga mendapatkan pengawalan khusus dari barisan serbaguna Banser dari Kota Mojokerto yang mengamankan jalannya kegiatan ini.

    Kegiatan digelar di PENDOPO KALAM AKSARA LAMPAHAN (depan GOR Dinas Pendidikan , Kecamatan Sooko , Kabupaten Mojokerto) , Rangkaian kegiatan ini dimulai dari pukul 7 malam sampai pukul 21 malam kegiatan pun dipimpin pembukaan oleh moderator,kemudian di lanjut dengan sambutan-sambutan , disusul dengan puncak acara inti yakni Pengisian materi oleh Dr. Fahrudin Faiz, dan trakhir ditutup dengan dialog tanya jawab dengan penonton setempat.

    Dalam penyampaian materi nya pada waktu dialog dengan penananya, Dr. Fahrudin Faiz memberi pernyataan bahwa “Orang Jawa Itu nenek moyang kita maka dari itu jangan sampai jadi orang Jawa yang hilang Jawa nya” , pernyataan dilontarkan ke jamaah yang mendengarkan karena ketika di zaman ini banyak orang Jawa yang yang hilang akan asal-usul nya sebagai orang Jawa.

    Dr Fahrudin Faiz menceritakan panjang yang mengandung hikmah yang mengenai orang Jawa , juga mengupas problematika sehari-hari di zaman yang saait ini sedang marak banyaknya Orang Jawa yang kehilangan asal-usulnya sebagai orang Jawa. Hal ini diutarakan dokter Fahrudin untuk menyadarkan Para Jamaah yang ikut serta mengaji filsafat, mengingat karena forum dialog ini lebih menekankan saling belajar dan sharing satu sama lain.

    Selain bercerita Hikma , Dr. Fahrudin juga memberi motivasi – motivasi kepada jamaah yang turut hadir dalam kegiatan ngaji filsafat kali ini, dan di penghujung acara moderator menyampaikan kesimpulan dari Pemateri kemudian acara selesai berjalan dangen lancar. (Feri D.S)

  • Kiai Enggak Dijaga, Gereja yang Dijaga

    Kiai Enggak Dijaga, Gereja yang Dijaga

    SORBANSANTRI.COM
    Kiai tampar anggota Banser (Foto: tangkapan layar Youtube NU Garis Lurus)

    JAKARTA, wp.sorbansantri.com– Video kiai kelahiran Madura, KH Syukron Ma’mun yang tampak menampar salah satu Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser) viral di media sosial (medsos).

    Dalam video itu, tampak tamparan kiai tersebut hanya untuk mengingatkan agar anggota Banser kembali kepada tugas utamanya untuk menjaga keamanan ulama atau kiai.

    Dalam video berdurasi 29 detik itu, tampak Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Rahman ini menyindir salah satu Banser yang diduga melakukan penjagaan di sebuah gereja. Kiai yang menggunakan baju serba putih ini meminta agar oknum anggota Banser itu kembali menjaga keamanan ulama.

    “Menjaga kiai mestinya kamu di rumah saya Banser ini. Tapi akhirnya Banser, kiainya enggak dijaga gereja yang dijaga,” kata Syukron dikutip dalam video berjudul ‘KH. Syukron Makmun Tampar Seorang Banser Agar Jangan Jaga Gereja,’ yang diunggah akun YouTube NU Garis Lurus, Sabtu (23/04/2022).

    Setelah itu, Kiai Syukron Makmun juga terlihat menampar seorang pemuda dan mengingatkan hal yang sama.

    “Akhirnya kiainya enggak dijaga gereja dijaga. Bagaimana benar kan saya ngomong? Lah iya suruh jaga kiai,” ujarnya.

    Video viral kiai menampar anggota Banser ini mengundang beragam reaksi warganet di medsos.

    “Kembalilah kejalan yang benar wahai saudara ku,jangan mau diperalat oleh pemimpin mu yang haus kekuasaan itu,”kata akun @Win**

    “Semoga dengan tamparan mbah kyai, Banser NU bisa kembali ke fungsinya semula menjaga para Ulama, menjaga agama Islam,”tulis akun @Sibawa***

    (sumber)

  • Warga Kesemen Ngoro Rayakan Haul Mbah Junggo Jogoreso Dan Mbah Wiro Djoyo Santiko

    Warga Kesemen Ngoro Rayakan Haul Mbah Junggo Jogoreso Dan Mbah Wiro Djoyo Santiko

    Mojokerto.Sorbansantri.com – Seseorang yang dianggab berjasa atau orang yang di pandang sebagai sesepuh di suatu daerah pastinya jasanya akan selalu di kenang oleh masyarakat bahkan mendapatkan tempat yang mulia walau beliau sudah wafat.

    Pada hari selasa (22-03-22) malam warga kesemen mengadakan haul mbah Junggo Jogoreso dan mbah Wiro Djoyo Santiko ke XVII yang bertempat area pesarean di dusun Kesemen desa Kesemen kecamatan Ngoro kabupaten Mojokerto.
    Peringatan haul ini diadakan warga rutin setiap setahun sekali yang di pelopori oleh KH.Ahmadun Bashori selaku tokoh agama di desa tersebut beserta tokoh pemuda Solehuddin dan juga dari pihak pemerintahan desa kususnya Anton Kurniawan selaku kepala desa setempat dan di dukung oleh tokoh agama yang lainnya.

    Tampak hadir dalam acara tersebut diantaranya para tokoh agama, pejabat pemerintahan dan perangkat desa Kesemen, pengurus ranting dan anak ranting NU desa Kesemen, beserta banom banom nya dan elemen masyarakat sekitar.

    Menurut ustad Khoiron selaku ketua panitia mengatakan “acara ini bertujuan untuk kirim doa kepada leluhur dan pelaksanaanya pun selalu di bulan ruwah atau bulan sya’ban tanggal 20 kalender jawa, atau di 10 hari sebelum datangnya bulan suci romadhon tiba”,sebelum pra acara pengajian umum dari panitia melaksanakan kegiatan pembacaan khotmil qur’an semalam suntuk di mulai ba’da sholat isya’ sampai setelah subuh dan hingga hatam, di teruskan malam ini acara puncaknya yakni peringatan pengajian umum yang menghadirkan muballigh dari Mojokerto kyai Mohammad Assa’dullah, yang sebelumnya di awali dengan pembacaan istighosah yang dimpin oleh KH.Ahmadun Bashori, tuturnya

    Menurut pak Wagi dan pak Wiyanto selaku juru kunci pesarean mengatakan bahwasanya pesarean mbah Junggo Jogoreso dan mbah Wiro Djoyo Santiko ini sangat keramat sekali dan tak ayal banyak peziarah yang datang baik warga lokal maupun warga yang dari luar daerah dengan tujuan ngalab barokahnya dengan mengirimkan doa doa ada juga yang sembari membaca al qur’an ketika berada di dalam area pesarean tersebut.

    Di sekitaran pesarean ada bangunan musholla yang selalu istiqomah di buat sholad berjama’ah yang di pandegani oleh abah Sholeh Muhammad beserta kawula muda di desa kesemen.

    Harapannya semoga dengan acara haul mbah Junggo masyarakat desa kesemen dan sekitarnya semakin guyub, rukun dan mudah mudahan selalu di beri kesehatan, umur panjang serta keberkahan rizki untuk bekal hidup sehari harinya.

    (Hasan-Ngoro)

  • Ansor Tegal Gelar Workshop Media di Enam Korwil

    SORBANSANTRI.COM

    sorban santri.com – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tegal bakal menggelar Workshop Media dan Jurnalistik. Pelatihan akan digelar 19 Februari – 13 Maret 2022 di enam Koordinator Wilayah (Korwil) se Kabupaten Tegal.

    Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tegal Nurfanani melalui Wakil Ketua Bidang Media Abdul Muhni mengatakan, Workshop yang akan diikuti perwakilan dari Anak cabang dan Ranting GP Ansor yang ada di kabupaten Tegal itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas kader dalam membuat konten di media digital maupun media sosial.

    “Workshop juga dimaksudkan sebagai sarana konsolidasi Media Ansor dari level Cabang, Anak Cabang hingga ranting,” katanya.

    Selain itu, kata Muhni, Workshop bertujuan untuk menggugah semangat kader Ansor disemua tingkatan dalam meningkatkan kemampuan media dan literasi.

    “Peran media ini sangat penting bagi organisasi. Apalagi peran Gerakan Pemuda Ansor di era teknologi informasi, era medsos,” tandasnya.

    Kepala Lembaga Media dan Jurnalistik PC GP Ansor Kabupaten Tegal Nurkhasan, menambahkan, Workshop akan digelar di enam Korwil se Kabupaten Tegal. Dimana setiap Korwil akan diikuti 3 PAC dan PR diwilayah Korwil tersebut.

    “Pelatihan ini menjadi ajang evaluasi dan monitoring oleh Ansor Media Tegal terhadap masing-masing Anak cabang dan ranting dalam mengelola dan memproduksi konten di media sosial maupun platform media lainnya,” kata Hasan.

    Dalam Workshop ini juga akan diberikan sejumlah materi penting diantaranya Jurnalistik Dasar, Tehnik Fotografi, Desain Grafis, Pengenalan Website dan Pengelolaan Media Sosial.

    “Diharapkan peserta dari lembaga media anak cabang dan ranting GP Ansor bisa memanfaatkan dengan baik pelatihan ini,” harapnya. (Team Ansor Media).

  • GP Ansor Karangawen Gelar Kelas Media dan Jurnalistik

    GP Ansor Karangawen Gelar Kelas Media dan Jurnalistik

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak menggelar Kelas Media dan Pelatihan Jurnalistik Dasar pada Rabu (26/1/2022) malam.
    Kegiatan yang digelar di lantai dua Gedung MWC NU Kecamatan Karangawen ini diikuti sejumlah 40 orang yang merupakan utusan dari tiap ranting atau kelurahan di kecamatan tersebut.
    Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Karangawen, Fahri Lathif mengatakan, kelas ini bertujuan memperlebar sayap perjuangan sampai ke dunia maya.
    Kegiatan ini juga merupakan program kerja yang telah direncanakan oleh Bidang Informasi, Komunikasi dan Kajian Strategis dari PAC GP Ansor Kecamatan Karangawen Demak.
    “Peserta kita bekali tentang pengetahuan jurnalistik dasar dan pengelolaan media sosial yang baik dan benar,” kata Fahri.
  • Pemuda Ini Tak Hafal Ayat Kursi, Tapi Berani Mengkafirkan Polisi

    Pemuda Ini Tak Hafal Ayat Kursi, Tapi Berani Mengkafirkan Polisi

    wp.sorbansantri.com – Media sosial kembali dihebohkan dengan video seorang pria yang diamankan polisi karena diduga karena sebut polisi kafir.

    Dalam video yang dibagikan akun twitter @Aalembur tersebut, memperlihatkan seorang pria yang bertelanjang dada diamankan oleh sejumlah polisi berseragam lengkap.

    “Bilang polisi kafir…Ayat kursi aja ga tau ..wajar pak..gurunya hanya ngajarin satu kata .tak biiiiiir,” tulis akun twitter @Aalembur seperti dikutip pada Jumat (25/12/2020).

    Kemudian, salah satu polisi berbicara kepada pria itu dan menyuruhnya untuk membacakan ayat kursi.
    “Ayat kursi coba, coba baca ayat kursi,” kata polisi kepada pria tersebut.

    https://twitter.com/i/status/1341563755012837383

    Pria tersebut tidak langsung menjawab pertanyaan dari polisi, ia tampak menundukkan kepala sembari memegangi baju yang kemudian ia sampirkan di tubuhnya.

    “Nggak hafal pak,” jawab pria tersebut kemudian.

    Sontak polisi menyayangkan jawaban pria itu, bahkan polisi memarahinya dengan menanyakan maksud dari penyebutan kafir terhadap polisi itu apa. Bahkan di antara mereka sempat terjadi perdebatan.

    “Waduuuuh, kamu bilang polisi kafir,” kata polisi.

    “Saya tidak mengkafirkan kok pak,” jawab pria tersebut.

    “Saya juga Islam, yang menilai kita itu Allah bukan kamu, apa kamu bilang kafir-kafir maksud kamu apa?” Ujar polisi lagi.

    Melihat unggahan video ini, warganet sontak bereaksi dan memicu kritikan komentar yang beragam.

    “Mereka kemungkinan Orang bayaran harian + Atribut utk melakuakan Aksi, Pendana tertawa2 dirumah.Orator aksi Ratusan juta modal Koar2 sambil pakaian ala2 Timur tengah,sdgkan mereka KLUTIK pecahan + Nasi Bungkus,” tulis akun @supari_yanto.

    “Mrk suka mencaci kapir …blj dari siapa ya ??” Tulis akun @MrsRache***.

    “Sudah aku duga mereka cuma tameng2 hidup yang dikorbankan. Alibinya standar2 saja, hanya sbg penyusup yang tidak diakui…!” Kata akun @Aries***.

    “Tak heran bila mereka amat mudah dipengaruhi….” Kata akun @SubhanE***.
    “Ini contoh murid atau pengikut nya, ajaran sesat dari junjungan nya,” kata akun @RazkaF***.

    (red)

  • GONDANG Gelar Kubro Muslimat NU Dan Fatayat NU

    GONDANG Gelar Kubro Muslimat NU Dan Fatayat NU

    SORBANSANTRI.COM

    Khidmatnya acara tersebut juga menghadirkan Ibu Nyai Sholihatin, dari kecamatan Jatirejo untuk mengisi Siraman Rohani kepada kader kader Banom NU ini. Kegiatan terebut jugaDihadiri ibu ketua tim penggerak PKK Kecamatan serta bpk Zainal mewakili Kepala desa kalikatir.(15/12)

    SORBANSANTRI.COM