Tag: pengungsi

  • Korban Rafah Meningkat Menjadi 45, Korban Meninggal Dunia di Gaza Melebihi 36.000

    Korban Rafah Meningkat Menjadi 45, Korban Meninggal Dunia di Gaza Melebihi 36.000

    Berita Video

    Gaza, 27 Mei 2024 — Kementerian Kesehatan di Gaza melaporkan bahwa serangan Israel terhadap pengungsi di Rafah telah menewaskan 45 orang, termasuk 23 wanita, anak-anak, dan orang tua. Selain itu, serangan tersebut mengakibatkan 249 orang terluka. Serangan ini menambah jumlah total korban tewas sejak dimulainya perang menjadi 36.050 orang, dengan 81.026 lainnya terluka.

    Serangan udara Israel terhadap tenda-tenda yang menampung pengungsi di kota Rafah, Gaza bagian selatan, telah menimbulkan kecaman keras dari berbagai negara dan organisasi global. Sedikitnya 40 warga Palestina, termasuk banyak anak-anak, menjadi korban tewas dalam serangan tersebut.

    SORBANSANTRI.COM
    Warga Palestina mencari makanan di antara puing-puing yang terbakar setelah serangan Israel di daerah yang ditetapkan sebagai zona aman oleh Israel untuk orang-orang terlantar di Rafah [Mohammed Salem / Reuters]

    Kepresidenan Palestina, pada hari Senin, menuduh Israel sengaja menargetkan warga sipil. Tuduhan ini memperkuat paduan suara kecaman yang datang dari seluruh dunia setelah serangan tragis tersebut.

    Badan Pengungsi Palestina PBB (UNRWA) melalui sebuah pernyataan di platform media sosial X, mengungkapkan bahwa gambar-gambar dari Rafah adalah bukti lain bahwa Gaza kini menjadi “neraka di bumi”. UNRWA menyerukan perhatian dan tindakan dari komunitas internasional untuk menghentikan kekerasan yang terus berlanjut dan melindungi warga sipil yang tak berdosa.

    Serangan terhadap pengungsi di Rafah ini memperparah krisis kemanusiaan yang sudah parah di Gaza. Ribuan keluarga telah kehilangan tempat tinggal dan akses ke kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan layanan kesehatan. Kondisi ini semakin memperburuk penderitaan rakyat Palestina yang sudah lama berada di bawah blokade dan konflik berkepanjangan.

    Sejumlah negara dan organisasi internasional telah mengutuk tindakan Israel dan menyerukan gencatan senjata segera untuk menghentikan penderitaan warga sipil. Para pemimpin dunia mendesak kedua belah pihak untuk kembali ke meja perundingan dan mencari solusi damai yang dapat mengakhiri konflik dan mengakhiri penderitaan rakyat Palestina. (AI Sorban)

    @beritasorban Dalam serangan terbaru di Rafah, Gaza, 45 orang tewas, termasuk 23 wanita, anak-anak, dan orang tua. Serangan ini juga melukai 249 orang, menjadikan jumlah total korban tewas di Gaza lebih dari 36.000 sejak dimulainya perang #SaveGaza #PrayForRafah #StopTheViolence #HumanitarianCrisis #PeaceForPalestine #fyp ♬ suara asli – Sorban Santri
  • 45.000 Rohingya Melarikan Diri: Tuduhan Pemenggalan dan Pembakaran Mengguncang Myanmar

    45.000 Rohingya Melarikan Diri: Tuduhan Pemenggalan dan Pembakaran Mengguncang Myanmar

    Berita VIDEO

    wp.sorbansantri.com – Rakhine, Myanmar – Meningkatnya kekerasan di Negara Bagian Rakhine, Myanmar, telah memaksa sekitar 45.000 Rohingya melarikan diri. Bentrokan antara Tentara Arakan (AA) dan militer Myanmar memicu tuduhan pemenggalan, pembunuhan, dan pembakaran properti. PBB mengingatkan dunia akan krisis ini, mendesak perlindungan bagi para pengungsi.

    Sejak November, bentrokan di Rakhine semakin memburuk, dengan AA berjuang untuk otonomi lebih bagi populasi etnis Rakhine, termasuk minoritas Muslim Rohingya yang telah lama teraniaya. Lebih dari satu juta Rohingya telah berlindung di Bangladesh sejak 2017, namun kondisi mereka semakin terpuruk akibat kekerasan yang terus berlanjut.

    Seruan Perlindungan PBB Kepala hak asasi manusia PBB Volker Turk mendesak Bangladesh dan negara-negara lain untuk memberikan perlindungan efektif kepada para pengungsi terbaru ini. Namun, Bangladesh yang sudah menampung lebih dari satu juta Rohingya, enggan menerima lebih banyak pengungsi, meninggalkan mereka terjebak di perbatasan Myanmar.

    Kesaksian dan Bukti Kekejaman James Rodehaver dari PBB menggambarkan situasi mengerikan yang dialami banyak orang. Gambar satelit, video online, dan kesaksian menunjukkan bahwa kota Buthidaung sebagian besar telah terbakar, dengan dugaan pembakaran oleh AA. Kesaksian lain mengungkapkan pemenggalan kepala dan pelecehan oleh AA, menambah penderitaan para Rohingya yang terjebak di tengah konflik.

    Penutup

    Meningkatnya kekerasan di Negara Bagian Rakhine, Myanmar, memaksa ribuan Rohingya melarikan diri, menghadapi ancaman pemenggalan, pembunuhan, dan pembakaran. PBB terus mendesak perlindungan internasional bagi para pengungsi ini, sementara kondisi mereka tetap genting. Dunia internasional harus bergerak cepat untuk memberikan bantuan dan perlindungan yang mereka butuhkan. (AI Sorban)

    @beritasorban Kekerasan yang meningkat di Negara Bagian Rakhine, Myanmar, memaksa 45.000 Rohingya melarikan diri. Bentrokan antara Tentara Arakan (AA) dan militer Myanmar memicu gelombang pengungsian baru, dengan tuduhan pemenggalan, pembunuhan, dan pembakaran properti. #RohingyaCrisis #HumanRights #Refugees #MyanmarConflict #UNAppeal #fypシ゚viral ♬ suara asli – Sorban Santri
  • ISRAEL INTENSIFKAN SERANGAN DI RAFAH JELANG PUTUSAN MAHKAMAH INTERNASIONAL

    ISRAEL INTENSIFKAN SERANGAN DI RAFAH JELANG PUTUSAN MAHKAMAH INTERNASIONAL

    wp.sorbansantri.com Gaza, Kamis, 23 Mei 2024 – Tentara Israel mengintensifkan serangannya terhadap kota Rafah di Jalur Gaza menjelang putusan penting dari Mahkamah Internasional (ICJ). ICJ dijadwalkan akan memberikan putusan pada hari Jumat atas permintaan Afrika Selatan yang meminta pengadilan internasional tersebut untuk memerintahkan Israel menerapkan gencatan senjata di seluruh Gaza, termasuk kota Rafah di bagian selatan.

    Serangan di Rafah merupakan bagian dari operasi militer yang lebih luas di Gaza, yang telah menyebabkan kehancuran besar dan korban jiwa yang signifikan. PBB melaporkan bahwa lebih dari 800.000 warga Palestina terpaksa mengungsi dari rumah mereka, dengan banyak dari mereka kini tinggal di antara reruntuhan bangunan.

    Korban Jiwa dan Kerusakan:

    Sejak 7 Oktober, serangan Israel telah menewaskan sedikitnya 35.800 orang dan melukai 80.011 lainnya di Gaza. Korban tewas yang direvisi di Israel dari serangan Hamas pada 7 Oktober kini mencapai 1.139 orang, dengan puluhan lainnya masih ditahan oleh kelompok tersebut.

    Situasi di Tepi Barat:

    Sementara itu, di Tepi Barat yang diduduki, pasukan Israel melakukan serangan selama dua hari di Jenin, yang mengakibatkan 12 warga Palestina tewas. Serangan ini menambah ketegangan di wilayah yang sudah bergolak.

    Reaksi Internasional:

    Pengumuman ICJ yang akan datang telah menarik perhatian internasional, dengan banyak negara dan organisasi hak asasi manusia menantikan putusan tersebut. Keputusan ini diharapkan dapat memberikan dorongan bagi upaya diplomatik untuk mencapai gencatan senjata dan mengakhiri kekerasan yang sedang berlangsung.

    Penutup:

    Situasi di Gaza dan Tepi Barat tetap kritis dengan korban jiwa terus meningkat dan krisis kemanusiaan yang semakin memburuk. Komunitas internasional menantikan langkah selanjutnya dari Mahkamah Internasional yang diharapkan dapat membawa perubahan dalam dinamika konflik ini.

    Sumber:

    @beritasorban Tentara Israel mengintensifkan serangan di Rafah menjelang putusan Mahkamah Internasional (ICJ) yang akan diumumkan pada hari Jumat. Putusan tersebut merespon permintaan Afrika Selatan untuk memerintahkan Israel menerapkan gencatan senjata di Gaza. #PerangGaza #ICJ #IsraelSerangRafah #Palestina #fyp ♬ suara asli – Sorban Santri