Tag: pkb

  • Bersama Ikfina dan Gus Dulloh: Melangkah Menuju Kemajuan Mojokerto

    Bersama Ikfina dan Gus Dulloh: Melangkah Menuju Kemajuan Mojokerto

    Berita Video

    Mojokerto, SorbanSantri.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi mengusung pasangan Ikfina Fahmawati dan Sa’dulloh Syarofi atau Gus Dulloh sebagai calon bupati dan wakil bupati Mojokerto dalam Pilkada Mojokerto 2024. Dilansir dari Mojokerto.disway.id, deklarasi dan pemberian rekomendasi tersebut berlangsung di Warung Selo Adji, Dusun Jatisumber, Desa Watesumpak, Trowulan, Mojokerto, pada Rabu (5/6/2024).

    Sekretaris DPW PKB Jawa Timur, Anik Maslachah, mengungkapkan bahwa surat keputusan DPP PKB mengenai pencalonan ini bertanggal 3 Juni 2024 dengan nomor 29668/DPP/01/VI/2024. “Surat tersebut ditandatangani oleh Sekjen DPP PKB dan Ketua Umum DPP PKB, yang mengesahkan keduanya untuk melanjutkan perjuangan dan melakukan komunikasi politik,” ujarnya.

    Prestasi Ikfina dalam Kepemimpinan

    Anik menjelaskan bahwa PKB memilih pasangan ini berdasarkan kaidah fiqih, dengan tujuan memberikan kemajuan, kesejahteraan, dan manfaat bagi masyarakat. Dalam 3,5 tahun masa kepemimpinannya, Ikfina telah membawa Mojokerto maju dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 2,44 persen, melebihi rata-rata nasional dan Jawa Timur. “Itu angka yang sangat signifikan, di mana IPM merupakan variabel penting dalam kesuksesan pembangunan,” jelas Anik.

    Selain itu, Ikfina juga berhasil meningkatkan pelayanan sosial dasar seperti kesejahteraan, kesehatan, dan pendidikan, meskipun pertumbuhan ekonomi sempat minus 1,11 persen akibat pandemi COVID-19. “Ikfina mampu membalikkan keadaan dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,41 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional dan Jawa Timur. Hari ini nasional 5,2 dan Jatim 4,82 tetapi Mojokerto mampu menghadirkan 6 persen lebih,” tambahnya.

    Anik menambahkan bahwa angka kemiskinan di Mojokerto turun dari 10 persen menjadi 9,8 persen dalam kurun waktu 3 tahun, lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional dan Jawa Timur. “Ada penurunan 0,77 persen dalam kurun 3 tahun. Ini juga di bawah nasional berada di angka 10, Jatim 11,9 persen, Mojokerto mampu di bawah 10 persen. Oleh karena itu, PKB memilih Ikfina sebagai calon bupati untuk melanjutkan pembangunan di Mojokerto,” imbuhnya.

    Dukungan dan Harapan

    Ketua Desk Pilkada DPP PKB, Abdul Halim Iskandar, menjelaskan bahwa rekomendasi dari DPP PKB ada dua tahap, satu penetapan tahap pertama ditandatangani Desk Pilkada, dan yang kedua final ditandatangani ketum dan sekjen. “Untuk yang Trowulan sudah ditandatangani ketum maupun sekjen dan sudah final,” jelasnya.

    PKB juga berharap partai lain ikut mendukung pasangan Ikfina dan Gus Dulloh. Sejauh ini, sudah ada komunikasi dengan Golkar, PDIP, Perindo, dan PKS. Alasan mengusung Ikfina adalah karena kepemimpinan sebelumnya belum mencapai lima tahun penuh akibat pandemi COVID-19, sehingga banyak visi misi yang belum terwujud.

    “Dengan percepatan pada 2024-2029, kami harapkan visi misi yang belum terpenuhi itu bisa terwujud,” tandas Abdul Halim.

    Dengan demikian, PKB berharap pasangan Ikfina dan Gus Dulloh dapat membawa perubahan positif dan melanjutkan pembangunan di Mojokerto, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

    Tetaplah bersama SorbanSantri.com untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Pilkada Mojokerto dan perkembangan politik lainnya. ( AI Sorban )

    @beritasorban Dalam Pilkada Mojokerto 2024, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi mengusung Ikfina Fahmawati dan Gus Dulloh sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati. Dengan rekomendasi dari DPP PKB, Ikfina dan Gus Dulloh siap menjalani perjuangan politik. Mereka menerima deklarasi dan rekomendasi di Warung Selo Adji, Mojokerto, dalam sebuah acara yang dihadiri oleh banyak pihak. Keputusan ini didasari oleh kinerja Ikfina yang dinilai berhasil membawa Mojokerto lebih maju, meskipun dihadapkan pada tantangan pandemi COVID-19. PKB berharap pasangan ini dapat melanjutkan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mojokerto. Ikuti terus SorbanSantri.com untuk update terkini seputar Pilkada Mojokerto dan perkembangan politik lokal lainnya. #PKB #PilkadaMojokerto #IkfinaFahmawati #GusDulloh #Mojokerto #Pemilu2024 #SorbanSantri #foryoupage #fypage #breakingnews ♬ suara asli Sorban Santri
  • PKB Umumkan Ikfina – Gus Dulloh Masuk Daftar 35 Nama untuk Pilkada 2024

    PKB Umumkan Ikfina – Gus Dulloh Masuk Daftar 35 Nama untuk Pilkada 2024

    Berita Video

    SorbanSantri.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah menetapkan 35 nama calon untuk diusung dalam Pilkada 2024, baik untuk Pemilihan Bupati maupun Wali Kota. Nama-nama ini termasuk Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya saat ini, dan Eva Dwiana, Wali Kota Bandar Lampung.

    “Sampai detik ini, sudah kita verifikasi dan finalkan 35 nama untuk Kabupaten/Kota se-Indonesia. Tinggal menunggu format KPU,” kata Ketua Desk Pilkada PKB, Abdul Halim Iskandar, dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Senin (3/6/2024).

    Halim juga menyebutkan bahwa dari 288 calon kepala daerah yang menjalani uji kelayakan dan kepatutan (UKK), belum ada satu nama pun yang diputuskan untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub). Saat ini, proses pendalaman masih berlangsung.

    Berikut adalah 35 nama yang diusung PKB untuk Pilkada 2024:

    1. Nanda Indira Bastian (Pesawaran, Lampung)
    2. Eva Dwiana (Kota Bandar Lampung, Lampung)
    3. Nuruddin Amin (Jepara, Jawa Tengah)
    4. Fadia Arafiq (Pekalongan, Jawa Tengah)
    5. Ony Anwar Harsono (Ngawi, Jawa Timur)
    6. Eri Cahyadi (Kota Surabaya, Jawa Timur)
    7. Ikfina Fahmawati (Mojokerto, Jawa Timur)
    8. Nanik Endang R. (Magetan, Jawa Timur)
    9. Anna Mu’awanah (Bojonegoro, Jawa Timur)
    10. Rini Syarifah (Blitar, Jawa Timur)
    11. Raden Bagus Fattah Jasin (Pamekasan, Jawa Timur)
    12. Warsubi (Jombang, Jawa Timur)
    13. Thoriqul Haq (Lumajang, Jawa Timur)
    14. Habib Hadi Zainal Abidin (Kota Probolinggo, Jawa Timur)
    15. Louise Lucky Taolin (Malaka, NTT)
    16. Umbu Lili Pekuwali (Sumba Timur, NTT)
    17. Simeon Thobias Pally (Alor, NTT)
    18. Frederick Edwin (Kutai Barat, Kalimantan Timur)
    19. Madri Pani (Berau, Kalimantan Timur)
    20. Karolin Margaret Natasa (Landak, Kalimantan Barat)
    21. Iman Suramenggala (Bulungan, Kalimantan Utara)
    22. Andi M. Akbar Mattawang Djuarzah (Nunukan, Kalimantan Utara)
    23. Wempi W. Mawa (Malinau, Kalimantan Utara)
    24. Khairul (Kota Tarakan, Kalimantan Utara)
    25. Chaidir Syam (Maros, Sulawesi Selatan)
    26. Darmawangsyah Muin (Gowa, Sulawesi Selatan)
    27. Ady Ansar (Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan)
    28. Hadianto Rasyid (Kota Palu, Sulawesi Tengah)
    29. Sulianti Murad (Banggai, Sulawesi Tengah)
    30. Timotius Kaidel (Kepulauan Aru, Maluku)
    31. Ikram Umasugi (Buru, Maluku)
    32. Ruben Yason Rumboisano (Waropen, Papua)
    33. Maximus Tipagau (Mimika, Papua Tengah)
    34. Kristosimus Yohanes Agawemu (Mappi, Papua Selatan)
    35. Untung Tamsil (Fakfak, Papua Barat)

    Pengumuman ini menunjukkan komitmen PKB dalam memastikan calon-calon terbaik untuk Pilkada 2024. (AI Sorban)

    @beritasorban Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan 35 calon untuk Pilkada 2024, termasuk Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, dan Eva Dwiana, Wali Kota Bandar Lampung. "Sampai detik ini, sudah kita verifikasi dan finalkan 35 nama untuk Kabupaten/Kota se-Indonesia. Tinggal menunggu format KPU," kata Abdul Halim Iskandar, Ketua Desk Pilkada PKB. Di Mojokerto, Jawa Timur, Ikfina Fahmawati akan berpasangan dengan Sa’dulloh Syarofie, putra KH Chusaini Ilyas. Halim juga menyebut belum ada satu nama pun yang diputuskan untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub). Nama lain yang diusung termasuk Nanda Indira Bastian (Pesawaran, Lampung), Nuruddin Amin (Jepara, Jawa Tengah), dan Louise Lucky Taolin (Malaka, NTT). PKB menunjukkan komitmennya dalam memastikan calon terbaik untuk Pilkada 2024. #Pilkada2024 #PKB #Ikfina Fahmawati #Gus Dulloh #PilkadaMojokerto #PilkadaJatim #PilkadaLampung #PilkadaNTT #PilkadaKalimantan #PilkadaSulawesi #PilkadaPapua #fyp #foryoupage #fypシ゚viral ♬ suara asli Sorban Santri
  • PKB Usung KH Marzuki Lawan Khofifah di Pilgub Jatim

    PKB Usung KH Marzuki Lawan Khofifah di Pilgub Jatim

    Berita Video

    SorbanSantri.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengisyaratkan akan mengusung Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar, sebagai calon gubernur dalam Pilkada Jawa Timur 2024. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Desk Pilkada PKB, Abdul Halim Iskandar, yang menyebutkan bahwa ada kemungkinan besar partainya akan mendukung KH Marzuki untuk maju melawan petahana Khofifah Indar Parawansa.

    Menurut Abdul Halim, KH Marzuki saat ini sedang aktif bertemu dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi dan dukungan. “Tentu PKB sebagai partai politik sangat senang mendapatkan aspirasi itu semua. Ujungnya tentu akan kami kembalikan kepada KH Marzuki,” kata Halim di Kantor DPP PKB, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (29/5).

    Walaupun demikian, Halim menegaskan bahwa PKB tidak akan memaksakan KH Marzuki untuk bergabung dan diusung oleh PKB. “PKB tidak mungkin mengeklaim bahwa KH Marzuki bersedia, siap. Kalau PKB-nya siap, aspirasinya siap,” ujar Halim.

    Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi tersebut juga menyebutkan bahwa KH Marzuki memiliki potensi besar untuk memimpin Jawa Timur. Meskipun calon kuat di Jawa Timur saat ini adalah Khofifah Indar Parawansa, KH Marzuki diyakini dapat menjadi penantang yang tangguh.

    Popularitas KH Marzuki meningkat sejak dipecat dari jabatannya sebagai Ketua PWNU Jatim karena tidak mendukung pasangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 02 pada pemilihan presiden lalu. “Beliau juga tokoh dan ikon NU Jatim yang luar biasa. Semakin populer setelah mendapat perlakuan-perlakuan yang tidak bagus itu setelah diberhentikan oleh PBNU, malah semakin populer,” jelas Halim.

    SorbanSantri.com akan terus memantau perkembangan berita ini dan memberikan update terkini terkait pencalonan KH Marzuki dan dinamika politik Pilgub Jatim 2024.

    Reporter: AI Sorban
    Editor: Redaksi Sorban


    Tetap ikuti berita terbaru di SorbanSantri.com untuk informasi lebih lanjut mengenai Pilkada Jawa Timur dan berita lainnya.

    @beritasorban Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengisyaratkan bakal mengusung KH Marzuki Mustamar, Ketua PWNU Jatim, sebagai calon gubernur di Pilkada Jawa Timur 2024. Ketua Desk Pilkada PKB, Abdul Halim Iskandar, menyebutkan bahwa KH Marzuki saat ini tengah aktif bertemu masyarakat untuk meraup aspirasi. Meskipun PKB mendukung penuh, keputusan akhir tetap ada pada KH Marzuki. Popularitas KH Marzuki kian melonjak setelah dipecat dari jabatannya karena tidak mendukung pasangan calon presiden nomor urut 02, menjadikannya ikon NU Jatim yang kuat. Dengan potensi besar dan dukungan yang terus meningkat, KH Marzuki diprediksi bisa menjadi lawan tangguh bagi petahana Khofifah Indar Parawansa. Tetap ikuti perkembangan terbaru hanya di SorbanSantri.com! #PilgubJatim2024 #PKBUsungMarzuki #KHMarzukiVsKhofifah #PolitikJatim #NUJatim #fypシ゚ #fypp ♬ suara asli – Sorban Santri
  • KH Marzuki Mustamar Tantang Khofifah di Pilgub Jatim 2024?

    KH Marzuki Mustamar Tantang Khofifah di Pilgub Jatim 2024?

    Berita Video

    wp.sorbansantri.com – Pilgub Jawa Timur 2024 semakin dekat dan persaingan antar calon kian memanas. Khofifah Indar Parawansa, petahana, masih menjadi unggulan dalam survei elektabilitas terbaru. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) pada 1-10 Mei 2024, Khofifah memimpin dengan elektabilitas 42,1 persen dalam simulasi enam nama calon.

    Di posisi berikutnya, Anwar Sadad dari Gerindra mendapat 13,8 persen, diikuti oleh Achmad Fauzi dari PDI Perjuangan dengan 11,2 persen, M Sarmuji dari Golkar dengan 10,9 persen, dan KH Marzuki Mustamar dengan 10,7 persen. Nama KH Marzuki Mustamar, mantan Ketua PWNU Jatim, muncul sebagai penantang potensial Khofifah, terutama karena dukungan dari responden yang berafiliasi ke PKB.

    Kemunculan KH Marzuki Mustamar dalam bursa cagub cukup menarik perhatian. Elektabilitasnya yang hampir setara dengan beberapa tokoh partai besar menunjukkan potensi kuat untuk bersaing dengan Khofifah. ARCI menilai bahwa KH Marzuki, jika diusung oleh koalisi PKB, PKS, dan NasDem, dapat menjadi alternatif kuat dalam Pilgub Jatim 2024. Koalisi ini memiliki peluang besar mengingat ketiga partai tersebut belum menentukan pilihan kandidat mereka.

    Baihaki Sirajt, Direktur ARCI, mengungkapkan bahwa meskipun elektabilitas Khofifah meningkat dari survei sebelumnya, kehadiran KH Marzuki Mustamar dalam survei menunjukkan bahwa dinamika politik Jawa Timur masih sangat cair. Dengan dukungan yang tepat dan strategi kampanye yang efektif, KH Marzuki Mustamar memiliki peluang untuk meningkatkan elektabilitasnya dan memberikan tantangan serius bagi Khofifah di Pilgub Jatim 2024. (AI Sorban)

    @beritasorban Dalam Pilgub Jawa Timur 2024, Khofifah Indar Parawansa sebagai petahana masih memimpin survei elektabilitas dengan 42,1 persen. Namun, kemunculan KH Marzuki Mustamar sebagai penantang baru menarik perhatian. Survei ARCI menunjukkan elektabilitas KH Marzuki Mustamar mencapai 10,7 persen, hampir setara dengan beberapa tokoh partai besar lainnya. Dukungan dari responden yang berafiliasi ke PKB menunjukkan potensi kuat Marzuki dalam Pilgub ini. Jika diusung oleh koalisi PKB, PKS, dan NasDem, KH Marzuki Mustamar bisa menjadi alternatif kuat untuk melawan Khofifah. Meski elektabilitas Khofifah meningkat, dinamika politik Jatim tetap cair, dan strategi kampanye yang tepat bisa memberikan tantangan serius bagi Khofifah. #PilgubJatim2024 #MarzukiVsKhofifah #ElektabilitasJatim #PolitikJatim #fyp #fypシ゚viral ♬ suara asli – Sorban Santri
  • PKB Siapkan Lawan Sepadan untuk Khofifah di Pilgub Jatim 2024

    PKB Siapkan Lawan Sepadan untuk Khofifah di Pilgub Jatim 2024

    wp.sorbansantri.com, Surabaya – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengaku telah menyiapkan sosok bakal calon gubernur (cagub) potensial yang bisa menjadi lawan sepadan bagi Khofifah Indar Parawansa di Pilgub Jawa Timur (Jatim) 2024.

    Wakil Sekretaris Jenderal PKB, Syaiful Huda, memastikan bahwa partainya tidak akan mengusung Khofifah dalam ajang Pilgub Jatim 2024. “PKB punya lebih dari 20% kursi di DPRD Provinsi Jatim sehingga bisa mengusung bakal pasangan cagub-cawagub sendiri,” kata Huda saat dihubungi wartawan, Jumat (17/5/2024).

    Huda menegaskan, PKB bisa mendorong poros di luar Khofifah namun tetap membangun komunikasi dengan partai lain. “PKB tetap bangun komunikasi dengan partai lain,” jelasnya.

    Dia mengungkapkan, setidaknya ada dua sosok yang disiapkan PKB. Pertama, mantan Ketua PWNU Jatim, Marzuki Mustamar. Kedua, seorang perempuan yang belum disebutkan namanya. Huda hanya menegaskan, sosok perempuan tersebut layak menjadi lawan Khofifah.

    “Minggu ini kami sebutkan nama perempuan yang akan menjadi kompetitor cukup sengit untuk Mbak Khofifah,” ujarnya.

    Ketika coba dikonfirmasi apakah sosok perempuan yang dimaksud merupakan mantan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, Ketua Komisi X DPR ini bungkam.

    Sebagai informasi, Khofifah memang menjadi nama kuat yang akan maju sebagai cagub Jatim 2024. Bahkan partai-partai seperti Golkar, Demokrat, Gerindra, hingga PAN sudah menyatakan akan mendukung Khofifah.

    Oleh: Tim Redaksi SorbanSantri.com

  • Daftar Lengkap Anggota DPR RI Provinsi Jawa Timur Terpilih 2024: Siapa Mereka?

    Daftar Lengkap Anggota DPR RI Provinsi Jawa Timur Terpilih 2024: Siapa Mereka?

    Sorbansantri.com – Proses Pemilihan Legislatif 2024 telah menghasilkan daftar lengkap anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) periode 2024-2029 yang mewakili Provinsi Jawa Timur. Sebanyak 87 calon legislatif (caleg) berhasil meraih kursi dalam proses yang dipimpin oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

    Pengumuman tersebut datang setelah KPU menyelesaikan rekapitulasi suara Pileg 2024, mengonversinya dengan Metode Sainte Lague. Berikut adalah daftar lengkap nama-nama anggota DPR RI yang berhasil terpilih dari masing-masing daerah pemilihan (dapil) di Jawa Timur:

    Dapil Jawa Timur 1:

    1. Gerindra: Bambang Haryo Soekartono
    2. PDIP: Puti Guntur Soekarno
    3. PKB: Arzeti Bilbina Setyawan/Syaikhul Islam
    4. PAN: Sungkono
    5. Golkar: Adies Kadir
    6. NasDem: Lita Machfud Arifin
    7. Gerindra: Dhani Ahmad Prasetyo
    8. PKS: Reni Astuti/Sigit Sosiantomo
    9. PDIP: Indah Kurnia
    10. Demokrat/PSI: Lucy Kurniasari/Paulus Totok Lusida

    Dapil Jawa Timur 2:

    1. PKB: Faisol Riza
    2. Gerindra: Anwar Sadad
    3. PDIP: Mufti A N Anam
    4. PKB: M Irsyad Yusuf
    5. Golkar: M Misbakhun
    6. NasDem: M Haerul Amri
    7. PAN/Gerindra: Syaiful Nuri/Evi Zainal Abidin

    Laman: 1 2 3 4

  • Cak Imin Tur Indonesia, PKB Terima Masukan terkait Prabowo-Gibran

    Cak Imin Tur Indonesia, PKB Terima Masukan terkait Prabowo-Gibran

    wp.sorbansantri.com – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, sedang menjalankan serangkaian kunjungan ke berbagai daerah di Indonesia. Tujuan utama dari kunjungan ini adalah mendengarkan masukan dan pandangan dari para sesepuh serta tokoh masyarakat terkait sikap PKB pasca Pilpres 2024.

    Dalam diskusi daring “Demokrasi Tanpa Oposisi” yang diselenggarakan oleh Polemik Trijaya dan disiarkan di kanal YouTube Trijaya FM pada Sabtu (4/5/2024), Ketua DPP PKB, Daniel Johan, mengungkapkan bahwa Cak Imin sedang aktif berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk memperoleh pemahaman yang lebih luas.

    “Belum ada perdebatan, justru itu yang harus kami cari yang terbaik,” ujar Daniel, merujuk pada posisi PKB yang belum memutuskan sikap terkait kemungkinan merapat ke dalam pemerintahan Prabowo-Gibran.

    Menurut Daniel, masukan yang diterima dari berbagai elemen masyarakat akan disambut dengan baik dan menjadi pertimbangan serius bagi PKB. Dia menekankan bahwa PKB memahami bahwa baik berada di dalam maupun di luar pemerintahan memiliki konsekuensi yang perlu diperhitungkan secara matang.

    Dengan kunjungan ini, PKB berharap dapat memperoleh perspektif yang lebih komprehensif dalam menyusun strategi politiknya ke depan, terutama mengenai keterlibatan partai dalam pemerintahan Prabowo-Gibran. (AI Sorban)

  • PKB: Jejak Kemenangan di Nusantara, Lampaui Batas Tradisi NU

    PKB: Jejak Kemenangan di Nusantara, Lampaui Batas Tradisi NU

    wp.sorbansantri.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah menunjukkan kebangkitannya yang spektakuler dengan kemenangan yang diraih di berbagai dapil di Indonesia. Tak lagi terpaku pada basis NU saja, PKB kini meraih dukungan luas dari beragam lapisan masyarakat, menunjukkan bahwa partai ini telah melampaui batas-batas yang sempit.

    Kemenangan PKB di Aceh, salah satu dapil yang menjadi basis utama partai tersebut, memberikan sinyal kuat bahwa PKB masih menjadi kekuatan yang diperhitungkan di tingkat lokal. Di Sumatera Barat, sebuah daerah non-NU, PKB juga berhasil meraih kursi, menunjukkan kemampuannya menembus berbagai latar belakang kultural dan agama.

  • Kisah Licik Gus Ipul: Dari Politisi NU Hingga Tuduhan Sebagai Makelar Politik

    Kisah Licik Gus Ipul: Dari Politisi NU Hingga Tuduhan Sebagai Makelar Politik

    wp.sorbansantri.com – Dalam sebuah narasi yang mencuat di akun TikTok @irwan.hayat, terungkap kisah serba kompleks seputar seorang politisi bernama Gus Ipul, yang sekarang digelari sebagai makelar NU oleh Cak Imin.

    Gus Ipul, dengan nama lengkap Saifullah Yusuf, dikenal sebagai politisi NU yang sering berpindah-pindah partai politik. Kisahnya dimulai saat ia bergabung dengan PDI Perjuangan, namun ketika posisinya sudah tidak menguntungkan di PDIP akibat Mega terlibat mengkudeta Gus Dur, iya kemudian loncat ke PKB sebagai orang baru di PKB,l. Ia bahkan sempat menjabat sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PDIP.
    [arve url=”https://www.tiktok.com/@irwan.hayat/video/7359563218592795909″ title=”Inilah sepak terjang Politik Syaifullah Yusuf. Benarkah?” /]

    Namun, kisahnya tak berhenti di situ. Di PKB, Gus Ipul melakukan manuver politik yang dinilai melebihi batas, bahkan terpilih sebagai Sekjen PKB di Muktamar Jogja 2022. Namun, kesuksesannya di PKB tidak berlangsung lama karena terlibat konflik dengan Gus Dur, yang akhirnya memecatnya dari jabatan Sekjen pada tahun 2004.

    Gus Ipul menjadi sosok pertama yang secara terbuka melawan Gus Dur dalam struktur politik PKB, dengan tujuan yang jelas: KEKUASAAN. Di tahun 2018, saat Pilkada Jatim, ia bahkan meminta PKB mengusungnya sebagai calon Gubernur, meskipun partai tersebut sudah memiliki calon sendiri. Hal ini mencerminkan ambisi politiknya yang tak kenal batas.

    Kisah Gus Ipul semakin kompleks saat ia berhasil memenangkan Pilkada Kota Pasuruan dengan dukungan PKB, namun kritik terhadapnya pun muncul. Ia dituduh memperalat PBNU demi kepentingan politiknya sendiri, sehingga mendapat julukan “makelar politik” dari Cak Imin.

    Kisah ini menjadi cerminan betapa kompleksnya dinamika politik di Indonesia, di mana kekuasaan seringkali menjadi tujuan utama dibalik langkah-langkah politisi yang licik. Gus Ipul, dengan segala manuver politiknya, menghadirkan gambaran yang memilukan tentang realitas politik di tanah air.(AI Sorban)