Tag: Pondok Pesantren Al Muayyad

  • KUATKAN KEILMUAN, PONPES AL MUAYYAD MANGKUYUDAN LAUNCING LEMBAGA BAHTSUL MASAIL

    KUATKAN KEILMUAN, PONPES AL MUAYYAD MANGKUYUDAN LAUNCING LEMBAGA BAHTSUL MASAIL

    SORBANSANTRI.COM

    Surakarta, wp.sorbansantri.com – Pondok Pesantren Al Muayyad Mangkuyudan Surakarta gelar kegiatan Launching Lembaga Bahtsul Masail dan Bahtsul Masail Kubro ke-1 pada Ahad, (20/03). Kegiatan ini diselenggarakan di serambi Masjid Al Muayyad, Mangkuyudan, Surakarta.

    Launching lembaga Bahtsul Masail ini diselenggarakan setelah adanya ujian syamil yang diikuti oleh calon pengurus lembaga bahtsul masail sebanyak 27 santri pilihan. Ujian syamil yang diselenggarakan sebelumnya adalah dengan menguji pemahaman calon pengurus terhadap kitab Taqrib dan Tadzhib dalam satu waktu, sehingga melalui tes ini dapat membuktikan seberapa kuat pemahaman calon pengurus di dalam mengelaborasi sebuah masalah dengan keterangan yang ada di dalam kitab-kitab Fiqih.

    Pembina Lembaga Bahtsul Masail Pesantren Al Muayyad yang juga merupakan ketua LBM NU Surakarta, Gus Ahmad Muhamad Mustain Nasoha mengatakan terbentuknya Lembaga Bahtsul Masail di Pesantren Al Muayyad sangat maklum adanya. Hal ini sesuai dengan sejarah Pesantren Al Muayyad yang memiliki pengasuh dan guru-guru yang ‘alim dan pakar dalam bidang Ilmu Fiqih. “Kiai Ali Maksum Krapyak, musohih LBM Pengurus Besar Nahdlatul ‘Ulama dahulu selalu sowan Kiai Umar Abdul Mannan untuk mentashih hasil keputusan dari musyawarah LBM PBNU. Beliau tidak akan menerbitkan hasil musyawarah LBM PBNU jika belum ditashih oleh Kiai Umar,” terang Gus Musta’in dalam sambutannya.
    “Kegiatan LBM ini diadakan atas dawuh Ketua Yayasan Al Muayyad KH. M. Faisol Rozaq. Semoga bisa istiqomah dan sukses.” Pungkasnya.

  • Bumikan Jiwa Nasionalisme dan Hadirkan Islam Sejuk, IPNU IPPNU Bersama IPM & PII Gelar Deklarasi Pelajar Islam Surakarta

    Bumikan Jiwa Nasionalisme dan Hadirkan Islam Sejuk, IPNU IPPNU Bersama IPM & PII Gelar Deklarasi Pelajar Islam Surakarta

    SORBANSANTRI.COM

     

    SORBAN SANTRI- RABU 29 Oktober 2020 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kota Surakarta (IPNU & IPPNU) bersama dengan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM ) Pelajar Islam Indonesia (PII) menggelar Deklarasi Pelajar Islam Surakarta.
    Deklarasi diikuti sebanyak 200 kader penggerak IPNU, IPPNU, IPM dan PII bertempat di Hotel Syahid Jaya dengan mengangkat tema ‘Mengobarkan semangat Nasionalis Pelajar Islam Surakarta”, sekaligus memperingati hari  Sumpah Pemuda.

    Dalam sambutanya Ruzain, selaku ketua panitia menyampaikan, diadakannya deklarasi untuk menjaga dan mempererat ukhwah islamiyah antar pelajar islam di Kota Surakarta.
    Dari berbagai latar belakang Pelajar Islam Surakarta mamph bersatu dan berkomitmen untuk merawat persatuan kesatuan, memperkuat jiwa nasionalisme, serta menjaga prinsip dalam beragama, berbangsa dan bernegara.
    Hadir pada acara deklarasi Walikota Kota Surakarta, anggota DPRD Kota Surakarta, jajaran TNI – POLRI, perwakilan dari  PCNU Kota Surakarta dan PDM.

    SORBANSANTRI.COM
    Dalam sambutannya KH. Sugeng Nur Cholis mewakili PCNU Kota Surakarta menyampaikan,  penting membangun persatuan dan kesatuan untuk memupuk kebersamaan di ranah pemuda Islam.
    Kecerdasan pemuda  bukan hanya dari segi intelektual tetapi juga spiritualnya.
    Deklarasi Pelajar Islam Surakarta bertujuan.

    1. Merawat dan mempererat Ukhwah islamiyah dikalangan Pelajar Islam Surakarta serta memperkuat jiwa Nasionalisme.
    2. Menguatkan Falsafah Pancasila yang di Jiwai Ketuhanan yang Maha Esa serta melindungi ideologi yang bertentangan dengan Ideologi NKRI.
    3. Merawat dan memperkuat prinsip-prinsip Agama dalam Berbangsa dan Bernegara.
    4. Mencegah segala penyalahgunaan Narkoba dan perilaku pergaulan bebas serta Bullying dikalangan pelajar
    5. Mencegah penyebaran HOAX dan penggunaan isu SARA untuk kepentingan pilkada dan berbagai bentuk pemilihan lainnya demi kenyamanan, keamanan dan ketentraman di Masyarakat.

    Acara ditutup oleh Tausyiah  Gus Mustain Nasoha Al Hafidz dari Pondok Pesantren Al Muayyad Mangkuyu dan Surakarta. Dalam tausyiahnya Gus Mustain menerangkan, Pemuda sekarang adalah pemuda pemimpin masa depan, sebagai pemuda harus berbangga diri dan bersyukur karena diciptakan mulia dimata Allah SWT. Ditangan pemudalah masa depan bangsa Indonesia, ditangan pemuda juga perintah kejayaan dari umat, dan dikakinya pemudalah kemajuan suatu bangsa dititipkan oleh Allah SWT.

    Sebagai generasi penerus, pemuda Harus bersemangat dalam belajar dan harus berilmu dalam suatu kondisi apapun. Jiwa Nasionalisme dan Patriotisme tertinggi hendaknya tertanam dalam didalam hati para pemuda. Karena Mencintai Tanah Air adalah kewajiban setiap warga negara sebagaimana telah dicontohkan oleh Nabi Muahmmad SAW dimana beliau sangat mencintai Negaranya dan rela berkorban untuk bangsanya sebagaimana dikatakan Syekh Ismail Haqqi Al Hanafi Al Kholwati dalam kitab Tafsir Ruhul Bayan dan beberapa tafsir yang lain. Kemudian Gus Mustain juga memesankan bahwa Syekh Abdul Qodir Audah menekankan dalam Kitabnya Tasyriul Jina’i Al Islam menekankan tentang pentingnya setiap warga negara khususnya pemuda untuk memastikan Tegaknya Hukum dan keadilan dinegaranya. (abi sorban)