Tag: pwnu

  • DISTRIBUSI PWNU JAYAPURA BERSAMA BANSER PEDULI BENCANA BANJIR KEEROM

    DISTRIBUSI PWNU JAYAPURA BERSAMA BANSER PEDULI BENCANA BANJIR KEEROM

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Minggu, 14 Februari 2021. Jajaran PWNU beserta Banser Jayapura mengirimkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di kabupaten Kerom Papua. Ada 20 personil Banser dan 30 pengurus PWNU Jayapura yang telah siap mengirimkan bantuan yang rencananya akan disalurkan ke korban dampak banjir di Arso 7 Arso 1 distrik Arso Barat dan PIR 1 distrik Arso.

    “Mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh kita semua, akan bisa bermanfaat bagi warga yang terdampak banjir”, kata Gus Adip yang didampingi korlap Sahabat Sori dalam giat amal tersebut.

    SORBANSANTRI.COM
    Selain dikumpulkan di kantor PWNU Jayapura, dana bantuan iuran warga juga dikumpulkan di dua titik pos pendistribusian. Pos pertama di Masjid Baiturrohmah Kampung Yanamaa Arso Keerom sebagai tempat pendistribuasian wilayah Arso 7, Arso PIR 1 dan pos kedua berada di Masjid Fisabilillahyang nantinya akan langsung dikirim menggunakan mobil MWC NU Arso Barat.

    “ Mohon doa semoga dalam pelaksanaannya nanti bisa berjalan lancar dan maanfaatnya bisa lansung dirsakan oleh korban banjir di kabupaten Kerom Papua . (Budi WXXV – sorban)

  • Gak usah NU-NUan yang penting ahli sunnah wal jamaah

    Gak usah NU-NUan yang penting ahli sunnah wal jamaah

    SORBANSANTRI.COM

    Tausiyah KH. Marzuqi Mustamar (Ketua PWNU Jawa Timur)

    Terserah Anda tidak ikut NU, tapi tolong jangan menjelek-jelekkan NU, apalagi sampai bilang, Gak usah NU-NUan yang penting ahli sunnah wal jamaah.”

    Ketahuilah…!!

    wp.sorbansantri.com – Kalau Anda kebetulan seorang Habib atau pecinta Habaib, di Kota Malang itu ada Habaib top, Al-Marhum Al-Habib Abdullah bin Abdul Qodir Bilfaqih Ulama yang Alim ahli hadits, ada juga Habib Alwi Al-Aiydrus, beliau-beliau Habib yang sangat Alim sampai wafat ikut NU.

    Kalau Anda kebetulan seorang Ustadz atau Kiai, atau orang yang mempunyai keistimewaan, punya doa mustajab, atau dapat mengobati orang sakit.

    Ketahuilah…! Mbah Hamid Pasuruan itu Ulama Alim yang banyak mempunyai Karomah, sampai wafat beliau ikut NU.

    Kalau Anda hapal beberapa hadits.

    Ketahuilah…!! Mbah Yai Hasyim Asy’ari hafal Kutubus Sittah, Shahih Muslim, Shahih Bukhori, Sunan Abi Daud, Sunan Tirmidzi, Sunan An-Nasai, Sunan Ibnu Majah, beliau Pendiri NU sampai meninggal tetap NU.

    Habib Umar bin Hafidz Tarim adalah Ulama Alim yang mempunyai ribuan murid, beliau menyarankan santri-santrinya yang dari Indonesia agar bila pulang ke Indonesia berjuang di NU.

    Lebih Alim mana Anda dengan beliau-beliau, kok sampai menjelek-jelekkan NU ? (abi sorban)

    #BarokahSunni

    #SORBANSANTRI

    #ansorbanser

    #infokombanser

     

     

  • LBM NU Solo hadiri Bahsul Masail tingkat PWNU Jateng

    LBM NU Solo hadiri Bahsul Masail tingkat PWNU Jateng

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Senin, 9 November 2020 Perwakilan LBM NU Surakarta berangkat menuju Pondok Pesantren Luhur Mangkang Dondong Semarang untuk mengikuti Bahtsul Masail tingkat PWNU membahas beberapa masalah.

    LBM NU Solo mengirim 8 kader terbaiknya dalam Bahsul Masail, adapun delegasinya adalah

    1. Kyai AM Mustain Nasoha selaku Ketua LBM NU Surakarta dan Ketua Delegasi
    2. KH. Sofwan Fauzi
    3. Kyai Muslihin Solihin
    4. Ust. Rahmad Al Bazzar
    5. Ust. Rifan Adi Nugraha, S.H.
    6. Ust. Alif Adi Saputra, S. Kes.
    7. Ust. Muhammad Hafidz
    8. Ust. Setyawan Purnomo, S.Pd.

    Delegasi akan dibagi dalam 2 komisi:

    1. Komisi Maudluiyyah yang diketuai oleh Kyai AM. Mustain Nasoha membahas 2 masalah :

    1. Apa dlabith umum dalam menentukan shighat termasuk sharih dan kinayah.
    2. Apa dlabith dalam menentukan shighat termasuk sharih dan kinayah secara khusus dalam
      nadzar, udlhiyah, nikah, cerai, dhihar.

    2. Komisi Waqiiyah yang diketuai Kyai Muslihin Solihin ( Perumus LBM NU Surakarta ) yang akan membahas tentang bagaimana Pandangan Fiqih mengenai Syakhsiyah Maknawiyah Iktibariyah. Dan sahkah tasharrufnya.

    Romo Kyai Mustain Nasoha mengatakan bahwa LBM NU Solo sebelum berangkat telah melakukan pertemuan pertemuan internal unruk membahas 2 masalah tersebut, menurut beliau 2 masalah yang dibahas oleh PWNU Jawa Tengah ini sangat penting sekali. Agar masyarakat dalam masalah tersebut tidak melakukan pelanggaran dalam syariat.

    Dan beliau juga mengatakan bahwa kami senantiasa menunggu masyarakat. Jika ada masalah-masalah Fiqih atau Masalah Keseharian yang tidak terpecahkan dan diketahui hukumnya bisa bertanya kepada LBM NU Surakarta, bisa datang langsung ke Kantor PCNU Surakarta atau melalui kontak Humasnya 05868181006 ( Ust. Alif Adi Saputra ). (abi sorban)

  • Banyaknya Orang Alim, Sedikitnya Orang Wira’i

    Banyaknya Orang Alim, Sedikitnya Orang Wira’i

    101234449_3641096199251676_4378827095095115776_n

    fb: KH. Ma’ruf Khozin

    cyberaswaja.online- Saya diberi kesempatan berkumpul dengan para penentu keputusan Bahtsul Masail PWNU Jatim selama 10 tahun. Di tengah seriusnya beliau-beliau membahas selalu banyak candaan. Kalimat ‘kurang nyegoro’, ‘kitabnya kurang gede’ dan sebagainya adalah bagian candaan saja untuk melengkapi dinamika adu argumentasi. Begitu kalimat itu dibawa keluar kok serius banget.

    Mengamalkan pendapat yang ketat dan berat adalah soal Wira’i. Sudah maklum kok di Mukadimah kitab Majmu’ dijelaskan urutan pendapat ulama yang layak diikuti adalah Aura’ (lebih Wira’i) untuk didahulukan.

    Salah satu pendiri NU yang juga menjadi Rais Akbar, Hadlratusyekh KH Hasyim Asy’ari menulis dalam kitabnya Ziyadatu At-Ta’liqat (lihat gambar atas):

    “Diantara yang sudah ditetapkan bahwa jika dalam 1 masalah terdapat 2 Qaul (pendapat Imam Syafi’i) atau 2 Wajh (pendapat ulama Syafi’iyah) maka tidak harus mengamalkan pendapat yang hati-hati dan paling berat. Sebab kesemuanya benar. Ini berlaku bagi orang-orang awam.

    Sementara untuk orang-orang tertentu seperti para pemimpin agama, ahli fikih yang berorientasi akhirat dan ulama yang takut kepada Allah maka mereka mewajibkan kepada diri mereka sendiri untuk mengamalkan pendapat yang paling berat dan paling hati-hati.”

    Di kitab lain karya beliau, yakni Risalah Ahlissunah wal Jamaah, Kyai Hasyim Asy’ari menulis:

    والتقليد بعد العمل جائز فلو صلى شافعي ظن صحة صلاته على مذهبه ثم تبين بطلانها في مذهبه وصحتها على مذهب غيره فله تقليده ويكتفي بتلك الصلاة

    “Taklid setelah selesai melakukan ibadah adalah boleh. Jika seorang Madzhab Syafi’i mengira bahwa shalatnya sah dalam madzhab tersebut, lalu setelah shalat ternyata tidak sah menerut Madzhab Syafi’i, tetapi sah menurut Madzhab yang lain, maka dia boleh berpindah madzhab dan shalatnya tetap menjadi sah.”

    Soal ikut Madzhab selain Syafi’i karena hajat atau tatabbu’ ar-rukhas (mencari pendapat ringan) terjadi beda pendapat di kalangan ulama kita. Selain 4 madzhab juga masih ada 7 madzhab lain. Di kalangan ulama kita juga belum satu suara.

    Intinya, sesama santri membahas seberat apapun problematika umat jangan lupa sambil ngopi. Sebab “Dalam segelas kopi terdapat pahit dan manis menyatu dalam kehangatan”. (kh. ma’ruf khozin)