Tag: relawan

  • BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gelar Pelatihan Relawan BAZNAS TANGGAP  BENCANA (BTB)

    BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gelar Pelatihan Relawan BAZNAS TANGGAP  BENCANA (BTB)

    Mojokerto, SorbanSantri.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto, di bawah kepemimpinan Gus Zamroni Ahmad, sukses menyelenggarakan Pelatihan Dasar Relawan Penanggulangan Bencana (BTB) pada 2-3 Desember 2024. Pelatihan yang diikuti 60 relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) ini berlangsung di New Start Hotel, Trawas, Mojokerto.

    Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Gus Zamroni Ahmad, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. “Pelatihan ini adalah upaya konkret untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS dan BPBD Kabupaten Mojokerto dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh. Kami ingin memastikan relawan memiliki keterampilan yang mumpuni untuk membantu masyarakat,” ujarnya.

    Kegiatan ini mencakup materi tentang mitigasi bencana, teknik evakuasi, pertolongan pertama, hingga pengelolaan posko darurat. Peserta juga melakukan simulasi untuk mempraktikkan teori yang telah dipelajari.

    Bapak Sukir, salah satu peserta yang merupakan perwakilan dari Kecamatan Pacet, mengungkapkan rasa syukur dan semangatnya setelah mengikuti pelatihan ini. “Pelatihan ini memberikan banyak ilmu dan pengalaman baru. Kami jadi lebih siap menghadapi situasi darurat di wilayah kami,” ungkapnya.

    Pelatihan ini juga menjadi ajang sinergi antara para relawan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto. Dengan kolaborasi yang erat, diharapkan relawan BAZNAS Tanggap Bencana dapat menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat menghadapi potensi bencana alam.

    Gus Zamroni Ahmad berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung penguatan kapasitas relawan dan memperkuat sinergi lintas lembaga demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Mojokerto,” tutupnya.

    (AI SORBAN)

  • Kualitas Aspal Ataukah Cara Pengerjaan Yang Kurang Tepat

    Kualitas Aspal Ataukah Cara Pengerjaan Yang Kurang Tepat

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com
    -Di musim penghujan saat ini banyak keluhan oleh warga akibat rusaknya jalan raya baik jalan raya kabupaten, provinsi maupun nasional, tak banyak warga yang menjadi korban akibat jalan yang berlubang, ada yang luka ringan ada juga yang mengalami luka berat.

    Sudah beberapa kali kami menyampaikan keluhan ke dinas2 terkait atas keluhan warga ini, walaupun kami secara tidak langsung datang ke kantor dinas tersebut tapi kita sudah melaporkannya lewat medsos, betul mendapat respon dan langsung di tindak lanjuti oleh pihak terkait tetapi hasil kenyataan di lapangan tidak sesuai harapan yang kita rasakan.

    Contoh kecil kemarin kita mengajukan perbaikan jalan yang berlubang yang ada di jembatan jurangsari kecamatan ngoro kab mojokerto yang baru di tindak lanjuti oleh Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur baru dapat beberapa hari belum sampai seminggu aspal yang buat menambal sudah pada mengelupas dan terjadi lubangan lagi.

    Di tempat lain sepanjang jalan nasional yang kemarin kita ajukan mulai dari jln tunggal pager pungging sampai di jln raya wilayah kecamatan ngoro juga sudah banyak yang mengelupas lagi bahkan ada lubang yang terlewati dan tidak katut dalam penanganan oleh @dinas pu bina marga jalan nasional.

    Harapan kami agar dari dinas pu bina marga provinsi dan nasional agar menurunkan tim survey lokasi seminggu setelah penanganan guna untuk mengecek hasil dari pekerjaan yang sudah di lakukan oleh para pekerja yang ada di lapangan, bila dari hasil survey di temukan ada kejanggalan baik dari bahan aspal atau cara pengerjaan yang kurang optimal mari di kaji ulang dan di evaluasi agar ketika terjun di lapangan hasil dari pekerjaan tersebut benar benar bisa berkualitas dan tidak terkesan mindon gaweni dan dari tim survey bisa mengecek jalan jalan mana sana saja yang perlu di tangani, kami dari RELAWAN LALU LINTAS (RELANTAS ISN) juga siap bila di suruh menunjukkan titik titik lokasi mana saja yang perlu di perbaiki kususnya di sekitaran wilayah ngoro dan pungging.

    Bagi para nitizen kami mohon untuk berkomentar secara bijak yang wajar wajar saja jangan sampai ada komentar yang saling menjatuhkan atau memojokkan, karna disini kita mencari solusi bukan saling membully instansi.
    (Hasan_sorban)

  • Satu pohon untuk air dan udara

    Satu pohon untuk air dan udara

    wp.sorbansantri.com- Kegiatan penanaman pohon bersama santri jogo kali (relawan pemantau sungai Jombang) bersama kelompok pelindung hutan dan mata air (KEPUH) dan mahasiswa universitas Muhammadiyah Malang dari jurisan sosiologi pada hari Minggu 10/01/2021. melakukan penanaman di kawasan hutan lindung di area sumber petung pecut dan sumber gintung yang berada di petak 14 wilayah KPH Jombang.

    Tujuan di laksanakannya kegiatan ini murni reboisasi, dengan mengusung konsep satu pohon untuk air dan udara yang berarti satu pohon bisan untuk menjaga keseimbangan air dan udara itu menurut pak fatkur selaku ketua dari relawan pemantau sungai Jombang (santri jogo kali).

    Pak fatkur berharap “perjuangan ini belum berakhir, apa yang ditanam hari ini tidak serta merta bisa dinikmati sekarang namun tanaman tersebut akan berkembang dikemudian hari entah 5-10 tahun ke depan sebagai penyangga bagi kehidupan yang akan datang”. Ia juga menambahkan pohon yang ditanam meliputi pohon kemiri sunan. (fio)

  • BANSER BAGANA PUNGGING MOJOKERTO PADAMKAN KEBAKARAN BERSAMA PMK

    BANSER BAGANA PUNGGING MOJOKERTO PADAMKAN KEBAKARAN BERSAMA PMK

    .SORBAN JETIS ~ Musim kemarau sangat panas harap semua berhati hati, karena rawan terjadi kebakaran dengan berbagai penyebab, seperti yang terjadi di dusun sruni desa banjartanggul kec.pungging, sebuah rumah Bpk yusuf yang di jadikan tempat pengepul barang bekas atau rongsokan di lalap si jago merah(17/10/20) meskipun rumah bisa di selamatkan tapi tumpukan bahan bekas yang berada di luar rumah hangus tanpa tersisa dan tidak di ketahui penyebabnya

    Informasi yang di dapat team SORBAN dari salah satu relawan yang membantu memadamkan yaitu Bpk BUANG atau yang lebih akrab di panggil sahabat ABU karena beliau salah satu personil BANSER biro BAGANA kab mojokerto

    SORBANSANTRI.COM
    BAGANA dan BANSER pungging serta PMK saat memadamkan kebakaran

    Menurut sahabat ABU awal kejadian tidak ada yang tau, tapi saat saya melintas bersama 8 personil BANSER SATKORYON PUNGGING sepulang dari PAM di TPQ AR ROHMAN sskitar jam 23:00wib kami melihat ada kepulan asap dan terikan kebakaran, akhirnya kami BAGANA dan BANSER PUNGGING mendekat dan berusaha untuk membantu memadamkan api dengan alat seadanya.

    SORBANSANTRI.COM
    Sabahat ABU bersama personil PMK mojosari

    Warga mulai banyak yang datang dan melihat api semakin besar maka ada yang menghubungi PMK, selang beberapa menit 3 unit mobil PMK mojosari hadir dan sekitar 45 menit api sudah bisa di padamkan

    By: alim sorban

  • Ayah Bolehkah Aku Jadi Banser ?

    Ayah Bolehkah Aku Jadi Banser ?

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Banser itu.. Nggak seperti orang biasa nak.
    Jangan dulu mimpi jadi Banser, kalo kamu masih takut disakiti.
    Jangan ingin jadi banser, kalo masih takut difitnah.
    Jangan ngarep jadi banser, kalo masih takut kehilangan waktu bersama keluarga yg kamu cinta.

    Banser itu kadang ga boleh sakit, supaya bisa tetap ada untuk sesama.
    Banser harus tahan ngantuk, agar orang lain bisa tidur lebih nyenyak.
    Banser harus makan seadanya karena nggak ada bayarannya.
    Banser harus siap menyabung nyawa bela agama, bangsa dan negerinya.
    Dalam darah Banser itu mengalir jiwa ksatria sejak perang kemerdekaan hingga revolusi 65.
    Walopun setelah merdeka mereka digencet segencet-gencetnya, mereka tak pernah menyerah.
    Tak kenal lelah dan keluh kesah..
    Sekali melangkah pantang menyerah..

    Lalu mengapa ayah jadi Banser?

    Karena Ayah berharap, amal ibadah ayah yg sedikit dan jauh dari sempurna ini, Bisa ditambal dengan khidmat kepada ulama, agama dan bangsa.
    Jangan lupa nak, Indonesia adalah warisan perjuangan para Ulama yang harus dijaga, hubbul wathon minal iman, dan itu harus dibuktikan.

    Kapan Ayah pensiun jadi Banser?

    Banser itu panggilan jiwa Nak,
    Sekalipun ayah nanti berhenti memakai seragam Banser, bila Agama dan negara memanggil, ayah akan kembali ke tengah-tengah mereka.

    Berapa sih gaji banser Ayah?

    Gaji ayah adalah melihatmu tetap sehat dan tersenyum karena Ayah hanya punya sedikit waktu menemanimu.
    Gaji Ayah adalah melihat orang yang ayah tolong tersenyum.
    Gaji ayah adalah melihat para Ulama tersenyum dan berdoa Smoga Allah Ridho dan Rasul menyafa’ati kita semua.
    Tidak ada yang lebih berharga dari itu.

    Kalo Ayah terus menolong orang lain siapa yang menolong Ayah?

    Allah SWT Nak, Kanjeng Nabi Saw. doa para Ulama, doa kamu dan orang yang ayah tolong adalah obat dan penguat kesehatan Ayah

    Nak, Bila kamu nanti besar, jadilah orang yang berguna, nggak harus jadi Banser.
    Tapi kalo kamu mau jadi Banser, jagalah niatmu, kesehatanmu, kewajibanmu dan jagalah sumpah setiamu.
    Ayah pasti bangga padamu.. (abi SORBAN)

  • Operasi Protokol Kesehatan Covid-19 di Kawasan Pacet

    Operasi Protokol Kesehatan Covid-19 di Kawasan Pacet

    SORBAN SANTRI- Operasi tersebut dilakukan karena melaksanakan PSBB dan mencegah penyebaran covid-19 khususnya Kecamatan Pacet, yang dinilai merupakan magnet wisata bagi wisatawan Jawa Timur. dan diharapkan sebagai percontohan wilayah lain. Mengingat Jawa Timur dapat nilai tertinggi di Indonesia dalam penyebaran virus covid-19 tersebut.

    Kegiatan ini melibatkan beberapa element pemerintahan  yaitu Polsek Pacet, Koramil Pacet, dan organisasi Relawan Banser, Banser Lalu Lintas (balantas), LPBI NU, Welirank Komuniti dan Pramuka,  apel dimulai di depan Polsek Pacet sekitar pukul 19.00 wib, Sabtu, 30 Mei 2020.

    SORBANSANTRI.COM
    Pelaksanaan Apel Operasi Protokol Kesehatan covid-19

    Skenario dimulainya operasi

    Mengingat area pacet adalah kawasan perbukitan dan luas, maka operasi tersebut dibagi 2 kelompok yaitu barat dan timur dengan zona tengah berada di jl. Raya Pacet (polsek pacet). Operasi tersebut bertujuan untuk mencegah menularnya covid-19 dengan cara Menghimbau pada warga dan titik rawan penyebaran virus corona  serta memberi semangat pada warga yang melakukan penjagaan posko di tiap-tiap kampung.

     

    Dan bersyukur desa-desa dan zona titik penyebaran covid-19 ( warung tempat nongkrong, dll) sebagaian besar sudah memenuhi standart protokol kesehatan seperti penjagaan wilayah, Pemakaian masker, dan adanya tempat cuci tangan dititik berkumpulnya orang. Ironisnya malah pusat centralnya Pacet, masih banyak pelanggaran mulai dari datangnya pengunjung luar wilayah yang bergerombol dan tidak memakai masker, tidak adanya tempat cuci tangan, bahkan acuh setelah kedatangan tim operasi protokol kesehatan covid-19. Sehingga sempat adanya pengusiran dan bersitegang untuk meninggalkan zona tersebut. Dan rata-rata kendaraan yang mereka pakai itu bodong (tanpa stnk dan sim), kata salah satu petugas operasi yang kebetulan dari Polsek Pacet.

    [su_youtube url=”https://youtu.be/-dXEjUnQLzU”]

    Titik tersebut antara lain waduk (tempat nongkrongnya anak bermain game online dan semuanya tidak memakai masker), Pasar Pacet dan pasar wisata pacet ( banyaknya pengunjung dari luar pacet yang sangat penuh dan sesak, rawan penyebaran wabah).

    Padahal sebelumnya sudah ada himbauan dari aparat setempat agar setiap pukul 21.00 wib tutup dan selalu pakai masker, tapi masih saja banyak masyarakat yang mengabaikan.(abi sorban)