Tag: rijalul ansor

  • Satkoryon banser  ngoro gelar apel upacara di pantai gemah tulungagung dalam rangka harlah NU KE 96

    Satkoryon banser ngoro gelar apel upacara di pantai gemah tulungagung dalam rangka harlah NU KE 96

    Organisasi atau jam’iyah nahdlatul ulama’ (NU) di dirikan pada tanggal 31 januari 1926, saat ini usianya sudah memasuki ke 96 tahun, Banser  merupakan pasukan yang bertugas mengawal dan menjaga para kyai dan ulama’ serta berperan penting menjaga kesatuan NKRI kususnya kepada warga Nahdiyin, Harlah NU yang ke 96 kali mengambil tema “ KEMANDIRIAN DALAM BERKHIDMAT UNTUK PERADABAN DUNIA”

     

    Satkoryon BANSER kecamatan ngoro kabupaten Mojokerto pada hari minggu (30/01/2022) mengadakan apel upacara dalam rangka memperingati harlah NU ke 96 tahun di pantai gemah tulungagung, pada upacara kali ini yang menjadi inspektur upacara adalah ketua PAC GP ANSOR kecamatan ngoro.

     

    Sahabat Saufi selaku ketua PAC GP ANSOR  kecamatan ngoro selaku inspektur upacara mengatakan di hadapan para kader Ansor Banser yang ikut apel ‘ kita sebagai pasukan yang bertugas menjaga dan boleh di bilang sebagai benteng ulama’, kita harus rela berkorban apa saja demi menjaga warwah NU, kekompakan dan kesolitan kita adalah kuncinya, kita sebagai anggota Ansor Banser harus siap bila mendapatkan tugas dari para kyai dan ulama’ lebih lebih kepada jam’iyah Nahdlatul ulama’

     

    Di akhir sambutannya beliau menegaskan Satkoryon Banser  kecamatan ngoro adalah pusat basisnya banser se kabupaten mojokerto dan sudah banyak yang menjadi perwira maka sudah selayaknya bisa menjadi contoh tauladan kepada anggota banser yang dari daerah lain,

     

    ” jiwa loyalitas dan militansi mari kita tanamkan dan kita tunjukkan kepada masyarakat kalau Banser itu ada dan siap di butuhkan kapanpun dan di manapun” ucapnya dengan tegas sambil mengepalkan tangan kanannya.

     

    Acara berlangsung kurang lebih selama 1 jam di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia raya, mars ansor, maes banser dan yang terakhir di tutup doa oleh H, edi selaku pengurus Rijalul Ansor kecamatan ngoro, semoga kita semua di akui santrinya hadrotussyeh Hasyim Asyari selaku pendiri jam’iyah nahdlatul ulama’, dan semua bisa khusnul khotimah.

     

     

    hasan sorban

  • Ngalap barokah para alim ulama’ satkoryon banser kecamatan ngoro adakan ziarah ke makam  para muassis

    Ngalap barokah para alim ulama’ satkoryon banser kecamatan ngoro adakan ziarah ke makam para muassis

     

     

    SATKORYON BANSER kecamatan ngoro Kabupaten mojokerto jawa timur melaksanakan wisata religi ke makam para aulia’ yang berada di jombang, Kediri dan tulungagung yang di laksanakan pada hari sabtu (29/01/2022) malam pemberangkatan dari gedung terpadu MWCNU kecamatan ngoro yang di ikuti oleh para anggota PAC GP ANSOR, BANSER , dan juga RIJALUL ANSOR.

     

    Kegiatan wisata religi ini adalah ziarah ke makam Mbah hasym (KH. HASYM ASYARI) pendiri Nahdlatul Ulama, makam Gus Dur (KH. ABDUL RAHMAN WAHID) Jombang, Gus Mik Kediri, dan mantan komandan SATKORNAS BANSER, H. Alfa Isnaini, Tujuan diadakannya kegiatan ini selain untuk menjalin silaturrahmi juga untuk mengenang dan menteladani jasa para ulama’ dan auliya’, yang telah menginspirasi juga memotifasi kepada para anggota banser kususnya, contohnya Gus Dur semasa hidupnya beliau yang telah memompa dan juga membangkitkan ghirroh semangat Banser untuk menjadi pasukan yang bertugas untuk menjaga para kyai dan ulama’.

     

    Menurut komandan  JAZIL selaku panglima atau kasatkoryon banser kecamatan ngoro mengatakan

    “mari kita niatkan ziaroh ini selain untuk ibadah juga mari kita meniru perjuangan para muassis ini dan menerapkan ke hati kita masing masing, baik dari segi semangatnya maupun pengorbanan beliau, jiwa loyalitas dan totalitas kita terapkan kepada masyarakat lebih lebih kepada jamiyyah nahdlatul ulama’

     

    Beliau juga menginformasikan bahwa harapan diadakannya kegiatan ini supaya tercipta rasa kekeluarggan, kekompakan, kerukunan dan juga rasa persaudaraan antar anggota yang akhirnya bisa melaksanakan tugas organisasi secara maksimal, mudah mudahan berkah dari para muassis semua bisa terkabul dan di ridhoi ALLOH swt. (hasan-ngoro)

  • Gus Barok mengajak kader Ansor kecamatan Kemlagi Istiqomah Nderek Kiai

    Gus Barok mengajak kader Ansor kecamatan Kemlagi Istiqomah Nderek Kiai

    SORBANSANTRI.COM
    Gus Barok Mengahadiri kegiatan rutin MDS. Rijalul Ansor Kemlagi Mojokerto

    Mojokerto, wp.sorbansantri.com – Salah satu Pengurus Wilayah Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Jawa Timur Gus M. Ainul Mubarok, M.Pd hadir memberikan sambutan dalam acara kegiatan rutin Pimpinan Anak Cabang (PAC) Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto, di Masjid Miftahul Jannah Desa Mojorejo Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto, Ahad (9/1/2022).

    Salah satu gawagis dan pengajar di Pondok Pesantren Salafiyyah Fatchul Ulum Pacet, Mojokerto tersebut berharap agar Rijalul Ansor mengawal dan istiqomah menghidupkan amaliyah Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja) tanpa meninggalkan bendera Ahlussunah wal Jamaah Annahdliyyah, yaitu Nahdlatul Ulama (NU). Dengan bendera NU maka amaliyah yang dilakukan adalah pasti Aswaja Annahdliyyah, dan tetap berkomitmen menyambungkan sanad dengan Muassis NU, Masyayikh NU, Aulia, dan ahli Thariqah Ahlussunah wal Jamaah.

    “Kepada Gus Ibrahim, Gus Mu’amar dan yang lain-lain selamat berjuang, mengawal amaliyah Ahlussunah wal Jamaah, masyarakatkan amaliyah Ahlussunah wal Jamaah. Upayakan sampai ranting istighotsahan, ratiban, tahlilan, shalawatan semua, tapi tetap NKRI harga mati, Istiqomah Nderek Kiai” kata Gus Barok.”

    Pria yang juga aktif sebagai wakil sekretaris 1 Asosiasi Pesantren Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (RMI PWNU Jawa Timur)) ini juga merespon maraknya majelis- majelis ta’lim yang bermunculan di tengah masyatakat.

    ” Saat ini banyak sekali bermunculan majelis-majelis dzikir dan sholawat ditengah masyarakat, maka kita semua harus bisa memilih mana yang benar- benar aswaja an nahdliyyah dan mana yang bukan, karena biasanya hampir semua mengaku aswaja, tapi nyatanya bukan aswaja annahdliyyah yang tegas bersemboyan NKRI Harga Mati, Nderek Kiai Sampe Mati “, jelasnya.

    Oleh karena itu, dirinya mengimbau agar Rijalul Ansor istiqomah mengawal ajaran ahlussunnah wal jamaah annahdliyyah dengan memperbanyak kegiatan rutinan.

    “Jadi kita sabagai santri, pemuda NU, wajib ikut para ulama, masyayikh NU, untuk istiqomah membumikan, mengamalkan dan mengawal ajaran aswaja ini dengan lebih memperbanyak kegiatan kegiatan rutin di ranting-ranting”, pungkasnya.

  • Kyai Muda Juga Perlu Dibekali Keorganisasian

    Kyai Muda Juga Perlu Dibekali Keorganisasian

    SORBANSANTRI.COM

    Pekalongan, wp.sorbansantri.com – Dirosah Ula merupakan kegiatan pengkaderan awal bagi anggota Rijalul Ansor. Kegiatan ini bertujuan sebagai wadah pengenalan awal kader yang bergerak di bidang dakwah.

    Ketua Rijalul Ansor Kota Pekalongan, Sahabat Shdiqul Amin Al Hafidz menerangkan bahwa nantinya peserta yang ikut pengkaderan ini mampu mendalami materi materi yang disampaikan serta memahami gerak Rijalul Ansor.

    “Rijalul ansor itu kader kader muda yang bergeraknya di bidang dakwah. Mereka di antaranya ustadz muda, dan kyai muda. Jadi diadakannya Dirosah Ula ini biar mereka tahu tentang keorganisasian. Tidak hanya mereka bisa mimpin tahlil, bisa baca kitab, tapi juga bisa tahu tentang keorganisasian,” kata Shidqul Amin di Kompleks Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin, Duwet. Kota Pekalongan, Sabtu (18/12/2021). (sorban jateng)

  • RAKERCAB III PC GP ANSOR KAB. MOJOKERTO 2021

    RAKERCAB III PC GP ANSOR KAB. MOJOKERTO 2021

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Rakerancab merupakan forum sekaligus momentum yang setrategis untuk bersama sama melakukan refleksi sekaligus inofasi dalam rangka membangun organisasi ansor ke depan yang lebih kreatif, dinamis dan produktif, maka dari itu pada hari minggu tanggal (11/4) pimpinan acabang gerakan pemuda ansor kabupaten mojokerto melakukan rapat kerja yang ke III yang bertempat di halaman yayasan pondok pesantren AL MUHAJIRIN pungging mojokerto, acara bertujuan untuk merumuskan dan meneruskan program program kerja yang belum terlaksana di sisa waktu 5 bulan terahir di tahun ini sebelum masa konferensi.

    Acara di mulai tepat pukul 09.00 wib, sebelum acara pembukaan di mulai para panitia mengundang artis jihan audy sebagai bintang tamu untuk menghibur para hadirin semua dengan menyanyikan lagu lagu islami.

    Dalam acara pembukaan RAKERCAB ini tampak hadir delegasi peserta terdiri dari ketua PAC,ketua ranting GP ANSOR se kabupaten mojokerto, para ketua PAC, ketua ranting rijalul ansor se kabupaten mojokerto, kasatkoryon BANSER se kabupaten mojokerto, tampak hadir pula para tamu undangan dari para tokoh tokoh agama, ketua PCNU mojokerto kyai adhim, kyai aseb, kyai abdul ghofur, ketua PC GP ANSOR kabupaten mojokerto gus ali nasih beserrta jajaran, ketua PC RIJALUL ANSOR kabupaten mojokerto gus lutfi beserta jajaran, juga KASATKORCAB BANSER kabupaten mojokerto H.Moh yunus, dan juga banom banom NU yang ada di tingkatan kabupaten mojokerto.

    Menurut gus ali nasih selaku ketua PC GP ANSOR mojokerto menyampaikan dalam sambutannya kita sebagai anggota ANSOR harus bisa berkhidmah kepada jam’iyyah secara kelompok maupun mandiri, ada 3 cara kita untuk berkhidmah, yang pertama berkhidmah untuk negeri, yang kedua berkhidmah membantu pemerintah untuk membentengi NKRI, yang ketiga gerakan ANSOR harus bisa berkhidmah secara mandiri, masih lanjud kata gus ali Alhamdulillah PC GP ANSOR mojokerto sudah mempunyai asset di bidang perekonomian, di antaranya kita sudah punya tempat grosir ANSOR RITEL SBM 11 yang bertempat di kecamatan ngoro, produksi air mineral NUTRISI DLL, maka dari itu dari pimpinan cabang akan selalu terbuka, transparasi, dalam hal managemen demi kemaslahatan bersama, sebagai moto kita hari ini TEGAS, BERGERAK, BERMANFAAT.

    Dilanjut sambutan yang kedua dari ketua PCNU kabupaten mojokerto yang di sampaikan oleh kyai adhim, beliau mengatakan dari gerakan yang hamper sempurna harus segera di sempurnakan akan tetapi tidak ringan karena tantangan kita hari ini adalah arus globalisasi, karena gerakan ANSOR tidak hanya berada di Indonesia akan tetapi sudah mendunia, segala sesuatu harus tetap saling berkordinasidan di butuhkan kekompakan, sesuai pesan rosulullah “BERKOMPAKLAH KALIAN, KARENA DI DALAM KEKOMPAKAN TERDAPAT PERTOLONGAN ALLAH” di tengah tengah organisasi jangan sampai ada yang saling jatuh menjatuhkan antar sesame. Kekuatan organisasi minimal harus di topang dari 3 pilar, yang pertama kekuatan idiologi dan keyakinan melalui kaderisasi lewat banom banom yang ada, yang kedua kekuatan ekonomi karena tanpa ekonomi organisasi tidak akan berjalan, yang ke tiga kekuatan budaya, berdakwah di NU tidak sama dengan cara kita bermain di dalam beladiri, tinju dll, akan tetapi harus melalui berbenah diri sehingga orang lain bisa tertarik kepada dengan budaya kita.

    Acara terahir di tandai dengan doa yang secara estafet, doa yang pertama di sampaikan oleh almukarrom kyai abdul ghofur, doa yang terahir di sampaikan oleh almukarrom kyai aseb dari pacet, setelah para tamu undangan meninggalkan tempat barulah para peserta melaksanakan agenda utama rapat kerja yang di bagi menjadi 4 komisi, komisi A membidangi program kerja , komisi B membidangi KEBANSERAN, komisi C membidangi program kerja majlis dzikir dan sholawat rijalul ansor, dan komisi D membidangi rekomendasi, hasil dari rapat perkomisi nantinya agar cita cita organisasi bisa tercapai lebih optimal mana kala kita semua memiliki komitmen yang sama dengan penuh tanggung jawab untuk secara serius melaksanakan program program PC GP ANSOR kabupaten mojokerto sampai ahir kepengurusan dengan lebih cerdas dan professional. (HASAN)

  • Hujan Bukan rintangan untuk ber-Dzikir dan ber-Sholawat

    Hujan Bukan rintangan untuk ber-Dzikir dan ber-Sholawat

    Cyberaswaja.online|Pungging. Sungguh semangat yang luar biasa kita acungkan 4 jempol kepada para jama’ah dan penggemar Dzikir dan Sholawat pada hari Sabtu malam pukul 20.30wib sampai selesai. Meskipun hujan terus melanda mulai dari sore tadi tapi tetap semangat dan pantang menyerah para Jama’ah untuk ber-Dzikir dan ber-Sholawat.(01/02/2020).

    Foto: Jamaah Majlis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor
    Foto: Jamaah Majlis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor

    Foto: Jamaah Majlis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor
    Foto: Jamaah Majlis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor

    Kegiatan Dzikir dan Sholawat ini di adakan oleh LMDS-RA GP.Ansor PAC Kec.Pungging bersama MBS (Majelis Bronto Sholawat) dihadiri oleh para Ulama’ dan Umaro’ diwilayah Kec.Pungging serta dihadiri jamaah sekitar 1.500 orang.

    Foto: Jamaah Majlis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor
    Foto: Seni Sholawatan

    Kegiatan berlangsung aman dan kondusif, terlihat BANSER sebagai Garda Terdepan Bangsa ini, juga menjaga untuk memastikannya kegiatan berjalan dengan baik. (Irul/infokom)

  • Gus Latif Mengingatkan Tugas Berat Rijalul Ansor di Dirosah Kader Ula II

    Gus Latif Mengingatkan Tugas Berat Rijalul Ansor di Dirosah Kader Ula II

    Cyberaswaja.online|Ngoro — Pimpinan Pusat Rijalul Ansor (PP RA) Gus Abdul Latif nampak bahagia dan terharu dengan semangat para kyai muda NU dan Ustadz-ustadz Muda di Mojokerto.
    Saat memberikan sambutan pada penutupan Dirosah Kader Ula II (DKU-II) yang digelar Pengurus Anak Cabang Rijalul Ansor Kec. Ngoro Kab. Mojokerto tersebut beliau menyatakan syukur dan kekagumannya atas antusias ratusan peserta dari Jumat (24/1) siang hingga Ahad (26/1) sore ini. Beliau juga mengingatkan tugas berat Rijalul Ansor. 26/01/2020

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Kanan: PW Rijalul Ansor (Shbt.Anjab), Tengah (Gus Abdul latif), kiri Ketua RA PC (Gus Lutfi Hakim)

    Selain Gus Latif, hadir juga Ketua PW Rijalul Ansor Jatim dan jajaran pimpinan PC GP ANSOR dan MWC NU Kec. Ngoro berserta badan-badan otonom, termasuk pengasuh Pondok Pesantren Sabilillah, KH. Muallimin.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Pengurus RA Cabang dan Wilayah

    “Saya sangat terharu, kegiatan DKU ini diikuti ratusan kader Kyai Muda. Bahkan ada Peserta yang datang dari luar PC Mojokerto. Naik bus dari Lamongan kemari. Ada juga dari PC Gresik dan Sidoarjo. Menempuh berjam- jam perjalanan hanya untuk bisa mengikuti DKU-II ini. Sungguh semangat yang luar biasa untuk berkhidmad di Ansor. Apalagi kegiatan seperti ini tidak gratis. sahabat-sahabat harus membayar sendiri untuk bisa ikut Dirosah ini. Subhanallah, semoga ini menjadi bukti agar dipantaskan dan diakui menjadi santri Mbah Hasyim Asy’ari dan para Muassis NU,” kata Gus Latif memberikan sambutan pada hari Ahad (26/1/2020), disambut tepuk tangan para hadirin.

     

    Dihadapan ratusan peserta DKU-II Gus Latif juga mengatakan bahwa masa depan NU dan Indonesia ada di tangan kader-kader Ansor. Merekalah yang akan menjadi para pemimpin NU dan generasi masa depan.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Gus Abdul Latif Penutupan Dirosah Kader Ula II

    “Pengkaderan seperti ini sangat penting, karena akan membuka pikiran dan menambah wawasan generasi muda NU agar lebih fokus dalam pergerakan, menyebarkan ideologi Islam Nusantara yang rahmatan lil alamin demi membendung laju ideologi yang membahayakan NKRI.
    Ini tugas berat tapi harus kita lakukan demi meneruskan perjuangan para masyayikh” tambahnya.

    Gus Latif mengatakan, kader muda NU di semua lini harus bergerak demi menjaga warisan yang agung ini. Terlebih lagi Rijalul Ansor yang memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk membentengi aqidah warga NU dari rongrongan ideologi yang memecah belah negeri ini.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Pimpinan Pusat Rijalul Ansor
    Gus Abdul Latif

    ” NU dan Indonesia tidak bisa dipisahkan. Ini adalah warisan perjuangkan para muassis NU. Tanggung jawab kita untuk menjaganya. Di tangan ANSOR hal ini dipertaruhkan. Kita harus siap melawan segala bentuk gerakan yang membahayakan aqidah Aswaja An Nahdliyyah dan keutuhan NKRI”,pungkasnya.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Pengurus Rijalul Ansor Cabang Mojokerto

    Upacara penutupan DKU-II yang dilaksanakan di halaman Pondok Pesantren Sabilillah, Watusari Ngoro ini ditutup dengan doa dari para Kyai NU dilanjutkan dengan pembacaan baiat kader.
    Keharuan pun terasa saat dimulainya prosesi siraman sebagai tanda kelulusan kader.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Panitia Dirosah Beserta Pengurus MWCNU Ngoro dan Banser

    Banyak peserta yang tak mampu lagi membendung air matanya saat lantunan sholawat mengiringi proses hormat dan mencium bendera merah putih, bendera NU dan Ansor. Banyak tamu undangan mengalami hal yang sama. Seolah turut merasakan betapa beratnya ingin menjadi santri yang diakui oleh Mbah Hasyim Asy’ari.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: proses Penutupan Dirosah Kader ula

    Menjelang Maghrib prosesi baiat selesai dan acara ditutup dengan sungkeman kepada para Kyai. (Ki Narto/Ketua Panitia/Pengurus Rijalul Ansor Cabang)

  • ISTIMEWANYA DIROSAH KADER ULA KE-2

    ISTIMEWANYA DIROSAH KADER ULA KE-2

    Cyberaswaja.online|Ngoro. Pengkaderan LMDS Rijalul Ansor yang terkemas dalam agenda Dirosah Kader Ula yang dimulai tanggal 24 Januari 2020 hingga saat ini berjalan lancar.
    Kondisi peserta nampak sehat dan antusias ketika mengikuti materi yang diberikan oleh semua intruktur.
    Sejauh ini hanya ada 3 orang peserta yang terserang flu karena menyesuaikan dengan cuaca dingin Pondok Pesantren Sabilillah yang berada di kaki Gunung Penanggungan ini.

    ketua panitia bersama biro infokom, biro balantas, biro bagana
    Foto: kanan kepala Biro Infokom (Choirul) ketua panitia (putih: Ki Narto), bersama biro, biro balantas (biru) dan biro bagana (orange)

    Hampir seluruh peserta Dirosah mengatakan bahwa baru kali ini mendapatkan materi-materi istimewa terkait pengetahuan aswaja an Nahdliyyah, tujuan organisasi, dan langkah kongkrit Rijalul Ansor ke depan. Pengetahuan dan pengalaman baru yang dirasakan oleh peserta ini memang masuk akal. Karena para intruktur Dirosah ini diambilkan langsung dari intruktur Nasional dan wilayah yang tentu mempunyai segudang pengalaman dalam menyampaikan materi pengkaderan, Di antaranya KH. Ma’ruf Khozin (Ketua ASNUTER Jawa Timur), Gus Mahfudz Hamid (Ketua PP Rijalul Ansor), Moh. Nailur Rohman (Ketua PW Rijalul Ansor Jawa Timur) dan Gus Muwafi (Kader Ansor Jatim dan DPRD Kabupaten Pasuruan).

    PENGURUS RIJALUL ANSOR
    Foto; PENGURUS RIJALUL ANSOR Cabang Mojokerto Bersama Wilayah Jawatimur

    Selain itu, pembekalan rohani juga diisi langsung oleh jajaran Kyai sepuh tingkat Nasional dan wilayah.
    KH. Ali Mas’adi (Wakil JATMAN pusat) dan KH. Azizi Hasbullah (Dewan Pakar LBMNU Pusat).
    Sore ini (Ahad, 26 Januari 2020) proses penutupan sekaligus baiat kader akan dilaksanakan oleh Pengurus Rijalul Ansor PW Jawa Timur.

    Foto; Pengurus Rijalul Ansor Cabang
    Foto; Pengurus Ponpes Sabilillah bersama Pengurus Rijalul Ansor Cabang Mojokero pengurus Wilayah Jawa Timur

    Ke depan diharapkan seluruh alumni Dirosah Kader Ula II mampu menjadi kader Ansor yang tangguh dalam keilmuan dan pergerakan demi menjaga tegaknya akidah Ahlus Sunnah wal Jamaah an Nahdliyyah dan menjadi pelopor dalam perdamaian dan peradaban dunia. (Ki NartoPanitia Dirosah Kader Ula II)

    SORBANSANTRI.COM SORBANSANTRI.COM SORBANSANTRI.COM SORBANSANTRI.COM SORBANSANTRI.COM SORBANSANTRI.COM

  • RIJALUL ANSOR RAJA’I BADAN BANSER

    RIJALUL ANSOR RAJA’I BADAN BANSER

    Mojokerto, CyberAswaja.online – Pimpinan Anak Cabang Kecamatan Jatirejo Kab.Mojokerto Punya Gawe berupa DTD (Diklat Terpadu Dasar) Banser (Barisan Ansor Serbaguna), kader muda dan baru yang masuk menjadi BANSER sebagai Garda Terdepan Menjaga NKRI. 21/12/19
    SORBANSANTRI.COM
    Foto:tengah Ketua LMDSA RA Gus Lutfi bersama Pengurus
    Ciri khas Jas Warna Putih selaku Wakil ke-2 (dua) dari GP Ansor, bernama LMDSA (Lembaga Majlis Dzikir dan Sholawat) RIJALUL Ansor cabang ini melakukan Gemblengan kepada Peserta DTD Banser yang akan melaksanakan Caraka Malam, salah satu tahapan pelaksanaan DTD BANSER. “Penulisan Raja ini fungsi salah satu agar BANSER kebal secara Kanuragan, peka Kondisi dan Siap sewaktu-waktu” ujar ketua LMDSA RA, Gus Lutfi Hakim.
    SORBANSANTRI.COM
    Berserta jajaran pengurus RIJALUL ANSOR mereka pun dibagi tugas pelaksanaan yang kemudian peserta melaksanakan Caraka Malam sampai pagi. (WakGenk/Infokom)
  • JADI BANSER ITU TIDAK MUDAH KARENA AKAN BANYAK TANTANGAN DIDALAMNYA

    JADI BANSER ITU TIDAK MUDAH KARENA AKAN BANYAK TANTANGAN DIDALAMNYA

    Infokom Banser NU – ” Memahami dan mengamalkan makna sabar, ikhlas dan tulus itu mudah untuk diucapkan namun sulit untuk dilakukan karena butuh kesungguhan niat yg tinggi untuk itu

    Habib Luthfi bin Yahya merasa cinta kepada Banser sekalipun jika surga diberikan untuk beliau namun beliau tdk akan ambil bagian itu sebelum Banser dulu yang akan memasukinya

    Banser merasa tulus apa yg dia perbuat untuk ulamanya karena petuah para ulama NU kian tertanam dalam hatinya

    Habib Umar bin hafidz melihat ada banyak ulama NU yang berkelas wali namun tantangan itu sangat besar pada NU

    Habib Ali Al-Jufri melihat sosok Banser adalah manusia yg sudah mampu berjihad dijalan Allah sampai didalam rasa lelah dan harus kurang tidur demi menjaga ulama dan negara, bahkan habib Ali Al-jufri mengungkapkan bahwa tauhid itu penting tapi adalah jauh lebih penting bahwa menjaga keamanan adalah diatas tauhid itu sendiri

    Syekh Fadhil mengungkapkan bahwa hanya di Indonesia ulama itu dijaga oleh Banser, karena dinegaranya banyak bom terjadi karena tidak ada keamanan

    Banyak para habaib di Indonesia bahkan dinegara luar merasa kagum terhadap banser, terlebih terhadap NU !! “