Tag: salafi

  • Fakta Mengejutkan Tentang Tahlilan yang Dianggap Haram Oleh Salafi Wahabi

    Fakta Mengejutkan Tentang Tahlilan yang Dianggap Haram Oleh Salafi Wahabi

    SORBAN Infokom | Dari sejak kemunculannya di bumi Nusantara Indonesia, Salafi-Wahabi paling demen mengumbar vonis atas haramnya (bid’ah) tahlilan. Mungkin mereka tidak menyadari bahwa tindakannya itu terlalu berlebihan yang bisa berakibat merusak Islam. Bagaimana tidak, bukankah itu berarti Salafi-Wahabi dan pengikut-pengikutnya mengharamkan yang halal atas tahlilan? Bahkan saking rusaknya pemahaman mereka terhadap Islam, mereka tak segan-segan pamer slogan batil: “Pelacur Lebih Mulia daripada Orang-orang Bertahlil (tahlilan). “

    SORBANSANTRI.COM
    7 hari wafatnya KH. Abdulah Faqih Pengasuh Pondok Pesantren Langitan dirangkai dengan susunan acara Khotmil Quran bilghoib serta Pembacaan surat yasin dan surat Al Muluk dan dilanjutkan dengan pembacaan tahlil

    Bahkan demi memperkuat vonis Salafi-Wahabi atas haramnya tahlilan, mereka dengan gegabah membayar seorang Ustadz dari Pulau Bali untuk membuat klaim bahwa tahlilan adalah tradisi Hindu. Hanya orang-orang bodoh yang bisa dikibuli oleh trik-trik dan rekayasa kebohongan Salafi-Wahabi. Cara membantah klaim tersebut cukup kita ajukan pertanyaan kepada para pemeluk agama Hindu: “Sejak Kapan di agama Hindu Ada Tradisi Tahlilan?”. Pastilah mereka para pemeluk agama Hindu akan bengong karena tidak kenal apa itu tahlilan. (abi-infokom)

  • Menteri Agama Malaysia: Tak ada Tempat bagi Islam Salafi di Kuala Lumpur

    Menteri Agama Malaysia: Tak ada Tempat bagi Islam Salafi di Kuala Lumpur

    • Menteri Agama Malaysia Mujahid Yusof Rawa
      Menteri Agama Malaysia Mujahid Yusof Rawa

    Menteri urusan Agama Malaysia, Mujahid Yusof Rawa saat merespon statemen Zakir Naik, pemimpin Salafi India yang berdomisili di Malaysia mengungkapkan, Islam yang disebarkan Zakir Naik tidak mendapat tempat di negara ini.

    IRNA Selasa (25/9) melaporkan, Mujahid Yusof Rawa dalam sebuah seminar dengan tema Islam dan Kedalanya di Masyarakat Multietnis mengkritik pidato Zakir Naik terkait pelecehan terhadap seluruh agama.

    Seraya mengisyaratkan sejumlah statemen Zakir Naik, Rawa menjelaskan, tidak boleh melecehkan dan menghina agama lain baik itu di pidato maupun statemen. Yang seharusnya menurut Rawa adalah dakwa Islam harus dilakukan dengan metode yang moderat dan seimbang.

    SORBANSANTRI.COM
    Zakir Naik

    Menteri Agama Malaysia menilai rahasia kesuksesan dakwah Islam di masa lalu adalah tidak menyerang agaman lain. Ia menjelaskan, Islam agama kasih sayang dan tidak ada tempat pelecehan kepada agama lain di Islam.

    Naik diusir dari India tahun 2016 karena didakwa menyebarkan ideologi Salafi dan Wahabi. Ia juga didakwa melakukan pidato propagandis yang berujung pada serangan teror di Dhaka tahun 2016. Insiden teror tersebut menewaskan 22 orang. (MF)

    (SUMBER)

  • Dianggap Resahkan Warga, Tastafi Aceh: Plt Gubernur Larang Wahabi Gelar Pengajian

    Dianggap Resahkan Warga, Tastafi Aceh: Plt Gubernur Larang Wahabi Gelar Pengajian

    SORBANSANTRI.COM

    Surat Edaran Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, nomor 450/21770 tanggal 13 Desember 2019 sasarannya kepada paham import yang dikenal dengan istilah Wahabi. Hal itu diungkapkan Ketua Pengajian Tasawuf, Tauhid dan Fikih atau Tastafi Banda Aceh, Tgk H Umar Rafsanjani, Lc.
    Rafsanjani mengatakan, selama ini paham tersebut sangat meresahkan masyarakat Aceh, jadi SE tersebut bukan kepada mazhab yang mu’tabar.

    “Artinya jangan salah penapsiran dalam memahami surat edaran dimaksud,” ujarnya, dikutip dari Hairan Aceh, Selasa, 31 Desember 2019.

    Pihaknya menilai, pemicu utama pro dan kontra perkara ini adalah karena multi tafsir.

    “Sebab sasaran larangan yang ditujukan kepada siapa dan kelompok mana, perlu diketahui larangan pengajian itu ada pengecualian, tidak termasuk kepada mazhab yang mu’tabar, semisal Hanafi, Maliki dan Hambali, larangan tersebut kusus kepada paham Wahabi,” terangnya.

    “Kita bisa lihat dan dengar dari berita bahwa kajian wahabi di usir di mana-mana, mulai dari Banda Aceh sampai ke daerah kabupaten kota. Bermacam kasus dan alasan sehingga kajian wahabi itu susah diterima oleh manyoritas masyarakat Aceh,” sambungnya.
    Maka dari itu, kata Rafsanjani, bukan mazhab mu’tabar seperti Hanafi, Maliki dan Hanbali yang dimaksud dalam Surat Edaran Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

    “Buktinya tidak ada kasus antar empat mazhab ini selain dengan paham wahhabi, karena mereka sering dan suka membid’ah dan menyalahkan selain dari kelompoknya sendiri,” ujar Rafsanjani.

    “Nah, beranjak dari situlah maka Plt. Gubernur Aceh mengeluarkan surat edaran yang bunyinya lebih spesifik seperti itu agar lebih tepat sasaran dan sesuai dengan qanun Aceh yang sudah tertulis,” jelasnya.

    Guna menyikapi hal itu, Pimpinan Dayah Mini Aceh ini meminta supaya tokoh dan masyarakat Aceh termasuk Ombudsman dan kader Muhammadiyah harus lebih bijak dalam menanggapi surat edaran Plt. Gubernur Aceh.

    “Sebab Surat Edaran tersebut bertujuan untuk kebaikan masa depan aqidah dan paham rakyat Aceh yang sudah dianut dari abad ke abad sebelum dan sesudah kemerdekaan Indonesia yang kita cintai ini,” pungkasnya.

    (SUMBER)

  • Sekeluarga pembom bunuh diri di gereja menyekolahkan anaknya di Muhammadiyah

    Sekeluarga pembom bunuh diri di gereja menyekolahkan anaknya di Muhammadiyah

    InfokomBanserNU-

    Selain Kokam MU dukung bendera HTI, Dahnil , Amien Rais, Hanum Rais yg dekat dengan hoax& simbol2 radikalis.

    Menteri Agama Malaysia: Tak ada Tempat bagi Salafi Wahabi di Kuala Lumpur

    agama dalam pemahaman Wahabi Salafi memang isinya harus berdasar kebencian, sehingga tak heran mereka rata2 bengis sampai mudah membunuh, hal ini tertuang dalam ajaran mereka Al Wala Wal Bara yg berdasarkan cocoklogi terjemah ayat dan hadits bukan dari ilmu yg bersanad bersambung sampai Nabi SAW . Dapat dicari di youtube pun banyak pengajaran Al Wala Wal Bara di mesjid2 wahabi dan muhammadiyah.

    Ajaran cocoklogi selain menjadi dasar wahabi, ikhwanul muslimin (PKS), khilafah HTI, khilafah ISIS, dll juga menjadi sekte2 lain seperti ini, konsep utamanya seorang awampun bisa berdalil hanya menggunakan terjemahan Al Quran dan hadits, padahal mereka tak miliki ilmu agama yg bersanad, tak heran ikhwanul muslimin bahkan ditangkapi atau dicabut kewarganegaraan dan passportnya di negri2 muslim termasuk arab karena berdasar ajaran cocoklogi ini, dibelakangnya terkandung takfiri mudah mengkafirkan muslim lainnya apalagi menghalalkan darah yg bukan seagama.

     Ajarannya berdasarkan kebencian dalam konsep al wala wal bara (bara dlm istilah wahabi berarti kebencian atau permusuhan seb inti iman, tak punya kebencian bisa dianggap kurang/tidak beriman). 

    Sikap melihat orang lain cendrung selalu seb musuh bisa dikarenakan aqidah wahabi ISIS ini, sambil membanggakan sendiri

    link RadikalismeIkhwanulmuslimin PKS

    Contoh pemikiran Wahabi dan Muhammadiyyah ttg dzikir HU :

    menurut Gus Baha

    Gusbaha

    kyaikampung

    Penyebab orang2 pintar di perusahaan2 tsb cendrung terkena radikalisme agama? Karena kesombongan intelektual ingin menguasai /berkuasa dlm agama sebagaimana mereka menguasai ilmu2 eksakta teknis, sombong tak ingin mengikuti otoritas, madzhab atau ikut ulama2 yg ilmunya bersanad bersambung sd Nabi. Seperti seorang pasien awam yg jenius dg baca buku2 kedokteran dan menganggap remeh dokter2 yg tersertifikasi dan berizin.

    Melawan aqidah teror dan kebencian Tritauhid dan Al wala wal bara, adalah ilmu aqidah bersanad dan bermadzhab, bersambung tak terputus sampai Nabi Muhammad SAW yg jg dipraktekan oleh 4 madzhab fiqih yaitu aqidah madzhab Asyariyyah maturidiyyah. aqidah ini dianut mayoritas muslimin nusantara di Indonesia, Msia, Brunai, Spore, Thailand dll jg sama2 bermadzhab fiqih syafiiyah. Bagi yg merasa awam dapat taqlid ikut ulama2 yg terbukti bersanad, sebagaimana dokter bedah pun taqlid sama dokter anestesi/ahli pembiusan.

    Dalam konsep wahabi salafi ISIS dkk seolah2 seorang awam wajib tahu semua ilmu kedokteran baik bedah maupun anestesi. Tidak boleh ada taqlid, dicemoohnya dg ikut2an atau taqlid buta. Cara berpikir ini pun menjadi pintu orang2 yg merasa pintar ke arah radikalisme mengatasnamakan agama.

    The books and teaching of Aqidah three tauhid and  alwala wal bara are overwhelming uncontrolled when  Muhammadiyah leader become ministry of education: 

    The teaching of Al Wala Wal Bara which based on hatred in Center /PP Muhammadiyyah   Menerapkan Al-Wala’ Wal-Bara’

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=3CCncf5sOEc[/embedyt]

     

    Al-Wala Wal Bara’ | Ust. Bachtiar Nasir, Lc

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=5FeODn7jtF0[/embedyt]

     

    Ust Ihsan Tanjung Al Wala’ Wal Bara’ DiDalam Kalimat Tauhid Kajian Dzuhur 28072016

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=T-3fGri1p4I[/embedyt]

     

    AL-WALA WA AL-BARA | Ust. Zulkifli Muhammad Ali, Lc 

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=TZTHxAiWAfQ[/embedyt]

     

    Malaysia reject University of Muhammadiyah in their country because of Muhammadiya’s Wahaby backbround 
    Source Malaysia reject University of Muhammadiya
    Indonesia and Malaysia in general have same madzhab of beliefs of Al-Asyairah and Al-Maturidiyah, and madzhab of Syafii in Fiqh. This has strong sanad of belief and religion background in Islam Nusantara including majority moslem in Malaysia, Singapore, Thailand, Brunai, Indonesia, etc. (AbiTsani)

  • PROPAGANDA RADIKALIS ATASNAMA AGAMA DI INDONESIA

    PROPAGANDA RADIKALIS ATASNAMA AGAMA DI INDONESIA

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Propaganda kaum radikalis tanpa kita sadari ternyata sudah menyebar di sekeliling kita. Propaganda-propaganda mereka sangat menyesatkan dan terlihat seakan-akan baik, namun kenyataannya propaganda itu berbahaya sekali untuk orang awam.

    Inilah propaganda mereka untuk mengejar ilusi “Khilafah” yang berhasil dideteksi :

    Propaganda Tahap 1 :

    1. Orang Syiah diklaim bukan Islam
    2. Orang NU diklaim sebagai Syiah
    3. Orang Wahabi mengaku sebagai Sunni

    Jika propaganda ini berhasil, orang tidak percaya lagi kepada NU, dan berarti orang Islam di Indonesia hanya tinggal 1000an yakni hanya orang Wahabi, yang lain itu Syiah dan bukan Islam.

    Propaganda Tahap 2 :

    1. PKI sudah dibubarkan
    2. Pemerintah diklaim sebagai PKI dan kebangkitan Komunis
    3. Radikalis berlagak memerangi PKI

    Jika propaganda ini berhasil, maka kaum radikalis punya alasan membubarkan pemerintahan dan leluasa menguasai negara dengan bantuan tangan orang orang awam.

    Propaganda Tahap 3 :

    1. Negara ini adalah negara thagut
    2. Negara memerangi umat Islam
    3. Pancasila dan garuda adalah berhala
    4. Umat Islam jangan menyembah berhala

    Jika propaganda ini berhasil, yang mahasiswa-pun bisa jadi khilafis dan radikalis, yang awam bisa jadi bomber, yang setengah pinter bisa jadi agen hoax dan fitnah.

    Lalu apa yang diharapkan? Tujuannya adalah agar negara kacau, jika kacau mereka mulai memerankan aksinya lalu masuk seperti ISIS mengebom apa saja yang dianggap kafir, musyrik dan yang dianggap musuh mereka untuk mengejar ilusi mereka ‘khilafah’.

    Lalu siapa yang rawan jadi korban propaganda di atas..?

    1. Orang awam yang belajar agama lewat medsos lalu salah memilih situs dakwah.

    2. Mahasiswa negeri yang awam masalah agama, lalu terjebak dalam daurahan kaum khilafis dan radikalis.

    3. Ustadz yang baru pegang gadget, lalu masuk ke grup-grup dakwah (grup radikal).

    4. Artis yang ingin mendadak tampil agamis, agar mendadak dipanggil ustadz dan ustadzah.

    5. Wanita dewasa yang baru semangat belajar agama.

    6. Jamaah masjid perkotaan yang pengurusnya jarang dari kampung tersebut.

    7. Para barisan sakit hati (bisa sakit hati ke negara atau ormas NU).

    8. Anak-anak yang diasramakan di pondok berhaluan Wahabi biasanya asrama tahfidz via ajaran Wahabi.

    9. Kaum yang biasa bawa pentung juga rawan terkena jebakan virus propaganda ini, sebab dalam otaknya sudah ada bibit radikalis. (abi-sorban)


    Di bawah ini pesan dari Habib Ali Zainal Abidin al-Jufri yang artinya :

    “Kepada seluruh Ahlussunnah (Sunni) dan Syi’ah di Iraq: Musuh kalian yang sebenarnya (hakiki) adalah mereka yang meyakinkan kalian bahwa kalian (Sunni-Syi’ah) adalah bermusuhan.”

    Sumber: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=813359955370653&id=196704400369548

  • KTP WARGA SOOKO MOJOKERTO ADA DI MARKAS ISIS

    KTP WARGA SOOKO MOJOKERTO ADA DI MARKAS ISIS

    SORBANSANTRI.COM
    IM.com – Seorang warga Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, ditengarai menjadi anggota kelompok separatis, Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) yang beroperasi di Yaman. Identitas Syamsul Hadi Anwar, terungkap dalam pergerakan kelompok militan Syiah, Houthi, ke markas tersembunyi jaringan ISIS-Al Qaeda and Arabian Peninsula (AQAP) di Al Bayda, Yaman.

    Penggerebekan markas Syamsul Hadi dan anggota jaringan ISIS lainnya itu direkam melalui video amatir oleh milisi Houthi. Video tersebut disebarkan di media sosial oleh akun @natsecjeff, Sabtu (29/8/2020). Akun ini spesialis menyebarkan foto dan video peristiwa yang berkaitan dengan konflik di negara-negara Timur Tengah.

    Dalam video tersebut, anggota kelompok Houthi yang bergerak ke markas persembunyian jaringan ISIS-AQAP di Al Bayda, mengobok-obok setiap ruangan dan benda yang ada di dalamnya. Hingga pada suatu tayangan, perekam video menyorotkan kameranya ke sebuah kartu identitas warga negara Indonesia yang mereka temukan di sebuah ruangan.

    Pada kartu identitas yang masih berupa KTP (belum e-KTP) tersebut tercantum nama Syamsul Hadi Anwar dengan alamat Japan Raya RT 1, RW 12 Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Sedangkan pada kolom kelahiran tidak terlihat dengan jelas. Namun KTP itu sudah habis masa berlakunya sejak 24-12-2013 silam.

    Dalam dompet tempat penyimpanan KTP Syamsul Hadi, ada juga beberapa lembar pecahan Rp 2.000, Rp 5.000 dan Rp 10.000. Lembaran rupiah itu dikeluarkan semua oleh milis Houthi.

    Dompet berisi KTP dan uang rupiah itu ditemukan dalam sebuah ruangan yang juga terdapat bendera ISIS dan beberapa barang elektronik seperti laptop dan proyektor.

    Belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Indonesia maupun Pemkab Mojokerto terkait dugaan keterlibatan warga Kecamatan Sooko dalam kelompok teroris ISIS-AQAP seperti yang beredar dalam video tersebut.

    Video amatir milisi Houthi saat menggerebek markas ISIS-Al Qaeda di Al Bayda, Yaman yang beredar di media sosial, Sabtu (29/8/2020):

    Houthi merupakan kelompok militan Islam yang menganut paham Syiah. Kelompok ini resmi dideklarasikan oleh pencetusnya, Hussein al Houthi pada awal 2000.

    Namun akar organisasi Houthi memiliki sejarah panjang dan bagian dari kelompok Syiah cabang Zaydi yang mengendalikan sebuah kawasan di Yaman Utara sejak abad ke 9 masehi.

    Kelompok ini kemudian melakukan perlawanan militer terhadap pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Pemberontakan ini menyusul masuknya ajaran Salafi dan Wahabi, yang dibawa seorang tokoh ulama ke Yaman bagian utara

    Konflik dan kekacauan di Yaman semakin memenas sejak Houthi menguasai sebagian wilayah negara tersebut pada 2014, termasuk Ibukota Sanaa. Pada 2015 koalisi militer pimpinan Saudi melancarkan kampanye udara besar-besaran untuk mengalahkan Houthi.

    Sejak itu, puluhan ribu orang Yaman, termasuk warga sipil, tewas dalam konflik tersebut. PBB mengungkapkan 14 juta warga Yaman terancam mati kelaparan. (im)

    (SUMBER INILAH MOJOKERTO)

  • WAHABI SALAFI dan CELANA CINGKRANG

    WAHABI SALAFI dan CELANA CINGKRANG

    cyberaswaja.online-

    Sunah Memakai Celana Cingkrang Hasil Metode Qiyas / Dalil Umum

    Ikhwan Salafi yang menghukumi Sunah memakai celana cingkrang adalah dari hasil Qiyas pada hadis larangan Isbal (memanjangkan pakaian di bawah mata kaki) maupun keumuman hadis larangan isbal pada pakaian. Sebab tidak ditemukan dalil hadis bahwa Rasulullah pernah memakai celana apalagi penjelasan celana beliau di atas mata kaki.

    ﻓﻼ ﻳﺘﺠﻪ اﻟﻘﻮﻝ ﺑﻨﺪﺏ ﻟﺒﺲ اﻟﺴﺮاﻭﻳﻞ ﺣﻴﻨﺌﺬ ﻷﻧﻪ ﺣﻜﻢ ﺷﺮﻋﻲ ﻻ ﻳﺜﺒﺖ ﺇﻻ ﺑﺤﺪﻳﺚ ﺻﺤﻴﺢ ﺃﻭ ﺣﺴﻦ

    Dengan demikian tidak dapat diterima pendapat yang menghukumi Sunah memakai celana. Sebab hal itu adalah hukum syariat yang tidak dapat ditetapkan kecuali dengan hadis Sahih atau Hasan (Faidl Al Qadir 1/109)

    Sementara hadis yang melarang isbal adalah teks berupa izar. Izar adalah pakaian yang dikenakan di tubuh bagian bawah. Dalam kitab-kitab hadis celana memiliki bahasa sendiri yakni Sirwal (jamak Sarawil). Sementara Sirwal ini tidak masuk dalam teks hadis larangan isbal (memanjangkan pakaian melebihi mata kaki). Berikut adalah hadisnya:

    ﻋَﻦْ ﺳَﺎﻟِﻢِ ﺑْﻦِ ﻋَﺒْﺪِ اﻟﻠَّﻪِ، ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻴﻪِ، ﻋَﻦِ اﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﺻَﻠَّﻰ اﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻗَﺎﻝَ: «اﻹِْﺳْﺒَﺎﻝُ ﻓِﻲ اﻹِْﺯَاﺭِ، ﻭَاﻟْﻘَﻤِﻴﺺِ، ﻭاﻟﻌﻤﺎﻣﺔ، ﻣَﻦْ ﺟَﺮَّ ﻣِﻨْﻬَﺎ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﺧُﻴَﻼَءَ، ﻟَﻢْ ﻳَﻨْﻈُﺮِ اﻟﻠَّﻪُ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﻳَﻮْﻡَ اﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ»

    Dari Salim, dari ayahnya Abdullah, dari Nabi shalallahu alaihi wasallam, bersabda: “Isbal terdapat dalam pakaian bagian bawah tubuh, gamis dan surban. Barangsiapa menjulurkan ketiganya ke bawah mata kaki secara sombong maka Allah tidak akan melihat kepadanya -dengan rahmatNya- di hari kiamat” (HR Abu Dawud)

    Selain izar dikategorikan dalam anjuran diangkat di atas mata kaki adalah berdasarkan keumuman hadis atau Qiyas. Al Hafidz Ibnu Hajar berkata:

    وَقَالَ الطَّبَرِيُّ : إِنَّمَا وَرَدَ الْخَبَر بِلَفْظِ الْإِزَار لِأَنَّ أَكْثَر النَّاس فِي عَهْده كَانُوا يَلْبَسُونَ الْإِزَار وَالْأَرْدِيَة ، فَلَمَّا لَبِسَ النَّاس الْقَمِيص وَالدَّرَارِيع كَانَ حُكْمهَا حُكْ

    (Muhammad Abduh)