Tag: semangat

  • Mutiara Kalam KH. M. Hasyim Asy’ari dalam kitab al Tanbihat al Wajibat

    Mutiara Kalam KH. M. Hasyim Asy’ari dalam kitab al Tanbihat al Wajibat

    SORBANSANTRI.COM

    sorban santri.com – “Jika suatu Amal tidak dilandasi keikhlasan, maka tidak akan tambah kecuali kegelapan di dalam Hati….”
    ~”Barang siapa yang berserah diri pada Allah, maka Allah akan memihak kepadanya…. ”“`

    “Bersyukurlah dengan menebarkan Kebaikan, Kemaslahatan serta Kedamaian semampumu dengan disertai Niat yang baik dan benar juga menggunakan cara yang Terbaik dan elegan.

    Cukuplah Ridho Allah yang kita cari supaya kita tidak terbelenggu oleh penilaian makhluk.

    Saat kau mau dan mampu untuk terus berbuat baik, maka alam ini akan merespon perbuatan baikmu dan kemudian rasakanlah betapa Ajaibnya Kebaikan Kebaikan yang akan mendatangimu untuk membantumu Berbuat Baik.

    Dan Ingatlah selalu… Jangan lenturkan semangatmu untuk terus Berbuat Baik meski kondisimu sedang terhimpit , dan juga jangan sampai engkau terlena dengan kondisi lapangmu .

    وَأَنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَأَحْسِنُوا ۛ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

    “Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan. DAN BERBUAT BAIKLAH, KARENA SESUNGGUHNYA ALLAH MENYUKAI ORANG-ORANG YANG BERBUAT BAIK”“`
    *(Q.S. Al Baqarah : 195)

    Teruslah Berbuat Baik dengan cinta & kasih sayang supaya engkau dicintai ALLAH Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang” . (Abi Sorban)

  • Pancasila Selaras dengan Syari’at

    Pancasila Selaras dengan Syari’at

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Jika ada yang membenturkan Pancasila dengan Islam maka jelas ia tidak paham Pancasila dan Islam. Jika ada yang mempermasalahkan agama dan nasionalisme bahkan menganggap nasionalisme tidak ada dalilnya maka jelas ia tidak memahami inti sari ajaran agamanya walau berkedok ahli agama. Yang teriak NKRI kafir, thaghut, mengatakan Pancasila simbol berhala maka perlu ngaji lagi.

    Pancasila itu sangat selaras dengan syari’at bahkan Pancasila itu perwujudan dari syari’at. Pancasila itu ajaran langit yang sudah membumi. Perwujudan dari ajaran Islam rahmatan lil ‘alamin ‘ala Nusantara. Dengan Pancasila, syari’at Islam bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari tak sebatas hanya pesan yang menggantung dilangit.

    Coba, mana butirnya yang bertentangan dengan Islam? Sila keberapa yang bermasalah dan menabrak syari’at Islam? Dari sisi mananya sehingga mengatakan Pancasila itu simbol kekufuran? Pancasila itu bukan agama tapi menyatukan antar pemeluk agama. Jika setia mengamalkan nilai-nilai Pancasila bukan berarti menandingi ajaran agama. Tidak tepat jika membandingkan norma Pancasila dengan norma agama. Tidak tepat jika memberikan pilihan untuk memilih Pancasila ataukah Islam. Ini pilihan yang jungkir balik sebab Pancasila itu berisi poin-poin ajaran Islam.

  • Sambung Silaturrahmi Satsus  BALANTAS PC Mojokerto Turba ke PAC Trowulan

    Sambung Silaturrahmi Satsus BALANTAS PC Mojokerto Turba ke PAC Trowulan

    Mjokerto.Sorbansantri.com – Untuk menyambung ikatan tali persaudaraan antar Jajaran Pengurus Cabang (PC) dan anggota Pimpinan Anak Cabang (PAC) berbagai cara di lakukannya, salah satunya pada hari sabtu malam (05-02- 2022) Satuan Kusus (Satsus) Banser Lalu Lintas (BALANTAS) kabupaten Mojokerto mengadakan acara giat turba ke PAC Trowulan tepatnya di balai dusun Bacang desa Pakis.

    Tujuan bersilaturrahmi sesama anggota BALANTAS dan juga sekaligus latber (latihan bersama) untuk pemantapan 12 gerakan yang ada di dalam sistim lalu lintas, karena Balantas adalah Satuan Kusus yang membidangi tentang keamanan dan keselamatan di jalan raya maka di perlukan latihan kusus untuk belajar tata cara pengamanan yang benar sehingga ketika bertugas di lapangan sudah faham sesuai apa yang telah di ajarakannya.

     

    Dalam acara turba kali ini di hadiri oleh ketua PAC GP Ansor kecamatan Trowulan beserta jajarannya, anggota Banser Satkoryon PAC Trowulan, pengurus harian Satsus Balantas Cabang, dan juga anggota Satsus Provost Cabang.

     

    Menurut Kasatsus Balantas pimpinan cabang Mojokerto komandan Koko sapa’an akrapnya mengatakan, dari pertemuan atau giat turba kali ini selain kita belajar bareng dan praktek tentang tata cara penanganan ketika di jalan raya, juga kita mengadakan musyawarah bersama dan mendapatkan beberapa poin hasil yakni diantaranya, intruksi keanggotaan Balantas, anggota balantas yang masuk di tingkatan cabang wajib sudah pernah mengikuti Diklatsus dan menyetorkan bio data sesuai KTP yang masih berlaku, pimpinan cabang Balantas agar berupaya untuk melakukan kegiatan latber di tiap tiap PAC setiap 1 bulan sekali, Pungkasnya

     

    Harapan dari pengurus cabang setelah di adakan turba ini adalah kita berharab mudah mudahan anggota Balantas baik di tingkatan PAC maupun Cabang kedepannya tambah semangat untuk berhikmad mengawal setiap ada kegiatan ke agamaan lebih lebih bisa membantu masyarakat pada umumnya dan kita berupaya untuk menjaring keanggotaan di tingkatan PAC yang ada di seluruh kabupaten Mojokerto. (hasan-ngoro)

  • Ngalap barokah para alim ulama’ satkoryon banser kecamatan ngoro adakan ziarah ke makam  para muassis

    Ngalap barokah para alim ulama’ satkoryon banser kecamatan ngoro adakan ziarah ke makam para muassis

     

     

    SATKORYON BANSER kecamatan ngoro Kabupaten mojokerto jawa timur melaksanakan wisata religi ke makam para aulia’ yang berada di jombang, Kediri dan tulungagung yang di laksanakan pada hari sabtu (29/01/2022) malam pemberangkatan dari gedung terpadu MWCNU kecamatan ngoro yang di ikuti oleh para anggota PAC GP ANSOR, BANSER , dan juga RIJALUL ANSOR.

     

    Kegiatan wisata religi ini adalah ziarah ke makam Mbah hasym (KH. HASYM ASYARI) pendiri Nahdlatul Ulama, makam Gus Dur (KH. ABDUL RAHMAN WAHID) Jombang, Gus Mik Kediri, dan mantan komandan SATKORNAS BANSER, H. Alfa Isnaini, Tujuan diadakannya kegiatan ini selain untuk menjalin silaturrahmi juga untuk mengenang dan menteladani jasa para ulama’ dan auliya’, yang telah menginspirasi juga memotifasi kepada para anggota banser kususnya, contohnya Gus Dur semasa hidupnya beliau yang telah memompa dan juga membangkitkan ghirroh semangat Banser untuk menjadi pasukan yang bertugas untuk menjaga para kyai dan ulama’.

     

    Menurut komandan  JAZIL selaku panglima atau kasatkoryon banser kecamatan ngoro mengatakan

    “mari kita niatkan ziaroh ini selain untuk ibadah juga mari kita meniru perjuangan para muassis ini dan menerapkan ke hati kita masing masing, baik dari segi semangatnya maupun pengorbanan beliau, jiwa loyalitas dan totalitas kita terapkan kepada masyarakat lebih lebih kepada jamiyyah nahdlatul ulama’

     

    Beliau juga menginformasikan bahwa harapan diadakannya kegiatan ini supaya tercipta rasa kekeluarggan, kekompakan, kerukunan dan juga rasa persaudaraan antar anggota yang akhirnya bisa melaksanakan tugas organisasi secara maksimal, mudah mudahan berkah dari para muassis semua bisa terkabul dan di ridhoi ALLOH swt. (hasan-ngoro)

  • KEMAH KADER PAC GP ANSOR PACET DI TEGAL KLOPO

    KEMAH KADER PAC GP ANSOR PACET DI TEGAL KLOPO

    SORBANSANTRI.COM

    _SORBAN SANTRI_ Sabtu, 14 Nopember 2020, Agenda PAC GP Ansor kec. Pacet Mojokerto untuk mengadakan kemah kader bagi anggota Ansor Banser dan Rijalul Ansor akhirnya bisa dilaksanakan dengan sangat bagus, hal ini terlihat dengan semangatnya anggota Ansor Banser dalam mengikuti kegiatan tersebut. Bukan dari PAC GP Ansor Pacet saja tetapi banyak juga peserta yang ikut dari luar PAC, misalnya PAC GP Ansor Trowulan, ngoro dan PAC lainnya di kabupaten Mojokerto.

    Ketua PAC GP ANSOR PACET sahabat Mujiburrohman dan Kepala Koordinator kegiatan Kemah Kader sahabat Kasiyanto , memberikan pesan pada peserta kegiatan. Mengucapkan banyak2 terima kasih kepada seluruh panitia dan semua anggota yang ikut serta membantu suksesnya acara KEMAH KADER… Semoga ada manfaat dan barokah bagi sahabat2.. Atas semua kekurangan mohon maaf ” kata Sahabat Mujib dan Kasiyanto, dalam akhir kegiatan.

    Kegiatan yang dikoordinasi oleh sahabat kasianto (kepala banser tanggap bencana kab. Mojokerto) ini terselenggara dengan baik dalam mengadakan acara kegiatan ini. Semua anggota dan saling melengkapi mulai dari pendirian tenda barak sampai isi kegiatan.

    Kemah kader yang diadakan di COD tegal Klopo Pacet Ngepreh ini diadakan pada hari Sabtu, 14 Nopember 2020 ini dimulai sejak pukul 12.00 wib sampai dengan pukul 07.00 wib Minggu, 15 Nopember 2020. diisi dengan acara Pembacaan kitab Tiryaqul Mujarrob bil Waliyil Muqorrob, mahallul qiyam, dan fun game oleh sahabat Roni.

    Acara kemah kader ini bertujuan untuk pemantapan ideologi serta mendidik kader agar timbul mewujudkan rasa syukur atas karunia Alloh. Alhamdulillah Ketua PC GP Ansor Pacet, Kyai Mansyur Jolotundo serta kader penggerak NU lainnya bisa hadir dalam kegiatan yang di adakan oleh PAC GP Ansor Pacet. (abi sorban)

  • Sudah Ibadah Kok Masih Dapat Ujian Hidup?

    Sudah Ibadah Kok Masih Dapat Ujian Hidup?

    SORBANSANTRI.COM

    Pada segmen akhir dari Kajian Ahlussunah wal Jamaah di TV9 ada pemirsa yang bertanya dari Kalimantan Barat bahwa ia sudah melakukan ibadah shalat namun mengapa masih mendapat ujian, baik ringan hingga berat?

    Di pesantren dahulu kita sudah diingatkan oleh para kyai dan guru dengan sebuah ayat:

    أَحَسِبَ النَّاسُ أَن يُتْرَكُوا أَن يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ

    “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?” (Al-`Ankabūt: 2)

    Mengapa kita yang sudah beribadah masih diuji? Imam Al-Qurthubi menyampaikan alasannya:

    ليتبين الصادق منهم والكاذب

    Agar menjadi jelas siapa yang benar-benar beribadah dan yang berpura-pura.

    Sehingga dijelaskan dalam beberapa hadis bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

    ﺃﺷﺪ اﻟﻨﺎﺱ ﺑﻼء اﻷﻧﺒﻴﺎء ﺛﻢ اﻷﻣﺜﻞ ﻓﺎﻷﻣﺜﻞ ﻳُﺒْﺘَﻠﻰ اﻟﺮَّﺟُﻞُ ﻋﻠﻰ ﺣَﺴَﺐِ ﺩِﻳﻨِﻪِ ﻓﺈِﻥْ ﻛﺎﻥَ ﻓِﻲ ﺩِﻳﻨِﻪِ ﺻُﻠْﺒﺎً اﺷْﺘَﺪَّ ﺑَﻼﺅُﻩُ ﻭﺇﻥْ ﻛﺎﻥَ ﻓِﻲ ﺩِﻳﻨِﻪِ ﺭِﻗَّﺔٌ اﺑْﺘُﻠِﻲَ ﻋﻠﻰ ﻗَﺪْﺭِ ﺩِﻳﻨِﻪِ ﻓَﻤﺎ ﻳَﺒْﺮَﺡُ البلاء ﺑﺎﻟﻌَﺒْﺪِ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﺘْﺮُﻛَﻪُ ﻳَﻤْﺸِﻲ ﻋﻠﻰ اﻷَﺭْﺽِ ﻭَﻣَﺎ ﻋﻠﻴﻪِ ﺧَﻄِﻴﺌَﺔٌ (ﺣﻢ ﺧَ ﻧ ﻫـ) ﻋﻦ ﺳﻌﺪ.

    “Manusia yang paling berat ujiannya adalah para Nabi, kemudian orang di bawahnya, kemudian di bawahnya lagi. Seseorang akan diuji sesuai tingkat agamanya. Jika keyakinan agamanya kuat maka berat pula ujiannya. Jika keyakinannya lemah maka sesuai dengan keyakinan agamanya. Ia akan terus diberi ujian hingga ujian sudah meninggalkan dia berjalan di atas bumi dalam keadaan tidak memiliki kesalahan” (HR Ahmad, Bukhari, Nasa’i dan Ibnu Majah dari Sa’ad)

    Ibaratnya, tingkat kesulitan ujian hidup yang dialami kyai tidak sama dengan santri. Beban masalah yang dipikul konglomerat jauh lebih berat dari pada pekerja biasa. Dan seterusnya.

    Saat kita beribadah dan menemukan ujian hidup, musibah, problematika apapun jangan menghalangi kita untuk beribadah kepada Allah.

    Oleh Ma’ruf Khozin