Tag: senin

  • Persekusi Terhadap Mahasiswa Beribadah di Tangerang, Netizen Geram

    Persekusi Terhadap Mahasiswa Beribadah di Tangerang, Netizen Geram

    wp.sorbansantri.com – Sebuah video yang menampilkan aksi pelarangan ibadah dan kekerasan terhadap sejumlah mahasiswa di kawasan Babakan, Cisauk, Tangerang, telah menyita perhatian publik di platform media sosial. Dalam rekaman viral tersebut, suasana ricuh dan suara teriakan ketakutan dari para mahasiswa terdengar jelas saat sejumlah warga menggeruduk tempat kost mereka.

    Video yang diunggah oleh beberapa akun media sosial, termasuk akun Permadi Arya, menampilkan suasana mencekam di kawasan tersebut ketika sejumlah warga diduga melakukan aksi kekerasan dan melarang para mahasiswa untuk melaksanakan ibadah di dalam kos-kosan mereka.

    https://www.instagram.com/reel/C6m9PeNStSN/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading

    Permadi Arya dalam narasi video yang diunggahnya menyebutkan bahwa ada mahasiswa yang mengalami luka akibat bacokan dalam insiden tersebut. Para korban berasal dari Universitas Pamulang (Unpam).

    Lebih lanjut, Permadi Arya juga menyebutkan bahwa insiden ini berawal dari provokasi oleh oknum RT setempat yang bernama Diding. “Mahasiswa/siswi katolik univ. Pamulang Viktor dipukuli, dibacok cuma karena mereka BERDOA, berawal dari RT bernama Diding yang memprovokasi warga,” tulis Permadi seperti dikutip pada Senin (6/5).

    Peristiwa persekusi terhadap mahasiswa ini diketahui terjadi pada Minggu, 5 Mei 2024, seperti yang diunggah oleh akun @infotangerangkota.

    Menyikapi kasus ini, Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alvino, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana tersebut. “(Kasus) perkara dugaan tindak pidana sedang kami tindak lanjuti dan saat ini dalam proses penyelidikan,” ungkapnya kepada awak media.

    Peristiwa ini telah menimbulkan kecaman dari masyarakat luas di media sosial, dengan banyak netizen mengecam tindakan kekerasan tersebut dan menuntut agar pihak berwenang bertindak tegas dalam menangani kasus ini. Keamanan dan kebebasan beribadah adalah hak asasi yang harus dijamin bagi semua warga negara. (AI Sorban)

  • Nobar Seru Piala AFC 2024: Indonesia vs Usbekistan, Siap-siap Sambut Semifinal di Pesantren Al Falah Pacet Mojokerto!

    Nobar Seru Piala AFC 2024: Indonesia vs Usbekistan, Siap-siap Sambut Semifinal di Pesantren Al Falah Pacet Mojokerto!

    sorbansantrei.com – Piala AFC 2024 semakin memanas dengan masuknya Indonesia ke babak semifinal, dan ini menjadi momen yang tak boleh dilewatkan! Pesantren Al Falah Pacet Mojokerto mengundang seluruh masyarakat untuk meriahkan nobar seru antara Indonesia dan Usbekistan pada Senin malam, pukul 21.00 WIB.

    Dalam pertandingan yang diprediksi akan sangat sengit, Timnas Indonesia akan berjuang mati-matian melawan perlawanan sengit dari Timnas Usbekistan. Dukunglah para pemain muda Indonesia dalam langkah besar mereka menuju final!

    Jangan lewatkan kesempatan ini untuk merasakan atmosfer nobar yang penuh semangat dan dukungan dari para suporter setia. Sambil menikmati pertandingan, Anda juga dapat menikmati berbagai hidangan lezat yang disediakan di pesantren Al Falah.

    Jadi, siapkan diri Anda, bawa keluarga dan teman-teman Anda, dan bergabunglah dalam nobar seru Piala AFC 2024 di pesantren Al Falah Mojokerto. Jadikan malam ini sebagai momen yang tak terlupakan bersama-sama!(AI Sorban)

  • Kontroversi Wasit Nasrullo Kabirov dalam Laga Timnas U-23 Indonesia Vs Qatar Memunculkan Gelombang Meme

    Kontroversi Wasit Nasrullo Kabirov dalam Laga Timnas U-23 Indonesia Vs Qatar Memunculkan Gelombang Meme

    wp.sorbansantri.com – Pertandingan sengit antara Timnas U-23 Indonesia dan Qatar di Stadion Jassim bin Hamad, Doha, pada Senin (15/4/2024), telah berakhir dengan skor 0-2 untuk Qatar. Namun, keputusan wasit Nasrullo Kabirov menjadi sorotan utama setelah banyak yang menganggapnya bermain tidak adil, memengaruhi hasil akhir pertandingan.

  • Gebrakan Luar Biasa: Sekolah Muhammadiyah Menyebar ke Luar Negeri, Warganet Kaget!

    Gebrakan Luar Biasa: Sekolah Muhammadiyah Menyebar ke Luar Negeri, Warganet Kaget!

    wp.sorbansantri.com – Sebuah unggahan warganet kaget baru mengetahui sekolah Muhammadiyah ada di luar negeri, viral dan mencuri perhatian warganet.

    Masyarakat Indonesia mungkin tidak asing dengan instansi pendidikan yang didirikan Muhammadiyah. Namun, kini warganet dikejutkan karena Muhammadiyah juga mendirikan sekolah di luar negeri.

    Seperti baru-baru ini, seorang warganet membagikan foto sekolah yang didirikan Muhammadiyah di Australia. Unggahan itu viral usai dibagikan akun media sosial X atau Twitter @mengerami pada Senin (15/4/2024).

    Dalam fotonya, tampak papan sekolah bertuliskan Muhammadiyah Australia College dengan moto “Accomplishment Through Faith and Knowledge” atau “Pencapaian Melalui Iman dan Pengetahuan”.

    Anakmu sekolah mana? Muhammadiyah aja sih. Muhammadiyah yang dimaksud:,” tulis pengunggah. Sekolah Muhammadiyah di luar negeri. Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Bambang Setiaji membenarkan bahwa Muhammadiyah mendirikan sekolah dan universitas di luar Indonesia.

    “Di luar negeri, Malaysia (ada) Universitas Muhammadiyah Malaysia. Lokasi di Kota Perlis. Di Narre Warren, Australia, Victoria State (ada) sekolah dasar,” ungkapnya saat dihubungi Kompas.com, Selasa (16/4/2024).

  • Pendeta tenar, Gilbert Lumoindong, bikin gaduh saat libur lebaran ini.

    Pendeta tenar, Gilbert Lumoindong, bikin gaduh saat libur lebaran ini.

    wp.sorbansantri.com – Tokoh agama protestan yang memiliki banyak pengikut ini memang kerap berulah lewat pernyataannya. Gilber Lumoindong merasa diri paling benar dan semua salah, pandangan ini yang selalu dipegangnya.

    “Sebelum sembahyang (salat) Islam diwajibkan cuci semuanya, saya bilang lu itu dua setengah. Gua 10 persen, bukan berarti gua jorok, tapi sudah disucikan oleh darah Yesus,” katanya disambut tawa jemaat Protestan. Tak hanya itu, Gilbert Lumoindong juga menyindir salat yang dianggap lebih sulit dibanding ibadah dalam agamanya.

    Menurut Gilbert, jika saat hendak beribadah umat agamanya hanya sepekan sekali membersihkan diri, tidak seperti agama Islam yang setiap beribadah selalu membersihkan diri. Gerakan ibadah dalam agamanya juga tidak membuat capek karena hanya berdiri, bernyanyi, dan bertepuk tangan. “Lah kita kan bayar 10 persen, makanya kebaktian kita hanya berdiri, tepuk tangan ya santai, tidak seperti,” ujarnya.
    Sementara dalam Islam disebut ibadahnya setengah mati.

  • Pembukaan rutinan senin wage DZIKRUL GHOFILIN “mengingat disaat lupa” Wilayah Mojokerto

    Pembukaan rutinan senin wage DZIKRUL GHOFILIN “mengingat disaat lupa” Wilayah Mojokerto

    SORBANSANTRI.COM
    Dari kiri Gus Feri, Gus Sabuth dan KH. Mubayyin syafi’i

    wp.sorbansantri.com – Senin 14 Desember 2020. Didalam melaksanakan amaliyah apalagi yang sudah menjadi rutinitas bagi jamaah warga Nahdliyin, merupakan tantangan tersendiri bagi Ansor Banser disaat masa pandemi covid-19 ini. Mulai dari penjagaan pengamanan dan mengatur jalannya acara harus disertai dengan protokol kesehatan mulai dari memakai masker dan jaga jarak.

    SORBANSANTRI.COM
    Satkoryon Banser Pacet dalam Pengawalan DZIKRUL GHOFILIN

    Pembukaan yang diadakan di PP Al Falah Pacet Mojokerto ini sekaligus pemantapan koordinator  kegiatan DZIKRUL GHOFILIN untuk wilayah Mojokerto. Pada giat kali ini undangan hanya dibatasi 100 orang dikarenakan wabah corona belum berakhir.(14/12).

    Gus Sabuth hadir pada pukul 19.00 Wib dengan Pengawalan banser satkoryon Pacet yang dalam giat pembukaan serta rutinan DZIKRUL GHOFILIN ini mengerahkan 20 personel banser dalam mengawal kegiatan tersebut.

    SORBANSANTRI.COM
    Ketua PAC GP ANSOR PACET MOJOKERTO sahabat Mujiburrohman

    Ada tiga orang Kyai yang ikut merumuskan atau meramu bacaan dalam Dzikrul Ghafilin, yaitu KH. Abdul Hamid bin Abdullah (Pasuruan), KH. Achmad Siddiq (Jember) dan KH. Hamim Jazuli (Gus Miek, Kediri). Malah menurut Gus Miek ada tiga lagi tokoh yang memiliki andil dalam wirid Dizkrul Ghafilin yaitu Mbah Kiai Dalhar (Gunung Priung Muntilan magelang), Mbah Kiai Mundzir (Banjar Kidul Kediri) dan Mbah Kiai Hamid (Banjar Agung, Magelang).

    Harapan dan tujuan akan Diadakannya koordinator DZIKRUL GHOFILIN di Mojokerto adalah menjadi stimulun untuk selalu ingat dan dekat dengan Allah SWT, Yang Maha Kuasa. (abi SORBAN)