Tag: sholat subuh

  • Ayo Jadi Beradab Saat Bertamu, Perhatikan Beberapa Adabnya!

    Ayo Jadi Beradab Saat Bertamu, Perhatikan Beberapa Adabnya!

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Islam adalah agama terlengkap dan semua teratur, termasuk dalam bertamu. Rasulullah SAW telah mengajarkan umatnya adab bertamu dalam kehidupan sehari-hari. Adab tersebut telah tertulis jelas dalam hadits-hadits, lalu diajarkan pada tiap generasi muslimin.

    Berikut adab bertamu berdasar hadits Rasulullah SAW, itu artinya begitulah Rasulullah mengajarkannya kepada kita:

    1. Tidak Berdiri Tepat di Depan Pintu

    Seorang tamu hendaknya berdiri di sisi kanan pintu, bukan tepat di depannya. Mengapa demikian? Karena jika pintu telah dibuka oleh tuan rumah, maka tamu tidak dapat melihat seluruh isi rumah. Selain itu, tamu tidak akan dapat melihat hal-hal yang tidak dibenarkan untuk dilihat.

    Adab ini tertulis dalam hadits berikut:

    كان رسول الله إذا أتى باب قوم لم يستقبل الباب من تلقاء و جهه و لكن ركنها الأيمن أو الأيسر و يقول السلام عليكم السلام عليكم

    Artinya: Adalah Rasulullah SAW apabila mendatangi pintu suatu kaum, beliau tidak menghadapkan wajahnya di depan pintu, tetapi berada di sebelah kanan atau kirinya dan mengucapkan assalamu’alaikum… assalamu’alaikum…”

  • TEKS ARAB QUNUT NAZILAH

    TEKS ARAB QUNUT NAZILAH

    SORBAN Infokom – PBNU menghimbau membaca qunut nazilah yang merupakan salah satu daripada tiga jenis qunut yang sunat dibaca mengikut Mazhab Syafii selain qunut dalam Solat Subuh dan qunut pada separuh malam kedua terakhir Ramadan dalam Solat Sunat Witir.

    Qunut Nazilah sunat dibacakan ketika umat Islam didatangi bala bencana atau ditimpa musibah seperti peperangan, wabak, kemarau dan sebagainya. Bacaan Qunut Nazilah ini pernah dibacakan oleh Rasulullah allallahu`alaihi wasallam ketika kejadian pembunuhan beramai-ramai 60 orang penghafaz al-Quran selama sebulan berdasarkan hadis berikut yang bermaksud:

    “Sesungguhnya Nabi sallallahu`alaihiwasallam telah membaca doa qunut pada waktu selain dari Subuh ketika turunnya sewaktu pembunuhan sahabat-sahabatnya penghafaz-penghafaz al-Quran.”

    SORBANSANTRI.COM

    Adapun bacaan Teks Arab Qunut Nazilah sebagai berikut:

    اَللَّهُمَّ اهْدِنَا فِيْمَنْ هَدَيْتَ, وَعَافِنَا فِيْمَنْ عَافَيْتَ, وَتَوَلَّناَ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ, وَبَارِكْ لَناَ فِيْمَا اَعْطَيْتَ
    وَقِناَ شَرَّمَا قَضَيْتَ, فَإِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ, فَإِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ, وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ, تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ نَسْتَغْفِرُكَ وَنَتُوْبُ إِلَيْكَ

    Artinya : Ya Alloh tunjukkanlah kepadaku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Dan berilah kesehatan kepadaku sebagaimana mereka yang telah Engkau berik kesehatan. Dan peliharalah diriku sebagaimana orang yang telah Engkau peliharakan.

    Dan berilah keberkahan bagiku pada apa-apa yang telah Engkau kurniakan. Dan selamatkan aku dari bahaya kejahatan yang Engkau telah tentukan. Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan kena hukum.

    Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin. Dan tidak mulia orang yang Engkau memusuhinya. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi.

    Hanya untuk-Mu segala pujian diatas yang Engkau tentukan. Aku memohon ampun dari-Mu dan aku bertaubat kepada Engkau (Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera kepada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

    اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْتَعِينُكَ وَنَسْتَغْفِرُ كَ وَنَسْتَهْدِيكَ وَنُؤْمِنُ بِكَ وَنَتَوَكَّلُ عَلَيْكَ وَنُثْنِي عَلَيْكَ الْخَيْرَ كُلَّهُ نَشْكُرَكَ وَلَا نَكْفُرُكَ وَنَخْلَعُ وَنَتْرُكُ مَنْ يَفْجُرُكَ
    اَللَّهُمَّ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَلَكَ نُصَلِّي وَنَسْجُدُ وَإِلَيْكَ نَسْعَى وَنَحْفِدُ نَرْجُو رَحْمَتَكَ وَنَخْشَى عَذَابَكَ إِنَّ عَذَابَكَ الْجِدَّ بِالْكُفَّارِ مُلْحَقٌ

    Artinya: “Tuhan kami, kami memohon bantuan-Mu, meminta ampunan-Mu, mengharap petunjuk-Mu, beriman kepada-Mu, bertawakkal kepada-Mu, memuji-Mu, bersyukur dan tidak mengingkari atas semua kebaikan-Mu, dan kami menarik diri serta meninggalkan mereka yang mendurhakai-Mu.

    Tuhan kami, hanya Kau yang kami sembah, hanya kepada-Mu kami hadapkan shalat ini dan bersujud, hanya kepada-Mu kami berjalan dan berlari.

    Kami mengaharapkan rahmat-Mu. Kami takut pada siksa-Mu karena siksa-Mu yang keras itu akan menimpa orang-orang kafir.”

    اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّاالْبَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْشَّدَائِدَ وَالْفِتَنِ وَالْمِحَنَ مَاظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُوْنِيْسِيَّا وَسَائِرِ الْبُلْدَانِ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ
    وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الأُمِّيِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ